cover
Contact Name
Indri Seta Septadina
Contact Email
indri.andriansyah@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rulanadnindya.md@fk.unsri.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 24067431     EISSN : 26140411     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya with registered number ISSN 2406-7431 (Print) and ISSN 2614-0411 (Online), is a scientific journal managed by Faculty of Medicine Universitas Sriwijaya, Indonesia. It publishes original research articles and reviews in Biomedical Sciences, Medicine (Neurology, Cardiovascular, Respiratory, Gastrointestinal, Urogenital, Endocrine and Metabolism, Integument, Mental Health, Obstetry and Gynecology, Ophtalmology, ENT, Musculusceletal) and Public Health Medicine.
Arjuna Subject : -
Articles 641 Documents
CHARACTERISTICS, PATTERNS OF PATHOGENS, AND ANTIBIOTICS RESISTANCE OF BACTERIAL MENINGITIS AT RSUP DR. MOHAMMAD HOESIN PALEMBANG Andika Okparasta; Dewi Susan; Irfannuddin Irfannuddin
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 7, No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKK.V7I3.12443

Abstract

Bacterial meningitis is an inflammation of the meninges, especially arachnoid and pia mater, which occurs due to the invasion of bacteria into the subarachnoid space. Bacterial meningitis cases are distributed throughout the world, with an incidence of 2-6 / 100,000 people per year with a peak incidence in infants, adolescents, and the elderly. This study was a retrospective cross-sectional descriptive study to look for sociodemographic characteristics, pathogens and resistance patterns, and clinical outcomes of bacterial meningitis patients at dr. Mohammad Hoesin Palembang. There were 43 cases of bacterial meningitis, and only 13 cases met the inclusion and exclusion criteria. Most cases of bacterial meningitis were in the 30-45 years (30%) and 46-55 years (30%) age groups, with predominantly female patients (69%). The most noted clinical manifestations were fever and neck stiffness (100%).  decreased consciousness (92%), hemiparesis (77%), headache (70%) and seizures (54%). The mortality rate of bacterial meningitis patients reached 53% with a disability rate reaching 39%. Pathogens found based on culture results were Staphylococcus sp. (69%), Acinetobacter baumanii (5.3%), Klebsiella pneumonie (15%), Shigella somnei,  and E. coli (5.3%). Antibiotic resistance to Staphylococcus sp. Was quite high, namely Erythromycin and Oxacillin reaching 77%, Trimethoprim / Sulfamethoxazole 55%, Ciprofloxacin, Clindamycin, levofloxacin reached 33%. Higher mortality was found in patients with drug resistance.
IMPACT OF SOCIAL DISTANCING IN CURBING COVID-19 PANDEMIC: A SYSTEMATIC REVIEW M. Ammar Luthfi Kurniawan; Litania Leona Hidayat; Jihan Natra Shafira; Iche Andriyani Liberty
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 8, No 3 (2021)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKK.V8I3.13733

Abstract

Social distancing includes strategies to ban public gatherings and advise individuals to stay at their home or maintain distance to one another by at least 1-2 meters. This study aims to intend to assess all the available evidence of social distancing in decreasing COVID-19 transmission in the general population. We conducted an electronic search of published literature using MEDLINE/Pubmed, Science direct, PMC, Wiley, and Google Scholar and we use Joanna Briggs Institute (JBI) critical appraisal checklist to assess methodological qualities. A total of 7 articles were decided to be included in this study. Social distancing has curb down the number and saved approximately 10 thousand Brazilian lives. A study by VoPham et al on the association of social distancing and COVID-19 incidence found higher social distancing was associated with a 29% reduction of COVID-19 incidence (adjusted IRR 0.71;95% CI (0,57-0,87) and 35% reduction of COVID-19 mortality (adjusted IRR 0,65; 95% CI 0,55-0,76). Social distancing is one of the major policies implemented for long-term behavioral adjustment in managing the COVID-19 pandemic. Passive social distancing is not enough to drag down the number, there needs to be large scale testing, isolation, and contact tracing. However, we believe we have illuminated the impact of social distancing on the COVID-19 pandemic and add to the available literature the basis of social distancing in reducing transmission of COVID-19.
PENGARUH TEPUNG BUAH PISANG RAJA TERHADAP KONSENTRASI SPERMATOZOA TIKUS WISTAR JANTAN YANG TERPAPAR NIKOTIN May Valzon; Santi Widyasari; Else Chandra
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/V8I2.11893

