cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
pto@umpwr.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Purworejo
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Autotech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo
ISSN : 23033738     EISSN : 26232502     DOI : 10.37729/auto tech
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai media penuangan hasil penelitian bidang pendidikan Teknik Otomotif. Terbit dua kali dalam setahun tiap bulan Januari dan Juni. Redaksi menerima artikel dari kalangan mahasiswa, guru, dosen maupun pemerhati pendidikan. Redaksi berhak mengubah naskah sepanjang tidak merubah substansi/isi tulisan. Tanggung jawab isi tulisan sepenuhnya ada pada penulis.
Articles 411 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SISTEM EFI DENGAN MACROMEDIA FLASH UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMK MA’ARIF 5 GOMBONG Sigit Edy Yuwono
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.122 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v6i2.2316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa denganmenggunakan media pembelajaran sistem EFI di SMK ma’arif 5 Gombong. Penelitian inimenggunakan jenis penelitian pengembangan (Research And Development) dengananalisis deskriptif kuantitatif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaituobservasi, angket, dan tes. Uji kelayakan media didapat data kelayakan dari ahli materidengan persentase 85%, ahli media sebesar 86,67 %, uji coba produk tahap I 79,33%, ujicoba produk tahap II 87,33% dan uji lapangan sebesar 92,31 %. Hasil observasi keaktifansiswa yang pembelajarannya menggunakan media pembelajaran mendapat presentasekeaktifan sebesar 86,67%. Hasil pembelajaran siswa di kelas kontrol mendapat nilai rataratasebesar 68.19 dengan ketuntasan 55.56%, sedangkan kelas eksperimen mendapatnilai rata-rata sebesar 80 dengan ketuntasan 97.22%. Sehingga dalam pembelajaranmenggunakan media pembelajaran berpengaruh terhadap keaktifan dan hasil belajarsiswa.Kata kunci : Media Pembelajaran, Keaktifan Siswa, Hasil Belajar
PENGARUH UNIT PRODUKSI DAN PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA SISWA KELAS XII PROGRAM STUDI TKR SMK SWASTA DI KABUPATEN PEKALONGAN TAHUN 2014/2015 Sugeng Ginanjar
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.44 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v6i2.2317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh unit produksi dan pembelajarankewirausahaan baik secara masing-masing atau bersama-sama terhadap minatberwirausaha siswa kelas XII program studi TKR SMK Swasta di Kabupaten Pekalongan.Penelitian ini merupakan penelitian Ex-post Facto dengan analisis regresi. Populasi dalampenelitian ini berjumlah 430 siswa dari SMK Gondang, SMK Muhammadiyah Kajen danSMK Ma’ariff NU Kajen. Sampel yang digunakan yaitu sebanyak 205 siswa denganpengambilan sampel menggunakan teknik cluster sampling. Data diambil menggunakandokumentasi dan angket. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan bantuanprogram komputer SPSS 17.0 for windows. Hasil penelitian menunjukan (1) Terdapatpengaruh positif unit produksi terhadap minat berwirausaha, ditunjukan dengan koefisienregresi sebesar 0,55 dan koefisien korelasi sebesar 0,52 dengan pvalue 0,00 < 0,05, (2)Terdapat pengaruh positif pembelajaran kewirausahaan terhadap minat berwirausaha,ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,39 dan koefisien korelasi sebesar 0,32dengan pvalue 0,00 < 0,05, (3) Terdapat pengaruh positif unit produksi dan pembelajarankewirausahaan terhadap minat berwirausaha hal ini ditunjukan dengan niali koefisienregresi sebesar 84,576 dan Fhitung sebesar 84,576 > Ftabel dengan p value 0,00 < 0,05.Kata kunci : unit produksi, pembelajaran kewirausahaan, minat berwirausaha
EVALUASI PELAKSANAAN PRAKTIK INDUSTRI SMK DI YOGYAKARTA Suyitno Suyitno
