Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"Volume 9, Nomor 2, Juli 2022"
:
14 Documents
clear
Analisis Program Sekolah Ramah Anak Di SMP Negeri 1 Campalagian Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar
Sudirman Sudirman;
Supriadi Torro
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 9, Nomor 2, Juli 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i2.36075
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) tahapan pembentukan program sekolah ramah anak di SMPN 1 Campalagian dan 2) faktor penghambat dalam pembentukan program sekolah ramah anak di SMPN 1 Campalagian. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan jumlah informan 8 orang diantaranya kepala sekolah, guru, siswa dan orang tua siswa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik model Milles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1. tahapan pembentukan program sekolah ramah anak di SMPN 1 Campalagian a. tahap persiapan, meliputi penunjukkukan secara langsung, deklarasai sekolah ramah anak, pembentukan tim pelaksana sekolah ramah anak. b. tahap perencanaan dan c. tahap pelaksanaan. 2. faktor penghambat dalam pembentukan program sekolah ramah anak di SMPN 1 Campalagian pada masa pandemi Covid-19 yaitu; a. Masa pandemi Covid-19; b.masyarakat sekitar belum mendukung penuh sekolah ramah anak; c. kurangnya sistem keamanan; d. letak sekolah dekat dengan pasar.Â
Perilaku Sosial Remaja dalam Memanfaatkan Ruang Publik Perkotaan Lapangan Pemuda Bulukumba
Nur Aiza Basri;
M. Ridwan Said Ahmad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 9, Nomor 2, Juli 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i2.34067
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) bentuk perilaku sosial remaja dalam memanfaatkan ruang publik perkotaan lapangan pemuda Bulukumba dan 2) faktor faktor yang mempengaruhi perilaku sosial remaja dalam memanfaatkan ruang publik perkotaan lapangan pemuda Bulukumba. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian tipe deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui teknik purposive sampling yang menentukan informan secara sengaja sesuai kriteria yang ditentukan yaitu remaja berusia 12-24 tahun yang datang ke lapangan pemuda Bulukumba minimal dua kali dalam seminggu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi untuk memperoleh data akurat terkait masalah yang ada. Dalam penelitian ini yang menjadi fokus masalah penelitian adalah bentuk perilaku sosial remaja dalam memanfaatkan ruang publik lapangan pemuda Bulukumba beserta faktor yang mempengaruhi bentuk perilaku tersebut dalam memanfaatkan ruang publik lapangan pemuda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) bentuk perilaku sosial remaja dalam memanfaatkan ruang publik perkotaan lapangan pemuda Bulukumba adalah berjualan, berolahraga, menyalurkan hobi, berkumpul dan berinteraksi, berfoto, berpacaran, menonton pertunjukan, bermain dan berlatih, serta wisata kuliner. 2) faktor faktor yang mempengaruhi bentuk perilaku sosial remaja dalam memanfaatkan ruang publik perkotaan lapangan pemuda Bulukumba adalah faktor sosial, faktor ekonomi, faktor budaya, serta faktor pendidikan.
The Food and Agricultural Organization of the United Nations’ (FAO) Intervention to the Covid-19 impacts on food security in Nigeria, 2019-2021
Nneka Sophie Amalu;
Emeka Melvin Amalu;
Yisrael Ini-obong Jack-Rabin;
Melvina Amalu
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 9, Nomor 2, Juli 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i2.34040
Food insecurity has remained a problem in Nigeria despite its abundance in agricultural resources. However, the situation exacerbated with the outbreak of the COVID-19, as prices of foods increased and food shortages were experienced due to restrictions placed by the government to contain the virus. Thus, as persons battled to control the spread of the virus, they also battled with hunger, malnutrition and starvation. Covid-19 pandemic impacted food security by reducing purchasing power of individual and households due to job loss; reduced the availability and affordability of food due to the restrictions on movement, interstate travels and border closures; food transportation and distribution were also disrupted amongst other factors. Due to these negative impacts, interventions to manage the widespread food insecurity had to be launched by individuals, private companies, religious bodies, government and international organisations in order to alleviate the food crises induced by Covid-19. The thrust of this paper is to examine the Food and Agricultural Organisations’ intervention to the COVID-19 impacts on Food security in Nigeria. The paper proffers viable ways for more international engagement in order to solve the problem of food insecurity in Nigeria.
Dinamika Kehidupan Buruh Batu Merah Dalam Mempertahankan Pendidikan Anak di Kelurahan Bontonompo Kabupaten Gowa
Emmiyani Emmiyani;
Andi Agustang
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 9, Nomor 2, Juli 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i2.36077
Dinamika Kehidupan Buruh Batu Merah Dalam Mempertahankan Pendidikan Anak Di Kelurahan Bontonompo Kecamatan. Bontonompo Kabupaten Gowa. Skripsi. Dibimbing oleh Andi Agustang dan M. Ridwan Said Ahmad. Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui buruh batu merah dalam mendorong pendidikan anaknya di Kelurahan Bontonompo Kec.Bontonompo Kab.Gowa. penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun pemilihan informan pada penelitiam ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria orang tua yang berprofesi sebagai buruh batu merah yang kerja mengahsilkan upah perminggu dengan jumlah informan sebanyak 10 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduks data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data dengan menggunakan member check. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1). Upaya buruh batu merah dalam mempertahankan pendidikan anak yaitu:a) membiayai uang sekolah anak) b.)mengontrol anak dalam belajar dirumah maupun di sekolah, c.)memberikan bimbingan terhadap anak. c) menasehati anak. 2). Kendala buruh dalam mempertahankan pendidikan anak yaitu: a) terkendala di faktor cuaca, semakin bagus cuaca semakin pendapatannya banyak, b.) keadilan terhadap pendapatan, pendapatan yang tidak menetap, c.) waktu bekerja yang tidak menetap.
