Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles
591 Documents
FUNGSI PENDIDIKAN DALAM KELUARGA (STUDI DESKRIPTIF PADA PASANGAN YANG MENIKAH MUDA DI DESA BARUGAE KECAMATAN LAMURU KABUPATEN BONE)
Darwis, Arisa Darwis;
Awaru, A. Octamaya Tenri
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 edisi 2 Juli 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (342.109 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.11785
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bagaimana fungsi pendidikan dalam keluarga yang menikah muda dan 2) Bagaimana dampak pernikahan usia muda terhadap pendidikan anak di Desa Barugae Kecamatan Lamuru Kabupaten Bone. Jenis Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu pasangan usia muda dan anak dari pasangan usia muda sebanyak 8 keluarga. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan peneliti melalui tiga tahapan kerja yaitu: reduksi kata, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengabsahan data yang digunakan yaitu member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Fungsi pendidikan dalam keluarga yang menikah muda di Desa Barugae Kecamatan Lamuru Kabupaten Bone mayoritas orangtua dinilai gagal dalam melaksanakan tanggung jawabnya sebagai orangtua terutama fungsi pendidikan dalam keluarga, seperti: a) Pembinaan aqidah dan akhlak, b) Pembinaan intelektual, c) Pembinaan kepribadian dan sosial. 2) Dampak pernikahan usia muda terhadap pendidikan anak di Desa Barugae Kecamatan Lamuru Kabupaten Bone dilihat dari a) Segi Ekonomi, pasangan usia muda cenderung belum memiliki pekerjaan tetap sehingga anak dari pasangan usia muda mayoritas meninggalkan bangku sekolah dan lebih memilih ikut bekerja untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. b) Segi pendidikan, keluarga yang berasal dari pernikahan usia muda memiliki tingkat pendidikan yang rendah dan tentunya akan berpengaruh sikap orangtua dalam mendidik anak-anaknya, karena kurangnya bekal orangtua dalam mengasuh dan mendidik anak-anaknya, sehingga berdasarkan penelitian ditemukan beberapa anak tidak melanjutkan pendidikan atau putus sekolah.
RESIPROSITAS PEDAGANG (PASSAMBU’) SAYUR DI DESA MASALLE KECAMATAN MASALLE KABUPATEN ENREKANG
Saharia Saharia;
M. Ridwan Said Ahmad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 3, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (337.957 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12383
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) faktor yang mendorong resiprositas pedagang (passambu’) sayur di Desa Masalle Kecamatan Masalle Kabupaten Enrekang, dan 2) bentuk resiprositas pedagang (passambu’) sayur di Desa Masalle Kecamatan Masalle Kabupaten Enrekang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik dalam menentukan informan menggunakan Snow ball sampling, dengan kriteria yaitu masyarakat yang berprofesi sebagai pedagang perantara (passambu’), petani sayur dan pembeli yang masih melakukan resiprositas. Jumlah informan sebanyak 10 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tekhnik keabsahan data menggunakan member check. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu kondensasi data, model data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa; Resiprositas Pedagang (passambu’) Sayur Di Desa Masalle Kecamatan Masalle Kabupaten Enrekang yaitu 1) faktor yang mendorong resiprositas pedagang (passambu’) sayur di Desa Masalle Kecamatan Masalle Kabupaten Enrekang : a) faktor keterbatasan modal, b) faktor kekeluargaan, c) faktor kebutuhan barang 2) bentuk resiprositas pedagang (passambu’) sayur di Desa Masalle Kecamatan Masalle Kabupaten Enrekang adalah: a) resiprositas sebanding terjadi antara petani dengan pedagang (passambu’), b) resiprositas umum terjadi antara sesama pedagang (passambu’) dan c) resiprositas negatif terjadi antara pedagang (passambu’) dengan pembeli.\
SOLIDARITAS SOSIAL ANGGOTA RCL (REMAJA CINTA LINGKUNGAN) DI SMA NEGERI 12 MAKASSAR
Haring, Wahyuni
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3 edisi 3 November 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (398.01 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3138
