cover
Contact Name
Globila Nurika
Contact Email
nurikaglobila@unej.ac.id
Phone
+6281235181803
Journal Mail Official
ikesma@unej.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Masyarakat (IKESMA)
Published by Universitas Jember
ISSN : 18297773     EISSN : 26847035     DOI : https://doi.org/10.19184
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKESMA) diterbitkan oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat Uiversitas Jember sejak tahun 2005 dengan frekuensi terbitan 2 kali dalam satu tahun (Maret dan September). Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKESMA) menerbitkan artikel penelitian di bidang kesehatan masyarakat dengan topik kajian: administrasi dan kebijakan kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja, gizi masyarakat, epidemiologi, promosi. kesehatan dan ilmu perilaku, kesehatan ibu dan anak, kesehatan reproduksi, biostatistika, sistem informasi kesehatan, dan demografi/kependudukan. Pada Bulan Agustus 2020, Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKESMA) memulai kolaborasi dengan Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (PERSAKMI) untuk penerbitan jurnal. Sejak tahun 2022, Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKESMA) meningkatkan frekuensi terbitan menjadi 4 kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September, dan Desember).
Arjuna Subject : -
Articles 432 Documents
PARENTAL SMOKING BEHAVIOR AND UNDERWEIGHT AMONG CHILDREN AGED 5-12 YEARS: EVIDENCE FROM RISKESDAS 2018 Engelina, Bunga Ellen; Sufyan, Dian Luthfiana; Simanungkalit, Sintha Fransiske; Wahyuningsih, Utami
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v20i2.46515

Abstract

In recent years, underweight remains a medium public health problem in Indonesia, despite the substantial decrease in prevalence, still, this long-standing issue are potentially altering children physical growth and cognitive development. This current study aims to investigate the association between parental smoking behavior and underweight in children by analyzing secondary data of the 2018 Indonesia Basic Health Research (RISKESDAS). A total sample of 39,451 children aged 5-12 years were analyzed in this study. Anthropometric measurement of body weight was obtained to identify underweight. A structure questionnaire was employed to obtained information on child sex (male or female), age (5-8 or 9-12), type of residence (urban or rural), parental age (under or older than 35), education (high: higher education graduate or under), working status (working or not working) and smoking behavior both among mother and father in the last one month. Among those who smoked, the average number of cigarettes being smoked was also questioned, as well as the experience of indoor smoking. Data were analyzed using SPSS version 25. There were 8.4% of underweight children in this study, 89.8% of parents were smoker, who 74.8% of them were father, on average smoked 14 cigarettes per day and 98.8% of them smoked inside the house. Underweight was not significantly associated with parental smoking behavior, type of residence, parental age and parental working status. Higher odds of being underweight was found among children age 5-8 years (OR 1.08, p = 0.04, 95% CI). While boys were protective factor against underweight (OR 0.75, p < 0.01, 95% CI). Despite no association found between parental smoking behavior and children underweight in current study, however, it remains relevant to remind parents that their smoking behavior, especially inside living space may hinder children physical growth and cognitive development.
PENGARUH LOYALITAS BRAND TRUST DAN PENGETAHUAN IBU DENGAN BATITA PENGGUNA DIAPERS TERHADAP KEJADIAN DIAPER RASH DI KOMUNITAS GENDONGAN ERGONOMIS AE BABYWEARER DI KARESIDENAN MADIUN Hendrajani, Retno
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v20i1.42991

Abstract

Batita memiliki masalah yang rentan terutama pada kulit. Penggunaan diapers pada batita perlu diperhatikan karena dapat menghasilkan beberapa konsekuensi negatif, termasuk salah satunya adalah diaper rash. Timbulnya diaper rash (ruam popok) karena pemakaian diaper yang tidak tepat, antara lain pemakaian terlalu lama,bayi pemakai diaper intoleran terhadap bahan diaper dan faktor –faktor lain pencetus terjadinya diaper rash. Maka perlunya pengetahuan Ibu dalam pemilihan diapers dan loyalitas serta kepercayaan konsumen terhadap diapers merek tertentu dapat mengurangi kejadian diaper rash. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh loyalitas brand trust dan pengetahuan ibu dengan batita pengguna diapers terhadap kejadian diaper rash di Komunitas Gendongan Ergonomis AE Babywearer di Karesidenan Madiun. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Sampel pada penelitian ini adalah Ibu yang memiliki anak balita yang menggunakan diaper di komunitas gendongan ergonomis AE babywearer di Karesidenan Madiun. Penelitian ini mengumpulkan data dengan menggunakan kuesioner dan Analisa data menggunakan uji regresi. Terdapat pengaruh signifikan loyalitas trust brand secara langsung terhadap kejadian diapers rash. Hal ini menunjukan dengan diperoleh nilai dari Uji Parsial (Uji-t) menghasilkan nilai sebesar 0,205 dengan nilai signifikansi sebesar 0,839; Ada pengaruh signifikan pengetahuan pada Ibu mengenai diapers secara langsung terhadap kejadian diapers rash. Hal ini menunjukan dengan diperoleh nilai dari Uji Parsial (Uji-t) menghasilkan nilai sebesar 3,244 dan nilai signifikansi sebesar 0,003; Ada pengaruh signifikan loyalitas brand trust dan pengetahuan Ibu mengenai penggunaan diapers secara langsung terhadap kejadian diapers rash. Hal ini menunjukan dengan diperoleh nilai dari Uji Simultan (Uji-F) menghasilkan nilai sebesar 3.09 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000.
EVALUASI PERILAKU KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA PADA PEKERJA EKOWISATA Isni, Khoiriyah; Yougiftira, Prisna Harry; Mustanginah, Tri; Rifai, Muchamad; Agustin, Helfi
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 19 No 4 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v19i4.38172

