cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo
Arjuna Subject : -
Articles 919 Documents
NILAI MORAL NOVEL KUTITIPKAN AZEL KEPADAMU KARYA ZAYYADI ALWY DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Febri Rizki Ananda
SURYA BAHTERA Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.546 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Kutitipkan Azel Kepadamu karya Zayyadi Alwy; (2) nilai moral yang terdapat pada novel Kutitipkan Azel Kepadamu karya Zayyadi Alwy; dan (3) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Kutitipkan Azel Kepadamu karya Zayyadi Alwy sebagai bahan pembelajaran di SMA. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan: (1) unsur intrinsik  novel Kutitipkan Azel Kepadamu karya Zayyadi Alwy meliputi: (a) tema adalah pilihan yang berat, (b) tokoh utama A’yun; memiliki sifat taat beribadah, selalu bersyukur; (c) latar novel terdiri dari latar tempat (pondok pesantren, rumah Ibu Nyai, kampus, masjid, rumah sakit), latar waktu (malam hari, pagi hari, sore hari, hari ini), dan latar sosial adalah bahasa, keyakinan, pandangan hidup tokoh); (d) alur:  alur maju; (e) sudut pandang: orang ketiga serba tahu. (2) Nilai moral dalam novel Kutitipkan Azel Kepadamu karya Zayydi Alwy mencakup empat aspek, yaitu: hubungan manusia dengan Tuhan: salat, berserah diri, membaca al-Qur’an, berdoa; manusia dengan manusia: tolong menolong, setia kawan, rendah hati; manusia dengan diri sendiri: jujur, tidak putus asa, rasa ingin tahu; manusia dengan alam sekitar: memuji keindahan alam. (3) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Kutitipkan Azel Kepadamu karya Zayyadi Alwy menggunakan metode ceramah, tanya jawab, diskusi, dan penugasan. Metode tersebut meliputi: menentukan masalah, mengembang­kan masalah, guru membentuk kelompok, siswa mendiskusikan masalah, melaporkan hasil diskusi, dan siswa mencatat hasil diskusi.   Kata kunci : Novel, Nilai Moral, rencana pelaksanaan pembelajaran.
Peningkatan Keterampilan Menulis Puisi dengan Metode Jigsaw Melalui Media Gambar Pada Siswa Kelas VII SMP Ulul Albab Purworejo Tahun Pelajaran 2014/2015 Indra Kurniawan
SURYA BAHTERA Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.373 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) proses pembelajaran menulis puisi dengan metode jigsaw melalui media gambar pada siswa kelas VII SMP IT Ulul Albab Purworejo, (2) peningkatan keterampilan menulis puisi dengan metode jigsaw melalui media gambar pada siswa kelas VII SMP IT Ulul Albab Purworejo. Proses pembelajaran keterampilan menulis puisi dengan metode jigsaw melalui media gambar pada siswa kelas VII SMP IT Ulul Albab Purworejo meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi yang dilakukan pada setiap siklusnya. Pada tahap prasiklus, proses pembelajaran dilakukan dengan media gambar saja. Pada tahap siklus I dan II, proses pembelajaran menggunakan metode jigsaw melalui media gambar dengan membagi siswa menjadi tujuh kelompok, peneliti menjelaskan materi pembelajaran lalu dikembalikan ke siswa untuk dipelajari lagi secara berkelompok, membagikan gambar kepada siswa per kelompok, dan menugaskan siswa untuk menulis puisi sesuai gambar yang telah dibagikan. Peningkatan keterampilan menulis puisi dengan metode jigsaw melalui media gambar pada siswa kelas VII SMP IT Ulul Albab Purworejo mengalami peningkatan dari setiap siklusnya. Pada tahap prasiklus, nilai rata-rata siswa 62,02. Pada tahap siklus I nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 68,95. Pada tahap siklus II, nilai rata-rata siswa meningkat lagi menjadi 72,50. Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran keterampilan menulis puisi dengan metode jigsaw melalui media gambar pada siswa kelas VII SMP IT Ulul Albab Purworejo meningkat.   Kata Kunci: keterampilan menulis puisi, metode jigsaw, media gambar
