cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Saintifika
Published by Universitas Jember
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 141 Documents
IDENTIFIKASI GEOMETRI BIDANG PADA POLA MOTIF KAIN TENUN SOLOK BANYUWANGI Seli Wahyutini Khoiriyah; Sunardi Sunardi; Erfan Yudianto; Suharto Suharto; Didik Sugeng Pambudi
Saintifika Vol 20 No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A culture is born from the local community so as to produce works that become the characteristic of the culture. This culture is rooted and develops over time. One result of cultural work is Banyuwangi solok weaving. Education appreciates local culture in order to participate in preserving through the teaching and learning process. Weaving Solok Banyuwangi can be included as a medium for student learning in schools. Mathematics is one branch of science that studies symbols with logical reasoning. So there are estimates of the mathematical elements found in the Banyuwangi solok weaving motif. Mathematical elements found in Banyuwangi solok weaving include points, lines, triangles, quadrilaterals, hexagon, folding symmetry, rotary symmetry, congruence and similarity. Keywords: Solok Weaving; Mathematic;, Culture
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PADA PELAJARAN IPA DENGAN METODE GAME PARASUT ILMU PLUS DI KELAS IIIB SDLBN KEDUNGKANDANG MALANG . Setiawan
Saintifika Vol 15 No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada pelajaran IPA dengan metode Game Parasut Ilmu Plus di kelas III B SDLBN Kedungkandang Malang, pada semester II tahun pelajaran 2012-20013 dengan jumlah siswa 4 orang dimana prestasi belajar siswa perlu ditingkatkan. Metode belajar yang digunakan adalah Metode Game Parasut Ilmu Plus. Metode Game Parasut Ilmu Plus adalah metode kegiatan belajar mengajar dengan mengajak siswa bermain dengan game yang berbentuk parasut ilmu plus. Metode Game Parasut Ilmu Plus diambil dari parasut ilmu yang digunakan untuk meningkatkan kecerdasan logika/ matematika dalam buku Strategi dan Proyek Pembelajaran Aktif. Metode Parasut Ilmu Plus ini diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Penelitian ini berlangsung 3 siklus dengan mengobservasi prestasi belajar siswa dengan memberikan tes dan observasi praktek game parasut ilmu ditiap siklusnya. Data yang dikumpulkan dengan tehnik observasi,catatan lapangan berupa nilai tes, observasi dan dokumentasi. Adapun Indikator untuk siswa yang dinyatakan memiliki prestasi belajar adalah siswa yang mendapat nilai diatas nilai rata-rata sebelumnya pada setiap observasi dan tes formatif. Prestasi belajar siswa dikatakan meningkat jika presentase masing-masing kegiatan mencapai nilai rata-rata 75 atau lebih dan sebaliknya dinyatakan tidak meningkat jika kurang dari 75. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa prestasi belajar siswa meningkat dengan menggunakan Metode Game Parasut Ilmu Plus, hal ini dibuktikan dengan presentase rata-rata hasil observasi prestasi belajar siswa dengan hasil tes formatif dan observasi rata-rata hasilnya 84 (ada peningkatan sebelumnya).
ISOLASI BAKTERI ASAL SALURAN PENCERNAAN RAYAP PEKERJA (Macrotermes spp.) Nur Antriana
Saintifika Vol 16 No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rayap merupakan salah satu makroinvertebrata yang paling melimpah dan memainkan peran yang penting dalam ekologi di ekosistem tropis. Rayap mampu mendegradasi selulosa karena pada saluran pencernaannya terdapat mikroorganisme simbion seperti bakteri dan protozoa. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi bakteri endofit yang bersimbiosis dengan rayap, kemudian dilakukan karakterisasi morfologi, fisiologi dan biokimia. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif. Rayap yang digunakan dalam penelitian ini merupakan rayap pekerja (Macrotermes spp.) yang diambil dari tanah. Isolasi dilakukan melalui dua cara yaitu tusuk dan gerus. Isolat tunggal yang diperoleh kemudian diinokulasikan pada media agar miring TSA untuk dilakukan uji fisiologis berupa uji indol, MR-VP, simmon sitrat, urease, fermentasi, katalase, oksidase, TSIA. Hasil isolasi diperoleh dua isolat yaitu isolat a dan isolat b. Isolat a berwarna putih dengan bintik hitam di tengah, berbentuk sirkular dengan tepi periferal, tepi luar koloni entire tegas dan nyata dengan elevasi rata sedangkan isolate b berwarna putih dengan bintik hitam di tengah, berbentuk sirkular dengan tepi periferal, tepi luar koloni undulate bergelombang dengan elevasi cembung. Hasil uji biokimia dan fisiologi isolat a uji indol negatif, MR negatif, VP negatif, simmon sitrat positif, urease positif, fermentasi positif, katalase positif, oksidase negatif, TSIA negatif sedangkan untuk isolat b uji indol negatif, MR positif, VP negatif, simmon sitrat negatif, urease positif, fermentasi positif, katalase positif, oksidase negatif, TSIA negatif.
