cover
Contact Name
Andi Octamaya Tenri Awaru
Contact Email
sosialisasi99@gmail.com
Phone
+6285343665103
Journal Mail Official
a.octamaya@unm.ac.id
Editorial Address
Sosiology Education Study Program, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Makassar, Jalan AP Pettarani, Gunungsari Makassar, Indonesia, Telp/ Fax. (0411) 885105
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
ISSN : 23560886     EISSN : 27223086     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Volume 4 Edisi 3 November 2017" : 29 Documents clear
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SEMESTER II SISWA KELAS XI IIS 2 SMAN 3 MAROS Madjid, Misriah; Arifin, Zainal
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.663 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation pada mata pelajaran sosiologi semester II siswa kelas XI IIS 2 SMAN 3 Maros. Teknik pengumpulan data melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IIS 2 SMAN 3 Maros seba nyak 30 siswa yang terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 13 perempuan, tahun ajaran 2016/2017 semester genap pada mata pelajaran sosiologi pokok bahasan integrasi dan reintegrasi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak 2 siklus, masing-masing siklus melalui 4 tahap yaitu, perencanaan, pekasanaan, observasi, dan refleksi. Data yang diperoleh peneliti diolah dengan menggunakan analisis  kuantitatif deskriptif untuk mengetahui peningkatan hasil belajar sosiologi pokok bahasan integrasi dan reintegrasi pada siswa kelas XI IIS 2 SMAN 3 Maros melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada pratindakan adalah 46,10 sedangkan nilai presentasi ketuntasannya 7%. Pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar siswa menjadi 77,87 sedangkan nilai presentasi ketuntasan hasil belajar pada siklus I adalah 77%, namun setelah dilakukan perbaikan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata hasil belajar 86,50, atau 97%. Jadi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation pada mata pelajaran sosiologi pokok bahasan integrasi dan reintegrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI IIS 2 SMAN 3 Maros. Berdasarkan hasil tersebut maka, hipotesis tindakan pada penelitian ini yaitu Jika model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation diterapkan dalam mata pelajaran sosiologi semester II, maka hasil belajar siswa kelas XI IIS 2 SMAN 3 Maros akan meningkat, dinyatakan diterima. 
LINEARITAS PENDIDIKAN GURU BIDANG STUDI DAN PROSES PEMBELAJARAN DI SMA NEGERI 1 KAJUARA Fajar Fatwa; Zainal Arifin
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.794 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ; 1) Proses pembelajaran mata pelajaran yang diajarkan oleh guru yang linear dan guru yang tidak linear dengan latar belakang pendidikannya di SMA Negeri 1 Kajuara dan 2) Hasil belajar siswa terhadap mata pelajaran yang diajarkan oleh guru yang linear dan guru yang tidak linear dengan lata rbelakang pendidikannya di SMA Negeri 1 Kajuara. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling.Jumlah informan sebanyak 8 orang guru, 10 orang siswa dari kelas XI IPA 1 dan kelas XI IPS 1. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi.Teknik analisis data melalui 3 tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data yaitu member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Proses pembelajaran mata pelajaran yang diajarkan oleh guru yang linear dan guru yang tidak linear dengan latar belakang pendidikannya di SMA Negeri 1 Kajuara yaitu (a) proses pembelajaran oleh guru yang linear dengan latar belakang pendidikanny aadalah mengkombinasikan penggunaan metode ceramah, metode diskusi dan metode demonstrasi, melakukan evaluasi dan penguatan materi, menggunakan media pembelajaran, dan siswa antusias mengikuti pelajaran; (b) proses pembelajaran oleh guru yang tidak linear dengan latar belakang pendidikannya adalah menggunakan metode ceramah, mengandalkan sumber referensi dari buku, dan siswa kurang aktif dalam proses belajar dan 2) Hasil belajar siswa terhadap  mata pelajaran yang diajarkan oleh guru yang linear dan guru yang tidak linear dengan latar belakang pendidikannya di SMA Negeri 1 Kajuara yaitu (a) hasil belajar siswa terhadap mata pelajaran yang diajarkan oleh guru yang linear adalah kreatifitas siswa meningkat, daya serap siswa yang baik dan kemampuan mengaplikasikan materi ajar dalam lingkungan sekitarnya; (b) hasil belajar   siswa terhadap mata pelajaran yang diajarkan oleh guru yang tidak linear adalah kurangnya minat belajar siswa dan kurangnya percaya diri yang dimiliki oleh siswa.