Peningkatan Keterampilan Bercerita Menggunakan Media Film Kartun dengan Metode Talking Stick Pada Siswa Kelas VII SMP Ulul Albab Purworejo Tahun Pelajaran 2014/2015 Muhammad Farhan Abdurrahman
SURYA BAHTERA Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.258 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) proses pembelajaran bercerita menggunakan media film kartun dengan metode talking stick pada siswa kelas VII SMP IT Ulul Albab Purworejo, (2) perubahan Perilaku siswa dalam pembelajaran bercerita menggunakan media film kartun dengan metode talking stick pada siswa kelas VII SMP IT Ulul Albab Purworejo, dan (3) memaparkan hasil peningkatan  keterampilan bercerita menggunakan media film kartun dengan metode talking stick pada siswa kelas VII SMP IT Ulul Albab. Proses pembelajaran bercerita menggunakan media film kartun dengan metode talking stick pada siswa kelas VII SMP IT Ulul Albab Purworejo (a) siswa diberikan gambar seri film kartun “Shaun The Sheep”, (b) siswa menentukan pokok-pokok cerita dari seri film kartun, (c) siswa menyaksikan film kartun, (d) siswa menyusun pokok-pokok cerita menjadi keseluruhan cerita yang utuh, (e) berlatih bercerita, (f) siswa menyaksikan kembali film kartun yang berjudul “Shaun The Sheep”, (g) siswa bermain talking stick, (h) siswa bercerita di depan kelas sekaligus dilakukan penilaian kompetensi bercerita oleh guru (i). Perubahan perilaku meningkat, jika pada siklus I siswa masih merasa malu, grogi, kurang percaya diri pada siklus II siswa menunjukan sikap positif, mereka lebih percaya diri dan menyukai pembelajaran. Peningkatan keterampilan bercerita menggunakan media film kartun dengan metode talking stick pada siswa kelas VII SMP IT Ulul Albab Purworejo mengalami peningkatan dari setiap siklusnya. Hasil tes mengalami peningkatan sebesar 7,37%. Pada siklus I nilai rerata siswa sebesar 67,83 sedangkan pada siklus II nilai rerata siswa menjadi 75,20.Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran keterampilan bercerita menggunakan media film kartun dan metode talking stick pada siswa kelas VII SMP IT Ulul Albab Purworejo mengalami peningkatan.   Kata Kunci: keterampilan bercerita, media film kartun, metode talking stick.
NOVEL ANAKKU DIPOTRET MALAIKAT KARYA ADNAN KATINO TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI SMA Qosim Jamaluddin
SURYA BAHTERA Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.704 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) tema, penokohan, latar, dan alur dalam novel Anakku Dipotret Malaikat; (2) sosiologi sastra novel Anakku Dipotret Malaikat; (3) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Anakku Dipotret Malaikat di SMA. Pengumpulan data dilakukan dilakukan dengan metode observasi, yaitu membaca secara kritis dan teliti novel Anakku Dipotret Malaikat karya Adnan Katino. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) tokoh dalam novel Anakku Dipotret Malaikat meliputi: Nasib, Asih, Denok, Mamat, Supriono, Roy Ceking, Basyir, Babe, Giok, dan Buya. Alur novel: alur maju. Latar novel: rumah kosong, Surabaya, Jakarta, rumah sakit, Latar waktu meliputi: pagi, siang, dan malam hari,  sedangkan latar sosial adalah latar sosial rendah, (2) nilai Aspek kekerabatan dalam novel Anakku Dipotret Malaikat adalah hubungan kekerabatan antara tokoh utama dengan tokoh yang lain, Aspek sosial ekonomi novel Anakku Dipotret Malaikat termasuk dalam golongan ekonomi rendah. Aspek moral dalam novel Anakku Dipotret Malaikat sangat kompleks karena tokoh mempunyai latar belakang yang berbeda. Aspek pendidikan yang diperoleh tokoh-tokoh dalam novel Anakku Dipotret Malaikat sangat rendah. Pendidikan tertinggi hanya sampai kelas 2 Sekolah Dasar. Hukum dalam novel Anakku Dipotret Malaikat ada di tangan yang kuat, siapa yang paling kuat dialah yang berhak atas hukum di negeri ini. (3) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Anakku Dipotret Malaikat karya Adnan Katino di SMA dilaksanakan dengan menggunakan metode inquiri dan diskusi.   