cover
Contact Name
Andi Octamaya Tenri Awaru
Contact Email
sosialisasi99@gmail.com
Phone
+6285343665103
Journal Mail Official
a.octamaya@unm.ac.id
Editorial Address
Sosiology Education Study Program, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Makassar, Jalan AP Pettarani, Gunungsari Makassar, Indonesia, Telp/ Fax. (0411) 885105
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
ISSN : 23560886     EISSN : 27223086     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles 583 Documents
PENERAPAN TATA TERTIB DALAM MEMBINA DISIPLIN SISWA DI SMA NEGERI 1 LAPPARIAJA KABUPATEN BONE A. Rahmi Tenrisanna AM
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3 edisi 3 November 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.927 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara penerapan tata tertib di SMA Negeri 1 Lappariaja Kabupaten Bone dan mengetahui pengaruh penerapan tata tertib untuk membina disiplin siswa di SMA Negeri 1 Lappariaja Kabupaten Bone. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk memperoleh data yang mendalam tentang penerapan tata tertib sekolah dalam membina disiplinsiswa di SMA Negeri 1 Lappariaja Kabupaten Bone. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi yang digunakan untuk memperoleh data secara konkret yang berkaitan dengan permasalahan penelitian ini. Informan pada penelitian ini sebanyak 20 orang. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahap mereduksi data, menyajian data dan penarikaan kesimpulan.Teknik pengabsahan data yaitu member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Cara penerapanan tata tertib di SMA Negeri 1 Lappariaja mengutamakan semua hal yang berhubungan dengan kedisiplinan terutama dengan jam masuk sekolah yaitu pukul 07.15, dilarang merokok dilingkungan sekolah, seragam tidak boleh ketat, tidak boleh membawa senjata tajam dan alkohol, dilarang membuang sampah sembarangan. 2) Pengaruh penerapan tata tertib dalam membina kedisiplinan di SMA Negeri 1 Lappariaja adalah dengan tata tertib yang ada sudah cukup membuat siswa disiplin karena jika mereka melanggar tata tertib yang berlaku mereka dihadapkan dengan sanksi-sanksi yang dapat membuat mereka jera. Kata kunci: Tata Tertib, Disiplin, Siswa
PENGARUH LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 12 MAKASSAR Erawati Erawati; Chamsiah Ishak
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 2, Juli 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.356 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12226

Abstract

       Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan di SMA Negeri 12 Makassar, untuk mengetahui pengaruh lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa kelas XI IPS dengan jumlah populasi  sebanyak 140 siswa yang terdiri dari empat kelas kemudian ditarik sampel sebanyak 58 siswa (rambom sampeling). Teknik pengumpulan data melalui angket dan dokumentasi,  Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial untuk pengujian. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan program aplikasi SPSS 20.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa kelas XI IPS SMA Negeri 12 Makassar dengan pencapaian nilai kolerasi ( r ) sebesar 0,684 hal ini berarti lingkungan sekolah mempunyai hubungan yang kuat terhadap motivasi belajar siswa dengan koefesien determinasi atau R-square (  sebesar 0,468 atau 46,8% yang berarti pengaruh lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa sebesar 46,8% dan sisanya 53,2% yang dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.  
MAHASISWA PENERIMA BEASISWA BIDIK MISI STUDI PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SOSIOLOGI Ahmad Fajrul
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.031 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2335

Abstract

Penelitian ini betujuan 1) untuk mengetahui bagaimana pengalokasian dana beasiswa bidik misi yang diterima mahasiwa pendidikan sosiologi 2) untuk mangetahui bagaimana dampak beasiswa bidik misi yang diterima mahasiswa pendidikan sosiologi dalam menunjang prestasi akademik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan penerikan informan menggunakan purposive sampling. Dengan kriteria informan seluruh mahasiswa penerima beasiswa bidik misi pendidikan sosiologi angkatan 2010-2014, Dekan Fakultas Ilmu Sosial priode 2008/2013 dan Dekan Fakultas Ilmu Sosial priode 2013/2018 informan sebanyak 51 orang dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) pengalokasian dana beasiswa bidik misi yang diterima mahasiswa pendidikan sosiologi berjalan dengan baik 2) dampak beasiswa bidik misi yang diterima mahasiswa pendidikan sosiologi dalam menunjang prestasi akademik telah berjalan dengan baik karena dengan adanya beasiswa bidik misi mereka yang mempunyai keadaan ekonomi menengah kebawah tetapi mempunyai prestasi akademik yang baik bisa melanjutkan pendidikannya ke Universitas Negeri Makassar.Kata Kunci: Mahasiswa dan Bidik Misi
PERAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PEMBENTUKAN MORAL SISWA DI SMA NEGERI 9 MAKASSAR ., Harna
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 2, Juli 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.202 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i2.2369

