cover
Contact Name
Muh. Sudirman
Contact Email
muh.sudirman@unm.ac.id
Phone
+6281355035326
Journal Mail Official
tomalebbi@unm.ac.id
Editorial Address
Jurusan PPKn dan Hukum FIS-H UNM, Gedung FIS UNM Lt. 1 Jalan Raya Pendidikan No. 1 Kampus UNM Gunungsari Baru, Makassar 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
TOMALEBBI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Hukum, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
ISSN : 23556439     EISSN : 29623685     DOI : https://doi.org/10.56680/jt.v12i4
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Tomalebbi merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dan Hukum dengan fokus dan ruang lingkup kajian adalah pemikiran dan hasil penelitian hukum yang berkaitan dengan Ilmu Hukum, Hukum Adat, Hukum Islam, Hukum Ekonomi, Hukum Tata Negara, Perbandingan Hukum, Hukum Pidana, Hukum Perdata, Ilmu Pendidikan, Teknologi pendidikan dan pemebelajaran, Manajemen Pendidikan, Media pembelajaran, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Articles 394 Documents
Urgensi Ijtihad dalam Menjawab Tantangan Kontemporer Hukum Islam Amiruddin Aminullah
Jurnal Tomalebbi Volume 13, Nomor 3 (September 2026)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/jt.v13i3.88891

Abstract

Perkembangan masyarakat modern yang ditandai oleh kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, globalisasi, serta munculnya berbagai persoalan baru telah menghadirkan tantangan yang semakin kompleks bagi hukum Islam. Berbagai isu kontemporer, seperti ekonomi syariah, teknologi digital, bioteknologi, kecerdasan buatan, hingga persoalan hak asasi manusia, sering kali belum ditemukan ketentuan hukumnya secara eksplisit dalam nash Al-Qur'an dan Sunnah. Kondisi tersebut menegaskan pentingnya ijtihad sebagai instrumen metodologis dalam menggali, menetapkan, dan mengembangkan hukum Islam agar tetap relevan dengan dinamika zaman tanpa mengabaikan prinsip-prinsip syariat. Artikel ini bertujuan menganalisis urgensi ijtihad dalam menjawab tantangan kontemporer hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui analisis terhadap literatur klasik maupun kontemporer yang berkaitan dengan konsep ijtihad dan perkembangan hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ijtihad merupakan mekanisme yang esensial dalam menjaga fleksibilitas (murūnah) dan adaptabilitas hukum Islam terhadap perubahan sosial. Melalui penerapan metode ijtihad seperti qiyās, maṣlaḥah mursalah, istiḥsān, sadd al-dharī'ah, serta pendekatan maqāṣid al-syarī'ah, hukum Islam mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan baru secara kontekstual tanpa kehilangan legitimasi normatifnya. Oleh karena itu, revitalisasi metodologi ijtihad yang dilakukan secara kolektif, multidisipliner, dan berorientasi pada kemaslahatan menjadi kebutuhan mendesak dalam pengembangan hukum Islam di era kontemporer.
Peran Ganda Fungsionaris Lembaga Kemahasiswaan FIS-H UNM dalam Menjalankan Program Kerja dan Penuntasan Akademik Putri Rahayu; Andi Aco Agus; Mustaring Mustaring
Jurnal Tomalebbi Volume 13, Nomor 3 (September 2026)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/jt.v13i3.84318

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran ganda fungsionaris BEM FIS-H UNM dalam menyeimbangkan pelaksanaan program kerja organisasi dengan penuntasan akademik. Tujuan penelitian adalah (1) mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi serta (2) menggambarkan kondisi penuntasan akademik selama masa kepengurusan dan kaitannya dengan keterlibatan organisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis secara deskriptif analitis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama terletak pada tuntutan tanggung jawab organisasi yang memerlukan komitmen tinggi dalam menjalankan program kerja dan peran struktural. Selain itu, sistem periodesasi kepengurusan yang beririsan dengan tahapan akademik menyebabkan kesulitan dalam pengaturan waktu. Untuk mengatasi hal tersebut, fungsionaris menerapkan strategi seperti penentuan prioritas, perencanaan waktu yang efektif, serta komunikasi adaptif.Dari segi akademik, ditemukan bahwa dari 33 pengurus, 15 mahasiswa melampaui semester delapan hingga menyelesaikan masa kepengurusan. Hal ini dipengaruhi oleh ketidaksinkronan antara periodesasi organisasi dan kalender akademik, terutama bagi pengurus yang menduduki posisi pimpinan pada semester akhir. Sementara itu, sebagian pengurus lainnya tetap mampu menyelesaikan studi sesuai tahapan akademik. Penelitian ini juga menemukan bahwa keterlibatan dalam organisasi dimaknai secara ambivalen, yaitu sebagai hambatan dalam penuntasan akademik sekaligus peluang untuk mengembangkan kompetensi diri. Dengan demikian, hubungan antara peran akademik dan organisasi bersifat kontradiktif namun saling melengkapi dalam membentuk pengalaman mahasiswa. Kata kunci: Peran Ganda, Organisasi Kemahasiswaan, Program Kerja, Penuntasan Akademik, BEM FIS-H UNM
Impelemntasi Program Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Dampaknya Terhadap Masyarakat Di Negeri Administrasi Gale-Gale Kabupaten Maluku Tengah Ali Mahidia
Jurnal Tomalebbi Volume 13, Nomor 3 (September 2026)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/jt.v13i3.89116

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan proses implementasi keilmuan yang dipelajari di perguruan tinggi guna memberikan manfaat seluas luasnya bagi masyarakat. Kuliah Kerja Nyata adalah saat mahasiswa turun langsung kelapangan untuk berbagi ilmu dan pengalaman dengan masyarakat. KKN dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan. Contohnya, kegiatan Jum’at Bersih, pada kegiatan ini Mahasiswa KKN di negeri Gale-gale telah berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan Ini seperti sebuah petualangan belajar di mana kita tidak hanya menjadi mahasiswa, tapi juga sahabat bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan tahapan penelitian meliputi, observasi, wawancara dan dokumentasi. KKN di Negeri Administrasi Gale-gale adalah contoh nyata bagaimana program ini dapat memberikan perubahan positif. Dengan berbagai program yang dilakukan, dapat memberikan dampak positif untuk meningkatkan kualitas silaturahmi masyarakat yang baik.
Peran Kepolisian Dalam Penanggulangan Kenakalan Remaja Di Kelurahan Lembo Kecamatan Tallo Kota Makassar Putri Amelia handayani; Mustari Mustari; Rifdan Rifdan
Jurnal Tomalebbi Volume 13, Nomor 3 (September 2026)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/jt.v13i3.85764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi kepolisian dalam penanggulangan kenakalan remaja di kelurahan lembo; serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi kepolisian dalam penanggulangan kenakalan remaja di kelurahan lembo kecamatan tallo kota makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan: Strategi kepolisian dalam penanggulangan kenakalan remaja di Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, dilaksanakan melalui pendekatan terintegrasi preventif (penyuluhan hukum, patroli rutin, forum koordinasi, dan program seperti "Pencucian Motor", represif (penangkapan, penyidikan, dan restorative justice), serta preemtif (penanganan akar masalah, kemitraan multisector, kegiatan positif, dan integrasi kearifan lokal Bugis-Makassar seperti sipakatau; Hambatan yang dihadapi Kepolisian dalam penanggulangan kenakalan remaja di Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, yaitu pengawasan internal lemah (lambat respon dan patroli) dan budaya organisasi represif yang menghambat inovasi, keterbatasan sarana-prasarana (kendaraan dan komunikasi), perkembangan modus kenakalan canggih (senjata, narkoba, media sosial), intervensi pihak lain (orang tua/tokoh masyarakat), rendahnya kepercayaan masyarakat, keterbatasan hukum-regulasi (kasus ringan sulit diproses).