KEKERASAN SIMBOLIK DI SMA NEGERI 1 BUA PONRANG KABUPATEN LUWU Taufik, Parham; Ishak, Chamsiah
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.14 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12112

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Bentuk kekerasan simbolik di SMA Negeri 1 Bua Ponrang Kabupaten Luwu. 2) Mengetahui Mengapa kekerasan simbolik dapat terjadi di SMA Negeri 1 Bua Ponrang Kabupaten Luwu. Dalam penelitian ini menggunakan Jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan 15 orang informan. Adapun pemilihan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria siswa korban kekerasan simbolik di SMA Negeri 1 Bua Ponrang Kabupaten Luwu. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan teknik Member chek Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Bentuk kekerasan simbolik yang terjadi di SMA Negeri 1 Bua Ponrang Kabupaten Luwu yaitu a). kekerasan Simbolik verbal dalam bentuk eufeminisme/eufeminisasi bentuk pemberian hadiah, eufeminisme dalam bentuk perintah, eufeminisme dalam bentuk pemeberian kepercayaan b). bentuk mekanisme sensorisme/sensorisasi yaitu bentuk kekerasan yang jelas yang dianggap sebagai pelestarian nilai-nilai moral kehormatan, serta bentuk kekerasan psikologi/psikis di kalangan siswa yang dalam pelaksanaannya menggunakan bahasa tubuh seperti gestur wajah dengan mata melotot, pengucilan serta pendiaman. 2) kekerasan simbolik terjadi di SMA Negeri 1 Bua Ponrang Kabupaten Luwu karena, a). guru yang memiliki gangguan terhadap psikologisnya yang dibuktikan dengan guru yang sangat mudah terpancing emosinya, suka marah-marah dalam kelas, kekerasan simbolik juga mampu dipengaruhi oleh guru yang terlalu beracuan terhadap kurikulum yang lebih menitik beratkan terhadap kemampuan kognitif dan mengabaikan kemampuan afektif seperti yang dilakukan oleh guru yang menggunakan pola authoritarian yang memusatkan proses belajar mengajar satu arah. b). siswa yang memiliki kepribadian dan sikap yang menganggap dirinya kurang pandai, lemah, tidak berharga, sikap itu sendiri yang mampu memancing terjadinya kekerasan simbolik terhadap dirinya karena dari kepribadian dan sikap tersebut terkadang siswa melakukan tindakan yang mengundang perhatian walaupun tindakan itu mampu membuat siswa itu sendiri mendapatkan hukuman dari guru, serta c).  lingkungan, yang dimana lingkungan mampu melegitimasi terjadinya kekerasan simbolik disekolah dengan adanya aturan yang  memberatkan bagi siswa seperti tidak boleh datang terlambat dan sulit menerima alasan. Meskipun memberatkan namun tetap harus dipatuhi karena berada dalam lingkungan sekolah.
EKSISTENSI BUDAYA PESTA SEKOLAH DI DESA KEMBANG MEKAR KECAMATAN SAMBI RAMPAS KABUPATEN MANGGARAI TIMUR NUSA TENGGARA TIMUR Mahesti, Ivoni; Awaru, M. Ridwan Said
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.454 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) alasan budaya pesta sekolah tetap dipertahankan sampai sekarang di desa Kembang Mekar kecamatan Sambi Rampas, kabupaten Manggarai Timur. 2) Untuk mengatahui bagaimana budaya pesta sekolah bisa menjadi modal sosial bagi masyarakat Desa Kembang Mekar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif.Adapun pemilihan informan penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling.Dengan demikian, pihak yang dijadikan informan penelitian adalah tokoh masyarakat dan orang tua yang pernah mengadakan acara pesta sekolah.Oleh karena itu, informan dalam penelitian berjumlah sembilan orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu  observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Alasan pesta sekolah tetap dipertahankan sampai saat ini karena memiliki beberapa alasan yaitu: a) Pesta sekolah sangat bermanfaat bagi perkembangan pendidikan anak, b) Pesta sekolah merupakan ajang memberikan wejangan bagi anak yang sudah maupun akan melanjutkan pendidikan, c) Pesta sekolah sebagai pemupuk rasa persaudaraan/persatuan diantara warga masyarakat. 2) Budaya pesta sekolah bisa menjadi modal sosial bagi masyarakat karena, a) adanya semangat komunalisme yang berkembang dalam masyarakat, b) kegiatan pesta sekolah yang sangat mengutamakan lonto leok (duduk bersama).