Penelitian ini betujuan 1) untuk mengetahui bagaimana solidaritas sosial yang tercipta dalam anggota RCL (Remaja Cinta Lingkungan) 2) untuk mangetahui faktor Pendorong dan penghambat solidaritas sosial anggota RCL (Remaja Cinta Lingkungan). Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan penarikan informan menggunakan purposive sampling,dengan kriteria informan anggota RCL (Remaja Cinta Lingkungan) dan pembina RCL (Remaja Cinta Lingkungan) informan sebanyak 16 orang Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Solidaritas sosial anggota RCL (Remaja Cinta Lingkungan) di SMA Negeri 12 Makassar lebih menonjol pada Solidaritas Organik terlihat pada pembagian kerja dilaksanakan dalam bentuk kepanitian anggota melaksanakan tugas didasarkan pada surat keputusan yang dikeluarkan oleh RCL (Remaja Cinta Lingkungan). Kurangnya kesadaran anggota RCL (Remaja Cinta Lingkungan) kondisi ini dapat dilihat dari anggota RCL (Remaja Cinta Lingkungan) yang jarang ikut rapat dan melaksanakan tugas dan tanggung jawab, hukum bersifat restitutif, individualisme tinggi dimana mereka lebih mementingkan hak pribadi dibandingkan organisasi. 2) Faktor Pendorong solidaritas sosial anggota RCL (Remaja Cinta Lingkungan) adanya interaksi antara senior dan junior yang baik dan mempunyai motivasi yang sama. Sedangkan penghambatnya yaitu kurang komunikasi Pembina terhadap anggota RCL (Remaja Cinta Lingkungan) dan banyaknya tugas sekolah menjadikan melemahnya solidaritas sosial RCL (Remaja Cinta Lingkungan). Keywords: social solidarity RCL (Teenagers Love Environment)
PENERAPAN DISIPLIN SEKOLAH DI SMA NEGERI 7 MALLAWA KABUPATEN MAROS
Andi Awal Rahmat;
Musdaliah Mustadjar
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (235.053 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.11845
Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui bagaimana penerapan disiplin sekolah di SMA Negeri 7 Mallawa Maros. 2)Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi disiplin siswa di SMA Negeri 7 Mallawa Maros. Jenis penelitian ini kualitatif dengan penentuan informan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria guru BK sebanyak 2 orang, Kepala Sekolah, Wakasek kesiswaan, wali kelas 4 orang dan siswa yang di wakili 8 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, mendisplay data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data yaitu member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Sistem penerapan disiplin sekolah di SMA Negeri 7 Mallawa Maros sudah berjalan dengan cukup baik dengan a) pengenalan tata tertib pada masa orientasi siswa, b) memberikan contoh disiplin kepada siswa seperti datang tepat waktu dan cara perpakaian, c) pihak sekolah juga memberikan nasehat tentang pentingnya disiplin sebelum memulai pelajaran seperti kebersihan kelas, cara berpakaian siswa serta kehadiran siswa, dan d) memberikan hukuman kepada siswa yang terlambat seperti lari keliling lapangan, push up bahkan tidak di perbolehkan masuk mengikuti pelajaran. 2)Faktor yang mempengaruhi disiplin siswa dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang berasal dari diri siswa seperti kurangnya kesadaran siswa dalam menjalankan tata tertib, kurangnya motivasi untuk datang ke sekolah, begadang sehingga mengantuk saat belajar, serta sikap mengulur- ulur waktu untuk masuk ke sekolah. Sedangkan faktor eksternal berasal dari luar diri siswa seperti letak rumah siswa yang jauh, kurangnya perhatian orangtua, adanya ajakan negatif dari teman seperti membolos.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SEKOLAH UNGGULAN (STUDI KASUS SMA NEGERI 11 PANGKEP DAN SMA NEGERI 13 PANGKEP)
Suriana Latif;
Supriadi Torro
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 1, Maret 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (272.12 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12913
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Peran guru dalam meningkatkan kualitas sekolah unggulan di SMA Negeri 11 Pangkep dan SMA Negeri 13 Pangkep. 2) Faktor yang mendukung dan menghambat upaya guru dalam meningkatkan sekolah unggulan di SMA Negeri 11 Pangkep dan SMA Negeri 13 Pangkep. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 16 orang yang masing-masing terdiri dari 6 guru di SMA Negeri 11 Pangkep dan SMA Negeri 13 Pangkep ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria guru yang telah mengajar selama 4 tahun dan 4 siswa yang terdaftar sebagai siswa di SMA Negeri 11 Pangkep dan SMA Negeri 13 Pangkep tahun 2017/2018. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Peran guru telah berjalan dengan baik dalam membuat model pembelajaran, menggunakan buku-buku keluaran terbaru sebagai referensi pembelajran, pengunaan media pembelajaran, melakukan home visit atau kunjungan rumah dan membuat kelompok belajar yang menyesuaikan dengan tingkat kemampuan siswa. 2) Faktor pendukung terlaksananya peran guru yaitu etos kerja dari masing-masing guru dan kepemimpinan kepala sekolah yang turut aktif dalam mengembangkan kemampuan guru. Adapun kendala yang dialami pada pelaksanaan peran guru yaitu kendala eksternal dan kendala internal. Kendala internal terdiri dari kurangnya motivasi dan kompetensi karena banyak yang tidak sesuai dengan bidangnya sedangkan kendala eksternal terkait dengan sarana dan prasaran yang tersedia dalam melancarkan kinerja guru.
