cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo
Arjuna Subject : -
Articles 915 Documents
ANALISIS NILAI MORAL NOVEL KIDUNG RINDUDI TAPAL BATAS KARYA AGUK IRAWAN DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DENGAN METODE KUANTUM DI SMA Lili Susanti; Sukirno Sukirno; Umi Faizah
SURYA BAHTERA Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.108 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik, (2) nilai moral, dan (3) rencana pelaksanaan pembelajaran. Sumber data penelitian ini adalah dialog kutipan langsung dan tidak langsung dalam novel. Objek penelitian ini adalah novel Kidung Rindu di Tapal Batas karya Aguk Irawan.Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pustaka, teknik simak, dan teknik catat. Instrumen penelitian ini adalah penulis selaku peneliti sebagai instrumen utama dengan bantuan kartu pencatat data dan alat tulis. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Teknik penyajian hasil analisis data digunakan teknik informal. Hasil penelitian ini yaitu: (1) unsur intrinsik, meliputi: (a) tema dalam novel tersebut  perjuangan hidup di daerah tapal batas yang penuh penderitaan,(b) tokoh dan penokohan terdiri dari Nanjan (pekerja keras, keras kepala), Iskandar (sabar dan bijaksana), Mawinei (setia), Pang Ukir (pasrah dan bijaksana), dan Hamdan (baik hati dan penurut). Alur berdasarkan urutan peristiwa, (c) menurut jenisnya termasuk alur maju, menurut cara mengakhirinya termasuk alur tertutup, menurut kualitasnya termasuk alur longgar, dan menurut kuantitasnya termasuk alur tunggal, (d) latar  terbagi menjadi latar tempat, latar waktu, dan latar suasana, dan latar sosial. Secara garis besar latar tempat terletak di Jagoi Babang, Kalimantan Utara, Indonesia, latar waktu  meliputi pagi, Selasa pagi, tanggal 5,7, 10 , dan malam hari, latar suasana meliputi suasana mencekam, ricuh, dan sedih, (e) sudut pandang orang ketiga pelaku utama, dan  (f) amanat dalam novel tersebut adalah cintailah negeri sendiri dengan segala kekurangan dan kelebihannya; (2) nilai moral meliputi (a) nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri terdiri dari: keras kepala, bijaksana, dan kerja; (b) nilai moral manusia dengan manusia lain terdiri dari berbakti terhadap orang tua, toleransi, tolong menolong, setia, peduli; (c) nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan terdiri dari: bersyukur dan doa; (3) Rencana pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan berdasarkan KD 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel dengan menggunakan metode kuantum yang terdiri dari enam langkah pokok yaitu: tumbuhkan, alami, namai, demonstrasi, ulangi.   Kata kunci : nilai moral, rencana pelaksanaan pembelajaran, metode kuantum
KAJIAN DEKONSTRUKSI NOVEL TENTANG KAMU KARYA TERE LIYE DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Novem Dwi Nur K; Kadaryati Kadaryati; Joko Purwanto
SURYA BAHTERA Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.502 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) makna umum yang sudah diketahui oleh pembaca tentang novel Tentang Kamu karya Tere Liye; (2) dekonstruksi tema novel Tentang Kamu karya Tere Liye; (3) dekonstruksi tokoh dan penokohan novel Tentang Kamu karya Tere Liye; dan (4) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Tentang Kamu karya Tere Liye di kelas XI SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini adalah kajian dekonstruksi novel Tentang Kamu karya Tere Liye dan rencana pelaksanaan pembelajarannya di kelas XI SMA. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pustaka dan teknik catat. Teknik yang digunakan untuk menganalisis adalah teknik analisis isi. Teknik yang digunakan dalam penyajian hasil analisis adalah teknik penyajian informal. Hasil penelitian ini meliputi: a) tema mayor yang selama ini ditetapkan oleh peneliti pendahulu dan pembaca adalah pengacara muda yang diberi mandat untuk membantu kliennya menemukan ahli waris, setelah didekonstruksi diperoleh tema mayor yakni perjuangan meraih cita-cita, sedangkan tema minor yang selama ini ditetapkan oleh peneliti pendahulu dan pembaca meliputi; masalah kesabaran, masalah persahabatan, masalah pengkhianatan, dan masalah percintaan, setelah didekonstruksi diperoleh tema minor meliputi; masalah emosional, masalah kekeluargaan, masalah loyalitas, dan masalah kegigihan, b) tokoh dan penokohan meliputi; (1) selama ini tokoh Sri Ningsih ditetapkan peneliti pendahulu dan pembaca berwatak sabar, pintar, dan pantang menyerah, setelah didekonstruksi tokoh Sri Ningsih berwatak emosional, bodoh, dan pesimis; (2) selama ini tokoh Zaman Zulkarnaen ditetapkan peneliti pendahulu dan pembaca berwatak pantang menyerah dan pintar, setelah didekonstruksi tokoh Zaman Zulkarnaen berwatak mudah berputus asa dan licik; (3) selama ini tokoh Nugroho ditetapkan peneliti pendahulu dan pembaca berwatak penyayang, setelah didekonstruksi tokoh Nugroho berwatak antipati; (4) selama ini tokoh La Golo ditetapkan peneliti pendahulu dan pembaca berwatak cerewet, setelah didekonstruksi tokoh La Golo berwatak pendiam; (5) selama ini tokoh Pak Tua/Ode ditetapkan peneliti pendahulu dan pembaca berwatak cekatan, setelah didekonstruksi tokoh Pak Tua/Ode berwatak setia; (6) selama ini tokoh Nusi Maratta ditetapkan peneliti pendahulu dan pembaca berwatak kasar dan jahat, setelah didekonstruksi tokoh Nusi Maratta berwatak lembut dan baik hati; (2) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Tentang Kamu karya Tere Liye di kelas XI SMA dilaksanakan dengan menggunakan kompetensi dasar 3.11 Menganalisis pesan dari satu buku fiksi yang dibaca. Kata kunci: dekonstruksi, rencana pelaksanaan pembelajaran
ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA NOVEL PEREMPUAN KARYA MAMAN SUHERMAN DAN RENCANA PELAKSAAN PEMBELAJARANNYA DENGAN METODE THINK TALK WRITE DI KELAS XII SMK Nursitatun Nursitatun; Sukirno Sukirno; Umi Faizah
SURYA BAHTERA Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.933 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel, (2) aspek-aspek sosiologi sastra,  (3) hubungan antara aspek sosiologi sastra, dan (4) rencana pelaksanaan pembelajaran dengan metode Think Talk Write kelas XII SMK. Sumber data penelitan ini adalah novel Perempuan karya Maman Suherman. Objek penelitian ini adalah sosiologi sastra novel tentang unsur intrinsik, aspek sosiologi, hubungan aspek sosiologi dan rencana pelaksanaan pembelajaran. Penelitian ini difokuskan pada aspek-aspek sosiologi sastra novel Perempuan karya Maman Suherman. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan dengan teknik pustaka. Instrumen penelitian adalah peneliti menggunakan kartu pencatat data dan alat tulis. Teknik analisis data penulis menggunakan teknik analisis isi. Teknik penyajian data penulis menggunakan teknik informal.Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel Perempuan karya Maman Suherman terdiri atas: (a) tema minor: mencari informasi Ibu kandung tema mayor: mencari Ibu kandung,(b) tokoh dan penokohan tokoh utama: Aku dan tokoh tambahan: Bu Marlina, Rere, Melur, (c) alur dalam novel  Perempuan adalah alur maju (d) latar terdiri dari latar tempat: Tokyo, taman kampus. Latar waktu: pagi, siang, sore; latar sosial yang digunakan adalah keyakinan dan kebudayaan (e) sudut pandang orang pertama “Aku”, (f) amanat  selalu berdoa untuk orang tua (2) aspek sosiologi sastra antara lain: aspek cinta kasih Rere dengan Melur, aspek perekonomian Melur dan Bu Marlina tingkat menengah kebawah, aspek moralitas: perbuatan yang tidak baik oleh PSK, aspek kekerabatan Bu Marlina dengan Rere, aspek pendidikan: lulusan S2 (3) hubungan antara aspek sosiologi (a) aspek kekerabatan dengan cinta kasih Rere dengan keluara Bu Marlina, (b) aspek pendidikan dengan moralitas seorang anak PSK meraih gelar Phd (4) rencana pelaksanaan pembelajaran menggunakan model pembelajaran Think, Talk, and Write (TTW). Langkah-langkah pembelajaran (a) siswa melakukan pengamatan mengenai unsur intrinsik, (b) siswa mempertanyakan mengenai aspek-aspek sosiologi sastra, (c) siswa mencari data yang diperlukan untuk meneliti aspek-aspek sosial yang ditemukan dalam novel, (d) siswa membuat atau menulis laporan berdasarkan data yang telah di peroleh, (e) siswa mempresentasikan hasil laporan yang telah di buat. Kata kunci: sosiologi sastra, novel,  rencana pelaksanaan pembelajaran, dan think talk write
