cover
Contact Name
Firman Sidik
Contact Email
firmansidik@iaingorontalo.ac.id
Phone
+6281356113648
Journal Mail Official
tadbirmpi@gmail.com
Editorial Address
IAIN Sultan Amai Gorontalo, Jl. Gelatik No. 1, Heledulaa Utara, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : 23386673     EISSN : 24428280     DOI : https://doi.org/10.30603/tjmpi
Core Subject : Education,
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam is a scientific journal that published by IAIN Sultan Amai Gorontalo. This journal encompasses research articles, original research report, reviews in Islamic education in any fields including: Policy in Education, Leadership in Education, School/Madrasah/Pesantren Management, Higher Education Management, Management of Curriculum and Educational Programs, Regulation and Supervision in Education, Education Management Information System, Management of Educational Institutions, Islamic Education and Education.
Articles 450 Documents
Pengelolaan Pembelajaran Sebagai Salah Satu Teknologi Dalam Pembelajaran Alfian Erwinsyah
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2016): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Definisi teknologi dibagi atas dua yakni secara sempit, teknologi adalah mesin atau peralatan elektronik. Secara luas teknologi bukan hanya mesin atau peralatan elektronik tetapi termasuk proses, sistem, mekanisme pantauan, manajemen, ide/gagasan. Teknologi pembelajaran adalah kajian dan praktik untuk membantu proses belajar dan meningkatkan kinerja dengan membuat, menggunakan, dan mengelola proses dan sumber teknologi yang memadai. Istilah teknologi pendidikan sering dihubungkan dengan teori belajar dan pembelajaran. Bila teori belajar dan pembelajaran mencakup proses dan sistem dalam belajar dan pembelajaran, teknologi pembelajaran mencakup sistem lain yang digunakan dalam proses mengembangkan kemampuan manusia. Dari definisi di atas dapat dihubungkan bahwa pengelolaan pembelajaran termasuk pada salah satu bagian dalam teknologi pembelajaran. Pengelolaan pembelajaran adalah cara seorang pengajar mengatur kelasnya dan mengembangkan tingkah laku siswa yang diinginkan serta mengurangi atau meniadakan tingkah laku yang tidak diinginkan, mengembangkan hubungan interpersonal dan iklim sosio-emosional yang positif, serta mengembangkan dan mempertahankan organisasi kelas yang efektif.
Guru Berkualitas Untuk Sumber Daya Manusia Berkualitas Firman Sidik
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2016): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan proses yang harus ditempuh oleh setiap manusia agar dapat menjalani kehidupan di dunia dengan baik dan berkualitas. Oleh karena itu, diperlukan guru-guru berkualitas untuk mewujudkan harapan tersebut. Dengan demikian, seorang guru setidaknya harus memiliki empat kompetensi yang meski terus-menerus dikembangkan yaitu kompetensi pedagogi, kepribadian, sosial, dan professional agar kemudian dapat mengembangkan potensi-potensi yang ada dalam diri peserta didik sehingga menjadi individu-individu yang mencerahkan. Selain itu, guru berkualitas juga harus bisa mengintegrasikan keempat kompetensi tersebut dengan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual.
Cara Mendiagnosa Penyakit Ujub dan Takabur Ulfa Dj. Nurkamiden
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2016): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap zaman memiliki penyakit dan masalah tersendiri, bahkan sepanjang zaman juga memiliki penyakit dan masalah tersendiri. seorang hamba Allah yang berhasil adalah yang bisa mengobati penyakit-penyakit yang bersarang didalam tubuhnya, seperti ujub dan takabur. baik penyakit-penyakit yang bersifat kontemporer ataupun penyakit-penyakit sepanjang zaman. Itulah tanda kesuksesan dalam penyucian jiwa. Menurut Al-Junjani ujub adalah anggapan seseorang terhadap ketinggian dirinya, padahal ia tidak berhak untuk anggapan itu. Ujub merupakan cela dan perasaan yang sangat buruk. Diantara perangai atau karakter yang dapat kita ketahui dari seseorang yang telah terserang virus ujub adalah karakter mereka yang selalu memandang diri dan usahanya dalam setiap ibadah yang dilaksanakan, sehingga matanya penuh dengan hiasan amalnya dan hatinya merasakan keunggulan dirinya. Aa’Gim (KH. Abdullah Gymnastiar) mengajak untuk bisa melakukan 5 S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) dengan dipadu 3 M (melalui diri sendiri, mulai dari hal yang kecil, dan mulai dari sekarang). Jika sifat-sifat baik diwujudkan dalam kebiasaan sikap dan kehidupan sehari-hari, niscaya yang muncul adalah tampilan kepribadian yang baik dan simpatik, yang akan menyenangkan siapa pun. Takabur adalah berbangga diri dan cenderung memandang diri berada diatas orang lain. Menurut al-Muhasibi takabur merupakan penyakit jiwa yang paling besar, dan dirinya akan menimbulkan berbagai petaka. Oleh karena itu, sifat takabur cepat mendatangkan kemarahan dan siksa dari Allah SWT. Semua penyakit hati berdampak pada langkah dan tindak perbuatan manusia. Semua itu penyebabnya adalah tidak adanya hati yang sehat dan bersih.
