cover
Contact Name
Indri Seta Septadina
Contact Email
indri.andriansyah@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rulanadnindya.md@fk.unsri.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 24067431     EISSN : 26140411     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya with registered number ISSN 2406-7431 (Print) and ISSN 2614-0411 (Online), is a scientific journal managed by Faculty of Medicine Universitas Sriwijaya, Indonesia. It publishes original research articles and reviews in Biomedical Sciences, Medicine (Neurology, Cardiovascular, Respiratory, Gastrointestinal, Urogenital, Endocrine and Metabolism, Integument, Mental Health, Obstetry and Gynecology, Ophtalmology, ENT, Musculusceletal) and Public Health Medicine.
Arjuna Subject : -
Articles 641 Documents
Riskfactors of scabies in students of Aulia Cendikia Islamic BoardingSchool, Palembang Fifa Argentina; Debby Handayati Harahap; Evi Lusiana
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 6, No 3 (2019)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.353 KB) | DOI: 10.32539/JKK.V6I3.9851

Abstract

Abstract.Scabies is a skin disease caused by infestation and sensitization of Sarcoptesscabiei var. hominis. Scabies can infect everyone at all ages, races, genders and social economic levels. This disease is usually found in places such as dormitories, orphanages, prisons, islamic boarding schools that lack personal hygiene. Observational analytic research with cross sectional design has been carried out at boarding school Aulia Cendikia in Palembang from June to December 2017. There were 199 samples of students of Aulia Cendikia boarding school in Palembang city that met the inclusion criteria. In this study, there were no age differences between students with or without scabies (p = 0.374; p> 0.05). This study showed that the number of people per room was the factor that most contributed to the incidence of scabies (PR = 2.746, p = 0.002) followed by personal hygiene (PR = 2.333, p = 0.007) and gender (PR = 2.068, p = 0.019). Number of people in the room, personal hygiene and gender are risk factors for scabies at the Aulia Cendikiaislamic boarding school in Palembang.
Model Prediksi Praktik Kebiasaan Makan oleh Orang Tua terhadap Status IMT Anak Pra Sekolah (4-6 tahun) di Kota Palembang Leni Atriana; Nura Malahayati; Ngudiantoro Ngudiantoro
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.985 KB)

Abstract

Pilihan makanan yang buruk oleh keluarga adalah faktor utama terhadap tingginya angka kekurangan gizi sekaligus tingginya kejadian kegemukan dan masalah gizi lainnya. Kebiasaan makan keluarga yang salah dapat menimbulkan berbagai masalah gizi di masa dewasa. Orang tua mempunyai pengaruh yang besar sebagai panduandalam membentuk perilaku makan anak. Penelitian ini termasuk penelitian analitik cross sectional  dengan metode survey  dilakukan terhadap anak pra sekolah (4-6 tahun) di Kota Palembang dengan tujuan untuk melihat pengaruh praktik kebiasaan makan: pemantauan, pemaksaan, hadiah, emosi, pengontrolan, pencontohan, kontrol berat badan, pembatasan, pengajaran, lingkungan, dorongan dan keterlibatan; karakteristik ibu: umur, pendidikan, pekerjaan dan etnis; karakteristik anak: umur, jenis kelamin, urutan anak dan pengasuh utama terhadap status IMT anak pra sekolah serta mengkonfirmasi penggunaan The Comprehensive Feeding Practices Questionnaire (CFPQ).Hasil penelitian menunjukkan 38 butir pertanyaan dan 9 variabel dalam instrumen CFPQ dalam pengukuran kebiasaan makan yang dapat dipakai di Kota Palembang. Selain itu menunjukkan adanya pengaruh positif antara praktik kebiasaan makan orang tua yaitu kontrol terhadap berat badan, dan karakteristik pekerjaan ibu terhadap status IMT anak pra sekolah, tetapi  tidak ada pengaruh positif terhadap karakteristik anak. Urutan anak pertama atau kedua, umur ibu, praktik kebiasaan makan oleh orang tua: cukup kontrol terhadap berat badan dan kurang pemaksaan  merupakan faktor yang berpengaruh signifikan terhadap kejadian anak gemuk pada saat anak berusia pra sekolah.
Risk Factors Analysis of Low Back Pain in Pregnancy Syifa Alkaf; Eka Febri Zullisetiana; Fitriah Masturah; Sarrah Ummah Muslimah
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 6, No 3 (2019)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKK.V6I3.9436

