cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo
Arjuna Subject : -
Articles 915 Documents
DEIKSIS ARTIKEL HARIAN SUARA MERDEKA SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN MENULIS NARASI NONFIKSI DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA Dwi Setyaningsih
SURYA BAHTERA Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.377 KB)

Abstract

Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini, yaitu (1) mendeskripsikan bentuk-bentuk deiksis pada artikel wacana lokal harian Suara Merdeka edisi April 2013 dan (2) mendeskripsikan skenario pembelajaran deiksis yang diintegrasikan ke dalam pembelajaran menulis narasi nonfiksi pada kelas X SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Bentuk-bentuk deiksis yang dipakai dalam artikel wacana lokal harian Suara Merdeka edisi April 2013 terdiri dari: (1) deiksis persona berupa kata saya, kita, kami, mereka, dia, ia, dan –nya;(2) deiksis tempat berupa (provinsi) ini, (republik) ini, (kota) ini, dan (kota) itu; (3) deiksis waktu berupa lima tahun ke depan, beberapa waktu lalu, sekarang, kini, sepekan terakhir, sebelumnya, medio Juli, saat ini, selama ini, tahun ini,selama ini, belakangan ini, dan hari ini; (4) deiksis anafora berupa ini, itu, hal ini, hal itu, -nya, mereka, dan ia; dan (5) deiksis katafora berupa seperti, adalah, yaitu, meliputi, semisal yakni, artinya, terdiri atas, antara lain, dan misalnya. Pembelajaran deiksis yang diintegrasikan ke dalam pem-belajaran menulis narasi nonfiksi dilakukan dengan mengombinasikan tiga metode pembelajaran, yaitu: metode ceramah, metode problem solving, dan penugasan. Kata Kunci: Bentuk Deiksis, Artikel, Skenario Pembelajaran
ANALISIS NILAI MORAL NOVEL CINTA SUCI ZAHRANA KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Eka Damayanti
SURYA BAHTERA Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.168 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur instrinsik yang terdapat dalam novel Cinta Suci Zahrana karya Habiburrahman El Shirazy, (2) nilai moral yang terdapat dalam novel Cinta Suci Zahrana karya Habiburrahman El Shirazy, dan (3) skenario pembelajaran unsur instrinsik dan nilai moral novel Cinta Suci Zahrana karya Habiburrahman El Shirazy di kelas XI SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Artinya, penulis membahas dan mengkaji novel tidak menggunakan angka, tetapi menekankan pada deskripsi. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik dalam novel Cinta Suci Zahrana jalin terjalin menyatu dengan nilai moral yang terdapat di dalamnya, (2) nilai moral novel Cinta Suci Zahrana mencakup tiga aspek, yaitu: (a) hubungan manusia dengan Tuhan, (b) hubungan manusia dengan manusia termasuk dengan lingkungan alam, (c) hubungan manusia dengan dirinya sendiri, dan (3) skenario pembelajaran novel Cinta Suci Zahrana karya Habiburrahman El Shirazy menggunakan model pembelajaran PAIKEM, yaitu: (a) penjelasan tujuan pembelajaran; (b) mempersiapkan media pembelajaran; (c) para siswa diminta membentuk kelompok; (d) masing-masing kelompok diberi topik untuk dibaca; (e) para siswa mempresentasikan hasil diskusi; (f) mengomentari kelompok; dan (g) berikan kesimpulan. Kata kunci: nilai moral, novel cinta suci zahrana, skenario pembelajaran novel
PENGGUNAAN TEKNIK PANGGIL PENGALAMAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA KELAS X SMA N 5 PURWOREJO Farida Tuzzaman
