cover
Contact Name
Prof. Wimpy Santosa, Ph.D
Contact Email
wimpy@unpar.ac.id
Phone
+62222042004
Journal Mail Official
fstpt7@unpar.ac.id
Editorial Address
Jl. Ciumbuleuit No. 94 Bandung 40141, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Transportasi
ISSN : 14112442     EISSN : 26151146     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Transportasi adalah jurnal ilmiah di bidang ilmu transportasi yang diterbitkan tiga kali setahun oleh Forum Studi Transportasi antar-Perguruan Tinggi (FSTPT). Makalah-makalah yang dimuat di jurnal ini merupakan makalah-makalah terbaik dari Simposium FSTPT yang diadakan setiap tahun. Selain sebagai wadah komunikasi ilmiah, penerbitan Jurnal Transportasi juga bertujuan untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan bidang ilmu transportasi. Jurnal Transportasi terakreditasi yang kedua kali berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia, Nomor 51/DIKTI/ Kep/2010 tanggal 5 Juli 2010.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 21 No. 3 (2021)" : 8 Documents clear
PEMENUHAN STANDAR TEKNIS FASILITAS PEJALAN KAKI KAWASAN CENTRAL BUSINESS DISTRICT JAKARTA Agah Muhammad Mulyadi; Wimpy Santosa
Jurnal Transportasi Vol. 21 No. 3 (2021)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v21i3.5445.153–164

Abstract

Abstract The City of Jakarta has changed the paradigm of urban transportation development since 2016, with the priority of transportation development is for pedestrians and cyclists. The Jakarta Provincial Government has built 329 km of new sidewalks in the 2016–2019 period. This study aims to determine the fulfillment of technical stan-dards for pedestrian facilities in the Sudirman–Thamrin area, which is the largest Central Business District area in Jakarta, with a higher pedestrian volume than other areas. The area has a new sidewalk that was built to support the 2018 Asian Games in Jakarta. This study shows that the aspects of safety, comfort, accessibility, aesthetics, and connectivity, have an average technical suitability value from 86% to 98%. There are 15 para-meters out of 19 parameters, which have technical compliance with the parameters contained in the pedestrian guidelines, so it can be said that most of the pedestrian facilities built in the Sudirman–Thamrin Central Business District area have met the technical standard requirements contained in the Technical Guidelines for Pedestrian Facilities, issued by the Ministry of Public Works and Public Housing. Keywords: transportation; sidewalk; pedestrian; pedestrian facilities; technical suitability Abstrak Kota Jakarta mengubah paradigma pembangunan transportasi kota sejak tahun 2016, dengan prioritas pem-bangunan transportasi adalah untuk pejalan kaki dan pesepeda. Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta telah membangun trotoar baru sepanjang 329 km pada kurun waktu 2016–2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemenuhan standar teknis fasilitas pejalan kaki pada kawasan Sudirman–Thamrin, yang merupakan kawasan Central Business District terbesar di Jakarta, dengan volume pejalan kaki yang lebih tinggi dibandingkan kawasan lainnya. Kawasan tersebut memiliki trotoar baru yang dibangun dalam rangka menyambut perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta. Studi ini menujukkan bahwa aspek-aspek keamanan, kenyamanan, aksesibilitas, estetika, dan konektivitas, mempunyai nilai rata-rata kesesuaian teknis antara 86% hingga 98%. Terdapat 15 parameter dari 19 parameter, memiliki kesesuaian teknis dengan parameter yang terdapat pada pedoman pejalan kaki, sehingga dapat dikatakan bahwa sebagian besar fasilitas pejalan kaki yang dibangun di kawasan Central Business District Sudirman–Thamrin telah memenuhi ketentuan teknis yang terdapat pada Pedoman Teknis Fasilitas Pejalan Kaki, yang diterbitkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Kata-kata kunci: transportasi; trotoar; pejalan kaki; fasilitas pejalan kaki; kesesuaian teknis
MODULUS RESILIEN CAMPURAN BERASPAL MODIFIKASI POLIMER AC-WC MENGGUNAKAN FILLER GYPSUM Rindu Twidi Bethary; Dwi Esti Intari
Jurnal Transportasi Vol. 21 No. 3 (2021)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v21i3.5446.165–172

