cover
Contact Name
Andi Octamaya Tenri Awaru
Contact Email
sosialisasi99@gmail.com
Phone
+6285343665103
Journal Mail Official
a.octamaya@unm.ac.id
Editorial Address
Sosiology Education Study Program, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Makassar, Jalan AP Pettarani, Gunungsari Makassar, Indonesia, Telp/ Fax. (0411) 885105
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
ISSN : 23560886     EISSN : 27223086     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles 606 Documents
Konstruksi Sosial Praktik Budaya Candu oleh Perempuan Perokok di Coffee shop Anak Panah Surakarta Purbo Ratri; Theofilus Apolinaris Suryadinata
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 13, Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.83014

Abstract

Budaya minum kopi dan merokok di coffee shop telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban dan membentuk praktik budaya candu yang mengalami dinamika baru melalui penerimaan perempuan perokok di Coffee Shop Anak Panah Surakarta, meskipun masih dilekatkan pada stigma negatif dalam konteks sosial yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk praktik budaya candu di Coffee Shop Anak Panah Surakarta serta memahami bagaimana praktik tersebut dimaknai oleh perempuan yang merokok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi dan berlandaskan teori konstruksi sosial Peter L. Berger. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling, sedangkan validitas data dijaga melalui triangulasi sumber. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik budaya candu terwujud dalam kebiasaan mengonsumsi kopi dan rokok secara berulang dalam aktivitas nongkrong, bekerja, dan bersosialisasi. Bagi perempuan perokok, praktik tersebut dimaknai sebagai bentuk kenyamanan, kebebasan berekspresi, sarana membangun relasi sosial, serta simbol gaya hidup modern. Temuan penelitian menunjukkan bahwa melalui proses eksternalisasi, objektifikasi, dan internalisasi, praktik perempuan yang merokok dikonstruksi sebagai realitas sosial yang dinormalisasi di lingkungan Coffee Shop Anak Panah Surakarta dan mencerminkan perubahan relasi gender di ruang public
Interaksi Sosial Pelaku Phubbing (Phone Snubbing) Pada Remaja Di Desa Salutambun Barat Anggun Renanci; M. Ridwan Said Ahmad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 13, Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.83607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Interaksi Pelaku Phubbing  (phone snubbing) pang Terjadi Pada Remaja di Desa Salutambun Barat, 2) Dampak Perilaku Phubbing (phone snubbing) Terhadap Kalangan Remaja di Desa Salutambun Barat. Jenis penelitian Kualitatif dengan pendekatan Deskriptif. Jumlah informan penelitian ini sebanyak 8 orang remaja Salutambun Barat yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria informan yaitu remaja yang menggunakan smartphone dan melakukan phubbing. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengecekan keabsahan data menggunakan member check. Teknik analisis data terdiri dari redukdi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) interaksi pelaku phubbing yang terjadi pada remaja di Desa Salutambun yaitu: Proses interaksi remaja pelaku phubbing  kurang lancar, hal ini disebabkan karena seorang remaja terlalu fokus ke smartphonenya sehingga mengabaikan orang yang di sekitarnya. Akibatnya interaksi tatap muka terhadap teman kurang lancar. Phubbing menurunkan kualitas dan keterampilan sosial individu karena menghambat keterlibatan penuh dalam interaksi yang penting untuk internalisasi nilai sosial dan pengambilan peran. Perilaku phubbing dapat mengganggu dinamika interaksi sosial, karena simbol-simbol yang digunakan tidak sejalan dengan makna yang diharapkan dalam konteks sosial. 2) dampak perilaku phubbing terhadap kalangan remaja di desa salutambun yaitu: a) dampak pada pelaku, yaitu: kecanduan smartphone, banyak pekerjaan yang tertunda, merusak hubungan atau relasi pertemanan maupun dalam keluarga,dan menurunnya interaksi langsung dan kualitas komuniksi; b) dampak pada teman sekitar yaitu: merasa kecewa dan merasa tidak dihargai atau dianggap tidak penting
Tinjauan Sosio Yuridis Pencegahan Dan Penanganan Kekerasan Seksual Pada Perguruan Tinggi Di Universitas Negeri Makassar Fauziah Anzariah Sumar; Heri Tahir; Andi Aco Agus
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 13, Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.77409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab terjadinya kekerasan seksual di Universitas Negeri Makassar, menelaah upaya pencegahan oleh Satgas PPKS, serta mengidentifikasi kendala implementasi kebijakan. Metode yang digunakan adalah pendekatan sosio-yuridis dengan menggabungkan analisis normatif peraturan perundang- undangan dan data empiris melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan seksual dipicu oleh budaya pergaulan permisif, tekanan sosial, dan relasi kuasa. Upaya pencegahan dilakukan Satgas PPKS melalui sosialisasi, saluran pelaporan, serta regulasi internal seperti Surat Edaran Rektor tentang pedoman etika pembimbingan akademik. Namun, implementasi masih terbatas, dominan pada pendekatan edukatif, dan menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber daya, lemahnya mekanisme pemantauan, serta minimnya kolaborasi kelembagaan. Kondisi ini menegaskan adanya kesenjangan antara norma hukum dalam UU No. 12 Tahun 2022 dan Permendikbudristek No. 55 Tahun 2024 dengan praktik di lapangan.
Analisis Pengaruh Digital Marketing Dalam Memberdayakan Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Penyandang Disabilitas Di Kota Makassar Chaerizanisazi Chaerizanisazi; Syamsul Rizal MI; Muhammad Riswal; Muhdi Late; Irfandi Irfandi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 13, Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.83933

