cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo
Arjuna Subject : -
Articles 915 Documents
KESALAHAN PARAGRAF DALAM SURAT KABAR HARIAN JOGJA BULAN APRIL 2019 Eka Apriyanti; Erna Wahyu Putri; Riska Latara Indah
SURYA BAHTERA Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.358 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk kesalahan penggunaan pengacuan dalam surat kabar Harian Jogja bulan april 2019, (2) mendeskripsikan kesalahan penggunaan konjungsi dalam surat kabar Harian Jogja april 2019, (3) mendeskripsikan kesalahan koherensi dalam surat kabar Harian Jogja april 2019.Subjek penelitian ini adalah surat kabar Harian Jogja. Objek dalam penelitian ini adalah kesalahan penggunaan paragraf pada surat kabar Harian Jogja. Metode/pendekatan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data dikumpulkan dengan cara dengan cara metode simak, teknik dasar yang digunakan adalah teknik sadap dan teknik lanjut yang digunakan adalah teknik catat. Data dianalisis dengan metode agih Berdasarkan data-data yang telah dianalisis, ditemukan kesalahan penggunaan pengacuan, kesalahan penggunaan konjungsi, dan kesalahan penggunaan koherensi.Kata Kunci: paragraf, wacana, pengacuan, konjungsi, koherensi.
TINDAK TUTUR DIREKTIF PADA RETORIKA DAKWAH USTAD TEGKU HANAN ATTAKI EDISI KEAJAIBAN ISTIGFAR DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Hasanah Diah Li; Bagiya Bagiya; Umi Faizah
SURYA BAHTERA Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.73 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) bentuk tindak tutur direktif pada dakwah ustad Tengku Hanan Attaki edisi Keajaiban Istigfar; 2) fungsi tindak tutur direktif yang digunakan pada dakwah ustad Tengku Hanan Attaki edisi Keajaiban Istigfar; 3) rencana pelaksanaan pembelajarannya di kelas XI SMA. Penelitianinimerupakanpenelitiandeskriptifkualitatif.Objek penelitian ini adalah tuturan pada dakwah ustad Tengku Hanan Attaki edisi Keajaiban Istigfar, dengan fokus penelitian tindak tutur direktif dalam dakwah ustad Tengku Hanan Attaki edisi Keajaiban Istigfar yang terdiri dari jenis dan fungsi tindak tutur direktif dan rencana pembelajarannya di kelas XI SMA. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik simak, danteknikcatat. Teknik analisis datadilakukandenganteknikanalisisisidanmetode padan. Teknik penyajian data yang digunakan adalah teknik analisis formal. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 1) bentuk tindak tutur direktif pada dakwah ustad Tengku Hanan Attaki edisi Keajaiban Istigfar terdiri dari: a) jenis permintaan, b) jenis pertanyaan, c) jenis perintah, d) jenis larangan, e) jenis pemberian izin, dan f) jenis nasihat; 2) fungsi tindak tutur direktif pada dakwah ustad Tengku Hanan Attaki edisi Keajaiban Istigfar terdiri dari: a) fungsi tindak tutur permintaan meliputi fungsi meminta, fungsi memohon, fungsi berdoa, dan fungsi mengajak; b) fungsi tindak tutur pertanyaan memiliki fungsi bertanya; c) fungsi tindak tutur perintah memiliki fungsi menyuruh;d) fungsi tindak tutur direktif larangan memiliki fungsi melarang dan fungsi membatasi; e) fungsi tindak tutur direktif pemberian izin memiliki fungsi memaafkan, dan f) tindak tutur nasihat memiliki fungsi nasihat dan fungsi memperingatkan 3) rencana pembelajaran dilakukan dengan menggunakan acuan kurikulum 2013, KD 3.6  menganalisis isi, struktur dan kebahasaan dalam ceramah. Metode pembelajaran yang digunakan problem solving (metode pemecahan masalah). Penilaian dilakukan dengan metode tes tulis.   Kata kunci : tindak tutur direktif, retorika dakwah, rencana pembelajaran.