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK MELALUI METODE EKSPERIMEN PADA PEMBELAJARAN FISIKA SISWA KELAS X MIA 3 SMA NEGERI 1 TENGGARONG (Materi Suhu dan Kalor) Gede Wiratma Jaya; Boas Patasik; Eka K.R.N Sembel; Lambang Subagiyo; M. Yunus
Saintifika Vol 16 No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan pendekatan saintifik melalui metode eksperimen merupakan pendekatan pembelajaran yang  menggunakan enam langkah pembelajaran ilmiah dipadukan dengan menggunakan metode eksperimen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan proses sains (KPS) siswa pada saat menerapkan pendekatan saintifik melalui metode eksperimen, dan untuk mengetahui hasil belajar Fisika siswa setelah diterapkan pendekatan saintifik melalui metode eksperimen. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yang bersifat pre-eksperimental one group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah  purposive sampling yaitu kelas  X MIA 3 sebanyak 33 orang.  Pengambilan data penelitian ini menggunakan teknik observasi  dan teknik tes. Dari hasil penelitian diperoleh besarnya nilai rata-rata pada masing-masing aspek KPS antara lain: (1) Aspek Mengamati sebesar 90,3; (2) Aspek menyusun hipotesis sebesar 82,7; (3) Aspek menjalankan percobaan (eksperimen) sebesar 86,9; (4) Aspek menyimpulkan sebesar 79,5; (5) Aspek mengkomunikasikan sebesar 82,1. Nilai rata-rata pre-test dan post-test masing-masing sebesar 50,3 dan 77,6 dengan nilai presentase N-Gain sebesar 54,9%.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN INTEGRATED SCIENCE TEST TIPE PILIHAN GANDA BERALASAN UNTUK MENGUKUR HOTS PESERTA DIDIK Yeni Widiyawati; Indri Nurwahidah; Dwi Septiana Sari
Saintifika Vol 21 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HOTs is the main purpose of 21st-century science learning. Individu with HOTs will able to make a connection between facts and concepts, apply it into any new situation to solve the problem. The aim of this research was to developed integrated science test instrument to measure HOTs level of junior high school students. Oriondo and Antonio models’ was adapted and used in this research method. The test was developed in the reasoning-multiple choice form with three category based on PISA and Marzano HOTs competencies. The item analysis involved content validity, empirical validity, reliability, and difficulty index. Rasch model analysis through Quest and Ministep software output showed (1) Mean of INFIT MNSQ level at 1.00±0.12 that shows fit item with Rasch Model or empirical validity of items; (2) Level of INFIT MNSQ for all item between 0.77 and 1.33; (3) Vary of difficulty index; 34 items were at difficulty index level between -2 and +2; (4) junior high school students’ HOTs in SMP IT Multazzam Banyumanik was at low level because they are difficult in giving explanations or arguments about the options that have been selected. Thus, the integrated science test instrument developed can be used to measure students' HOTs.
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DAN KARAKTER SISWA PADA PELAJARAN IPA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PIPI CODIA DI KELAS IVB SDLBN KEDUNGKANDANG MALANG TAHUN AJARAN 2012/2013 Sunar Sulistiyani
Saintifika Vol 15 No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk untuk mengetahui prestasi belajar dan karakter siswa dengan Model Pembelajaran Pipi Codia di Kelas IVB SDLBN Kedungkandang Malang. Penelitian ini dilaksanakan di Kelas IVB SDLBN Kedungkandang Malang pada semester gasal tahun pelajaran 2012/2013 pada Kelas IVB yang berjumlah 4 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan selama dua kali tindakan (siklus). Guru menggunakan predikat Amat baik (A), Baik (B), Cukup (C), Kurang (K), Sangat Kurang (SK) untuk penilaian karakter siswa. Dalam penelitian ini pelajaran IPA yang diberikan pada kelas IV B semester I tentang Makhluk hidup dan proses kehidupan pada Stadar Kopetensi : Menggolongkan hewan, berdasarkan jenis makanannya. Model Pembelajaran Pipi Codia adalah singkatan dari Picture and picture with Colour Diagaram model pembelajaran yang memadukan model pembelajaran Picture and picture dengan Colour Diagaram diharapkan metode belajar yang menggunakan gambar dan dipasangkan / diurutkan menjadi urutan logis dan gambar-gambar tersebut dapat memperlihatkan atau menerangkan sesuatu dengan diagram venn berwarna. Peningkatan Prestasi belajar diperoleh dengan ketuntasan belajar secara individu rata-rata 85 dan ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 100%. Peningkatan karakter siswa dengan menggunakan model pembelajaran Pipi Codia mencapai predikat B.