PERSEPSI GURU SMA NEGERI 1 BONTOMARANNU TENTANG SISTEM KELAS TUNTAS BERKELANJUTAN DI KABUPATEN GOWA
Mattewakkang, Anugrah
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 1, Edisi 1, Juli 2014
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.2522
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru SMA Negeri 1 Bontomarannu tentang Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan, apa faktor pendukung dan penghambat sistem kelas tuntas berkelanjutan dan bagaimana hasil belajar siswa dalam sistem kelas tuntas berkelanjutan.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif tipe deskriptif. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi waktu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru tentang SKTB kurang mendukung, dikarenakan siswa semakin apatis dalam proses pembelajaran. Indikator SKTB pada intinya masih sama dengan sebelumnya sebab sistem ini merupakan sebuah pendekatan kepada siswa. Faktor pendukung sangat besar dari pemerintah yang menganggap tidak ada manusia yang bodoh melainkan daya tangkap manusia yang berbeda-beda. Faktor pendukung dari kepala sekolah adalah siswa diberi kesempatan untuk terus belajar karena siswa memiliki potensi yang berbeda-beda. Karena siswa yang mampuh disetiap pembelajaran akan cepat menyelesaikan studinya dengan program ini. faktor penghambatnya adalah kurangnya kesadaran peserta didik tentang tujuan SKTB, serta anggaran fasilitas dalam SKTB yang tinggi. Hasil belajar siswa semakin menurun dan mempengaruhi kualitas guru dalam mengajar. Secara kuantitas hasil belajar tercapai karena semua siswa tidak ada tinggal kelas tetapi segi kualitasnya prestasi siswa semakin menurun hal ini terlihat dari banyaknya siswa yang ikut remedial. Kata Kunci: Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan
PERAN SEKOLAH DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI MTS DDI CILELLANG KABUPATEN BARRU
Hasnia hasnia;
Chamsiah Said Ishak
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (159.171 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12197
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peran sekolah dalam membentuk karakter siswa di MTs DDi Cilellang Kabupaten Barru. (2) Untuk mengetahui kendala yang di hadapi oleh sekolah dalam membentuk karakter siswa di MTs DDi Cilellang Kabupaten Barru. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif tipe deskriptif dengan tekhnik purposive sampling. Informan dalam penelitian ini sebanyak 13 orang yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, 4 guru MTs DDi Ciellang dan 4 orang siswa siswi dan 3 orang tua siswa MTs DDi Cilellang , Tehknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh, dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif melalui tiga tahap yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya, tehknik pengabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peran sekolah dalam membentuk karakter siswa (a) Sebagai pembina ahklaq (b) Sebagai wadah bagi anak untuk menemukan bakat (c) Sebagai tempat untuk belajar lebih menghargai (d) Sebagai tempat yang mengajarkan persahabatan (2) Kendala yang dihadapi dalam membentuk karakter siswa adalah (a) Kurangnya sarana dan prasarana yang memadai (b) Tidak adanya kerjasama orang tua siswa dan guru (c) Kenakalan siswa
KONSEP DIRI MAHASISWA BERSTATUS JANDA (STUDI KASUS PADA PERGURUAN TINGGI DI KECAMATAN PANCARIJANG KABUPATEN SIDRAP)
Hasnita masri;
Muhammad Syukur
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 3, November 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (342.397 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13354
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Konsep diri mahasiswa berstatus janda dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi Kecamatan Pancarijang Kabupaten Sidrap. 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi konsep diri mahasiswa berstatus janda dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi Kecamatan Pancarijang Kabupaten Sidrap. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik penentuan informan menggunakan snowball sampling, dengan memilih dan mengambil sampel dengan menggali informasi dari teman ke teman mengenai mahasiswa yang berstatus janda. Jumlah informan sebanyak 6 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif tipe deskriptif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan membercheck. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Konsep diri mahasiswa berstatus janda dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi Kecamatan Pancarijang Kabupaten Sidrap yaitu bersikap apatis, percaya diri, merasa setara dengan orang lain, dan menyadari bahwa setiap orang mempunyai perasaan dan perilaku yang tidak seluruhnya di setujui masyarkat. 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi konsep diri mahasiswa berstatus janda dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi Kecamatan Pancarijang Kabupaten Sidrap adalah dukungan orangtua, motivasi teman, tantangan orang lain, perbandingan dengan orang lain, pendidikan sebagai investasi, dan kemampuan ekonomi.