PENGARUH KEBIASAAN MEMBACA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS XI IPS SMA NEGERI 2 SUNGGUMINASA Nicky Astria Sarbianty; M. Ridwan Said Ahmad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebiasaan membaca terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi kelas XI IPS SMA Negeri 2 Sungguminasa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan korelasi product moment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 2 Sungguminasa dan sampelnya juga seluruh siswa yaitu sebanyak 70 responden. Pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif yaitu distribusi frekuensi dan persentase. Selain itu, juga menggunakan analisis statistik  inferensial yaitu uji korelasi product moment dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kebiasaan membaca terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi kelas XI IPS SMA Negeri 2 Sungguminasa dengan pencapaian nilai korelasi (r) sebesar 0,421 atau 42,1% dan nilai sig 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan adanya arah hubungan yang positif dan signifikan. Jadi 42,1% variabel kebiasaan membaca akan  mempengaruhi hasil belajar sebesar 57,9%. Ini berarti bahwa korelasi yang terjadi antara kebiasaan membaca terhadap hasil belajar siswa adalah hubungan yang berbanding lurus yaitu semakin sering kebiasaan membaca siswa, maka semakin tinggi pula hasil belajarnya. Untuk hasil analisis uji t di peroleh nilai  >  ( 3,830  > 1,687) sehingga  di tolak dan  diterima sehingga ada pengaruh positif dan signifikan kebiasaan membaca terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi kelas XI IPS SMA Negeri 2 Sungguminasa.
UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X DI SMA NEGERI 1 BARAKA KABUPATEN ENREKANG Hasan Baharuddni; M. Ridwan Said Ahmad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan faktor-faktor apakah yang menyebabkan rendahnya minat belajar siswa kelas X terhadap mata pelajaran sosiologi SMA Negeri 1 Baraka, dan bagaimanakah upaya yang dapat dilakukan guru mata pelajaran sosiologi dalam meningkatkan minat belajar siswa dalam mata pelajaran sosiologi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan penarikan informan menggunakan purposive sampling. Dengan kriteria informan adalah siswa kelas X, guru Sosiologi, wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan arsip-arsip yang berhubungan dengan penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa(1) faktor yang menyebabkan rendahnya minat belajar siswa terhadap mata pelajaran sosiologi adalah:(a) rendahnya motivasi belajar pada luar siswa, (b) kurangnya perhatian siswa terhadap mata pelajaran sosiologi, (c) kurangnya penggunaan metode mengajar yang efektif dan bervariasi sehingga membuat siswa menjadi bosan. (2) Upaya yang dilakukan oleh guru sosiologi sebagia soslusi dari permasalahan tersebut yaitu: (a) pemberian motivasi, (b) penyampaian tujuan pembelajaran yang dicapai, (c) menggunakan metode mangajar yang lebih bervariasi dan efektif, (d) penggunaan media pembelajaran yang baik, (e) memberikan penilaian, (f) memberikan pujian atas keberhasilan siswa.
PERAN MEDIA SOSIAL DALAM MEMBANGUN KESADARAN POLITIK SISWA (STUDI DESKRIPTIF SMA NEGERI 1 MARE) Roslindah, Roslindah; Ishak, Chamsiah
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui kondisi kesadaran politik siswa SMA Negeri 1 Mare Kecamatan Mare Kabupaten Bone dan 2) Megetahui dampak media sosial terhadap kesadaran politik siswa SMA Negeri 1 Mare Kecamatan Mare Kabupaten Bone. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan (Studi Deskriptif SMA Negeri 1 Mare Kecematan Mare Kabupaten Bone). Informan dalam penelitian ini sebanyak 15 orang. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data diperoleh melalui  tahap yaitu: Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data dengan menggunakan member check. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Kondisi kesadaran politik siswa kelas XII IPS SMA Negeri 1 Mare Kecamatan Mare Kabupaten Bone sudah baik. Siswa sudah mengerti dan sudah sadar dengan dunia politik, siswa mampu membedakan ketiga bentuk orientasi politik, baik orientisi afektif, orientasi kognitif, dan orientasi evaluatif; 2) Dampak media sosial terhadap kesadaran politik siswa SMA Negeri 1 Mare Kecamatan Mare Kabupaten Bone, yakni dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif adalah a) siswa lebih mudah mengakses dan mendapatkan informasi berkaitan dengan politik dapat mengetahui siapa saja yang akan menjadi calon dalam pemilihan, visi dan misi calon dan program kerja yang ingin dilakukan ketika calon menjadi pemimpin, siswa tanpa harus mengikuti kampanye politik yang dilakukan secara terbuka oleh partai politik, b) Dampak negatif yaitu terlalu banyak berita-berita politik yang tersebar di media sosial dan tidak jelas akan kebenaran dan media sosial dijadikan sebagai wadah untuk saling menjatuhkan dan saling mencari kesalahan utama elit politik.
