cover
Contact Name
Andi Octamaya Tenri Awaru
Contact Email
sosialisasi99@gmail.com
Phone
+6285343665103
Journal Mail Official
a.octamaya@unm.ac.id
Editorial Address
Sosiology Education Study Program, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Makassar, Jalan AP Pettarani, Gunungsari Makassar, Indonesia, Telp/ Fax. (0411) 885105
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
ISSN : 23560886     EISSN : 27223086     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Volume 5 Edisi 2, Juli 2018" : 23 Documents clear
PENERAPAN PUNISHMENT DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN SISWA DI SMA NEGERI 1 TAKALAR Ratna Rtnaa@gmail.com; Andi Agustang
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 2, Juli 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.833 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Bentuk penerapan punishment dalam membentuk karakter disiplin siswa. 2) Faktor pendorong dan penghambat penerapan punishment dalam membentuk karakter disiplin siswa di SMA Negeri 1 Takalar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dengan kriteria yaitu Kepala Sekolah, guru BK, guru wali kelas dan siswa yang mendapat punishment. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, menyajikan data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Bentuk penerapan punishment dalam membentuk karakter disiplin siswa di SMA Negeri 1 Takalar meliputi, (a). Penerapan Punishment dengan isyarat seperti menunjukkan raut muka, gerakan mata dan ganjaran atau gerakan tubuh, (b). Punishment dengan perkataan seperti memberikan nasehat kepada siswa, teguran bahkan ancaman atau ultimatum, (c). Punishment dengan perbuatan seperti memberikan tugas tambahan, menyuruh siswa meninggalkan kelas dan mengeluarkan siswa dari kelas (d). Punishment dengan hukuman badan seperti memberikan hukuman kepada siswa dengan mencubit, memukul baik menggunakan alat atau tangan sendiri. Serta punishment yang diterapkan masih bersifat  edukatif atau mendidik. 2) Faktor pendorong dan penghambat penerapan punishment dalam membentuk karakter disiplin siswa di SMA Negeri 1 Takalar yaitu: (a). Faktor pendorong yaitu: kurangnya kesadaran diri siswa, dan perilaku siswa yang tetap melakukan pelanggaran walaupun telah diberi punishment. (b). Faktor penghambat yaitu: faktor sikap guru yang tidak peduli dengan keadaan siswa, dan pengaruh buruk dari siswa lain untuk melakukan suatu pelanggaran di sekolah. 
PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU SEKOLAH DI SMA NEGERI 11 MAKASSAR Muliati Muliati; Zainal Arifin
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 2, Juli 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.267 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Peran komite dalam meningkatkan mutu sekolah dan 2) Faktor-faktor yang menghambat peran komite dalam meningkatkan mutu sekolah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif tipe deskriptif. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan kriteria pengurus komite di SMA Negeri 11 Makassar sebanyak 8 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pengumpulan data, penyajian data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Peran komite dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMA Negeri 11 Makassar adalah Komite sekolah  telah melaksanakan beberapa indikator kinerja terkait perannya sebagai (a) badan pertimbangan, (b) badan  pengontrol, (c) badan pendukung, (d) badan penghubung. 2) Faktor yang menghambat komite sekolah dalam menjalankan perannya untuk meningkatkan mutu  pendidikan di SMA Negeri 11Makassar sebagai berikut (a) kendala waktu, (b)keterbatasan dana.
PENGARUH LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 12 MAKASSAR Erawati Erawati; Chamsiah Ishak
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 2, Juli 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.356 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12226

Abstract

       Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan di SMA Negeri 12 Makassar, untuk mengetahui pengaruh lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa kelas XI IPS dengan jumlah populasi  sebanyak 140 siswa yang terdiri dari empat kelas kemudian ditarik sampel sebanyak 58 siswa (rambom sampeling). Teknik pengumpulan data melalui angket dan dokumentasi,  Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial untuk pengujian. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan program aplikasi SPSS 20.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa kelas XI IPS SMA Negeri 12 Makassar dengan pencapaian nilai kolerasi ( r ) sebesar 0,684 hal ini berarti lingkungan sekolah mempunyai hubungan yang kuat terhadap motivasi belajar siswa dengan koefesien determinasi atau R-square (  sebesar 0,468 atau 46,8% yang berarti pengaruh lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa sebesar 46,8% dan sisanya 53,2% yang dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.  
