cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo
Arjuna Subject : -
Articles 915 Documents
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN DENGAN TEKNIK LATIHAN TERBIMBING BERDASARKAN ILUSTRASI TOKOH IDOLA SISWA KELAS IX SMP VIP AL-HUDA KEBUMEN TAHUN AJARAN 2013/2014 Mame Bagja Melani
SURYA BAHTERA Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.848 KB)

Abstract

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah (1) bagaimanakah pembelajaran menulis cerpen berdasarkan ilutrasi tokoh idola dengan teknik latihan terbimbing siswa kelas IX SMP VIP Al-Huda Kebumen Tahun Ajaran 2013/2014, (2) bagaimanakah perubahan sikap dan perilaku pada siswa kelas IX SMP VIP Al-Huda Kebumen terhadap pembelajaran menulis cerpen, setelah mengikuti pembelajaran dengan teknik latihan terbimbing berdasarkan ilustrasi tokoh idola, (3) bagaimanakah peningkatan keterampilan menulis cerpen siswa kelas IX SMPVIP Al-Huda Kebumen Tahun Ajaran 2013/2014 setelah mengikuti pembelajaran dengan teknik latihan terbimbing berdasarkan ilustrasi tokoh idola. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik tes dan nontes. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa (1) pelaksanaan pembelajaran menulis cerpen terdiri dari tiga tahap yaitu tahap prasiklus, tahap siklus I, dan tahap siklus II (2) perubahan sikap dan perilaku siswa kelas IX SMP VIP Al- Huda Kebumen dalam pembelajaran menulis cerpen dengan teknik latihan terbimbing terdapat perubahan positif perilaku siswa dalam proses pembelajaran menulis cerpen. Hasil observasi pada prasiklus 31,25%, siklus I sebesar 52,15%, siklus II mengalami peningkatan sebesar 78,75% menunjukkan keaktifan baik, (3) peningkatan keterampilan menulis cerpen siswa kelas IX SMP VIP Al-Huda Kebumen, setelah mengikuti pembelajaran dengan teknik latihan terbimbing berdasarkan ilustrasi tokoh idola terlihat dari hasil tes menulis cerpen siswa pada tahap prasiklus 61,93, siklus I 75,18, siklus II meningkat menjadi 80,12. Kata Kunci: keterampilan menulis cerpen, teknik latihan terbimbing, ilustrasi tokoh idola
IDENTIFIKASI TOKOH UTAMA DAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL SURAT KECIL UNTUK TUHAN KARYA AGNES DAVONAR DAN SKENARIO PEMBELAJARNNYA DI KELAS VIII SMP Muhammad Santoso
SURYA BAHTERA Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.718 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) identifikasi karakter tokoh utama “Keke” dalam novel Surat Kecil untuk Tuhan kayar Agnes Davonar, (2) nilai-nilai pendidikan yang terdapat dalam novel Surat Kecil untuk Tuhan kayar Agnes Davonar, (3) skenario pembelajaran tokoh utama dalam novel Surat Kecil untuk Tuhan karya Agnes Davonar di Kelas VIII SMP. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Artinya, penulis membahas dan mengkaji novel tidak menggunakan angka, tetapi menekankan pada deskripsi. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa(1) identifikasi karakter tokoh utama dalam novel Surat Kecil untuk Tuhan karya Agnes Davonar, meliputi: (a) inferiority bentuk rasa takut dan rasa malu, (b) perubahan sikap yang bernilai positif atas kelemahan /kekurangan. (2) nilai-nilai pendidikan dalam novel Surat Kecil untuk Tuhan antara lain: (a) nilai pendidikan religius, (b) nilai pendidikan moral, (c) nilai pendidikan sosial, (d) nilai pendidikan budaya. (3) Novel Surat Kecil untuk Tuhan karya Agnes Davonar dapat dijadikan sebagai bahan pembelajaran di kelas VIII SMP. Kata kunci: Identifikasi Tokoh Utama, Nilai-nilai Pendidikan, Skenario Pembelajaranya di SMP
