cover
Contact Name
Indri Seta Septadina
Contact Email
indri.andriansyah@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rulanadnindya.md@fk.unsri.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 24067431     EISSN : 26140411     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya with registered number ISSN 2406-7431 (Print) and ISSN 2614-0411 (Online), is a scientific journal managed by Faculty of Medicine Universitas Sriwijaya, Indonesia. It publishes original research articles and reviews in Biomedical Sciences, Medicine (Neurology, Cardiovascular, Respiratory, Gastrointestinal, Urogenital, Endocrine and Metabolism, Integument, Mental Health, Obstetry and Gynecology, Ophtalmology, ENT, Musculusceletal) and Public Health Medicine.
Arjuna Subject : -
Articles 641 Documents
EFEK EKSTRAK METANOL CITRUS HYSTRIX TERHADAP KADAR ENZIM ASETILKOLINESTERASE LARVA AEDES AEGYPTI INSTAR III Michael Adi Wijaya; Hebert Adrianto; Hanna Tabita Hasianna Silitonga; Setyarina Indrasari; Kartika Buana Sari
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v10i1.327

Abstract

Nyamuk Aedes aegypti dikenal sebagai vektor utama penyakit infeksi dengue di dunia. Vaksin dan obat infeksi dengue masih belum tersedia. Prioritas Kementerian Kesehatan untuk mencegah infeksi dengue adalah mengontrol populasi vektor nyamuk Ae. aegypti. Jeruk purut (Citrus hystrix) memiliki potensi sebagai larvasida tetapi belum banyak informasi mengenai mekanisme kerjanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek ekstrak metanol C. hystrix terhadap kadar enzim asetilkolinesterase (AChE) larva Ae. aegypti instar III. Penelitian ini adalah penelitian true experimental di laboratorium dengan menggunakan rancangan penelitian post test only control group design. Kelompok perlakuan terdiri dari kelompok ekstrak metanol C. hystrix dari Bali dosis LC90, kelompok akuades sebagai kontrol negatif, dan kelompok temephos sebagai kontrol positif. Replikasi sebanyak tiga kali. Pengujian dilakukan selama 24 jam kemudian dilakukan pemeriksaan enzim AChE. Data dianalisis dengan SPSS menggunakan statistik deskriptif dan uji Kruskall Wallis kemudian dilanjutkan dengan uji post hoc Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan kadar AChE pada larva Ae. aegypti yang mati setelah terpapar ekstrak lebih rendah (204,9 units/L) dibandingkan dengan larva kontrol negatif (323,2 units/L) dan kontrol positif (279,9 units/L). Kadar enzim AChE larva nyamuk pada tiga kelompok perlakuan memiliki perbedaan yang signifikan (p < 0,05). Ekstrak metanol C. hystrix dari Bali memiliki mekanisme kerja sebagai racun saraf, yaitu menghambat enzim AChE.
PENGGUNAAN SITOLOGI IMPRINT BERSAMAAN DENGAN PEMERIKSAAN FROZEN SECTION PADA KARSINOMA PAYUDARA INVASIF Nana Liana; Aswiyanti Asri; Meta Zulyati Oktora
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v10i1.328

Abstract

Karsinoma payudara invasif adalah keganasan terbanyak di dunia maupun di Indonesia. Karsinoma payudara invasif merupakan keganasan yang berasal dari sel epitel kelenjar payudara. Pada kasus dugaan keganasan dibutuhkan tambahan modalitas selain mammografi. Salah satunya dengan frozen section intraoperatif. Tindakan frozen section berguna mengkonfirmasi diagnosis keganasan dan penentuan tatalaksana selanjutnya. Kesalahan interprestasi sediaan frozen section bisa terjadi karena adanya artefak sehingga menghalangi patolog melihat perubahan arsitektur dan detail morfologi sel tumor. Oleh karena itu dibutuhkan Prosedur tambahan untuk menilai morfologi sel seperti sitologi imprint. Telah dilaporkan kasus seorang perempuan usia 68 tahun dengan keluhan benjolan di payudara kiri. Benjolan tanpa disertai nyeri dan tidak ada nipple discharge. Benjolan berukuran 4 cmx3cmx2 cm, warna kulit tidak ada kelainan, ulkus tidak ada, kosistensi padat, agak terfiksir. Pasien didiagnosis sebagai tumor mammae sinistra suspek ganas. Pasien menjalani tindakan operasi mammae sinistra, dengan analisis frozen section intraoperatif bersamaan dengan sitologi imprint. Hasil pemeriksaan mikroskopik imprint sesuai dengan frozen section yaitu carcinoma mammae. Frozen section adalah prosedur yang bermanfaat untuk mengkonfirmasi diagnosis yang diduga ganas secara klinis. Penggunaan sitologi imprint bersamaan dengan frozen section dapat mengatasi kesulitan menilai morfologi sel sehingga meningkatkan akurasi diagnosis.
HUBUNGAN KEBIASAAN OLAHRAGA DENGAN KADAR ANTIBODI IMMUNOGLOBULIN G SETELAH VAKSINASI COVID 19 Veny Larasati; Rohan Sabloak; Riana Sari Puspita Rasyid; Eka Febri Zulissetiana; Susilawati; Soilia Fertilita
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v10i1.329