Abstract

Abstract The design of road pavement thickness uses the modulus of elasticity, to determine the coefficient of the pavement layer. The resilience modulus is the elastic modulus used in elastic theory. However, most road pavement materials are not perfectly elastic, because after receiving repeated loads, these materials will experience permanent deformation. The purpose of this study was to determine the effect of gypsum filler on the resilience modulus of the polymer modified asphalt mixture. This study shows that the modulus of resilience of the asphalt mixture at a temperature of 25°C without the use of gypsum filler is 5760 MPa. Mean-while, when using 1% gypsum filler, the mixed resilience modulus is 8389 MPa at a temperature of 25°C. The increase in the value of the resilience modulus indicates that at a temperature of 25°C, the addition of gypsum filler increases the performance of the asphalt mixture mechanistically. Keywords: road pavement; gypsum; fillers; resilience modulus; polymer asphalt Abstrak Perancangan tebal perkerasan jalan menggunakan modulus elastisitas, guna menentukan koefisien lapis perkerasan tersebut. Modulus resilien adalah modulus elastis yang digunakan pada teori elastis. Tetapi keba-nyakan material perkerasan jalan tidak bersifat elastis sempurna, karena setelah menerima pengulangan beban, material ini akan mengalami deformasi permanen. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh filler gypsum terhadap modulus resilien campuran beraspal modifikasi polimer. Studi ini menunjukkan bahwa modulus resilien campuran beraspal pada temperatur 25°C tanpa menggunakan filler gypsum adalah 5760 MPa. Sedangkan bila menggunakan filler gypsum 1%, modulus resilen campuran adalah 8389 MPa pada tem-peratur 25°C. Peningkatan nilai modulus resilien tersebut menunjukkan bahwa pada temperatur 25°C, penam-bahan filler gypsum meningkatkan kinerja campuran beraspal secara mekanistik. Kata-kata kunci: perkerasan jalan; gypsum; filler; modulus resilien; aspal polimer
PREDIKSI SISA UMUR PERKERASAN LENTUR DENGAN METODE MEKANISTIK-EMPIRIK RUAS JALAN PROF. DR. WIRJONO PRODJODIKORO, YOGYAKARTA Adrian Yonanda Dwiputra; Suryo Hapsoro Tri Utomo; Agus Taufik Mulyono
Jurnal Transportasi Vol. 21 No. 3 (2021)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v21i3.5447.173–186