ANALISIS PSIKOLOGI UNSUR BAWAH SADAR TOKOH UTAMANOVEL MERPATI BIRU KARYA ACHMAD MUNIF DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMA Resmi Resmiyati
SURYA BAHTERA Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.582 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) aspekbiologis, aspek psikolo­gis,dan aspek sosiologistokoh utama dalam novel Merpati Biru karya Achmad Munif, (2) un­sur kesadaran tokoh utama novel Merpati Biru karya Achmad Munif, (3) unsur bawah sadar tokoh utama novel Merpati Biru karya Achmad Munif, dan (4) skenario pembelajaran novel Merpati Biru karya Achmad Munif.Subjek dalam penelitian ini yaitu novel Merpati Biru karya Achmad Munif, objek dalam peneliian ini ialah struktur kepribadian dan unsur bawah sadar, yang menjadi fokus dalam penelitian ini yaitu (1) struktur kepribadian, (2) unsur kesadaran, (3) unsur bawah sadar, (4) skenario pembelajaran novel Merpati Biru. Dalam teknik pengum­pulan data penelitian, penulis menggunakan teknik pustaka melalui pengamatan. Instrumen penelitian ini adalah penulis itu sendiri yang dibantu oleh buku-buku panduan, kertas penca­tat dan alat tulisnya. Teknik analisis data dalam penelitian skripsi ini termasuk penelitian kua­litatif. Untuk teknik analisis data penelitian, penulis menggunakan analisis isi, sedangkan tek­nik penyajian hasil analisis penelitian, penulis menggunakan teknik penyajian informal. Dari hasil analisis dapat disimpulkan (1) aspekbiologis tokoh utama sangat kuat, dapat dilihat da­ri perilakunya yang diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar, aspekpsikologis tokoh utama cukup lemah, dapat dilihat dari perilakunya sadar diri, rasa cinta, menopang ekonomi, melindungi, dan menjenguk keluargadan aspek sosiologistokoh utama sangat lemah, yaitu; rasa bersalah dan berdosa kepada Tuhan, berhenti menjadi pelacur, mendirikan sholat, bela­jar agama, dan membantu orang lain, dan pada akhirnya tokoh utama mencapai kesempur­naan superego dengan menyesali perbuatan-perbuatan masa lalu, (2) Unsur kesadaran to­koh utama Ken Ratri cukup kuat, yaitu; sadar diri, meninggalkan profesinya, merasa berdosa, berhenti menjadi pelacur, mendirikan sholat, belajar agama, dan membantu orang lain; (3) Unsur bawah sadar tokoh utama Ken Ratri yaitu (a) eros yang memiliki rasa cinta, meninggal­kan dunia pelacuran, menopang ekonomi, merasa berdosa, kembali ke jalan Tuhan, dan mem­­bantu orang lain, (b) thanatos Ken Ratri yaitu marah, dendam, dan tidak percaya terhadap ka­um lelaki, (c) represi Ken Ratri yaitu frustasi, merahasiakan profesinya, membenci mantan ke­kasih, dan takut ditinggalkan kekasih,(d) fantasi Ken Ratri yaitu khayalan manis di masa lalu bersama mantan kekasih dan khayalan manis tentang kehidupan sebenarnya bersama keka­sih baru, (4) novel Merpati Biru dimungkinkan dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran di SMA. Oleh karena itu, skenario pembelajaran sastra dalam novel Merpati Biru karya Ach­mad Munifyaitu menggunakan skenario dengan langkah-langkah dalam pembelajaran sastra yang meliputi pembukaan, inti, dan penutup. Kata Kunci: analisis psikologi, unsur bawah sadar tokoh utama, novel merpati biru, skenario pembelajaran
UPAYA PENINGKATAN PEMBELAJARAN MENULIS CERPEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE KOLABORASI PADA SISWA KELAS X SEMESTER II SMA N 9 PURWOREJO Siti Nurhidayah
