Jurnal Keperawatan
Jurnal Keperawatan (Jkp) Universitas Sam Ratulangi adalah jurnal yang didirikan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 yang berfokus pada publikasi ilmu dan praktik keperawatan. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Februari - Agustus. Jurnal Keperawatan mencakup semua bidang Keperawatan meliputi Penelitian Dasar Keperawatan, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Gerontologi, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Pendidikan Keperawatan, Pengobatan Komplementer dan alternatif dalam keperawatan. Jurnal ini menerima Artikel Penelitian Original, Literature Review, dan Case Study, yang menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mix method.
Articles
724 Documents
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI (BODY IMAGE) DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA WANITA MENOPAUSE DI DESA MOTOLING II
Kundre, Rina;
Hamel, Rivelino
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35790/jkp.v7i1.25203
Abstract : Menopause is the last period or during the last menstrual period, one of the psychological aspects of a change in self-concept in the menopausal period is that menopausal women become worried about their bodies and form self-concept about how their bodies are.One of the psychological aspects of changing self-concept during menopause is that menopausal women become anxious about their bodies and form self-concepts about how their bodies are, maybe they look in the mirror every day and sometimes every hour.Research purposes This is to find out the relationship between self-concept and the level of anxiety during menopause in Motoling II Village. Research design the one used is descriptive correlation sampling technique that is by simple random method using two subjects of inclusion and exclusion with a lot of samples of 30 people. Research result using the chi-square test obtained between the self-concept and the level of anxiety in menopause p value = 0.001 <α = 0.005. Conclusion the results of this study indicate that there is a relationship between self-concept and anxiety level during menopause in Motoling II Village. Suggestion expected for Health workers in the Village Motoling II to pay more attention to women in Motoling II Village, especially women who are approaching menopause so there will be no lack of knowledge about what is meant by menopause. Keyword :The concept of self, levels of anxiety, MenopauseAbstrak : Menopause adalah haid terakhir atau saat terjadi haid terakhir, salah satu aspek psikologis dari perubahan konsep diri dimasa menopause sudah pasti wanita menopause menjadicemas mengenai tubuh mereka dan membentuk konnsep diri mengenai bagaimana keadaan tubuh mereka. Salah satu aspek psikologis dari perubahan konsep diri dimasa menopause sudah pasti wanita menopause menjadi cemas mengenai tubuh mereka dan membentuk konsep diri mengenai bagaimana keadaan tubuh mereka, mungkin mereka melihat kedalam cermin setiap hari dan kadang setiap jam. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan tingkat kecemasan pada masa menopause di Desa Motoling II. Desain Penelitian yang digunakan yaitu bersifat deskriptif kolerasi teknik pengambilan sampel yakni dengan cara simple random dengan menggunakan dua subjek inklusi dan ekslusi dengan banyak sampel 30 orang Hasil Penelitian mengguanakan uji chi-square didapat antara Konsep diri dengan tingkat Kecemasan pada masa menopause nilai p =0,001<α =0,005. Simpulan hasil penelitian ini menunjukan terdapat hubungan antara konsep diri dengan tingkat kecemasn pada masa menopause di Desa Motoling II Saran diharapkan bagi tenagah Kesehatan yang ada diDesa Motoling II agar lebih berperan aktif dalam meningkatkan pengetahuan wanita menopause supaya mengetahui dan menyadari perubahan yang terjadi.Kata Kunci : Konsep diri, Tingkat kecemasan, Menopause
HUBUNGAN STATUS PEKERJAAN IBU DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DI DESA OLILIT BARU KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT
Yanuby, Rofina;
Wungouw, Herlina;
Rottie, Julia
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 2 (2013): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35790/jkp.v1i2.3185