Abstract

Strategi pemasaran digital merupakan salah satu program pemberdayaan berbasis daring bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) penyandang disabilitas. Melalui penerapan strategi pemasaran digital, diharapkan UMKM penyandang disabilitas dapat lebih mudah memasarkan produknya serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk membahas dan menganalisis pengaruh serta strategi pemasaran digital dalam pemberdayaan UMKM penyandang disabilitas di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital terbukti memberikan pengaruh terhadap pemberdayaan UMKM penyandang disabilitas di Kota Makassar. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan pendapatan UMKM melalui pemasaran pada berbagai platform digital dan marketplace. Selain itu, UMKM penyandang disabilitas menjadi lebih terampil, inovatif, dan kreatif dalam mengembangkan serta mendesain produk. Namun demikian, terdapat beberapa kendala dalam implementasi strategi pemasaran digital, antara lain belum optimalnya layanan digital yang inklusif bagi UMKM disabilitas, keterbatasan keterampilan dalam pengelolaan pemasaran digital, serta kurangnya sarana dan prasarana pendukung seperti modul pembelajaran digital yang inklusif. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar Pemerintah Kota Makassar, organisasi penyandang disabilitas, serta pihak terkait lainnya dapat lebih mengoptimalkan layanan digital inklusif bagi seluruh UMKM penyandang disabilitas. Kegiatan pelatihan dan sosialisasi pemasaran digital juga diharapkan lebih difokuskan pada penerapan teknik pengelolaan input data dan manajemen data produk digital. Selain itu, penyediaan sarana dan prasarana pendukung seperti bahan ajar digital yang inklusif sangat penting bagi penyandang disabilitas. Partisipasi masyarakat serta kelompok non-disabilitas juga diharapkan dapat meningkatkan semangat inklusivitas dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas dalam kegiatan kewirausahaan
Pemberdayaan Lansia Melalui Program Terapi Psikososial Di Sentra Gau Mabaji Gowa Muhdi Late; Cherizanisazi Cherizanisazi; Nurfadillah Nurfadillah; Muhammad Riswal
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 13, Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.83932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan dampak pemberdayaan lansia melalui program terapi psikososial di Sentra Gau Mabaji Gowa dalam perspektif perkembangan psikososial Erikson. Peningkatan jumlah lansia di Indonesia menuntut adanya intervensi yang tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga psikososial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari lansia, pekerja sosial, psikolog, dan staf lembaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program terapi psikososial yang dilaksanakan meliputi terapi mental dan spiritual, terapi musik, terapi seni, terapi kognitif, terapi reminiscence, serta konseling psikologis. Program ini mampu meningkatkan partisipasi lansia, memperkuat interaksi sosial, serta membantu lansia dalam mengekspresikan diri dan mengelola emosi. Dalam perspektif Erikson, program ini berkontribusi pada keberhasilan lansia dalam mencapai tahap integritas diri (ego integrity), yang ditandai dengan penerimaan diri, refleksi positif terhadap pengalaman hidup, dan penemuan makna hidup. Dengan demikian, pemberdayaan lansia melalui terapi psikososial terbukti efektif dalam meningkatkan kesejahteraan psikososial lansia secara menyeluruh
Ekonomi Moral Ibu Rumah Tangga (Studi Usaha Kue Berbasis Komunitas di Kompleks Perumahan Minasa Upa Kota Makassar) saifuddin saifuddin
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 13, Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.83585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik ekonomi moral yang dijalankan oleh ibu rumah tangga dalam usaha kue berbasis komunitas di Kompleks Perumahan Minasa Upa, Kota Makassar. Kajian ini berangkat dari asumsi bahwa aktivitas ekonomi skala kecil rumah tangga tidak semata-mata didorong oleh rasionalitas ekonomi, tetapi juga dipengaruhi oleh nilai-nilai moral dan relasi sosial yang melekat dalam kehidupan komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, dengan informan yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik ekonomi moral tercermin dalam berbagai bentuk, seperti solidaritas antar pelaku usaha, praktik berbagi sumber daya, sistem kepercayaan dalam transaksi, serta fleksibilitas dalam mekanisme pembayaran. Nilai-nilai tersebut tidak hanya memperkuat hubungan sosial antar anggota komunitas, tetapi juga menjadi strategi adaptif dalam menjaga keberlanjutan usaha di tengah keterbatasan modal dan akses pasar. Selain itu, jaringan sosial berbasis kedekatan geografis dan kekerabatan berfungsi sebagai modal sosial yang signifikan dalam mendukung aktivitas produksi dan distribusi. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa ekonomi moral merupakan elemen penting dalam praktik ekonomi skala mikro, khususnya pada usaha berbasis komunitas yang dijalankan oleh ibu rumah tangga. Oleh karena itu, kebijakan pemberdayaan ekonomi masyarakat perlu mengintegrasikan dimensi sosial dan moral sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi lokal yang berkelanjutan. 
Kondangan Akademik: Pertukaran Simbolik Dalam Budaya Ucapan Selamat Mahasiswa Pascaujian A. Octamaya Tenri Awaru; Abdul Rahman; Andi Nuzul Akbar
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 13, Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.85753