Abstract

Abstract Jalan Prof. Dr. Wirjono Prodjodikoro is part of the south arterial road of Yogyakarta, which connects collector roads in the vicinity. In fact, the planned age of the pavement is often not in accordance with what is happening in the field and suffers early damage. This study aims to determine the value of load repetitions and predict the remaining life of flexible pavement so that it can be a guide in handling road damage. The method used is a mechanistic-empirical method, using the KENPAVE program. This study shows that the pavement at Jalan Prof. Dr. Wirjono Prodjodikoro was able to accommodate the repetition load of 13,444,693 ESAL until perma-nent deformation occurred in the 8th year, 38,286,385 ESAL until rutting damage occurred in the 17th year, and 147,165,814 ESAL until fatigue cracking damage occurred in 36th year. Before the 8th year, the pavement must be repaired so as not to experience more severe damage. Keywords: road; road pavement; flexible pavement; road damage; pavement age Abstrak Ruas Jalan Prof. Dr. Wirjono Prodjodikoro merupakan bagian jalan arteri selatan Yogyakarta, yang menghu-bungkan jalan-jalan kolektor di sekitarnya. Pada kenyataannya, umur perkerasan jalan yang direncanakan seringkali tidak sesuai dengan yang terjadi di lapangan dan mengalami kerusakan dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai repetisi beban dan memprediksi sisa umur perkerasan lentur agar dapat menjadi pedoman dalam melakukan penanganan kerusakan jalan. Metode yang digunakan adalah metode mekanistik-empirik, menggunakan program KENPAVE. Studi ini menunjukkan bahwa perkerasan jalan di Ruas Jalan Prof. Dr. Wiryono Prodjodikoro mampu mengakomodasi beban repetisi sebesar 13.444.693 ESAL sampai terjadi kerusakan permanent deformation pada tahun ke-8, sebesar 38.286.385 ESAL sampai terjadi kerusakan rutting pada tahun ke-17, dan sebesar 147.165.814 ESAL sampai terjadi kerusakan fatigue cracking pada tahun ke-36. Sebelum tahun ke-8, perkerasan harus diperbaiki agar tidak mengalami kerusakan yang lebih parah. Kata-kata kunci: jalan; perkerasan jalan; perkerasan lentur; kerusakan jalan; umur perkerasan jalan
OPTIMALISASI KUALITAS PELAYANAN TRANSPORTASI PELAYARAN RAKYAT RUTE BAUBAU–SIOMPU Azhar Aras Mubarak; Akhmad Fadli; Tri Marniati; Alfiah Alif
Jurnal Transportasi Vol. 21 No. 3 (2021)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v21i3.5448.187–198

Abstract

Abstract Improving the quality of service is absolutely necessary to create a positive perception of service users. If the service received is good, it will provide satisfaction and increase customer loyalty, which directly affects the income of ship owners. This study was conducted to determine the effect of customer satisfaction and loyalty on the quality of service on people’s shipping transportation, as well as to determine the initial design of the ship that can be used in the conditions of the Baubau–Siompu area. Data analysis uses validity and reliability tests and the initial design of the ship uses the provisions of the International Maritime Organization. This study shows that customer satisfaction and customer loyalty both affect the quality of existing services. However, the effect of customer satisfaction is greater than that of customer loyalty. In addition, although the score of service quality obtained is fairly high, the improvement of services on the Baubau–Siompu route needs to be improved, by implementing a ship design equipped with safety equipment, and with the main size of the ship length 17 m, ship width 3.8 m, ship draft 1.4 m, the speed of 12 knots, and the ship has a capacity of 40 passengers and 5 motorcycles. Keywords: people's shipping; service quality; customer satisfaction; customer loyalty; ship design Abstrak Peningkatan kualitas pelayanan mutlak diperlukan untuk memunculkan persepsi positif pengguna jasa layanan. Jika pelayanan yang diterima baik, akan didapat kepuasan dan peningkatan loyalitas pelanggan, yang secara langsung memengaruhi pendapatan pemilik kapal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kepuasan dan loyalitas pelanggan terhadap kualitas pelayanan pada transportasi pelayaran rakyat, serta mengetahui desain awal kapal yang dapat digunakan pada kondisi wilayah Baubau–Siompu. Analisis data menggunakan uji validitas dan reliabilitas dan desain awal kapal menggunakan ketentuan International Maritime Organisation. Studi ini menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan sama-sama memengaruhi kualitas pelayanan yang ada. Namun, pengaruh kepuasan pelanggan lebih besar dengan dibandingkan dengan loyalitas pelanggan. Selain itu, meskipun nilai kualitas pelayanan yang diperoleh terbilang tinggi, namun peningkatan pelayanan pada trayek Baubau–Siompu perlu ditingkatkan, dengan menerapkan desain kapal yang dilengkapi dengan alat keselamatan, dan dengan ukuran utama kapal adalah panjang 17 m, lebar 3,8 m, sarat kapal 1,4 m, kecepatan 12 knots, serta kapasitas kapal 40 penumpang dan 5 sepeda motor. Kata-kata kunci: pelayaran rakyat; kualitas pelayanan; kepuasan pelanggan; loyalitas pelanggan; desain kapal
KINERJA LALU LINTAS AKIBAT PENGOPERASIAN PERTASHOP P92506 DI KABUPATEN BULUKUMBA Qadriathi Dg Bau; Sulaiman Abdulah
Jurnal Transportasi Vol. 21 No. 3 (2021)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v21i3.5449.199–206