Abstract

Low back pain (LBP) adalah hal yang umum terjadi pada populasi. Uniknya, pada perempuan, LBP terjadi pertama kali umumnya saat kehamilan. Dilaporkan kurang lebih 60% wanita hamil mengalami LBP dalam berbagai tingkatan. Meskipun frekuensi LBP dalam kehamilan cukup tinggi, data pasti mengenai prevalensi LBP dalam kehamilan masih sedikit. Identifikasi faktor resiko dan efektifitas intervensi yang dapat dilakukan terhadap penderita juga belum banyak dilaporkan. Dalam penelitian ini dilakukan identifikasi mengenai prevalensi, karakteristik, serta faktor risiko LBP pada ibu hamil. Penelitian menggunakan desain potong lintang dilakukan dengan wawancara terstruktur dan pemeriksaan fisik untuk menetapkan diagnosis dan mencari faktor risiko. Faktor risiko yang didapat bermakna secara statistik adalah riwayat LBP sebelumnya, baik saat hamil maupun tidak hamil, pekerjaan berisiko, kurangnya aktifitas fisik, serta kebiasaan berlibur. Setelah dilakukan analisis multivariat, kebiasaan berlibur tidak menjadi faktor risiko signifikan. Adanya pengetahuan mengenai faktor risiko ini diharapkan dapat membantu klinisi untuk menentukan intervensi yang tepat guna mencegah dan mengatasi LBP pada kehamilan.
Oral Administration of Caesalpinia bonducella Seeds Ethanolic Extract Decreased Post Prandial Blood Glucose Level and Prevented the Reduction of Fasting Insulin Level of Diabetic Male Albino Rats (Rattus norvegicus) Veny Larasati; Wimpie Pangkahila; Anak Agung Gde Budhiarta
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Caesalpinia bonducella contain flavonoid, tanin, saponin which has antidiabetic activity.  The aim of this study was to determine that the Caesalpinia bonducella seed extract orally reduces post-prandial blood glucose level and prevent the reduction of fasting insulin level in diabetic male albino rats (Rattus norvegicus). This study was a true experimental with pre-test post-test control group design using 24 male albino rats.  All samples were induced with streptozotocin which caused the destruction of ? cell and nicotinamide which protected the ? cell from destructions of that the pancreatic ?-cell was not destructed entirely. The selected samples were divided into three groups: the control negative group was given distilled water (P0), the control positive group was given glibenclamide (P1), and the treatment group was given ethanolic extracts of Caesalpinia bonducella seed 500mg/kg body weight (P2).  Blood glucose and plasma insulin measurements were taken after 14 days of treatment. The result showed that the post-prandial blood glucose level of treatment group (P2) was decreased significantly, from 232,63±10,31 mg/dl to 185,50±16,00 mg/dl (P<0.001) whereas in P0 group, post-prandial blood glucose level was rising significantly from 223,75±17.03 mg/dl to 267,25±17,56 mg/dl (p<0.001). In P1 group, the reduction of post-prandial blood glucose level was bigger compare to P2 group, which was from 228,50±11,55 mg/dl to 115,88±10,23 mg/dl (p<0.001).  Post test fasting insulin level of P2 group was significantly different compare to other group (p<0.05). The administration of Caesalpinia bonducella seed extract increased the fasting insulin level although did not significant statistically (p>0.05) whereas the other group showed the reduction of fasting insulin level (p<0.05). It can be concluded that the administration of Caesalpinia bonducella seed extract orally reduced post-prandial blood glucose level and prevent reduction of fasting plasma insulin level in diabetic male albino rats.
Peranan Gen HOXA10 terhadap Infertilitas Terkait Endometriosis Salinah Salinah; Ria Kodariah; Puspita Eka Wuyung
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.459 KB) | DOI: 10.32539/JKK.V7I1.8294