SURYA BAHTERA Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.995 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penerapan pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan teknik panggil pengalaman, (2) mendeskripsikan pengaruh pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan teknik panggil pengalaman terhadap sikap atau motivasi siswa, (3) mendeskripsikan peningkatan keterampilan me­nulis puisi dengan menggunakan teknik panggil pengalaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitan tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Tiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, ob­servasi dan refleksi. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Penerapan teknik panggil pengalaman dalam keterampilan menulis puisi antara lain (1) guru mem­berikan kesempatan kepada siswa beberapa menit untuk mengingat pengalaman siswa yang mengesankan, (2) guru memberikan arahan agar siswa menuliskan pengalamannya kedalam bentuk paragraf, (3) setelah paragraf selesai siswa melanjutkan menulis puisi sesuai dengan isi paragraf yang dibuat. Hasil analisis data menunjukkan bahwa menulis puisi dengan teknik panggil pengalaman mampu meningkatkan proses pembelajaran. Hasil observasi pada siklus I sebesar 65,62% mempunyai perhatian yang baik, sikap siswa saat pembelajaran berlangsung sebanyak 81,25% dikategorikan baik. Pada siklus II seba­nyak 71,87% mempunyai perhatian baik, dilihat siswa pada saat pembelajaran menulis puisi sebesar 84,37% dikategorikan baik. Hasil Peningkatan keterampilan menulis puisi meningkat dari siklus I ke siklus II sebesar 6, 03%. Kata kunci : menulis puisi, teknik panggil pengalaman
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI DENGAN METODE PENGAMATAN OBJEK LINGKUNGAN SEKOLAH SISWA SMA Imam Oktavinato
SURYA BAHTERA Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.764 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) penerapan metode penga­matan objek lingkungan sekolah dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa; (2) pe­ngaruh metode pengamatan objek lingkungan sekolah terhadap perubahan sikap dan perilaku siswa dalam pembelajaran puisi; (3) peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya metode pengamatan objek lingkungan sekolah dalam pembelajaran me­nu­lis puisi. Setelah dilaksanakan penelitian dengan metode pengamatan objek lingkung­an sekolah dalam pembelajaran menulis puisi, dapat disimpulkan: (1) pelaksanaan pem­belajaran menulis puisi terdiri dari tiga tahap yaitu tahap prasiklus, tahap siklus satu, dan tahap siklus dua, (2) pengaruh metode pengamatan objek lingkungan sekolah terhadap perilaku, minat, dan sikap siswa pada kegiatan prasiklus dapat diketahui melalui hasil observasi, (3) peningkatan kemampuan menulis puisi siswa dengan menggunakan meto­de pengamatan objek lingkungan sekolah dapat dilihat dari tahap prasiklus dengan nilai rata-rata 74,55 meningkat pada siklus satu dengan nilai rata-rata 77,96 dan meningkat pada siklus dua dengan nilai rata-rata 83,20. Kata kunci: pengamatan objek lingkungan sekolah
ANALISIS DEIKSIS DALAM TAJUK RENCANA HARIAN KOMPAS DAN RELEVANSINYA DENGAN PEMBELAJARAN MENULIS DI KELAS X Isna Isnani
SURYA BAHTERA Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.589 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bentuk-bentuk deiksis da­lam tajuk rencana harian Kompas tahun 2012; (2) distribusi deiksis dalam tajuk rencana harian Kompas tahun 2012; dan (3) relevansi penggunaan deiksis dalam tajuk rencana harian Kompas dengan Pembelajaran Menulis di SMA kelas X. Sampel dalam penelitian ini adalah dua ratus sembilan kalimat yang mengandung deiksis dalam 33 tajuk rencana harian Kompas edisi Oktober-Desember tahun 2012. Dalam pengambilan sampel, pene­liti menggunakan teknik sampling purposive. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi. Metode dan teknik analisis data yang digunakan adalah meto­de agih dengan teknik ganti. Dalam penyajian hasil analisis data digunakan teknik penya­jian informal. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa: (1) bentuk-bentuk deik­sis dalam tajuk rencana harian Kompas tahun 2012 edisi Oktober-Desember dibagi men­jadi dua, yaitu deiksis eksofora yang terdiri dari deiksis persona, deiksis tempat, dan de­ik­­sis waktu, serta deiksis endofora yang terdiri dari deiksis anafora dan katafora, (2) dis­tribusi deiksis pada bagian awal kalimat memiliki presentase sebesar 20,9%, deiksis yang berada di tengah kalimat memiliki presentase sebesar 64,1%, sedangkan presentase un­tuk deiksis pada akhir kalimat sebesar 14,0 %, (3) relevansi pembelajaran deiksis dengan materi menulis paragraf di kelas X SMA mencakup tujuan pembelajaran, materi pembe­la­­­ja­­­ran, metode pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, sumber belajar, waktu pem­belajaran dan penilaian dalam penggunaan deiksis pada kompetensi dasar menulis paragraf argumentatif. Kata Kunci: deiksis, tajuk rencana harian kompas, pembelajaran menulis
ANALISIS NILAI RELIGIUS TOKOH UTAMA DALAM NOVEL SEKUNTUM NAYSILA KARYA M. BUDI ANGGORO DAN RELEVANSI PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Marfu Marfuah
SURYA BAHTERA Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.147 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) wujud nilai religius tokoh utama yang terdapat dalam novel Sekuntum Naysila karya M. Budi Anggoro, dan (2) relevansi nilai religius tokoh utama novel Sekuntum Naysila karya M. Budi Anggoro dalam pembelajarannya di kelas XI SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Artinya, penulis membahas dan mengkaji novel tidak menggunakan angka, tetapi menggunakan kata-kata biasa. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) wujud nilai religius tokoh utama dalam novel Sekuntum Naysila karya M. Budi Anggoro mencakup tiga aspek, yaitu (a) hubungan manusia dengan Tuhan diwujudkan dengan mencintai Allah dan Rosul-Nya, menutup aurat, membaca Alquran, keikhlasan seseorang, berdoa, khusyuk dalam salat, menasehati orang lain, menjenguk orang sakit, pemaaf, dan menikah; (b) hubungan manusia dengan sesamanya diwujudkan dengan cara tolong menolong, ramah, dan rasa perduli kepada orang lain; (c) hubungan manusia dengan alam sekitarnya sangat erat kaitannya dengan kekuasaan Allah sebagai sang pencipta. Hal tersebut dapat menyadarkan dan meyakinkan manusia akan adanya Allah. Oleh karena itu, alam sebagai ciptaan Allah harus dijaga dan dilestarikan. Nilai-nilai tersebut diceritakan melalui unsur yang padu, bernilai estetis, dan tidak bersifat menggurui; (2) relevansi nilai religius tokoh utama pada novel Sekuntum Naysila karya M. Budi Anggoro dalam pembelajarannya di kelas XI SMA terdiri atas enam langkah, yakni (a) pelacakan pendahuluan, (b) pendekatan sikap praktis, (c) introduksi, (d) penyajian, (e) diskusi, dan (f) pengukuhan. Kata kunci: nilai religius tokoh utama, novel Sekuntum Naysila, bahan pembelajaran sastra.
ANALISIS KOHESI GRAMATIKAL PADA TAJUK RENCANA HARIAN KEDAULATAN RAKYAT DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS X SMA Nindia Wahyuni
SURYA BAHTERA Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.413 KB)

Abstract

tujuan skripsi ini mengungkap (1) penggunaan referensi dan substi­tu­­­si pada tajuk rencana harian KR edisi Mei 2013; (2) penggunaan elipsis dan kon­jung­tor pada tajuk rencana harian KR edisi Mei 2013; (3) rencana pelak­sa­na­an pembelajaran menulis di kelas X SMA dengan media tajuk rencana harian KR edisi Mei 2013. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik random yak­ni dengan memilih secara acak wacana tajuk rencana harian KR edisi Mei 2013. Tek­nik analisis data yang digunakan adalah teknik kajian isi yakni membaca dan me­ngkaji seluruh isi wacana tajuk rencana harian KR edisi Mei 2013 dengan meng­gunakan teori keutuhan wacana yang mem-fokuskan pada aspek kohesi grama­tikalnya. Teknik penyajian hasil menggunakan teknik informal. Dari hasil pem­­­­­ba­hasan ditemukan 140 kohesi gramatikal pada wacana tajuk rencana ha­rian KR edisi Mei 2013 berupa ketepatan penggunaan referensi sebanyak 53 (37, 85%) serta ketepatan penggunaan substitusi se-banyak 14 (10%) dan yang salah seba­nyak 0%, ditemukan 1 (0, 71%) peng-gunaan elipsis dengan kesalah­an 