KEEFEKTIFAN MODEL PICTURE AND PICTURE DAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA KELAS X SMK NEGERI 7 PURWOREJO TAHUN AJARAN 2018/2019 Intania Safitri; Khabib Sholeh; Suci Rizkiana
SURYA BAHTERA Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.789 KB)

Abstract

Abstrak: tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) keefektifan model pembelajaran picture and picture terhadap keterampilan menulis puisi siswa kelas X SMK Negeri 7 Purworejo tahun pelajaran 2018/2019; (2) keefektifan model pembelajaran problem based learning terhadap keterampilan menulis puisi siswa kelas X SMK Negeri 7 Purworejo tahun pelajaran 2018/2019; (3) perbandingan kemampuan siswa dalam pembelajaran menulis puisi pada kelas X SMK negeri 7 Purworejo tahun pelajaran 2018/2019 yang diajar dengan model pembelajaran picture and picture dan yang diajar dengan model pembelajaran problem based learning. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas X BB 1 sebagai kelas dengan model pembelajaran picture and picture dan siswa kelas X BB 2 sebagai kelas dengan model pembelajaran problem based learning dengan masing-masing berjumlah 36 siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa presentase kuesioner siswa meningkat lebih baik setelah menggunakan model problem based learning dibandingkan dengan menggunakan model picture and picture. Hal tersebut ditunjukkan dengan meningkatnya motivasi berdasarkan orientasi keberhasilan meningkat 20,6%, antisipasi kegagalan 17,5%, inovasi 26,6%, dan tanggung jawab 35%. Selain itu, nilai yang didapat pretest dan posttest model pembelajaran problem based learning (0,187 dan 0,119) dan pretest san posttest kelompok model pembelajaran picture and picture (0,899 dan 0,393) berdistribusi normal. Hasil uji hipotesis dengan uji t dua pihak pada signifikansi  model pembelajaran picture and picture diperoleh ttabel sebesar 1,692 dan Sig. (0.901)  <thitung jatuh pada penerimaan ttabel yakni thitung (0.125) > ttabel (1.692) atau thitung(-0.125) < -ttabel (-1.692) dan hasil thitung (-6.606) <-ttabel (1.692) menunjukkan bahwa model pembelajaran problem based learning berpengaruh terhadap keterampilan menulis puisi; (3) hasil thitung (4,229)>ttabel atau thitung (-4.229) >ttabel (1,692). Oleh karena itu, dapat dikemukakan bahwa nilai keterampilan menulis puisi siswa yang diajar dengan model pembelajaran problem based learning lebih efektif digunakan dari siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran picture and picture. Kata kunci :picture and picture, problem based learning, menulis puisi.
KAJIAN FONOLOGI DAN MORFOLOGI POSTER DALAM MADING UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS VIII SMP Novaliana Ardani; Bagiya Bagiya; Suryo Daru Santoso
SURYA BAHTERA Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.411 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penggunaan tataran fonologi pada poster dalam Mading UMP, (2) proses morfologik poster dalam Mading UMP, dan (3) skenario pembelajarannya di kelas VIII SMP. Sumber data penelitian ini berupa kata-kata, frasa, maupun kalimat dalam poster pada Mading UMP. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik rekam, teknik analisis data digunakan metode agih dengan teknik ganti dan sisip. Instrumen penelitian ini berupa kartu pecatat data dan alat tulis. Dalam penyajian hasil analisis digunakan teknik informal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) poster dalam Mading UMP berdasarkan kajian fonologi masih terdapat penyimpangan, yakni a) perubahan fonem, b) penambahan fonem, dan c) penghilangan fonem, (2) kalimat pada poster dalam Mading UMP terdapat proses morfologik, yakni a) proses afiks, yaitu prefiksasi dan sufiksasi, b) afiks produktif, yaitu simulfiksasi, dan c) proses morfofonemik. Penyimpangan tataran fonologi pada poster dalam Mading UMP dilakukan penulis