Abstract

Penelitian bertujuan untuk megetahui peran teman sebaya terhadap pembentukan moral siswa di SMA Negeri 9 Makassar dan unsur-unsur moral apa yang yang dikembangkan melalui teman sebaya di SMA Negeri 9 Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas XI SMA Negeri 9 Makassar. Jumlah informan sebanyak 20 orang. Teknik dalam menentukan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria yang digunakan yaitu siswa yang memiliki kelompok geng. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data yaitu member check.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Peran teman sebaya terhadap pembentukan moral di SMA Negeri 9 Makassar yaitu peran meniru atau imitasi, internalisasi, introvert atau menjauhkan diri dan peran penyaluran bakat. 2) Unsur moral yang dikembangkan melalui teman sebaya di SMA Negeri 9 Makassar adalah disiplin yang ditandai dengan mereka saling mengingatkan untuk selalu mengikuti tata tertib di sekolah, dan keterikatan dalam kelompok atau solidaritas ditandai dengan mereka saling memberi perhatian satu sama lain.Kata Kunci: Pembentukan Moral Siswa
SOLIDARITAS SOSIAL DI DALAM LEMBAGA KEMAHASISWAAN HMPS PENDIDIKAN SOSIOLOGI FIS UNM PERIODE 2016-2017 Ma'ruf, Amar; Syukur, Muhammad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.929 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.11839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Faktor apakah yang menghambat solidaritas sosial di dalam lembaga kemahasiswaan HMPS Pendidikan Sosiologi FIS UNM Periode 2016-2017. (2) Bagaimana solusi untuk mengatasi terhambatnya solidaritas sosial di dalam lembaga kemahasiswaan HMPS Pendidikan Sosiolgi FIS UNM Periode 2016-2017. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 12 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria mahasiswa pendidikan sosiologi yang pernah masuk dalam pengurus HMPS Pendidikan Sosiologi FIS UNM Periode 2016-2017, mahasiswa yang memiliki jabatan sebagai pengurus inti dalam lembaga kemahasiswaan HMPS Pendidikan Sosiologi FIS UNM Periode 2016-2017. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan teknik member check. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Faktor penghambat solidaritas sosial di dalam lembaga kemahasiswaan HMPS Pendidikan Sosiologi FIS UNM Periode 2106-2017 meliputi: (a) Kekompakan (b) Rasa sepenanggungan (c) kolektifitas (d) Hukum yang bersifat represif (e) Perasaan moral bersama. (2) Solusi untuk mengatasi terhambatnya solidaritas sosial di dalam lembaga kemahasiswaan HMPS Pendidikan Sosiologi FIS UNM Periode 2016-2017 meliputi: (a) Membangun kekompakan (b) Menanamkan rasa sepenanggungan (c) Membangun kolektifitas (d) Mewujudkan hukum yang bersifat represif (e) Menanamkan perasaan moral bersama.
DAMPAK PEKERJAAN ORANGTUA PENGRAJIN EMAS TERHADAP PENDIDIKAN ANAK DI KELURAHAN BORONG KECAMATAN MANGGALA KOTA MAKASSAR Iin Wardiani; Muhammad Syukur
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 1, Maret 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.707 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Faktor-faktor yang melatar belakangi pekerjaan pengrajin emas di Kelurahan Borong, 2) Dampak negatif dan positif pekerjaan orangtua pengrajin emas di Kelurahan Borong, 3) Peran orangtua pengrajin emas di Kelurahan Borong. Jenis penelitiakn ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik dalam menentukan informan menggunakan purposive sampling, dengan kriteria yaitu orang tua pengrajin emas dan anak pengrajin emas di Kelurahan Borong. Jumlah informan sebanyak 12 orangtua dan 3 anak pengrajin emas. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, mendisplaykan data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan member chek. Hasil penelitian menunjukan bahwa; 1) faktor-faktor yang melatar belakangi pekerjaan pengrajin yakni (a) rendahnya pendidikan orangtua yang disebabkan karena pada saat itu kurangnya dukungan atau motivasi belajar, (b) faktor lingkungan, banyaknya pekerja pengrajin emas yang turun temurun, (c) pendapatan pengrajin yang lumayan banyak, sehingga banyak orang yang berminat untuk belajar dan ingin bekerja sebagai pengrajin emas. 2) dampak positif dan negatif, pertama dampak positif pekerjaan orangtua pengrajin emas terhadap pendidikan anak yaitu (a) anak pengrajin emas lebih mandiri dalam kesehariannya, (b) anak pengrajin lebih memiliki rasa empati terhadap orangtuanya, (c) anak pengrajin emas memiliki jiwa compatible atau memiliki jiwa yang sepadan artinya mampu meyakinkan diri mereka dengan apa yang seharusnya mereka kerjakan apakah lebih giat dalam bekerja atau lebih giat dalam hal bekerja dalam arti anak lebih mampu memilih yang terbaik untuk masa depan mereka, sedangkan dampak negatifnya yaitu, (a) banyak anak pengrajin yang dari sekedar membantu orangtua bekerja jadi ingin meneruskan pekerjaannya, (b) anak pekerja pengrajin emas akan kurang bersosialisasi atau bergaul dengan teman sebayanya, (c) anak akan melewatkan masa-masa untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan serta penghambat bakat dan prestasinya. 3) peran orangtua pengrajin emas berjalan kurang baik karena (a) terbatasnya waktu untuk memperhatikan keluarga (b) terbatasnya pemahaman pengasuhan cara mendidik anak, (c) kurangnya perhatian orangtua terhadap pendidikan anaknya. 
PERSEPSI SISWA TERHADAP KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SOSIOLOGI DI SMA NEGERI 1 SINJAI SELATAN Srianti, Srianti
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 2, Juli 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.42 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i2.2556

