cover
Contact Name
Muh. Sudirman
Contact Email
muh.sudirman@unm.ac.id
Phone
+6281355035326
Journal Mail Official
tomalebbi@unm.ac.id
Editorial Address
Jurusan PPKn dan Hukum FIS-H UNM, Gedung FIS UNM Lt. 1 Jalan Raya Pendidikan No. 1 Kampus UNM Gunungsari Baru, Makassar 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
TOMALEBBI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Hukum, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
ISSN : 23556439     EISSN : 29623685     DOI : https://doi.org/10.56680/jt.v12i4
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Tomalebbi merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dan Hukum dengan fokus dan ruang lingkup kajian adalah pemikiran dan hasil penelitian hukum yang berkaitan dengan Ilmu Hukum, Hukum Adat, Hukum Islam, Hukum Ekonomi, Hukum Tata Negara, Perbandingan Hukum, Hukum Pidana, Hukum Perdata, Ilmu Pendidikan, Teknologi pendidikan dan pemebelajaran, Manajemen Pendidikan, Media pembelajaran, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Articles 387 Documents
Implikasi Pesta Kematian (Rambu Solo’) Terhadap Kedisiplinan Anak Di Sekolah Thesya Girl Ramadan; Rifdan Rifdan; Ahmad Jamalong
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 4 (Desember 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/jt.v12i4.76885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pelaksanaan pesta Rambu Solo’ dalam kehidupan masyarakat Toraja, (2) Implikasi Pesta Rambu Solo’ Terhadap Kedisiplinan Anak Di Kelurahan Tadongkon Kecamatan Kesu’ Kabupaten Toraja Utara. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Dari data penelitian yang telah dikumpulkan dan diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif untuk mengetahui pelaksanaan dan Implikasi Pesta Rambu Solo’ terhadap Kedisiplinan Anak Di Sekolah Kecamatan Kesu’ Kabupaten Toraja Utara.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pelaksanaan pesta Rambu Solo’menyimpan nilai-nilai pendidikan karakter seperti gotong-royong, solidaritas sosial, penghormatan terhadap leluhur, serta keseimbangan spiritual dan alam yang tercermin dalam konsep. Namun seiring modernisasi dan dinamika sosial seperti gengsi budaya dan tekanan ekonomi makna asli tradisi ini mengalami pergeseran, yang terkadang menimbulkan beban terhadap keluarga terutama di masa persiapan upacara. (2) Implikasi Rambu Solo’ terhadap kedisiplinan anak di sekolah menunjukkan bahwa nilai pendidikan karakter dari tradisi Rambu Solo’ dapat meningkatkan kedisiplinan siswa dalam bentuk kerja sama, tanggung jawab sosial, dan saling menolong di sekolah, selama proses upacara dikelola secara komunal, tidak membebani keluarga secara berlebihan, dan melibatkan partisipasi komunitas luas. Namun, jika biaya dan ekspektasi sosial (misalnya jumlah hewan kurban) terlalu tinggi, dampaknya berupa menurunnya kedisiplinan anak ditandai dengan sering bolos, keterlambatan, dan menurunnya motivasi belajar.
Optimalisasi Tugas dan Fungsi Pemerintah Desa dalam Pengelolaan Dana Desa Iswatul Haerad; Heri Tahir; Andi Kasmawati
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 4 (Desember 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/jt.v12i4.75888

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) menganalisis proses perencanaan dalam pengelolaan dana desa, (2) menganalisis proses pelaksanaan program dana desa, (3) menganalisis pertanggungjawaban pemerintah desa atas pengelolaan dana desa yang telah dilaksanakan, (4) menganalisis evaluasi yang dilakukan oleh pemerintah desa terhadap pengelolaan dana desa. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Penelitian ini melibatkan kepala desa, sekretaris, bendahara, dan anggota masyarakat sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Proses perencanaan dimulai dengan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang) yang melibatkan semua elemen masyarakat, dan hasilnya dirumuskan menjadi Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes). (2) Pelaksanaan program dana desa dilakukan melalui tim swakelola masyarakat yang bekerja sama dengan pemerintah desa, dengan pengawasan ketat dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan tokoh masyarakat. (3) Pertanggungjawaban atas pengelolaan dana desa dilakukan melalui laporan keuangan yang disampaikan kepada masyarakat dan rapat keterangan publik yang diadakan setiap tahun. (4) Evaluasi terhadap pengelolaan dana desa dilakukan secara berkala, dengan melibatkan masyarakat dalam proses penilaian untuk memastikan bahwa program yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.Kata Kunci: Pengelolaan Dana Desa, Pemerintah Desa.