Abstract

Endometriosis merupakan penyakit yang bersifat progresif, kronik, rekuren dan hingga saat ini etiologi pastinya belum diketahui. Gejala yang ditimbulkan endometriosis bervariasi mulai dari asimptomatik, nyeri pelvis hingga infertilitas. Beberapa studi terakhir di bidang biologi molekular menunjukkan adanya kemungkinan endometriosis sebagai penyakit epigenetik dan salah satu gen yang diketahui mengalami perubahan epigenetik adalah gen HOXA10. Gen HOXA10 berperan mengatur reseptivitas endometrium selama proses implantasi. Keberhasilan proses implantasi merupakan salah satu faktor yang berperan pada fertilitas wanita dan Gen HOXA10 memiliki peranan penting dalam proses implantasi tersebut. Metilasi gen HOXA10 mengalami peningkatan yang signifikan pada endometrium eutopik wanita yang mengalami endometriosis. Pada endometrium wanita yang mengalami endometriosis terdapat penurunan ekspresi HOXA10 yang signifikan dan hal tersebut mengindikasikan adanya gangguan pada reseptivitas uterus yang dapat berperan dalam menurunnya tingkat kesuburan.  
Disfungsi Mitokondria pada Gagal Jantung Akut Yose Ramda Ilhami
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKK.V7I1.8945

Abstract

Mitokondria merupakan organel penting yang bermanfaat dalam homeostasis tubuh tidak hanya pada pembentukan ATP saja tetapi juga memiliki fungsi lain seperti mengatur pensinyalan sel dengan memodulasi keadaan redoks, memberikan cofactor untuk reaksi biokimia dan menghasilkan ligand untuk transduksi sinyal. Pada keadaan gagal jantung terjadi gangguan mitokondria yang diakibatkan oleh berbagai mekanisme meliputi hiperasetilasi protein, gangguan homeostasis kalsium, pembentukan spesies oksigen reaktif dan peningkatan respons inflamasi
Uji Efektivitas Ekstrak Kulit Citrus nobilis Sebagai Larvasida Larva Ae. albopictus instar III Gianina Angelia Santoso; Hebert Adrianto; Arief Gunawan Darmanto
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.579 KB) | DOI: 10.32539/JKK.V7I1.10728

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit demam akut yang disebabkan oleh infeksi virus dengue dan ditularkan oleh nyamuk Aedes. Benua Asia menempati urutan pertama dengan jumlah penderita DBD terbanyak setiap tahunnya. Jumlah kasus DBD yang tinggi namun belum ditemukannya vaksin dan obat DBD, maka tindakan diprioritaskan pada pengendalian populasi vektor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek ekstrak kulit Citrus nobilis terhadap kematian larva Ae. albopictus. Penelitian ini merupakan eksperimen laboratorium rancangan acak lengkap Post Test Only Control Group Design, dengan lima konsentrasi ekstrak yang berbeda yaitu 700 ppm 1200 ppm, 1800 ppm, 2400 ppm, 3000 ppm, kontrol positif (abate), serta kontrol negatif (aquades) sebanyak empat replikasi. Masing-masing gelas diberi 20 ekor larva Ae. albopictus instar II. Data mortalitas larva diamati setelah 24 jam dan dianalisis dengan analisis probit. Hasil penelitian ini adalah ekstrak kulit Citrus nobilis memberikan efek larvasida pada larva Ae. albopictus, konsentrasi optimal ekstrak dinyatakan dengan LC90 sebesar 2335 ppm.
STUDY OF BENGKUANG MASK FORMULATION (Pachyrhizus erosus L) WITH ETHANOL EXTRACT OF SWEET POTATO LEAVES (Ipomoea batatas L) AS ANTIOXIDANT irma zarwinda zarwinda; Azmalina Adriani; Alfhahyal Aulia Yunas
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKK.V7I1.10725

