cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika
ISSN : 23374411     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,135 Documents
MENINGKATKAN SIKAP BELAJAR DAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA DENGAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK Hidayat, Rofi
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 28, No 1 (2017): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.978 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap belajar dan representasi matematis siswa kelas VIII-H MTsN Triwarno Kutowinangun dengan pendekatan PMR. Jenis penelitian ini adalah penelitin tindakan kelas 2 siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar obeservasi sikap belajar dan tes representasi matematis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika melalui pendekatan PMR (pendidikan matematika realistik) dapat meningkatkan sikap belajar dan representasi matematis siswa kelas VIII-H MTsN Triwarno Kutowinangun. Siklus I persentase sikap belajar sebesar 11,11% dalam kategori sangat kurang. Sedangkan representasi matematis sebesar 22,22% dalam kategori sangat kurang dan siklus II presentase sikap belajar meningkat menjadi 59,26% dalam kategori cukup. Sedangkan pada siklus II representasi matematis meningkat menjadi 66,67% dalam kategori cukup. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran  metematika dengan mengunakan pendekatan PMR (pendidikan matematika realistik) dapat meningkatkan sikap belajar dan representasi matematis siswa  kelas VIII-H MTsN  Triwarno Kutowinangun 2016/2017. Kata kunci: Sikap belajar, representasi matematis, pendekatan PMR
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA MATERI STATISTIKA Pratama, Ariyanto Putra
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 28, No 1 (2017): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.642 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kesalahan menurut prosedur newman dan faktor penyebab siswa melakukan kesalahan pada materi statistika SMK TKM Teknik Purworejo. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode tes dan metode wawancara. Hasil penelitian dari tes, dan wawancara menunjukan bahwa siswa telah melakukan 5 jenis kesalahan berdasarkan procedur newman yaitu reading errors dengan persentase kesalahannya adalah 38,68%, comprehension errors 25,50%, transformation errors 9,99%, process skills errors 23,97%, dan encoding errors 21,42%. Sedangkan faktor penyebab siswa mengalami kesalahan yaitu  reading errors dikarenakan siswa kurang waktu dalam mengerjakan soal; comprehension errors dikarenakan kurang tepat dalam menempatkan nilai pada rumus yang digunakan; transformation errors dikarenakan kurang memahami rumus sehingga tidak menuliskan urutan operasi yang tepat dan kurang memahami penempatan nilai dengan benar pada rumus yang digunakan; process skills errors dikarenakan salah dalam menempatkan nilai pada rumus yang digunakan dan salah dalam menghitung operasi; encoding errors dikarenakan kurang belajar dalam melakukan operasi hitung sehingga dalam menuliskan hasil akhir tidak dituliskan.   Kata kunci: analisis kesalahan, procedur newman
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI BELAJAR MATEMATIKA Sulastri, Sulastri
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 28, No 1 (2017): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.734 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi belajar matematika siswa dan hasil belajar matematika siswa menggunakan model pembelajaran Problem Posing. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan pada siswa kelas VIII C SMP Muhammadiyah Purwodadi Tahun Pelajaran 2016/2017 sebanyak 20 siswa, yang terdiri dari 11 siswa laki-laki, dan 9 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dokumentasi, wawancara tidak terstruktur, dan catatan lapangan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, tes hasil belajar, dan wawancara tidak terstruktur. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Posing dapat meningkatkan partisipasi belajar matematika siswa. Hal ini didasarkan pada perolehan lembar observasi dari rata-rata 60,71% pada siklus I meningkat menjadi 72,14% pada siklus II. Hasil tes pada siklus I diperoleh rata-rata 62 meningkat menjadi 71,75 pada siklus II dengan persentase ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 30% meningkat menjadi 80% pada siklus II.   Kata kunci:          partisipasi, pembelajaran problem posing
PENINGKATAN KEMANDIRIAN BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING Suyoto, Suyoto