Kata kunci: Sosiologi Sastra, Pembelajaran Sastra di SMA
NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM NOVEL PESANTREN UNDERCOVER KARYA HAS CHAMIDI DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Siti Mujaemah
SURYA BAHTERA Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.138 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini, adalah (1) mendeskripsikan unsur intrinsik novel Pesantren Undercover karya HAS Chamidi; (2) mendeskripsikan nilai kearifan lokal dalam novel Pesantren Undercover karya HAS Chamidi; dan (3) mendeskripsikan skenario pembelajaran nilai kearifan lokal dalam novel Pesantren Undercover karya HAS Chamidi di kelas XII SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) unsur intrinsik dalam novel Pesantren Undercover karya HAS Chamidi meliputi: tema: kisah cinta dalam dunia pesantren; tokoh dan penokohan: Gus Ba (rajin,cerdas, berjiwa pemimpin), Jamilah (ringan tangan,mudah bergaul, cekatan), Fatimah (tegas, keras), Kyai Zen (sabar,tenang, perhatian terhadap anak), dan Nyai Salamah (penyayang, patuh, piawai); alur/plot: campuran; latar terdiri: latar tempat: kompleks Pesantren Alaswangi, latar waktu: pagi, siang, malam, latar sosial: kehidupan masyarakat Jawa; sudut pandang: orang ketiga maha tahu; bahasa: Bahasa Jawa, Inggris, dan Arab, gaya bahasa: hiperbola, perbandingan, dan personifikasi; amanat: manusia berhak membuat rencana, tapi Allah yang menentukan (2) nilai kearifan lokal dalam novel Pesantren Undercover karya HAS Chamidi meliputi: peralatan kehidupan manusia (kentongan), mata pencaharian (petani), sistem kemasyarakatan (gotong royong ketika terjadi musibah), sistem bahasa dan sastra (proporsi/ungkapan), kesenian (puji-pujian), sistem pengetahuan (pengetahuan tentang sifat-sifat dan tingkah laku manusia), sistem religi (acara selamatan empat puluh hari orang meninggal, haul, puasa weton, dan ritual pancingan); (3) skenario pembelajaran novel Pesantren Undercover karya HAS Chamidi dilaksanakan dengan menggunakan metode Inquiry Learning dan Learning Community. Langkah-langkah pembelajaran meliputi, kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan  kegiatan penutup. Penilaian hasil belajar dilakukan melalui pengamatan, penilaian diri siswa, dan tes tertulis.   Kata Kunci: Nilai kearifan lokal, novel, skenario pembelajaran
ANALISIS STRUKTURALISME GENETIK NOVEL RANTAU 1 MUARA KARYA AHMAD FUADI DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Tri Maryani
SURYA BAHTERA Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.975 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini, yaitu  mendeskripsikan unsur intrinsik dan ekstrinsik untuk mengungkap latar belakang terciptanya karya sastra yang di dalamnya juga mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik (tema, alur, tokoh dan penokohan serta latar) dan ekstrinsik (fakta kemanusiaan, subjek kolektif, pandangan dunia pengarang) novel novel Rantau 1 Muara karya Ahmad Fuadi; (2) skenario pembelajaran novel Rantau 1 Muara karya Ahmad Fuadi di kelas XI SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini, adalah (1) unsur