ANALISIS FEMINISME SASTRA: EMANSIPASI PEREMPUAN NOVEL TERMINAL HUJAN KARYA HQZOU DAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Rizki Mardiyani; Kadaryati Kadaryati; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.937 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi: (1) struktur pembangun novel Terminal Hujan karya Hqzou; (2) feminisme sastra: emansipasi perempuan novel Terminal Hujan karya Hqzou;(3) pembelajaran novel di kelas XII SMA. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan feminisme. Pendekatan tersebut bertujuan untuk mencari masalah emansipasi perempuan dalam novel Terminal Hujan karya Hqzou. Sumber data penelitian ini adalah novel Terminal Hujan. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah observasi, teknik mencatat, dan teknik pustaka. Teknik analisis data dengan teknik analisis isi dan teknik penyajian hasil analisis menggunakan metode informal. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1) struktur pembangun novel Terminal Hujan meliputi: (a) tema: (i) tema mayor: semangat dalam memperjuangkan pendidikan untuk anak marginal, (ii) tema minor: meliputi masalah pembuatan sekolah untuk anak marginal, masalah tempat belajar mengajar Terminal Hujan yang kurang memadai, masalah ekonomi warga Kebon Jukut, dan masalah rendahnya pemahaman anak-anak; (b) alur/plot: maju (c) tokoh: (i) tokoh utama: Valesia (murah hati, hebat, dan setia) dan Farah (berbakti kepada orang tua, shalihah, pantang menyerah, dan lapang dada), (ii) tokoh tambahan: Umi Hasna (gigih dan rendah hati), Ibu Siti (kasar dan tegar), dan Agda (baik dan setia); (d) latar/setting: (i) latar tempat: Bogor, Tugu Kujang, Rumah Farah, Kampung Kebon Jukut, Kelurahan, Lapangan, (ii) latar waktu: sore, malam, subuh, pagi, dan ramadan, (iii) latar sosial: status sosial, cara berpikir, dan profesi; (e) sudut pandang/point of view: persona ketiga “dia” serbatahu; (f) gaya bercerita/bahasa: personifikasi, alegori, dan hiperbola; (2) feminisme sastra: emansipasi perempuan: (a) eksistensi (perempuan intelektual, perempuan bekerja, bekerja untuk mencapai transformasi sosial, dan perempuan menjadi subjek); (b) cita-cita (membangun sekolah untuk anak-anak marginal, membina anak-anak Kebon Jukut, menyekolahkan anak, dan menjadi anak pintar); (c) peranan tokoh perempuan dalam hubungannya dengan tokoh lain dan lingkungan sekitarnya (pengajar, ibu rumah tangga sekaligus tulang punggung keluarga, anak perempuan tunggal); (3) pembelajaran novel Terminal Hujan karya Hqzou yakni pada KD. 3.9 Menganalisis isi dan kebahasaan novel. Pembelajaran sastra di kelas XII SMA dengan struktur pembangun novel dan feminisme sastra dalam novel Terminal Hujan karya Hqzou disesuaikan dengan K13 dengan model pembelajaran STAD.   Kata kunci: feminisme, novel, pembelajaran SMA
ANALISIS TINDAK TUTUR DIREKTIF PADA DIALOG FILM AKU, KAU DAN KUA SUTRADARA MONTY TIWA DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Siti Maryamah; Bagiya Bagiya; Umi Faizah
SURYA BAHTERA Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.824 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk tindak tutur direktif yang terdapat dalam dialog film Aku, Kau dan KUA sutradara Monty Tiwa, dan (2) skenario pembelajaran tindak tutur direktif di kelas XI SMA. Objek penelitian ini adalah tuturan pada tokoh film Aku, Kau dan KUA sutradara Monty Tiwa dengan fokus penelitian tindak tutur direktif dan skenario pembelajarannya di kelas XI SMA. Dalam pengumpulan data digunakan teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan metode padan, dan teknik penyajian hasil analisis data menggunakan teknik informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan (1) bentuk tindak tutur direktif pada dialog film Aku, Kau dan KUA sutradara Monty Tiwa terdiri dari: (a) permintaan terdiri dari: fungsi meminta, mendoa, menekan, mengajak; (b) pertanyaan terdiri dari: fungsi bertanya; (c) perintah terdiri dari: fungsi memerintah; (d) larangan terdiri dari: fungsi melarang; (e) pemberian izin terdiri dari: fungsi menyetujui, mengizinkan, dan memaafkan; (f) nasihat terdiri dari: fungsi menasehatkan, memperingatkan, dan menyarankan; dan (2) skenario pembelajaran tindak tutur direktif pada film Aku, Kau dan KUA sutradara Monty Tiwa dilaksanakan dengan model pembelajaran TS-TS (Two Stay-Two Stray). Langkah-langkah pembelajaran ini ada 5 tahap, yaitu: (a) mengamati, pada tahap ini guru mengajak peserta didik untuk mengamati dan memahami materi pembelajaran; (b) menanyakan, pada tahap ini peserta didik menyakan materi tentang aspek kebahasaan dan tindak tutur; (c) mengeksplorasi, pada tahap ini peserta didik dibentuk menjadi beberapa kelompok kemudian mengidentifikasi pengertian tindak tutur direktif dan maksud tuturan dalam film; (d) mengasosiasi, pada tahap ini dua orang yang tinggal dalam kelompok bertugas membagikan hasil kerja dan informasi mereka kepada tamu dari kelompok lain kemudian dua orang lainnya yang bertamu mohon diri kembali ke kelompok mereka sendiri untuk melaporkan temuan mereka dari kelompok lain; (e) mengomunikasikan, pada tahap ini peserta didik mempresentasikan hasil kerjanya. Kata kunci: Tindak tutur direktif, film, skenario pembelajaran SMA.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI DENGAN MENGGUNAKAN METODE OUTDOOR STUDY PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 9 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Sri Junjung Bagus Harimukti; Bagiya Bagiya; Joko Purwanto
SURYA BAHTERA Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.81 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini mendeskripsikan (1) proses pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan metode outdoor study pada siswa kelas X SMA Negeri 9 Purworejo tahun pelajaran 2017/2018; (2) pengaruh metode outdoor study terhadap minat siswa dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas X SMA Negeri 9 Purworejo tahun pelajaran 2017/2018; (3) peningkatan kemamampuan menulis puisi dengan menggunakan metode outdoor study pada siswa kelas X SMA Negeri 9 Purworejo tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X IPS SMA Negeri 9 Purworejo tahun pembelajaran 2017/2018 sebanyak 24 siswa, sedangkan objek penelitian ini adalah kemampuan siswa dalam menulis puisi. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan teknik tes dan nontes.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes dan nontes. Dalam analisis data, digunakan teknik kualitatif dan kuantitatif. Untuk mengecek keabsahan data, digunakan teknik validitas data melalui triangulasi sumber, metode, dan teori. Dalam penyajian analisis data digunakan teknik informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan:(1) proses pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan metode outdoor study pada siswa kelas X SMA Negeri 9 Purworejomeliputi: (a) guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan kompetensi yang harus dicapai siswa, (b) guru menumbuhkan pemahaman siswa tentang materi puisi, (c) guru meminta siswa mengidentifikasi unsur pembangun puisi, (d) guru meminta siswa untuk mengamati lingkungan di luar kelas, (e) siswa mencatat semua hasil pengamatan di luar kelas, (f) guru meminta siswa untuk membuat puisi dari hasil pengamatan, dan (g) guru bersama siswa menyimpulkan pembelajaran yang telah dilaksanakan; (2) pengaruh metode outdoor study terhadap minat siswa dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas X SMA Negeri 9 Purworejo sangat baik dalam pembelajaran menulis puisi. Hal ini terbukti dari jumlah persentase minat siswa yang diperoleh pada tahap prasiklus sebesar 39,13%. Setelah diterapkan metode outdoor study, minat siswa meningkat menjadi 52,72% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 76,36% pada siklusII; (3) peningkatan kemampuan menulis puisi dengan menggunakan metode outdoor study pada siswa kelas X SMA Negeri 9 Purworejo dapat dilihat dari hasil rata-rata siswa pada setiap tindakannya. Pada prasiklus nilai rata-rata sebesar 59,08 atau masih dalam kategori kurang. Rata-rata nilai pada siklus I sebesar 64,45 atau dalam kategori cukup dan pada siklus II sebesar 77,45 atau dalam kategori baik. Jadi, dapat disimpulkan bahwa metode outdoor study dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam pembelajaran menulis puisi. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan skor dari prasiklus sampai dengan siklus II mencapai 18,37.   Kata kunci: kemampuan menulis puisi, metode outdoor study, kelas X SMA
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER NOVEL METANOIA KARYA MURASAKI DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DENGAN METODE NUMBERED HEADS TOGETHER DI KELAS XII SMK Wahyu Mulyaningsih; Sukirno Sukirno; Umi Faizah
SURYA BAHTERA Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.922 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik, (2) nilai pendidikan karakter, dan (3) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Metanoia karya Murasaki dengan metode numbered heads together di kelas XII SMK. Sumber penelitian adalah novel Matanoia karya Murasaki. Objek penelitian adalah nilai pendidikan karakter. Fokus penelitian berupa unsur intrinsik dan 18 butir nilai pendidikan karakter. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sebagai instrumen utama, pencatat data dan alat tulis lainnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah teknik pustaka dan observasi. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Teknik penyajian hasil data disajikan dengan teknik informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel Metanoia karya Murasaki, meliputi: (a) tema: perjalanan untuk mendapatkan kedamaian hati, (b) tokoh dan penokohan, tokoh utama: Samra (pintar, pekerja keras, tidak suka diskriminasi, tidak sombong), tokoh tambahan: Nishi, David, Anne, (c) alur, berdasarkan urutan peristiwa adalah tahap penyituasian, pemunculan konflik, peningkatan konflik, klimaks, dan penyelesaian, berdasarkan jenisnya adalah alur maju, berdasarkan cara mengakhirinya adalah alur terbuka, berdasarkan kualitasnya adalah alur longgar, berdasarkan kuantitasnya adalah alur tunggal, (d) sudut pandang yang digunakan orang ketiga serba tahu, (e) latar tempat: halaman rumah, ruang tamu, kantor Samra, kafe, masjid, latar waktu: malam hari, pagi hari, sore hari, siang hari, latar sosial: pendidikan tinggi, budaya dan tradisi Arab (f) amanat yang disampaikan adalah segala yang terjadi di dunia ini adalah kehendak sang pencipta; (2) nilai pendidikan karakter meliputi: (a) religius,(b) jujur, (c) toleransi, (d) disiplin, (e) kerja keras, (f) kreatif, (g) mandiri, (h) demokratis, (i) rasa ingin tahu, (j) semangat kebangsaan, (k) cinta tanah air, (l) menghargai prestasi, (m) bersahabat atau komunikatif, (n) cinta damai, (o) gemar membaca, (p) peduli lingkungan, (q) peduli sosial, (r) tanggung jawab. (3) rencana pelaksanaan pembelajaran novel di kelas XII SMK dilakukan dengan metode Numbered Heads Together dengan langkah-langkah: (a) guru membagi siswa dalam kelompok 3-5 dan setiap siswa diberi nomor 1-5, (b) siswa secara berkelompok mendiskusikan tugas, (c) setiap anggota kelompok harus mengetahui jawaban, (d) guru memanggil salah satu nomor tertentu, kemudian siswa tersebut memberikan jawaban. Kata Kunci: nilai pendidikan karakter, rencana pelaksanaan pembelajaran
ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA NOVEL BERSANDARLAH DI BAHUKU KARYA ENI MARTINI DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DENGAN METODE KUANTUM DI KELAS XII SMA Wahyu Noor Lita Dewi; Sukirno Sukirno; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.878 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan: (1) unsur-unsur intrinsik, (2) aspek sosiologi sastra, (3)  rencana pelaksanaan pembelajarannya di SMA dengan metode kuantum.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif  kualitatif. Subjek penelitian ini adalah novel Bersandarlah di Bahuku karyaEni Martini. Objek penelitian ini adalah analisis sosiologi sastra novelBersandarlah di Bahuku Karya Eni Marini. Fokus penelitian adalah unsur-unsur intrinsik, aspek-aspek sosiologi dalam novel Bersandarlah di Bahuku Karya Eni Martini, dan rencana pelaksanaan pembelajarannya dengan metode kuantum di SMA. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka. Instrumen penelitiannya adalah penulis sendiri sebagai peneliti, kartu pencatat data, dan alat tulis. Teknik analisis data ini menggunakan teknik content analysis atau teknik analisis isi. Teknik penyajian hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Dari penelitian ini dapat disimpulkan: (1) unsur intrinsik novel Bersandarlah di Bahuku Karya Eni Martini meliputi,  tema:lika-liku kehidupan cinta dalam pernikahan. Tokoh utama: Nadia Lubis, Wahyu Handjojo, dan Bu Haryo. Tokoh tambahan: Rama Haryo, dan Tika. Latar meliputi tempat, waktu, dan suasana. Sudut pandang novel tersebut menggunakan sudut pandang orang tiga serba tahu. (2) Aspek-aspek sosiologi sastra dalam novel Bersandarlah di BahukuKarya Eni Martini meliputi (a) aspek religi solat dan berdoa, puasa senin kamis; (b) aspek budaya pakem-pakem berbusana, mempertahankan filosofi batik; (c) aspek ekonomi menghandle perusahaan batik keluarga; (d) aspek cinta kasih kasih sayang terhadap keluarga, kecintaannya terhadap batik. (3) Pembelajaran novel Bersandarlah di BahukuKarya Eni Martini di SMA menggunakan metode kuantum dengan langkah: (a) tumbuhkan; (b) alami; (c) namai; (d) demonstrasi; (e) ulangi; (f) rayakan.   Kata kunci: unsur intrinsik, sosiologi sastra, novel Bersandarlah di Bahuku.
KEEFEKTIFAN MEDIA FLASH CARD DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS EKSPLANASI PADA SISWA KELAS XI MAN 4 KEBUMEN TAHUN PELAJARAN 2017/ 2018 Diaz Arindy; Khabib Sholeh; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.47 KB)

Abstract

ABSTRAK : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) pengaruh media flash card terhadap motivasi siswa kelas XI yang termasuk kelompok eksperimen di MAN 4 Kebumen; (2) pengaruh media flash card terhadap keterampilan menulis teks eksplanasi pada siswa kelas MAN 4 Kebumen; dan (3) perbandingan kemampuan siswa kelas XI MAN 4 Kebumen dalam menulis teks eksplanasi yang diajar menggunakan media flash card dengan siswa yang diajar menggunakan media konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan jenis nonequivalent control group desaign yang terdiri dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Subjek penelitian ini yakni 33 siswa kelas XI MIPA 2 (kelompok eksperimen) dan 35 siswa XI MIPA 1 (kelompok kontrol) di MAN 4 Kebumen. Subjek tersebut dipilih dengan teknik purposive sampling. Penyajian data menggunakan teknik informal. Data penelitian diperoleh melalui tes dan nontes. Teknik analisis data menggunakan program SPSS (Statistice Package For Social Science) versi 22. Hasil penelitian membuktikan media flash card memiliki pengaruh yang positif dalam keterampilan menulis teks eksplanasi. Hal tersebut dilihat dari perbedaan nilai rata-rata awal 67,87 berubah menjadi 74,90, dengan uji t diperoleh nilai thitung (-17,731) < -ttabel (-1,697). Kemudian, siswa yang diajar dengan media flash card mendapatkan hasil yang lebih baik. Kelas ekperimen memiliki rata-rata yang lebih baik daripada kelas kontrol. Nilai rata-rata kelas ekperimen 74,90 sedangkan kelas kontrol 72,05, dengan diperoleh nilai thitung (-1,772) > ttabel (-1,697). Hal tersebut membuktikan bahwa nilai keterampilan menulis teks teks eksplanasi siswa yang menggunakan media flash card lebih baik daripada siswa yang menggunakan media konvensional. Kata Kunci: media flash card, menulis teks eksplanasi.