Abstract: The crisis moneter is increased demand can not be met because of the high price. To meet these needs is one way to supplement the family income, usually only end when the father is working now ibupun go to work. Mothers who go to work have many choices. There are mothers who choose to work at home and there are women who choose to work outside the home. Impact of mothers who work outside the home is the lack of attention to the needs of parents especially mothers forgotten childhood immunizations. The purpose of this study was to determine the relationship of maternal employment status in the village of New Olilit, West Southeast Maluku regency. Method of sampling using the questionnaire mothers work. This type of study is an observational cross-sectional study design. This study uses 90 samples and data were analyzed using the Pearson chi-square test. This study proved that there is a connection maternal employment status (chi-square analysis Ï = 0,01. α = 0.05). Key words: Immunization completeness, Employment status Abstrak: Dampak krisis moniter adalah bertambahnya kebutuhan yang tidak dapat terpenuhi karena semakin mahalnya harga-harga. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut salah satu caranya adalah menambah penghasilan keluarga, akhirnya kalau biasanya hanya ayah yang bekerja sekarang ibupun ikut bekerja. Ibu yang ikut bekerja mempunyai banyak pilihan. Ada ibu yang memilih bekerja di rumah dan ada ibu yang memilih bekerja di luar rumah. Dari dampak ibu yang bekerja di luar rumah yaitu kurangnya perhatian orang tua khususnya ibu akan kebutuhan imunisasi anak terlupakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status pekerjaan ibu dengan kelengkapan imunisasi di Desa Olilit Baru, Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Cara pengambilan sampel dengan menggunakan lembar kuesioner pekerjaan ibu. Jenis Penelitian ini adalah observasional dengan desain penelitian Cross Sectional. Penelitian ini menggunakan 90 sampel dan data dianalisis menggunakan pearson chi-square test. Penelitian ini berhasil membuktikan bahwa ada hubungan status pekerjaan ibu dengan kelengkapan imunisasi (hasil analisis chi-square Ï= 0,01 α 0,05). Kata kunci: Kelengkapan Imunisasi, Status Pekerjaan
PENGARUH PENYULUHAN TENTANG ABORTUS PROVOKATUS TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA DI SMA SPEKTRUM KOTA MANADO
Laisina, Amalia Eveline;
Kalalo, Flora;
Rompas, Sefti
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35790/jkp.v5i1.15795
Abstract : Abortion is a threat or removal of products of conception (meeting the egg and sperm cells) at age less than 20 weeks gestation or fetal weight of less than 500 grams, before the fetus can live outside the womb. Provokatus abortion is an abortion that is done deliberately by the use of drugs and equipment. Abortion provokatus divided by 2 is provokatus medisinalis abortion (abortion made by a physician with a medical indication) and criminalist provokatus abortion (abortions occur because of actions that are not legal or not based on medical indications). Objective Investigating the effect of counseling on abortion provokatus to teenagers in high school knowledge Spectrum Manado. This study design using pre-experimental design with One group pretest posttest approach where selected groups of intervention and then performed a pre (before) and post (before). The technique of taking samples using a sampling Saturated / total sampling with a sample size of 30 people. Statistical test results Wilcoxon Sign Rank Test with a 95% confidence level (α = 0.05) and obtained 0,000 p value <0.05. The conclusion that there Extension Effect Against Abortion provokatus Knowledge About Teen In High School Spectra Manado. Suggestions of this study are expected to provide reproduction of reference especially in the field of health / maternity nursing and can be used as early prevention of sexual aberrationfree behavior that can cause abortion.Keywords: abortion, knowledge, teen,Abstrak : Abortus adalah ancaman atau pengeluaran hasil konsepsi (pertemuan sel telur dan sel sperma) pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram, sebelum janin dapat hidup diluar kandungan. Abortus provokatus adalah aborsi yang dilakukan secara sengaja dengan menggunakan obat-obatan maupun alat-alat. Abortus provokatus terbagi 2 yaitu abortus provokatus medisinalis (abortus yang dilakukan seorang dokter dengan indikasi medis) dan abortus provokatus kriminalis (aborsi yang terjadi oleh karena tindakan-tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis). Tujuan Penelitian Mengetahui pengaruh penyuluhan tentang abortus provokatus terhadap pengetahuan remaja di SMA Spektrum Kota Manado. Desain Penelitian ini menggunakan desain pra eksperimental dengan pendekatan One group Pretest Posttest dimana dipilih kelompok intervensi kemudian dilakukan pre (sebelum) dan post (sebelum). Teknik pengambilan Sampel menggunakan sampling Jenuh / Total Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Hasil uji statistik Wilcoxon Sign Rank Test dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05) dan diperoleh p value 0,000 < 0,05. Kesimpulan yaitu terdapat Pengaruh Penyuluhan Tentang Abortus Provokatus Terhadap Pengetahuan Remaja Di SMA Spektrum Kota Manado. Saran penelitian ini diharapkan dapat memberikan referensi khususnya dibidang kesehatan reprodukasi/keperawatan maternitas.Kata kunci : abortus , pengetahuan, remaja
HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN TINGKAT PRESTASI SISWA DI SMA NEGERI 9 MANADO
Manumpil, Beauty;
Ismanto, Amatus Yudi;
Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35790/jkp.v3i2.7646
Gadget is a technology tool that is currently growing rapidly which has a specific function such that smartphone, Iphone and Blackberry. Gadget with a wide range of applications can present a variety of social media, so often misused by students can adversely affect the value or level of achievement their academic. The aim of this research is to knowthe correlation between use of gadgets with the level of achievement in SMA N 9 Manado. This research based on analytic survey with cross sectional method, the sample in this research was taken with purposive sampling technique that is 41 respondent. The Instrument that use was questionnaire and observation sheet. This research using analysis statistic Chi-Square Test with a significance level á = 0,05 or 95 %. The result of statistic test have gained value p = 0,016 < á = 0,05. The conclution of this research, there is a correlation between use of gdgets with the level of achievement in SMA N 9 Manado. Keywords : Gadget, Level Achievement. Gadget merupakan suatu alat teknologi yang saat ini berkembang pesat yang memiliki fungsi khusus diantaranya yaitu smartphone, I phone dan Blackberry. Gadget dengan berbagai aplikasi dapat menyajikan berbagai media sosial, sehingga seringkali disalahgunakan oleh siswa yang dapat berdampak bururk bagi nilai akademik atau tingkat prestasi mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget dengan tingkat prestasi belajar siswa di SMA Negeri 9 Manado. Penelitian ini bersifat survey analitik dengan pendekatan Crossectional, sampel diambil dengan teknik sampling purposive yaitu sebanyak 41 responden. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner dan lembar observasi. Uji statistic menggunakan Chi-Square test dengan tingkat kemaknaan á = 0,05 atau 95 %. Hasil penelitian didapatkan nilai p = 0,016 < á = 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan penggunaan gadget dengan tingkat prestasi belajar siswa di SMA Negeri 9 Manado. Kata Kunci : Gadget, Prestasi belajar
HUBUNGAN PERAN KETUA TIM DENGAN KINERJA PERAWAT PELAKSANA DALAM PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI IRINA F RSUP PROF DR. R. D. KANDOU MANADO
Widodo, Widya N;
Wungow, Herlina;
Hamel, Rivelino S
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35790/jkp.v4i2.12871
Abstrack : Nurse’s performance is a nurse acts commited within an organization according to their respective responsibilities. The team leader as a professional nurse should be able to use a variety of leadership techniques such as planning, organizing, directing and monitoring. Team leader must be able to make decisions about the priorities of the planning and evaluation of nursing care. Nursing documentation is a record that contains all the information needed to determine the nursing diagnosis, nursing plan, implement and evaluate nursing actions, that arranged in the correct and accountable morally and legally. Aim of the Study: to identify the relationship between team leader’s role and nurse’s performance in documentation of nursing care. Methods: using observational analytic with cross sectional approach. The population are all nurses at inpatient department F in Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Hospital and using total sampling technique that involved 30 nurses. The data collection tools that used in this study are questionnaire and observation sheets. Results: analysis was using Fisher’s Exact Test with a significance level of 95% (á=0.05) and shows that the p value is 0.003. Conclusion: there is a relationship between team leader’s role and nurse’s performance in documentation of