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Guru MTs.N Batudaa Kabupaten Syafrin Ngiode
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2016): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; 1) menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru 2) menganalisis pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru 3) menganalisis pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja guru 4) menganalisis pengaruh bersama-sama kepemimpinan kepala sekolah, motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja guru di MTsN Batudaa Kabupaten Gorontalo.Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survey dengan pendekatan kuantitatif melalui analisis korelasi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sensus yaitu berjumlah 54 orang guru sebagai responden. Instrumen penelitian dalam pengumpulan data menggunakan kuesioner (Angket). Teknik analisis data yaitu menggunakan analisis deskriptif dan uji persyaratan.Hasil penelitian menunjukan bahwa; 1) terdapat pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru 2) terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi kerja terhadap kinerja guru 3) terdapat pengaruh positif dan signifikan disiplin kerja terhadap kinerja guru 4) terdapat pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan kepala sekolah, motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja guru di MTsN Batudaa Kabupaten Gorontalo.
Model Pengembangan Kurikulum Hilda Taba dan Identifikasinya Dalam Kurikulum Pendidikan Islam Yu'timaalahuyatazaka Yu'timaalahuyatazaka
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2016): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Identifikasi model Taba dalam metode pengembangan kurikulum pendidikan Islam sudah nampak dari adanya tujuan umum, klasifikasi tujuan-tujuan, dan tujuan khusus. Artinya, kurikulum pendidikan Islam telah memuat aspek-aspek tersebut sesuai dengan langkah-langkah pengembangan kurikulum Hilda Taba. Sementara itu, dalam merinci tujuan-tujuan berupa pengetahuan (fakta ide, konsep), berpikir, nilai-nilai, sikap, emosi dan perasaan, keterampilan belum begitu jelas dalam tujuan kurikulum pendidikan Islam. Dengan demikian, rinciannya dapat diperjelas sebagai berikut; dalam aspek pengetahuan, tujuan pendidikan Islam adalah memperoleh dan mengembangkan pengetahuan yang dapat mendekatkan diri (peserta didik) kepada Allah swt. Kedua, aspek berpikir. peserta didik perlu berpikir lebih kritis, baik dalam proses pembelajaran secara tekstual dan kontekstual. Ketiga, aspek nilai-nilai, sikap, emosi dan perasaan di dalam rincian tujuan pendidikan menurut Taba juga perlu dipertimbangkan dalam pengembangan kurikulum pendidikan Islam. Keempat, aspek ketrampilan. Ketrampilan peserta didik juga perlu untuk diasah sebagai bekal untuk menjalani kehidupannya.
Pembaruan Pendidikan Islam di Indonesia Perspektif Azyumardi Azra Muhammad Irsad
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2016): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembaruan Pendidikan Islam di Indonesia Perspektif Azyumardi Azra. Ketertarikan Azyumardi Azra dalam menganalisa pendidikan Islam di Indonesia adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri, menjaga eksistesi dan memelihara identitas ditengah ekspansi modernisasi pendidikan yang dialami bangsa Indonesia. Kemampuan survive ini hanya dimiliki oleh pendidikan Islam di Indonesia dan tidak dimiliki oleh lembaga pendidikan Islam bahkan di negara Islam sekalipun. Wujud perhatian lebih Azra terhadap pendidikan Islam di Indonesia adalah dengan menganalisa serta memberikan kritik sekaligus solusi yang mungkin ditempuh untuk dapat memajukan dan mengembangkan pendidikan Islam di Indonesia. Diantara kritik yang disampaikan adalah tentang memperjelas orientasi pendidikan Islam, meningkatkan perhatian terhadap ilmu-ilmu eksakta, serta memperbaiki manajemen pengelolaan. Kritik ini Azra sampaikan melalui dua lembaga yang menjadi icon pendidikan Islam di Indonesia; Madrasah dan Pesantren.
