cover
Contact Name
Indri Seta Septadina
Contact Email
indri.andriansyah@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rulanadnindya.md@fk.unsri.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 24067431     EISSN : 26140411     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya with registered number ISSN 2406-7431 (Print) and ISSN 2614-0411 (Online), is a scientific journal managed by Faculty of Medicine Universitas Sriwijaya, Indonesia. It publishes original research articles and reviews in Biomedical Sciences, Medicine (Neurology, Cardiovascular, Respiratory, Gastrointestinal, Urogenital, Endocrine and Metabolism, Integument, Mental Health, Obstetry and Gynecology, Ophtalmology, ENT, Musculusceletal) and Public Health Medicine.
Arjuna Subject : -
Articles 641 Documents
A CASE REPORT OF MODERATE COVID-19 AND MALARIA FALCIPARUM CO-INFECTION WITH THROMBOCYTOPENIA Nelda Aprilia Salim; Harun Hudari; Mega Permata; Yenny Dian Andayani; Zen Ahmad; Verdiansah Verdiansah
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 8, No 3 (2021)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKK.V8I3.13814

Abstract

The COVID-19 pandemic that attacks the world has made the attention of all medical personnel focused on this disease. The clinical picture is similar to other infectious diseases such as malaria, dengue, influenza, etc., which often leads to misdiagnosis. We report the case of a man, 31 years old, with a history of travel and complaints of high fever persisting for more than 7 days. On physical examination, the temperature was 39-40 C, others were within normal limits. Initial platelet count was 69 x 103/µL, leukocytes was 15.52 x 109/L, CRP was 96 mg/L. The blood smear found Plasmodium falciparum, and PCR SARS-CoV-2 was positive. Chest X-ray showed pneumonia. Dihydroartemisinin-piperaquine and primaquine therapies were administered for malaria, as well as favipiravir, azithromycin, and other symptomatic therapy for COVID-19. Platelets decreased to 38 x 103/µL while D-dimer level increased (> 20 mg/L). Anticoagulant was delayed. On monitoring after therapy, the platelets returned to normal, the D-dimer level decreased, and there was no bleeding. The co-infectious conditions of malaria and COVID-19 should be suspected in patients with suggestive symptoms and travel history from endemic areas, therefore both examinations should be performed. This co-infection has the potential to cause hyper inflammation and hypercoagulation and this is associated with a poor prognosis. Appropriate treatment is needed.
PERBEDAAN INDEKS TROMBOSIT ANTARA PASIEN KANKER KOLOREKTAL NONMETASTASIS DAN METASTASIS DI RSMH PALEMBANG Eva Syahriana; Mediarty Mediarty; Erial Bahar; Subandrate Subandrate
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/V8I2.13432

Abstract

Kanker kolorektal masih menjadi permasalahan kesehatan di dunia. Hal ini karena progresivitas kanker berkaitan dengan prognosis dan angka kematian. Salah satu faktor yang berhubungan dengan progresivitas dan metastasis pada kanker kolorektal adalah indeks trombosit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan indeks trombosit antara pasien kanker kolorektal nonmetastasis dan metastasis. Penelitian ini adalah penelitian analitik komparatif dengan pendekatan case-control. Subyek penelitian adalah pasien kanker kolorektal di Poliklinik Hematologi dan Onkologi Medik Penyakit Dalam dan di bangsal rawat inap Penyakit Dalam RSMH Palembang mulai Januari – Juli 2020. Sampel berupa darah yang diambil dari vena mediana cubiti. Indeks trombosit (jumlah trombosit, MPV dan PDW) diperiksa menggunakan automated hematology analyzer di Laboratorium Patologi Klinik RSMH Palembang. Data dianalisis menggunakan uji T tidak berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan kadar trombosit (484,1±185,1/µL) lebih tinggi pada kelompok kanker kolorektal dengan metastasis dibandingkan kelompok nonmetastasis (361,9±97,9/µL) dengan nilai p=0,000. Kadar MPV (8,9±0,7 fl) dan PDW (9,1±1,4%) lebih rendah pada kelompok kanker kolorektal dengan metastasis dibandingkan kelompok nonmetastasis (masing-masing 9,5±0,8 fl dan 10,6±2,2%) dengan nilai p=0,000.  Pada penelitian ini, ada perbedaan indeks trombosit antara pasien kanker kolorektal dengan metastasis dan kanker kolorektal nonmetastasis.
Pengetahuan dan Perilaku Kebersihan Wajah Terhadap Timbulnya Akne Vulgaris pada Pelajar SMP di Mempawah Hilir Khairunnisa Khairunnisa; Ambar Rialita; Mardhia Mardhia
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/V8I1.11886