Abstract

The leaves of purple sweet potato or purple yam contain compounds that are essential and provide a good benefits for human health such as vitamins, protein, calcium, iron, beta-carotene, and etc. As antioxidant source, it can be added as an active compounds to mask which mostly used in this era. The present study aims to prepare and characterize the mask prepared using bengkuang or Jicama/Mexican turnip as basic mask, combined with an ethanol extract of sweet potato eaves as antioxidant. Mask formulation was made by the experimental method. The face mask formulation was made by mixing three ingredients namely bengkuang powder, ethanol extract of purple sweet potato and real honey. The organoleptic test, irritation test and preference test (probandus) were used to characterized three as-prepared masks (F1, F2, and F3). The results showed that the liquid (F1)  and semi-solid (F2 and F3) masks, ethanol extract of purple sweet potato leaves provides an additional aroma to the as prepared mask in wich the F3 mask has the best aroma compared to the other mask. In irritation testing, no irritation occurred after 2 weeks for the 3 formulas that were made. The subsequent studies are changes in facial skin after wearing a mask for 2 weeks, the face felt every probandus face becomes a little more moist and smoother. Therefore, the face mask type 3 (F3) was the best formulation for considered for further application.Keyword: Bengkoang (Pachyrhizus Erosus L), Face mask, Sweet Potato Leaf (Ipomoea Batatas L), and  ethanol
Faktor Resiko Tuberkulosis pada penduduk urban di Kalianyar, Jakarta Barat Hadiyanto Hadiyanto
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKK.V7I1.8854

Abstract

 Tuberkulosis merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih dihadapi oleh DKI Jakarta. Kali anyar merupakan daerah terpadat se-DKI Jakarta dan se-Asia Tenggara bagian dari wilayah Jakarta Barat memiliki angka TB yang cukup tinggi.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif  dan kualitatif, yang dilakukan pada Juli - Septembet 2015, sampel 270 orang dimana masing-masing responden diberikan kuesioner dan 20 orang untuk studi kualitatif yang melibatkan ketua RW/RT serta kader, bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi terjadinya tuberkulosis pada penduduk di Kalianyar,Jakarta Barat. 171 orang (63,4%) usia produktif, tingkat pendidikan menengah 136 orang (50,4%), parut BCG 145 orang (96 %), suspek TB paru 26 orang (9,6 %), perokok aktif 20 orang (7,4%), sebanyak 192 (71,7%) dan 159 (58,9%) rumah responden tidak memenuhi syarat pencahayaan dan kondisi suhu ruang, hasil kualitatif sebagian besar informan belum mengetahui tentang gejala penyakit TB, penularan serta pencegahan dari penyakit TB.  Penemuan suspek TB paru yang rendah 26 Orang (9,6%) disebabkan dari pengetahuan responden yang belum mengetahui gejala, cara penularan, cara pencegahan penyakit TB. BCG Scar yang ditemukan sebanyak 145 orang (96 %). Sebanyak 192 rumah (71,7%) dan 159 rumah (58,9%) rumah responden yang diperiksa tidak memenuhi syarat dari pencahayaan dan suhu
Efektivitas Dry-Needling Terhadap Spatisitas, Range of Motion, dan Intensitas Nyeri Pasien Paska Stroke di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Mohammad Hoesin Palembang Henry Sugiharto; Melka Novera Sari; Pinto Desti Ramadhoni; Nyimas Fatimah; Erial Bahar
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKK.V7I1.10407

