cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo
Arjuna Subject : -
Articles 915 Documents
ANALISIS KESALAHAN KEBAHASAAN SURAT DINAS DI SMK NEGERI 4 PURWOREJO TAHUN 2012 DAN RELEVANSINYA DENGAN PEMBELAJARAN DI SMK Susi Susanti
SURYA BAHTERA Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.248 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendeskripsikan: (1) kesalahan peng­gunaan huruf kapital, (2) kesalahan penggunaan tanda baca titik, (3) kesalahan penu­lis­an singkatan, (4) kesalahan penulisan akronim, (5) kesalahan penulisan preposisi di, ke, dan dari, (6) kesalahan penggunaan kata-kata mubazir, dan (7) relevansi analisis kesa­lah­an kebahasaan surat dinas dengan pembelajaran menulis surat dinas di SMK. Populasi penelitian ini adalah semua surat dinas di SMK Negeri 4 Purworejo tahun 2012. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 25 surat. Dalam pengambilan sampel digunakan teknik acak. Dalam pengumpulan data digunakan teknik pustaka. Teknik analisis data yang di­gu­nakan adalah metode agih, teknik lesap dan teknik ganti. Dalam teknik penya­­­­jian hasil analisis digunakan teknik informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa: (1) kesa­lahan huruf kapital sebanyak 581 kesalahan dari 4532 huruf kapital atau 12,81% terma­suk dalam kategori tingkat kesalahan baik; (2) kesalahan tanda baca titik sebanyak 35 kesalahan dari 422 tanda baca titik atau 8,29% termasuk dalam kategori tingkat kesalah­an baik sekali; (3) kesalahan penulisan singkatan sebanyak 171 kesalahan dari 338 sing­katan atau 50,59% termasuk dalam kategori tingkat kesalahan kurang; (4) penulisan akro­nim tidak mengalami kesalahan dari kaidah EYD; (5) kesalahan penulisan preposisi di, ke, dan dari sebanyak 16 kesalahan preposisi di dari 23 preposisi di atau 69,56% ter­masuk dalam tingkat kesalahan kurang; (6) kesalahan penulisan kata mubazir sebanyak 82 kesalahan kata mubazir; dan (7) penelitian hasil analisis kesalahan kebahasaan pada surat dinas yang dilakukan penulis dapat dijadikan sebagai bahan pembelajaran di SMK pada kelas XII semester dua sesuai dengan kompetensi dasar 3.4 Menulis surat dengan memperhatikan jenis surat. Kata Kunci: kesalahan kebahasaan, surat dinas.
PEMANFAATAN CERITA RAKYAT “KAMANDAKA” SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYIMAK PADA SISWA KELAS X SMA MUHAMMADIYAH 1 GOMBONG Widji Setiowati
SURYA BAHTERA Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.155 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) langkah-langkah pembelajaran menyimak melalui pemanfaatan cerita rakyat “Kamandaka” pada siswa kelas X SMA Muhammadiyah 1 Gombong tahun pelajaran 2012/2013, (2) perubahan sikap perilaku siswa kelas X SMA Muham­madiyah 1 Gombong tahun pelajaran 2012/2013, setelah dilaksanakan pembelajaran menyimak melalui pemanfaatan cerita rakyat “Kamandaka”, (3) peningkatan keterampilan menyimak siswa kelas X SMA Muhammadiyah 1 Gombong tahun pelajaran 2012/2013, setelah dilaksanakan pembe­lajaran menyimak melalui pemanfaatan cerita rakyat “Kamandaka”. Pengumpulan data dilakukan dengan tes dan nontes.Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kualitatif dan kuantitatif. Teknik penyajian hasil analisis yang digunakan adalah teknik informal. Pengecekan keabsahan data yang digunakan adalah teknik triangulasi metode dan triangulasi instrumen. Berdasarkan hasil ana­lisis data, dapat disimpulkan bahwa (1) langkah-langkah pembelajaran menyimak melalui pemanfa­atan cerita rakyat “Kamandaka” meliputi materi pembelajaran menyimak cerita rakyat, pemutaran rekaman cerita rakyat “Kamandaka”, diskusi unsur intrinsik dan ekstrinsik, mengerjakan soal, dan penyimpulan hasil belajar dan refleksi; (2) siswa mengalami perubahan perilaku positif terhadap proses pembelajaran menyimak melalui pemanfaatan cerita rakyat “Kamandaka”, hasil prasiklus sebesar 32,14%, siklus I sebesar 57,14%, dan siklus II sebesar 78,58% siswa memiliki keaktifan baik selama kegiatan pembelajaran sedangkan perhatian siswa dalam pembelajaran pada prasiklus sebe­sar 35,71%, siklus I sebesar 60,71%, dan siklus II sebesar 82,14%; dan (3) hasil keterampilan menyi­mak siswa mengalami peningkatan melalui pemanfaatan cerita rakyat “Kamandaka”, nilai rata-rata kelas prasiklus 60,87 meningkat sebesar 17,90% pada siklus I menjadi 71,77, siklus II nilai rata-rata kelas 79,58 yang berarti meningkat sebesar 11,14% dari siklus I. Kata kunci: keterampilan menyimak, cerita rakyat ”Kamandaka”.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI EKSPOSITORIS DENGAN TEKNIK BRAINWRITING PADA SISWA KELAS X SMK MA’ARIF 4 KEBUMEN Arif Pratomo
