cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa
ISSN : 23030631     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ADITYA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai media publikasi hasil karya ilmiah. Terbit dua kali setahun tiap bulan November dan Mei. Redaksi menerima artikel dari kalangan mahasiswa, budayawan, ahli sastra maupun praktisi pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 523 Documents
Analisis Semiotik Antologi Puisi “Guritan” karya Suripan Sadi Hutomo Nurrohmah Indah Sari
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 6, No 2 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.199 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pembacaan heuristik pada Antologi Puisi “Guritan” karya Suripan Sadi Hutomo, dan(2) pembacaan hermeneutik pada Antologi Puisi “Guritan” karya Suripan Sadi Hutomo.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan bidang kajian sastra.Sumber data dalam penelitian ini adalah berupa kutipan geguritan dalam Antologi Puisi “Guritan” karya Suripan Sadi Hutomo.Data penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tulisan-tulisan, bait-bait, dan baris-baris yang terkandung dalam kutipan geguritan padaAntologi Puisi “Guritan” karya Suripan Sadi Hutomo.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalahteknik pustaka dan teknik catat.Instrumen peneliti adalah peneliti sendiridandibantu oleh instrumen-instrumen pembantu berupa nota pencatat data.Data dianalisis dengan menggunakanmetode hermeneutik, dan data disajikan dengan metode informal.Hasil kajiannya adalah pada Antologi Puisi “Guritan” karya Suripan Sadi Hutomo terdapat beberapa penyimpangan frasa dan sintaksis yang sulit dibaca oleh pembaca karena penggunaan bahasanya yang indah dan ambigu sehingga analisis pembacaan heuristik dianggap sangat membantu pembaca dalam memaknai geguritan yang terdapat di dalamnya. Konvensi ketaklangsungan ekspresi yang terdapat dalam Antologi Puisi “Guritan” karya Suripan Sadi Hutomo lebih banyak disebabkan oleh penggunaan displacing of meaning (penggantian arti) karena penggunaan metafora, antonomasia, simile, dan beberapa oleh distorting of meaning (penyimpangan arti) karena ambiguitas. Keseluruhan makna dari geguritan yang penulis analisis dalam Antologi Puisi “Guritan”Karya Suripan Sadi Hutomo adalah tentang kritik, saran, dan nasihat yang ditujukan kepada manusia tentang bagaimana dalam menjalani kehidupan.Selain itu, sebagian geguritan yang penulis analisis dalam Antologi Puisi “Guritan”Karya Suripan Sadi Hutomo merupakan geguritan yang mengandung unsur sufistik (tentang Agama islam) yaitu Kabegjan, Asma Suci, Bengi Pesthi, Wong-wong Kapir, Pitulungan, Mung Tansah Percaya, dan Pangaksama. Kata kunci: geguritan, heuristik, hermeneutik
Analisis Resepsi Sastra Cerita Sambung Ngonceki Impen Karya Sri Sugiyanto Niken Savitri Mustikaningtyas
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 6, No 2 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.528 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: Mendeskripsikan tanggapan atau penerimaan aspek pembaca cerita sambung Ngonceki Impen dalam Majalah Panjebar Semangat Edisi  No. 10-8 Maret 2013 s/d No. 33-16 2014. Penelitian ini berupa penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Subjek penelitian ini adalah cerita sambung Ngonceki Impen karya Sri Sugiyanto. Objek penelitian dalam skripsi ini yaitu 15 orang responden pembaca cerita sambung Ngonceki Impen. Pengumpulan data dilakukan dengan membagi kuesioner