Abstract

Spastisitas merupakan kelainan motorik yang ditandai dengan peningkatan kecepatan refleks regang otot dan peningkatan hentakan tendon sebagai sindrom upper motor neuron (UMN). Prevalensi spastisitas adalah 43% pada 6 bulan setelah serangan pertama stroke dan 38% pada 1 tahun setelah stroke. Spastisitas dapat menurunkan kualitas hidup, sehingga diperlukan terapi untuk memperbaikinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas dry needling (DN) terhadap spastisitas, Range of Motion (ROM), status fungsional dan intensitas nyeri pada pasien paska stroke di RSUP dr. Moh. Hoesin Palembang. Penelitian ini adalah uji klinik randomized control trial (RCT) add on, double blind. Terdapat 20 subyek yang secara random terbagi ke dalam kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Kedua kelompok menjalani terapi standar rehabilitasi medik dan kelompok perlakuan diberikan terapi DN sebanyak 4 sesi, 1 kali perminggu. Evaluasi dilakukan dengan menilai Modified Modified Asworth Scale (MMAS), ROM, Upper Extremity Functional Index (UEFI) dan Numeric Rating Scale (NRS) penderita. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbaikan MMAS, ROM, UEFI, dan NRS pada kelompok perlakuan selama evaluasi paska intervensi setiap minggu hingga minggu ke-4 dan bertahan hingga minggu ke-8 (4 minggu paska intervensi). Perbedaan yang signifikan didapatkan antar kelompok sejak minggu ke-2 hingga minggu ke-8 dengan p<0,05 pada MMAS fleksor siku, sedangkan MMAS fleksor pergelangan tangan berbeda signifikan pada minggu ke-3 (p=0,021). Perbedaan signifikan pada minggu ke-8 juga didapatkan pada nilai ROM (p=0,029 untuk fleksor siku dan p=0,036 untuk fleksor pergelangan tangan), UEFI (p=0,036), dan NRS (p=0,037). Sehingga, dapat disimpulkan bahwa DN terbukti efektif memperbaiki spastisitas, ROM, status fungsional dan intensitas nyeri dibandingkan dengan sham needling.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 3 (2025): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 11 No. 3 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 10 No. 3 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol 10, No 3 (2023) Vol 10, No 2 (2023) Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol 10, No 1 (2023) Vol. 9 No. 3 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 9, No 3 (2022) Vol 9, No 2 (2022) Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 9, No 1 (2022) Vol. 8 No. 3 (2021): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 8, No 3 (2021) Vol 8, No 2 (2021) Vol. 8 No. 2 (2021): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 8, No 1 (2021) Vol 7, No 3 (2020) Vol. 7 No. 3 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 7, No 2 (2020) Vol. 7 No. 2 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 7 No. 1 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 7, No 1 (2020) Vol 6, No 3 (2019) Vol. 6 No. 3 (2019): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 6, No 2 (2019) Vol 6, No 1 (2019) Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 5, No 3 (2018): Oktober 2018 Vol 5, No 3 (2018) Vol. 5 No. 3 (2018): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 5 No. 2 (2018): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 5, No 2 (2018) Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 5, No 1 (2018) Vol 4, No 3 (2017) Vol. 4 No. 3 (2017): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 4 No. 2 (2017): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 4, No 2 (2017) Vol 4, No 1 (2017) Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 3, No 1 (2016): Januari 2016 Vol. 3 No. 3 (2016): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 3, No 3 (2016) Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 3, No 2 (2016) Vol 3, No 1 (2016) Vol. 3 No. 1 (2016): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 2, No 3 (2015): OKTOBER 2015 Vol. 2 No. 3 (2015): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 2, No 3 (2015) Vol 2, No 2 (2015) Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 2, No 1 (2015) Vol. 2 No. 1 (2015): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 1, No 1 (2014): Oktober 2014 Vol. 1 No. 1 (2014): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 1, No 1 (2014) More Issue