SURYA BAHTERA Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.846 KB)

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pembelajaran menulis nara­si ekspositoris dengan teknik brainwriting pada siswa kelas X SMK Ma’arif 4 Kebumen Ta­hun Pembelajaran 2012/2013, (2) pengaruh teknik brainwriting terhadap minat dan aktivi­tas belajar siswa dalam menulis narasi ekspositoris pada siswa kelas X SMK Ma’arif 4 Kebu­men Tahun Pembelajaran 2012/2013, (3) peningkatan keterampilan menulis narasi ekspo­sitoris dengan teknik brainwriting pada siswa kelas X SMK Ma’arif 4 Kebumen Tahun Pem­belajaran 2012/2013. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian tin­dakan kelas model Arikunto (2010:137) yang meliputi tahap prasiklus, siklus I, dan siklus II. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Dalam teknik pengumpul­an data penelitian, peneliti menggunakan teknik tes dan nontes. Teknik anali­sis data penelitian, peneliti menggunakan teknik kualitatif dan kuantitatif, sedangkan tek­nik penyajian hasil analisis penelitian, peneliti menggunakan teknik penyajian informal. Dari hasil yang diperoleh simpulan penelitian ini terdiri dari (1) pelaksanaan pembelajaran menulis narasi ekspositoris dengan teknik brainwriting dilakukan dalam empat tahap kegi­atan: tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, (2) minat dan aktivitas sis­wa dalam menulis narasi ekspositoris dengan teknik brainwriting meningkat. De­ngan me­ningkatnya minat dan aktivitas yang positif dari prasiklus sampai dengan siklus II, (3) pem­belajaran menulis narasi ekspositoris dengan teknik brainwriting mengalami pe­ning­katan dari prasiklus sampai siklus II. Pada prasiklus siswa memperoleh rerata skor me­nulis narasi ekspositoris sebesar 62,1, siklus I sebesar 70,2 sedangkan siklus II sebesar 77,9. Kata kunci: keterampilan menulis narasi ekspositoris, teknik brainwriting, kelas X SMK Ma’arif 4 Kebumen
CERPEN KETIKA MAS GAGAH PERGI KARYA HELVY TIANA ROSA SEBAGAI SARANA PENANAMAN KESANTUNAN BERBAHASA DAN PENDIDIKAN KARAKTER SERTA SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS X SMA Binti Khasanah
SURYA BAHTERA Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.05 KB)

Abstract

Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan unsur intrinsik cerpen Ketika Mas Gagah Pergi karya Helvy Tiana Rosa, (2) mendeskripsikan kesantunan berbahasa dalam cerpen Ketika Mas Gagah Pergi karya Helvy Tiana Rosa dikaitkan dengan nilai pendidikan karakter, dan (3) mendeskripsikan skenario pembelajaran kesantunan berbahasa dengan materi pendidikan karakter dalam cerpen Ketika Mas Gagah Pergi karya Helvy Tiana Rosa di kelas X SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitataif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur intrinsik dalam cerpen, yaitu temanya rangkaian perjalanan hidup (spiritual) Gita dalam meneguhkan hati menjadi hamba Allah (muslimah) sejati, tokoh meliputi tokoh utama adalah Gita dan tokoh tambahannya Mas Gagah, Yudhistira, Mama, Papah, Tika, Nadia, sahabat Mas Gagah, Tri, dan Tutut, alur yang digambarkan adalah alur maju, latar digambarkan dalam latar tempat, waktu, dan sosial, sudut pandang yang digunakan adalah sudut pandang orang pertama, dan amanatnya adalah bahwa kita sebagai muslimah sejati harus bisa menjaga aurat, harus dapat mnghargai sesama. Nilai kesantunan berbahasa meliputi kesantunan berbahasa dalam menyanggah, menawarkan, memuji, meminta maaf, meminta izin, dan menolak. Skenario pembelajaran dilakukan dengan pendekatan PAIKEM dengan langkah-langkah (a) peserta didik menganalisis unsur intrinsik dan menemukan nilai kesantunan berbahasa dalam cerpen, (b) mendiskusikan, dan (c) menyimpulkan hasil diskusi. Kata Kunci: Kesantunan Berbahasa, Pendidikan Karakter, Skenario Pembelajaran
