cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Maspari Journal
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Maspari Journal diterbitkan sebagai wahana komunikasi ilmiah di bidang kelautan dan perikanan yang mencakup kajian-kajian ekologi dan biologi kelautan, perikanan, akustik kelautan, oseanografi, bioteknologi kelautan, budidaya laut dan konservasi lingkungan kelautan dengan frekuensi terbit dua kali setahun pada bulan Januari dan Juli.
Arjuna Subject : -
Articles 214 Documents
PERTUMBUHAN ZOOXANTHELLAE BERDASARKAN TIGA SPESIES KARANG BERBEDA DARI PERAIRAN PULAU PANJANG, JEPARA Kritiyasari, Dwi; Purnomo, Pujiono Wahyu; Suryanti, Suryanti
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 13, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/maspari.v13i1.13443

Abstract

Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem khas perairan pesisir tropik, yang ditandai dengan keanekaragaman jenis biota tinggi yang hidup di dalamnya. Zooxanthellae adalah salah satu penyusun karang yang paling penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan laju pertumbuhan Zooxanthellae dari tiga jenis inang karang yang berbeda dan juga mengetahui faktor fisik yang mempengaruhi pertumbuhan Zooxanthellae. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November – Desember 2019 di Laboratorium Pengembangan Wilayah Pantai (LPWP) Jepara dengan pengambilan spesimen karang di perairan Pulau Panjang. Data hasil pengukuran laju pertumbuhan di analisis menggunakan SPSS Anova One Way dan data hasil pengukuran fisik dikaji secara deskriptif. Densitas awal Zooxanthellae yang ditanam dari spesies Acropora sp. sebanyak 1,70 x 108 sel/mL, Porites sp. sebanyak 1,74 x 108 sel/mL, dan spesies Favites sp. sebanyak 1,77 x 108 sel/mL. Faktor lingkungan yang dikontrol meliputi cahaya, suhu, salinitas, pH, dan nutrien mempengaruhi pola pertumbuhan Zooxanthellae. Rata-rata densitas Zooxanthellae dari spesies Acropora sp. sebanyak 1,57 x 108 sel/mL, Porites sp. sebanyak 1,63 x 108 sel/mL, dan Favites sp. sebanyak 0,97 x 108 sel/mL. Porites sp.memiliki pertumbuhan paling rendah dibandingkan dengan Acropora sp.dan Favites sp.Perbedaan pertumbuhan Zooxanthellae diperkirakan karena perbedaan jenis clade Zooxanthellae dari ketiga karang tersebut.Kata Kunci : Clade, densitas, lingkungan, pertumbuhan, spesies.
ANALISIS DATA ARUS PASANG SURUT DAN ARUS NON PASANG SURUT DI SEBAGIAN SELAT BANGKA Respati, Anggi Fauzi; Diansyah, Gusti; Agussalim, Andi
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/maspari.v12i1.11609

Abstract

Arus dapat dibedakan menjadi arus pasang surut dan ams residu (non pasang surut).Tujuan dari penelitian adalah untuk menentukan kecepatan dan arah ams umum, aruspasang surut dan ams residu serta menganalisis arus dominan dan tipe pasang surut diperairan Selat Bangka. Pengukuran dilakukan pada tanggal 20 Oktober - 3 November 2017di perairan Selat Bangka. Analisis data dilakukan menggunakan software like 21, Surfer 12dan metode Admiralty. Hasil penelitian menunjukkan kecepatan maksimum ams umumyaitu sebesar 0,452 m/s ke arah selatan, kecepatan minimum sebesar 0 m/s. Kecepatanmaksimum arus pasut sebesar 0,413 m/s ke arah selatan, kecepatan minimum sebesar0,002 m/s dengan arah mengarah ke tenggara. Kecepatan maksimum ams residu sebesar0,33 m/s mengarah ke selatan, kecepatan minimum arus residu sebesar 0,002 m/s danmengarah ke selatan. Arus dominan di perairan sebagian Selat Bangka adalah pasangsurut dan tipe pasang surutnya adalah campuran (tunggal dominan) dengan nilai F -1,5047.
Teknologi Budidaya Rumput Laut Gracilaria verrucosa Menggunakan Kantong Jaring Bersusun Dengan Bobot Awal Bibit Berbeda Akbarurrasyid, Muhammad; Pietoyo, Atiek; Astiyani, Wahyu Puji; Mustia, Dinda Ayunda
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/maspari.v13i2.14036

