cover
Contact Name
Journal Irfani
Contact Email
jurnalirfani@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalirfani@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Irfani
ISSN : 19070969     EISSN : 24428272     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Irfani adalah Jurnal Pencerahan untuk peradaban. diterbitkan oleh Insititut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Press
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 17 No. 2 (2021): Irfani (e-Journal)" : 20 Documents clear
RANGCAN BANGUN MENJADI GURU YANG MERDEKA Samsul Bahri; Zainuddin Zainuddin; Hasan Basri; Halimatun Sakdiah
Irfani Vol. 17 No. 2 (2021): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v17i2.2174

Abstract

Abstrak Kajian ini berjudul Rancang bangun menjadi guru yang merdeka, adapun metode yang dipakai adalah deskriftif –analitis dengan pendekatan sejarah, ilmu pendiidkan, serta komparatif. Studi ini membuktikan bahwa menjadi guru yang merdeka adalah bagian profetik guru dalam proses pembelajaran, hanya saja proses pembelajaran masih memakai model lama yakni praktik pendidikan terlalu overkognitif. Kajian ini juga menemukan untuk membangun guru merdeka, maka permasalah guru harus diselesaikan secara komprehensif yang menyangkut dengan semua aspek yang terkait, yaitu aspek kualifikasi, kualitas, pembinaan, training profesi, perlindungan profesi, manajemen, kesejahteraan guru, dan tersedianya fasilitas yang memadai. Kata kunci: guru, merdeka Abstract This study is entitled Design to become an independent teacher, while the method used is descriptive-analytical with historical, educational, and comparative approaches. This study proves that being an independent teacher is a part of the teacher's prophetic in the learning process, it's just that the learning process still uses the old model, namely the practice of education is too overcognitive. This study also found that in order to build independent teachers, teacher problems must be solved comprehensively involving all related aspects, namely aspects of qualification, quality, coaching, professional training, professional protection, management, teacher welfare, and the availability of adequate facilities. Keywords: teacher, independence
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL DI SMP NEGERI 2 LIMBOTO Tristanti Anggraini Usman; Kartin Usman; Siti Zakiyah; Abdul Wahab Abdullah; Abas Kaluku; Franky Alfrits Oroh
Irfani Vol. 17 No. 2 (2021): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v17i2.2243

Abstract

This research aims to determine the effect of using the Problem Based Learning Model on students’ mathematical problem-solving ability, which is higher than using a direct learning model on Social Arithmetic topics. This research was conducted at SMP Negeri 2 Limboto with the experimental method involving 2 classes as the experimental class and the control class with the number of students in each class, namely 20 students as the research sample selected using cluster random sampling technique. The research design used was a pretest-posttest control group design and the data collection technique used was giving a problem-solving ability test in the form of an essay. Inferential analysis in this study using the ANCOVA test. The results of this study indicate that the mathematical problem-solving ability of students who are taught using the Problem Based Learning Model is higher than the mathematical problem-solving abilities of students who are taught using the Direct Learning Model on Social Arithmetic material.
KOMPETENSI SOSIAL GURU DI MADRASAH IBTIDAIYAH ALKHAIRAAT KOTA GORONTALO: Indonesia Saifulhaq Inaku; Doly Hanani; Muhammad Nur Iman
Irfani Vol. 17 No. 2 (2021): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v17i2.2282

Abstract

ABSTRACT This study will see and observe how the Social Competence of Teachers at Madrasah Ibtidaiyah Alkhairaat Gorontalo City in developing teacher competencies so that gradually they reach the level of competent or professional teachers. In this case, the moral motivation of the principal is not enough, but concrete steps and policies are needed regarding programs related to the development of competence, professionalism and teacher needs, as the demands of the government and society on the quality of education today, especially the quality of teachers. Competent teachers will carry out teaching and learning tasks in the classroom with enthusiasm and fun, and full of meaning; students always get something new every time they enter class to learn. Students will never be bored to learn in class because the teacher is competent. In the end, competent teachers will produce students who study hard because they love the learning process and understand the importance of learning for their future. This research uses descriptive method that is fact finding with proper interpretation . Teachers at Madrasah Ibtidaiyah Alkhairaat Gorontalo City have good social competence. This can be seen when the teacher interacts and communicates with the principal, fellow teachers, education staff, students, parents/guardians of students and the community around the madrasa. In carrying out the education process, teachers of Madrasah Ibtidaiyah Alkhairaat Gorontalo City have carried out components of social competence, namely: Teachers are inclusive, act objectively, and are not discriminatory because of considerations of gender, religion, race, physical condition, family background, and socioeconomic status. This journal certainly has shortcomings, therefore constructive criticism and suggestions are highly expected for its perfection.
PEMBINAAN BUDAYA DAN LINGKUNGAN DALAM MEMBANGUN PERILAKU RELIGIUS DI MAN INSAN CENDEKIA GORONTALO Ramoend Manahung; Abdurrahman Mala; Najamuddin Petta Solong
Irfani Vol. 17 No. 2 (2021): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v17i2.2372