Abstract

ABSTRAKPenelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  persepsi  siswa  terhadap  kompetensi  pedagogik  guru  sosiologi  di  SMA  Negeri  1  Sinjai  Selatan.  Jenis  penelitian  ini  adalah  penelitian  deskriptif  kuantitatif.  Populasi  penelitian  sebanyak  101  orang  dan  sampel  penelitian  sebanyak  101  orang.  Tehnik  pengumpulan  data  yang  digunakan  adalah  kuesioner  dan  dokumentasi.  Tehnik  analisis  data  menggunakan  analisis  persentase.  Berdasarkan  hasil  analisis data,  diperoleh  persentase  pencapaian  skor  sebesar  82,21 %  berada  dalam  rentang  75% -100%  yang  menunjukkan  bahwa  tingkat  persepsi  siswa  teradap  kompetensi  pedagogik guru  sosiologi  di  SMA  Negeri  1  Sinjai  Selatan  berada  pada  kategori  sangat  baik  dengnan  indikator  kemampuan  mendidik,  kemampuan  mengajar  dan  kemampuan  melatih  siswa. Kata kunci: Persepsi siswa,kompetensi pedagogic guru
MEMANFAATAN PERPUSTAKAAN PRODI PENDIDIKAN SOSIOLOGI SEBAGAI SUMBER BELAJAR MAHASISWA Dewi Aprilia; Muhammad Syukur
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.724 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, pemanfaatan perpustakaan prodi pendidikan sosiologi sebagai sumber belajar mahasiswa dan kendala-kendala yang dihadapi mahasiswa dalam memanfaatkan perpustakaan prodi pendidikan sosiologi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif tipe deskriptif. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 18 orang yang ditentukan melalui teknik Purposive sampling dengan kriteria mahasiswa pendidikan sosiologi yang sering mengunjungi perpustakaan prodi pendidikan sosiologi dan pembina perpustakaan prodi pendidikan sosiologi serta pengurus perpustakaan prodi pendidikan sosiologi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif tipe deskriptif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan teknik member check. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan perpustakaan prodi pendidikan sosiologi sebagai sumber belajar mahasiswa telah dimanfaatkan sebagai tempat mengerjakan tugas dan tempat mencari rujukan penelitian, selain itu perpustakaan juga dijadikan sebagai tempat beristirahat, menunggu dosen dan tempat ibadah. Kendala-kendala yang dihadapi mahasiswa dalam memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar ada tiga kendala yaitu koleksi buku perpustakaan prodi pendidikan sosiologi yang masih kurang, sarana dan prasarana yang belum memadai dan pengurus perpustakaan yang belum profesional.
GAYA HIDUP SHOPAHOLIC (STUDI PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR) Andi Sahreza Nugrawan Ruzadi; Zainal Arifin