Abstract

Akne vulgaris adalah penyakit kulit obstruktif dan inflamatif kronik pada unit pilosebasea yang sering terjadi pada masa remaja. Faktor yang dapat mempengaruhi timbulnya akne vulgaris salah satu diantaranya, yaitu tingkat pengetahuan dan perilaku kebersihan wajah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan akne dan perilaku kebersihan wajah terhadap timbulnya akne vulgaris. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan rancangan penelitian cross-sectional. Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 84 orang. Responden merupakan pelajar SMPN 2 Mempawah Hilir. Variabel pada penelitian ini adalah kondisi akne vulgaris, tingkat pengetahuan dan perilaku kebersihan wajah. Didapat dari hasil penelitian ini responden dengan akne vulgaris sebanyak 39,3%, responden dengan tingkat pengetahuan yang baik sebanyak 9,5%. Dan responden dengan perilaku kebersihan wajah yang baik sebanyak 4,8% Hasil statistik antara timbulnya akne vulgaris dengan tingkat pengetahuan (p=0,436), dan perilaku kebersihan wajah (p=0,000). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara perilaku kebersihan wajah terhadap timbulnya akne vulgaris pada pelajar SMPN 2 Mempawah Hilir 
SIKAP DAN PRILAKU MASYARAKAT INDONESIA TERHADAP PANDEMI VIRUS CORONA (COVID-19) DI INDONESIA Achmaddudin Sudiro; Like Wattimena
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 7, No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKK.V7I3.11275

Abstract

Penyebaran COVID-19 ke berbagai Negara begitu cepat. Data per tanggal 4 Maret 2020 tercata 95,070 juta jiwa terena virus corona, dan 2 diantaranya berasal dari Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana sikap dan prilaku masyarakat Indonesia terhadap pendemi virus corona di Indonesia. Rancangan penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif frekuensi dan di uji menggunakan uji statistik non parametrik menggunaan metode chi-square. Hasil penelitian menunjukan respon emosional sedih 45.5%, takut 39.4%, media berita online sebagai sumber informasi 45.5%, media sosial 36.4%, untuk mendapatkan informasi, responden lebih banyak memilih praktisi kesehatan 45.5%, otoritas kesehatan 33.3%, harapan  responden adanya pemeriksaan dan pengobatan gratis 42.4%, pendidikan kesehatan 36.4%, tindakan pencegahan yang dilakukan responden yaitu melakukan cuci tangan 81.8%, menggunakan masker 12.1%. Berdasarkan hasil penelitian ini sikap empati masyarakat Indonesia masih tergolong tinggi, untuk media berita online dijadikan sumber media dalam mendapatkan berita, dan praktisi kesehatan mendapatkan kepercayaan masyarakat sebagai informan terkait covid-19, sedangkan harapan masyarakat adanya pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi masyarakat yang memiliki tanda dan gejala virus corona, dan tindkan preventif yang dilakukan oleh masyarakat adalah dengan mencuci tangan. penelitian ini Diharapkan dapat dijadikan gambaran bagi lembaga yan berkaitan dalam membuat kebijakan terkait pandemi virus covid-19 maupun terkait isu kesehatan yang lainnya.
LITERATURE REVIEW: IMUNITAS PASIEN ASIMTOMATIS SEBAGAI SUPER-SPREADER COVID-19 Putu Oky Ari Tania
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 8, No 3 (2021)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKK.V8I3.13599