Konsep Teknologi Informasi Dalam Bimbingan Konseling Amalia R. Pautina
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2017): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bimbingan dan Konseling adalah proses pemberian bantuan kepada individu atau sekelompok individu dalam setiap tahapan usia agar konseli dapat memahami dan mengarahkan dirinya sesuai dengan tuntutan dan norma yang belaku di masyarakat sehingga individu tersebut merasa bahagia dan efektif perilakunya serta tercapai kesejahteraan hidupnya. Bimbingan dan Konseling merupakan usaha pemberian bantuan kepada individu telah mengalami perubahan-perubahan. Perubahan tersebut dapat ditemukan pada pemanfaatan teknologi informasi dalam layanan konseling. Adapun media yang digunakan dalam konseling yaitu komputer dan perangkat audio visual. Penggunaan komputer yang dilengkapi dengan jaringan internet khususnya web site dapat dipergunakan untuk membantu siswa dalam proses pilihan karir sampai pada tahap pengambilan keputusan pilihan karir. Selain itu, keuntungan penggunaan web site dalam layanan konseling yaitu, membuka peluang untuk pemberian layanan konseling tanpa batas waktu, karena dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja dibutuhkan, serta pelaksanaan proses konseling sesuai dengan perjanjian antara konseli dan konselor
Konstruksi Penilaian Berbasis Kinerja ( Performance Based Assessment ) Dalam Meningkatkan Kemampuan Penalaran Mahasiswa Pada Mata Kuliah Statistika Lian G. Otaya
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2017): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian berbasis kinerja dapat menilai proses atau hasil, ataupun keduanya serta memiliki potensi untuk meningkatkan pengajaran dan pembelajaran. Ada beberapa pertimbangan yang penting dalam merencanakan dan membuat sebuah penilaian kinerja yaitu menentukan apa yang akan diujikan, membuat konteks penilaian, menentukan rubrik penilaian, dan merincikan batasan pengujian yang akan dilakukan. Kemampuan penalaran pada mahasiswa pada mata kuliah Statistika dapat dilakukan melalui penilaian berbasis kinerja dengan menggunakan rubrik penilaian yang sesuai baik itu dalam bentuk checklist (daftar cek), rating scale (skala penilaian), rubrik deskriptif maupun holistik sehingga terbentuknya komunikasi ide-ide statistik seperti: pemusatan, sebaran, keterkaitan, kemungkinan, keacakan, dan sampling, merupakan bagian dari bentuk penalaran statistis tersebut. Tugas-tugas kinerja tersebut digunakan untuk memperlihatkan kemampuan mahasiswa dalam melakukan suatu keterampilan tentang sesuatu dalam bentuk nyata sehingga mendorong mahasiswa untuk berpikir dan ada kemungkinan mempunyai solusi yang banyak dalam memecahkan persoalan yang dihadapinya dalam belajar Statistika.
Sumber Daya Manusia Dalam Persfektif Pendidikan Islam Baso Tola
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2017): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diturunkannya agama Islam merupakan suatu babak baru dalam perbaikan sumber daya manusia, yang selama ini diketahui bahwa pada zaman jahiliyah semua kondisi masyarakat sangat terbelakang, baik dari aspek hubungannya dengan penciptanya maupun hubungannya dengan sesama manusia lainnya. Pemahaman kita kepada Islam adalah pemahaman yang terbuka, yang ka- rena keterbukaannya itu ia bersikap inklusif dan mampu menjadi rakhmat bagi alam semesta. Kondisi ini merupakan suatu kemenangan Islam yang merupakan kebahagiaan setiap manusia dan juga semua makhluk-Nya. Dengan berpegang dan menjadikan acuan pendidikan Islam dalam berakti- fitas, maka dapat dipastikan bahwa kualitas sumber daya manusia sebagaimana yang telah digambarkan di dalam Al-Qur’an dan Hadis, terlihat dengan jelas jika di implementasikan sebagaimana petunjuk-Nya
Peningkatan Kualitas Mahasiswa Sebagai Calon Guru Melalui Praktik Pengalaman Lapangan Terpadu Naufal Ilma
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2017): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Considering on the Indonesian Teacher and Lecturer Act, every Indonesian teacher needs to have a teacher certification. Indeed, it is a good opportunity as well as a challenge for every institute, which is conducting student for teacher training program, to have qualified graduates. As a prospective to be a qualified teacher, they must have four competencies concerning paedagogy, attitude, personal, and social. The question that may arise is “How to have such competencies?” Of course, many ways can be done. However, improving the quality of teaching practicum is one of the many possibilities that can be considered. Integrated Student Community Service-Teaching Experience Practicum (PPLT) which is combining community service programme and teaching experience practicum itself that has been developed by Faculty of Science and Teaching Study at Institute of Islamic State (IAIN) Sultan Amai Gorontalo to have a better model of such teaching practicum. Being a new model, PPLT must be analized regularly and continuously to get a better quality of it. Infact, it has been evaluated annually by involving some principals or headmasters, students, lecturers, and the developer team of PPLT. There are many comments, suggestions, criticism, and questions of them that need to be analyzed. However, the three points such as the main reason for having PPLT, the long time periode needed, and the way how to developing it are really good points that need to be clarified. This paper is presented for giving information and answering such questions .