nursing care at inpatient department F in Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Hospital. Recommendations: for the managers of nursing in order to improve the resources of nursing through training and the seminar , also increased scrutiny so obtained documentation thoroughly. Keywords : Team Leader Role, Documentation, Nursing Care. Abstrak : Kinerja perawat merupakan tindakan yang dilakukan seorang perawat dalam suatu organisasi sesuai dengan tanggung jawabnya masing–masing. Ketua tim sebagai perawat profesional harus mampu menggunakan berbagai teknik kepemimpinan seperti perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan, ketua tim harus dapat membuat keputusan tentang prioritas perencanaan dan evaluasi asuhan keperawatan. Dokumentasi keperawatan adalah suatu catatan yang memuat seluruh informasi yang dibutuhkan untuk menentukan diagnosis keperawatan, menyusun rencana keperawatan, melaksanakan dan mengevaluasi tindakan keperawatan yang disususn secara benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara moral dan hukum. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui hubungan peran ketua tim dengan kinerja perawat pelaksana dalam pendokumentasian asuhan keperawatan. Metode: observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh perawat di Irina F RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Teknik pengambilan sampel mengunakan total sampling dengan jumlah 30 sampel. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan lembar observasi. Hasil Penelitian: analisis menggunakan Fisher’s Exact Test dengan tingkat kemaknaan 95% (á=0.05) dan menunjukan nilai p=0.003. Simpulan: terdapat hubungan antara peran ketua tim dengan kinerja perawat pelaksana dalam pendokumentasian asuhan keperawatan, Saran: bagi manajer keperawatan agar dapat meningkakan sumber daya keperawatan melalui pelatihan dan seminar, juga meningkatkan pengawasan sehingga di peroleh pendokumentasian secara menyeluruh. Kata Kunci : Peran Ketua Tim, Pendokumentasian Asuhan Keperawatan
HUBUNGAN TIPE KEPRIBADIAN DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUANGAN RAWAT INAP RSU GMIM BETHESDA TOMOHON
Kosegeran, Morits G.;
Pangemanan, Damayanti H.;
Hamel, Rivelino S.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35790/jkp.v7i1.24341
Abstrack : Since the development of society's knowledge is increasing rapidly, especially their knowledge of health, cmpetency has become an absolute requirement for nurses in providing health services. The quality of services have to be maintained in order to provide an excellent services. The performances of people in doing their work is always based on what personality they have which might affects the result of each works they do. The aimof this research is to know the relation between types of personality and nurse' performances in the ward of GMIM Bethesda Public Hospital Tomohon. Research methods this research design uses a cross-sectional approach and purposive sampling technique with 62 respondents. Data are collected by questionnaires.The Result isis using chi square in the level of significant 95% results p values = 0.000 < 0.05. Conclusionthis research shows that there is a relation between types of personality and nurse' performances in the ward of GMIM Bethesda Public Hospital Tomohon.Key words: Types Of Personality, Performance, NurseAbstrak : Kinerja perawat menjadi hal yang vital dalam peningkatan kualitas pelayanan yang ada pada sebuah instansi penyedia layanan kesehatan, dilihat dari data yang ambil sebagian pasien mengatakan perawat yang bekerja di RSU GMIM Bethesda Tomohon memiliki pembawaan yang ramah dalam berkomunikasi dan ada juga yang sebaliknya, hal tersebut dikarenakan perbedaan corak kepribadian seseorang yang nampak pada perilaku seorang perawat ketika berinteraksi dengan pasien.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan tipe kepribadian dengan kinerja perawat di ruangan rawat inap RSU GMIM Bethesda Tomohon. Metode penelitian ini adalah cross sectional, teknik sampling dalam penelitian ini adalah total samplingberjumlah 62 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk mengukur tipe kepribadian dan kinerja perawat. Hasil Uji dengan menggunakan uji Chi Square pada tingkat kemaknaan 95 % diperoleh nilai signifikan p = 0.000 atau lebih kecil dari 0.05 (0.000< 0.05). Kesimpulan ada hubungan tipe kepribadian dengan kinerja perawat di ruangan rawat inap RSU GMIM Bethesda Tomohon.Kata kunci :Tipe Kepribadian, Kinerja, Perawat.
