cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Saintifika
Published by Universitas Jember
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 141 Documents
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PERKALIAN DENGAN CARA PENJUMLAHAN DAN MEMAKAI ALAT BANTU SEMPOA BAGI ANAK TUNA RUNGUKELAS III SDLBN KEDUNGKANDANG MALANG Hersi Nurwati
Saintifika Vol 15 No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di dalam proses pembelajaran peranan guru sangatlah penting, guru dituntut kemampuannya untuk mengembangkan kreatifitasnya dalam menciptakan dan menumbuhkan minat belajar dan kreatif siswa. Dalam pembelajaran matematika agar siswa cepat menangkap pembelajaran dengan mudah dan dapat mengerjakan tugas dengan cepat selesai, maka guru perlu memberikan cara-cara dan memakai alat bantu yang dapat memudahkan siswa di dalam mengerjakan tugas. Matematika adalah salah satu mata pelajaran yang sangat penting, sebab dalam kehidupan sehari-hari kita selalu membutuhkan perhitungan-perhitungan yang melibatkan angka-angka. Perhitungan itu dapat berupa perkalian, penjumlahan, pengurangan atau pembagian. Maka dari itu pemberian mata pelajaran matematika hendaknya dapat untuk memberikan bekal bagi siswa dalam kehidupannya di masyarakat kelak. Dengan pengetahuan matematika yang baik, maka akan dapat melaksanakan pekerjaan yang menyangkut dengan perdagangan atau ekonomi. Karena begitu pentingnya kegunaan perhitungan maka yang perlu kita berikan kepada siswa antara lain tentang system perkalian dengan menggunakan cara penjumlahan dangan alat bantu sempoa. Dari hasil PTK dengan 3 siklus didapat, bahwa metode penjumlahan dan alat sempoa dapat meningkatkan prestasi belajar perkalian anak Tuna Rungu kelas III SDLBN Kedungkandang.
ANALYSIS OF STUDENTS’ READINESS IN FACING NATIONAL EXAMINATION 2014 AFTER ADDITIONAL LEARNING GIVEN AT SMAN DARUSSHOLAH SINGOJURUH BANYUWANGI Sunyoto Edy Santoso
Saintifika Vol 16 No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ujian Nasional adalah sistem penilaian umumnya dianggap sebagai beban bagi siswa, dan begitu juga orang tua dan guru karena mereka merasa begitu khawatir jika mereka tidak bisa lulus ujian atau mendapatkan nilai buruk dalam beberapa kasus. Hasil Ujian Nasional 2013 di SMAN Darussholah Singojuruh menegaskan bahwa sekitar 40% dari siswa yang mendapat skor 5,5 - 6,0. Dengan demikian, komite SMAN Darussholah Singojuruh, sebagai wakil orang tua mereka diminta untuk memiliki belajar tambahan di sekolah dalam bentuk bimbingan belajar yang didukung oleh salah satu Pusat Kursus untuk meningkatkan kualitas kelulusan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesiapan siswa dalam menghadapi Ujian Nasional 2014. Selain itu, penelitian ini dilakukan untuk semua siswa kelas 3 SMAN Darussholah Singojuruh di tahun akademik 2013/2014 dari. Ada 194 siswa yang terdiri dari 3 kelas sains (93 siswa) dan 3 kelas sosial. Belajar atau kursus tambahan pusat telah diberikan setelah sekolah selama sekitar 90 menit dengan menargetkan semacam pelajaran Ujian Nasional. Data dari simulasi ujian nasional digunakan sebagai indikator 'kelulusan mencerminkan siswa siswa kesiapan akademis dalam menghadapi ujian. Hasil pengamatan selama menjalankan simulasi didukung oleh kuesioner untuk menunjukkan kesiapan siswa dalam menghadapi itu secara psikologis. Berdasarkan hasil analisis, data dari skor simulasi menunjukkan bahwa jumlah siswa yang mencapai lebih dari 6,0 dari kedua kelas ilmu pengetahuan dan kelas sosial lebih dari 90%. Selain itu, hasil pengamatan selama simulasi dikonfirmasi tingkat independen sekitar 95%. Hasil analisis kuesioner menunjukkan bahwa siswa SMAN Darussholah Singojuruh secara psikologis siap dalam menghadapi Ujian Nasional 2014. Ini menegaskan bahwa siswa yang secara akademis dan psikologis siap, bahkan lebih, mereka dianggap sangat siap untuk menghadapi ujian.
KOMPOSISI DAN DISTRIBUSI PLANKTON DI PERAIRAN TELUK SEMARANG Musta’in Adinugroho; Subiyanto -; Haeruddin -
Saintifika Vol 16 No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teluk Semarang merupakan teluk yang terbentang dari Kabupaten Kendal, hingga Kabupaten Demak . Teluk Semarang merupakan teluk terbesar di pantai utara Jawa Tengah dan tercatat terdapat 29 aliran sungai bermuara ke teluk ini. Banyak aktifitas manusia seperti industri, pemukiman dan pelabuhan bermuara di teluk ini yag berpotensi menjadi tekanan ingkungan bagi organisme yang hidup di teluk ini. Plankton merupakan organisme yang hidup di perairan dan sangat bergantung pada kondisi lingkungan dan merupakan sumber makanan alami bagi ikan dan organisme laut lainnya. Mengkaji kelimpahan dan indeks diversitas plankton menjadi tujuan dari penelitian ini. Penelitian dilakukan pada bulan September-Oktober 2014 pada 15 stasiun. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 4 kali, dengan interval waktu 2 minggu. Hasil menunjukkan bahwa  jenis fitoplankton terdiri dari 6 kelas dan 37 generayang didominasi oleh jenis  sedangkan zooplankton yang ditemukan terdiri dari 6 kelas dan 32 genera. Kelimpahan fitoplankton lebih banyak daripada zooplankton dan memiliki kecederungan hubungan yang berbanding terbalik. Indeks diversitas fitoplankton menunjukkan tingkat keragaman, kesetabilan komunitas dan tekanan lingkungan berada pada tingkat rendah hingga sedang, tingkat keseragaman jumlah tiap jenis tidak sama dan terdapat kecenderungan dominasi jenis tertentu. Indeks diversitas zooplankton menunjukkan tingkat keragaman, kesetabilan komunitas dan tekanan lingkungan berada pada tingkat sedang, tingkat keseragaman jumlah tiap jenis sama dan tidak terdapat kecenderungan dominasi jenis tertentu
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS NATURE OF SCIENCE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS Pipit Wulandari; Yeni Widiyawati; Dwi Septiana Sari
Saintifika Vol 21 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The science process skill is one of the science learning goals. The aims of this study were to develop NOS based worksheet in environmental pollution to enhance students’ science process skills. This study was research and development which adapted the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate). This research was conducted at Multazam Junior High School. 20 students of VII grade was used as a subject in this research. The data collecting by an expert appraisal, teacher and student response towards worksheet questionnaire. The quantitative-descriptive technique was used in this research. The analysis data results showed that developed worksheet very good in the category. Therefore, it can be concluded that this develop worksheet is feasible to use science learning. Kata Kunci: nature of science, science process skills, worksheet
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS E-LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA PADA MATAKULIAH ASTRONOMI Rayendra Wahyu Bachtiar
Saintifika Vol 15 No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning for this course is done either face to face or self-employment . Activities undertaken to deliver face- recognition theory and observation of the sky how to use the software as well as the results of previous observations , while self-employment activities are used as a standalone or in groups on the observation of celestial bodies . In addition to face- to-face , students get the material being taught or additional material in the medium of e -learning . Observation of celestial bodies without face to face , then the student gets a sheet works of e -learning and faculty supervision on the activities of student activities with an interactive way directly through the medium of e -learning. Instructional media used is a module , telescope , Stellarium software , video observations of celestial bodies . Always learning activities are integrated with the LMS media e -learning which has been used in university muddy . The presence of media e -learning is needed to study astronomy . In the media provided services for students and for faculty . Lecturers can mengaupload additional material either written or video as an enrichment of students , assignments , worksheets observations of celestial bodies , and quizzes . Students and faculty can interact with the chat service when the observation of celestial bodies independently so that teachers can supervise student activities and student can immediately respond in the event of problems when the observation took place . The method used is the method of research and development ( research and development ) so that this research will generate astronomical lecture material products based e -learning and test the effectiveness of these products . Based on the test results and analysis of data , the conclusions of this study are astronomical learning design can be designed with problem-based learning approach is by way of celestial observation project method . Product astronomy lectures designed teaching materials based e -learning so effective after hours face to face lectures , students can still make access learning through the medium of e -learning .