Abstract

Kandungan quarcetin buah pisang raja sangat tiggi bila dibanding buah lain dan memiliki kemampuan antioksidan yang sangat kuat. Stres oksidatif ditengarai menjadi penyebab dari kondisi infertilitas idiopatik pada pria. Nikotin merupakan sumber radikal bebas eksogen bagi pria perokok yang dapat mengakibatkan stres oksidatif padatestis dan epididimis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tepung buah pisang raja terhadap konsentrasi spermatozoa tikus wistar jantan yang terpapar nikotin. Dua puluh empat ekor tikus wistar jantan dibagi menjadi 4 kelompok (3 kelompok perlakuan dan 1 kelompok kontrol). Semua kelompok diberi nikotin 1,0 mg/KgBB peroral selama 30 hari. Kelompok 1, 2, dan 3 masing-masing diberikan tepung buah pisang dengan dosis 125 mg/KgBB, 250 mg/KgBB, dan 500 mg/KgBB, sedangkan kelompok 4 diberi placebo (kontrol negatif) selama 30 hari. Pada hari ke-31 akan dilakukan pengangkatan testis dan epididimis dan dilakukan penghitungan konsentrasi spermatozoa. Analisis one way anova terhadapa data konsentrasi spermatozoa menunjukkan adanya perbedaan bermakna di dalam dan antar kelompok (p<0,05). Uji post hoc bonferroni memperlihatkan bahwa terdapat perbedaan bermakna antara semua kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol untuk data konsentrasi spermatozoa (p<0,05) tetapi tidak memperlihatakan perbedaan bermakna diantara kelompok perlakuan. Peneliti menyimpulkan bahwa tepung buah pisang raja mempunyai efek positif terhadap peningkatan konsentrasi spermatozoa.  
Hubungan antara Tingkat Keparahan Obstructive Sleep Apnea dan Fungsi Kognitif pada Pasien Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Mintohardjo Eko Satrio Bahari; Nurfitri - Bustamam; Maria Selvester Thadeus
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/V8I1.11073

Abstract

Hubungan antara Tingkat Keparahan Obstructive Sleep Apnea dan Fungsi Kognitif pada Pasien Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Mintohardjo. Prevalensi obstructive sleep apnea (OSA) pada populasi dewasa diperkirakan berkisar antara 5-14%. Sebagian besar pasien OSA di Rumah Sakit Angkatan Laut (Rumkital) Dr. Mintohardjo, Jakarta diukur tingkat keparahannya menggunakan polisomnografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat keparahan OSA dan fungsi kognitif. Penelitian menggunakan desain cross sectional dan teknik consecutive sampling. Data diambil dari 60 pasien OSA Rumkital Dr. Mintoharjo pada bulan April-Mei 2018. Data tingkat keparahan OSA diambil dari rekam medis, sedangkan data fungsi kognitif diukur menggunakan kuesioner Montreal Cognitive Assessment Indonesia version (MoCA-Ina). Subjek penelitian sebagian besar adalah pasien OSA laki-laki dengan usia rata-rata 43 tahun, berpendidikan tinggi, dan bekerja sebagai pegawai swasta. Berdasarkan data apnea-hypopnea index didapatkan  25 pasien OSA berat, 23 pasien OSA sedang, dan 12 pasien OSA ringan. Pada penelitian didapatkan pula sebanyak 45 pasien dengan fungsi kognitif terganggu dan 15 pasien dengan fungsi kognitif normal. Hasil uji Chi-square menunjukkan hubungan antara tingkat keparahan OSA dan fungsi kognitif (p = 0,000). Perlu diberikan edukasi kepada pasien OSA agar patuh mengikuti tatalaksana yang dianjurkan dokter, sehingga penurunan fungsi kognitif lebih lanjut dapat dicegah.
RELATIONSHIP BETWEEN ANXIETY LEVELS WITH SLEEP QUALITY IN PRIMIGRAVIDA THIRD-TRIMESTER PREGNANCY AT JEUMPA MATERNITY HOSPITAL PONTIANAK Michela Hengrawi Harianto; Wilson Wilson; Eka Ardiani Putri
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 7, No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKK.V7I3.11133

