Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles
583 Documents
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP PEMBINAAN GURU DI SMA NEGERI 1 GALESONG SELATAN KABUPATEN TAKALAR
Musawwir Muqtadir Nur
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (207.262 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3155
Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui peran kepemimpinan kepala sekolah dalam pembinaan guru-guru di SMA Negeri 1 Galesong Selatan Kabupaten Takalar; dan 2) untuk mengetahui kendala kepemimpinan kepala sekolah terhadap guru-guru di SMA Negeri 1 Galesong Selatan Kabupaten Takalar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif tipe deskriptif karena sifat data berupa kata-kata tertulis dan uraian yang diperoleh dari informan dan perilaku subjek yang diamati, yaitu kepala sekolah dan guru sebanyak 6 orang yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling atau pertimbangan tertentu. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan melalui 3 tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data dilakukan dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) peran kepemimpinan kepala sekolah terhadap guru-guru SMA Negeri 1 Galesong Selatan Kabupaten Takalar adalah; (a) pembuatan silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP); (b) peningkatan kemampuan membuka pelajaran; (c) peningkatan sikap atau perilaku dalam proses pembelajaran; (d) peningkatan kemampuan menguasai materi pembelajaran; (e) penyajian materi pembelajaran sesuai dengan tujuan dan indikator pembelajaran; (f) peningkatan keterampilan guru untuk menanggapi dan merespon pertanyaan siswa; (g) peningkatan kemampuan guru menggunakan media pembelajaran; (h) pembuatan alat evaluasi pembelajaran; (i) peningkatan kemampuan menutup pembelajaran; dan (j) peningkatan kemampuan guru dalam memberikan tindak lanjut, berupa pengayaan atau pendalaman materi. 2) Kendala-kendala yang dihadapi oleh kepala sekolah dalam melakukan pembinaan terhadap guru di SMA Negeri 1 Galesong Selatan Kabupaten Takalar, yaitu: (a) guru kurang disiplin dalam menjalankan tugas dan kewajibannya, (b) guru kurang kreatif dalam mengembangkan diri, (c) sarana dan prasana kurang tersedia sebagai pendukung pembinaan, dan (d) motivasi guru untuk berprestasi sangat kurang. Kata Kunci : Regulasi diri, Kemampuan awal, kemampuan berpikir kreatif
PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU SEKOLAH DI SMA NEGERI 11 MAKASSAR
Muliati Muliati;
Zainal Arifin
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 2, Juli 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (243.267 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12237
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Peran komite dalam meningkatkan mutu sekolah dan 2) Faktor-faktor yang menghambat peran komite dalam meningkatkan mutu sekolah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif tipe deskriptif. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan kriteria pengurus komite di SMA Negeri 11 Makassar sebanyak 8 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pengumpulan data, penyajian data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Peran komite dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMA Negeri 11 Makassar adalah Komite sekolah telah melaksanakan beberapa indikator kinerja terkait perannya sebagai (a) badan pertimbangan, (b) badan pengontrol, (c) badan pendukung, (d) badan penghubung. 2) Faktor yang menghambat komite sekolah dalam menjalankan perannya untuk meningkatkan mutu pendidikan di SMA Negeri 11Makassar sebagai berikut (a) kendala waktu, (b)keterbatasan dana.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING COMPOSITION (CIRC) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS 1 DI SMA NEGERI 2 BANTAENG
Akram Pratama;
Musdaliah Mustadjar
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (461.418 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.11781
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: “Penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading Composition (CIRC)”. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan pemaparan data kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 2 Bantaeng, dengan jumlah siswa 24 orang siswa yang terdaftar pada tahun ajaran 2015/2016. pengumpulan data yang digunakan dokumentasi dan angket (kuesioner). Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis data kuantitatif dengan dua siklus. Peningkatan hasil belajar siswa dapat dilihat dari hasil terevaluasi siklus I ke siklus II yang kemudian dianalisis. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diperoleh nilai rata-rata pada siklus I sebesar 58,99 dengan persentase ketuntasan hanya sebesar 29,16%. Sedangkan nilai rata-rata siklus II meningkat menjadi 71,66 dengan persentase ketuntasan 70,83%. Hasil uji hipotesis diperoleh peningkatan dari siklus I ke siklus II itu menunjukkan bahwa dengan penerapan pembelajaran kooperatif model Cooperative Integrated Reading Composition (CIRC) dapat meningkatkan hasil belajar sosiologi siswa kelas XI IPS 1 di SMA Negeri 2 Bantaeng
FLUKTUASI SISWA YANG BERMASALAH (STUDI PADA PELANGGARAN TATA TERTIB SISWA SMA NEGERI 6 MAKASSAR KELURAHAN BIRA KECAMATAN TAMALANREA)
Muhammad Wahyu Ramadhan;
A. Octamaya Tenri Awaru
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 3, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (338.529 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12380
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) apa penyebab terjadinya pelanggaran tata tertib dikalangan siswa di SMA Negeri 6 Makassar (2) bagaimana dampak terjadinya pelanggaran tata tertib terhadap solidaritas sosial dikalangan siswa di SMA Negeri 6 Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian derkriptif pendekatan kualitatif. Adapun jumlah informan pada penelitian ini terdiri 7 informan yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data temuan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penyebab terjadi pelanggaran tata tertib dikalangan siswa di SMA Negeri 6 Makassar yaitu kurangnya nilai dan pengetahuan agama pada diri siswa, kurangnya pengetahuan tentang pendidikan moral dari orang tua, pengaruh teknologi yang semakin canggih serta faktor lingkungan keluarga dan teman sebaya yang kurang baik, (2) dampak terjadinya pelanggaran tata tertib terhadap solidaritas sosial dikalangan siswa di SMA Negeri 6 Makassar yaitu dampak positif yakni siswa yang memilik moral yang sama (buruk), justru mengalami penguatan dalam hal solidaritas sosial dikalangan geng mereka khususnya dalam hal persatuan mereka. Sedangkan, dampak negatif yakni siswa yang moralnya kurang bagus dengan siswa yang dianggap moralnya bagus, justru mengalami kelonggaran atau hubungan mereka menjadi renggang dikarenakan sebagian dari mereka ada yang tidak suka karena moralnya yang kurang bagus (nakal) dan takut terpengaruh.