Abstract

Abstract Pertashop is a small-scale Pertamina product service, with promising benefits. One of the advantages of Perta-shop is that it sells official Pertamina Fuel Oil products which are directly supplied by using Pertamina tank cars, so that the supply and quality of the products are guaranteed. With this description, it is necessary to ana-lyze the impact of Pertashop on traffic on the surrounding roads. This study aims to analyze traffic performance and predict traffic performance due to the operation of Pertashop P92506 for the next 5 years. This study uses primary data and secondary data. Primary data includes traffic volume and vehicle travel speed, while secon-dary data includes Pertashop site plan and vehicle growth data. This study shows that traffic performance, both on weekdays and on holidays, is very good, with a service level of A. Traffic performance for the next 5 years is also still very good, with a level of service A. Keywords: traffic; traffic performance; traffic volume; speed; level of service Abstrak Pertashop merupakan layanan produk pertamina skala kecil, dengan keuntungan yang menjanjikan. Salah satu keunggulan Pertashop adalah menjual produk resmi Bahan Bakar Minyak Pertamina yang langsung dipasok dengan menggunakan mobil tangki Pertamina, sehingga pasokan dan kualitas produknya sangat terjamin. Dengan uraian tersebut, diperlukan analisis akan dampak Pertashop terhadap ruas lalu lintas di jalan sekitar. Studi ini bertujuan menganalisis kinerja lalu lintas dan memprediksi kinerja lalu lintas akibat pengoperasian Pertashop P92506 untuk 5 tahun mendatang. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer meliputi volume lalu lintas dan kecepatan tempuh kendaraan, sedangkan data sekunder meliputi site plan Perta-shop dan data pertumbuhan kendaraan. Studi ini menunjukkan bahwa kinerja lalu lintas, baik di hari kerja maupun di hari libur, adalah sangat baik, dengan tingkat pelayanannya A. Kinerja lalu lintas untuk kurun waktu 5 tahun mendatang juga masih sangat baik, dengan tingkat pelayanan masih A. Kata-kata kunci: lalu lintas; kinerja lalu lintas; volume lalu lintas; kecepatan; tingkat pelayanan
KEMAMPUAN PERKERASAN HASIL RANCANGAN OVERLAY TERHADAP PREDIKSI KERUSAKAN PERKERASAN LENTUR DI JALAN SILIWANGI YOGYAKARTA Laurent Yesana Perdana Putra Sabetu; Suryo Hapsoro Tri Utomo; Latif Budi Suparma
Jurnal Transportasi Vol. 21 No. 3 (2021)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v21i3.5450.207–218