POTENSI BAKTERI INDIGEN DALAM BIODEGRADASI AIR SUNGAI Hasminar Rachman Fidiastuti
Saintifika Vol 16 No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Badeg merupakan salah satu sungai kecil di kota Malang yang tercemar limbah pabrik kulit. Hasil pengukuran kualitas pada sampel air sungai Badeg menunjukkan kondisi yang tidak memenuhi baku mutu air yaitu TSS sebesar 400 ppm, BOD sebesar 331 mg/L, COD sebesar 544 mg/L, DO sebesar 3,6 mg/L dan kadar lemak sebesar 280 mg/L. Lemak merupakan salah satu bahan organik yang sulit untuk diuraikan secara alamiah. Biodegradasi diharapkan dapat menjadi solusi perbaikan kondisi perairan dengan cara memanfaatkan aktivitas bakteri indigen dengan karakteristik pendegradasi lemak. Kegiatan biodegradasi dilakukan dengan cara mengintroduksi bakteri indigen (yang telah diseleksi dari proses isolasi dan memiliki potensi pendegradasi paling tinggi diantara jenis isolat lain yang ditemukan) kemudian dikultur dan diinokulasikan kembali pada sampel air sehingga proses transformasi akan berlangsung lebih optimal. Biodegradasi dilakukan secara in vitro, dan menunjukkan perubahan yang signifikan terhadap perubahan kadar TSS menjadi 293,3 ppm, BOD sebesar 117,3 mg/L, COD sebesar 165,3 mg/L, DO sebesar 19 mg/L dan kadar lemak sebesar 0,02 mg/L. Biodegradasi dengan memanfaatkan bakteri indigen dapat menjadi alternatif dalam memperbaiki kualitas perairan.
STRUKTUR ANATOMI BATANG ULIN (Eusideroxylon zwageri Teijsm. & Binnend) VARIETAS TANDO DAN TEMBAGA DI KALIMANTAN BARAT Dwi Gusmalawati; Mukarlina -; Wahdina -; Siti Khotimah
Saintifika Vol 16 No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan struktur anatomi batang ulin varietas tando dan tembaga yang terdapat di Kalimantan Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persamaan anatomi batang ulin varietas tando dan tembaga adalah mempunyai sel minyak pada batang, susunan pembuluh bertipe kolateral, penyebaran pori adalah pancar dengan tipe soliter, berganda radial dan penyebaran parenkim apotrakea (sebar) dan paratrakea (aliform dan konfluen).  Perbedaan secara anatomi antara batang varietas tando dan tembaga adalah varietas tando memiliki pori berganda radial 2-5 sel dan tipe berkelompok, penyebaran parenkim apotrakea bertipe pita; varietas tembaga memiliki pori berganda radial 2-3 sel; jari-jari empulur varietas tando bertipe heteroseluler, varietas tembaga bertipe homoseluler. Rerata panjang serat, diameter lumen dan ketebalan dinding serat varietas tando berturut-turut adalah 1647,40 µm, 11,90 µm dan 11,70 µm, sedangkan rerata panjang serat, diameter lumen dan ketebalan dinding serat varietas tembaga berturut-turut adalah  1598,20 µm, 15,20 µm dan 11,20 µm.
HUBUNGAN KUALITAS BIOLOGI, KIMIA, FISIKA AIR SUMUR DENGAN KEPADATAN PENDUDUK DI KABUPATEN JEMBER Avishia Prisma Yulivarta; Joko Waluyo; Mochammad Iqbal
Saintifika Vol 21 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biologically, clean water can be said to be suitable for use if the water does not contain pathogenic microorganisms that are harmful to human health. Chemically, consumable water is water that has a pH of 6.5-8.5. Physically it also needs attention. This study aims to find out how the relationship between the quality of biology, chemistry, physics, in Jember Regency well water based on the Republic of Indonesia PERMENKES No.492/MENKES/PER/IV/2010". The research begins with taking samples using purposive sampling technique. Then do the MPN test, acidity test (pH), organoleptic test, TDS test, and dissolved oxygen (DO) test for each sample. Based on the results of the correlation analysis it was found that there was no relationship between biological quality and population density and there was a relationship between the quality of physics and population density and there was no relationship between chemical quality (pH) but between chemical qualities (DO) with population density there is a relationship.
PENERAPAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV TUNA GRAHITA SEKOLAH DASAR LUAR BIASA (SDLB) NEGERI KEDUNGKANDANG KOTA MALANG PADA MATERI SUMBER ENERGI TAHUN PELAJARAN 2011-2012 . kuswidodo
Saintifika Vol 15 No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran IPA bagi siswa tuna grahita memerlukan suatu terobosan dan pengembangan atau metode pembelajaran yang berfariasi. Perkembangan teknologi dalam pembelajaran siswa tuna grahita sangat diharapkan guna mendapatkan hasil yang maksimal dalam proses pembelajaran di kelas. Namun peralatan dan metode pembelajarannya masih sangat terbatas cenderung stagnan tanpa perkembangan. Kendala utama yang dihadapi guru dalam pembelajaran IPA di sekolah adalah sulitnya meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi ajar, akibatnya hasil belajar yang diperoleh siswa juga belum mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Penerapan metode eksperimen merupakan salah satu metode yang perlu diuji dan diteliti pemanfaatan dan kegunaannya dalam proses pembelajaran IPA pada siswa tuna grahita. Metode tersebut dapat melibatkan semua indera yang ia miliki (penglihatan, perabaan, pendengaran, penciuman dan pencecap). Dengan mengoptimalkan semua indera yang ada dapat mempermudah anak dalam mengingat dan menghafal. Semakin banyak faktor yang dilibatkan dalam proses pembelajaran akan semakin lengkap dan sempurna tanggapan anak terhadap suatu obyek pembelajaran. Dalam penelitian ini penulis menekankan pada penerapan metode eksperimen untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sumber energi dengan obyek penelitian siswa kelas IV tuna grahita SDLB Negeri Kedungkandang kota Malang tahun pelajaran 2011-2012 yang berjumlah 10 anak, Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus , sedangkan masing – masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu, (1). Penyusunan Rencana Tindakan. (2). Pelaksanaan Tindakan, (3). Observasi. (4). Refleksi. Analisa data dilaksanakan dengan menggunakan metode Analisis Deskriptif Kualitatif. Kesimpulan bahwa penerapan metode eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV tuna grahita SDLB Negeri Kedungkandang Kota Malang pada materi sumber energi tahun pelajaran 2011-2012.
THE IMPLEMENTATION OF ‘GUIDED INQUIRY MODEL’ ON PHYSICS LEARNING IN THE 3RD GRADE STUDENTS OF SCIENCE I SMAN 1 PURWOHARJO 2013/2014 Marsiyah -
Saintifika Vol 16 No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Physics is one of the lessons that the students do not like the most, so it results in students learning activities which then will lead to the low interest of the learning itself.  The result of the observation during the learning process in the 3rd grade students of science I showed that there were only six students who actively raised their hands and asked some questions, while 65% of them followed the class regularly. The questionnaires confirmed that only 45% of them who liked physics, so it resulted in the result of their study on physics that was low, and only 45% of them who finished studying physics. Therefore, this research was conducted by applying ‘guided inquiry’ model on physics learning in the 3rd grade students of science I at the first semester of 2013/2014. The indicators used to measure the effectivity of the learning process were students learning activities, students learning goals, and students perception on the learning itself. The result in cycle 1 showed that the average of the students activities reached 65%, the students learning goals reached 65%. It was related to the number of the students who liked physics turned into 65%. Moreover, cycle 2 showed that there was the increasing number of the students learning activities that had reached 75%, the students learning goals had also reached 75%, and those who liked physics had reached 70%. Based on the result noted above, it can be drawn the conclusion that the implementation of ‘guided inquiry’ model can effectively improve the students learning activities and their learning goals as the result of the increasing number of the students who like physics.

Page 8 of 15 | Total Record : 141