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.546 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v6i2.2318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis kelemahan dan kelebihan praktik industri dilihatdari segi siswa, industri, menajemen dan pembelajaran di industri, 2) Mengetahui prosedur kerjayang diterapkan oleh sekolah baik observasi, pelaksanaan dan evaluasi, serta 3) pertimbangandalam pemilihan tempat PI. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif denganteknik sampling cluster random sampling. Pemilihan populasi ini adalah seluruh SMK teknikkendaraan ringan di Daerah Istimewa Yogyakarta, serta sampel dari penelitian ini 10 sekolah yangterdiri 5 sekolah Negeri dan 5 sekolah swasta di lima kabupaten/kotamadya diseluruhYogyakarta. Dari hasil angket yang disebarkan, ternyata 53% menyatakan bahwa sekolah padaumumnya tidak mempersiapkan praktik terlebih dahulu sebelum berangkat PI. Ini artinya sekolahmenggunakan kurikulum yang standar, tanpa adanya tambahan persiapan apa seharusnya yangdipersiapkan sebelum praktik industri. Ada 18 % siswa kurang serius dalam melaksanaan praktikindustri, serta ada 18 % disiplin berkurang setelah adanya praktik industri. Selain itu ada 6 % tidakpaham akan alur praktik industri serta 6% kesulitan dalam pebuatan laporan. Kelebihan dari siswadapat dinyatakan bahwa 50% siswa menjadi lebih kompeten setelah PI. Ada 33% siswa lebihmengetahui kondisi riil pekerjaan yang ada diindustri. Ada 17 % siswa cukup antusias dalammelakukan PI. Dari hasil angket yang telah disebar tentang prosedur observasi PI, ada 47% siswadicarikan tempat PI, ada 40% siswa mencari tempat PI sendiri, serta ada 13 % siswa observasidengan membawa surat dari sekolah. Dari prosedur pelaksanaan PI meyatakan bahwa 56% adamonitoring dari guru pembimbing, ada 31% siswa dilepas tanpa harus kembali kesekolah selamaPI, serta ada 13% ada tugas dari sekolah selama PI. Prosedur evaluasi didapatkan bahawa ada 58%ada evaluasi wawancara dari sekolah, ada 25% ada soal evaluasi teori dari sekolah, ada 17% adasoal evaluasi praktik dari sekolah serta 0% menyatakan bahwa tidak ada evaluasi dari sekolah.Keywords: Analisis, Praktik Industri, SMK, Yogyakarta
PENGARUH GURU SERTIFIKASI TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN SISTEM PENDINGIN KELAS XI TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK MA’ARIF 4 KEBUMEN Syarifudin Syarifudin
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.94 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v6i2.2319

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar pada Guru yang sudahbersertifikasi dibandingkan Guru yang belum bersertifikasi pada tingkat motivasi rendah danmotifasi tinggi, serta untuk mengetahui interaksi siswa terhadap Guru dan motivasi padakompetensi Pemeliharaan Mesin Otomotif siswa kelas XI SMK Ma’arif 4 Kebumen tahunpembelajaran 2014/ 2015. Eksperimen ini menggunakan Desain Faktorial.Dari hasil analisisvariansi dua sel tak sama dengan signifikasi kesalahan 5% menujukan bahwa Guru bersertifikasilebih baik (mean total: 7,8) dibandingkan dengan Guru yan belum bersertifikasi (mean total: 7,6)dengan sig ρ = 0,000. Sementara pada motivasi tinggi, model pembelajaran Guru bersertifikasilebih baik (mean total: 7,8) dibandingkan model pembelajaran Guru belum bersertifikasi (meantotal: 7,4) dengan sig ρ = 0,013 dan pada motivasi rendah model pembelajaran Guru bersertifikasilebih baik (mean total: 7,26) di bandingkan dengan model pembelajaran Guru belum bersertifikasi(mean total: 7,20) dengan sig ρ = 0,000 dan tidak ada interaksi antara model pembelajaran danmotifasi (sig ρ = 0,057)Kata Kunci: Guru Sertifikasi Dan Hasil Belajar
Tohirin Tohirin Tohirin
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.434 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v6i2.2320

Abstract

Pengaruh Penggunaan Metode Pembelajaran Demonstrasi Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas XIPada Sub Kompetensi Perbaikan / Servis Engine Tune Up Motor Bensin Konvensional di SMKMa’arif NU Paguyangan. Skripsi. Fakultas Pendidikan Teknik Otomotif. UniversitasMuhammadiyah Purworejo 2015.Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap : (1) Perbedaan minat belajar siswa sebelum dansesudahpembelajaran pada kelas kontrol maupun kelas eksperimen; (2) Perbedaan minat belajarantara siswa kelas kontrol yang tidak menggunakan metode pembelajaran demonstrasi dengansiswa kelas eksperimen yang menggunakan metode pembelajaran demonstrasi; (3) Bagaimanaprosedur penerapan metode pembelajaran demonstrasi.Desain penelitian adalah eksperimen, karena penelitian ini melakukan perlakuan atau manipulasivariabel. Sampel penelitiannya adalah siswa kelas XI TKR I dan TKR 2 yang jumlahnya masing –masing kelas 28 siswa, penggambilan sample menggunakan teknik proportionate stratifiedrendom sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket. Uji validitas instrumen dianalisis dengan menggunakan kolerasi product moment dari pearson. Sedangkan teknik analisisdata menggunakan regresi sederhana. Metode penelitian ini adalah Quasi Experimental Posttestonly Control Group Design.Berdasarkan hasil uji r diperoleh r hitung = 0,398 > r tabel = 0,388 sehingga dapat diambilkesimpulan terdapat hubungan yang signifikan. Adapu uji t menghasilkan t hitung = 11,43 > t tabel2,052. Hal tersebut didukung dengan analisis data regresi diperoleh r adalah 0,398 jikadikonsultasikan dengan tabel interpretasi koefisien korelasi product moment, maka terdapathubungan yang positif dan signifikan antara metode pembelajaran demonstrasi (X) terhadapminat belajar siswa kelas XI (Y), dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruhsebesar 15 % sedangkan 85 % ditentukan faktor lain. Sehingga dapat disimpulkan hipotesispenelitian diterima.Kata kunci: Metode pembelajaran demonstrasi, minat belajar.
PEMANFAATAN TERPENTIN UNTUK MENGURANGI EMISI GAS BUANG PADA SEPEDA MOTOR Bambang Sulistyo
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.469 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v6i2.2321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan motor 4 langkah dengan mengaplikasikan sisteminjeksi bahan bakar Programmed Fuel injection (PGMFI) dengan bahan bakar terpentin.Eksperimen dilakukan untuk mengetahui pengaruh perubahan sistem bahan bakar pada unjukkerja motor dan emisi gas buang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi industriotomotif terutama untuk mengembangkan motor 4 langkah dan mengurangi emisi gas buang.Penelitian ini menggunakan motor Honda PGM-FI (125 cc) dan mengaplikasikan sistem injeksibahan bakar Programmed Fuel Injection (PGMFI) milik Honda Supra-X. Injektor substitusi sistembahan bakar terpentin injeksi dipasang pada saluran masuk (intake manifold). Tekanan injeksipada terpentin injeksi berada pada 3.0 bar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi sistembahan bakar premium (bensin) dengan terpentin injeksi dapat menurunkan emisi gas buangmotor. Hasil pencampuran 80 % premium dan 20 % terpentin memberikan hasil paling baik. EmisiCO, HC, CO2, paling sedikit ditemukan pada variasi pencampuran ini. Data juga menunjukkanbahwa pada variasi ini emisi O2 paling sedikit. Hal ini mengindikasikan bahwa terjadi pembakaransempurna dalam ruang bakar kendaraan sehingga oksigen yang tersisa sedikit.Kata kunci: bensin, gas buang, motor, terpentinPENDAHULUANKehidupan
KEEFEKTIFAN METODE PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DAN JIGSAW DITINJAU DARI KECERDASAN INTERPERSONAL SISWA KELAS X TKR SMK YPT PURWOREJO Wachid Hasyim
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.425 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v6i2.2322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan dari metode pembelajaran TGT dan Jigsawdi tinjau dari kecerdasan interpersonal tingkat rendah dan kecerdasan interpersonal tingkat tinggiyang diketahui berdasarkan hail belajar. Subyek dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XTKR SMK YPT Purworejo Tahun Ajaran 2014/2015 yang berjumlah siswa. Penelitian inimenggunakan metode quasi eksperimen menggunakan desain factorial 2x2, data dikumpulkandengan menggunakan cara dokumentasi, angket kecerdasan interpersonal dan tes hasil belajar.Data dari hasil belajar siwa dianalisis secara deskriptif statistik menggunakan program SPSSANAVA dua jalan. Teknik analisis data digunakan untuk mengetahui keefektifan metodepembelajaran TGT dan Jigsaw ditinjau dari kecerdasan interpersonal yang diketahui dari hasilbelajar siswa terhadap pembelajaran perawatan dan perbaikan mesin (PPM) 1 pada fokus materisistem pendinginan mesin.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) secara keseluruhan hasilbelajar siswa materi sisitem pendinginan mesin, siswa yang diajar dengan model kooperatif tipeTGT lebih tinggi di bandingkan dengan siswa yang diajar dengan model kooperatif tipe Jigsaw. (2)siswa yang diajar menggunakan metode TGT dengan tingkat kecerdasan interpersonal tinggimemperoleh hasil belajar lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang mempunyai tingkatkecerdasan interpersonal rendah. (3) siswa yang diajar menggunakan metode Jigsaw dengantingkat kecerdasan interpersonal tinggi mendapatkan hasil belajar yang lebih tinggi di bandingkansiswa yang mempunyai tingkat kecerdasan interpersonal rendah. (4) tidak terdapat pengaruhinteraksi antara metode pembelajaran dan tingkat kecerdasan iterpersonal terhadap pencapaianhasil belajar sistem pendinginan mesin.Kata kunci : Keefektifan, Metode TGT dan jigsaw, Kecerdasan Interpersonal
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR CHASSIS PEMINDAH TENAGA DENGAN PENGGUNAAN MACROMEDIA FLASH SISWA KELAS XI TKR SMK TAMTAMA KROYA Wahyu Kristiaji
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.63 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v6i2.2323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran untuk meningkatkanprestasi belajar siswa kelas XI Program Keahlian TKR SMK Tamtama Kroya pada Mata DiklatChassis Pemindah Tenaga melalui penggunaan macromedia flash. Jenis penelitian yang digunakanadalah pendekatan penelitian tindakan kelas XI TKR I siswa SMK Tamtama Kroya yang berjumlah42 siswa. Instrumen penelitian ini menggunakan soal tes berbentuk pilihan ganda pada tiap siklus.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Hasil penelitiantindakan kelas yang dilaksanakan pada mata diklat Chassis Pemindah Tenaga kelas XI TKR 1 SMKTamtama Kroya. Penelitian ini mengalami peningkatan yaitu pada siklus I dan siklus II. Nilai rataratakelas pada observasi siklus I yaitu 6,98, dan nilai rata-rata kelas pada siklus II menjadi 7,78.Hal ini berarti ketercapaian kompetensi kelas dari 42 siswa meningkat dari 68,75% pada siklus Imenjadi 100% pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan metodemacromedia flash dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dengan di tandai meningkatnyaprestasi belajar teori dan dapat juga meningkatkan keterampilan praktik mereka.Kata Kunci : macromedia flash, prestasi belajar, chassis pemindah tenaga
POLA KEMITRAAN WORK BASED LEARNING DI SMK PN2 PURWOREJO Wahyudi Wahyudi
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.714 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v6i2.2324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah Pola kemitraan work based learning diSMK PN2 Purworejo dan Kemitraan SMK PN2 Purworejo dengan dunia kerja dalammelaksanakan pembelajaran work based learning sehingga menghasilkan lulusan sesuai dengankebutuhan dunia kerja. Subjek pada penelitian ini adalah penanggung jawab work based learning,pengelola work based learning, dan pelaksana work based learning SMK PN2 Purworejo. Metodepengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi. peneliti menggunakanteknik pengumpulan data yang berbeda untuk mendapatkan data dari sumber yang sama. Penelitimenggunakan obserasi, wawancara, dan dokumentasi untuk sumber data yang sama secaraserempak. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analysis Interactive Modeldari Miles dan Huberman (1985: 23) yang membagi kegiatan analisis menjadi beberapa bagianyaitu: pengumpulan data, pengelompokan menurut variabel, reduksi data, penyajian data,memisahkan outlier data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data.Berdasarkan analisisdeskriptif menunjukan bahwa prakerin dalam konteks work based learning di SMK PN 2Purworejo belum berjalan sesuai dengan karakteristik work based learning. Belum maksimalnyadalam persiapan prakerin (pembekalan) berupa sosialisasi kepada siswa dan orangtua sehinggasiswa belum menyadari akan pentignya prakerin bagi sekolahan kejuruan sebagai bekalpengalaman masuk ke dalam dunia industri yang merupakan dunia kerja nyata. Kurangnyakeseriusan sekolah menjalankan prakerin terlihat mulai dari monitoring siswa yang belumdijalakan secara maksimal. Evaluasi prakerin sebagai umpan balik untuk prakerin yang telahdijalankan (feedback) dan memberikan informasi yang diperlukan untuk menjalankan prakerindimasa yang akan datang (feedforward) belum maksimal dilaksanakan, mulai dari tes wawancarahingga presentasi hanya sekedar wacana.Kata Kunci : Kemitraan, Work Based Learning
PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MACROMEDIA FLASH PADA POKOK BAHASAN PENGGUNAAN SCANNER EFI Adhani Dwi Yunianto
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 7, No 1 (2016): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.644 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v7i1.2781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap: (1) proses pembuatan media pembelajaran penggunaan scanner EFI dengan menggunakan macromedia flash 8 dan (2) kelayakan media pembelajaran penggunaan scanner EFI dengan menggunakan macromedia flash 8 (3) hasil belajar peserta didik setelah menggunakan media pembelajaran scanner EFI. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Pengembangan (Research and Developmen) yang dilakukan di Jurusan Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 8 Purworejo. Objek penelitian ini berupa pengembangan media pembelajaran dengan macromedia flash 8 pada pokok bahasan Penggunaan Scanner EFI. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner (angket) dan soal tes (pretest dan posttest). Teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif kualitatif, dan uji coba penerapan media dilakukan dengan cara membandingkan hasil pretest dan posttest dari dua kelompok yang menggunakan media pembelajaran berbasis macromedia flas dan yang tidak menggunakan media pembelajaran berbasis macromedia flash. Hasil penelitian ini adalah media pembelajaran dengan macromedia flash pada pokok bahasan penggunaan scanner EFI, sedangkan simpulan terhadap penelitian ini adalah: (1) tahapan pembuatan media pembelajaran yang dilakukan adalah potensi masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, pemakaian produk. (2) Media pembelajaran dinyatakan layak berdasarkan uji kelayakan menurut ahli media pembelajaran dengan presentase total sebesar 71,43% ahli materi dengan presentase total sebesar 80% penilaian guru mata diklat dengan presentase total sebesar 80% hasil penilaian siswa dengan presentase total sebesar 87,39%. (3) Media pembelajaran dengan macromedia flash pada pokok bahasan penggunaan scanner EFI ini telah teruji keefektifannya untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik sebesar 75% dari hasil uji diatas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis macromedia flash pada pokok bahasan penggunaan scanner EFI yang dikembangkan layak digunakan sebagai pendukung proses pembelajaran dan efektif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Kata kunci: Media Pembelajaran, Macromedia Flash, dan Scanner EFI