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 28, No 1 (2017): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.492 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan kemandirian dan hasil belajar matematika dengan penerapan model pembelajaran Reciprocal Teaching pada siswa kelas VIII B MTs Al Islam Jono. Penelitian ini merupakan PTK pada siswa kelas VIII B MTs Al Islam Jono tahun pelajaran 2016/2017 sebanyak 37 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, tes, dokumentasi, dan catatan lapangan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi kemandirian belajar siswa, lembar angket kemandirian belajar siswa, dan tes evaluasi untuk mengukur kemampuan hasil belajar. Analisis data dalam penelitian ini dengan menggunakan analisis data kualitatif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I siswa masih ragu-ragu dalam menjawab pertanyaan yang diajukan, malu mengeluarkan pendapat yang dimiliki pada saat diskusi, serta masih banyak siswa yang mencontek jawaban teman ketika mengerjakan tugas individu. Sedangkan pada siklus II sudah banyak siswa yang mempunyai kepercayaan terhadap diri sendiri dan ketidaktergantungan pada orang lain. Hasil rerata persentase kemandirian belajar matematika siswa yang didapat pada akhir siklus II masuk dalam kategori baik. Hasil rerata persentase hasil belajar siswa yang didapat pada akhir siklus II masuk dalam kategori baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Reciprocal Teaching dapat meningkatkan kemandirian dan hasil belajar matematika siswa. Kata kunci: kemandirian, hasil belajar, model pembelajaran, Reciprocal Teaching
PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI DAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT Listiana, Lala
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 28, No 1 (2017): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.063 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran Cooperative Script dapat meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi belajar matematika kelas VII D SMP Negeri 12 Purworejo tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, observasi, angket dan catatan lapangan. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi kepercayaan diri, lembar observasi motivasi belajar, lembar angket kepercayaan diri, lembar angket motivasi belajar. Analisis data menggunakan presentase. Hasil penelitian menunjukan kepercayaan diri dan motivasi belajar siswa meningkat, dari hasil presentase observasi kepercayaan diri pada siklus I 68% meningkat pada siklus II 77% dan ditunjukan pada hasil presentase angket kepercayaan diri pada siklus I 77% meningkat pada siklus II 78%. Serta berdasarkan hasil presentase observasi motivasi belajar pada siklus I mencapai 70% meningkat pada siklus II 80% dan berdasarkan hasil angket obvasi belajar pada siklus II mencapai 75% meningkat pada siklus II 78%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Cooperative Script dapat meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi belajar matematika siswa kelas VII D SMP Negeri 12 Purworejo.   Kata kunci: kepercayaan diri, motivasi belajar, Cooperative Script  
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THE POWER OF TWO TERHADAP KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA Kumara, Bagus Candra
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 28, No 1 (2017): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.169 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah keaktifan belajar dan prestasi belajar matematika siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe The Power of Two lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran ekspositori pada siswa kelas VII SMP Negeri 26 Purworejo tahun pelajaran 2016/2017. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 26 Purworejo, berjumlah 224 siswa, terdiri dari 7 kelas. Teknik pengambilan sampelnya adalah cluster random sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode dokumentasi, tes dan observasi. Instrumen yang digunakan adalah tes prestasi belajar matematika dan lembar observasi keaktifan belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji Lilliefors untuk menghitung normalitas, uji Bartlett untuk menghitung homogenitas dan untuk uji hipotesis menggunakan uji-t multivariat. Hasil perhitungan uji hipotesis kemampuan akhir pada kelas kontrol dan eksperimen sebesar tobs = 1,748 dengan ? = 0.05 dan ttabel = 3,15. Karena tobs ttabel, maka H0 diterima. Sehingga kesimpulannya adalah prestasi belajar dan keaktifan siswa SMPN 26 kelas VII pada semester ganjil tahun 2015/2016dengan model pembelajaran The power of Two tidak lebih baik dengan model Ekspositori. Setelah peneliti melakukan analisa, model pembelajaran The Power of Two tujuannya adalah agar dua orang yang berkelompok aktif bersama dan saling melengkapi, namun dalam praktiknya tidak selalu sesuai dengan apa yang diharapkan. Kata kunci: keaktifan, prestasi belajar, The Power of Two