SURYA BAHTERA Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.376 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendeskripsikan: (1) pembelajaran menulis cerita pendek melalui metode kolaborasi pada siswa kelas X Semester II SMA N 9 Purworejo Tahun Ajaran 2013; (2) mendeskripsikan peningkatan hasil pembelajaran menulis cerita pendek setelah menggunakan metode kolaborasi pada siswa kelas X Semester II SMA N 9 Purworejo Tahun Ajaran 2013. Pengambilan data dilakukan dengan teknik tes dan teknik nontes. Tahap analisis data digunakan teknik analisis data kuantitatif dan teknik analisis data kualitatif. Teknik penyajian hasil analisis data disajikan secara informal, yaitu dengan kata-kata biasa. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa: 1) pembelajaran menulis cerita pendek dengan menggunakan metode kolaborasi dilakukan dalam tiga tahap yaitu, proses pembelajaran menulis cerpen pada kegiatan awal tanpa menggunakan metode kolaborasi, pelaksanaan siklus I menggunakan metode kolaborasi dalam pembelajaran menulis cerpen siswa dengan memperhatikan contoh cerpen Jendela Rara, dan pelaksanaan siklus II menggunakan metode kolaborasi dengan memperbaiki cerpen yang telah ditulis pada siklus I dengan memperhatikan hasil koreksi teman; 2) pembelajaran dengan menggunakan metode kolaborasi dapat meningkatkan keterampilan menulis cerpen. Skor rata-rata keterampilan menulis cerpen yang diperoleh pada tes awal ialah 66,18 mengalami peningkatan menjadi 74,80 pada siklus I. Pada siklus II diperoleh skor rata-rata 79,38. Nilai tersebut sudah memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), yakni 75. Kata kunci: pembelajaran menulis cerpen, metode kolaborasi
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL KAU, AKU, DAN SEPUCUK ANGPAU MERAH KARYA TERE LIYE DAN RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN SASTRA DI KELAS XI SMA Tri Asih
SURYA BAHTERA Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.631 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik yang ter­da­pat dalam novel Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah karya Tere Liye; (2) mendeskripsikan pendidikan karakter yang terdapat dalam novel Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah karya Tere Liye; dan (3) mendeskripsikan relevansi dan pemanfaatan pendidikan karakter dalam novel Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah karya Tere Liye sebagai bahan pembelajaran sastra di kelas XI SMA. Pene­li­tian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah novel Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah karya Tere Liye. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa catatan data. Teknik pengum­pulan data menggunakan teknik observasi secara langsung. Hasil analisis menun­jukkan (1) unsur intrinsik dalam novel Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah kar­ya Tere Liye meliputi tema mengenai keikhlasan hati seseorang dalam mengha­dapi semua masalah kehidupan yang dihadapinya, alur, setting, tokoh dan peno­kohan yang menunjukkan sikap dan perilaku seseorang dalam novel, bahasa, dan sudut pandang; (2) pendidikan karakter yang terdapat dalam novel Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah karya Tere Liye tersebut meliputi penyabar, jujur, sikap Borno yang selalu bertanggung jawab, disiplin, kemandirian tokoh utama, sikap peduli kepada sesama, kerja keras, kreatif. Watak tokoh berupa watak bulat; Ka­rakter tersebut sangat berkaitan erat dengan setiap tokoh dalam novel Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah karya Tere Liye; dan (3) relevansi dan pemanfaatan pandidikan karakter dalam novel Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah karya Te­re Liye sebagai bahan pembelajaran sastra ditinjau dari segi psikolog, bahasa, dan latar belakang budaya. Kata kunci: pendidikan karakter, novel kau, aku, dan sepucuk angpau merah karya tere liye, relevansi pembelajaran.