Abstract

Background Anxiety is an emotional condition characterized by tension, fear and anxiety, accompanied by somatic symptoms (headache, sweating, palpitation, chest tightness, and mild stomach upset), which is one of the psychological aspect affecting pregnancy, especially primigravida pregnancy. Anxiety stimulates the body to be difficult to relax in pregnant woman that can cause the decrease of sleep duration resulting in sleep disturbance. The objective of this study was to assess the relationship between anxiety levels with sleep quality in primigravida third-trimester pregnancy.Method Observational analytic research was used in this research with cross-sectional approach. A total of 43 people were involved in this research. Variable in this research were anxiety levels and sleep quality. Data were analyzed using Kolmogorov-Smirnov test with SPSS 23.Result The result showed there was significant relationship between anxiety levels with sleep quality among primigravida third-trimester pregnant women at Jeumpa Maternity Hospital Pontianak.Conclusion This study concludes that there is relationship between anxiety levels with sleep quality among primigravida third-trimester pregnant women at Jeumpa Maternity Hospital Pontianak.
PELUANG TERJADINYA IMMUNIZATION STRESS-RELATED RESPONSE (ISRR) SELAMA PROGRAM VAKSINASI COVID-19 Hafizzanovian Hafizzanovian; Desi Oktariana; Muhammad Ali Apriansyah; Yuniza Yuniza
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 8, No 3 (2021)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKK.V8I3.13807

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) telah menjadi bencana katasropik dalam berbagai bidang, terutama bidang kesehatan. Mengingat mortalitas yang tinggi dan penyebaran yang cepat dari penyakit ini, vaksin menjadi salah satu harapan terbesar untuk dapat mengendalikan pandemi ini. Immunization stress-related response (ISRR) merupakan salah satu Kejadian Ikutan Pasca imunisasi (KIPI) yang bermanifestasi sebagai respons stres akut, reaksi vasovagal, atau reaksi gejala neurologis disosiatif (dissociative neurological symptom reactions atau DNSR) yang dapat muncul tepat sebelum, selama, atau segera setelah imunisasi. Fenomena kluster ISSR seringkali disebut juga dengan penyakit psikogenik massal. Adanya stigma negatif terhadap efektifitas dan keamanan vaksin Covid-19 dapat membuka peluang terjadinya kluster ISRR yang dapat membuat masyarakat semakin sungkan untuk menerima imunisasi sehingga menyebabkan gagalnya program imunisasi. Langkah preventif dapat meminimalkan risiko ISRR, dan jika ISRR terjadi, maka identifikasi yang cepat, diagnosis, dan manajemen yang tepat dapat mengurangi dampaknya.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI DAN SENYAWA AKTIF DAUN BENALU JERUK NIPIS (DENDROPHTOE PETANDRA (L.)MIQ.) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS DAN ESCHERICHIA COLI Masayu Farah Diba; Arwan bin Laeto; Septi Purnamasari; Rara Inggarsih
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/V8I2.13128