kepada 15 responden pembaca cerbung Ngonceki Impen dan dikumpulkan secara langsung oleh peneliti. Selanjutnya, dianalisis melalui metode konten analisis. Hasil analisis resepsi sastra cerita sambung Ngonceki Impen karya Sri Sugiyanto dalam majalah Panjebar Semangat edisi No. 10-8 Maret 2014 s/d No. 33-16 Agustus 2014 yaitu (a) resepsi terhadap cerita (11 orang 74% mengatakan cerita tersebut menarik, 4 orang (26%) mengatakan tidak menarik), (b) resepsi terhadap tema (15 orang (100%) mengatakan tema dalam cerita perjuangan dan pengorbanan mewujudkan impian), (c) resepsi terhadap alur (14 orang (93%) mengatakan kaitan waktu dan urutan antar peristiwa yang dikisahkan dalam cerbung Ngonceki Impen jelas dan mudah dipahami, terdapat 1 orang responden (7%) yang mengatakan kaitan waktu dan urutan antar peristiwa tidak jelas), (d) resepsi terhadap tokoh dan penokohan (14 orang (93%) mengatakan tokoh utama Waskitha, 1 orang (7%) tidak mengetahui siapa tokoh utamanya), (e) resepsi terhadap latar (9 orang (60%) mengatakan latar dalam cerbung Ngonceki Impen bersifat tipikal, 1 orang (7%) mengatakan latar dalam cerbung tersebut bersifat netral, terdapat 5 orang responden (33%) tidak mengetahui sifat latarnya), (f) resepsi terhadap bahasa (11 orang (73%) mengatakan bahasa yang digunakan dalam cerbung tersebut tidak menyimpang dari bahasa sehari-hari, Ada 4 orang (27%) mengatakan bahasa yang digunakan bukanlah menyimpang dari bahasa sehari-hari melainkan biasa saja), (g) resepsi terhadap pesan. Kata Kunci: resepsi sastra,  cerbung Ngonceki Impen
Analisis Gaya Bahasa Kiasan dalam Kumpulan Cerkak Lelakone Si Lan Man karya Suparto Brata Dian Ratnasari
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 6, No 2 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.446 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan gaya bahasa kiasan yang terdapat dalam Kumpulan Cerkak Lelakone Si lan Man karya Suparto Brata. (2) mendeskripsikan makna gaya bahasa kiasan yang terdapat dalam Kumpulan Cerkak Lelakone Si lan Man karya Suparto Brata. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Objek dalam penelitian ini yaitu gaya bahasa kiasan yang terdapat dalam Kumpulan Cerkak Lelakone Si lan Man karya Suparto Brata. Subjek penelitian ini adalah Kumpulan Cerkak Lelakone Si lan Man karya Suparto Brata. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dibantu dengan buku-buku yang relevan yang digunakan penulis sebagai bahan acuan serta kartu pencatat data. Teknik pengumpulan data penulis menggunakan teknik simak dan teknik catat. Teknik Keabsahan Data dalam penelitian ini adalah Teknik Triangulasi. Teknik Analisis Data yang digunakan penulis adalah Teknik Analisis Isi. Teknik Penyajian Hasil Analisis Data penulis menggunakan Teknik Informal. Hasil penelitian dan pembahasan data menunjukkan bahwa (1) Gaya bahasa kiasan yang terdapat dalam Kumpulan Cerkak Lelakone Si lan Man karya Suparto Brata antara lain (a) Gaya Bahasa Persamaan atau Simile (b) Gaya Bahasa Metafora (c) Gaya Bahasa Personifikasi atau Prosopopoeia (d) Gaya Bahasa Alusi (e) Gaya Bahasa Eponim (f) Gaya Bahasa Epitet (g) Gaya Bahasa Metonimia (h) Gaya Bahasa Ironi, Sinisme, Sarkasme (i) Gaya Bahasa Sinekdoke (j) Gaya Bahasa Pun atau Paronomasia. (2) Makna dari gaya bahasa kiasan yang terdapat dalam dalam Kumpulan Cerkak Lelakone Si lan Man adalah tentang kritik, sindiran serta nasihat yang ditujukan kepada manusia dalam menjalani kehidupan.   Kata kunci: Kumpulan Cerkak “Lelakone Si lan Man” , Gaya bahasa kiasan.  