NILAI MORAL DALAM KUMPULAN CERITA RAKYAT DARI JAWA BARAT KARYA SAINI K.M SERTA SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS X SMA Alisyah Nurul Hanifah
SURYA BAHTERA Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.229 KB)

Abstract

Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini, yaitu (1) mendeskripsikan unsur intrinsik yang terdapat dalam Kumpulan Cerita Rakyat dari Jawa Barat karya Saini K.M (2) mendeskripsikan nilai moral yang terdapat dalam Kumpulan Cerita Rakyat dari Jawa Barat karya Saini K.M (3) mendeskripsikan skenario pembelajaran nilai moral dalam Kumpulan Cerita Rakyat dari Jawa Barat karya Saini K.M di kelas X SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode deskriptif kualitatif.Hasil penelitian ini adalah (1) Tema yang terdapat dalam Kumpulan Cerita Rakyat dari Jawa Baratkarya Saini K.M yaitu kesabaran dalam sebuah pengorbanan.Tokohnya meliputi tokoh utama, tokoh tambahan, tokoh protagonis dan tokoh antagonis.Sifat yang dimiliki tokoh di dominasi sikap bijaksana, adil, penyayang dan penyabar.Alurnya adalah alur maju.Latar tempat yang digunakan lebih banyak di dalam istana dan hutan.Selain itu latar waktu yaitu pagi, siang, dan malam.Amanat yang dapat diambil adalah kita harus sabar dalam menghadapi cobaan yang datang pada diri kita. (2) Nilai moral yang terkandung yaitu hubungan antara manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan manusia, hubungan manusia dengan alam dan sekitarnya serta hubungan manusia dengan diri sendiri. (3) Skenario pembelajaran Kumpulan Cerita Rakyat dari Jawa Barat karya Saini K.M di kelas X SMA dilakukan dengan menggunakan metode PQ4R yang meliputi Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review. Kata Kunci :unsur intrinsik, nilai moral, dan skenario pembelajaran sastra
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYIMAK CERITA RAKYAT DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS VII SMP BINA PUTRA NUSANTARA SEREN TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Anita Kusumaningrum
SURYA BAHTERA Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.59 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan (1) penerapan kemampuan menyimak cerita rakyat dengan media audio visual, (2) pengaruh kemampuan menyimak cerita rakyat dengan media audio visual, (3) peningkatan kemampuan menyimak cerita rakyat dengan media audio visual pada siswa kelas VII SMP Bina Putra Seren tahun pelajaran 2012/ 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus yang dilaksanakan pada siswa kelas VII SMP. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Pengambilan data dilakukan dengan tes dan nontes. Alat yang digunakan dalam pengambilan data berupa, lembar soal, lembar penilaian, pedoman observasi, jurnal, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik kualitatif dan kuantitatif. Teknik penyajian data yang digunakan adalah teknik informal. Hasil penelitian yang diperoleh peneliti selama penelitian berlangsung adalah (1) langkah pembelajaran menyimak dongeng pada prasiklus pembelajaran belum menggunakan media apapun, pada siklus I dan siklus II pembelajaran menggunakan media audio, (2) berdasarkan jurnal siswa siklus I terdapat sebanyak 18 siswa atau sebesar 53 % mempunyai perhatian baik, 7 siswa atau sebesar 21 % mempunyai perhatian cukup. Situasi pembelajaran pada siklus I berjalan cukup baik sedangkan pada siklus II, aspek jurnal yang pertama 32 atau 94 % siswa menyatakan tertarik dan hanya 2 siswa atau sebesar 6 % yang menyatakan tidak tertarik dibacakan secara langsung. Kesan dan pesan siswa terhadap guru (peneliti) merupakan bagian dari aspek jurnal siswa yang terakhir. Pada aspek ini 29 siswa atau sebesar 85 % memberi kesan dan pesan, sedangkan 6 siswa atau sebesar 15 % tidak memberikan kesan dan pesan, (3) hasil kemampuan siswa pada prasiklus sebesar 66,1 tidak termasuk dalam kategori baik karena tidak memenuhi standar KKM, siklus I rata-rata siswa sebesar 73,5 termasuk dalam kategori cukup. Pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 80. Termasuk dalam kategori baik karena sudah memenuhi standar KKM 6,7. Kata kunci : kemampuan menyimak, cerita rakyat, media audio visual.