ANALISIS NILAI PENDIDIKAN AKHLAK NOVEL REEM KARYA SINTA YUDISIA DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DENGAN METODE THINK-PAIR SHARE(TPS)DI KELAS XII SMK Erna Solihatun; Sukirno Sukirno; Umi Faizah
SURYA BAHTERA Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.565 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik novel Reem karya Sinta Yudisia; (2) nilai pendidikan akhlak novel Reem karya Sinta Yudisia; (3) rencana pelaksanaan pembelajarannya dengan metode Think Pair-Share (TPS)  novel Reem karya Sinta Yudisia di kelas XII SMK. Objek penelitian ini adalah nilai-nilai pendidikan akhlak.Penelitian ini difokuskan pada unsur intrinsik, nilai pendidikan akhlak, dan rencana pelaksanaan pembelajarannya dengan metode think-pair share.Teknik pengumpulan data ini adalah metode observasi.Peneliti sebagai unsur utama dibantu kartu pencatat data.Analisis data teknik analisis isi, teknik penyajian hasil analisis digunakan teknik informal. Hasil penelitian disimpulkan: (1) unsur intrinsik pada novel tersebut meliputi: (a) tema mayor ketabahan seorang perempuan. Tema minor: masalah perang yang mengakibatkan Ummi meninggal, masalah Reem dan Kasim yang tidak direstui, masalah penyakit yang diderita Reem, masalah perjodohan Kasim dan Alya, masalah persahabatan yang rusak, masalah rasa takut Reem tidak bisa melengkapi Kasim, masalah kematian Kasim, (b) tokoh utama Reem, dan tokoh tambahan Kasim, Profesor Ahmed, bibi Aisyah, dr. Maher, Alya, Ilham, Fateh, Hosen, Mumtaz, Fetina, Haji Abdullah, Siti Samsiah, Salman Aziz, (c) alur berdasarkan jenisnya maju (d) latar waktu: siang hari, malam hari dan pagi hari, latar tempat: Maroko, kota biru, gedung parlemen, apartemen, pasar oudaya, taman kanak-kanak, rumah Reem, rumah sakit eshifa, latar suasana: menegangkan, panik, menyedihkan (e) sudut pandang orang ketiga serba tahu, (f) amanat bersabar dan bersyukurlah apapun yang terjadi pada dirimu karena hidup dan mati hanya milik Allah Swt. (2) nilai pendidikan akhlak yang terdapat dalam novel tersebut meliputi: a) nilai akhlak terhadap Allah Swt. b) nilai akhlak terhadap Rasulullah saw. (c)nilai akhlak terhadap pribadi (d) nilai akhlak terhadap keluarga (e) nilai akhlak terhadap masyarakat (3) rencana pelaksanaan pembelajarannya dengan metode think-pair share yaitu pendahuluan, kegiatan inti yang meliputi berpikir, berpasangan, berbagi, dan penutup. Kata kunci: nilai akhlak, unsur intrinsik, novel Reem, metode think-pair share

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 1 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 1 (2020): Jurrnal Surya Bahtera Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 38 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 37 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 34 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 33 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 32 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 31 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 30 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 17 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 14 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 11 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 06 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 05 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 04 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 03 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 02 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 01 (2013): Jurnal Surya Bahtera No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera More Issue