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIDATO DENGAN METODE PEMODELAN PADA SISWA KELAS XI SMA MUHAMMADIYAH GOMBONG TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Bustan Devi Arisandi
SURYA BAHTERA Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.678 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendeskripsikan: (1) penera-pan metode pemodelan pada pembelajaran berpidato pada siswa; (2) peng-aruh metode pemodelan terhadap kemampuan berpidato siswa; dan (3) pe-ningkatan kemampuan siswa kelas XI SMA Muhamadiyah setelah mendapatkan pembelajaran dengan metode pemodelan. Pengambilan data dilakukan dengan teknik tes dan teknik nontes. Dalam tahap analisis data digunakan teknik kuantitatif dan teknik kualitatif. Teknik penyajian hasil analisis data disajikan secara informal. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa (1) penerapan metode pemodelan meliputi (a) penulis menjadi model dalam kegiatan berpidato, (b) siswa diminta untuk mengamati, (c) siswa memberikan komentar tentang pemodel, (d) siswa menulis naskah teks pidato, (e) siswa memberikan tanda jeda pada naskah teks pidatonya (f) siswa mendapat tugas berpidato, (g) siswa mendapat pesan (manfaat berpidato) sebagai bentuk motivasi setelah melakukan kegiatan pembelajaran; (2) pengaruh metode pemodelan terhadap siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Gombong dalam berpidato dapat dilihat dari hasil observasi pada prasiklus siswa aktif 30%, siklus I 30%, dan pada siklus II menjadi 35%. Aspek perhatian siswa pada prasiklus siswa aktif sebanyak 25%, pada siklus I 25%, dan pada siklus II menjadi 50%; (3) dari hasil tes siklus I diketahui adanya peningkatan karena rerata hasil tes prasiklus sebesar 44.0 dan rerata hasil tes siklus I mencapai 68.0, dan hasil tes siklus II mencapai 75.0. Kata Kunci: kemampuan berpidato, metode pemodelan
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF DESKRIPSI DENGAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS XI SMK PN 2 PURWOREJO TAHUN AJARAN 2012/2013 Etri Jayanti
SURYA BAHTERA Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.728 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendeskripsikan (1) langkah-langkah pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan media gambar pada siswa kelas XI TP 2A SMK PN 2 Purworejo tahun ajaran 2012/2013, (2) pengaruh pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan media gambar terhadap minat siswa, dan (3) kemampuan siswa dalam menulis paragraf deskripsi setelah memperoleh pembelajaran dengan media gambar. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui tes, observasi, angket, dan dokumentasi foto. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kuantitatif dan kualitatif. Dalam penyajian data digunakan metode informal. Dari hasil penelitian disimpulkan (1) langkah-langkah pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan menggunakan media gambar dilakukan dalam dua tahap yaitu siklus I dan siklus II. Setiap siklus penelitian dilakukan dengan langkah-langkah perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi, (2) minat belajar siswa mengalami peningkatan di setiap siklusnya. Pada prasiklus, rerata skor yang diperoleh adalah 69. Pada siklus I, rerata skor yang diperoleh adalah 86,66 dan pada siklus II rerata skor yang diperoleh mencapai 91,33, (3) kemampuan menulis paragraf deskripsi pada prasiklus, siklus I dan siklus II juga terjadi peningkatan. Pada prasiklus, rerata skor yang diperoleh adalah 64,73. Pada siklus I, rerata skor yang diperoleh adalah 73. Pada siklus II rerata skor yang diperoleh mencapai 78,66. Kata kunci: menulis paragraf deskripsi, media gambar
NILAI-NILAI MORAL DALAM NOVEL BUMI CINTA KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Fitria Ningsih