Pemanfaatan Media Sosial Tiktok Dalam Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Peserta Didik Di SMP Negeri Nurul Hidayanti; Bakhtiar Bakhtiar; Nurharsya Khaer
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 4 (Desember 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/jt.v12i4.75890

Abstract

Pemanfaatan media sosial Tiktok dalam meningkatkan wawasan kebangsaan peserta didik di SMP Negeri 3 Takalar. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui penggunaan media sosial Tiktok oleh peserta didik; (2) Mengetahui pemahaman peserta didik terhadap konten di media sosial Tiktok yang berkaitan dengan wawasan kebangsaan; serta (3) Mengetahui dampak penggunaan media sosial Tiktok terhadap wawasan kebangsaan peserta didik.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peserta didik tergolong aktif dalam menggunakan media soail Tiktok ,dengan durasi penggunaan yang bervariasi.peserta didik tidak hanya memanfaatkan Tiktok sebagai media hiburan,tetapi  juga sebagai sumber informasi,edukasi dan komunikasi.(2) Peserta didik menunjukkan pemahaman yang cukup baik terhadap konten yang berkaitan dengan wawasan kebangsaan di media sosial Tiktok, (3).Media sosial Tiktok memberikan dampak positif terhadap peningkatan wawasan kebangsaan peserta didik.konten-konten yang relevan mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air,kebanggaan sebagai warga negara indonesia,serta mendorong keterlibatan aktif dalam kegiatan yang mendukung penguatan nilai-nilai kebangsaan.
Peranan Guru PPKn Dalam Meningkatkan Sikap Nasionalisme Peserta Didik Ira Natasya; Heri Tahir; Restu Mayang Sara Nur
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 3 (September 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/jt.v12i3.76955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui bentuk aktivitas guru PPKn dalam meningkatkan sikap nasionalisme peserta didik di MAN 2 Barru Kabupaten Barru (2) mengetahui kendala yang dihadapi guru PPKn dalam meningkatkan sikap nasionalisme peserta didik di MAN 2 Barru Kabupaten Barru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Bentuk aktivitas guru PPKn di MAN 2 Barru sebagai pengarah dalam meningkatkan sikap nasionalisme peserta didik dengan mendorong partisipasi dan keterlibatan peserta didik untuk mengambil bagian dalam kegiatan upacara bendera baik sebagai petugas maupun sebagai peserta upacara. Selanjutnya memberikan contoh dengan menggunakan produk dalam negeri seperti menggunakan pakaian batik, menggunakan tas lokal sehingga menjadi teladan bagi peserta didik serta mengarahkannya menyanyikan lagu-lagu nasional. Sebagai pengajar dalam meningkatkan sikap nasionalisme peserta didik, dapat dilihat dari kemampuan guru dalam mengajarkan materi dengan mengaitkan dan mengembangkan materi nasionalisme dengan diskusi kelompok. Namun, tidak dibarengi dengan konsistensi guru yang terkadang hanya memberikan tugas, tidak memberikan penjelasan, pendampingan dan pengawasan yang baik sehingga proses pembelajaran terbilang monoton. Sehingga peranan guru PPKn dalam meningkatkan sikap nasionalisme peserta didik kurang optimal begitupun dengan ilmu yang diperoleh peserta didik. (2) Kendala yang dihadapi guru PPKn dalam meningkatkan sikap nasionalisme peserta didik di MAN 2 Barru yaitu, kurang memperbaharui ilmu pengetahuan dan memanfaatkan perkembangan teknologi dalam pembelajaran serta rendahnya partisipasi peserta didik.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Smart Board Untuk Meningkatkan Minat Belajar Murid Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Di Sman 1 Tana Toraja Septiani, Septiani; Agus, Andi Aco; Djamalong, Ahmad
Jurnal Tomalebbi Volume 13, Nomor 1 (Maret 2026)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/jt.v13i1.82797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis persiapan guru Pendidikan Pancasila menggunakan media pembelajaran smart board dalam meningkatkan minat belajar murid. (2) Kendala yang dialami guru dalam menggunakan media pembelajaran smart board (3) Upaya untuk mengatasi kendala yang dialami guru dalam penggunaan media pembelajaran Smart Board.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif,teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1).guru telah melakukan persiapan secara terstruktur sebelum pembelajaran, meliputi pengecekan perangkat, kesiapan jaringan, penyusunan bahan ajar digital, serta penyesuaian materi dengan karakteristik murid. Penggunaan Smart Board mampu meningkatkan perhatian, antusiasme, dan keterlibatan murid dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila melalui tampilan visual, video, dan aktivitas interaktif.(2) Kendala yang ditemukan meliputi ketidakstabilan jaringan internet, keterbatasan jumlah perangkat Smart Board, serta keterbatasan keterampilan guru dalam mengoperasikan fitur lanjutan. (3)Untuk mengatasi kendala tersebut, guru melakukan pengecekan teknis secara mandiri, memanfaatkan dukungan sekolah melalui pelatihan dan bantuan teknisi, mengembangkan kompetensi secara mandiri melalui tutorial dan diskusi dengan rekan sejawat, serta menerapkan strategi pembelajaran alternatif saat Smart Board tidak dapat digunakan.