Abstract

Fenomena budaya kampus sering kali merefleksikan dinamika sosial yang unik sekaligus kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana bentuk pemberian ucapan selamat yang dilakukan mahasiswa setelah menyelesaikan seminar proposal, seminar hasil, maupun ujian skripsi, serta memahami alasan di balik praktik tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar. Informan sebanyak 15 orang yang dipilih dengan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik “kondangan akademik” mahasiswa diekspresikan melalui beberapa bentuk utama: 1) ucapan selamat langsung di depan ruang ujian; 2) pemberian simbol material seperti karangan bunga, selempang, buket, atau hadiah kecil; 3) unggahan digital di media sosial (Instagram, WhatsApp, TikTok) yang dilengkapi foto bersama. Praktik ini memperlihatkan bahwa ucapan selamat tidak hanya hadir dalam ruang fisik, tetapi juga meluas ke ranah simbolik dan digital. Alasan di balik praktik tersebut dapat dipahami melalui empat dimensi: 1) emosional sebagai ekspresi kebahagiaan dan apresiasi; 2) sosial untuk memperkuat ikatan pertemanan dan identitas kolektif; 3) simbolik sebagai pengakuan atas status akademik baru; 4) serta pertukaran sosial berupa timbal balik yang menjadikan praktik ini terus berulang dan mengakar sebagai tradisi. Kondangan akademik dengan demikian dapat dipahami sebagai fenomena budaya akademik kontemporer.
Keterlambatan Penyelesaian Studi Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Makassar Muh. Raihan Djafir; A. Octamaya Tenri Awaru
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 13, Nomor 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v13i3.76099

Abstract

Penyelesaian studi tepat waktu merupakan salah satu indikator mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi dan menjadi tolok ukur keberhasilan mahasiswa maupun program studi. Namun, fenomena keterlambatan penyelesaian studi masih banyak ditemukan di berbagai perguruan tinggi, termasuk pada Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Makassar, meskipun program studi tersebut telah memperoleh akreditasi Unggul. Kondisi ini menunjukkan perlunya kajian yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor penyebab keterlambatan studi serta upaya yang dilakukan mahasiswa dalam mengatasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab keterlambatan penyelesaian studi mahasiswa serta mengidentifikasi upaya yang dilakukan mahasiswa dalam mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan dipilih secara purposive sebanyak sepuluh orang, yaitu mahasiswa aktif Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Makassar yang telah menempuh masa studi lebih dari lima hingga tujuh tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan melalui member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan penyelesaian studi dipengaruhi oleh empat faktor utama, yaitu kendala finansial, perilaku prokrastinasi, kesulitan dalam penulisan skripsi, dan kondisi mental mahasiswa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, mahasiswa menerapkan berbagai strategi, antara lain menyusun kembali jadwal penyelesaian skripsi, mengoptimalkan bimbingan akademik dengan dosen pembimbing, serta memanfaatkan layanan konseling dan dukungan teman sebaya. Temuan ini menunjukkan bahwa penyelesaian studi tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan akademik mahasiswa, tetapi juga oleh kondisi ekonomi, psikologis, dukungan sosial, serta efektivitas layanan akademik yang diberikan oleh program studi.
Tipologi Pendukung Tim Nasional Dalam Piala Dunia: Integrasi Perspektif Sosiologi Olahraga Dan Sosiologi Pendidikan Alimin Alwi; Hasyim Hasyim
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 13, Nomor 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v13i3.87705

