cover
Contact Name
Dwi Sukma Donoriyanto
Contact Email
dwisukama.ti@upnjatim.ac.id
Phone
+6289672577797
Journal Mail Official
tekmapro@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Rungkut Madya no. 1 Gunung Anyar
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
TEKMAPRO Journal of Industrial Engineering and Management
ISSN : 19075146     EISSN : 26566109     DOI : https://doi.org/10.33005/tekmapro.v19i2
Journal of Industrial Engineering and Management, National University of Veterans Development, East Java is a journal that effectively bridges the gap between academics, policy makers, and practitioners and connects various Industrial Engineering and Management communities. While the focus of the publication of this journal on Industrial Engineering and Management research includes: · Reverse Logistics Management · Global Supply Chain Management · Human Factors Engineering/Industrial Ergonomics · Risk Management · Operation Research/Optimization/Metaheuristics · Production Planning and Scheduling · Sustainable Manufacturing Systems · Management of Technology and Innovation · Quality Control and Management · Product Design and Development · Service Design and Management · Healt and Safety management · Cost Analysis Management/Financial Engineering · Business Process Engineering · Facility Design and Layout · Transportation Management · Information Management and Technology · Warehouse Management · Customer Relation Management
Articles 334 Documents
ANALISIS KUALITAS PRODUK KORAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DI PT. XYZ BALIKPAPAN Frizkia Sepriandini; Yustina Ngatilah
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 16 No 2 (2021): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v16i2.203

Abstract

PT. XYZ adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang percetakan dan mempunyai beberapa anak cabang di seluruh wilayah Kalimantan Timur. Salah satu hasil produksi perusahaan ini adalah surat kabar harian atau koran. Adapun jumlah rata-rata produksi tahun 2019 adalah 908.489 eksemplar dan jumlah rata-rata produk cacat tahun 2019 sebesar 27.106 eksemplar. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengetahui persentase kualitas dan nilai sigma, faktor-faktor penyebab kecacatan serta dampak yang ditimbulkan, dan memberikan usulan perbaikan kualitas produk. Metode yang diusulkan adalah Six Sigma dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Adapun tahapan Six Sigma adalah define, measure, analyze, improve, dan control (DMAIC). Untuk metode Failure Modes and Effect Analysis (FMEA) digunakan pada tahap improve, yaitu untuk menganalisis akar penyebab tingginya kecacatan serta memberikan usulan perbaikan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki total jumlah kecacatan koran sebesar 198.606 eksemplar yang terdiri lembab, warna kabur, berbayang, dan tidak simetris. Saat ini, perusahaan berada di level 3,97 sigma sehingga perlu dilakukan perbaikan yang dilakukan untuk mencapai level 6 sigma. Dengan meenggunakan metode FMEA diketahui bahwa kecacatan yang mendominasi adalah cacat warna kabur. Adapun rekomendasi perbaikannya adalah mengganti tinta dengan tinta yang memiliki kepekatan lebih rendah, melakukan pengecekkan kembali sebelum menyalakan mesin dan memperketat pengawasan proses cetak koran, menetapkan aturan dalam standar pengisian tinta, dan memberi pengarahan pada operator mengenai standar pengisian tinta.
EFEKTIVITAS GAME ANDROID SEBAGAI MEDIA PENGAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KOSA KATA BAHASA INGGRIS DI KALANGAN MAHASISWA TEKNIK PERKAPALAN Afita Dewi Prastiwi; Kinanti Resmi Hayati
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 16 No 2 (2021): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v16i2.208