Membongkar Praktik Ideologi Patriarki Pada Sistem Kapamangkuan Masyarakat Hindu Bali
Irwan Nur;
I Putu Wisnu Saputra;
Aminah Aminah
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 9, Nomor 2, Juli 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i2.35151
Penelitian ini berfokus pada penyimpangan yang terjadi pada sistem kapamangkuan di Bali lewat ideologi patriarki . Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menyingkapkan realitas yang ada membongkar arus patriarki yang terdapat dalam sistem kapamangk u an di Bali. Temuan yang ditemukan adalah terdapat nilai - nilai patriarki dalam pengimplementasian sistem kapamangkuan di Bali  Â
Peranan Guru PPKn Dalam Menanamkan Sikap Sosial Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Parepare
Andi Aco Agus;
Reztu Dwi Kartika;
Sitti Hasnah
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 9, Nomor 2, Juli 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i2.36072
Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui pola pembinaan guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaan dalam upaya menanamkan sikap sosial siswa SMP Negeri 1 Parepare. 2) Untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaan dalam menanamkan sikap sosial siswa SMP Negeri 1 Parepare. 3) Untuk mengetahui cara mengatasi kendala guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaan dalam menanamkan sikap sosial siswa SMP Negeri 1 Parepare. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Berdasarkan sumbernya, jenis data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dengan cara observasi yang dilakukan pada guru pendidikan pancasila dan kewarganegaraan dan siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Parepare, wawancara terhadap kepala sekolah, wakil kepala sekolah, 3 orang guru pendidikan pancasila dan kewarganegaraan, dan siswa kelas VIII. Sedangkan data sekunder yaitu data yang diperoleh dari buku, jurnal, dan orang tua siswa. Data yang diperoleh dari hasil penelitian ini diolah dengan menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pola pembinaan guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaan dalam menanamkaan sikap sosial siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Parepare melalui tiga pendekatan (1) pembiasaan; (2) keteladanan; (3) pemberian hukuman dan reward. Adapun pembiasaan yang dilakukan guru adalah melakukan dzikir pagi setiap hari jumat, upacara bendera atau apel pagi, membudayakan 3S, berdoa sebelum memulai pembelajaran. Keteladanan yang diberikan guru kepada siswa adalah hadir di sekolah tepat pada waktunya, mengenakan pakaian yang sopan serta rapi, mengakui kesalahan dan berkata jujur. Hukuman yang diberikan kepada siswa yang melakukan pelanggaran berupa teguran. Sedangkan reward yang diberikan siswa yang berpretasi berupa hadiah dan ucapan penyemangat agar bisa mempertahankan prestasinya. 2) Kendala Guru dalam menanamkan sikap sosial terdiri atas faktor internal dan faktor eksternal. Adapun faktor internalnya adalah (1) waktu belajar dan mengajar di sekolah terbatas; (2) karakter siswa yang berbeda-beda. Sedangkan faktor eksternalnya adalah (1) pengaruh dari lungkungan keluarga; (2) pengaruh lingkungan masyarakat. 3) Upaya guru dalam mengatasi kendala dalam menanamkan sikap sosial dapat dilakukan dengan bekerja sama dengan orangtua siswa, kemudian melakukan bimbingan khusus dan pendekatan kepada siswa.
Upaya Peningkatan Minat Belajar Anak Usia Sekolah Melalui Komunitas Rumah Baca Pesisir di Desa Laguruda Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar
Nurfadillah Nurfadillah;
Zainal Arifin
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 9, Nomor 2, Juli 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i2.36078
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Upaya peningkatan minat belajar anak usia sekolah melalui komunitas rumah baca pesisir di Desa Laguruda Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar, 2) Kendala yang dihadapi komunitas rumah baca pesisir dalam upaya peningkatan minat belajar anak usia sekolah di Desa Laguruda Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 10 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria informan merupakan 1) pengurus inti rumah baca pesisir, 2) pengurus yang telah terlibat lebih dari 1 tahun, dan 3) anak binaan yang merupakan siswa yang telah berusia 7 tahun. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan member check. Teknik analisis data menggunakan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Upaya peningkatan minat belajar anak usia sekolah melalui komunitas rumah baca pesisir di Desa Laguruda Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar, yaitu: a) sosialisasi, b) penjadwalan belajar yang konsisten, c) variasi belajar, dan d) variasi buku bacaan. 2) Kendala yang dihadapi rumah baca pesisir dalam upaya peningkatan minat belajar anak usia sekolah di Desa Laguruda Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar, yaitu: a) fasilitas, dan b) peran orangtua.
