cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Academica
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 14113341     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal ilmiah Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako
Arjuna Subject : -
Articles 194 Documents
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PELAKSANAAN FUNGSI KEPALA DESA SEBAGAI OPINION LEADER DI DESA PEWUNU KEC. DOLO BARAT KAB. SIGI Shofiyah, Siti
Academica Vol 3, No 1 (2011)
Publisher : Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.124 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan fungsikepemimpinan serta faktor pendukung dan penghambat KoordinatorKelompok PNPM Mandiri dalam menjalangkan programpemberdayaan masyarakat di Kelurahan Lolu Selatan KecamatanPalu Selatan. Hasil penelitian ditemukan bahwa, pelaksanaan fungsikepemimpinan Kordinator PNPM Mandiri dalam menjalangkanprogram pemberdayaan masyarakat Lolu Selatan Kecamatan PaluSelatan sudah berjalan dengan baik karena fungsi-fungsi dari seorangpimpinan yang memang seharusnya dimiliki oleh seorang Kordinatorkelompok, fungsi-fungsi tersebut antara lain adalah fungsi Inisiasi,fungsi keanggotaan, fungsi perwakilan , fungsi organisasi, fungsiintegrasi, fungsi manajemen informasi internal, fungsi penyaringinformasi dan fungsi imbalan. Selain itu juga , dalam melaksanakantugasnya faktor pndukungnya antara lain banyaknya anggota yangmembantu jalanya program serta faktor penghambatnya adalahwarga sekitar yang kadangkala tidak bisa bekerjasama dengan baik.Kata Kunci : Persepsi dan Opinion Leader
BUDAYA POLITIKDAN IKLIM DEMOKRASI DI INDONESIA Alamsyah, Muhammad Nur
Academica Vol 2, No 2 (2010)
Publisher : Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.666 KB)

Abstract

Masyarakat Indonesia dan elitnya pada penyelenggaraan kekuasaansering memakai kekuasaannya tanpa control atau kendali akibatnya,aturan permainan dan hukum kerap tidak dijadikan koridor dalampelaksanaan kenegaraan dan kehidupan kemasyarakatan.Kepercayaan (trust) masyarakat menjadi sangat lemah terhadaphukum atau aturan, budaya politik. Hal tersebut melemahkan disiplinsosial yang telah memiliki cikal bakal dan catatan sejarah dalammasyarakat Indonesia secara luas.Pada setiap aktifitas dalam setiap proses politik masyarakat, akansenantiasa terjadi dalam lingkup budaya, yang dapat digambarkanbahwa pada jangka waktu tertentu, akan selalu terjadi prosesdialektika timbal balik antara kehidupan politik di satu pihak dengansistem nilai budaya masyarakat pada pihak lain, yang kemudianmembentuk sebuah kepercayaan yang luas dan dijadikan sebagaisebuah komitmen meskipun hadir sebagai consensus yang tidaktercatat, tetapi dilakukan dan mengalami perbaikan secara kualitatifsetiap saat. Keberhasilan penguatan budaya politik pada setiapbangsa dapat tercapai melalui proses sosialisasi politik. Proses inilahyang mewariskan berbagai nilai politik dari satu generasi ke generasiberikutnya.Kata Kunci: Politik, Budaya Politik, Demokrasi
STUDI EVALUASIIMPLEMENTASI KEBIJAKAN WALIKOTA NO.12 TAHUN 2007TENTANG PELIMPAHAN SEBAGIAN WEWENANG KEPADA KECAMATAN UNTUKMELAKSANAKAN SEBAGIAN URUSAN OTONOMI DAERAH Arief, Muhammad
Academica Vol 2, No 2 (2010)
Publisher : Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.476 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di kecamatan yang ada di KotaPalu, Data primer dikumpulkan dengan teknik wawancara mendalamdan penyebaran kuisioner dengan pegawai dan pejabat pemerintahkota dan observasi langsung, sedangkan data sekunder diperoleh darilaporan, Peraturan Daerah dan Surat Keputusan Walikota . Datadianalisis dengan menggunakan analisis teori kebijakan publik.Hasil analisa data menunjukkan bahwa implementasikebijakan walikota tentang pelimpahan sebagian wewenang kepadakecamatan untuk melaksanakan sebagian urusan otonomi daerahsecara umum dalam bidang urusan wajib dan pilihan telah berjalandengan cukup baik, meskipun demikian masih dibutuhkan penguatanpada bidang bidang tertentu agar implementasi kebijakan walikotalebih efektif.Kata Kunci : Implementasi Kebijakan dan Otonomi Daerah
PERAN DAN KEDUDUKAN LEMBAGA-LEMBAGA SAMPIRAN NEGARA (STATE AUXILIARY AGENCIES) Pageno, Isbon
Academica Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.226 KB)