Abstract

Gracilaria verrucosa merupakan salah satu spesies rumput laut yang dibudidayakan di tambak dengan cara horizontal. Kegiatan budidaya G. verrucosa secara horizontal dibatasi oleh ketersedian lahan, oleh sebab itu diperlukan alternatif budidaya dengan teknologi budidaya vertikal. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan teknologi kantong jaring bersusun sebagai alternatif budidaya secara vertikal yang berdampak pada peningkatan produksi dengan memanfaatkan lahan yang terbatas. Penelitian dilaksanakan secara eksperimen selama 45 hari yang terdiri dari 4 perlakukan, yakni: perlakuan A (kontrol/metode sebar), Perlakuan B (kantong jaring bersusun dengan bobot awal 100 gram), Perlakukan C (kantong jaring bersusun dengan bobot awal 200 gram) dan Perlakuan D (Kantong jaring bersusun dengan bobot awal 300 gram).. Hasil penelitian menunjukan pertumbuhan G. verrucosa berkisar 106 – 119,44 gram untuk bobot awal 100 gram, 220 - 230,66 gram untuk bobot awal 200 gram dan 308,44-317,11 untuk bobot awal 300 gram. Laju pertumbuhan bobot mutltak dengan metode kantong jaring bersusun berkisar 17,11 – 30,66 gram. Laju pertumbuhan spesifik dengan metode kantong jaring bersusun berkisar 5,70 – 19,44%. Pertumbuhan bobot mutlak dan spesifik masih dalam kategori optimum. Kualitas air budidaya G. verrucosai, yakni: suhu (31 -32,2°C), pH (7 – 9,22), Salinitas (15 – 20 ppt), oksigen terlarut (6,2 – 11,12 ppm),  kecerahan (40 – 60 cm), kedalaman (60 – 90 cm), nitrit (0,003 – 0,690 mg/L), phosfat (0,003 - 0,690 mg/L) dan amoniak (0,032 – 0,428 mg/L). Nilai kualitas air budidaya G. verrucosa masih dalam kisaran yang sesuai untuk kegiatan budidaya rumput laut.
SURVEI BATIMETRI SUNGAI BANYUASIN MENGGUNAKAN SINGLE BEAM ECHOSOUNDER Sayyid, Danu Nur; Ningsih, Ellis N; Diansyah, Gusti
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 12, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/maspari.v12i2.12808

Abstract

Sungai Banyuasin merupakan salah satu wilayah penting dan berpotensi di Provinsi Sumatera Selatan. Pada daerah Muara Sungai Banyuasin terdapat Pelabuhan Tanjung Apiapi sebagai salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur kedalaman di Sungai Banyuasin terutama bagian dalam. Pengambilan data akustik dan pengamatan pasang surut dilakukan pada 6-23 Oktober 2018 di SungaiBanyuasin, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan dengan menggunakan singlebeam echosounder Simrad EK-15 frekuensi 200 kHz. Hasil penelitian menunjukkan Sungai Banyuasin memiliki kedalaman terendah yakni 0,17 m pada bagian barat sungai dan kedalaman tertinggi yakni 9,91 m pada muara sungai serta terdapat cekungan padatopografinya akibat proses sedimentasi. Peta batimetri dibuat dalam format 2 dimensi dan 3 dimensi untuk menunjukkan profil dasar perairan. Pola pasang surut untuk ketinggian muka air laut rata-rata (MSL) adalah 2,38 m dengan pasang tertinggi pada 1,449 m di atasMSL dan surut terendah pada 1,44 m di bawah MSL.Kata kunci: Batimetri, Sungai Banyuasin.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN DAN KULIT BATANG MANGROVE Sonneratia alba DI TANJUNG CARAT, KABUPATEN BANYUASIN, PROVINSI SUMATERA SELATAN Delta, Muhammad; ., Rozirwan; Hendri, Muhammad
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/maspari.v13i2.14577

Abstract

Mangrove Sonneratia alba memiliki potensi sebagai sumber antioksidan yang telah dimanfaatkan oleh berbagai masyarakat berpesisir di Indonesia. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah menentukan dan menganalisis potensi aktivitas antioksidan pada kulit batang dan daun mangrove Sonneratia alba di tanjung carat, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Metode ekstraksi menggunakan pelarut tunggal yaitu etanol dengan melakukan maserasi 48 jam. Analisis antioksidan menggunakan metode DPPH di mana nilainya didapatkan dari persentase inhibisi yang dikonversi melalui tabel probit dan log konsentrasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan Potensi aktivitas antioksidan pada ekstrak daun S. alba maserasi 1 dan 2 menunjukkan nilai yang lebih kuat dengan didapatkan nilai 20,27 dan 18,62 ppm, sedangkan ekstrak kulit batang S. alba didapatkan nilai sebesar 38,24 dan 22,96 ppm. Baik ekstrak daun dan kulit batang S. alba sama-sama memiliki potensi antioksidan yang sangat kuat.Kata kunci : antioksidan, DPPH, Mangrove, radikal bebas, Sonneratia alba
KAJIAN AWAL PERENCANAAN BANGUNAN PELINDUNG PANTAI LABUHAN JUKUNG, KRUI, KABUPATEN PESISIR BARAT, PROVINSI LAMPUNG Nurisman, Nanda; Tarigan, Trika Agnestasi br
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 13, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/maspari.v13i1.13444