Ecocentrism as Theoretical Framework for Environmental Ethics
Francis Tete
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 9, Nomor 2, Juli 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i2.34929
Environmental ethics has emerged as the philosophical response to the threat of a looming environmental apocalypse. Aside from ethical issues arising from our relation to fellow humans, our survival and wellbeing and the wellbeing of generations after us depend on how we live with, what we do to, and how our lives affect other co-inhabitants of the earth like tigers, fishes, rivers and mangroves. Recent philosophical response to the ethics of environmental concern has led to the emergence of two model theoretical frameworks, anthropocentrism and ecocentrism. Indeed, all environmental philosophy can be divided into anthropocentrism and ecocentrism (Callicott, 1999), otherwise labelled secondary and primary environmental ethics (Rolston, 1988). Whereas the former seeks care for the environment from the perspective of its instrumental value to mankind, the latter approaches human relation to nature on the merits of nature’s inherent value. On our choice of which of these theories to build our environmental ethic depends how far we go in responding to the critical challenges posed by the depleting of natural resources, the loss of biodiversity, the menace of climate change and the spectre of global environmental degradation. This article exposes the ecocentric framework with the objective of outlining its essential elements, thereby making it accessible for philosophical appraisal. Beyond profiling the distinctive traits of ecocentrism, this article argues that its theoretical framework opens a new vista for moral philosophy, provides the radically new dimension in moral theory without which every prospect of an effective environmental ethics falters in want of an appropriate philosophical foundation.Â
Peran Gender dalam Sistem Perkebunan (Studi Kasus Desa Sri Gunung, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan)
M Rizki Al-Farisi;
Sitti Komariah
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 9, Nomor 2, Juli 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i2.33683
Penelitian ini berfokus pada konstruksi gender antara laki-laki dan perempuan dalam menanam hingga memanen hasil dari perkebunan yang ada di Desa Sri Gunung. Desa Sri Gunung didominasi oleh perkebunan karet dan kelapa sawit. Adapun penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab terbentuknya peran gender sekaligus menganalisis kesetaraan gender dalam pembagian kerja di perkebunan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, teknik pengumpulan data melalui wawancara pengebun, pemilik lahan sebanyak 8 orang serta observasi partisipasi agar mendapatkan pengalaman langsung keadaan di perkebunan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa terjadinya konstruksi masyarakat yang tidak membedakan gender dalam pembagian peran di perkebunan karet, pandangan tersebut dipengaruhi oleh kebudayaan Suku Pangkalan Balai. Sedangkan dalam perkebunan kelapa sawit terdapat pandangan bahwa perempuan itu merupakan makhluk yang lemah sehingga peran perempuan dalam berkebun tidak setara dengan peran laki-laki, pembentukan konstruksi tersebut merupakan pengaruh dari pembagian kerja dari PT. Hindoli.Â
Strategi Melangsungkan Hidup Pengamen Badut di Kecamatan Balikpapan Selatan Kota Balikpapan
Muhammad Syahril Arifuddin;
Ashari Ismail;
Firdaus W Suhaeb
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 9, Nomor 2, Juli 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i2.35795
Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui, 1) Strategi aktif pengamen badut di Kecamatan Balikpapan Selatan Kota Balikpapan dalam melangsungkan hidupnya, 2)Strategi pasif pengamen badut di Kecamatan Balikpapan Selatan  Kota Balikpapan dalam melangsungkan hidupnya, 3) Strategi jaringan pengamen badut di Kecamatan Balikpapan Selatan Kota Balikpapan dalam melangsungkan hidupnya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif melalui penentuan dalam topik penelitiaan melalui teknik purpsive sampling. Teknik pengambilan data di lapangan dengan cara yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dipakai untuk menemukan data konkret atau yang nyata dan berkaitan dengan permasalahan yang menjadi topik penelitian ini. Hal yang didapatkan dalam penelitian ini mengarahkan bahwa: 1) strategi aktif yang dilakukan pengamen badu di Kecamatan Balikpapan Selatan Kota Balikpapan dalam melangsumgkam hidupnya yaitu (a) menambah jam kerja terkhusus hari sabtu dan minggu atau hari libur nasional. 2) strategi pasif yang dilakukan pengamen badut di Kecamatan Balikpapan Selatan Kota Balikpapan dalam melangsumgkam hidupnya yaitu (a) meminimalisir pengeluran kebutuhan sehari-hari, Pengamen badut yang tinggal bersama keluarganya biasanya pengeluaran hidupnya dalam sebulan kurang lebih 1.000.000. Pengamen badut yang yang masih tinggal sendiri di Balikpapan dalam sebulan biasanya pengeluarannya sampai 800.000, selain itu biasanya mereka juga mengirimkan uang kepada orang tuanya yang berada di kampung halamannya. 3) strategi pasif yang dilakukan pengamen badu di Kecamatan Balikpapan Selatan Kota Balikpapan dalam melangsumgkam hidupnya yaitu (a) meminjam uang dengan keluarga dekat, tetangga atau teman kerabat.