PENDIDIKAN HOMESCHOOLING DALAM KELUARGA DI KOTA MAKASSAR Basmin, Riska; Ishak, Chamsiah
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) alasan memilih program pendidikan homeschooling, 2) prestasi dan metode belajar anak yang mengikuti program pendidikan homeschooling, 3) bagaimana interaksi anak yang mengikuti program pendidikan homeschooling. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang menggambarkan situasi-situasi secara langsung ditempat penelitian. Sementara teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa alasan yang membuat anak memilih program pendidikan homeschooling yaitu 1) keinginan orang tua untuk berperan aktif dalam proses perkembangan pendidikan anak, 2) metode belajar yang menarik dan fleksibel serta humanis dalam program pendidikan homeschooling, 3) ketakutan orang tua terhadap perilaku menyimpang di kalangan remaja dan kekerasan yang terjadi pada anak. Anak yang mengikuti program pendidikan homeschooling juga memiliki prestasi dan capaiannya masing-masing, hal ini juga tidak terlepas dari bagaimana konsep dan metode belajar yang diterapkan dalam pendidikan homeschooling. 1) memiliki prestasi juara lomba mata pelajaran biologi, 2) memiliki pencapaian-pencapaian dalam bidang tertentu seperti mata pelajaran tertentu dan minat bakat serta kemampuan anak. Proses interaksi anak homeschooling yang hanya berkutat pada agenda dan kegiatan yang positif membuat anak tidak kekurangan teman dan membuat anak mampu beradaptasi serta bekerja sama dengan masyarakat luas. Hal ini jelas tergambarkan dalam : 1) hubungan sosial anak dengan lingkungannya terjalin dengan baik melalui agenda-agenda masyarakat yang positif seperti kerja bakti, berolahraga, dan pada saat belajar bersama.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARANKOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SEMESTER II KELAS X IPS 1 SMA NEGERI 1 SINJAI UTARA KABUPATEN SINJAI Agung Firmansyah; Supriadi Torro
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.11780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dapat meningkatkan hasil belajar sosiologi siswa kelas X IPS 1 SMA Negeri 1 Sinjai Utara Kabupaten Sinjai. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui, observasi, tes, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan menggunakan analisis kuantitatif.Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Pelaksanaan tindakan dilakukan sebanyak 2 siklus, masing-masing siklus melalui 4 tahap yaitu, perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi dengan subjek penelitian adalah siswa kelas X IPS 1 SMA Negeri 1 Sinjai Utara Kabupaten Sinjai sebanyak 37 siswa yang terdiri dari 17 laki-laki dan 20 perempuan, tahun ajaran 2017/2018 semester genap pada mata pelajaran sosiologi pokok bahasan ragam gejala sosial.Hasil penelitian menunjukkan bahwa  : Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada Pra Tindakan adalah 57,54 sedangkan nilai presentase ketuntasan hanya 21,7 %. Pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar siswa menjadi 76,65 sedangkan Nilai presentase ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I adalah 62,1 %, namun setelah dilakukan perbaikan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata hasil belajar 86,46 sedangkan nilai presentase ketuntasan hasil belajar sudah mencapai 91,9 %, sesuai dengan kriteria ketuntasan hasil belajar sosiologi yang ditetapkan di SMA Negeri 1 Sinjai Utara yaitu 75 secara individu dan 85 % secara klasikal dari jumlah keseluruhan siswa. Jadi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray pada mata pelajaran sosiologi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X IPS 1 SMA Negeri 1 Sinjai Utara Kabupaten Sinjai. Berdasarkan hasil tersebut maka, hipotesis tindakan pada penelitian ini diterima. Yaitu, “Jika model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray diterapkan dalam mata pelajaran sosiologi semester II, maka hasil belajar siswa Kelas X IPS 1 SMA Negeri 1 Sinjai Utara Kabupaten Sinjai akan meningkat”.

Page 3 of 3 | Total Record : 29