Abstract

Adanya tempat wisata tidak terlepas dari para pekerja didalamnya. Suatu pekerjaan pasti memiliki risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang dapat berupa fatigue, terjepit, terpeleset, tergores, kepanasan, terlindas, terjepit, terpapar debu, tertabrak wisatawan/pengemudi kendaraan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia, masa kerja, sikap dan pengaruh pengetahuan terhadap perilaku K3 di Ekowisata, serta pengaruh pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan pekerja. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode action research, didahului dengan rancangan cross-sectional dan dilanjutkan dengan pelatihan untuk peningkatan pengetahuan. Sampel adalah seluruh pekerja ekowisata yang diambil dengan menggunakan teknik total sampling berjumlah 50 pekerja. Pengumpulan data mengenai perilaku K3 pekerja, usia, masa kerja, tingkat pengetahuan, dan sikap pekerja diperoleh melalui pengisian kuesioner sebagai instrumen penelitian. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil menunjukkan bahwa masih terdapat pekerja dengan pengetahuan, sikap, dan perilaku K3 yang kurang baik. Usia, masa kerja, tingkat pengetahuan, dan sikap pekerja menunjukkan tidak ada hubungan bermakna dengan perilaku K3 diantara para pekerja (nilai p>0,05). Tidak ada pengaruh pemberian pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan pekerja (nilai p=0,840). Perilaku kesehatan dan keselamatan kerja diantara pekerja di Ekowisata Kabupaten Sleman tidak dipengaruhi oleh faktor usia, masa kerja, pengetahuan, dan sikap serta upaya pelatihan.
HUBUNGAN BEBAN KERJA FISIK DAN DURASI ISTIRAHAT TERHADAP KELELAHAN OTOT TANGAN PADA PEKERJA PEMBUAT KULIT LUMPIA DI KELURAHAN KRANGGAN, SEMARANG Zaidah, Nabela; Lestantyo, Daru; Kurniawan, Bina
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 20 No 3 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v20i2.46861

Abstract

Kelelahan otot tangan merupakan kondisi otot-otot pada tangan yang mengalami penurunan daya tahan dan kekuatan akibat aktivitas fisik yang berat dan berkepanjangan. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kelelahan otot tangan yaitu faktor individu, pekerjaan, dan lingkungan. Pada kegiatan proses pembuatan kulit lumpia menghabiskan waktu 3-4 jam tiap satu adonan baskom dan para pekerja tidak memiliki waktu istirahat yang terjadwal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan beban kerja fisik dan durasi istirahat terhadap kelelahan otot tangan pada pekerja pembuat kulit lumpia di Kelurahan Kranggan, Semarang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel berjumlah 32 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen pada pengukuran kelelahan otot tangan menggunakan Hand Dynamometer, pengukuran beban kerja fisik menggunakan pulse oximeter, dan durasi istirahat menggunakan kuesioner. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan uji Fisher Exact. Hasil uji Chi-Square dan uji Fisher Exact menunjukkan beban kerja fisik terhadap kelelahan otot tangan (p = 0,122) dan durasi istirahat terhadap kelelahan otot tangan (p = 0,021). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pekerja pembuat kulit lumpia di Kelurahan Kranggan, Semarang memiliki hubungan antara durasi istirahat terhadap kelelahan otot tangan, dan tidak ada hubungan antara beban kerja fisik terhadap kelelahan otot tangan.
KUALITAS AIR MINUM RUMAH TANGGA DAN STUNTING PADA BALITA DI KECAMATAN KERKAP KABUPATEN BENGKULU UTARA Sefdiyanto, Riki; Pratiwi, Bintang Agustina; Afriyanto, Afriyanto; Yanuarti, Riska
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v20i1.46570