Abstract

Kebiasaan olahraga identik dengan konsep FITT (Frequency, Intensity, Type, Time) untuk menentukan efektifitas dari olahraga yang dilakukan. Sistem imun tubuh responsif terhadap kebiasaan berolahraga sehingga mampu meningkatkan respon imun terhadap antigen penyusun yang terdapat di dalam vaksin. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui hubungan antara kebiasaan olahraga dengan respon imun pasca vaksinasi COVID-19 di Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional terhadap individu yang mendapatkan inactivated vaccine COVID-19 dosis kedua, dengan pengambilan sampel secara consecutive sampling dengan 78 sampel. Data pada penelitian diambil dengan wawancara mengenai kebiasaan olahraga 1 bulan sebelum vaksinasi, serta dilakukan pengambilan sampel darah vena sebanyak 5 cc pada ±28-30 hari setelah vaksinasi kedua. Darah diproses menjadi serum untuk pemeriksaan kadar IgG anti s1 RBD SARS-CoV-2 menggunakan kit produksi Abbott dengan metode CMIA. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Pearson’s Chi-squared atau uji Fisher’s Exact dan/atau uji penggabungan sel sebagai alternatif. Pada penelitian ini distribusi frekuensi sampel dominan pada usia dewasa muda (56,4%), jenis kelamin perempuan (52,6%) dan kadar IgG rendah (52,6%). Interval kadar IgG pada sampel adalah 42,1 – 12971,3 AU/mL, dengan rata- rata kadar IgG 1494,95 AU/mL dan median 794,35 AU/mL. Sebaran data dominan pada kelompok dengan kebiasaan olahraga (64,1%), frekuensi olahraga kurang ideal (33,3%), jenis olahraga aerobik (59%), intensitas olahraga ringan (46,2%), dan durasi olahraga sangat lama (20,5%). Tidak diperoleh hubungan yang signifikan antara kebiasaan olahraga (frekuensi, jenis, intensitas dan durasi olahraga) dengan respon imun pasca vaksinasi.
PENINGKATAN MEMORI JANGKA PENDEK DENGAN MENGGUNAKAN PEMERIKSAAN FORWARD DIGIT SPAN SETELAH RUTIN MEMBACA ALQURAN Miftah Tazkiah; Indri Seta Septadina; Eka Febri Zulissetiana; Rini Nindela; Wardiansah
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v10i1.330