Abstract

Bahasa Inggris memiliki peran penting saat ini terutama bagi mahasiswa teknik kelautan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur keefektifan game android sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kosakata bahasa Inggris mahasiswa teknik kelautan. Sampel penelitian ini adalah 50 mahasiswa teknik kelautan yang telah mengambil mata kuliah Bahasa Inggris. Data penelitian diperoleh dari hasil pre-test dan post-test. Semua kata dalam tes tersebut adalah kosakata permainan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan desain matching only pretest - posttest control group design. Hipotesis penelitian ini dianalisis menggunakan nilai t-test yang dihitung dengan SPSS 16. Nilai sig dari pre-test menunjukkan 0,659 yang berarti lebih besar dari 0,05 dan nilai sig post-test menunjukkan 0,003 yang berarti lebih rendah. dari 0,05. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa game android dapat meningkatkan kosakata bahasa Inggris mahasiswa teknik kelautan Kata Kunci: Efektivitas, game android, media, kosa kata bahasa inggris. ABSTRACT English has an important role nowadays especially for marine engineering students. This study aims to measure the effectiveness of android game as a teaching media to improve English vocabulary among marine engineering students. The samples of the study are 50 students of marine engineering students who have taken English subject. The data of the study are gained from the result of pre-test and post-test. All the words in those tests are the vocabularies of the game. This study is quasi-experimental research with the matching only pretest – posttest control group design. The hypothesis of this study is analyzed using t-test value counted by SPSS 16. The sig value of pre-test shows 0,659 which means it is higher than 0,05 and the sig value of post-test shows 0,003 which means it is lower than 0,05. From the result of the study, it is found that android game improves the English vocabulary of marine engineering students. Keywords: Efektivity, android game, media, English vocabulary.
ANALISIS PERANCANGAN ULANG TATA LETAK LANTAI PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE AlGO-RITMA CRAFT DI PT. XYZ Shafira Sausan Ferinanda; Rusindiyanto Rusindiyanto
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 16 No 2 (2021): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v16i2.215

Abstract

Perancangan tata letak fasilitas lantai produksi haruslah direncanakan dengan sebaik mungkin agar tercipta tata letak fasilitas yang efisien dan optimal dengan panjang lintasan material handling yang pendek. PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan manufaktur atau pabrik yang memproduksi berbagai jenis sepatu. Layout lantai produksi yang sekarang diterapkan dirasa masih belum optimal karena jarak antar tiap stasiun cukup jauh maka menimbulkan biaya material handling yang sedikit lebih besar serta apabila jarak antar stasiun memiliki jarak yang cukup jauh maka akan menghabiskan lebih banyak waktu. Sehingga perlu dilakukan perancangan ulang tata letak lantai produksi. Penyelesaian masalah dengan menggunakan metode algoritma, algoritma yang digunakan yaitu algoritma CRAFT (Computerizad Relative Allocation of Facilities Techniques). CRAFT merupakan sebuah algoritma yang mencari perancangan optimal dengan melakukan perbaikan tata letak secara bertahap. Berdasarkan permasalahan diatas maka dibuatlah penelitian yang bertujuan untuk meminimumkan jarak perpindahan antar stasiun kerja dan meminimumkan ongkos material handling dengan perancangan ulang tata letak lantai produksi yang baik dengan menggunakan metode Algortma Craft (Computerized Relative Allocation of Facilities Techniques) di PT. XYZ . Hasil penelitian ini adalah pada layout awal didapatkan total jarak sebedar 53,5 meter sedangkan untuk hasil akhir total jarak setelah pengolahan data adalah 46 meter dengan selisih 7,5 meter dari layout awal. Pada layout awal didapatkan total cost material handling sebesar Rp 646.900,00 untuk satu kali putaran proses produksi sedangakan pada layout akhir didapatka hasil total cost adalah Rp. 449.392,40 dimana terdapat pengurangan Rp 197.507,60. Kata Kunci: Tata Letak, Material Handling, CRAFT
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN MENGGUNAKAN METODE CSI DAN PGCV DI TOKO XYZ Nesya Putri Ardianti; Minto Waluyo
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 16 No 2 (2021): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v16i2.219

Abstract

Kepuasan pelanggan adalah sesuatu yang diterima dan dirasakan oleh seseorang berdasarkan pelayanan yang telah diberikan dan dibandingkan dengan apa yang diinginkan. Kepuasan timbul apabila yang diterima dan yang dirasakan oleh pelanggan telah sesuai dengan harapannya. Masalah yang sering terjadi adalah adanya beberapa jenis keluhan yang sering diadukan melalui ulasan online para pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan terhadap kualitas pelayanan menggunakan metode CSI dan PGCV pada Toko XYZ. Metode CSI digunakan untuk mengukur tingkat kepentingan dan kinerja pelanggan sedangkan metode PGCV digunakan untuk menentukan prioritas atribut perbaikan pelayanan. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan tingkat kepuasan pelanggan Toko XYZ sebesar 71% yang mengindikasikan bahwa pelanggan puas dan berdasarkan hasil PGCV didapatkan atribut prioritas perbaikan yaitu ketersediaan meja dan kursi untuk pengunjung dengan indeks sebesar 6,8442 Kata Kunci: Kepuasan Pelanggan, Kualitas Pelayanan, Customer Satisfaction Index (CSI), Potential Gain In Customer Value (PGCV)
ANALISIS EFEKTIVITAS MESIN PADA STASIUN KETEL DENGAN MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DI PT. XYZ Vivi Indah Lestari; Joumil Aidil Saifudin
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 16 No 2 (2021): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v16i2.240