Abstract

Kehadiran lembaga-lembaga sampiran negara (state auxiliaryagencies) sebagai salah satu implikasi era reformasi, memberi gambaranbahwa angin perubahan sepertinya sedang membawa bangsa ini ke arahperubahan nyata. Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi Iahirnyalembaga-lembaga sampiran ini. Pembentukan KPK melalui UU No.30/2002 Tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi misalnya,disebabkan karena lembaga pemerintah yang ada baik kejaksaan maupunkepolisian belum berfungsi secara efektif dan efisien dalam menanganimasalah korupsi. Hal ini memberi indikasi bahwa lahirnya berbagaimacam lembaga sampiran negara (state auxiliary agencies) Iebihdisebabkan oleh tingginya kecurigaan publik (public distrust) terhadaplembaga-lembaga negara yang ada karena dianggap belum berfungsisecara maksimal khususnya dalam mendukung agenda reformasi.Kata kunci : Peran, Kedudukan, dan State Auxiliary Agencies.
STRATEGI PENYULUHAN KESEHATAN MASYARAKAT DALAM MENANGGULANGI BAHAYA NARKOBA DI KABUPATEN BONE Kaddi, Sitti Murni
Academica Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.242 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi penyuluhan kesehatan masyarakat dalammenanggulangi bahaya narkoba dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mendukung danyang menghambat Strategi Penyuluhan Kesehatan Masyarakat Dalam Menaggulangi BahayaNarkoba Di Kabupaten Bone.Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan metodedeskriptif kualitatif yaitu suatu metode penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan,memaparkan dan menganalisa obyek yang diteliti secara sistematis. Teknik analisa yangdigunakan adalah wawancara, observasi dan kepustakaan, sedangkan data sekunderdiperoleh melalui literatur yang relevan dengan masalah yang diteliti.Hasil penelitianmenunjukkan bahwa strategi Penyuluhan Kesehatan Masyarakat dalam menyebarkaninformasi bahaya narkoba dititik beratkan pada kegiatan penyuluhan, karena penyuluhandianggap lebih efektif dan lebih efisien dalam upaya menanggulangi bahaya narkoba diKabupaten Bone. Faktor pendukung Strategi Penyuluhan Kesehatan Masyarakat adalahadanya animo masyarakat, adanya indikasi pengguna, dan dana operasional yang memadai,sedangkan faktor yang menghambat Strategi Penyuluhan Kesehatan Masyarakat adalahmasalah kesesuaian waktu antara pihak penyuluh dengan pihak yang disuluhKeyword: Strategi, Penyuluhan Kesehatan, Penanggulangan Narkoba
PERDAGANGAN BEBAS DAN SKENARIO PENGENDALIAN HARGA PANGAN SETELAH 2020 Agustiati, Agustiati
Academica Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.925 KB)

Abstract

Ada kesan kesan kebijaksanaan pengendalian harga pangan dalam eraperdagangan bebas setelah tahun 2020 itu sekan-akan sudah habisriwayatnya, padahal sebenarnya tidak demikian. Upaya pemerintahIndonesia untuk mengendalikan harga pangan dalam era perdaganganbebas akan tetap berjalan mengingat berbagai peluang. (1) Denganmemanfaatkan notifikasi bulog sebagai State Trading Enterprise (STE)dalam kerang ka WTO yang mulai diberlakukan sejak tahun 1995, denganstatus seperti itu pengendalian harga pangan masih tetap diberlakukan. (2)Antara pengendalian harga pangan dalam negeri dan perdagangan bebasmemiliki tujuan yang sama. (3) Penghapusan kebijaksanaan pengendalianharpa pangan suatu Negara anggota WTO menjadi agak sulit. Apabilaanggota memiliki keinginan yang kuat untuk mempertahankannya. (4)Penetapan kebijakan pengendalian harga pengan sebenarnya dapatmendukung keberhasilan pasar bebas. (5) Mempertahankan stokpenyangga merupakan salat satu alternatif yang dapat dimasukkan dalamskenario.Kata Kunci : Perdagangan Bebas Dan Harga Pangan.
KEBIJAKAN PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PEDESAAN PADA KECAMATAN TORUE KABUPATEN PARIGI MOUTONG Litaniawan, Fedrik; Suasa, Suasa
Academica Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.562 KB)

Abstract

Tujuan Penelitian ini yaitu mengetahui kebijakan program nasional pemberdayaanmasyarakat mandiri pedesaan pada kecamatan Torue kabupaten Parigi Moutong. Untukmengetahui faktor yang menjadi penghambat dalam Evaluasi program nasionalpemberdayaan masyarakat mandiri pedesaan yang ada di kecamatan Torue kabupaten ParigiMoutong menggunakan dasar survei dengan tive penelitian kualitatif. Lokasi penelitianditetapkan pada kecamatan Tome kabupaten Parigi Moutong. Latar belakang penulis memilihjudul mengenai kebijakan program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri pedesaanadalah bagaimana keadaan yang terjadi dilapangan dengan modal yang cukup dengan suatutujuan yang baik mengapa program im belum maksimal.Adapun faktor-faktor yangmempengaruhi adalah masih rendah nya suniberdaya manusia, Tingkat pendidikan yangmasih rendah,minim aya jumlah staf pemberdayaan dan keahlian yang dimiliki sampai padakurangnya relasi antara pemerintah kecamatan Torue sebagai pelaksana dikecamatan denganpemerintah kabupaten Parigi Moutong sebagai pusat kontrol didaerah.Keyword: Kebijakan, PNPM, Pedesaan
SISTEM EKONOMI KAPITALISME Agustiati, Agustiati
Academica Vol 1, No 2 (2009)
Publisher : Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.171 KB)