intrinsik, yakni tema: perjuangan Alif dalam mencari tempat berkarya, pasangan hidup, dan makna hidup; tokoh dan penokohan, yakni: tokoh utama: Alif Fikri, tokoh tambahan: Ibu Odah, Randai, Pasus, Mas Aji, Mas Malaka, Dinara, Mas Garuda, Uda Ramon, Sutan Rangkayo Basa, Ibu  Utami, Amak, dan Ustad Fariz; alur: maju; latar: latar tempat: Bandung, Jakarta, Washington DC, dan New York; latar waktu: pagi, siang, sore, malam hari, tengah malam, musim semi, tahun 1998 serta tahun 2001; fakta kemanusiaan membahas situasi sejarah tentang krisis ekonomi global di Indonesia tahun 1998, subjek kolektif membahas perbedaan kelas sosial antara masyarakat biasa (wartawan) dengan pengusaha dan pejabat dari segi gaya hidup, kendaraan, dan tempat tinggal, dalam pandangan dunia pengarang, Ahmad Fuadi ingin menyampaikan bahwa jika ingin meraih impian harus kerja keras dan konsisten, selain itu dia juga berpesan agar menjadi manusia yang bermanfaat untuk banyak orang,(2) Skenario pembelajaran novel Rantau 1 Muara karya Ahmad Fuadi dilakukan dengan menggunakan model kooperatif Group Investigation. Metode yang digunakan, adalah metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pemberian tugas. Langkah-langkah pembelajaran terdiri dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup.   Kata kunci: strukturalisme genetik, pandangan dunia pengarang, skenario pembelajaran  
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN DENGAN PEMANFAATAN LAGU RELIGI CIPTAAN LETTO PADA SISWA KELAS X MA SALAFIYAH PENJALINAN MAGELANG Wahyu Uji Lestari
SURYA BAHTERA Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.824 KB)

Abstract

ABSTRAK : Penelitian ini bertujuan  untuk  mendeskripsikan (1) penerapan pembelajaran menulis cerpen dengan pemanfaatan lagu religi ciptaan Letto pada siswa kelas X MA Salafiyah Penjalinan Magelang ; (2) perubahan sikap dan perilaku pada siswa kelas X MA Salafiyah Penjalinan Magelang terhadap pembelajaran menulis cerpen, setelah mengikuti pembelajaran dengan pemanfaatan lagu religi ciptaan Letto ;(3) peningkatan keterampilan menulis cerpen siswa kelas X MA Salafiyah Penjalinan Magelang  setelah mengikuti pembelajaran dengan pemanfaatan lagu religi ciptaan Letto. Dari hasil   penelitian ini,  dapat peneliti simpulkan: (1) pelaksanaan pembelajaran menulis cerpen terdiri dari tiga tahap yaitu tahap prasiklus, siklus satu, dan  tahap siklus dua. Kegiatan pembelajaran pada tahap prasiklus, siklus satu, dan siklus dua sama-sama melaksanakan empat tahap kegiatan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi; (2) perubahan sikap dan perilaku siswa kelas X MA Salafiyaah Penjalinan Magelang dalam proses pembelajaran menulis cerpen dengan pemanfaatan lagu religi Letto terdapat perubahan positif perilaku siswa dalam proses pembelajaran menulis cerpen. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi prasiklus 31,25% keaktifan siswa, pada siklus I sebesar 52,15% menunjukkan keaktifan baik. Siklus II mengalami peningkatan sebesar 78,75% menunjukkan keaktifan baik; (3) peningkatan keterampilan menulis cerpen siswa kelas X MA Salafiyah Penjalinan Magelang, setelah mengikuti pembelajaran dengan pemanfaatan lagu religi ciptaan Letto terlihat dari hasil menulis cerpen siswa pada tahap prasiklus, siklus I, dan siklus II. Nilai rata-rata siswa pada prasiklus mencapai 61,93. Siklus I meningkat menjadi 75,18 dan siklus II meningkat menjadi 80,12. Dengan demikian, penerapan lagu religi ciptaan Letto dalam pembelajaran menulis cerpen dapat meningkatkan minat belajar dan prestasi siswa kelas X MA Salafiyah Penjalinan Magelang.   Kata Kunci: keterampilan menulis cerpen,  lagu religi, letto.