PERDEBAAN POST-TRAUMATIC STRESS DISORDER PADAANAK DI DAERAH ALIRAN SUNGAI TONDANOPASCA BANJIR BANDANG KOTA MANADO
Pangau, Alfrits;
Kanine, Esrom;
Wowiling, Ferdinand
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5204
Abstrack: Introduction Post-traumatic stress disorder is a stressful experience that occurred as a result of disasters that may occur in every individual and children are vulnerable to get PTSD. Purpose of this study was to know charactheristics of age, gender and educationas well the different post-traumatic stress disorder in childrens in watershed tondano after flash flood in Manado. The design of this study using descriptive research design using a study group. Samples are 94 people. The data was collected by using questionnaire then the data were processed and analyzed by independent t-test with a significance level (α) of 0.05. based on the test results of the analysis using independent t-test P = 0.041 obtained value <α = 0.05, it can be concluded that there are differences in post-traumatic stress disorder in children after the Tondano watershed flood the city of Manado. Concluded that there are differences of post-traumatic stress disorder in childrens in watershed tondano after flash flood in Manado. Keywords : Post Traumatic Stress Disorder, Children. Abstrak: Pendahuluan Post-traumatic stress disorder adalah pengalaman stres yang terjadi akibat bencana yang dapat terjadi pada setiap individu dan anak–anak merupakan kelompok yang rentan mendapatkan PTSD. Tujuan penelitian diketahui karakteristik umur, jenis kelamin,dan pendidikan serta adanya perbedaan pada anak di daerah aliran sungai tondano pasca banjir bandang kota Manado. Desain penelitian desain penelitian deskriptif dengan menggunakan kelompok studi. Sampel 94 responden. Pengumpulan data menggunakan kuisioner selanjutnya data diolah untuk dianalisa dengan uji independent t-test dengan tingkat kemaknaan (α) 0,05. Hasil penelitian berdasarkan hasil analisis menggunakan uji independent t-test diperoleh nilai P = 0,041 < α = 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan post traumatic stress disorder pada anak di daerah aliran sungai tondano pasca banjir bandang kota Manado. Kesimpulan dalam penelitian ini ada perbedaan post-traumatic stress disorder pada anak di daerah aliran sungai tondano pasca banjir bandang kota Manado. Saran untuk pemerintah dan LSM dapat membantu penanganan PTSD sehingga kejadian traumatik ini dapat diatasi. Kata kunci : Post Traumatic Stress Disorder, Anak.
PENGARUH PENERAPAN TERAPI OKUPASI TERHADAP PENURUNAN STRES PADA LANSIA DI PANTI WERDHA DAMAI RANOMUUT MANADO
Ponto, Dewantari L;
Bidjuni, Hendro;
Karundeng, Michael
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8139
ABSTRAK : Proses menua adalah proses alami yang disertai adanya penurunan kondisi fisik, psikologis maupun sosial yang saling berinteraksi satu sama lain. Salah satu masalah psikologis yang dapat dialami oleh lansia adalah stres. Stres adalah reaksi tubuh terhadap sesuatu yang menimbulkan tekanan perubahan dan ketegangan emosi. Salah satu jenis terapi yang dapat digunakan untuk mengurangi stres yaitu terapi okupasi. Terapi ini berfokus pada pengenalan kemampuan yang masih ada pada seseorang, pemeliharaan dan peningkatan bertujuan untuk membentuk seseorang agar mandiri. Tujuan untuk mengetahui pengaruh terapi okupasi terhadap tingkat stres pada lansia di Panti Werdha Damai Ranomuut. Desain Penelitian yang di gunakan pra eksperimental one group pre test post test. Tehnik pengambilan sampel yang di pakai ialah proposiv sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 15 orang. Hasil penelitian menggunakan Uji T-Test Paired Samples Test di dapatkan nilai p = 0,000 < α = 0,05. Kesimpulan hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh okupasi terhadap tingkat stres pada lansia di Panti Werdha Ranomuut. Saran lebih meningkatkan mutu kesehatan terhadap lansia, terutama lansia yang mengalami stres dengan cara memberikan berbagai terapi seperti terapi okupasi.Kata Kunci : Stres, Terapi Okupasi, Lansia
HUBUNGAN KEPUASAAN KERJA PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN PENDOKUMENTASIAN KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT GMIM PANCARAN KASIH MANADO
Kundre, Rina;
Kallo, Vandri
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35790/jkp.v6i1.25175