Efektifitas Penerapan Sistem Poin Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Peserta Didik Di SMA Negeri Ihsan, Ahmad; Rifdan, Rifdan; Mustari, Mustari
Jurnal Tomalebbi Volume 13, Nomor 1 (Maret 2026)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/jt.v13i1.80822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan sistem poin dalam meningkatkan kedisiplinan peserta didik di SMA Negeri 1 Maros, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya, serta mengetahui perubahan kedisiplinan peserta didik setelah penerapan sistem tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru bimbingan dan konseling, guru, serta peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan sistem poin dilakukan secara terstruktur melalui penetapan aturan pelanggaran, pencatatan akumulasi poin, serta pembinaan melalui layanan konseling. Faktor pendukung meliputi kejelasan aturan, dukungan kepala sekolah, keterlibatan guru, pemanfaatan teknologi pengawasan, serta komunikasi dengan orang tua. Adapun faktor penghambat antara lain intervensi pihak luar, rendahnya kesadaran sebagian peserta didik, dan inkonsistensi penerapan aturan. Penerapan sistem poin menunjukkan perubahan positif terhadap kedisiplinan peserta didik yang ditandai dengan menurunnya tingkat pelanggaran dan meningkatnya kepatuhan terhadap tata tertib sekolah. Selain itu, pembinaan melalui konseling turut mendorong terbentuknya kesadaran disiplin secara internal. Dengan demikian, sistem poin tidak hanya berfungsi sebagai alat pengendalian perilaku, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter disiplin peserta didik.
Peran Strategis Bimbingan Perkawinan Pra-Nikah dalam Membentuk Kesiapan Berumah Tangga: Kajian Empiris di Kantor Urusan Agama Kecamatan Arungkeke Rita Febriana; Andi Kasmawati; Muh. Sudirman
Jurnal Tomalebbi Volume 13, Nomor 1 (Maret 2026)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/jt.v13i1.83172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan bimbingan perkawinan pranikah serta kontribusinya terhadap kesiapan calon pengantin di Kantor Urusan Agama Kecamatan Arungkeke. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan perkawinan telah berjalan secara terstruktur sesuai dengan pedoman Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan dilaksanakan selama 16 jam pembelajaran dengan materi yang meliputi persiapan perkawinan, dinamika kehidupan rumah tangga, kesehatan reproduksi, pengelolaan konflik, serta perencanaan ekonomi keluarga. Metode pembelajaran yang digunakan memadukan ceramah, diskusi, dan tanya jawab sehingga mendorong partisipasi aktif peserta. Bimbingan perkawinan memberikan kontribusi positif terhadap kesiapan calon pengantin yang meliputi aspek  psikologis,  emosional,  spiritual,  dan  ekonomi.  Peserta   menunjukkan    peningkatan pemahaman   mengenai   peran   dan   tanggungjawab   dalam  keluarga,  kemampuan mengelola emosi dan konflik, penguatan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan rumah tangga, serta kesadaran pentingnya perencanaan keuangan keluarga. Meskipun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi beberapa kendala seperti keterbatasan kehadiran peserta, perbedaan latar belakang pendidikan, serta keterbatasan sarana pembelajaran. Secara umum, bimbingan perkawinan pranikah di Kecamatan Arungkeke memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesiapan calon pengantin dalam membangun keluarga yang harmonis dan berketahanan. 