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan penduduk berusia 15-44 tahun sebanyak 46,87% dari total penduduk, terdapat lonjakan kasus positif COVID-19 yang mencapai 797.723 kasus per 7 Januari 2021. Kelompok usia muda diduga menjadi kelompok penyumbang kasus infeksi tanpa gejala atau asimtomatis. Pasien asimtomatis umumnya tidak menyadari bahwa mereka berpotensi untuk menularkan infeksi dari SARS-CoV-2 penyebab COVID-19. Penulisan literatur review ini menggunakan metode pencarian literatur dari Pubmed dengan kata kunci asymptomatic, COVID-19, cytokine, inflammation. Studi ini bertujuan untuk menelaah sistem imun dari pasien asimomatis dan mengapa pasien tersebut menunjukkan gejala yang lebih ringan.
Effect of intermittent fasting diet on triglyceride levels in Sprague Dawley rats Esa Indah Ayudia; Andini Agustina; Huntari Harahap; Miftahurrahmah Miftahurrahmah; Irfannuddin Irfannuddin
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/V8I2.13576

Abstract

Triglycerides are the main lipid components that are stored in adipose tissue for energy sources. Increased triglyceride levels can lead to cardiovascular disease. One way to lower triglyceride levels is diet. The intermittent fasting diet is one of the diets that can be done, where this diet is a diet with time and calorie restrictions. The intermittent fasting diet is divided into 3 methods, namely Time restricted feeding, Alternate-day fasting and Modified fasting. This study was conducted to see the effect of an intermittent fasting diet on triglyceride levels. This research is an experimental study using white rats of Sprague Dawley strain as experimental. White rats will be divided into 3 groups of intermittent fasting diet and 1 control group and given a diet according to the group for 1 month. Weights and blood draws were performed at the beginning and end of the study, then the results of the intermittent fasting diet intervention were compared with the control group. There was a significant reduction in body weight with a p value of 0.000 and a significant decrease in triglyceride levels with a p value of 0.035 (p <0.05). Keywords : Triglycerides, Intermittent Fasting Diet, Weight loss. 
Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol 96% Biji Mahoni (Swietenia Mahagoni L.) Dalam Menurunkan Kadar Glukosa Darah Pada Mencit (Mus Musculus) Yang Diinduksi Aloksan Santi Widiasari; Mursyida Eliya; Masyarah Annisa
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/V8I1.12655

Abstract

Latar belakang: Diabetes Melitus merupakan penyakit kronik yang terjadi karena tubuh tidak dapat menghasilkan cukup hormon insulin atau tidak efektifnya penggunaan insulin yang akan menyebabkan hiperglikemia. Salah satu tumbuhan di Indonesia yang dapat di manfaatkan adalah biji mahoni (Swietenia mahagoni L.). Biji mahoni (Swietenia mahagoni L.) dilaporkan oleh para peneliti memiliki efek farmokologi anti-diabetes. Dari biji mahoni, terdapat kandungan senyawa flavonoid yang disebut swietenin. Swietenin berfungsi sebagai sebagai anti-oksidan dalam perbaikan pada sel jaringan pankreas dan dapat meningkatkan jumlah insulin di dalam tubuh.Tujuan penelitian: Untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol biji Mahoni (Swietenia mahagoni L.) dalam menurunkan kadar glukosa darah pada mencit (Mus muscullus) yang diinduksi aloksan.Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan penelitian “pre and post test control group design”. Sampel yang digunakan adalah 36 ekor mencit  putih jantan. Mencit dibagi dalam 6 kelompok perlakuan yang terdiri dari kelompok normal, larutan aquades sebagai kontrol negatif, metformin 500mg/kg sebagai kontrol positif dan ekstrak etanol 96% biji mahoni dosis 70 mg/kg/hari, 140 mg/kg/hari, 280 mg/kg/hari selama 14 hari. Kemudian pada hari ke-14, dilakukannya pengukuran glukosa darah mencit mengunakan Blood Glucose Test Meter.Hasil Penelitian: Hasil uji statistik, mencit yang diberi ekstrak etanol 96% biji mahoni (Swietenia mahagoni L.) berbagai dosis menunujukkan adanya penurunan kadar gula darah secara signifikan (p<0,05). Dosis 280 mg/kgBB  menunjukkan hasil penurunan kadar gula darah paling baik dari berbagai dosis.Kesimpulan: Ekstrak  etanol 96% biji mahoni (Swietenia mahagoni L.) dapat menurunkan kadar glukosa darah pada mencit yang diinduksi aloksan.
Pengaruh Pemberian Seduhan Serbuk Kelopak Rosella Merah Terhadap LDL Serum Tikus Sprague Dawley yang Diberi Minyak Jelantah Arya Ulilalbab; Eni Maskanah
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/V8I1.12344