Abstract

Peningkatan produktivitas dapat dilakukan dengan melakukan pengukuran efektivitas mesin atau peralatan dalam proses produksinya. PT. XYZ adalah perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur dengan hasil utama berupa Gula Kristal Putih (GKP) serta hasil sampingan berupa tetes tebu, blotong, dan ampas tebu. Dalam proses produksi banyak melibatkan stasiun produksi. Salah satunya stasiun ketel yang memiliki jam henti relative tinggi dibandingkan 7 stasiun produksi lainya sehingga pabrik berhenti giling dan mengakibatkan tidak tercapainya target produksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur efektivitas mesin pada stasiun ketel dengan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) yang didasarkan pada faktor availability, performance efficiency, dan quality rate. Serta menemukan faktor penyebab yang berpengaruh dominan pada rendahnya nilai OEE. Berdasarkan perhitungan, nilai OEE setiap mesin pada stasiun ketel selama masa giling tahun 2020 yaitu antara 78,21-85,58%. Dimana dari nilai tersebut terdapat 4 mesin yang belum mencapai nilai standar ideal karena berada dibawah OEE world class 85% dan masuk dalam kategor normal,, artinya produksi dianggap wajar tetapi masih menunjukkan ada ruang yang besar bagi perusahaan untuk melakukan perkembangan. Faktor yang paling mempengaruhi nilai OEE adalah faktor idling and minor stoppages losses dengan nilai antara 36,42-55,30% dan reduced speed losses dengan nilai antara 23,86-40,00%.
OPTIMALISASI PENDISTRIBUSIAN DENGAN METODE TRAVELLING SALESMAN PROBLEM UNTUK MENENTUKAN RUTE TERPENDEK DI PT XYZ Muhammad Viqri Ardiansyah; Rizki Achmad Darajatun; Dimas Nurwinata Rinaldi
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 16 No 2 (2021): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v16i2.264

Abstract

Optimalisasi rute pendistribusian menjadi salah satu target utama perusahaan dalam pendistribusian setiap produknya. Hal tersebut bertujuan untuk mendapatkan jarak pendistribusian optimal, minimasi biaya bahan bakar, dan waktu pengiriman yang lebih cepat. Travelling Salesman Problem (TSP) menjadi salah satu masalah yang melibatkan optimalisasi proses pendistribusian produk. Dalam penelitian ini, permasalahan TSP digunakan untuk mendapatkan rute pendistribusian optimal pada PT XYZ. Metode TSP yang digunakan sebagai perbandingan adalah Branch and Bound, Nearest Neighbor, Cheapest Insertion Heuristic, dan Two-Ways Exchange Improvement. Dari hasil yang didapat menggunakan WinQSB, didapat bahwa keempat metode TSP tersebut dapat meminimalkan rute pendistribusian, sehingga biaya bahan bakar juga dapat menurun. Namun rute yang memiliki jarak terpendek berasal dari metode Two-Ways Exchange Improvement dengan selisih jarak pendistribusian sebesar 16,78 KM dan biaya bahan bakar sebesar Rp. 219.410.
PERANCANGAN ALAT PEMANEN PADI ERGONOMIS UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PROSES PANEN DENGAN PENDEKATAN ANTROPOMETRI DAN REVERSE ENGINEERING Nana Rahdiana; Falahal Majid; Ade Astuti
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 16 No 2 (2021): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v16i2.271