PROBLEMATIKA PELAJAR DALAM MELANJUTKAN JENJANG PENDIDIKAN DI DESA PEKALOBEAN DUSUN MALIMONGAN KECAMATAN ANGGERAJA KABUPATEN ENREKANG Chamsiah Ishak
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 2, Juli 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.074 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Bentuk-bentuk problematika pelajar dalam melanjutkan jenjang pendidikan di Desa Pekalobean, Dusun Malimongan, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang. (2) Upaya orangtua mengatasi problematika pelajar dalam melanjutkan jenjang pendidikan di Desa Pekalobean, Dusun Malimongan, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 18 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria pelajar putus sekolah dan orangtua pelajar putus sekolah yang memiliki ekonomi menengah ke atas ada di Desa Pekalobean, Dusun Malimongan, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan teknik member check. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Bentuk-bentuk problematika pelajar dalam melanjutkan jenjang pendidikan di Desa Pekalobean, Dusun Malimongan, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang yakni : (a) Problematika individu, sudah tidak berniat melanjutkan sekolah, dan lebih memilih bekerja karena penghasilan yang didapatkan lebih jelas. (b) Problematika individu dengan lingkungan sekolah, adanya rasa trauma, takut dan malu untuk pergi ke sekolah. (c) Problematika individu dengan lingkungan tempat tinggal dan lingkungan sosial, teman sepergaulan memberikan dampak yang cukup besar terhadap pola pikir individu untuk terpengaruh. (2) Upaya Orangtua mengatasi problematika pelajar dalam melanjutkan jenjang pendidikan, yakni mengambil paket yaitu paket A,B,dan C. Paket A untuk tidak tamat SD, paket B untuk tidak tamat SMP, dan paket C untuk tidak tamat SMA.
INTERAKSI SOSIAL SISWA DIFABEL DI SLB-C YPPLB CENDRAWASIH MAKASSAR Islamiah dewi Syamrah; M. Ridwan Said Ahmad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 2, Juli 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.123 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Interaksi sosial antara sesama siswa difabel dan guru. 2) kendala-kendala dalam melakukan interaksi sosial antara sesama siswa difabel dan guru. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dengan kriteria yaitu guru yang mengajar di SMPLB/ SMALB minimal 10 tahun dengan jumlah informan sebanyak 8 guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, menyajikan data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa difabel melakukan interaksi sosial dengan sesama siswa difabel dalam bentuk assosiatif dan dissosiatif. Adapun bentuk assosiatif seperti melakukan kerjasama saat praktek membedakan benda padat dan benda cair, kerjasama dalam membersihkan hasil karya pada mata pelajaran keterampilan, kerjasama dalam permainan futsal dan bentuk dissosiatif seperti persaingan dalam mengerjakan ujian dengan cepat dan memenangkan pertandingan dalam praktek pembelajaran olahraga. Proses akomodasi dilakukan oleh guru yaitu memberi tugas tambahan, memanggil nama siswa yang ribut dan menegur siswa yang mengganggu temannya. Adapun beberapa hambatan dalam melakukan interaksi sosial diantara sesama siswa difabel dan guru yaitu sulit memahami/ memaknai, belajar atau merespon tergantung suasana hati, harus menggunakan bahasa sederhana, harus berbicara dengan singkat dan jelas, sering bertikai antara perempuan dan laki-laki dalm hal saling mengejek yang menyebabkan perempuan kadang ngambek dan diam, mereka hanya mendengarkan orang-orang yang terbiasa dengannya seperti orang tua, guru yang mengajar dikelasnya dan kepala sekolah.
PEREMPUAN PENJUAL IKAN DI AWERANGE DESA BATUPUTE KECAMATAN SOPPENG RIAJA KABUPATEN BARRU (Suatu Kajian Sosiologi Gender) Resty Rahayu Damayanti; A. Octamaya Tenri Awaru
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 2, Juli 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.197 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Faktor-faktor apa yang mendorong perempuan melakukan pekerjaan sebagai “penjual ikan” di Awerange Desa Batupute Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru. (2) Bagaimana alokasi waktu perempuan penjual ikan di Awerange Desa Batupute Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru dalam rumah tangga. (3) Bagaimana pengambilan keputusan dalam keluarga penjual ikan di Awerange Desa Batupute Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 6 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria perempuan Penjual Ikan, perempuan yang sudah berkeluarga, memiliki anak, usia 30-55 tahun. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Faktor-faktor yang mendorong perempuan melakukan pekerjaan sebagai “penjual ikan” karena faktor ekonomi yang kurang mencukupi, faktor pekerjaan suami, faktor lingkungan sekitar, dan faktor rendahnya pendidikan. (2) Pembagian alokasi waktu perempuan penjual ikan ini dengan cara yaitu dalam sehari semalam waktu mereka hanya terbagi dua, yaitu 4 jam untuk bekerja sebagai penjual ikan dan 20 jam sisanya diluar pekerjaan, yang mereka gunakan untuk mengurus rumah tangga, istirahat, dan tidur. (3) Pengambilan keputusan dalam keluarga penjual ikan ini mendominasi posisi perempuan atau sang istri yang ikut andil dalam mengambil keputusan dalam beberapa hal yang penting.  