Abstract : Job satisfaction Is a pleasant or unpleasant emotional state by which nurses view their work in which work satisfaction reflects a person's feelings toward his work. Objective: To analyze the relationship of nurse job satisfaction with documenting nursing in sarah, hana and lukas room at GMIM Hospital Pancaran Kasih Manado. Sample: taken by total sampling technique, which amounted to 38 people. Research Design: analytical descriptive with Cross Sectional approach and sampling technique 38 Nurse using questionnaire. Result: Chi-square test obtained value p = 0.000 or ≤ value α 0,05. Conclusion: There is a relationship between nurse job satisfaction with the implementation of nursing documentation at GMIM Manado Pancaran Kasih Hospital. Suggestion: Management of hospital or nursing field can further increase nurse job satisfaction by giving performance of work for nurse to more motivate nurse inwork.Keywords: Job satisfaction, Documentation of nursing.Abstrak : Kepuasan kerja (job satisfacation) Merupakan keadaan emosional yang menyenangkan atau tidak menyenangkan dengan mana para perawat memandang pekerjaan mereka dimana kepuasaan kerja mencerminkan perasaan seseorang terhadap pekerjaannya. Tujuan: Dianalisis Hubungan Kepuasan kerja perawat dengan pendokumentasian keperawatan di ruangan sarah, hana dan lukas di Rumah Sakit GMIM Pancaran Kasih Manado.. Sampel: diambil dengan teknik pengambilan total sampel, yaitu berjumlah 38 orang. Desain Penelitian: deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional dan teknik pengambilan sampel 38 Perawat menggunakan kuesioner. Hasil Penelitian: Uji Chi-square didapatkan nilai p=0.000 atau ≤ nilai α 0,05. Kesimpulan : Ada hubungan antara Kepuasan kerja perawat dengan pelaksanaan pendokumentasian keperawatan di Rumah sakit Pancaran Kasih GMIM Manado. Saran : Manajemen rumah sakit atau bidang keperawatan bisa lebih meningkatkan kepuasan kerja perawat dengan memberikan prestasi kerja bagi perawat agar lebih memotivasi perawat dalam bekerja.Kata kunci : Kepuasan kerja, Pendokumentasian Keperawatan.
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN MALARIA PADA MURID SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA
Datukramat, Dwi Mentari;
Mayulu, Nelly;
Masi, Gresty
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2178
Abstract: Malaria is a serious disease that is transmitted through the bite of anopheles mosquitoes. This disease is contagious disease that attacks all age groups that is infants, children, and adults. Malaria is transmitted from person to person Anopheles mosquitoes bringing malaria parasite or plasmodium. Environmental sanitation is efforts that conducted by individuals, communities, or the State to improve and prevent the happening health problems caused of external environmental factors. The purpose of this study to determine the relationship environmental sanitation with the incidence of malaria. This research was carried out with cross sectional method. The sample: 110 respondents drawn randomly. The independent variable in this study is environmental sanitation and dependent variable is malaria. And then, the data collected was processed with the help of computer program SPSS version 19 and analyzed with chi square test (x2) at 95% significance level (α0,05). The result: showed that the results of the study on 110 respondents from 64 people who are poor environmental sanitation there were 7 people that positive malaria and 57 people is negative. Meanwhile from 46 people that good environmental consists of 2 people positive malaria and 44 people is negative. The conclusion: from these data it was found that the results showed there was no relationship environmental sanitation with the incidence of malaria which the results obtained p = 0,214 Keywords : environmental sanitation, incidence of malaria Abstrak: Malaria adalah penyakit serius yang ditularkan melalui gigitan nyamuk anopheles. Penyakit ini penyakit menular yang menyerang semua golongan umur yaitu bayi, anak – anak dan dewasa. Malaria ditularkan dari orang ke orang nyamuk Anopheles yang membawa parasit malaria atau plasmodium. Sanitasi lingkungan merupakan usaha-usaha yang dilakukan individu-individu, masyarakat, atau negara untuk menperbaiki dan mencegah terjadinya masalah gangguan kesehatan yang disebabkan oleh faktor-faktor lingkungan hidup eksternal. Tujuan: penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian malaria. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode cross sectional. Sampel: sebanyak 110 responden yang diambil secara acak sederhana. Variabel independen dalam penelitian ini adalah sanitasi lingkungan dan variabel dependen adalah malaria Selanjutnya data yang terkumpul diolah dengan bantuan komputer program SPSS versi 19 untuk dianalisa dengan uji chi-square (x2) pada tingkat kemaknaan 95% (α0,05). Hasil: menunjukkan bahwa hasil penelitian pada 110 responden dari 64 orang yang sanitasi lingkungannya yang kurang baik terdapat 7 orang yang positif malaria dan 57 orang yang negatif. Sedangkan dari 46 orang yang sanitasi lingkungannya baik terdiri dari 2 orang yang positif malaria dan 44 orang yang negatif. Kesimpulan: dari data tersebut maka ditemukan hasil yang menunjukkan tidak terdapat hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian malaria dimana hasil yang diperoleh Ï = 0,214. Kata Kunci: Sanitasi lingkungan, kejadian malaria