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis pembinaan budaya dan lingkungan dalam membangun perilaku religius peserta didik di MAN Cendekia Gorontalo. Pendekatan penelitian yaitu fenomenologi. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yaitu: Pembinaan budaya dan lingkungan dalam membangun perilaku religius terdiri atas program pengabdian masyarakat dengan menerujunkan selama tiga hari di rumah warga terdekat untuk menimba ilmu, skill, dan pengalaman serta sikap hidup dan program native speakers dibawakan oleh Syeikh Adel Abdelrehim Sayed Abdelmegid, native speaker bahasa Arab yang menghadirkan tenaga pembina dari Al-Azhar Kairo, Mesir yang dimanfaatkan selain oleh warga madrasah juga warga masyarakat untuk memberikan tausiyah keagamaan.
PEMBINAAN KEPALA MADRASAH DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU Gamar, Nur; Adam, Wiliyandari
Irfani Vol. 17 No. 2 (2021): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v17i2.2505

Abstract

Tujuan Penelitian ini yakni untuk mengetahui pembinaan kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi kepribadian guru dan mengetahui faktor-faktor yang menjadi hamabatan dan penunjang dalam pembinaan tersebut. Metode penelitian yang digunakan yakni penelitian kualitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan yakni pedoman observasi, pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data yakni Observasi, pengamatan, Wawancara, Dokumentasi. Dalam menganalisis data digunakan Reduksi data, Penyajian data, Penarikan kesimpulan. Teknik pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa bentuk pembinaan yang dilakukan oleh kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi kepribadian guru, yakni pemberian contoh perilaku yang baik, yang menjadi teladan. Seperti berkomunikasi dengan baik, memberikan bimbingan baik dimadrasah dan diluar madrasah serta memberikan pelatihan-pelatihan kepada guru-guru berupa workshop, pelatihan administarsi, manajemen dan muatan lokal. Bentuk hambatan yakni faktor internal meliputi ketidakhadiran guru pada saat bimbingan, tidak terbuka dengan masalah, faktor eksternal yakni kondisi lingkungan dan perubahan teknologi seperti banjir, hujan dan komputer rusak. Bentuk faktor penunjang, mengarah pada kemauan dan keinginan guru untuk dibina. Usaha sadar yang demikian kemudian memotivasi kepala madrasah terus berupaya dan melakukan pembinaan dalam memantapkan salah satu kompotensi yang harus dimiliki oleh guru, yaitu kompetensi kepribadian.
MODEL PELAKSANAAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER RELIGI DALAM MENINGKATKAN MINAT DAN BAKAT SERTA PRESTASI PESERTA DIDIK Amalia Rizki Pautina; Nur Ainun Djaena
Irfani Vol. 17 No. 2 (2021): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v17i2.2506

Abstract

Tujuan Penelitian ini yakni untuk mengetahui model pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler dan mengetahui faktor-faktor yang menjadi kendala dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler tersebut. Metode penelitian yang digunakan yakni penelitian kualitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan yakni pedoman observasi, pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data yakni Observasi, pengamatan, Wawancara, Dokumentasi. Dalam menganalisis data digunakan Reduksi data, Penyajian data, Penarikan kesimpulan. Teknik pengecekan keabsahan data dilakukan dengan ketekunan pengamatan, perpanjangan keikutsertaan, dan triangulasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler religi terdiri dari pesantren kilat dan perayaan hari-hari besar agama Islam. Kegiatan-kegiatan tersebut mampu menarik minat peserta didik, sehingga dengan adanya kegiatan ini mereka bisa mengaktualisasikan potensi yang ada untuk dikembangkan lebih lanjut melalui latihan yang teratur demi persiapan karir di masa mendatang. Adapun kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler adalah kurangnya perhatian guru terhadap pengembangan potensi dan prestasi peserta didik. Selain itu minat peserta didik terhadap kegiatan religi masih kurang.
STUDI KORELASIONAL MANAJEMEN PERPUSTAKAAN DENGAN MINAT LITERASI PESERTA DIDIK Syafrin Ngiode; Alpan Mahmud
Irfani Vol. 17 No. 2 (2021): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v17i2.2508