Abstract

Berdasarkan dokumen Rencana Strategis Pengelolaan Wilayah Pesisir Provinsi Lampung (2000) diketahui telah terjadi erosi/abrasi dan sedimentasi di wilayah pesisir Provinsi Lampung. Salah satu wilayah pesisir yang rentan mengalami proses erosi adalah pantai Krui yang merupakan pantai wisata. Lokasi pantai Labuhan Jukung Krui berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. Peneliti berpendapat perlu dilakukan kajian awal tentang kondisi hidro-oceanografi dan struktur pelindung pantai yang sesuai dengan fungsi pantai di lokasi penelitian. Data angin yang digunakan dalam peramalan gelombang pada penelitian ini bersumber dari ECMWV, sedangkan untuk data kedalaman perairan digunakan peta batimetri yang diproduksi oleh DISHIDROS TNI-AL. Berdasarkan peramalan gelombang, diketahui bahwa tinggi gelombang ekstrim di lokasi studi mencapai 6,04 meter untuk periode ulang 25 tahun. Gelombang tersebut dapat menjadi ancaman bagi area sekitar pantai, sehingga peneliti berpendapat struktur groin dan atau submerged breakwater merupakan pilihan yang tepat untuk pantai wisata Labuhan Jukung, Krui. Elevasi puncak groin adalah 10.3 meter dari dasar perairan.Kata Kunci : gelombang, erosi, groin, submeged breakwater
PERBANDINGAN KONSENTRASI KLOROFIL-a MENGGGUNAKAN CTD DAN ANALISIS LABORATORIUM Hutapea, Oliver Alexander; Aryawati, Riris; Purwiyanto, Anna IS
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/maspari.v12i1.11610

Abstract

Perairan Selat Bangka merupakan perairan yang subur karena diapit oleh dua daratan yaitudaratan Sumatra dan Bangka yang banyak memberikan masukan unsur hara yang cukuptinggi dari daratan melalui sungai menuju laut. Klorofil-a merupakan salah satu pigmen yangterdapat pada fitoplankton di perairan yang berperan dalam fotosintesis. Fitoplankton,zooplankton dan bakteri sangat bermanfaat dalam rantai makanan karena dapatmempengaruhi tingkat kesuburan perairan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisiskonsentrasi harian klorofil-a berdasarkan hasil CTD dan analisis laboratorium sertamenganalisis keterkaitan konsentrasi harian klorofil-a berdasarkan hasil CTD dan analisislaboratorium. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2017 di Perairan SelatBangka dengan titik koordinat S 02°14.548’ E 105°02.983’ di salah satu bagan nelayantersebut dengan cara pengambilan data yang dilakukan secara mooring dengan (selisih waktuperdua jam). Pengukuran parameter perairan menggunakan alat MIDAS CTD+ (ConductivityTemperature Depth) dan pengambilan sampel air untuk klorofil-a yang akan dianalisis dilaboratorium diambil tiga hari terakhir menggunakan botol gelap. Hasil penelitian inimenunjukkan nilai konsentrasi klorofil-a yang didapat dari CTD (C) berkisar antara 19,886mg/m3 sampai 174,952 mg/m3 sedangkan hasil analisis laboratorium diperoleh nilai klorofila 0,37 mg/m3 sampai 17,92 mg/m3 dan keterkaitan nilai konsentrasi klorofil-a pada CTD (C)dengan analisis di laboratorium menunjukkan korelasi yang sangat lemah dengan nilaikorelasi R2 sebesar 0,1195.
KAJIAN FUNGSI PERENDAMAN RUMPUT LAUT JENIS Kappaphycus alvarezii PADA AIR TAWAR UNTUK MEMINIMALISIR SERANGAN PENYAKIT ICE-ICE Fadli, Muhammad; Aryawati, Riris; Agustriani, Fitri
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/maspari.v13i2.14573