ETOS KERJA NELAYAN MASYARAKAT PESISIR DI SOMBA KELURAHAN MOSSO KECAMATAN SENDANA KABUPATEN MAJENE SULAWESI BARAT Fitrah Amirullah; Muhammad Syukur
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 2, Juli 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.994 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12229

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Bentuk etos kerja masyarakat nelayan di Somba Kelurahan Mosso, Kabupaten Majene. (2) Kesenjangan sosial masyarakat nelayan di Somba Kelurahan Mosso, Kabupaten Majene. (3) Kontribusi pendidikan terhadap etos kerja nelayan di Somba Kelurahan Mosso Kabupaten Majene. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 11 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan selama masa kerja di atas 5 tahun yang berdasarkan penghasilan nelayan diatas 1 juta rupiah di Kelurahan Mosso, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan teknik member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bentuk etos kerja masyarakat nelayan di Somba Kelurahan Mosso, Kabupaten Majene terdapat beberapa hal yakni agama, budaya, struktur sosial politik, system ekonomi dan kondisi lingkungan alam. (2) Kesenjangan sosial pada masyarakat nelayan pesisir Somba, Kelurahan Mosso Kabupaten Majene, yakni berkaitan dengan sistem ekonomi masyarakat yang tergolong rendah dan tingkat pendidikan masyarakat juga terdapat dalam kategori rendah. (3) Kontribusi pendidikan terhadap etos kerja masyarakat nelayan di Somba Kelurahan Mosso, Kabupaten Majene, yakni a) merubah pola pikir masyarakat nelayan untuk menyekolahkan anak-anak mereka, b) orangtua sadar akan pentingnya pendidikan bagi anak-anak mereka.
PERBANDINGAN POLA ASUH ORANG TUA SISWA BERPRESTASI DENGAN SISWA YANG TIDAK BERPRESTASI DI SMA NEGERI 2 GOWA Rahmawati Rahmawati; Andi Agustang
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 2, Juli 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.002 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Perbandingan bentuk pola asuh orang tua siswa berprestasi dengan siswa yang tidak berprestasi di SMA Negeri 2 Gowa; 2) Upaya yang dilakukan orang tua siswa dalam menunjang prestasi belajar siswa di SMA Negeri 2 Gowa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu siswa berprestasi peringkat umum I, II, dan III di setiap tingkatan kelas, siswa yang tidak berprestasi peringkat terbawah I, II, dan III disetiap tingkatan kelas, orang tua/wali siswa berprestasi peringkat umum I, II, dan III, orang tua/wali siswa yang tidak berprestasi peringkat terbawah I, II, dan III disetiap tingkatan kelas di SMA Negeri 2 Gowa. Informan dalam penelitian ini berjumlah 24 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan mereduksi data, mendisplaykan data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Bentuk pola asuh orang tua siswa berprestasi di SMA Negeri 2 Gowa memiliki kecenderungan pada pola asuh demokratis dan otoriter. Namun, pola asuh yang banyak digunakan oleh orang tua siswa berprestasi dalam mendidik anak adalah pola asuh demokratis. Sedangkan bentuk pola asuh orang tua siswa yang tidak berprestasi di SMA Negeri 2 Gowa adalah pola asuh otoriter dan permisif. Tetapi kebanyakan orang tua dari siswa yang tidak berprestasi lebih banyak menggunakan pola asuh otoriter dalam mendidik anak; 2) Upaya yang dilakukan orang tua dalam menunjang prestasi belajar siswa di SMA Negeri 2 Gowa yaitu memberikan motivasi kepada anak, menyediakan fasilitas belajar seperti meja belajar, buku pelajaran, LKS, dan laptop serta memberikan pujian dan juga hadiah sesuai kemampuan finansial masing-masing orang tua. 