NOVEL API TAUHID KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Adimas Safitri
SURYA BAHTERA Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.722 KB)

Abstract

ABSTRAK.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1)  tema dan fakta cerita (alur, latar, dan tokoh dan  penokohan) novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy; (2) kajian psikologi sastra aspek kepribadian novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy; (3) rencana pelaksanaan pembelajaran psikologi aspek kepribadian novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy di kelas XII SMA. Subjek dalam penelitian ini adalah novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy, objek dalam penelitian ini adalah psikologi sastra aspek kepribadian novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy yang menjadi fokkus dalam penelitian ini adalah (1) tema dan fakta cerita (alur, latar, dan tokoh penokohan); (2) psikologi sastra aspek kepribadian menurut Sidmund Freud, yakni id, ego, dan superego; (3)  rencana pelaksanaan pembelajaran novel tersebut di kelas XII SMA. Dalam teknik pengumpulan data penulis mengunakan teknik pustaka. Instrumen dalam penelitian ini adalah penulis sebagai peneliti dengan alat tulis, buku-buku teori sastra, teori fiksi, dan buku penunjang lainnya. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan metode analisis isi (content analysis). Dalam menyajikan hasil penelitian ini digunakan teknik informal. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan (a) tema, yakni Novel ini menceritakan tentang perjuangan seorang  tokoh  dari negara Turki; (b) alur, yakni alur campuran; (c) latar, yakni latar tempat, yakni Masjid Nabawi, Prince Mohammed Bin Abdulaziz Hospital, rumah Fahmi, Rumah Kyai Arselan, Restoran hotel Al Haram, Vila berlantai tiga, rumah Hamza, Diruang tamu rumah Hoca Ibrahim, dll, latar waktu, yakni Shubuh, pagi, siang, sore, dan malam, latar suasana, yakni dingin, bersalju, berkabut, hangat, musim semi, lengang, dan, pemberontakan, latar sosial, yakni kebudayaan Jawa, kebudayaan Islami serta status sosial dalam masyarakat; (2) Aspek kepribadian Fahmi mempunyai energi superego yang lebih besar dibandingkan dari energi id dan ego. Aspek id pada diri Fahmi mebuatnya sulit untuk melupakan rasa cintanya kepada Nuzula. Sementara itu, ego dalam diri Fahmi berusaha untuk melupakan kenangannya bersama dengan Nuzula, yakni dengan cara berlibur mengunjungi negara Turki dan juga mendengarkan kisah Badiuzzaman Said Nursi. Rencana pembelajaran sastra dalam novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazydengan langkah-langkah sebagai berikut pembukaan, inti, dan penutup.   Kata Kunci: psikologi Sastra Aspek Kepribadian, Rencana Pelaksanaan Pembelajarannya di SMA
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS LAPORAN PERJALANAN DENGAN TEKNIK 3M (MENGAMATI, MENIRU, DAN MENGEMBANGKAN) PADA SISWA KELAS VIII MTs MAMBA’UL HISAN MIRIT KABUPATEN KEBUMEN TAHUN AJARAN 2015/2016 Agus Winarsih
SURYA BAHTERA Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.291 KB)

Abstract

Abstrak: tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan: (1) penerapan pembelajaran menulis laporan perjalanan dengan teknik 3M pada siswa kelas VIII MTs Mamba’ul Hisan  Mirit; (2) perubahan sikap dan tingkah laku (khususnya sikap dan minat) siswa kelas VIIIB MTs Mamba’ul Hisan Mirit Kabupaten  Kebumen pada tahun ajaran 2015/2016 setelah mengikuti pelajaran keterampilan menulis laporan perjalanan dengan teknik 3M (mengamati, meniru, dan mengembangkan); (3) peningkatan keterampilan menulis laporan perjalanan pada siswa kelas VIII MTs Mamba’ul Hisan Mirit Kabupaten Kebumen pada tahun ajaran 2015/2016 setelah mengikuti pembelajaran dengan teknik 3M (mengamati, meriru, dan menngembanngkan). Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas tiga tahap penelitian yaitu prasiklus, siklus I, dan siklus II, setiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan  refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Mamba’ul Hisan tahun ajaran 2015/2016. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes dan nontes. Data dianalisis dengan teknik kualitatif dan kuantitatif. Penyajian data hasil penelitian menggunakan teknik informal. Pengecekan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber, metode, dan teori. Hasil dari penelitian ini adalah (1) penerapan langkah-langkah pembelajaran menulis laporan perjalanan dengan teknik 3M melalui 4 tahap yaitu perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, pengamatan, dan refleksi, (2) pengaruh teknik 3M terhadap sikap dan minat siswa dalam pembelajaran menulis laporan perjalanan dapat dilihat dari hasil pengamatan terhadap siswa melalui angket, (3) tingkat keefektifan teknik 3M dalam menulis laporan perjalanan pada siswa. Peningkatan dapat dilihat dari ketuntasan belajar siswa yang berjumlah 15 siswa dalam satu kelas pada prasiklus sebesar  40% atau 6 siswa, siklus I 60% atau 9 siswa, dan siklus II 80% atau 12 siswa.   Kata Kunci: Menulis Laporan Perjalanan, teknik 3M.
NILAI AKHLAQUL KARIMAH TOKOH UTAMA DALAM NOVEL IQRA’! KARYA REZA NUFA DAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA MUHAMMADIYAH KUTOARJO Efy Nurfiana
SURYA BAHTERA Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.903 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik novel Iqra’! karya Reza Nufa; (2) nilai akhlaqul karimah tokoh utama dalam novel Iqra’! karya Reza Nufa; dan (3) pembelajaran unsur intrinsik dan nilai akhlaqul karimah tokoh utama yang terdapat dalam novel Iqra’! karya Reza Nufa di kelas XI SMA Muhammadiyah Kutoarjo. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Berdasarkan dari hasil analisis data,  disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel Iqra’! karya Reza Nufa, meliputi tema, yaitu perjuangan untuk menggapai impian dan cita-cita; tokoh dan penokohan, yaitu Asep sebagai tokoh utama dan beberapa tokoh lainnya yang dapat mendukung cerita; alur yang digunakan adalah alur maju, meliputi lima tahapan yang disajikan secara runtut, yaitu tahap penyituasian, pemunculan konflik, peningkatan konflik, klimaks, dan penyelesaian; latar, terbagi menjadi tiga, meliputi latar tempat, waktu, dan sosial; sudut pandang yang digunakan pengarang yaitu orang ketiga mahatahu; dan amanat, bahwa manusia yang berilmu harus menggunakan ilmunya untuk kemaslahatan orang lain; (2) akhlaqul karimah tokoh utama dalam novel Iqra’! meliputi akhlak kepada Allah Swt., akhlak pribadi, akhlak terhadap keluarga, dan akhlak bermasyarakat yang dikemas dalam cerita sehingga tidak menggurui pembaca; dan (3) pembelajaran unsur intrinsik dan nilai akhlaqul karimah tokoh utama dalam novel Iqra’! karya Reza Nufa di kelas XI SMA Muhammadiyah Kutoarjo dilakukan dengan model Stratta sebagai berikut, (a) guru memberi tugas kepada siswa membaca novel disertai dengan memberi penjelasan secara umum materi unsur intrinsik dan nilai akhlaqul karimah, (b) guru mengulas materi tersebut, (c) guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok untuk berdiskusi dalam menganalisis unsur intrinsik dan nilai akhlaqul karimah, (d) guru memberi tugas kepada siswa untuk presentasi, (e) guru memberikan kesempatan untuk tanya jawab, (f) guru mengomentari hasil presentasi, (g) guru memberi tugas kepada siswa untuk memperbaiki hasil pekerjaannya dan membuat sinopsis novel Iqra’! karya Reza Nufa dengan gaya bahasa sendiri. Implementasi pembelajaran dengan model Stratta yang dilakukan di SMA Muhammadiyah Kutoarjo cukup berhasil. Hal ini dibuktikan dengan evaluasi yang telah dilakukan. Hasil yang diperoleh dari evaluasi menunjukkan bahwa penguasaan materi siswa terhadap materi yang disampaikan cukup baik. Selain itu, siswa juga sangat berantusias dan semangat selama mengikuti kegiatan pembelajaran.   Kata kunci: unsur intrinsik, nilai akhlaqul karimah, dan pembelajaran dengan model Stratta

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2025): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 1 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 1 (2020): Jurrnal Surya Bahtera Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 38 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 37 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 34 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 33 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 32 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 31 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 30 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 17 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 14 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 11 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 06 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 05 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 04 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 03 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 02 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 01 (2013): Jurnal Surya Bahtera No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera More Issue