Abstract

Stunting sebagai salah satu penanda risiko kegagalan tumbuh kembang anak. Air yang dikonsumsi sehari-hari dalam masyarakat bervariasi, kesehatan air minum sangat penting. Secara fisik air minum yang sehat tidak berbau, bewarna dan berasa, selain itu itu tercemar secara radioaktif, mikrobiologis dan kimia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan kualitas air minum dengan kejadian stunting. Desain penilian yang digunakan yaitu Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah balita di Kecamatan Kerkap Bengkulu Utara sebanyak 746 balita. Selanjutnya subjek dipilih dengan teknik random sampling, dengan jumlah sampel 260. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan pH air minum dan mikrobiologi air minum dengan kejadian stunting pada tingkat kepercayaan 95% P Value 0,000 (p<0,05). Tidak ada hubungan antara TDS air minum dengan kejadian stunting. Disarankan kepada petugas kesehatan memberikan sosialisasi dengan metode edukasi yang praktis dan efektif terkait kualitas air minum agar masyarakat dapat memahami tentang pentingnya mengkonsumsi air minum yang sehat untuk mencegah terjadinya stunting pada keluarga.
JOB SATISFACTION AND TURNOVER INTENTION OF BLUD WORKERS AT TROSOBO PUBLIC PRIMARY HEALTH CARE Budiningsih, Annisa Tria; Ernawaty, Ernawaty
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 19 No 4 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v19i4.44217

Abstract

Job satisfaction is defined as a person's attitude or emotional response toward their job duties. Poor job satisfaction leads to turnover. Trosobo public primary health care staffing data showed a high turnover intention of BLUD workers. This study aims to determine the job satisfaction and turnover intention of BLUD worker at the Trosobo public primary health care. This study was quantitative study with a cross-sectional design. The research was conducted in November 2023 at Trosobo public primary care. Eleven BLUD workers were obtained using total sampling calculations. Data analyzed descriptively. The instruments used in this study were MSQ and TIS-6. The lowest average satisfaction score was recognition (43.64) and the highest were authority and achievement (80,00). Job satisfaction of BLUD workers was in the moderate category (score 26-74) and the turnover intention was in the high category (score >15). Trosobo public primary health care BLUD workers had a moderate category of job satisfaction and high turnover intention. Providing services based on workload and length of service, as well as opportunities for career development to BLUD workers, can be carried out by the Trosobo public primary health care as an effort to reduce the turnover problem
HUBUNGAN KUALITAS UDARA DALAM RUANGAN DAN FAKTOR INDIVIDU DENGAN SICK BUILDING SYNDROME (SBS) DI PT LEN INDUSTRI (PERSERO) Ba'amir, Ammar Bin Yasir; Diyanah, Khuliyah Candraning; Pawitra, Aditya Sukma
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v20i2.47874

Abstract

Kualitas udara dalam ruangan dan karakteristik individu merupakan aspek yang dapat memengaruhi kesehatan dan kenyamanan karyawan. Buruknya kualitas udara dalam ruangan dapat menyebabkan berbagai risiko, salah satunya sick building syndrome. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara kualitas udara dalam ruangan dan faktor individu dengan sick building syndrome di PT Len Industri (Persero). Jenis penelitian ini yaitu observasional analitik dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Len Industri (Persero) yang bertempat di gedung A lantai 3 sebanyak 80 karyawan yang terbagi di 6 ruangan sedangkan sampel yang diambil yaitu 44 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paling banyak responden berjenis kelamin laki-laki, berusia di bawah 40 tahun, paling banyak memiliki masa kerja di atas 5 tahun, dan mayoritas tidak merokok. Sebagian besar karyawan menempati ruangan dengan pencahayaan dan suhu yang tidak memenuhi standar menurut Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja, yaitu 300 lux untuk pencahayaan dan 23oC-26oC untuk suhu. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pencahayaan dan suhu dengan sick building syndrome. Pihak dari PT Len Industri (Persero) diharapkan dapat menambah sumber pencahayaan dan melakukan perawatan air conditioner (AC) secara rutin.
PENGARUH TINGKAT KEPEMIMPINAN DAN TINGKAT STRES TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT DAERAH KABUPATEN NGANJUK 2023 Hardyanto, Fendy; Suprapto, Sentot Imam; Wardani, Ratna
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v20i1.43103