Persepsi Masyarakat Terhadap Tradisi Bubak Kawah di Desa Kabekelan Kecamatan Prembun Kabupaten Kebumen Mentari Nurul Nafifa
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 6, No 2 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.013 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) prosesi tradisi bubak kawah di Desa Kabekelan Kecamatan Prembun Kabupaten Kebumen, (2) persepsi masyarakat terhadap tradisi Bubak kawah di Desa Kabekelan Kecamatan Prembun Kabupaten Kebumen, dan (3) nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Bubak Kawah di Desa Kabekelan Kecamatan Prembun Kabupaten Kebumen. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian diperoleh dari informan yang mengetahui benar tentang data yang diperlukan dalam penelitian ini. Tempat penelitian berada di Desa Kabekelan Kecamatan Prembun Kabupaten Kebumen. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: observasi nonpartisipan, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu: redukksi data, penyajian data dan simpulan atau verifikasi. Teknik penyajian analisis mwnggunakan metode informal. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber. Hasil dari penelitian ini adalah, (1) Prosesi mengenai tradisi bubak kawah yaitu (a) pasar pitu, (b) prosesi nglesung, (c) prosesi ngayu dan, (d) pikulan, (2) Persepsi masyarakat adalah sebagaian masyarakat ada yang setuju dan tidak setuju. Masyarakat yang setuju adalah informan dari sesepuh desa, tokoh masyarakat, dan masyarakat  menengah,  masyarakat yang tidak setuju adalah  informan tokoh agama dan masyarakat yang berpendidikan tinggi, (3) Nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi bubak kawah yaitu (a) nilai ketuhanan (religius), (b) nilai kebudayaan, (c) nilai sosial kemasyarakatan dan, (d) nilai pendidikan.   Kata kunci: persepsi, tradisi bubak kawah, Desa Kabekalan
Tinjauan Sosiologi Sastra dan Nilai Pendidikan dalam Roman Kelangan Satang karya Suparto Brata Yuyun Noviyati
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 6, No 2 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.868 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) sosiologi sastra yang terkandung dalam roman Kelangan Satang Karya Suparto Brata; (2) nilai-nilai pendidikan yang terkandung roman Kelangan Satang Karya Suparto Brata. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah roman Kelangan Satang karya Suparto Brata, selanjutnya objek penelitian ini adalah mendeskripsikan unsur pembangun, sosiologi sastra dan nilai pendidikan dalam roman Kelangan Satang karya Suparto Brata. Fokus penetian ini adalah mengkaji sosiologi sastra dan nilai pendidikan dalam roman Kelangan Satang karya Suparto Brata. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik pustaka dan teknik simak-catat. Instrumen penelitian ini adalah penulis sendiri selaku peneliti dengan alat bantu berupa kertas pencatat dan alat tulis. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis konten (conten analysis). Teknik penyajian data berupa pemaparan hasil analisis bersifat deskriptif berdasarkan pada data yang ada. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa adanya 3 macam aspek sosiologi sastra dan 3 macam nilai pendidikan di dalam roman Kelangan Satang karya Suparto Brata, diantaranya (1) dalam sub judul Lara Lapane Kaum Republik terdapat 3 aspek sosiologi, yaitu kekerabatan, perekonomian dan politik, (2) dalam sub judul Kaduk Wani terdapat 3 aspek sosiologi yaitu kekerabatan, perekonomian dan politik, (3) dalam sub judul Ketanggor terdapat 3 aspek yaitu kekerabatan, perekonomian dan politik. Nilai pendidikan diantaranya (1) dalam sub judul Lara Lapane Kaum Republik terdapat 3 nilai pendidikan yaitu adat, moral dan agama, (2) dalam sub judul Kaduk Wani terdapat 3 nilai pendidikan yaitu adat, moral dan agama, (3) dalam sub judul Ketanggor terdapat 2 nilai pendidikan yaitu adat, moral dan agama.   Kata Kunci: sosiologi sastra, nilai pendidikan, roman Kelangan Satang  
Ajaran Kesempurnaan Hidup dalam Teks Suluk Ulam Loh Lilis setyorini