RELEVANSI AKHLAQUL KARIMAH TOKOH UTAMA FILM HABIBIE DAN AINUN DENGAN NILAI BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA, DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Khus Khusniyah
SURYA BAHTERA Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.894 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan (1) unsur intrinsik film Habibie dan Ainun; (2) akhlaqul karimah tokoh utama film Habibie dan Ainun; dan(3) skenario pembelajaran drama di kelas XI SMA dengan materi akhlaqul karimah tokoh utama film Habibie dan Ainun yang direlevansikan dengan nilai budaya dan karakter bangsa. Objek penelitian ini adalah unsur intrinsik dan akhlaqul karimah tokoh utama. Data dalam penelitian ini berupa tuturan tokoh dan adegan dalam film Habibie dan Ainun. Pengumpulan data dilakukan denganteknik simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) unsur intrinsik dalam film Habibie dan Ainun terdiri dari tema, yaitu perjuangan hidup; alur film tersebut merupakan alur campuran; tokoh dan penokohan, Habibie dan Ainun sebagai tokoh utama dengan beberapa tokoh tambahan yang digambarkan secara fisiologis, sosiologis, dan psikologis, melalui teknik pelukisan tokoh secara dramatik dan analitik; konflik dalam film menggambarkan konflik internal dan konflik eksternal; latar, terbagi menjadi latar tempat, latar waktu dan latar suasana; dialog dalam film mencerminkan adanya wujud keragaman budaya; akting yang menarik dalam film adalah tokoh utama; dan amanat bahwa sebagai manusia harus mau bekerja keras dalam mewujudkan impian; (2) Akhlaqul karimah tokoh utama dalam film Habibie dan Ainun meliputi akhlak pribadi, akhlak terhadap keluarga, dan akhlak bernegara; (3) Skenario pembelajaran drama di kelas XI SMAdiawali dengan guru menjelaskan materi sesuai SK dan KD. Selanjutnya,guru mengelompokkan dan menyuruh siswa mencari tokoh, mencermati peran dan perwatakan (akhlaqul karimah) tokoh, dan konflik yang terjadi dalam film Habibie dan Ainun melalui dialogdan data yang mendukung. Terakhir, guru menyuruh siswa merangkum isi film Habibie dan Ainun. Kata Kunci : unsur intrinsik film, akhlaqul karimah, skenario pembelajaran
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN DENGAN METODE LEARNING COMMUNITYSEBAGAI UPAYA MEMBANGUN KARAKTER KREATIF PADA SISWA KELAS X SMA PANCASILA PURWOREJO Mar Mardianti
SURYA BAHTERA Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.13 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1)penerapan pembelajaran menulis cerpen berdasarkan pengalaman orang lain dengan metode learning community;(2)pengaruh pembelajaran menulis cerpen berdasarkan pengalaman orang lain dengan metode learning community terhadap motivasi belajar siswa sebagai upaya membangun karakter kreatif dan bekerja sama; (3)peningkatan keterampilan menulis cerpen berdasarkan pengalaman orang lain dengan metode learning community pada siswa kelas X-B SMA Pancasila Purworejo.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Instrumen pengumpulan data menggunakan intrumen tes dan nontes. Sumber data diambil dari hasil tes dan nontes siswa. Dalam teknik pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik tes dan nontes. Dalam teknik analisis data digunakan teknik kuantitatif dan kualitatif. Dalam teknik penyajian hasil analisis,peneliti menggunakan teknik gabungan antara informal dan formal.Dari hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa (1) penerapan pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan metode learning community yaitumateri pembelajaran dan pembagian kelompok, siswa saling bertukar cerita pengalaman pribadinya dalam lembar kertas dengan teman satu meja untuk dikembangkan menjadi cerpen, siswa mendiskusikan kekurangan dari hasil cerpen yang telah ditulis untuk diimajinasikan kembali cerpen yang ditulis menjadi lebih baik, (2)motivasi belajar siswa terhadap pembelajaran menulis cerpen pada prasiklus masih tergolong rendah, pada siklus I meningkat menjadi baik, dan pada siklus II menjadi lebih baik dari prasiklus dan siklus I sehingga pembelajaran dengan metode learning community mampu meningkatkan motivasi belajar siswa dalam menulis cerpen serta membangun karakter kreatif dan bekerja sama, (3) pembelajaran menulis cerpen dengan metode learning communitydapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis cerpen. Peningkatandilihat dari kemampuan siswa dalam menulis cerpen pada prasiklus dengan rerata tes mencapai 62,7. Siklus I meningkat menjadi 71,9, dan siklus II meningkat menjadi 77,1.  Kata kunci :menulis cerpen, metode learning community, karakter kreatif