Abstract

Piala Dunia bukan sekedar ajang kompetisi sepak bola internasional, tetapi merupakan ruang sosial tempat identitas, budaya, dan nilai-nilai sosial dibentuk melalui perilaku pendukung tim nasional. Kajian tentang suporter sepak bola selama ini lebih banyak menyoroti fanatisme, loyalitas, dan konsumsi olahraga, sementara tipologi pendukung yang dianalisis melalui integrasi perspektif sosiologi olahraga dan sosiologi pendidikan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan tipologi pendukung tim nasional dalam Piala Dunia serta menjelaskan proses sosialisasi dan pembelajaran sosial yang melatarbelakanginya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif pada kegiatan nonton bersama, dan netnografi pada media sosial. Analisis data dilakukan secara tematik melalui proses reduksi, pengkodean, kategorisasi, dan interpretasi. Hasil penelitian mengidentifikasi enam tipologi pendukung, yaitu pendukung loyalis, pendukung idola, pendukung prestasi, pendukung solidaritas, pendukung global, dan pendukung situasional. Masing-masing tipologi menunjukkan karakteristik identitas sosial, bentuk interaksi simbolik, dan modal budaya yang berbeda. Setiap tipologi merepresentasikan proses sosialisasi dan pembelajaran sosial yang memuat nilai sportivitas, toleransi, penghargaan terhadap keberagaman, empati, literasi media, berpikir kritis, dan kewargaan global. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberagaman orientasi pendukung tim nasional tidak hanya mencerminkan dinamika sosial dalam olahraga, tetapi juga berfungsi sebagai arena pendidikan sosial yang membentuk nilai dan identitas individu. Kebaruan penelitian terletak pada penyusunan World Cup Supporter Typology Model (WCSTM) yang mengintegrasikan perspektif sosiologi olahraga dan sosiologi pendidikan dalam memahami fenomena pendukung sepak bola.
Pengembangan Ekowisata Mangrove Berbasis Masyarakat dalam Mendukung Pengelolaan Pesisir Berkelanjutan di Desa Bedono Kabupaten Demak Erni Mulyanie; Meida Kusmiati
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 13, Nomor 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v13i3.83746

Abstract

Wilayah pesisir memiliki potensi sumber daya alam yang besar, namun juga menghadapi berbagai tekanan lingkungan seperti abrasi, banjir rob, kenaikan muka air laut, dan perubahan penggunaan lahan yang memerlukan pengelolaan secara berkelanjutan. Desa Bedono, Kabupaten Demak, merupakan salah satu kawasan pesisir yang mengalami kondisi tersebut sekaligus memiliki potensi ekosistem mangrove yang dapat dikembangkan melalui ekowisata berbasis masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mensintesis berbagai hasil penelitian mengenai potensi ekosistem mangrove, peran masyarakat, serta pengembangan ekowisata mangrove berbasis masyarakat di Desa Bedono. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif melalui tahapan penelusuran, seleksi, ekstraksi, analisis, dan sintesis berbagai artikel ilmiah serta buku yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekosistem mangrove di Desa Bedono memiliki potensi ekologis, ekonomi, dan edukatif yang mendukung pengelolaan wilayah pesisir secara berkelanjutan. Keterlibatan masyarakat dalam rehabilitasi mangrove, pengelolaan kawasan wisata, dan pengembangan usaha lokal menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan ekowisata. Namun, pengembangan ekowisata masih menghadapi tantangan berupa abrasi yang berkelanjutan, keterbatasan sarana dan prasarana wisata, serta perlunya penguatan kapasitas masyarakat dan kolaborasi antarpemangku kepentingan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan ekowisata mangrove berbasis masyarakat merupakan strategi yang berpotensi mendukung pengelolaan wilayah pesisir secara berkelanjutan melalui integrasi konservasi ekosistem, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan tata kelola kawasan.