Abstract

Abstract Jalan Siliwangi, Ringroad Utara Barat, in Yogyakarta, is an arterial road with a high traffic volume. This resulted in several sections of Jalan Siliwangi being damaged. This study aims to analyze the comparison of the pavement overlay thickness, designed using the 2017 Road Pavement Design Manual method and the 1993 AASHTO method. Then, an analysis of tensile strain and compressive strain was carried out using the Kenpave program, as well as an analysis of the pavement ability to predict its damage. The overlay thickness obtained using the 2017 Road Pavement Design Manual method is 5.0 cm and the thickness obtained using the 1993 AASHTO method is 4.5 cm. Prediction of pavement ability to withstand fatigue cracking and rutting are, 1.456 × 108 ESAL and 4.231 × 1025 ESAL, respectively for the design results using the 2017 Road Pavement Design Manual method, and 1.741 × 108 ESAL and 5,663 × 1025 ESAL, respectively, by using the 1993 AASHTO method. The overlay thickness is able to withstand the design load for 10 years without any damage to fatigue cracking and rutting. Keywords: road pavement; overlay; tensile strain; compressive strain; fatigue cracking; rutting Abstrak Jalan Siliwangi, Ringroad Utara Barat, Yogyakarta merupakan jalan arteri dengan volume lalu lintas yang tinggi. Hal ini mengakibatkan beberapa ruas Jalan Siliwangi mengalami kerusakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan perancangan tebal lapis tambah perkerasan jalan dengan menggunakan metode Manual Desain Pekerasan Jalan 2017 dan metode AASHTO 1993. Kemudian dilakukan analisis regangan tarik dan regangan desak menggunakan program Kenpave, serta dilakukan analisis kemampuan perkerasan terhadap prediksi kerusakannya. Tebal lapis tambah yang diperoleh menggunakan metode Manual Desain Peke-rasan Jalan 2017 adalah sebesar 5,0 cm dan tebal yang diperoleh dengan menggunakan metode AASHTO 1993 adalah sebesar 4,5 cm. Prediksi kemampuan perkerasan untuk menahan kerusakan retak lelah dan retak alur, berturut-turut sebesar 1,456 × 108 ESAL dan 4,231 × 1025 ESAL untuk hasil rancangan dengan metode Manual Desain Pekerasan Jalan 2017, dan berturut-turut sebesar 1,741 × 108 ESAL dan 5,663 × 1025 ESAL dengan menggunakan metode AASHTO 1993. Hasil rancangan lapis tambah mampu menahan beban rencana selama 10 tahun tanpa terjadi kerusakan retak lelah dan alur. Kata-kata kunci: perkerasan jalan; lapis tambah; regangan tarik; regangan desak; retak lelah; alur
PENGARUH GEOMETRIK JALAN SUBSTANDAR TERHADAP POTENSI TERJADINYA KECELAKAAN LALU LINTAS DI JALAN NASIONAL An An Anisarida; Wimpy Santosa
Jurnal Transportasi Vol. 21 No. 3 (2021)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v21i3.5451.219–228

Abstract

Abstract The geometry of a road is a variable that affects the incidence of traffic accidents on the road. At this time, there are still national roads that do not fully meet the road technical requirements, which in this study are referred to as substandard roads. The potential for traffic accidents on substandard roads and on standard roads is thought to be different, and this is the hypothesis of this study. The purpose of this study is to examine whether the potential for traffic accidents on substandard roads and on standard roads is significantly different. The geometric effect of substandard and standard roads on traffic accident victims is analyzed in this research. In this study, a randomly selected sample was used, with a sample size of 72 national roads located in West Java Province. On the 72 national roads, field observations were carried out, in order to determine whether the geometry of the road sections fully met the technical planning criteria for national roads. In this study, traffic accident data of 2018 was used. This study shows that road geometry, both substandard and standard, does not significantly affect the potential for the number of traffic accidents on national roads. This study also proves that there is a significant difference in the potential for death victims of traffic accidents and the potential for minor injury victims of traffic accidents on substandard and on standard national roads. Keywords: national road; road geometry; substandard roads; standard roads; traffic accident Abstrak Geometrik suatu jalan merupakan suatu variabel yang berpengaruh terhadap timbulnya kecelakaan lalu lintas di jalan tersebut. Pada saat ini, masih terdapat jalan nasional yang belum sepenuhnya memenuhi persyaratan teknis jalan, yang pada penelitian ini jalan seperti itu disebut sebagai jalan substandar. Potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan substandar dan di jalan standar diduga berbeda, dan hal ini menjadi hipotesis penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji apakah potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan substandar dan di jalan standar secara signifikan berbeda. Pengaruh geometrik jalan substandar dan jalan standar terhadap korban kecelakaan lalu lintas dianalisis pada studi ini. Pada penelitian ini digunakan sampel yang dipilih secara acak, dengan ukuran sampel 72 ruas jalan nasional yang terletak di Provinsi Jawa Barat. Terhadap 72 ruas jalan nasional tersebut dilakukan pengamatan lapangan, agar dapat ditentukan apakah geometrik ruas jalan tersebut sepenuhnya memenuhi kriteria perencanaan teknis jalan nasional. Pada penelitian ini digunakan data kecelakaan lalu lintas tahun 2018. Penelitian ini menunjukkan bahwa geometrik jalan, baik yang substandar maupun yang standar, tidak berpengaruh secara signifikan terhadap potensi terjadinya jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas di jalan nasional. Studi ini juga membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada potensi terjadinya korban kecelakaan lalu lintas yang meninggal dunia dan potensi terjadinya korban kecelakaan lalu lintas yang mengalami luka ringan di jalan nasional substandar dan di jalan nasional standar. Kata-kata kunci: jalan nasional; geometrik jalan; jalan substandar; jalan standar; kecelakaan lalu lintas
PROBABILITAS JATUHNYA PESAWAT UDARA PADA AREA TAPAK PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA NUKLIR SKALA KOMERSIAL DI KALIMANTAN BARAT Slamet Widodo; Siti Mayuni; Arbi Widyantoro
Jurnal Transportasi Vol. 21 No. 3 (2021)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v21i3.5452.229–238

Abstract

Abstract One part of the feasibility study of the planned development of a commercial-scale Nuclear Power Plant in West Kalimantan is to conduct a study of the airport development plan in Singkawang City against the planned nuclear power plant site. The planned location of the airport in Singkawang City is within a 25 km radius from the planned location of the Nuclear Power Plant site. It is necessary to conduct research on the potential and probability of an aircraft falling around the Nuclear Power Plant site area, so that it can be identified and considered the distance of the airport to the Nuclear Power Plant. The data collected and used for this research is the existence of surrounding airports and aircraft flight paths that are directly or indirectly related to Singkawang Airport. From the calculations carried out, the probability of an airplane crash at the planned location of the Nuclear Power Plant in West Kalimantan Province is 4x10-12 events per year. This probability value is much smaller than the probability of a similar event in the world. This study shows that the location of the Nuclear Power Plant in West Kalimantan Province is safe from the potential for an aircraft crash to occur in the Nuclear Power Plant site area. Keywords: nuclear power plant; airport location; aircraft; flight path Abstrak Salah satu bagian studi kelayakan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir skala komersial di Kalimantan Barat adalah melakukan kajian tentang rencana pembangunan bandara di Kota Singkawang terhadap rencana tapak Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. Lokasi rencana bandara di Kota Singkawang tersebut masuk dalam radius 25 km dari rencana lokasi tapak Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. Karena itu perlu dilakukan penelitian tentang potensi dan probabilitas jatuhnya pesawat udara di sekitar area tapak Pem-bangkit Listrik Tenaga Nuklir, sehingga dapat diidentifikasi dan dipertimbangkan jarak keberadaan bandara tersebut ke Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. Data yang dikumpulkan dan digunakan untuk penelitian ini adalah keberadaan bandara-bandara sekitar dan jalur penerbangan pesawat udara yang berhubungan secara langsung maupun tidak langsung dengan Bandara Singkawang. Dari perhitungan yang dilakukan, diperoleh probabilitas terjadinya kecelakaan jatuhnya pesawat udara di lokasi rencana tapak Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir yang terdapat di Provinsi Kalimantan Barat adalah 4x10-12 kejadian per tahun. Nilai probabilitas ini jauh lebih kecil daripada probabilitas kejadian yang serupa di dunia. Studi ini menunjukkan bahwa lokasi Pem-bangkit Listrik Tenaga Nuklir di Provinsi Kalimantan Barat aman dari potensi terjadinya kecelakaan jatuhnya pesawat udara di area tapak Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. Kata-kata kunci: pembangkit listrik tenaga nuklir; lokasi bandara; pesawat udara; jalur penerbangan

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol. 24 No. 3 (2024): Jurnal Transportasi Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Transportasi Vol. 24 No. 1 (2024): Jurnal Transportasi Vol. 23 No. 3 (2023): Jurnal Transportasi Vol. 23 No. 2 (2023): Jurnal Transportasi Vol. 23 No. 1 (2023): Jurnal Transportasi Vol. 22 No. 3 (2022) Vol. 22 No. 2 (2022) Vol. 22 No. 1 (2022) Vol. 21 No. 3 (2021) Vol. 21 No. 2 (2021) Vol. 21 No. 1 (2021) Vol. 20 No. 3 (2020) Vol. 20 No. 2 (2020) Vol. 20 No. 1 (2020) Vol. 19 No. 3 (2019) Vol. 19 No. 2 (2019) Vol. 19 No. 1 (2019) Vol. 18 No. 3 (2018) Vol 18, No 2 (2018) Vol. 18 No. 2 (2018) Vol. 18 No. 1 (2018) Vol 18, No 1 (2018) Vol 17, No 3 (2017) Vol. 17 No. 3 (2017) Vol 17, No 2 (2017) Vol. 17 No. 2 (2017) Vol. 17 No. 1 (2017) Vol 17, No 1 (2017) Vol. 16 No. 3 (2016) Vol 16, No 3 (2016) Vol. 16 No. 2 (2016) Vol 16, No 2 (2016) Vol 16, No 1 (2016) Vol. 16 No. 1 (2016) Vol 15, No 3 (2015) Vol. 15 No. 3 (2015) Vol. 15 No. 2 (2015) Vol 15, No 2 (2015) Vol. 15 No. 1 (2015) Vol 15, No 1 (2015) Vol. 14 No. 3 (2014) Vol 14, No 3 (2014) Vol 14, No 2 (2014) Vol. 14 No. 2 (2014) Vol 14, No 1 (2014) Vol. 14 No. 1 (2014) Vol 13, No 3 (2013) Vol. 13 No. 3 (2013) Vol 13, No 2 (2013) Vol. 13 No. 2 (2013) Vol. 13 No. 1 (2013) Vol 13, No 1 (2013) Vol 12, No 3 (2012) Vol. 12 No. 3 (2012) Vol. 12 No. 2 (2012) Vol 12, No 2 (2012) Vol. 12 No. 1 (2012) Vol 12, No 1 (2012) Vol. 11 No. 3 (2011) Vol 11, No 3 (2011) Vol. 11 No. 2 (2011) Vol 11, No 2 (2011) Vol 11, No 1 (2011) Vol. 11 No. 1 (2011) Vol. 10 No. 3 (2010) Vol 10, No 3 (2010) Vol 10, No 2 (2010) Vol. 10 No. 2 (2010) Vol 10, No 1 (2010) Vol. 10 No. 1 (2010) Vol. 9 No. 2 (2009) Vol 9, No 2 (2009) Vol. 9 No. 1 (2009) Vol 9, No 1 (2009) Vol 8, No 2 (2008) Vol. 8 No. 2 (2008) Vol 8, No 1 (2008) Vol. 8 No. 1 (2008) Vol 7, No 2 (2007) Vol. 7 No. 2 (2007) Vol. 7 No. 1 (2007) Vol 7, No 1 (2007) Vol 6, No 2 (2006) Vol. 6 No. 2 (2006) Vol. 6 No. 1 (2006) Vol 6, No 1 (2006) Vol 5, No 2 (2005) Vol. 5 No. 2 (2005) Vol 5, No 1 (2005) Vol. 5 No. 1 (2005) Vol 4, No 2 (2004) Vol. 4 No. 2 (2004) Vol. 4 No. 1 (2004) Vol 4, No 1 (2004) More Issue