DAMPAK PROFESI PELAUT PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN SULI KECAMATAN SULI KABUPATEN LUWU Mariana Mariana; Supriadi Torro
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 2, Juli 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.105 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Faktor penyebab mengapa masyarakat lebih memilih profesi pelaut di Kelurahan Suli, Kec. Suli Kab. Luwu 2) Dampak profesi pelaut terhadap kehidupan sosial ekonomi di Kelurahan Suli, Kec. Suli Kab. Luwu. Jenis penelitian ini kualitatif dengan penentuan informan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu orang yang berprofesi sebagai pelaut Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, mendisplaykan data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data  yaitu Member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Faktor penyebab masyarakat lebih memilih profesi pelaut di Kel. Suli, Kec. Suli Kab. Luwu ada dua yaitu: faktor internal yakni, (a) individu: dimana masyarakat yang memilih profesi pelaut karena sangat dipengaruhi oleh keinginan dari diri sendiri yang melihat bahwa menjadi seorang pelaut sangat memiliki pendapatan yang tinggi sehingga dapat menopang kebutuhan diri sendiri, kemudian faktor eksternal yakni, (a) keluarga: banyaknya anggota keluarga yang mengambil profesi yang sama, sehingga individu tersebut termotivasi untuk mengikuti (b) masyarakat: dimana individu itu tumbuh dan besar dilingkungan yang mayoritas berprofesi sebagai pelaut ditambah banyaknya orang terdekat, teman sebayanya yang juga berprofesi sebagai pelaut 2) Dampak profesi pelaut terhadap kehidupan sosial ekonomi di Kelurahan Suli, Kec. Suli Kab. Luwu ada dua yaitu: kondisi sosial yakni, (a) kesehatan: dengan berprofesi sebagai pelaut maka kesehatan keluarga mereka dapat terjamin atau sejahtera khususnya bagi masyarakat di Kelurahan Suli (b) pendidikan: Makin banyaknya anak laki-laki di Kelurahan Suli lebih memilih sekolah pelayaran karena mereka tergiur dengan cerita masyarakat akan gaji yang bisa dikatakan lumayan banyak, (c) tempat tinggal: dari segi tempat tinggal masyarakat memang mengalami banyak ke majuan dimana rata-rata masyarakatnya memiliki tempat tinggal bisa dikatakan lumayan bagus atau mewah karena penghasilan mereka yang besar, (d) kekurangan tenaga kerja, banyaknya masyarakat atau pemuda yang keluar daerah dan memilih sebagai pelaut, maka banyak pula kekurangan tenaga kerja di Kelurahan Suli kemudian kondisi ekonomi yakni, (a) mata pencaharian, profesi sebagai pelaut tidak selamanya merupakan pekerjaan yang bisa dikatakan enak atau tidak susah. (b) kekayaan, bahwa masyarakat yang berprofesi sebagai pelaut memang mengalami banyak perubahan dari segi ekonomi.
PERSEPSI ORANGTUA SISWA TERHADAP TINDAKAN GURU DALAM MENDISIPLINKAN SISWA DI SMK YPKK LIMBUNG E. Lailla Pratiwi; Andi Agustang
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 2, Juli 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.441 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Tindakan guru dalam mendisiplinkan siswa di SMK YPKK Limbung, 2) Persepsi orangtua siswa terhadap tindakan guru dalam mendisiplinkan siswa di SMKYPKK Limbung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu; Orangtua yang anaknya lebih dari satu yang sementar abersekolah atau sudah tamat di SMK YPKK Limbung, Orangtua siswa yang tinggal di sekitar SMK YPKK Limbung, serta orangtua siswa yang pernah bersekolah di SMK YPKK Limbung, Guru yang mengajar di SMK YPKK Limbung serta masa kerja sudah lebih dari 10 tahun dan siswa sebagai informan tambahan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan mereduksi data, mendisplaykan data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) Tindakan pendisiplinan yang dilakukan oleh guru dengan; a) pemberian teguran secara lisan, b) pemberian hukuman, c) pemberian ancaman terhadap nilai, d) pemanggilan orangtua siswa, e) pemberhentian sementara atau skorsing, f) dikeluarkan dari sekolah. 2) Persepsi orangtua siswa terhadap tindakan guru dalam mendisiplinkan siswa di SMK YPKK Limbung adalah persepsi positif. Hal tersebut ditunjukkan dengan hampir semua tindakan pendisiplinan yang dilakukan oleh guru di SMK YPKK Limbung dianggap oleh orangtua siswa sebagai sesuatu yang baik dan harus dilakukan agar anaknya terdidik dan terbentuk sikap disiplin dengan menaati semua peraturan dan tata tertib di sekolah.

Page 1 of 3 | Total Record : 23