Abstract

Minyak jelantah merupakan sumber lemak yang dapat mengganggu metabolisme lipid dalam tubuh. Untuk mencegah hal tersebut diperlukan cukup asupan antioksidan yang bisa didapatkan dari rosella merah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pemberian seduhan kelopak rosella merah terhadap gangguan metabolisme lipid pada tikus Sprague dawley yang diberi minyak jelantah dengan pengujian LDL. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Sampel terdiri dari 24 tikus jantan yang diambil secara acak dan dibagi menjadi 4 kelompok, diantaranya yaitu kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif, perlakuan 1 (pemberian minyak jelantah 8,92 meq/kg sebanyak 2 ml/kgBB per hari dan pemberian seduhan kelopak rosella merah sebanyak 540 mg/kgBB per hari), dan perlakuan 2 (pemberian minyak jelantah 8,92 meq/kg sebanyak 2 ml/kgBB per hari dan pemberian seduhan kelopak rosella merah 810 mg/kgBB per hari). Hasil analisa one way anova (? = 1%) dan uji lanjut Tukey HSD nilai LDL = 0.00, hal ini menunjukkan bahwa semua perlakuan memberikan pengaruh secara signifikan terhadap LDL. Pada uji lanjut, ditemukan bahwa terdapat perbedaan nilai LDL. Pemberian seduhan kelopak rosella merah dosis 540 mg/kgBB per hari dan seduhan kelopak rosella merah dosis 810 mg/kgBB per hari mampu mencegah kenaikan LDL. Nilai terbaik pada perlakuan dengan dosis sebesar 810 mg/kgBB per hari, dengan nilai LDL sebesar 41,02 mg/dl. Dapat disimpulkan bahwa kelopak rosella merah dapat mencegah kenaikan LDL tikus Sprague dawley yang diberi minyak jelantah.
EFFECTIVENESS OF LIDOCAINE CREAM FOR REDUCING PAIN SENSATION OF PRE INJECTION OF SUBCUTANEOUS LIDOCAINE IN LUMBAL PUNCTURE DIAGNOSTIC AND THERAPEUTIC PROCEDURES Theresia Christin; Andika Okparasta; Ratri Wulandari Susilaningrum
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 7, No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKK.V7I3.10126