Abstract

Memori jangka pendek merupakan proses menyimpan suatu informasi yang disimpan sementara secara cepat dengan kapasitas terbatas sebagai tempat memproses informasi baru yang masuk dari lingkungan sekitar. Membaca Al-Qur’an adalah kegiatan membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan memerhatikan hukum-hukum bacaannya yang dapat meningkatkan konsentrasi dan memori. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh membaca Al-Qur’an terhadap memori jangka pendek menggunakan pemeriksaan forward digit span pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimental dengan pendekatan Non Equivalent Control Group. Sampel penelitian dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol yang masing-masing berjumlah 42 subjek penelitian. Pretest dan posttest yang digunakan adalah forward digit span test. Kelompok intervensi diberikan intervensi membaca Al-Qur’an selama 6 hari pada pukul 22.00 WIB melalui zoom meetings. Pada data dilakukan uji normalitas dengan Shapiro-Wilk, uji homogenitas dengan Levene’s Test dan dianalisis dengan Wilcoxon dan Mann Whitney menggunakan program SPSS. Uji Wilcoxon didapatkan perbedaan signifikan antara pretest dan posttest pada kelompok intervensi (p=0,001) dan tidak terdapat perbedaan signifikan pada kelompok kontrol (p=0,634). Pada hasil uji statistik menggunakan Mann Whitney didapatkan perbedaan signifikan antara rerata posttest kedua kelompok (p=0,006). Terdapat pengaruh membaca Al-Qur’an terhadap memori jangka pendek menggunakan pemeriksaan forward digit span pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya.
RISIKO TERJADINYA EKIMOSIS PADA PENYAKIT GRAVES: SEBUAH KAJIAN LITERATUR Liauw Djai Yen; Clarisa Silviany; Audie Djiady; Ditalia Benezia; Elsa Auriella Gunawan; Inge Wijayanti Herman; Karenina Novani Sugondo; Lydia Esterlita Halim; Putri Yizrahya Sitanggang; Sheila Febrilia; Theresia Radinda Wahyudi
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v10i1.331

Abstract

Penyakit Graves merupakan kelainan autoimun pada kelenjar tiroid yang umum terjadi. Ekimosis sendiri bukan merupakan gejala yang umum dikenali sebagai penyakit graves. Sehingga pada kasus kematian akibat penyakit graves, ekimosis dapat diduga sebagai sebuah kekerasan. Dengan demikian, kajian literatur ini bertujuan untuk meninjau bagaimana risiko terjadinya ekimosis pada pasien dengan penyakit Graves serta memahami apa yang harus dilakukan untuk menghindari terjadinya kesalahan penilaian oleh tenaga kesehatan. Studi ini merupakan kajian literatur dengan menelusuri sumber dari beberapa database dan mendapatkan sejumlah tujuh literatur terkait hipertiroid dan memar. Berdasarkan kajian literatur ini, tingginya kadar imunoglobulin G (IgG) yang berikatan dengan trombosit berhubungan dengan memar dan trombositopenia pada penyakit Graves. Penggunaan Propylthiouracil (PTU) dosis tinggi meningkatkan risiko terjadinya epistaksis spontan hingga ekimosis multipel. Pada penyakit Graves, hormon tiroid juga dapat meningkatkan aktivasi fagosit dari sistem retikuloendotelial yang menyebabkan trombositopenia dan berujung pada timbulnya ekimosis.
LAMA HARI PEMASANGAN INFUS BERPENGARUH TERHADAP KEJADIAN FLEBITIS DI RUANG RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT DI BANJARMASIN Noor Amaliah; Nur Alisa Pebrianti; Nurhikmah
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v10i1.332

Abstract

Pemasangan infus merupakan salah satu tindakan invasif yang sering dilakukan oleh tenaga kesehatan dan dilakukan dalam jangka waktu yang lama sehingga meningkatkan kemungkinan komplikasi pada pembuluh darah vena, salah satunya adalah flebitis. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan lama hari pemasangan infus dengan kejadian flebitis diruang rawat inap Rumah Sakit di Banjarmasin Desain penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi yang dilakukan dengan tujuan untuk menggambarkan dua atau lebih fakta dan sifat-sifat obyek yang sedang diteliti. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu menggunakan Tabel VIP Skor (Visual Infusion Phlebitis Score) , dan rekam medis, kemudian membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum. Hasil analisis data dengan uji chi-square diperoleh nilai p-value sebesar 0,001 (<0,05) maka dapat dinyatakan ada hubungan lama pemasangan infus dengan kejadian flebitis Kesimpulan penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan lama hari pemasangan infus dengan kejadian flebitis pada pasien rawat inap. inap Rumah Sakit di Banjarmasin.
TELAAH PUSTAKA : TANAMAN HERBAL YANG BERPOTENSI MEMILIKI EFEK ANTI KANKER PAYUDARA Salsabila Ariefani; Eko Fuji Ariyanto; Yohana Azhar
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v10i1.333