Abstract

Sistem ekonomi kapitalis adalah merupakan sebuah sistem organisasi ekonomi yang dicirikan oleh hak milik privat atas alat-alat produksi dan distribusi dan pemamfaatannya untuk mencapai laba dalam kondisi yang sangat komfetitif.kapitalisme ini hasil dari pemikiran Adam Smith,Smith adalah tokoh mazhab klasik di mana para ahli ekonomi dunia menilai bahwa pemikiran mazhab klasik merupakan dasar sistim ekonomi kapitalis. Doktrin yang diajarkan melalui bukunya “ the Welth Of nation “ menerangkan pilar-pilar dari kapitalisme dengan konsep “laissez faire” dan prinsif “the invisible hand”inilah yang menjadi pijakan dalam kerangka dasar teori system ekonomi kapitalis, yaitu tentang nilai barang dan jasa,struktur harga,yakni harga dalam area produksi,harga dalam menentukan komsumsi dan harga dalam metode menentukan produksi,dasar pemikiran teori Adam Smith mampu bertahan sampai terjadinya depressi ekonomi tahun 1929,pada saat itu J.M Keyness tampil dan berhasil mengungkapkan suatu teori bahwa system ekonomi yang baru dan lebih baik dapat dibangun,pemikiran Keynesian memerlukan adanya intervensi pemerintah dalam menentukan kebijakan ekonomi,ini merupakan awal jatuhnya system ekonomi kapitalis,akan tetapi waktu berjalan selama kurang lebih 30 tahun terjadi krisis minyak dunia tahun 1973, system ekonomi kapitalis kembali tampil dengan nama baru neoliberalisme.
PERMAINAN TRADISIONAL DAN KEARIFAN LOKAL KAMPUNG DUKUH GARUT SELATAN JAWA BARAT Hidayat, Dasrun
Academica Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.279 KB)

Abstract

Konteks masalah penelitian ini yaitu mengenai makna pelestarian permainan tradisional ,dengan fokus kajian perihal nilai-nilai kearifan lokal permainan konclong meliputi konsepdasar dan pola permainan, klasifikasi permainan, aturam dasar permainan. Adapun nilai-nilaiyang terkandung dalam permainan berupa manfaat permainan tradisional. Untuk menelitifokus permasalah tersebut, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, metode etnografisebagai alat penelitian dengan paradigma konstruktifis. Diharapkan melalui alat tersebut,peneliti dapat memberikan makna kembali terhadap keberadaan permainan tradisional,berdasarkan pengamatan situasi penelitian. Hasil yang diperoleh bahwa warga KampungAdat Dukuh masih menanamkan konsep dasar permainan konclong dari generasi ke generasi.Orangtua maupun anak-anak memahami nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung padapermainan tradisional konclong meliputi nilai motorik, kognitif dan nilai moral yang perludilestarikan.Kata kunci : Konsep dasar, nilai-nilai permainan, kearifan lokal.
PERTUKARAN DAN HUBUNGAN SOSIAL DI KALANGAN INA-INA (Studi Antropologi Ekonomi dalam Perspektif Strukturalisme) Rismawati, Rismawati
Academica Vol 1, No 2 (2009)
Publisher : Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.307 KB)

Abstract

This research proposed discussion on Ina-Ina economical attempts in Government Market, Manonda, Palu, by focusing on imbedded exchange models of Ina-Ina realm. In addition, present research reveals the continually existence mutual relation in their realm. Ina-Ina behaviors express social relation models in Kaili cultures context. This study proposed to understand Kaili community’s cultural values which relate to economical development efforts.The result finding revealed that exchange relations which form in mutual relationship in Ina-Ina realm is occur in generalized exchanged, net generalized exchange which individual focused. Farmer in this mutual relation is appear as producer of trading goods for consumer, still, in trading process the farmer requires Ina-Ina to sell directly to consumer.The pattern of mutual relation among them has privately particular relation. These particular relationships, especially in Ina-Ina realm, is maintained and processed through Ina-Ina kinship, neighborhood, religion and friendship. These particular relationships are “historically bond” which produced trust as various moral resources for numerous parties which included in these relations.Hence, it can be concluded that exchange relation that appear in Ina-Ina for their economical effort is horizontal. Within these relations it cannot be found patron-client relation.