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 5, No 5 (2014): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.87 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah 1) menyajikan suntingan Suluk Ulam Loh yang bersih dari kesalahan dan mendekati asli berdasarkan cara kerja filologi transkripsi ortografis; 2) mengungkapkan ajaran kesempurnaan hidup (manunggaling kawula gusti) yang terkandung di dalam teks Suluk Ulam Loh. Metode penelitian ini  pustaka (library research). subyek dalam penelitian ini adalah naskah Sêrat Sitin Jilid II Kasambêtan sêrat Jaka Slèwah dengan nomer  katalog  KS 513.0 214 Na SMP 154/3 (Florida, Nanci K 1994:271). Objek dalam penelitian ini kesalahan tulis pada teks Suluk Ulam Loh dan ajaran kesempurnaan hidup yang terkandung dalam teks Suluk Ulam Loh. Wujudnya tembang macapat, jumlahnya tujuh pupuh, dengan aksara Jawa dengan 39 halaman. Pengumpulan data dengan 1) metode studi pustaka; 2) metode studi lapangan; 3) metode dokumentasi; 4) transliterasi data.Dalam Naskah Suluk Ulam Loh ditemukan kesalahan-kesalahan tulis meliputi 13 (lima belas ) kata yang kekurangan huruf, 6 (enam) kalimat kekuaranngan kata, 3 (empat) kata kelebihan huruf, 1 (satu) kalimat kelebihan kata, 12 (empat belas) kata salah penulisan huruf, 4 (enam belas) kata tidak konsisten dalam penggunaannya. Suluk Ulam Loh adalah karya sastra suluk yang berisi ajaran agama islam. Ajaran yang terkandung di dalamnya merupakan ajaran-ajaran kesempurnaan hidup melalui syariat, tarekat, makripat dan hakikat. Simbol yang digambarkan dalam teks Suluk Ulam Loh adalah 4 ekor mina (ikan) yang berenang dalam gelas. Keempat ikan itu adalah Dyan Kok Merah, Manik Jamaprah, Manik Sonder dan Kok Wungu (Kok Bongkok).   Kata kunci : ajaran, kesalahan, suluk ulam loh
Analisis Semiotik Syair Lagu Campursari Cak Diqin dalam Album By Request Langgam Jawa Nani Cahyo Widati
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 6, No 3 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.502 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan  (1) pembacaan heuristik pada syair lagu campursari Cak Diqin dalam Album By RequestLanggam Jawa, dan (2) pembacaan hermeneutik pada syair lagu campursari Cak Diqin dalam Album By RequestLanggam Jawa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data berasal dari keping VCD Syair Lagu Campursari Cak Diqin dalam Album By Request Langgam Jawa. Data penelitian adalah satuan gramatikal dalam bentuk Syair Lagu Campursari Cak Diqin dalam Album By Request Langgam Jawa. Teknik pengumpulan data dengan teknik pustaka dan teknik simak catat. Instrumen yang digunakan adalah human instrument. Data dianalisis dengan menggunakan analisis konten. Hasil kajiannya adalah pada Semiotik Syair Lagu Campursari Cak Diqin Dalam Album By Request Langgam Jawa terdapat beberapa penyimpangan terhadap susunan tata bahasanya yang menyebabkan sulit untuk dipahami oleh pembaca, sehingga analisis pembacaan heuristik dianggap sangat membantu pembaca dalam memaknai syair lagu campursari Cak Diqin dalam album by request yang terkandung di dalamnya. Konvensi ketaklangsungan ekspresi yang terdapat pada Syair Lagu Campursari Cak Diqin dalam Album By Request Langgam Jawa lebih banyak disebabkan oleh penggunaan distorting of meaning (penyimpangan arti) karena ambiguitas (13), dan beberapa oleh displacing of meaning (penggantian arti) karena penggunaan simile (4) dan personifikasi (1). Kata kunci: campursariCakDiqin,heuristik, hermeneutik
Sosiologi Sastra dan Nilai Pendidikan dalam Roman Para Pawestri Pejuwang karya Suparto Brata Dyah Tri Pratiwi
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 6, No 3 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.05 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan tinjauan sosiologis sastra pada roman Para Pawestri Pejuwang karya Suparto Brata; (2) mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan dalam roman Para Pawestri Pejuwang karya Suparta Brata. Subjek dalam penelitian ini adalah Roman Para Pawestri Pejuwang Karya Suparto Brata. Objek penelitian adalah Sosiologi Sastra, Pendidikan Moral dan Budi Pekerti yang terdapat dalam Roman Para Pawestri Pejuwang Karya Suparto Brata. Pene;itian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah berupa teks roman Para Pawestri Pejuwang Karya Suparto Brata. Metode yang digunakan sebagai teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik catat. Instrumen yang digumakan adalah peneliti sendiri yang dibantu dengan kartu pengumpul data, buku-buku dan media lain yang mendukung. Kemudian analisis data, peneliti menggunakan teknik analisis konten (content analysis). Dari pembahasan data, diperoleh hasil bahwa unsur-unsur struktural dalam roman Para Pawestri Pejuwang karya Suparto Brata meliputi (1) tema, yaitu Nasionalisme. (2) tokoh, tokoh utama yaitu Wara Pamestri dan Ngesthiratu,  tokoh tambahan yaitu Adreng Binathara, Eyang Sasrapambudi,  Pembayun Ratri, Budi Prabowo, Sakri, Satiyem dan Bathari Satiti (3) alur, roman Para Pawestri Pejuwang karya Suparto Brata  menggunakan alur maju (4) latar terdapat dua macam yaitu latar tempat, latar waktu. Sedangkan aspek-aspek sosiologi sastra yang sejalan dengan roman Para Pawestri Pejuwang karya Suparto Brata meliputi: kekerabatan 4 indikator, perekonomian sebanyak 2 indikator, politik sebanyak 2 indikator, pendidikan sebanyak 3 indikator, religi sebanyak 2 indikator. Pendidikan moral terbagi menjadi 2 yaitu, moralitas sesama antar anggota masyarakat sebanyak 3 indikator, moralitas manusia dengan Tuhan sebanyak 2 indikator, dan yang terahir pendidikan budi pekerti sebanyak 2 indikator.   