Abstract

Kanker payudara merupakan penyebab kematian terbanyak pada wanita. Kanker payudara dikategorikan berdasarkan reseptor homonal yaitu estrogen reseptor (ER), progesterone reseptor (PR) dan human epidermal growth factor receptor-2 (HER2). Efektivitas terapi kanker payudara saat ini masih menjadi tantangan dan pengobatan kanker payudara terus berkembang. Sejumlah penelitian telah menunjukkan efek antikanker dari beberapa tanaman herbal yang tersebar di seluruh dunia. Tujuan telaah pustaka ini untuk melihat efek dari tanaman herbal dan aktivitas senyawa bioaktifnya pada kanker payudara. Telaah pustaka didapatkan dari PubMed/MEDLINE yang membahas beberapa tanaman herbal yang banyak ditemukan dan telah diketahui dapat menghambat pertumbuhan dan metastasis sel kanker payudara. Senyawa aktif yang banyak ditemukan pada telaah literatur ini adalah flavonoid, alkaloid dan asam fenolik yang dapat menghambat proliferasi serta menginduksi apoptosis dari sel kanker.
ANEMIA PADA GAGAL JANTUNG Sidhi Laksono Purwowiyoto; Indira Khairunnisa Effendi
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v10i1.334

Abstract

Sepertiga dari semua pasien dengan gagal jantung mengalami anemia, dan kehadirannya dikaitkan dengan keparahan gejala, peningkatan angka rawat inap, dan peningkatan angka kematian. Etiologi anemia bersifat multifaktorial, kompleks, dan bervariasi antar pasien. Penyebab utama terjadinya anemia pada gagal jantung adalah faktor inflamasi. Kadar hemoglobin berkorelasi negatif dengan penanda inflamasi seperti tumor necrosis factor-alpha, interleukin-6, dan protein C-reaktif, yang semuanya meningkat pada gagal jantung. Pengobatan anemia pada pasien gagal jantung dengan agen pemicu eritropoiesis telah dievaluasi secara intensif selama beberapa tahun terakhir. Sayangnya, agen ini tidak meningkatkan hasil dan dikaitkan dengan risiko efek samping tromboemboli yang lebih tinggi. Oleh karena itu, penggunaan ESA (Eritropoiesis-Stimulating Agents) untuk pengobatan anemia pada gagal jantung tidak dapat direkomendasikan. Terapi lain sedang dipelajari dan termasuk agen yang menargetkan reseptor eritropoietin, jalur hepsidin, atau penambah zat besi. Artikel ini berfokus pada patofisiologi anemia pada gagal jantung, evaluasi efektivitas modalitas terapi yang tersedia, dan terapi yang sedang diteliti yang dapat direkomendasikan sebagai pengobatan anemia pada gagal jantung
EFEKTIVITAS DEKSAMETASON PRAOPERATIF SEBAGAI TERAPI PENCEGAHAN NYERI TENGGOROKAN PASCAINTUBASI ENDOTRAKEAL Aida Rosita Tantri; Anasthasia Devina Sutedja; Taufiqo Nugraha S; Tasya Claudia; Ignatia Novita Tantri
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v10i1.335

Abstract

Nyeri tenggorokan pascaintubasi endotrakeal (postoperative sore throat/POST) merupakan komplikasi pasca operasi yang umum terjadi pada 18% hingga 65% pasien yang menjalani anestesi umum dengan intubasi endotrakeal, biasanya terjadi pada 12-24 jam setelah operasi. Studi sebelumnya menunjukkan konflik terkait efektivitas pemberian deksametason praoperatif sebagai terapi pencegahan POST. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk menemukan apakah pemberian deksametason praoperatif efektif dalam mencegah kejadian nyeri tenggorokan pascaintubasi endoktrakeal. Penelusuran dilakukan melalui database online seperti Pubmed®, Scopus®, Science Direct®, dan Cochrane®. Telaah kritis terhadap artikel ilmiah yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dilakukan berdasarkan jenis penelitian. Systematic review dinilai dengan menggunakan Centre for Evidence-Based Medicine Toronto Systematic Review (of Therapy) Critical Appraisal Worksheet. Telaah RCT menggunakan Centre for Evidence-Based Medicine Toronto Therapy Critical Appraisal Worksheet. Delapan studi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi ditelaah pada studi ini. Enam systematic review menunjukkan deksametason dapat mencegah kejadian nyeri tenggorokan pascaintubasi 24 jam setelah operasi sebesar 35%-61% dari total pasien (OR/RR 0,39-0,65). Dua RCT menunjukkan deksametason mencegah kejadian nyeri tenggorokan pasca intubasi 24 jam setelah operasi secara signifikan (P 0,02-0,039). Deksametason preoperatif dapat mencegah nyeri tenggorokan pascaintubasi endotrakeal pada pasien setelah menjalani anestesi umum dan memiliki implikasi ekonomi yang baik, kenyamanan pasien serta penyembuhan yang lebih cepat.
EFFECTIVENESS OF MOUTHWASHES BANANA AND PINEAPPLE PEEL EXTRACT AGAINST PLAQUE INDEX OF FIXED ORTHODONTIC PATIENT Arya Prasetya Beumaputra; Pudji Handayani; Sofie Hana Regita Syehrun; Bella Aprilia Wulansari
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v10i1.336