poster dengan tujuan memberi kesan unik dan menarik minat pembaca. Penyimpangan tataran fonologi termasuk penyimpangan bahasa yang ditemukan dalam penelitian ini dan proses morfologik pada poster dalam Mading UMP termasuk dalam bidang bahasa pembentukan kata yang ditemukan pada penelitian ini, (3) dalam skenario pembelajaran fonologi dan morfologi sesuai dengan KD 3.4 menelaah pola penyajian dan kebahasaan teks iklan, slogan, atau poster (yang  membuat  bangga  dan  memotivasi)  dari sumber  yang  dibaca  dan didengar, dilakukan dengan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated and Reading Composition). Langkah-langkah pembelajaran: memberikan materi tentang poster, membentuk kelompok beranggota 4 siswa yang ditentukan berdasarkan peringkat nilai tertinggi ke terendah, menugaskan membaca dan memberi tanggapan pada teks poster, bekerjasama mengerjakan tugas berkaitan dengan unsur kebahasaan dalam teks poster, mempresentasikan hasil kerja kelompok, setelah itu guru dan siswa membuat simpulan hasil belajar. Evaluasi yang dilakukan dengan evaluasi aspek kognitif, aspek psikomotorik, dan aspek afektif. Kata Kunci: fonologi, morfologi, poster Mading, dan skenario pembelajaran
Kajian Nilai Keislaman Novel Ketika Embun Merindukan Cahaya Karya Hadis Mevlana dan Rencana Pelaksanaan Pembelajarannya di Kelas XII SMA Siti Masruroh; Bagiya Bagiya; Umi Faizah
SURYA BAHTERA Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.17 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik, (2) kebahasaan, (3) nilai keislaman dalam novel Ketika Embun Merindukan Cahaya karya Hadis Mevlana dan (4) rencana pelaksanaan pembelajaran nilai keislaman di kelas XII SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini adalah nilai keislaman pada novel Ketika Embun Merindukan Cahaya karya Hadis Mevlana dan rencana pelaksanaan pembelajarannya pada Siswa kelas XII di SMA. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka, teknik baca, dan teknik catat. Analisis data dilakukan dengan analisis isi.Dari hasil penelitian ini disimpulkan: (1) unsur intrinsik novel Ketika Embun Merindukan Cahaya karya Hadis Mevlana, meliputi: (a) tema: keteguhan iman dan keyakinan sepenuh hati pada Allah Swt. (b) tokoh utama: Sofyan (religius, bijaksana, pandai, dan penyayang), tokoh tambahan: Kiara, Felix, Fritz, Olivia, Emak, Aini, Mario, Eva, Om Thimoty, Paman Daud, Tante Anna, Hezron, dan Paman Gamaliel, (c) alur campuran; (d) latar tempat: Kanada, Kuantan, Regina, Universitas of Saskatchewan, lobi apartemen, taman, masjid, apartemen, dan Murray Library; latar waktu: malam, subuh, pagi, jumat; latar sosial: dakwah, tolong menolong, dan tradisi; (e) amanat: teruslah berikhtiar dan bertawakal kepada Allah Swt.; (2) kebahasaan meliputi: ungkapan, majas personifikasi, peribahasa perumpamaan; (3) nilai keislaman novel Ketika Embun Merindukan Cahaya karya Hadis Mevlana mencakup: (a) akidah meliputi: iman kepada Allah, iman kepada malaikat, iman kepada kitab-kitab Allah, iman kepada Rasul, iman kepada hari kiamat, iman kepada   qada   dan   qadar;   (b)   akhlak   meliputi;   akhlak   mahmudah,   dan madzmumah; (c) syariah meliputi; menutup aurat, wudu, salat, doa, dan; (d) takwa meliputi; hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan manusia, hubungan manusia dengan alam; (4) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Ketika Embun Merindukan Cahaya karya Hadis Mevlana di kelas XII SMA yang disesuaikan dengan KD 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel. Pembelajaran ini dilaksanakan dengan modelpembelajaran group investigation yang  dilakukan  dengan tahap  pendahuluan  guru  mengondisikan siswa, lalu pada tahap inti guru mengelompokkan siswa untuk berdiskusi, dan tahap penutup guru merefleksi kegiatan pembelajaran.   Kata Kunci: nilai keislaman, novel, rencana pelaksanaan pembelajaran.  