Abstract

Indonesia menjadi salah satu negara yang memanfaatkan tanaman sebagai obat alternatif untuk menangani penyakit yang diderita masyarakat. Daun benalu jeruk nipis banyak mengandung senyawa aktif yang dapat menjadi antibakteri. Tujuan penelitian adalah menguji aktivitas antibakteri fraksi dan senyawa aktif daun benalu jeruk nipis (Dendrophtoe petandra (L.)Miq.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Penelitian ini menggunakan sel bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli sebagai objek dan menggunakan beberapa konsentrasi dari fraksi n-heksan benalu jeruk nipis. Penelitian menerapkan metode eksperimental laboratorium secara in vitro yang bersifat eksploratif analitik melalui teknik fraksinasi cair-cair (FCC) dengan pelarut n-heksan, etil asetat dan metanol yang diuapkan menggunakan Rotary evaporator dan teknik pengeringan menggunakan hair dryer. Skrining fitokimia bertahap dilakukan untuk mengidentifikasi flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, terpenoid, steroid, dan triterpenoid yang ditandai adanya busa dan terbentuknya cincin berwarna. Hasil menunjukkan bahwa berat fraksi yang diperoleh menggunakan pelarut n-Heksan = 1,32 gram (3,38%), etil asetat = 32,76 gram (83,94%), dan etanol air = 4,95 gram (12,68%). Hasil uji skrining fitokimia diperoleh pada ekstrak (4 senyawa kimia), fraksi n-heksan (2 senyawa), fraksi etil asetat (4 senyawa) dan fraksi etanol air (2 senyawa kimia). Hasil uji aktivitas antibakteri diperoleh diameter zona hambat fraksi n-Heksan pada E.coli (9,25±1,15) dan S.aureus (9,41±0,52); etil asetat pada E.coli (10,67±1,15) dan S.aureus (10,33±0,52). Hasil uji konsentrasi hambat minimum fraksi n-Heksan 80.000 ug/ml pada E.coli (12,33±0,95) dan S.aureus (12,75±0,52), dan 625 ug/ml pada E.coli (7,29±0,18) dan S.aureus (0,00±0,00).Kata kunci: antibakteri, senyawa aktif, daun benalu jeruk nipis, Staphylococcus aureus, Escherichia coli 
In vitro study of antifungal effect of carica papaya peel var. California extract against Candida albicans Trisnawaty K; Anin Esta Rauna; Siti Rusdiana Puspa Dewi; Pudji Handayani
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/V8I1.10406

Abstract

Candida albicans is a normal microflora in the oral cavity which can be an opportunistic pathogen that could cause oral candidiasis when there are underlying predisposing conditions. Papaya as one of the most widely grown herbal plants in Indonesia has been known to cure diseases. Unused papaya peel only became a waste; however, the papaya peel is known to contain active compounds that have antifungal effect, especially raw ones. This study aimed to determine the antifungal effect of raw papaya peel extract of Californian variety and determine the minimum inhibitory concentration (MIC) of this extract on clinical isolates of C. albicans. This study was an experimental laboratory study with post-test only control group design. Ethanol-based extract of papaya peel was obtained from maceration process using 96% ethanol. Antifungal effect testing was carried out in vitro using disc diffusion method (Kirby-Bauer) on clinical isolates of C. albicans. The concentration of Ethanol extract of papaya peel used consisted of 2.5%, 5%, 10%, and 20% with positive control (nystatin) and negative control (distilled water). The results showed that 2.5%, 5%, 10%, and 20% papaya peel extracts were able to inhibit the growth of C. albicans with 2.5% concentration of raw papaya peel extract as minimum inhibitory concentration. Ethanol extract of raw papaya peel of Californian variety with 2.5%, 5%, 10%, and 20% concentrations has small antifungal effect against clinical isolates of C. albicans.
EFEKTIVITAS EFIKASI PEMBERIAN TERAPI KONVALESEN PLASMA PADA PASIEN COVID-19 : EVIDENCE BASED CASE REPORT Muhammad Sobri Maulana
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 7, No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKK.V7I3.12297

Abstract

Pandemi infeksi virus corona 2019 (Covid-19) adalah masalah yang sedang dihadapi dilebih dari 200 negara di dunia. Indonesia juga terkena dampak buruk dari Covid-19 dimana tingkat kematiannya mencapai 4,68% pada awal Agustus 2020. Saat ini belum tersedia, rekomendasi tata laksana khusus pasien Covid-19, termasuk antivirus atau vaksin. Tatalaksana yang dapat dilakukan adalah terapi simtomatik dan oksigen. Selain itu, juga terdapat beberapa terapi berupa Terapi Konvalesen Plasma yang sedang dalam uji coba. Untuk Mengetahui Efektivitas Efikasi Pemberian Terapi Konvalesen Plasma pada Pasien Covid-19. Pencarian literature dilakukan pada empat database internet yaitu Pubmed, Scopus, EBSCO dan Cochrane Library berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi yaitu studi terapi, Randomized Controlled Trial, Meta analysis dan Systematic Review. Validitas, Kepentingan dan Aplikabilitas artikel kemudiaan ditelaah lebih lanjut. Artikel yang akan ditelaah harus memiliki masalah, intervensi dan outcome yang sama dengan kasus. Terdapat lima studi terpilih yang menunjukkan bahwa Konvalesen Plasma darah dapat menurunkan mortalitas pada pasien covid-19 dibandingkan dengan terapi-terapi yang masih di uji hingga saat ini. Administrasi Konvalesen Plasma Darah dapat membantu mempersingkat rawat inap dan menurunkan mortalitas pada pasien Covid-19.
PERBAIKAN STATUS HIDRASI KULIT DENGAN INTERVENSI MINYAK KLENTIQ PADA LANSIA STW CIBUBUR PERIODE SEPTEMBER 2019 Sukmawati Tansil Tan; Yohanes Firmansyah; Yana Sylvana
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 7, No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKK.V7I3.9836

Abstract

Sensus WHO memperkirakan kenaikan populasi lanjut usia di dunia sebesar 10% sampai 22% atau dari 800 juta jiwa menjadi 2 milyar jiwa. Populasi lanjut usia di Benua Asia dan Asia Tenggara berturut-turut berjumlah 7%  dan 6% dari seluruh total demografi, serta hal ini pula berdampak untuk meningkatnya angka kejadian penyakit pada populasi lanjut usia salah satunya adalah penyakit kulit atau kulit kering. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari peningkatan kadar hidrasi kulit lansia setelah penelitian intervensi berupa minyak Klentiq. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental, dengan metode pengambilan sampel berupa total sampling. Penelitian dilakukan di Panti STW RIA Pembangunan Cibubur pada periode September 2019, dengan hasil penelitian menggunakan uji statistik Cochran dan uji statistik Friedman didapatkan perubahan status hidrasi kulit yang lebih baik setelah penggunaan minyak Klentiq secara rutin selama 3 minggu. Dianjurkan untuk secara terus menerus (rutin) menggunakan minyak klentiq minimal 3 minggu dalam rangka agar terjadi perbaikan kadar hidrasi dan status hidrasi kulit, serta tidak perlu khawatir untuk digunakan dalam jangka panjang.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 3 (2025): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 11 No. 3 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 10 No. 3 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol 10, No 3 (2023) Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol 10, No 2 (2023) Vol 10, No 1 (2023) Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 9 No. 3 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 9, No 3 (2022) Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 9, No 2 (2022) Vol 9, No 1 (2022) Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 8 No. 3 (2021): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 8, No 3 (2021) Vol. 8 No. 2 (2021): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 8, No 2 (2021) Vol 8, No 1 (2021) Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 7, No 3 (2020) Vol. 7 No. 3 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 7, No 2 (2020) Vol. 7 No. 2 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 7 No. 1 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 7, No 1 (2020) Vol. 6 No. 3 (2019): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 6, No 3 (2019) Vol 6, No 2 (2019) Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 6, No 1 (2019) Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 5, No 3 (2018): Oktober 2018 Vol 5, No 3 (2018) Vol. 5 No. 3 (2018): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 5, No 2 (2018) Vol. 5 No. 2 (2018): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 5, No 1 (2018) Vol 4, No 3 (2017) Vol. 4 No. 3 (2017): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 4 No. 2 (2017): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 4, No 2 (2017) Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 4, No 1 (2017) Vol 3, No 1 (2016): Januari 2016 Vol 3, No 3 (2016) Vol. 3 No. 3 (2016): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 3, No 2 (2016) Vol. 3 No. 1 (2016): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 3, No 1 (2016) Vol 2, No 3 (2015): OKTOBER 2015 Vol 2, No 3 (2015) Vol. 2 No. 3 (2015): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 2, No 2 (2015) Vol 2, No 1 (2015) Vol. 2 No. 1 (2015): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 1, No 1 (2014): Oktober 2014 Vol. 1 No. 1 (2014): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 1, No 1 (2014) More Issue