0% dan 72 (51, 42%) penggunaan konjungtor termasuk penggunaan yang tepat 42 dan yang salah 30, Rencana pelaksanaan pembelajaran kohesi grama­ti­kal di kelas X SMA dengan media tajuk rencana harian KR edisi Mei 2013 dila­kukan dua kali perte­mu­an. Pertemuan pertama (1) memberikan pengertian pa­ra­graf argu­mentasi, kohesi gramatikal dan macam-macam kohesi gramatikal, (2) menugasi siswa un­tuk mengidentifikasi paragraf argumentasi dan mendata sarana kohesi gramati­kal yang digunakan dalam wacana harian KR edisi Mei 2013, (3) membagi siswa dalam beberapa kelompok dan setiap kelompok saling bertukar hasil iden­tifika­sinya untuk di-koreksi. Pertemuan kedua (1) siswa me­nu­lis paragraf argumentasi dengan menggunakan sarana kohesi gramatikal, (2) setelah seluruh siswa selesai dalam membuat beberapa paragraf argumentasi dengan topik yang berbeda-beda, mereka menukarnya kepada teman kelom­pok­nya untuk dikoreksi dan mem­perbaiki tulisannya agar menjadi paragraf ar­gu­mentasi yang baik, (3) meng­adakan lomba intrakelompok untuk membaca paragraf argumentasi dan dinilai oleh masing-masing kelmpok. Kata Kunci: kohesi gramatikal, tajuk rencana,
NILAI MORAL DALAM NOVEL MENEBUS IMPIAN KARYA ABIDAH EL KHALIEQY DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Nita Wahyuningsih
SURYA BAHTERA Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.193 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur-unsur intrinsik novel Menebus Impian, (2) nilai-nilai moral dalam novel Menebus Impian, dan (3) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran novel Menebus Impian karya Abidah El Khalieqy di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel Menebus Impian terdiri dari tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, amanat, dan sudut pandang. Unsur-unsur intrinsik tersebut saling berhubungan satu dengan lainnya sehingga membentuk totalitas cerita yang padu dan harmonis; (2) nilai-nilai moral yang ada dalam novel Menebus Impian diantaranya adalah (a) nilai religius/agama (bersumber dari hubungan tokoh dengan tuhannya), (b) nilai kasih sayang, (c) nilai peduli sosial, (d) nilai toleransi (bersumber dari hubungan manusia dengan sesamanya), (e) nilai kerja keras, (f) nilai disiplin, dan (g) nilai mandiri (bersumber dari hubungan tokoh dengan dirinya sendiri); (3) nilai-nilai moral dalam novel Menebus Impian dapat dimanfaatkan sebagai materi pembelajaran apresiasi sastra untuk kelas XI SMA, yakni dalam pembelajaran; (3 )nilai-nilai moral dalam novel Menebus Impian dapat dimanfaatkan sebagai materi pem-belajaran apresiasi sastra untuk kelas XI SMA, yakni dalam pembelajaran Kompetensi Dasar mengungkapkan hal-hal yang menarik dan dapat diteladani dari tokoh. Indikator pembelajaran novel ini adalah mengungkapkan tema, amanat, latar, tokoh dan pe-nokohan, alur, dan sudut pandang dalam novel Menebus Impian, mengungkapkan hubu-ngan antarunsur intrinsik novel Menebus Impian, dan mengungkapkan nilai-nilai moral yang terkandung dalam novel Menebus Impian. Nilai-nilai moral novel ini layak untuk diteladani oleh generasi muda usia remaja, khususnya siswa SMA. Kata kunci: nilai moral, rencana pelaksanaan pembelajaran sastra
NILAI MORAL DALAM NOVEL AYAHKU (BUKAN) PEMBOHONG KARYA TERE LIYE DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Sayekti Idzal Fuah