KEEFEKTIFAAN MODEL MIND MAPPING DAN MODEL INQUIRI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS XI SMK NEGERI 3 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Suci Hartanti; Khabib Sholeh; Suci Rizkiana
SURYA BAHTERA Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.42 KB)

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) keefektifan model pembelajaran Mind Mapping terhadap keterampilan menulis cerpen siswa kelas XI SMK Negeri 3 Purworejo tahun pelajaran 2018/2019; (2) keefektifan model pembelajaran Inquiri terhadap keterampilan menulis cerpen siswa kelas XI SMK Negeri 3 Purworejo tahun pelajaran 2018/2019; (3) perbandingan kemampuan menulis cerpen siswa kelas XI SMK Negeri 3 Purworejo tahun pelajaran 2018/2019 yang diajar dengan model pembelajaran Mind Mapping dan yang diajar dengan model pembelajaran Inquiri. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas XI TB 1 sebagai kelas dengan model pembelajaran Mind Mappingdan siswa kelas XI TB 2 sebagai kelas dengan model pembelajaran Inquiridengan masing- masing berjumlah 28 siswa. Teknik analisis data menggunakan program SPSS versi 16.0. Data penelitian diperoleh melalui tes dan nontes. Pengumpulan data didapat dari hasil tes (pretest dan posttest) dan nontes (angket dan wawancara). Hasil penelitian ini: (1) hasil angket motivasi siswa yakni pada skala 3 (ragu-ragu) sebelum mendapat perlakuan model pembelajaran Mind Mapping. Respon menjadi skala 4 (setuju) setelah masing-masing kelas mendapat perlakuan dengan model pembelajaran Mind Mapping. Peningkatan motivasi berdasarkan segi orientasi keberhasilan meningkat 13%, antisipasi kegagalan 5%, inovasi 9%, dan tanggung jawab 3%. (2) nilai yang didapat pretest dan posttest model pembelajaran Mind Mapping (0,226 dan 0,369) dan pretest posttest kelompok model pembelajaran Inquiri (0,692 dan 0, 815) berdisitribusi normal. Hasil thitungmodel Inquiri diperoleh ttabelsebesar 1,701 dan Sig (0,000)< α = 0,05. thitung (-10,566) > ttabel (1,701) dan hasil thitung(-3,423) < -ttabel(1.701) menunjukkan bahwa model pembelajaran MindMapping berpengaruh terhadap keterampilan menulis cerpen, (3) hasil thitung(5,020) > ttabel(1,701) atau thitung (-5,020) < (-1,701) membuktikan bahwa nilai keterampilan menulis cerpen siswa yang diajar dengan model pembelajaran Mind Mapping lebih efektif dari siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Inquiri. Kata Kunci : mind mapping, inquiri, menulis cerpen.
ANALISIS TINDAK TUTUR DIREKTIF PADA FILM SURAT CINTA UNTUK KARTINI SUTRADARA AZHAR KINOI LUBIS DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Tri Ambarwati; Bagiya Bagiya; Umi Faizah
SURYA BAHTERA Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.75 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan: (1) bentuk tindak tutur direktif yang terdapat dalam film Surat Cinta untuk Kartini sutradara Azhar Kinoi Lubis; (2) fungsi tindak tutur direktif yang terdapat dalam film Surat Cinta untuk Kartini sutradara Azhar Kinoi Lubis; (3) skenario pembelajaran film Surat Cinta untuk Kartini sutradara Azhar Kinoi Lubis dengan pembelajaran keterampilan berbicara di kelas XI SMA. Penelitian ini merupakan pelitian deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini adalah penggunaan tindak tutur direktif pada film Surat Cinta Untuk Kartini sutradara Azhar Kinoi Lubis dan skenario pembelajarannya di kelas XI SMA. Sumber data pada penelitian ini adalah film Surat Cinta Untuk Kartini. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak bebas libat cakap (SBLC) dan teknik catat. Analisis data dilakukan dengan metode padan. Teknik penyajian data dilakukan dengan menggunakan teknik informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan: (1) bentuk tindak tutur direktif dalam film Surat Cinta Untuk Kartini Sutradara Azhar Kinoi Lubis terdiri atas: permintaan, pertanyaan, perintah, larangan, pemberian izin, dan nasihat; (2) fungsi tindak tutur direktif dalam film Surat Cinta Untuk Kartini sutradara Azhar Kinoi Lubis terdiri atas: permintaan memiliki fungsi meminta 5 data, memohon 1 data, menekan 2 data, dan mengajak 5 data; pertanyaan memiliki fungsi bertanya 6 data, mengintrogasi 1 data; perintah