SURYA BAHTERA Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.068 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur-unsur intrinsik novel Bumi Cinta (2) nilai-nilai moral dalam novel Bumi Cinta, dan (3) skenario pembelajaran novel Bumi Cinta dan skenario pembelajarannya di Kelas XI SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Artinya, penulis membahas dan mengkaji novel tidak menggunakan angka, tetapi menekankan pada deskripsi. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel Bumi Cinta terdiri dari tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, amanat, dan sudut pandang. Unsur-unsur intrinsik tersebut saling berhubungan satu dengan lainnya sehingga membentuk totalitas cerita yang padu dan harmonis; (2) nilai-nilai moral yang ada dalam novel Bumi Cinta diantaranya adalah (a) nilai religius/agama (bersumber dari hubungan tokoh dengan tuhannya) (b) nilai toleransi (bersumber dari hubungan manusia dengan sesamanya), dan (c) nilai mandiri (bersumber dari hubungan tokoh dengan dirinya sendiri). Indikator pembelajaran novel ini adalah: mengungkapkan tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, amanat, dan sudut pandang dalam novel Bumi Cinta, mengungkapkan hubungan antarunsur intrinsik novel Bumi Cinta, dan mengungkapkan nilai-nilai moral novel ini layak untuk diteladani oleh generasi muda usia remaja, khususnya siswa SMA. Kata kunci: nilai moral, rencana pelaksanaan pembelajaran
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPSI DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL TEKNIK OBJEK LANGSUNG SISWA KELAS X SMK VIP AL-HUDA KEBUMEN TAHUN AJARAN 2013/2014 Herni Febri Ariastanti
SURYA BAHTERA Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.064 KB)

Abstract

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah (1) bagaimanakah penerapan menulis deskripsi dengan menggunakan pendekatan kontekstual teknik objek langsung siswa kelas X SMK VIP Al-Huda kebumen tahun ajaran 2013/2014, (2) bagaimanakah pengaruh pendekatan kontekstual teknik objek langsung terhadap antusisas belajar siswa kelas X SMK VIP Al-Huda kebumen tahun ajaran 2013/2014, (3) bagaimanakah peningkatan keterampilan menulis deskripsi, setelah memperoleh pembelajaran menulis deskripsi dengan menggunakan pendekatan kontekstual teknik objek langsung. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik tes dan nontes. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Teknik penyajian data yang digunakan adalah analisis informal. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa (1) penerapan pembelajaran menulis deskripsi dengan pendekatan kontekstual objek langsung siswa kelas X SMK VIP Al-Huda kebumen dilaksanakan pada siklus I, dan siklus II; (2) pengaruh pendekatan kontekstual teknik objek langsung terhadap antusias belajar siswa pada tahap siklus I, dan siklus II dapat diketahui di antaranya meliputi hasil observasi, dan wawancara. Hasil observasi pada siklus I, siswa masih cukup kurang dalam mengikuti pembelajaran, pada siklus II ini sebagian besar sudah mulai mengikuti dan menikmati pembelajaran yang diterapkan guru (peneliti) dengan baik; (3) peningkatan keterampilan menulis deskripsi siswa dari prasiklus sebesar 63,75 menjadi 76,32 pada siklus I. Pada siklus II, siswa mengalami peningkatan dalam menulis deskripsi sebesar 84,80. Kata Kunci: keterampilan menulis deskripsi, pendekatan kontekstual, teknik objek langsung
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL BAK RAMBUT DIBELAH TUJUH KARYA MUHAMMAD MAKHDLORI DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Lili Purwanti
SURYA BAHTERA Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.094 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan unsur intrinsik novel Bak Rambut Dibelah Tujuh karya Muhammad Makhdlori, (2) mendeskripsikan nilai pendidikan karakter dalam novel Bak Rambut Dibelah Tujuh karya Muhammad Makhdlori, dan (3) mendeskripsikan skenario pembelajaran unsur intrinsik dan nilai pendidikan karakter dalam novel Bak Rambut Dibelah Tujuh karya Muhammad Makhdlori di kelas XI SMA. Hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel Bak Rambut Dibelah Tujuh, temanya adalah titian kehidupan dunia yang penuh dengan ujian, tokoh utamanya adalah Zarimah, penokohan dilakukan secara analitik dan dramatik, alurnya adalah alur maju, latarnya dihadirkan secara konkret, sudut pandangnya adalah orang ketiga maha-tahu, amanatnya dikemas dalam cerita serta hubungan antarunsur terjalin secara harmonis. (2) Nilai pendidikan karakter dalam novel meliputi (a) religius, (b) jujur, (c) toleransi, (d) disiplin, (e) kerja keras, (f) kreatif, (g) mandiri, (h) demokratis, (i) rasa ingin tahu, (j) semangat kebangsaan, (k) cinta tanah air, (l) menghargai prestasi, (m) bersahabat/ komunikatif, (n) cinta damai, (o) gemar membaca, (p) peduli lingkungan, (q) peduli sosial, dan (r) tanggung jawab. (3) Skenario pembelajaran dilakukan menggunakan model Stratta sebagai berikut, (a) guru memberi tugas kepada peserta didik untuk membaca novel Bak Rambut Dibelah Tujuh, (b) guru memberi tugas kepada peserta didik untuk menganalisis unsur intrinsik dan nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam novel, dan (c) guru memberi tugas kepada peserta didik untuk membuat simpulan serta memeragakan satu karakter tokoh novel. Kata kunci: unsur intrinsik, nilai pendidikan karakter, skenario pembelajaran di kelas XI SMA
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DENGAN MUSIKALISASI PUISI “RUANG GELAP NAN TUMPAH” KARYA MAHATMA MUHAMMAD PADA SISWA KELAS X SMA MUHAMMADIYAH KUTOARJO TAHUN AJARAN 2012/2013 Maghfiroh Rifani
SURYA BAHTERA Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.827 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan kualitas pembelajaran pada siswa kelas X SMA Muhammadiyah Kutoarjo tahun ajaran 2012/2013 dengan pendekatan kontekstual dengan musikalisasi puisi “Ruang Gelap Nan Tumpah” karya Mahatma Muhammad dan mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis puisi pada siswa kelas X SMA Muhammadiyah Kutoarjo tahun ajaran 2012/1013 dengan pendekatan kontekstual dengan musikalisasi puisi “Ruang Gelap Nan Tumpah” karya Mahatma Muhammad. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus yang dilaksanakan pada siswa kelas X SMA Muhammadiyah Kutoarjo. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengambilan data dilakukan dengan tes dan nontes. Alat yang digunakan dalam pengambilan data berupa soal tes membuat puisi, observasi, catatan lapangan, angket (pratindakan dan pascatindakan), dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis kualitatif dan teknik analisis kuantitatif. Peningkatan kualitas proses pembelajaran dapat dilihat pada pelaksanaan proses pembelajaran yang berlangsung lebih efisien dan kondisi siswa makin berperan aktif dalam pembelajaran. Peningkatan keterampilan menulis puisi dapat dilihat dari hasil tes praktik menulis puisi dari prasiklus hingga siklus II. Pada prasiklus skor rata-rata siswa sebesar 19,95, setelah dilakukan siklus I meningkat menjadi 22,95, dan pada akhir siklus II skor rata-rata siswa menjadi 25,35. Peningkatan dari prasiklus hingga siklus II terjadi secara signifikan. Kata Kunci : Menulis Puisi, Pendekatan Kontektual, Media Musikalisasi Puisi.

Page 8 of 92 | Total Record : 915


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 1 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 1 (2020): Jurrnal Surya Bahtera Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 38 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 37 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 34 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 33 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 32 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 31 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 30 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 17 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 14 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 11 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 06 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 05 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 04 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 03 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 02 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 01 (2013): Jurnal Surya Bahtera No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera More Issue