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 3, November 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.056 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Perilaku sosial mahasiswa yang mempunyai gaya hidup shopaholic di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar. 2) Jenis shopaholic yang mendominasi gaya hidup mahasiswa di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik dalam menentukan informan menggunakan purposive sampling dengan informan berjumlah 8 orang. Adapun kriteria informan yaitu berstatus sebagai mahasiswa FIS UNM angkatan 2015-2018, mahasiswa yang meluangkan waktu dua kali dalam sebulan untuk berbelanja pakaian dan menghabiskan uangnya untuk berbelanja pakaian minimal Rp 500.000 per bulan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif tipe deskriptif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Perilaku sosial mahasiswa yang mempunyai gaya hidup shopaholic di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar yaitu cenderung merupakan mahasiswa yang hanya memilih sebagai mahasiswa biasa yang kegiatan pokoknya hanya berkuliah saja dan cenderung merasa akrab dengan lingkungan yang mempunyai hobi yang sama. 2) Jenis shopaholic yang mendominasi dikalangan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar adalah shopaholic pemburu image, kompulsif dan diskonan.
INTERAKSI SOSIAL SISWA SUKU JAWA DAN BALI (SUKU PENDATANG) DENGAN SISWA SUKU BUGIS LUWU (SUKU SETEMPAT) DI SMA NEGERI 1 SUKAMAJU KECAMATAN SUKAMAJU KABUPATEN LUWU UTARA Fatniyanti, Fatniyanti
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3 edisi 3 November 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.482 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Bentuk interaksi siswa suku Jawa dan Bali di SMA Negeri 1 Sukamaju Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara. 2) Faktor pendorong dan penghambat terjadinya interaksi antara siswa suku Jawa dan Bali (suku pendatang) dengan siswa suku Bugis Luwu (suku setempat) di SMA Negeri 1 Sukamaju Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah informan adalah sebanyak 15 orang. Adapun kriteria informan, yaitu: Siswa suku Jawa yang berasal dari desa Katulungan, siswa suku Bali yang berasal dari desa Sukadamai, dan siswa suku Bugis Luwu yang berasal dari desa Kaluku. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan deskriptif kualitatif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data dengan menggunakan teknik member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Bentuk interaksi yang terjalin antara siswa suku Jawa dan Bali (suku pendatang) dengan siswa suku Bugis Luwu (suku setempat) adalah kerjasama, persaingan, kontravensi dan konflik. 2) Faktor pendorong terjadinya interaksi antara siswa suku Jawa dan Bali (suku pendatang) dengan siswa suku Bugis Luwu (suku setempat) adalah terjadinya kontak sosial yang baik antara siswa suku Jawa dan Bali (suku pendatang) dengan siswa suku Bugis Luwu (suku setempat), dan adanya kepentingan-kepentingan yang sama. Adapula faktor penghambat terjadinya interaksi antara siswa suku Jawa dan Bali (suku pendatang) dengan siswa suku Bugis Luwu (suku setempat), yaitu komunikasi dari segi bahasa yang digunakan, dan stereotype atau pemberian label. Kata Kunci: Interaksi Sosial, Siswa uku Jawa dan Bali, Siswa suku Bugis Luwu

Page 5 of 59 | Total Record : 583