Perbedaan Daya Hambat Ekstrak Daun Kepuh (Sterculia foetida L.) dan Jarak Pagar (Jatropha curcas L.) terhadap Pertumbuhan Propionibacterium acne Joko Waluyo
Saintifika Vol 16 No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Acne is a kind of disease caused by Propionibacterium acne bacteria. Acne (Acne vulgaris) is a skin disease with chronicle inflammation of follicles polisebacea which generally occurs in adolescence. Treatment commonly used Medicinal Chemicals with high levels that can be harmful to the body. Alternatives that can be used as a substitute for Medicinal Chemicals is medicinal herbal of plant. Plants that can be used as herbal medicines are Kepuh and Jatropha. Kepuh contain triterpenoid, Jatropha contains alkaloid, tannin, saponin and flavonoid. The compounds have the potential as an antibacterial. This research is an experimental research laboratory that uses the diffusion method. Concentration used is 1%, 3%, 5%, 7% and 9%. Based on the results of statistical tests ANOVA difference of Kepuh leaf extract and Jatropha forPropionibacterium acne showed significant differences among treatments with significance value of 0.001. Minimum Inhibitory Concentration (MIC) Kepuh leaf extract that can inhibit the Propionibacterium acne is 3% of 0.7 mm, while the MIC of Jatropha leaves extracts for Propionibacterium acne is 4% of 0.38 mm.
PENERAPAN TUGAS PETA KONSEP DALAM PROJECT-BASED LEARNING (PJBL) UNTUK MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI UMM DI MATA KULIAH SUMBER BELAJAR DAN MEDIA PEMBELAJARAN Ifa Muhimmatin
Saintifika Vol 16 No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan tugas peta konsep pada Project-Based Learning (PjBL) perlu diterapkan pada Mata kuliah sumber belajar dan media pembelajaran (SBMP) karena MK SBMP mempunyai tujuan akhir agar mahasiswa dapat ‘memahami’ dan ‘membuat’ produk pembelajaran. Hasil observasi mendukung karena mahasiswa cenderung lebih aktif belajar ketika dihadapkan pada permasalahan dan kerja kelompok. Penerapan tugas peta konsep pada PjBL diharapkan dapat meningkatkan rerata pemahaman konsep, motivasi, dan ketrampilan membuat produk. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan sebanyak tiga siklus, enam kali pertemuan secara Lesson Study (LS) di kelas C Pendidikan Biologi UMM tahun 2013. Data hasil penelitian dianalisis dengan rerata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tugas peta konsep dalam PjBL meningkatkan rerata pemahaman kognitif mahasiswa sebesar 2,12% dari siklus I ke siklus III. Rerata motivasi meningkat sebesar 1,8% dari siklus I ke siklus III. Rerata nilai ketrampilan membuat produk meningkat sebesar 1,82% dari siklus I ke siklus II, meski mengalami penurunan 0,5% dari siklus II ke siklus III.
PEWARNAAN SISI r-DINAMIS PADA GRAF HASIL OPERASI AMALGAMASI TITIK KELUARGA GRAF POHON DAN KAITANNYA DENGAN KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI Lusia Dewi Minarti; Dafik Dafik; Susi Setiawani; Slamin Slamin; Arif Fatahillah
Saintifika Vol 21 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Pewarnaan sisi dinamis suatu graf didefinisikan sebagai pemetaan dari ke himpunan warna sedemikian hingga memenuhi kondisi dan dimana adalah himpunan sisi yang bertetangga dengan dan adalah derajat titik . Nilai yang minimal sehingga graf memenuhi pewarnaan warna sisi dinamis disebut bilangan kromatik sisi dinamis, yang dinotasikan dengan Penelitian ini, peneliti menentukan bilangan kromatik pada graf hasil operasi amalgamasi titik dari keluarga graf pohon yaitu graf bintang dan graf sapu menggunakan metode deduktif aksiomatik. Hasil dari penelitian ini adalah teorema yang menyatakan bilangan kromatik pewarnaan sisi dinamis. Terdapat tiga teorema yang dihasilkan dari graf yang diteliti serta setiap tahap dalam penelitian ini dikaitkan dengan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Keywords: Pewarnaan sisi dinamis, operasi amalgamasi titik, keterampilan berpikir tingkat tinggi.
ANTISIPASI SISWA KEMAMPUAN TINGGI DAN RENDAH DALAM MENYELESAIKAN MASALAH PERSAMAAN GARIS SINGGUNG LINGKARAN Fatimatuz Zuhro; Palupi Medya Aslmaningsih; Ratna Kusumawati; Mohamad Yasin Fadillah
Saintifika Vol 21 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research is motivated by the teacher's curiosity to the extent to which students' abilities in anticipating mathematical problems. The subject consisted of MR and MT given five questions related to the tangent circle then followed by an interview. The results obtained are that MR tends to use impulsive anticipation and MT tends to use exploratory anticipation. Kata Kunci: Anticipation, Impulsive anticipation, exploratory anticipation

Page 10 of 15 | Total Record : 141