memiliki fungsi menyuruh 8 data; larangan memiliki fungsi melarang 5 data; pemberian izin memiliki fungsi membolehkan 3 data; dan nasihat memiliki fungsi menasihati 3 data, menyarankan 4 data, dan memperingatkan 2 data; (3) skenario pembelajaran tindak tutur  direktif bagi siswa kelas XI SMA dilaksankan dengan dasar KD 3.19 menganalisis isi dan kebahasaan drama/film yang dibaca atau ditonton menggunakan model pembelajaran Think Pair Share. Kegiatan pembelajaran dilakukan dengan pendidik menyampaikan materi tentang film dan tindak tutur direktif,  pendidik memberikan tugas untuk menyaksikan film Surat Cinta Untuk Kartini sutradara Azhar Kinoi Lubis dan mengidentifikasi yang termasuk tuturan direktif, peserta didik berkelompok untuk mengklasifikasi dan menganalisis tindak tutur direktif pada film Surat Cinta Untuk Kartini sutradara Azhar Kinoi Lubis, pendidik meminta peserta didik untuk menyampaikan hasil diskusinya di depan kelas, tiap-tiap kelompok memberi tanggapan kepada kelompok yang telah menyampaikan hasil diskusinya. Kata kunci: Tindak tutur direktif, film, dan skenario pembelajaran
KESALAHAN FRASA DAN DIKSI PADA SURAT KABAR MINGGU PAGI EDISI BULAN MEI 2019 Videlia Deby Haspuri; Ginis Illen Novif Rizkita; Utari Isnaini Retno Wurdani
SURYA BAHTERA Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.446 KB)

Abstract

Abstrak: Surat kabar merupakan media informasi cetak yang dibaca oleh berbagai kalangan masyarakat. Dalam surat kabar, pemakaian bahasa Indonesia masih banyak ditemukan kesalahan, khususnya dalam tataran sintaksis bidang frasa. Analisis kesalahan berbahasa yang dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan bidang frasa pada surat kabar Minggu Pagi edisi bulan  Mei 2019. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode penelitian deskriptif. Subjek penelitian dalam penelitian ini yaitu surat kabar Minggu Pagi edisi  bulan Mei 2019. Objek penelitian dalam penelitian ini yaitu kesalahan bidang frasa. Metode pengumpulan data menggunakan simak teknik  catat. Metode dan teknik analisis data menggunakan metode padan ekstralingual. Hasil dari penelitian ini adalah (1) adanya pengaruh bahasa daerah, (2) penggunaan preposisi yang tidak tepat, (3) susunan kata yang tidak tepat, (4) penggunaan unsur yang berlebihan atau mubadzir, (5) penggunaan bentuk superlatif yang berlebihan, dan (6) penjamakan yang ganda.   Kata Kunci: sintaksis, kesalahan bidang frasa, surat kabar
NILAI PENDIDIKAN AKHLAK PADA FILM KEHORMATAN DI BALIK KERUDUNG KARYA TYA SUBIAKTO SATRIO DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DALAM PEMBELAJARAN DRAMA DI KELAS XI SMA Arum Nestiti
SURYA BAHTERA Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.31 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik pada film Kehormatan di Balik Kerudung karya Tya Subiakto Satrio; (2) nilai pendidikan akhlak pada film Kehormatan di Balik Kerudung karya Tya Subiakto Satrio; dan (3) skenario pembelajaran drama dengan bahan ajar film Kehormatan di Balik Kerudung karya Tya Subiakto Satrio di kelas XI SMA. Objek penelitian ini adalah unsur intrinsik, nilai pendidikan akhlak film Kehormatan di Balik Kerudung karya Tya Subiakto Satrio, dan skenario pembelajaran drama di kelas XI SMA. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Dalam hasil penelitian ini disimpulkan (1) unsur intrinsik film Kehormatan di Balik Kerudung karya Tya Subiakto Satrio terdiri dari tema, tokoh dan penokohan, latar, alur, dan amanat; (2) nilai pendidikan akhlak meliputi akhlak pada Allah Swt., yaitu takwa, ikhlas, dan tobat; akhlak pada diri sendiri, yaitu akhlak baik (sidik, pemaaf, sabar, malu, ifah, dan amanah) dan akhlak buruk (takabur atau sombong); akhlak pada keluarga, yaitu birrul wali-dain, hak, kewajiban dan kasih sayang suami istri, kasih sayang, dan adil; akhlak pada orang lain (masyarakat) bertamu dan menerima tamu, dan ukhuwah Islamiyah. Nilai pendidikan akhlak tersebut disajikan dalam cerita yang bernilai estetis dan tidak bersifat menggurui. (3) Skenario pembelajaran drama dengan bahan ajar film Kehormatan di Balik Kerudung karya Tya Subiakto Satrio di kelas XI SMA: menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai, menjelaskan unsur intrinsik dan nilai pendidikan akhlak dalam film, memutarkan film Kehormatan di Balik Kerudung, berkelompok dan mendiskusikan untuk menentukan dan menganalisis unsur intrinsik dan nilai pendidikan akhlak yang terdapat pada film, mempresentasikan hasil diskusinya, merefleksi kembali hasil pembelajaran yang telah dilakukan dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. Kata kunci: unsur intrinsik, nilai pendidikan akhlak, dan skenario pembelajaran drama