Abstract

Penyakit ice-ice merupakan masalah yang sering dihadapi oleh pembudidaya. Penyakit iceice dominan menyerang rumput laut jenis K. alvarezi yang dibudidayakan dengan gejala awal klinis yang ditimbulkan seperti produksi lendir meningkat, permukaan thallus kasar, thallus layu, terbentuknya bintik putih, dan pemutihan ujung thallus. Konsep dasar dalam penelitian ini adalah menganalisa peran air tawar dengan waktu berbeda selama 3 menit, 5 menit, dan 7 menit untuk melihat laju pertumbuhan dan mencegah penyakit ice-ice pada rumput laut K. alvarezii. Hasil dari penelitian ini menunjukkan air tawar dengan waktu perendaman 7 menit menghasilkan pertumbuhan lebih baik dan paling sedikit terserang penyakit ice-ice dibandingakan dengan perlakuan lainnya. Rumput laut yang direndam air tawar selama 3 menit memiliki pertumbuhan lebih kecil dibandingkan dengan perlakuan dan lebih banyak terserang penyakit ice-ice. Pada penelitian ini laju pertumbuhan harian budidaya rumput laut K. alvarezii pada perendaman 3 menit, 5 menit, 7 menit dan kontrol menunjukkan hasil yang baik (>2% /hari).Kata Kunci: Air tawar, ice-ice, Kappaphycus alvarezii.
ESTIMASI DENSITAS IKAN DI ESTUARI MUSI PROVINSI SUMATERA SELATAN DENGAN METODE HIDROAKUSTIK Supriyadi, Freddy; Jaya, Indra; Pujiyati, Sri; Hestirianoto, Totok
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 12, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/maspari.v12i2.12819

Abstract

Penelitian Estimasi Densitas Ikan di Estuari Musi Provinsi Sumatera Selatan dengan Menggunakan Metode Hidroakustik telah dilaksanakan pada Bulan Agustus 2019 untuk mengetahui nilai densitas ikan dan distribusi spasialnya. Data yang diperoleh dapat digunakan sebagai data acuan dalam mengkaji stok ikan. Hasil penelitian didapatkan nilai densitas berkisar 0,1 – 3,0 ind/m3 dengan nilai distribusi spasial tertinggi pada daerah dengan kedalaman kurang dari 3 m.Kata Kunci: Hidroakustik, densitas ikan, Estuari Musi.
ANALISIS KOLONI BAKTERI Vibrio sp DAN KUALITAS AIR PADA AIR BUDIDAYA JUWANA KUDA LAUT (Hippocampus sp) Handayani, Dwi Wana; Diansyah, Gusti; ., Isnaini
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/maspari.v12i1.11606

Abstract

Kuda laut adalah salah satu komoditi hasil perikanan laut yang memiliki nilai komersialdan telah banyak diperdagangkan terutama sebagai bahan baku obat - obatantradisional, ikan hias, dan juga souvenir. Seiring tingginya permintaan pasar untuk kudalaut, saat ini telah dilakukan kegiatan pengembangan ke arah budidaya untuk mencegahkepunahan kuda laut, namun kegiatan tersebut memiliki hambatan salah satunyapenyakit pada kuda laut yang ditimbulkan oleh bakteri yang sering menyebabkankematian massal juwana kuda laut pada bak pemeliharaan juwana kuda laut. Penelitianini telah dilakukan pada bulan Juni-Juli tahun 2014 di Balai Besar PengembanganBudidaya Laut, Lampung. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis danmenghitung jumlah bakteri Vibrio sp yang terdapat pada air budidaya juwana kuda laut,serta mengkaji parameter kualitas air budidayanya. Pengambilan sampel air dilakukansebanyak 3 periode pengambilan selama 8 hari pengamatan dimana tiap periodeberselang waktu 4 hari dan diambil 2 buah sampel air per periode yakni pada saatsebelum pemberian pakan dan sesudah pemberian pakan. Identifikasi jenis bakteriVibrio melalui deretan uji biokimia menggunakan MicrobactTM. Berdasarkan hasilpenelitian 6 isolat yang telah diidentifikasi jenisnya, terdapat 4 buah isolat bakteri Vibrioyang memiliki spesies alginolyticus, dan 2 buah isolat bakteri yang berasal dari spesiesparahaemolyticus. Sedangkan untuk jumlah koloni Vibrio sp yang didapat dari sampel airsebelum pemberian pakan cenderung lebih banyak dari pada jumlah koloni setelahpemberian pakan. Hasil pengukuran parameter kualitas air seperti pH, salinitas, DO, danBOD masih berada dalam kisaran syarat kelayakan budidaya biota laut.