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI MENGGUNAKAN METODE FIELD TRIP PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 22 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Nur Adiningsih
SURYA BAHTERA Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.667 KB)

Abstract

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah (1) bagaimana penerapan metode field trip dalam pembelajaran menulis puisi siswa kelas VII SMP Negeri 22 Purworejo Tahun Pelajaran 2012/2013, (2) bagaimana pengaruh penggunaan metode field trip terhadap minat belajar siswa kelas VII SMP Negeri 22 Purworejo Tahun Pelajaran 2012/2013 dalam pembelajaran menulis puisi; (3) bagaimana peningkatan kemampuan menulis puisi siswa kelas VII SMP Negeri 22 Purworejo Tahun Pelajaran 2012/2013, setelah memperoleh pembelajaran menggunakan metode field trip. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari tahap prasiklus, siklus I, dan siklus II. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes. Dalam teknik analisis data, digunakan teknik kuantitatif dan kualitatif. Dalam penyajian hasil analisis, penulis menggunakan teknik informal. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa (1) penerapan metode field trip dalam pembelajaran menulis puisi pada siklus I dan siklus II, dengan proses pembelajaran meliputi, (a) melakukan proses pembelajaran di luar kelas, (b) siswa diajak mengamati objek, (c) mengidentifikasi objek yang akan diamati berdasarkan tema, majas, rima, dan diksi, (d) penulis memberikan penilaian pada objek yang diidentifikasi siswa, (2) pengaruh penggunaan metode field trip dalam pembelajaran menulis puisi dapat meningkatkan minat dan aktivitas belajar siswa. Hasil penilaian yang diperoleh dari lembar observasi diketahui bahwa aktivitas, keaktifan, dan fokus siswa dalam mengikuti pembelajaran pada prasiklus cukup, sedangkan pada siklus I menjadi baik, dan siklus II menjadi baik sekali, (3) pembelajaran menulis puisi menggunakan metode field trip dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis puisi. Kemampuan siswa dalam pembelajaran menulis puisi dapat dilihat dari hasil rerata tes prasiklus sebesar 54,79 (kurang), pada siklus I sebesar 70,47 (cukup), dan pada siklus II sebesar 78,96 (baik). Dengan demikian, peningkatan dari prasiklus ke siklus I sebesar 15,68 dan peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 8,49. Kata Kunci : Menulis Puisi, Metode Field Trip

Page 9 of 92 | Total Record : 915


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 1 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 1 (2020): Jurrnal Surya Bahtera Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 38 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 37 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 34 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 33 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 32 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 31 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 30 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 17 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 14 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 11 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 06 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 05 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 04 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 03 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 02 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 01 (2013): Jurnal Surya Bahtera No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera More Issue