ANALISIS NILAI RELIGIUS PADA NOVEL PESANTREN IMPIAN KARYA ASMA NADIA DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DENGAN METODE INKUIRI DI KELAS XI SMA Zaimatul Khasanah; Sukirno Sukirno; Suryo Daru Santoso
SURYA BAHTERA Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.861 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Pesantren Impian; (2) nilai religius novel Pesantren Impian; dan (3) Rencana Pelaksanaan Pembelajarannya di kelas XI SMA dengan metode inkuiri. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatis. Fokus penelitian ini ini adalah nilai religius dalam novel Pesantren Impian karya Asma Nadia dan rencana pelaksanaan pembelajaran-nya di kelas XI SMA dengan metode inkuiri. Sumber data penelitian ini novel Pesantren Impian karya Asma Nadia. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Teknik penyajian data dilakukan dengan menggunakan teknik informal. Dari penelitian ini disimpulkan  bahwa (1) unsur intrinsik novel Pesantren Impian, yaitu (a) tema minor: masalah cinta kasih, teka-teki, kematian. Tema mayor sebuah perjalanan hidup Gadis untuk menemukan titik balik dan bertaubat. (b) Tokoh utama Gadis, tokoh tambahan yaitu: Umar, Rini, Teuku Hasan, Butet,  Eni, Bagus, Kusno, Anton, Sinta, dan Santi, (c) alur campuran; (d) latar tempat: Tiara Hotel, Pulau Lhok Jeumpa di, Pesantren Impian, Pantai, Perkebunan karet, dan RS. Darmo, latar waktu: dini hari, pagi hari, siang hari, sore hari, dan malam hari, latar  sosial: pandangan hidup Teungku Hasan dan kebiasaaan hidup perempuan Aceh untuk berkerudung, (e) sudut pandang orang ketiga ia, dan (f) amanatnya adalah bertaubatlah, jangan mengulangi lagi kesalahan-kesalahan masa lalu. Tidak ada kata telat, Allah selalu menerima taubat semua makhluknya jika benar-benar bertaubat. (2) Terdapat empat aspek nilai religius yaitu: (a) hubungan manusia dengan Tuhan meliputi: salat fardu, salat jamaah, membaca Al quran, mengaji/menuntut ilmu, menutup aurat, bersyukur, jujur, berdoa, dan bertaubat, (b) hubungan manusia dengan diri sendiri meliputi pantang menyerahdan mengingatkan diri sendirinya, (c) hubungan manusia dengan manusia yaitu: saling menghormati, tolong menolong, silaturrahim, peduli sesama, menikah dan musyawarah, dan (d) hubungan manusia dengan lingkungan yakni memanfaatkan dan membangun fasilitas umum. (3) Rencana pelaksanaan pembelajaran novel Pesantren Impian di kelas XI SMA diterapkan pada KD 3.11. Menganalisis pesan dari satu buku fiksi yang dibaca dengan  metode inkuiri.   Kata Kunci: unsur intrinsik, nilai religius, dan rpp.

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 1 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 1 (2020): Jurrnal Surya Bahtera Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 38 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 37 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 34 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 33 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 32 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 31 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 30 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 17 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 14 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 11 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 06 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 05 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 04 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 03 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 02 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 01 (2013): Jurnal Surya Bahtera No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera More Issue