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER DISERTAI DENGAN PEMBERIAN REWARD UNTUK PENINGKATAN KEAKTIFAN BELAJAR Sayekti, Sugeng
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 28, No 1 (2017): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.711 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran Numbered Heads Together disertai dengan pemberian reward dapat meingkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa di kelas VIII C MTs Miftahul Huda Mangunranan tahun pelajaran 2016/1017. Penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas. Tahap penelitian terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Tindakan dilaksanakan dalam 2 siklus dengan masing-masing siklus terdiri dari 3 pertemuan. Subyek penerima tindakan adalah siswa kelas VIII C MTs Miftahul Huda Mangunranan yang berjumlah 24 siswa. Metode pengumpulan data dengan observasi, tes, dokumentasi dan catatan lapangan. Pengolahan data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran numbered heads together disertai dengan pemberian reward menunjukkan keaktifan belajar siswa pada siklus I menunjukkan siswa belum terbiasa bertanya dan menjawab, mendengarkan dengan baik ketika teman berpendapat. Dengan persentase keaktifan yaitu 61,78% dengan rata-rata prestasi belajar siswa yaitu 72,5 dengan jumlah siswa yang mencapai KKM sebanyak 9 siswa. Pada siklus II menunjukakan bahwa siswa mampu mengemukakan pendapat, bertanya dan menjawab pertanyaan, dan mendengarkan dengan baik ketika teman berpendapat. Dengan persentase keaktifan yaitu 72,2% dengan rata-rata prestasi belajar80,78 dengan jumlah siswa yang mencapai KKM sebanyak 19 siswa. Sehingga dapat disimpulakan bahwa  pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran numbered heads together disertai dengan pemberian reward dapat meningkatkan keaktifan belajar pada siswa kelas VIII C MTs Miftahul Huda Mangunranan Tahun Pelajaran 2016/2017.   Kata kunci: keaktifan belajar, pemberian reward, numbered heads together
PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA REALISTIK BERBASIS MASALAH UNTUK SISWA SMP Ryananda, Sumaritoyo
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 28, No 1 (2017): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.541 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan dan mengetahui kualitas modul berdasarkan aspek kevalidan dan kepraktisan modul matematika berbasis realistik sebagai sumber belajar untuk siswa SMP Kelas VIIIG berjumlah 29 siswa, menggunakan model penelitian dan pengembangan. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 26 Purworejo. Langkah pengembangan, yaitu: studi pendahuluan, pengembangan model, uji lapangan. Instrumen yang digunakan angket dan lembar observasi. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan hasil validasi ahli materi dari aspek pembelajaran dan materi termasuk kategori sangat baik (rerata 3,5); validasi ahli media menunjukkan bahwa aspek tampilan dan media termasuk kategori sangat baik (rerata 3,6 dan 3,1); hasil ujicoba lapangan menunjukkan bahwa aspek pembelajaran, materi dan media  termasuk kategori sangat baik (rerata 3,32). Perolehan presentase respon siswa terhadap multimedia gambar sebesar 85% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan rerata penilaian tersebut, maka modul matematika yang dikembangkan dalam penelitian ini dinyatakan layak digunakan sebagai sumber belajar untuk siswa Sekolah SMP.   Kata kunci: modul, realistik
PROSES BERPIKIR KREATIF SISWA SMP KELAS VIII DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA Shohibah, Tim
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 28, No 1 (2017): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.918 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses berpikir kreatif  siswa dalam menyelesaikan masalah matematika pada siswa kelas VIII tingkat SMP. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik analisis data triangulasi. Berdasarkan hasil analisis data dari 3 subjek penelitian, secara umum munculnya proses berpikir kreatif diawali dengan menemukan hal-hal yang diketahui. Siswa tidak hanya terfokus pada hal yang diketahui (berpikir kritis), kemudian siswa menemukan hal-hal yang belum diketahui dari masalah matematika yang ada (berpikir kreatif). Selanjutnya menemukan hal yang ditanyakan dan menemukan kemungkinan strategi untuk menyelesaikan masalah matematika. Siswa menemukan ada cara lain selain dari yang sudah ada.  Siswa tidak hanya menerima dengan satu cara (berpikir kritis) namun masih memikirkan solusi yang lain (berpikir kreatif). Selanjutnya siswa merencanakan dan memberikan penyelesaian lain dari yang sudah ada (berpikir kreatif). Berpikir Kreatif merupakan suatu kemampuan untuk menyelesaikan masalah dengan bermacam-macam cara dalam mendapatkan penyelesaian suatu masalah matematika. Kemudian diakhiri dengan memberikan kesimpulan dari masalah matematika yang diberikan.   Kata kunci: berpikir kreatif, matematika