Abstract

Kinerja merupakan gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan/program dalam mewujudkan sasaran, tujuan, misi, dan visi organisasi yang tertuang dalam strategi planning suatu organisasi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan melalui tingkat stres terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Daerah Kabupaten Nganjuk. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional dengan fokus penelitiannya diarahkan untuk akan menganalisis pengaruh kepemimpinan melalui tingkat stres terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Daerah Kabupaten Nganjuk. Jumlah populasi sejumlah 146 responden dan sampel sebanyak 107 responden yang diambil dengan teknik Simple Random Sampling. Hasil temuan didapatkan bahwa pengaruh kepemimpinan terhadap tingkat stres p-value 0,409. Pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja dengan p-value 0,000. Pengaruh tingkat stres terhadap kinerja dengan p-value 0,017. Berdasarkan hasil analisis mediasi menunjukkan bahwa nilai p-value 0,471 > 0,05, sehingga hasil tersebut tidak cukup kuat untuk menyimpulkan bahwa tingkat stres bertindak sebagai mediator yang signifikan antara kepemimpinan dan kinerja, atau secara sederhana secara tidak langsung kepemimpinan melalui tingkat stres tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Daerah Kabupaten Nganjuk.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN DERAJAT DRY EYE SYNDROME PADA PENGEMUDI OJEK ONLINE DI SEKITAR KAMPUS UNDIP TEMBALANG, KOTA SEMARANG Tampubolon, Abina Damayanti; Kurniawan, Bina; Jayanti, Siswi
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 19 No 4 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v19i4.40697

Abstract

Ojek online merupakan alat transportasi masa kini yang juga menawarkan berbagai jenis layanan selain mengangkut penumpang. Pengemudi ojek online senantiasa bekerja di luar ruangan sehingga berisiko terpapar oleh polusi udara, angin, iklim kering dan panas. Paparan tersebut dapat menyebabkan gangguan kesehatan mata, salah satunya adalah dry eye syndrome (DES) atau sindrom mata kering. DES merupakan kondisi berkurangnya fungsi air mata yang menyebabkan permukaan mata tidak dapat dilumasi oleh air mata. Penelitian ini akan menganalisis hubungan beberapa faktor terhadap kejadian DES pada pengemudi ojek online di sekitar kampus Universitas Diponegoro Semarang. Penelitian ini adalah penelitian dengan jenis observasional analitik yang memiliki desain studi cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pengemudi ojek online aktif dengan sampel yang diambil sebanyak 54 orang. Variabel yang akan diteliti adalah usia, durasi kerja, masa kerja, penggunaan visor helm, serta derajat keluhan DES. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner untuk setiap variabel bebas dan kuesioner ocular surface disease index (OSDI) untuk mengukur derajat keluhan DES. Hasil analisis penelitian menggunakan uji statistik chi-square menunjukkan kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara faktor usia (p = 0,013), durasi kerja (p = 0,001), dan penggunaan visor helm (p = 0,001) dengan derajat keluhan DES pada pengemudi ojek online di sekitar kampus Universitas Diponegoro Semarang. Sementara itu, tidak terdapat hubungan antara masa kerja dengan derajat keluhan DES (p = 0,406). Penggunaan visor helm setiap berkendara dapat mengurangi paparan langsung dengan faktor lingkungan penyebab DES. Selain itu, penggunaan lubrikan/tetes mata dapat menangani gejala DES sementara.
ANALISIS KERUGIAN EKONOMI KELUARGA PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI KOTA TANGERANG SELATAN Putro, Wahyu Gito; Pranoto, Putri Septiani Azzahra; Darmawan, Kadek; Lahdji, Aisyah
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v20i2.47881

Abstract

Setiap negara harus memprioritaskan penanganan masalah ini karena tingginya prevalensi kematian ibu dan bayi baru lahir. Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan faktor signifikan yang berkontribusi terhadap kematian bayi di Indonesia. Tingginya prevalensi kasus BBLR memiliki pengaruh langsung terhadap pembiayaan kesehatan, terutama untuk perawatan BBLR. Penelitian ini bertujuan untuk menilai beban keuangan yang dihadapi oleh keluarga yang memiliki bayi BBLR. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional untuk melakukan penelitian. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder yang diambil dari catatan tagihan rumah sakit. Populasi penelitian adalah keluarga yang memiliki bayi BBLR di RSUD Tangerang Selatan yang berjumlah 130, dengan jumlah sampel sebanyak 97 dengan teknik Lameshow. Dampak ekonomi keseluruhan pada keluarga yang memiliki bayi dengan BBLR meliputi biaya gabungan dari biaya langsung medis, biaya langsung non-medis, dan biaya tidak langsung. Hasil penjumlahan menunjukkan bahwa rata-rata beban ekonomi keluarga yang memiliki bayi BBLR adalah sebesar Rp. 27.704.792. Kerugian ekonomi keluarga yang dihasilkan dari hasil penjumlahan antara biaya langsung pengobatan, biaya langsung bukan pengobatan, dan biaya tidak langsung perlu dilakukan secara komprehensif. Sehingga kebijakan yang dibuat untuk menyelesaikan masalah ini dapat secara tepat disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki.