cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JURNAL HUBUNGAN INTERNASIONAL
Published by Universitas Udayana
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 400 Documents
Upaya Diplomasi Publik Pemerintah Indonesia Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Asal Jepang Pada Tahun2019 Mabruri, Aditya Prima; Sushanti, Sukma; Suwecawangsa, Adi Putra
DIKSHI (DISKUSI ILMIAH KOMUNITAS HUBUNGAN INTERNASIONAL) Vol 3 No 2 (2024): JURNAL DIKSHI
Publisher : Program Studi Hubungan Internasional FISIP Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the public diplomacy efforts carried out by the Indonesian government in increasing tourist visits from Japan in 2019 using qualitative methods. The decline in Japanese tourist visits in 2018 has become one of the main focuses of the Indonesian government, especially the long history of diplomatic relations between the two countries, the large expenditure of Japanese tourists is the reason for the Ministry of Tourism to continue to increase Japanese tourist visits. This study uses the concepts of public diplomacy and nation branding to explain programs related to the Indonesian government's efforts to promote Indonesian tourism to Japanese tourists. The use of public diplomacy is considered in accordance with the promotion of Wonderful Indonesia which is Indonesia's nation branding. This research then gets answers about several selected programs carried out by the Indonesian government to achieve its goal of increasing Japanese tourist visits. However, at the end there is a conclusion that the target of increasing Japanese tourist visits in 2019 has not been achieved. Keywords : Indonesia, Japanese Tourist, Public Diplomacy, Tourism
Kebijakan Pemerintah Australia dalam Menangani Isu Food Waste dan Food Loss di Australia pada Tahun 2017-2019 Rozzana, Beatrix Engueline; Wiranata, I Made Anom; Widya Nugraha, A.A. Bagus Surya
DIKSHI (DISKUSI ILMIAH KOMUNITAS HUBUNGAN INTERNASIONAL) Vol 4 No 1 (2024): JURNAL DIKSHI
Publisher : Program Studi Hubungan Internasional FISIP Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah makanan merupakan sebuah fenomena yang saat ini sedang menjadi perhatian para pemerhati lingkungan, khususnya organisasi peduli makanan internasional yaitu FAO. Jumlah makanan yang terbuang tersebut menghasilkan gas metana yang memengaruhi atmosfir. Gas metana yang dihasilkan dari makanan-makanan tersebut setara dengan hasil pembakaran bahan bakar fosil. Olehkarena itu, FAO mengajak seluruh kalangan dalam masyarakat dari rumah produksi sampai konsumen, untuk mengelola lebih baik makanan mereka. Penelitian ini menunjukan langkah-langkah dan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah Australia dalam menangani isu food waste dan food loss di Australia, yang juga bertujuan untuk memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran setiap masyarakat pada isu ini dengan metode-metode yang diaplikasikan kepada aktor-aktor yang terlibat langsung dengan makanan. Tujuan dilakukan pengurangan food waste dan food loss ini adalah, keterlibatan Australia pada Paris Agreement untuk mengurangi produksi emisi gas pada 2030. Kata-kunci : Food Waste, Food Loss, Kebijakan, Waste Management
PERAN ORGANISASI KERJASAMA ISLAM (OKI) DALAM MENANGANI KASUS DISKRIMINASI TERHADAP MUSLIM DI INDIA Widyastuti, Putu Eva Ciptasari; Sushanti, Sukma; Suwecawangsa, Adi Putra
DIKSHI (DISKUSI ILMIAH KOMUNITAS HUBUNGAN INTERNASIONAL) Vol 4 No 2 (2024): JURNAL DIKSHI
Publisher : Program Studi Hubungan Internasional FISIP Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamophobia telah menyebar ke penjuru dunia termasuk ke India. Berbagai bentuk diskriminasi mulai dari kekerasan baik dalam bentuk verbal maupun fisik hingga dalam bentuk kebijakan pemerintah telah dialami oleh penduduk muslim yang menjadi minoritas di India. Menanggapi hal tersebut, Organisasi Kerjasama Islam (OKI) melakukan upaya untuk mengatasi kasus diskriminasi terhadap muslim di India. Dilandasi dengan konsep islamophobia, organisasi internasional, dan power of international organization dapat dilihat bahwa OKI telah melakukan beberapa upaya berdasarkan peran dan fungsinya sebagai organisasi internasional. OKI membuat laporan, seminar, konvensi, dan lain-lain yang mana hasilnya bisa digunakan sebagai acuan penyelesaian konflik yang damai bagi muslim di India. Menggunakan metode deskriptif kualitatif penelitian ini juga melihat kekuatan OKI sebagai organisasi internasional dalam menangani kasus ini. Namun, India bukanlah anggota dari OKI yang mana menjadi salah satu tantangan OKI dalam menangani kasus diskriminasi terhadap muslim di India. Kata-kunci: Islamophobia, India, Diskriminasi, OKI, Peran Organisasi Internasional
FAKTOR PENDORONG PEMBUATAN PAKTA AUKUS: ANALISA GEOPOLITIK DI KAWASAN ASIA PASIFIK dewi, ni putu ari sawitri; Parameswari, A.A. Ayu Intan; Priadarsini, Ni Wayan Rainy
DIKSHI (DISKUSI ILMIAH KOMUNITAS HUBUNGAN INTERNASIONAL) Vol 4 No 2 (2024): JURNAL DIKSHI
Publisher : Program Studi Hubungan Internasional FISIP Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study examines the factors that influenced the creation of the AUKUS pact, which is seen from the security complexities of the Asia Pacific region through the perspective of the United States. Asia Pacific is a strategic and distinguished regional which though it has been potential regional , Asia Pacific also contains several problems such as territorial conflict of South China Sea by the countries in this region and also there is power competition between United States and China. United States tried to restain China’s power through AUKUS pact. This research aim to analyze the push factors of AUKUS pact. This research also uses qualitative method. As for, the result of research is there are four variables i.e boundary, anarchy structure, polarity and social contruction which is only boundary can not be fulfilled. Keywords : United States, AUKUS, Asia Pacific, Regional Security Complexity Theory, and Regional Study.
Upaya Diplomasi Budaya Indonesia Melalui Komite Seni Budaya Nusantara Pada Tahun 2017 Murbawanto Putra, Arfrido Valentino; Kurnia Putri, Penny; Kawitri Resen, Putu Titah
DIKSHI (DISKUSI ILMIAH KOMUNITAS HUBUNGAN INTERNASIONAL) Vol 3 No 2 (2024): JURNAL DIKSHI
Publisher : Program Studi Hubungan Internasional FISIP Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to describe the efforts of the Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN), which is a non-government actor in promoting Indonesian culture at the international level. The Indonesian government requires the involvement of various parties in achieving its national interests. In terms of culture, the Government of Indonesia cooperates with KSBN as a partner to maintain, introduce and preserve Indonesian culture at the international level. This research analyzes the efforts of the KSBN using the concept of cultural diplomacy and NGO written using a qualitative-descriptive research method. In this research, KSBN involves various parties in the destination country in collaborating various cultural activities with Indonesian themes as an effort to maintain, introduce and preserve Indonesian culture at the international level. Activities carried out in the form of traditional dance performances, traditional music art performances, batik fashion shows, and exhibitions of Indonesian culture. Keywords : Cultural Diplomacy, Indonesia, KSBN, NGO
Peran Media Dalam Diplomasi Publik Korea Selatan Sebagai Upaya Penyebarluasan Soft Power Di Indonesia Tahun 2012-2022 Pangaribuan, Jeremi Kevin; Resen, Putu Titah Kawitri; Kumala Dewi, Putu Ratih
DIKSHI (DISKUSI ILMIAH KOMUNITAS HUBUNGAN INTERNASIONAL) Vol 4 No 1 (2024): JURNAL DIKSHI
Publisher : Program Studi Hubungan Internasional FISIP Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai peran media dalam diplomasi publik Korea Selatan sebagai upaya penyebarluasan soft power di Indonesia tahun 2012-2022. Pelaksanaan diplomasi publik oleh media Korea Selatan di Indonesia tersebut berfokus kepada penggunaan salah satu Korean Soft power yaitu budaya populer yang terdiri atas korean drama dan korean pop. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat memberikan deksripsi mengenai peran media Korea Selatan sebagai referees dalam diplomasi publik sebagai upaya penyebarluasan soft power kepada masyarakat Indonesia sebagai recievers of soft power. Penelitian ini akan menunjukkan keikutsertaan media Korea Selatan dalam menjalankan agenda pemerintah Korea Selatan dalam pelaksanaan diplomasi publik di Indonesia. Penelitian ini juga akan menunjukkan berbagai bentuk praktik diplomasi publik yang diimplementasikan oleh media Korea Selatan di Indonesia sebagai upaya penyebarluasan soft power, dimana dalam penerapannya media Korea Selatan menggunakan 3 bentuk diplomasi publik yaitu monolog, dialog dan kolaborasi. Penelitian ini akan dikaji dengan menggunakan konsep diplomasi publik dan Soft power. Selain itu, penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data studi literatur. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan berbagai bentuk diplomasi publik yang dilakukan oleh media Korea Selatan sebagai referees dalam upaya penyebarluasan soft power di Indonesia. Kata-kunci : Kata Kunci : Diplomasi Publik, Korean Soft power , Referees , Receivers of Soft Power ,Soft power.
Strategi Kepemimpinan Australia Dalam Membendung Kedatangan Pengungsi dan Pencari Suaka Dari Pos UNHCR Indonesia Kora Iki, Christian Aprialdi; Kurnia Putri, Penny; Nugraha, A.A. Bagus Surya Widya
DIKSHI (DISKUSI ILMIAH KOMUNITAS HUBUNGAN INTERNASIONAL) Vol 3 No 2 (2024): JURNAL DIKSHI
Publisher : Program Studi Hubungan Internasional FISIP Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze Australia's policy strategies to address the issue of refugees and asylum seekers who are considered to be threatening their domestic security. The growing issue of transnational crime causes a bad perception of the arrival of refugees and asylum seekers. Australia considers the arrival of refugees and asylum seekers as a potential entry point for transnational criminals into their country. This research was analyzed qualitatively by using the concept of national strategy and national security. The discussion focuses on the form of Australia's leadership strategy which executes the closure of the UNHCR refugee transit post and asylum seekers in Indonesia. This policy is Australia's effort to reduce the number of arrivals of refugees and asylum seekers, both legal and illegal through the transit post. Based on the leadership strategy analysis, the authors identify that Australia's superior position is able to initiate the Bali Process with Indonesia, as one of the programs created to improve regional security, and specifically in terms of handling the security of refugees and asylum seekers. Furthermore, as a form of initial implementation of this cooperation, Australia also has an agenda to help improve Indonesia's capabilities in the security sector. But gradually, Australia issued an Anti-resettlement policy by refusing immigrants who came from Indonesian transit posts, as well as closing the legal access of immigrants from these posts. In this case, Australia is considered capable of carrying out its leadership strategy because it has succeeded in “dictating” Indonesia in an agreement regarding the handling of refugees and asylum seekers which is more favorable to Australia's national security
ANALISIS KEBIJAKAN MORATORIUM PERMANEN HUTAN ALAM DAN LAHAN GAMBUT TERHADAP DEFORESTASI HUTAN DI INDONESIA Dharmajaya, I Gusti Ngurah Alit; Resen, Putu Titah Kawitri; Widya Nugraha, A.A. Bagus Surya
DIKSHI (DISKUSI ILMIAH KOMUNITAS HUBUNGAN INTERNASIONAL) Vol 4 No 1 (2024): JURNAL DIKSHI
Publisher : Program Studi Hubungan Internasional FISIP Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan iklim dunia akibat deforestasi dan degradasi hutan menjadi tanggung jawab negara-negara yang memiliki luas kawasan hutan yang cukup besar. Indonesia merupakan negara dengan luas hutan terbesar ketiga di dunia. Sebagai negara dengan kawasan hutan yang luas, pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dengan mengelola dan melestarikan kawasan hutannya. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi moratorium permanen hutan alam primer dan lahan gambut terhadap deforestasi di Indonesia. Berbagai kebijakan telah dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia untuk pengelolaan kawasan hutan diantaranya Instruksi Presiden No.5 Tahun 2019 tentang Penghentian Pemberian Izin Baru dan Penyempurnaan Tata Kelola Hutan Alam Primer dan Lahan Gambut. Inpres No. 5 Tahun 2019 merupakan pembaruan dari kepres sebelumnya yang masih bersifat penundaan. Penerapan Inpres No. 5 Tahun 2019 berupa revisi dan penerbitan Peta Indikatif Pengakhiran Izin Baru (PIPPIB) oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Dengan menerapkan kebijakan tersebut, merupakan bukti tanggung jawab untuk melindungi dan mengajak masyarakat, baik pemerintah pusat maupun daerah, pengusaha dan masyarakat umum untuk menjaga hutan Indonesia. melalui implementasi kebijakan ini, kawasan hutan di Indonesia akan mencapai pengelolaan hutan yang baik di masa depan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tujuan untuk mendeskripsikan kebijakan moratorium permanen hutan alam dan lahan gambut terhadap deforestasi di Indonesia.
Upaya Diplomasi Publik Dalam Mengembangkan Ekosistem eSports Indonesia Tahun 2014-2022 Putra, Putu Krisyudea Dafara; Kurnia Putri, Penny; Kawitri Resen, Putu Titah
DIKSHI (DISKUSI ILMIAH KOMUNITAS HUBUNGAN INTERNASIONAL) Vol 3 No 2 (2024): JURNAL DIKSHI
Publisher : Program Studi Hubungan Internasional FISIP Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to describe Indonesia's public diplomacy efforts in developing Indonesia's eSports ecosystem in 2014-2022 using qualitative research methods. This study uses the framework of the concept of public diplomacy. eSports, which originally came from the United States, has expanded to other countries, not Indonesia. eSports in Indonesia initially did not receive attention from the government, but slowly transformed into one of the areas that received attention from the government. Indonesia in the eSports ecosystem looks ready for this new field because the country is classified as having aspects that can build an eSports ecosystem that continues to grow, such as internet services, team eSports, game publishers/developers, and the eSports connoisseur community itself. In relation to its very rapid development, the development of eSports certainly requires support from the government, and with that The Indonesian government seeing this potential then made efforts to further develop the existing eSports ecosystem, including inaugurating IeSPA, conducting socialization about eSports, holding eSports matches, establishing PBESI and establishing an eSports academy.
Kepentingan Keamanan Iran dalam Konflik Nagorno-Karabakh Tahun 2016-2020 Muryantika, Gusti Ngurah Bagus; Kumala Dewi, Putu Ratih; Widya Nugraha, A.A. Bagus Surya
DIKSHI (DISKUSI ILMIAH KOMUNITAS HUBUNGAN INTERNASIONAL) Vol 4 No 2 (2024): JURNAL DIKSHI
Publisher : Program Studi Hubungan Internasional FISIP Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik Nagorno-Karabakh merupakan konflik sengketa wilayah yang melibatkan Armenia dan Azerbaijan memperebutkan wilayah Nagorno-Karabakh. Konflik ini didasari oleh konflik etnis antara kedua negara tersebut. Konflik ini tentunya menyebabkan ancaman bagi negara Iran karena lamanya konflik yang tak selesai hingga pada tahun 2020 pecahnya perang besar yang memberikan dampak besar bagi Iran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepentingan Iran mempertahankan keamanan negaranya dalam konflik Nagorno-Karabakh yang terjadi pada tahun 2016 – 2020, menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan sumber data yang diperoleh melalui studi pustaka. Konflik antara Armenia dengan Azerbaijan menempatkan Iran dalam posisi yang sulit ditambah dengan adanya serangan-serangan senjata perang yang jatuh kedalam wilayah perbatasan Iran. Hal ini yang memaksa Iran harus bisa mempertahankan kepentingannya dalam mempertahankan keamanan wilayahnya pada saat konflik Nagoro-Karabakh berlangsung. Dalam menganalisis kasus ini, peneliti menggunakan teori balance of threat serta konsep Rational Choice. Teori balance of threat digunakan sebagai respon ancaman yang diterima oleh Iran dengan cara beraliansi dengan Amenia. Bergabung dengan Armenia juga merupakan keputusan Iran dalam membantu menyamakan kekuatannya dengan negara oposisi yaitu Azerbaijan. Selanjutya dengan konsep Rational Choice digunakan untuk menjelaskan alasan Iran dalam memilih Armenia sebagai Aliansi dalam mempertahankan keamanan wilayahnya dalam konflik Nagorno-Karabakh.