HUBUNGAN FASILITAS BELAJAR, KEMANDIRIAN BELAJAR, DAN KONSEP DIRI TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP Aji, Wahyu Putro
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 28, No 1 (2017): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.687 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang positif dan signifikan antara: fasilitas belajar, kemandirian belajar,dan  konsep diri dengan prestasi belajar matematika. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP di Ke­camatan Karanganyar sebanyak 796 siswa.Pe­­ngambilan sampel menggunakan teknik propotionate random sampling dengan sampel sebanyak 96 siswa.Instrumen yang di­guna­kan yaitu angketfasilitas belajar, angket kemandirian belajar, angket konsep diri, dan tes prestasi belajar matematika.Teknik pe­­ngumpulan data yang digunakan adalah angket, dan tes, sedangkan teknik pengolahan data menggunakan korelasi Product Moment dan Regresi.Hasil dalam penelitian ini ada hubungan yang positif dan signifikan antara: fasilitas belajar terhadap prestasi belajar matematika, kemandirian belajar terhadap prestasi belajar matematika, konsep diri dengan prestasi belajar matematika, fasilitas belajar dan kemandirian belajar terhadap prestasi belajar matematika, fasilitas belajar dan konsep diri terhadap prestasi belajar matematika, kemandirian belajar dan konsep diri terhadap prestasi belajar matematika, serta ada hubungan yang positif antara fasilitas belajar, kemandirian belajar, dan konsep diri terhadap prestasi belajar matematika tetapi tidak signifikan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah sekolah harus memperhatikan fasilitas belajar, seorang siswa harus mempunyai kemandirian belajar yang tinggi, dan seorang siswa harus mempunyai konsep diri yang baik agar prestasi belajar matematika dapat dicapai.   Kata kunci: fasilitas belajar, kemandirian belajar, konsep diri, prestasi belajar matematika

Page 91 of 114 | Total Record : 1135


Filter by Year

2013 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 41, No 1 (2019): EKUIVALEN Vol 40, No 1 (2019): EKUIVALEN Vol 39, No 1 (2019): EKUIVALEN Vol 38, No 1 (2019): EKUIVALEN Vol 37, No 1 (2019): EKUIVALEN Vol 36, No 1 (2018): EKUIVALEN Vol 35, No 1 (2018): EKUIVALEN Vol 34, No 1 (2018): EKUIVALEN Vol 33, No 1 (2018): EKUIVALEN Vol 32, No 1 (2018): EKUIVALEN Vol 31, No 2 (2018): EKUIVALEN Vol 31, No 1 (2018): EKUIVALEN Vol 29, No 01 (2017): EKUIVALEN Vol 30, No 3 (2017): EKUIVALEN Vol 30, No 2 (2017): EKUIVALEN Vol 30, No 1 (2017): EKUIVALEN Vol 29, No 2 (2017): EKUIVALEN Vol 28, No 1 (2017): EKUIVALEN Vol 27, No 2 (2017): EKUIVALEN Vol 27, No 1 (2017): EKUIVALEN Vol 26, No 2 (2017): EKUIVALEN Vol 26, No 1 (2017): EKUIVALEN Vol 25, No 2 (2017): EKUIVALEN Vol 25, No 1 (2017): EKUIVALEN Vol 24, No 3 (2016): EKUIVALEN Vol 24, No 2 (2016): EKUIVALEN Vol 24, No 1 (2016): EKUIVALEN Vol 23, No 2 (2016): EKUIVALEN Vol 23, No 1 (2016): EKUIVALEN Vol 22, No 1 (2016): EKUIVALEN Vol 21, No 3 (2016): EKUIVALEN Vol 21, No 2 (2016): EKUIVALEN Vol 21, No 1 (2016): EKUIVALEN Vol 20, No 3 (2016): EKUIVALEN Vol 20, No 2 (2016): EKUIVALEN Vol 20, No 1 (2016): EKUIVALEN Vol 19, No 2 (2016): EKUIVALEN Vol 19, No 1 (2016): EKUIVALEN Vol 18, No 3 (2015): EKUIVALEN Vol 18, No 2 (2015): EKUIVALEN Vol 18, No 1 (2015): EKUIVALEN Vol 17, No 1 (2015): EKUIVALEN Vol 16, No 3 (2015): EKUIVALEN Vol 16, No 2 (2015): EKUIVALEN Vol 16, No 1 (2015): EKUIVALEN Vol 15, No 3 (2015): EKUIVALEN Vol 15, No 2 (2015): EKUIVALEN Vol 15, No 1 (2015): EKUIVALEN Vol 14, No 2 (2015): EKUIVALEN Vol 14, No 1 (2015): EKUIVALEN Vol 13, No 3 (2015): EKUIVALEN Vol 13, No 2 (2015): EKUIVALEN Vol 13, No 1 (2015): EKUIVALEN Vol 12, No 5 (2014): EKUIVALEN Vol 12, No 4 (2014): EKUIVALEN Vol 12, No 3 (2014): EKUIVALEN Vol 12, No 2 (2014): EKUIVALEN Vol 12, No 1 (2014): EKUIVALEN Vol 11, No 3 (2014): EKUIVALEN Vol 11, No 2 (2014): EKUIVALEN Vol 11, No 1 (2014): EKUIVALEN Vol 10, No 1 (2014): EKUIVALEN Vol 9, No 1 (2014): EKUIVALEN Vol 8, No 4 (2014): EKUIVALEN Vol 8, No 3 (2014): EKUIVALEN Vol 8, No 2 (2014): EKUIVALEN Vol 8, No 1 (2014): EKUIVALEN Vol 7, No 4 (2014): EKUIVALEN Vol 7, No 3 (2014): EKUIVALEN Vol 7, No 2 (2014): EKUIVALEN Vol 7, No 1 (2014): EKUIVALEN Vol 6, No 2 (2013): EKUIVALEN Vol 6, No 1 (2013): EKUIVALEN Vol 5, No 1 (2013): EKUIVALEN Vol 4, No 1 (2013): EKUIVALEN Vol 3, No 1 (2013): EKUIVALEN Vol 2, No 1 (2013): EKUIVALEN Vol 1, No 1 (2013): EKUIVALEN More Issue