Abstract

Tujuan Penelitian ini yakni untuk mengetahui besar korelasi antaran manajemen perpustakaan dengan minat literasi peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yakni penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Lokasi penelitian yakni di SMP Negeri 1 Tabongo. Adapun variable penelitian ini adalah manajemen perpustakan sebagai variable bebas dan minat literasi peserta didik sebagai variable terikat. Jumlah Populasi penelitian ini adalah 137 peserta didik, dengan jumlah sampel yakni 100 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan angket/kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi product moment untuk melihat nilai korelasi dan dihubungkan dengan table intepretasi nilai r dalam penentuan simpulan korelasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat hubungan antara manajemen perpustakaan dengan minat baca peserta didik di SMPN 1 Tabongo. Dari hasil analisis korelasi sebesar 0.732, yang berarti nilai korelasi cukup. Dengan persentase hubungan manajemen perpustakaan dengan minat literasi sebesar 53.6 %. Sesuai dengan hasil penelitian perpustakaan dapat menarik minat literasi peserta didik dengan membenahi manajemen perpustakaan.
MANAJEMEN KELAS DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMP NEGERI 1 TELAGA KABUPATEN GORONTALO Febry Rizki Susanti Kalaka
Irfani Vol. 17 No. 2 (2021): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v17i2.3457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran manajemen kelas yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, implementasi dan evaluasi dalam pembelajaran matematika di SMP Negeri 1 Telaga Kabupaten Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Dengan subjek data kepala sekolah, guru mata pelajaran matematika, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara yang dilakukan dengan proses triangulasi. Menggunakan Teknik Analisis induktif dari Miles dan Huberman. Hasilnya menunjukkan bahwa manajemen kelas dalam pembelajaran matematika yaitu: (1) Perencanaannya dengan melakukan pemetaan profil belajar peserta didik dan mempersiapkan administrasi guru, (2) pengorganisasiannya dengan menggunakan metode ceramah atau demonstrasi serta menggunakan model Discovery Learning maupun Problem Based Learning dan juga memanfaatkan IT seperti Quizizz dan youtube, (3) implementasinya diawali dengan apersepsi, penjelasan garis besar materi, pembagian kelompok, presentasi, dan penguatan materi oleh guru , (4) Evaluasinya dengan menggunakan soal-soal baru yang berbeda sesuai kepampuan peserta didik akan tetapi masih memiliki tujuan yang sama.
RANGCAN BANGUN MENJADI GURU YANG MERDEKA Samsul Bahri; Zainuddin Zainuddin; Hasan Basri; Halimatun Sakdiah
Irfani (e-Journal) Vol. 17 No. 2 (2021): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v17i2.2174

Abstract

Abstrak Kajian ini berjudul Rancang bangun menjadi guru yang merdeka, adapun metode yang dipakai adalah deskriftif –analitis dengan pendekatan sejarah, ilmu pendiidkan, serta komparatif. Studi ini membuktikan bahwa menjadi guru yang merdeka adalah bagian profetik guru dalam proses pembelajaran, hanya saja proses pembelajaran masih memakai model lama yakni praktik pendidikan terlalu overkognitif. Kajian ini juga menemukan untuk membangun guru merdeka, maka permasalah guru harus diselesaikan secara komprehensif yang menyangkut dengan semua aspek yang terkait, yaitu aspek kualifikasi, kualitas, pembinaan, training profesi, perlindungan profesi, manajemen, kesejahteraan guru, dan tersedianya fasilitas yang memadai. Kata kunci: guru, merdeka Abstract This study is entitled Design to become an independent teacher, while the method used is descriptive-analytical with historical, educational, and comparative approaches. This study proves that being an independent teacher is a part of the teacher's prophetic in the learning process, it's just that the learning process still uses the old model, namely the practice of education is too overcognitive. This study also found that in order to build independent teachers, teacher problems must be solved comprehensively involving all related aspects, namely aspects of qualification, quality, coaching, professional training, professional protection, management, teacher welfare, and the availability of adequate facilities. Keywords: teacher, independence
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL DI SMP NEGERI 2 LIMBOTO Tristanti Anggraini Usman; Kartin Usman; Siti Zakiyah; Abdul Wahab Abdullah; Abas Kaluku; Franky Alfrits Oroh
Irfani (e-Journal) Vol. 17 No. 2 (2021): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v17i2.2243

Abstract

This research aims to determine the effect of using the Problem Based Learning Model on students’ mathematical problem-solving ability, which is higher than using a direct learning model on Social Arithmetic topics. This research was conducted at SMP Negeri 2 Limboto with the experimental method involving 2 classes as the experimental class and the control class with the number of students in each class, namely 20 students as the research sample selected using cluster random sampling technique. The research design used was a pretest-posttest control group design and the data collection technique used was giving a problem-solving ability test in the form of an essay. Inferential analysis in this study using the ANCOVA test. The results of this study indicate that the mathematical problem-solving ability of students who are taught using the Problem Based Learning Model is higher than the mathematical problem-solving abilities of students who are taught using the Direct Learning Model on Social Arithmetic material.

Page 1 of 2 | Total Record : 20