Kata Kunci : Sosiologi Sastra, Pendidikan Moral dan Budi Pekerti, Roman
Analisis Gaya Bahasa dan Nilai Pendidikan dalam Antologi Geguritan Siter Gadhing Oleh Djaimin K Heni Dwi Astuti
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 6, No 3 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.135 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mempunyai tujuan  mendeskripsikan gaya bahasa dan nilai pendidikan dalam antologi geguritan Siter Gadhing oleh Djaimin K. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik simak dan teknik catat. Subjek dalam penelitian ini adalah antologi geguritan Siter Gadhing oleh Djaimin K yang diterbitkan oleh Lembaga Studi Jawa Yogyakarta tahun 1996. Instrumen yang di gunakan yaitu peneliti itu sendiri, kartu pengumpul data, yang dibantu  buku-buku yang menunjang. teknik penyajian data menggunakan  teknik penyajian data informal yaitu hanya menggunakan kata-kata  biasa Hasil penelitian dan pembahasan data menunjukkan bahwa (1) Gaya bahasa yang terdapat dalam antologi geguritan Siter Gadhing oleh Djaimin K antara lain: (a) gaya bahasa simile, (b) gaya bahasa metafora, (c) gaya bahasa personifikasi, (d) gaya bahasa antonomasia, (e) gaya bahasa sinekdoke, (f) gaya bahasa epitet, (g) gaya bahasa litotes, dan (h) gaya bahasa erotesis. 2) Nilai pendidikan yang terdapat dalam antologi geguritan Siter Gadhing oleh Djaimin K antara lain: (a) agama, (b) nilai pendidikan moral, (c) nilai pendidikan adat atau budaya, dan (d) nilai pendidikan sosial.   Kata Kunci: gaya bahasa, nilai pendidikan, Geguritan Siter Gadhing
Campur Kode pada Tuturan Siswa dalam Proses Pembelajaran Bahasa Jawa Kelas XI di SMK Batik Sakti 1 Kebumen Siyam Thohiroh
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 6, No 3 (2015): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.011 KB)

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan wujud campur kode pada tuturan siswa dalam proses pemebelajaran Bahasa Jawa kelas XI di SMK Batik Sakti 1 Kebumen dan, (2) mendeskripsikan fungsi campur kode pada tuturan siswa dalam proses pemebelajaran Bahasa Jawa di SMK Batik Sakti 1 Kebumen. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah berupa tuturan siswa pada waktu melakukan kegiatan pembelajaran. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup tiga hal yaitu teknik simak bebas cakap, teknik rekam dan teknik catat. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrumen utama, dengan menggunakan alat-alat tulis, alat rekam dan kartu data. Teknik keabsahan data menggunakan teknik pengujian kredibilitas data dalam penelitian ini adalah triangulasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik deskriptif. Teknik penyajian hasil analisis data menggunakan teknik informal. Hasil penelitian yang ditemukan adalah pertama wujud campur kode pada tuturan siswa dalam proses pembelajaran Bahasa Jawa kelas XI di SMK Batik Sakti 1 Kebumen  berupa (1) campur kode yang berwujud  kata berjumlah 35 indikator, (2) campur kode yang berwujud frasa berjumlah 31 indikator, (3) campur kode yang berwujud baster berjumlah 19 indikator, (4)campur kode yang berwujud pengulangan kata berjumlah 20 indikator, (5) campur kode yang berwujud  idiom atau  pengungkapan kata berjumlah 5 indikator,  dan (6) campur kode yang berwujud klausa berjumlah 10. Yang kedua fungsi campur kode pada tuturan siswa dalam proses pembelajaran Bahasa Jawa di SMK Batik Sakti 1 Kebumen adalah (1) Untuk menunjukkan keakraban antara penutur dan mitra tutur,  (2) Untuk sekedar bercanda, (3) Untuk menghormati mitra tutur atau objek yang dibicarakan, (4) Bergengsi, (5) Penutur ingin memunculkan kesan lucu ke dalam tuturannya, (6) Penutur ingin menggunakan gaya dalam tuturannya agar tidak menonton, (7) Bertindak sopan, (8) Untuk menunjukkan keperdulian antara penutur dan mitra tutur.   Kata Kunci : campur kode, siswa, SMK Batik Sakti 1 Kebumen