SURYA BAHTERA Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.112 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik yang terdapat dalam novel Ayahku (Bukan) Pembohong karya Tere Liye, (2) wujud nilai moral yang terdapat dalam novel Ayahku (Bukan) Pembohong karya Tere Liye, dan (3) skenario pembelajaran unsur intrinsik dan nilai moral novel Ayahku (Bukan) Pembohong karya Tere Liye di kelas XI SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Artinya, penulis membahas dan mengkaji novel tidak menggunakan angka, tetapi menekankan pada deskripsi. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik dalam novel Ayahku (Bukan) Pembohong jalin terjalin menyatu dengan nilai moral yang terdapat di dalamnya, (2) nilai moral novel Ayahku (Bukan) Pembohong mencakup empat aspek, yaitu: (a) hubungan manusia dengan Tuhan, (b) hubungan manusia dengan manusia, (c) hubungan manusia dengan lingkuan alam, (d) hubungan ma­nu­­sia dengan diri sendiri, dan (3) skenario pembelajaran novel Ayahku (Bukan) Pem­bohong karya Tere Liye dalam pembelajaran sastra di kelas XI SMA menggunakan model pembelajaran group investigation. Dalam model pembelajaran group investiga­tion langkah-langkahnya, yaitu: (a) guru menyampaikan materi, (b) siswa membentuk kelompok, (c) guru menetapkan materi untuk dibahas masing-masing kelompok, (d) setiap kelompok saling tukar informasi dan ide, (e) pekerjaan setiap kelompok dikum­pulkan dalam bentuk laporan, (f) salah satu kelompok menyajikan hasi laporan di depan kelas, kelompok lain mengamati, (g) setelah semua kelompok menyajikan hasil laporan, guru bersama-sama dengan siswa melakukan koreksi dan evaluasi. Kata Kunci: nilai moral, novel ayahku (bukan) pembohong, skenario pembelajaran sma
ANALISIS NILAI PENDIDIKAN PADA NOVEL ORANG CACAT DILARANG SEKOLAH KARYA WIWID PRASETYO DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMA KELAS XI Siti Makrifatul Khoeriyah
SURYA BAHTERA Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.459 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Orang Cacat Dilarang Sekolah, (2) nilai pendidikan novel Orang Cacat Dilarang Sekolah karya Wiwid Prasetyo, (3) skenario pembelajaran novel Orang Cacat Dilarang Sekolah karya Wiwid Prasetyo di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan teknik pustaka. Teknik pustaka adalah teknik pengumpulan data dengan mengadakan studi penelaahan terhadap buku-buku, literatur-literatur, catatan, dan laporan-laporan yang ada hubungannya dengan masalah yang dipecahkan khususnya nilai pendidikan pada novel Orang Cacat Dilarang Sekolah karya Wiwid Prasetyo. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik yang terdapat di dalam novel Orang Cacat Dilarang Sekolah meliputi: tema, tokoh dan penokohan, latar, alur, dan sudut pandang. (2) unsur ektrinsik/nilai pendidikan yang terdapat pada novel Orang Cacat Dilarang Sekolah meliputi: nilai religius/agama, nilai moral, nilai sosial, dan nilai budaya. (3) skenario pembelajaran novel Orang Cacat Dilarang Sekolah berdasarkan tinjauan dari isi novel Orang Cacat Dilarang Sekolah dan nilai-nilai pendidikan yang terdapat pada novel Orang Cacat Dilarang Sekolah karya Wiwid Prasetyo. Kata kunci: unsur intrinsik, nilai pendidikan, skenario pembelajaran

Page 7 of 92 | Total Record : 915


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 1 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 1 (2020): Jurrnal Surya Bahtera Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 38 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 37 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 34 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 33 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 32 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 31 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 30 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 17 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 14 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 11 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 06 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 05 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 04 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 03 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 02 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 01 (2013): Jurnal Surya Bahtera No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera More Issue