Abstract

Background: Lumbar puncture is one of the methods that is quite often performed for various purposes. There is no global agreement regarding the use of local anesthesia in subcutaneous or topical infiltration prior to LP. Topical anesthesia injection in lumbar puncture still cause pain, there should be needing additional topical anesthesia. Aim: To compare the effectiveness between lidocaine cream and placebo cream prior lidocaine subcutaneous injection to reduce pain sensation in LP procedures. Methods: The study was conducted in July-October 2019, randomized and clinical trial (RCT) by sampling technique using block randomization method. Sample was divided into two group. Pain scale was assessed when the needle touched the skin, subcutaneously and overall in both groups. Data analysis using SPSS ver 22 for windows. Results: The average age of subjects is 38.50±14.43 years and majority are women (57.9%). There is significance difference of pain scale between groups when needle touched the skin (p=0,035), meanwhile, there is not significance difference when needle subcutaneously (p=0,061) and overall (p=0,182) in both groups. Conclusion: Lidocaine cream has been shown to be significantly more effective in reducing pain pre lidocaine subcutaneous injection compare to placebo cream when needle touched the skin.
PERILAKU MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK MAHASISWA PENDIDIKAN DOKTER DI MASA PANDEMI COVID-19 Alisha Milenia Utami; Ardesy Melizah Kurniati; Dewi Rosariah Ayu; Syarif Husin; Iche Andriyani Liberty
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 8, No 3 (2021)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKK.V8I3.13829

Abstract

Indonesia berada pada peringkat ke-2 kasus konfirmasi tertinggi COVID-19 di ASEAN pada Agustus 2020. Obesitas merupakan salah satu risiko penyebab komplikasi akibat COVID-19. Perilaku makan yang tidak sehat dan tidak aktif berolahraga dapat menyebabkan obesitas. Pada masa pandemi, perkuliahan dilakukan secara daring untuk melindungi mahasiswa dari penularan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku makan dan aktivitas fisik pada mahasiswa Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran di Palembang selama pandemi COVID-19. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan desain studi cross-sectional. Data didapatkan dari hasil pengisian kuisioner secara mandiri yang dibagikan kepada responden melalui Google Form. Sebanyak 276 orang mengisi kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden mengalami penurunan aktivitas fisik (85,1%) dan duduk selama ?8 jam saat kuliah online (62,0%). Sebagian besar mengonsumsi karbohidrat <3 porsi/hari (63,0%), sayur <3 porsi/hari (84,1%) dan buah <2 porsi/hari (59,8%). Sebanyak 44,9% mahasiswa memiliki frekuensi makan utama 2 kali sehari dan frekuensi makan kudapan 3 kali sehari. Masih terdapat mahasiswa yang mengalami penurunan aktivitas fisik dan memiliki perilaku makan yang tidak sesuai anjuran Pedoman Gizi Seimbang selama masa pandemi COVID-19.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 3 (2025): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 11 No. 3 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 10 No. 3 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol 10, No 3 (2023) Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol 10, No 2 (2023) Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol 10, No 1 (2023) Vol 9, No 3 (2022) Vol. 9 No. 3 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 9, No 2 (2022) Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 9, No 1 (2022) Vol 8, No 3 (2021) Vol. 8 No. 3 (2021): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 8 No. 2 (2021): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 8, No 2 (2021) Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 8, No 1 (2021) Vol 7, No 3 (2020) Vol. 7 No. 3 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 7 No. 2 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 7, No 2 (2020) Vol 7, No 1 (2020) Vol. 7 No. 1 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 6, No 3 (2019) Vol. 6 No. 3 (2019): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 6, No 2 (2019) Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 6, No 1 (2019) Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 5, No 3 (2018): Oktober 2018 Vol. 5 No. 3 (2018): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 5, No 3 (2018) Vol. 5 No. 2 (2018): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 5, No 2 (2018) Vol 5, No 1 (2018) Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 4 No. 3 (2017): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 4, No 3 (2017) Vol. 4 No. 2 (2017): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 4, No 2 (2017) Vol 4, No 1 (2017) Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 3, No 1 (2016): Januari 2016 Vol 3, No 3 (2016) Vol. 3 No. 3 (2016): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 3, No 2 (2016) Vol. 3 No. 1 (2016): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 3, No 1 (2016) Vol 2, No 3 (2015): OKTOBER 2015 Vol 2, No 3 (2015) Vol. 2 No. 3 (2015): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 2, No 2 (2015) Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 2 No. 1 (2015): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 2, No 1 (2015) Vol 1, No 1 (2014): Oktober 2014 Vol 1, No 1 (2014) Vol. 1 No. 1 (2014): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi More Issue