PERAN PENGGUNAAN HANDPHONE ANDROID TERHADA HASIL BELAJAR SISWA KELAS XII SMA NEGERI 22 MAKASSAR
., Rismawati
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 2, Juli 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (218.401 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i2.2380
Penelitian bertujuan untuk mengetahui peran penggunaan handphone android terhadap hasil belajar kelas XII SMA Negeri 22 Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas XII SMA Negeri 22 Makassar. Jumlah informan sebanyak 18 orang. Adapun pemilihan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purvosive sampling dengan kriteria yang digunakan adalah siswa yang menggunakan handphone android dan memiliki hasil belajar yang tinggi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data yaitu member check.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penggunaan handphone android terhadap motivasi belajar siswa kelas XII SMA Negeri 22 Makassar yaitu sebagai media komunikasi, mencari informasi yang cepat, aplikasi digunakan untuk mempermudah proses belajar mengajar, menghilangkan kejenuhan atau stress.Kata Kunci: Peran Penggunaan Handphone Android, Hasil Belajar
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA DI SMA NEGERI 1 BAJENG
Hasrul Hasrul;
Muhammad Syukur
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (563.072 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12069
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap pembentukan kedisiplinan siswa di SMA Negeri 1 Bajeng Kabupaten Gowa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X dan XI (IPA dan IPS) dengan sampel 892 dari populasi yaitu sebesar 220 siswa yang ditentukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, angket dan dokementasi. Instrumen yang digunakan yaitu angket kepemimpinan kepala sekolah yang berjumlah 30 butir soal dan angket kedisiplinan siswa yang berjumlah 28 butir soal. Hasil dari analisis deskriptif menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah di SMA Negeri 1 Bajeng berada pada frekuensi 39,54% atau berada pada kategori tinggi. Sedangkan kedisiplinan siswa berada pada frekuensi 36,81% dengan kategori Tinggi. Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kepemimpinan kepala sekolah terhadap kedisiplinan siswa di SMA Negeri 1 Bajeng, dengan nilai pengaruh koefisian korelasi (r) yaitu sebesar 0,890 dan nilai koefisien determinasi atau R-square ( ) sebesar 0,784 atau 78,4% yang berarti pengaruh kepemimpinan kepala sekolah sebagai variabel bebas (X) terdapat kedisiplinan siswa sebagai variabel terikat atau Y adalah sebesar 78,4%.
PERAN KOMUNITAS SOKOLA KAKI LANGIT DALAM MEMBINA ANAK USIA SEKOLAH DI BONTO MANAI KABUPATEN MAROS
Asrianto Asrianto;
Chamsiah Ishak
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 2, Juli 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (262.89 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13214
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peran komunitas Sokola Kaki langit dalam membina anak usia sekolah di Bonto Manai Kabupaten Maros. (2) Faktor yang mempengaruhi komunitas Sokola Kaki Langit dalam membina anak usia sekolah di Bonto Manai. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 13 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria (1) Pengurus harian Sokola Kaki Langit, (2) Menjadi anggota komunitas selama 1 tahun, (3) Aktif dalam mengikuti kegiatan komunitas. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Peran komunitas Sokola Kaki Langit dalam membina anak usia sekolah di Bonto Manai Kabupaten Maros yaitu: (a) Mengadakan kelas nonformal. (b) Membantu pihak sekolah pada pembelajaran formal. (c) Membuat atau meningkatkan rumah baca/perpustakaan. (d) Memberikan dorongan dan pemahaman pentingnya pendidikan. (e) Bekerjasama dengan pihak keluarga murid binaan. (f) Bekerjasama dengan pihak sekolah. (g) Bekerjasama dengan masyarakat. (2) Faktor yang mempengaruhi komunitas Sokola Kaki Langit dalam membina anak usia sekolah di Bonto Manai Kabupaten Maros yaitu: (a) faktor pendorong meliputi jenis kegiatan pembinaan yang menarik, dan hubungan antara pendidik dan peserta didik yang baik. (b) faktor penghambat yang terdiri dari faktor internal meliputi adanya anggota yang kurang bekerja secara kolektif, adanya anggota yang kurang menindaklanjuti hasil evaluasi, adanya anggota yang kurang disiplin waktu saat berkegiatan, serta faktor eksternal meliputi kendala dari segi akses di lokasi binaan, kondisi murid yang kurang mendukung dalam mengikuti pembinaan, serta kegiatan akademik maupun nonakademik dari relawan.
PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PEKERJA SAMPINGAN DI TRANS CARREFOUR PANAKKUKANG SQUARE MAKASSAR
., Henri
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 1, Edisi 1, Juli 2014
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.2528
Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui faktor faktor yang menyebabkan mahasiswa melakukan pekerjaan sampingan dan untuk mengetahui gambaran Prestasi belajar mahasiswa yang melakukan pekerjaan sampingan di Trans Carrefour Panakkukang Square Makassar. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dengan beberapa kriteria, yaitu Mahasiswa yang aktif di salah satu perguruan tinggi di Makassar dan Telah melakukan pekerjaan sampingan selama 6 Bulan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara mendalam. Teknk analisis data menggunakan deskriptif kualitatif, dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulanm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor-faktor yang menyebabkan mahasiswa melakukan pekerjaan sampingan di Trans Carrefour Panakkukang Square Makassar adalah karena faktor ekonomi atau kebutuhan, menambah pengalaman dan ikut-ikutan dengan kebiasaan temannya. Adapun gambaran prestasi belajar mahasiswa pekerja sampingan di Trans Carrefour Panakkukang Square Makassar menunjukkan bahwa prestasi mereka bisa tetap dipertahankan dari sebelum dan setelah bekerja di tengah-tengah kesibukan mereka yang menjalani dua kegiatan yang berbeda secara bersamaan dengan harapan terap memaksimalkan kedua hal tersebut. Kata Kunci: Prestasi Belajar dan Mahasiswa Pekerja Sampingan
HUBUNGAN KEBIASAAN BELAJAR MANDIRI DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DI SMAN 1 SELAYAR
Nur Muthmainnah;
Zainal Arifin
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (338.433 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12206
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan belajar mandiri dengan hasil belajar sosiologi siswa SMAN 1 Selayar. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 285 siswa kemudian ditarik sampel sebanyak 57 siswa. Populasi yang terjangkau adalah siswa XI dan XII IPS dengan menggunakan teknik sampel acak sederhana. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, angket dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis statistic deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Hasil perhitungan koefisien korelasi antara kebiasaan belajar mandiri dengan hasil belajar sosiologi diperoleh koefisien korelasi sederhana (rhitung) 0,796. Berdasarkan pengujian signifikansi koefisien korelasi antara pasangan skor kebiasaan belajar mandiri dengan hasil belajar sosiologi adalah signifikan. selain itu berdasarkan regresi sederhana nilai signifikannya yaitu 0,01< 0,05 artinya dapat dikatakan bahwa ada hubungan yang nyata atau signifikan antara kebiasaan belajar mandiri dengan hasil belajar sosiologi. Besarnya pengaruh kebiasaan belajar mandiri dengan hasil belajar yaitu 63%, Sedangkan sisanya ditentukan oleh faktor lain seperti motivasi, sarana dan prasarana, disiplin,lingkungan sekolah, keluarga, lingkungan masyarakat, guru, dan lainnya. Oleh karena itu maka dapat dikatakan Ho ditolak dan Hi diterima, yang berarti ada hubungan yang nyata (signifikan) antara kebiasaan belajar mandiri (X) dengan hasil belajar (Y).
REDUKSIASI BAHASA DAERAH BANGGAI PADA REMAJA DI DESA LAMBAKO KECAMATAN BANGGAI KABUPATEN BANGGAI LAUT
Muhlizar Muhlizar;
Muhammad Syukur
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 3, November 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (261.404 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13360
Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui :1) Faktor Reduksiasi Bahasa Daerah Banggai pada remaja di desa lambako kecamatan Banggai kabupaten Banggai laut.2) Dampak Reduksiasi Bahasa Daerah Banggai pada remaja di desa lambako kecamatan Banggai kabupaten Banggai laut. Jenis penelitian ini merupakan penelitian metode kualitatif. Adapun pemilihan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria remaja yang berusia 12-21 dan remaja yang tidak fase menggunakan bahasa daerah. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan teknik member check. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Faktor yang menyebapkan Reduksiasi Bahasa Daerah Banggai pada remaja di desa lambako kecamatan Banggai kabupaten Banggai laut yaitu: (a) faktor keluarga, (b) faktor lingkungan. (c) faktor media sosial, (d) faktor sekolah. 2) Dampak Reduksiasi Bahasa Daerah Banggai pada remaja di desa lambako kecamatan Banggai kabupaten Banggai laut yaitu: (a) melehmanya komunikasi menggunakan bahasa daerah (b) bahasa Banggai akan punah (c) Penggunaan Bahasa Indonesia Dapat Memudahkan Untuk Beradaptasi Atau Menyesuaikan Dengan Lingkungan Baru.