Implementasi Perda No. 1 Tahun 2014 Tentang Pelayanan Publik Pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Tiara Septiany; Mustaring Mustaring; Nurharsya Khaer
Jurnal Tomalebbi Volume 13, Nomor 1 (Maret 2026)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/jt.v13i1.76087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pelaksanaan Perda No.1 tahun 2014 tentang Pelayanan Publik oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Maros. (2) Prosedur layanan dokumen kependudukan oleh Dinas kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Maros. (3) Faktor penghambat terhadap kinerja pelayanan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Maros. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori Implementasi Kebijakan Edward III. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Implementasi Perda ditinjau dari 4 aspek yakni hasilnya menunjukkan komunikasi kebijakan belum merata, sumber daya dan fasilitas masih terbatas, disposisi yakni sikap pelaksana dan komitmen pelayanan dalam melakukan pelayanan sudah baik. Para petugas menunjukkan sikap yang ramah dan professional.dan struktur birokrasi sudah jelas dan terstruktur namun SDM sangat kurang pada pelayanan dokumen kependudukan (2) Prosedur pelayanan cukup sederhana, meski kadang masyarakat terkendala pada kelengkapan berkas karena belum mendapatkan informasi mengenai persyaratan. (3) Faktor penghambat utama adalah kurangnya SDM, gangguan jaringan, dan fasilitas yang minim
Analisis Kesadaran Hukum Mahasiswa Fis-H Terhadap Pencegahan Dan Penanggulangan Kekerasan Seksual Di Lingkungan Kampus Sakiyah Sakiyah; Mustaring Mustaring; Muh. Khaidir
Jurnal Tomalebbi Volume 13, Nomor 1 (Maret 2026)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/jt.v13i1.83792

Abstract

Kekerasan seksual di perguruan tinggi menjadi isu mendesak di Indonesia. Meskipun Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 telah menyediakan landasan normatif yang komprehensif, implementasinya masih menghadapi tantangan, khususnya di Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesadaran hukum mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum terhadap pencegahan dan penanggulangan kekerasan seksual, mencakup pemaknaan hukum, tingkat kesadaran berdasarkan indikator Soerjono Soekanto, faktor yang mempengaruhi keberanian melapor, serta sikap dan tindakan mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 13 informan, observasi partisipatif, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Keabsahan data diuji melalui triangulasi dan member check. Hasil menunjukkan bahwa kesadaran hukum mahasiswa relatif baik pada aspek pengetahuan, pemahaman, dan sikap, ditandai dengan penolakan terhadap kekerasan seksual. Namun, terdapat kesenjangan pada aspek perilaku akibat hambatan struktural dan kultural, seperti relasi kuasa, budaya victim blaming, dan rendahnya kepercayaan terhadap mekanisme pelaporan. Sosialisasi kebijakan belum optimal dan kinerja satgas masih cenderung reaktif.
Penerapan Pendekatan Deep Learning Dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Peserta Didik Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Di SMP Negeri Nur Mila; Andi Aco Agus; muh khaedir
Jurnal Tomalebbi Volume 13, Nomor 1 (Maret 2026)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/jt.v13i1.83678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persiapan guru, penerapan, dan kendala pendekatan deep learning pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan penerapan deep learning diawali dari kesiapan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran, memilih strategi yang mendorong keaktifan peserta didik, serta mengikuti pelatihan yang relevan. Penerapan deep learning dilaksanakan melalui kegiatan pembelajaran yang menekankan diskusi, analisis, presentasi, dan refleksi sehingga mendorong keterlibatan aktif peserta didik. Pendekatan ini mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, literasi, dan pemahaman nilai-nilai Pancasila secara kontekstual. Adapun kendala yang dihadapi meliputi perbedaan kemampuan literasi peserta didik, keterbatasan pemahaman guru, keterbatasan waktu, serta minimnya sarana pendukung. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara guru, sekolah, dan pemerintah dalam menyediakan pelatihan berkelanjutan serta dukungan fasilitas agar implementasi deep learning dapat berjalan optimal.