Abstract

Pasien ortodontik tetap menggunakan obat kumur untuk mengontrol plak secara kimia. Obat kumur yang mengandung bahan kimia mempunyai efek samping jika digunakan dalam jangka waktu lama, yaitu dapat menimbulkan efek pewarnaan pada gigi dan mukosa mulut, gangguan fungsi pengecapan makanan, dan reaksi alergi. Oleh karena itu, diperlukan alternatif obat kumur yang berasal dari herbal dengan harapan risiko efek sampingnya lebih kecil. Ekstrak kulit pisang dan nanas mengandung zat aktif antibakteri seperti flavonoid, tanin, saponin, terpenoid, dan bromelin. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan efektivitas obat kumur ekstrak kulit pisang dan nanas dalam menghambat pembentukan plak. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental dengan desain pretest and posttest control group design yang melibatkan 45 pasien ortodontik sebagai subjek penelitian. Subjek dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok pertama diberikan obat kumur ekstrak kulit pisang sebesar 2,5% (15 subjek), kelompok kedua diberikan obat kumur ekstrak kulit nanas sebesar 6,24% (15 subjek) dan satu kelompok kontrol (15 orang). subjek) diberi akuades. Pengukuran indeks plak menggunakan indeks plak Attin pada sebelum dan sesudah penggunaan obat kumur. Obat kumur ekstrak kulit pisang 2,5% dan ekstrak kulit nanas 6,24% efektif menurunkan indeks plak pasien alat cekat ortodontik. Obat kumur ekstrak kulit pisang lebih efektif menurunkan indeks plak. Obat kumur ekstrak kulit pisang lebih efektif menurunkan indeks plak pada pasien ortodonti cekat

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 3 (2025): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 11 No. 3 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol 10, No 3 (2023) Vol. 10 No. 3 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol 10, No 2 (2023) Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol 10, No 1 (2023) Vol. 9 No. 3 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 9, No 3 (2022) Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 9, No 2 (2022) Vol 9, No 1 (2022) Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 8, No 3 (2021) Vol. 8 No. 3 (2021): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 8 No. 2 (2021): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 8, No 2 (2021) Vol 8, No 1 (2021) Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 7 No. 3 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 7, No 3 (2020) Vol. 7 No. 2 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 7, No 2 (2020) Vol 7, No 1 (2020) Vol. 7 No. 1 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 6 No. 3 (2019): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 6, No 3 (2019) Vol 6, No 2 (2019) Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 6, No 1 (2019) Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 5, No 3 (2018): Oktober 2018 Vol. 5 No. 3 (2018): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 5, No 3 (2018) Vol 5, No 2 (2018) Vol. 5 No. 2 (2018): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 5, No 1 (2018) Vol. 4 No. 3 (2017): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 4, No 3 (2017) Vol 4, No 2 (2017) Vol. 4 No. 2 (2017): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 4, No 1 (2017) Vol 3, No 1 (2016): Januari 2016 Vol 3, No 3 (2016) Vol. 3 No. 3 (2016): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 3, No 2 (2016) Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 3 No. 1 (2016): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 3, No 1 (2016) Vol 2, No 3 (2015): OKTOBER 2015 Vol 2, No 3 (2015) Vol. 2 No. 3 (2015): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 2, No 2 (2015) Vol 2, No 1 (2015) Vol. 2 No. 1 (2015): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 1, No 1 (2014): Oktober 2014 Vol 1, No 1 (2014) Vol. 1 No. 1 (2014): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi More Issue