STRATEGI ORANGTUA DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN ANAK (STUDI DESKRIPTIF KELUARGA MERANTAU DI DESA TANABATUE KELURAHAN TANABATUE)
Wulandary, Argi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3 edisi 3 November 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (393.424 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3117
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) kehidupaan orangtua merantau dalam mendidik anak hingga keperguruan tinggi. 2) strategi orangtua merantau dalam mendidik anak hingga keperguruan tinggi, 3) faktor pendukung dan penghambat keluarga terpisah dalam mendidik anak di Desa Tanabatue Kabupaten Bone. Jenis penelitan ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan mengunakan pendekatan deskriptif. Adapun 6 pemilihan informan pada penelitian ini mengunakan tekhnik purposiv sampling dengan kriteria orangtua yang berhasil menyekolahkan anaknya hingga keperguruan tinggi dan anak yang orangtuanya merntau di Desa Tanabatue Kabupaten Bone. Teknik pengumpulan data yang di lakukan yaitu Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data deskriptif kualitatif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kehidupan orangtua merantau: dari segi ekonomi.(2) Adapun strategi yang di gunakan oleh orangtua merantau. a) Mengintensifkan Komunikasi. b) berusaha berkumpul secara fisik pada waktu tertentu.c) menitipkan pada keluarga terdekat atau tetangga. Dari hasil penelitian (3) faktor pendukung dan penghambat keluarga di mana,a) faktor pendukung: kerabat dan sanak saudara, tercukupinya kebutuhan anak,sarana dan prasarana lancar. b)Faktor penghambat:anak cenderung pendiam,dan kesibukan orangtua. Kata Kunci: Strategi, orangtua
PENGARUH KEGIATAN ORGANISASI SISWA DISEKOLAH (ekstrakurikuler) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 5 MAKASSAR
Yusuf, Muh.
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (328.162 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i1.2327
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan organisasi sekolah terhadap motivasi belajar siswa kelas XI ips SMA Negeri 5 Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Ips dengan jumlah 134 siswa. Mengingat jumlah populasi relatif besar dan tidak dapat diteliti semua sehingga perlu untuk menentukan sampel dari pepulasi tersebut. Oleh karena populasi terbagi atas tingkatan-tingkatan atau strata, maka tetekhnik penarikan sampel yang digunakan strata random sampling sebanyak 30% atau 29 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menggunakan kuesioner, observasi dan dokumentasi. Teknik analisi data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif yaitu persentase dan analisis statistik inferensial yaitu uji normalitas, uji linieritas, uji korelasi dan uji t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan organisasi sekolah terhadap motivasi belajar siswa SMA Negeri 5 Makassar dengan nilai korelasi (r) sebesar 0,213 yang berada pada kategori rendah. Untuk uji normalitas data, diperoleh data untuk kegiatan organisasi sekolah sebesar 0,527 dan motivasi belajar sebesar 0,517 dilihat dari shapiri-wilk, karena kedua variabel tersebut lebih besar daro 0,05 maka dapat dinyatakan data tersebut normal. Untuk uji linieritas antara organisasi sekolah dan motivasi belajar diperoleh data sig sebesar 0,896 karena hasil yang diperoleh lebih besar dari 0,05 maka dinyatakan linier. Untuk pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kegiatan organisasi sekolah terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi di SMA Negeri 5 Makassar.Kata kunci: Organisasi siswa disekolah, Motivasi belajar sosiologi