Abstract

Proses pemanenan padi di desa Pasirtanjung Karawang masih dikerjakan secara tradisional menggunakan sabit, proses seperti demikian tidak ergonomis karena berpotensi terjadi kecelakaan kerja dan juga dilakukan dengan postur kerja yang tidak sehat dengan skor analisis REBA 9 (risiko tinggi), sehingga dapat mengakibatkan cedera otot rangka (musculoskeletal disorders), selain itu kurang efisien dari segi waktu proses pemanenan, karena waktu proses pemanenan cukup lama yakni 70 detik/M². Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan melakukan perancangan ulang dan pengembangan alat pemotong rumput mesin agar dapat berfungsi menjadi alat pemanen padi yang ergonomis. Proses pengembangan produk dilakukan dengan pendekatan reverse engineering, sedangkan penentuan ukuran dimensi komponen alat pemanen padi berdasarkan pada data antropometri. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa alat pemotong rumput mesin dapat dikembangkan menjadi alat pemanen padi multifungsi yang dapat membuat sistem kerja menjadi lebih sehat dan aman dengan adanya penurunan skor REBA menjadi 3 (risiko rendah), selain itu, waktu penyelesaian proses pemanenan padi menjadi lebih cepat yakni hanya 13 detik/M², hal ini terjadi efisiensi waktu 80,42%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penelitian ini efektif dalam merancang alat pemanen padi yang ergonomis serta berhasil meningkatkan efisiensi waktu proses pemanenan padi. Kata Kunci: antropometri; reverse engineering; perancangan dan pengembangan produk; ergonomis.
ANALISIA PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) PADA UMKM PENGRAJIN SANGKRA BURUNG SUNDA MAKMUR Khilman Muhammad Hikam
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 17 No 1 (2022): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v17i1.204

Abstract

Sangkar burung merupaka suatu kerajinan dan salah satu termasuk dalam industri kreatif dimana industri kreatif adalah suatu kegiatan yang mengeluarkan kemampuan dan kreatifitas yang berhubungan dengan keindahan, sehingga yang berhubungan dengan kreatifitas memiliki nilai lebih dan dapat dijual karena itu maka kreatifitas sangat perhubungan dengan proses produksi dan distribusi produk yang dihasilkan oleh pengrajin. Sangkar burung merupakan kerajinan atau karya seni yang terbuat dari bambu dan kayu dan dapat diolah menjadi berbagai bentuk dan model serta ukuran yang sangat beragam setiap sangkar burung memiliki keistimewaannya masing-masing yaitu bisa berupa ukiran, lukisan sehingga membuat konsumen lebih tertarik untuk membelinya. Salah satu pengrajin sangkar burung yaitu berada di kecamatan Karangtengah kabupaten Cianjur, jika dilihat proses pengelolaan yang terdapat di pengrajin sunda makmur masih tradisional sehingga perlu adanya perkembangan agar lebih modern dan terstruktur rapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membantu pengrajin sunda makmur dari segi pengendalian Persediaan. Analisis yang dilakukan bersifat deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan hasil rute pendistribusian sangkar burung dan pembelian bahan baku yang lebih murah dengan menggunakan metode EOQ
PENGENDALIAN PERSEDIAAN PRODUK PUPUK DENGAN METODE LAGRANGE MULTIPLIER DI PT. XYZ Nyimas Rihadatul Aisy; Yustina Ngatilah
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 17 No 1 (2022): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v17i1.218

Abstract

XYZ merupakan perusahaan yang bergerak sebagai produsen pupuk dibawah naungan Pupuk Indonesia Holding Company yang terletak di Kab. Gresik. Pupuk yang diproduksi antara lain pupuk Phonska, SP-36, Urea, dan lain-lain dengan rata-rata produksi setiap bulan untuk pupuk Phonska adalah 90.000 ton dan pupuk SP-36 sebanyak 69.094 ton. Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan ini adalah produksi yang terus menerus secara berlebihan, namun pengelolaan persediaan kurang tepat sehingga menimbulkan adanya overstock. Kondisi ini juga didukung oleh permintaan yang tidak sebesar dengan produksi perusahaan pupuk ini. Peneliti mengusulkan penyelesaian masalah overstock persediaan dengan menggunakan metode Lagrange Multiplier, dimana metode ini merupakan metode multi produk (syarat n > 1) yang digunakan untuk mengoptimalkan persediaan produk jadi beserta kendala-kendala yang ada di gudang, untuk mengoptimalkan biaya persediaan. Hasil awal dengan metode perusahaan memiliki total gudang persediaan sebesar 197.724,80 m3 dimana hasil tersebut melebihi kapasitas gudang Phosfat I yaitu sebesar 29.280 m3, sehingga terjadi keadaan over stock pada gudang produk jadi, dengan total biaya persediaan tahunan sebesar Rp 5.097.075.039.980,81 dengan jumlah produksi perbulannya untuk pupuk phonska adalah 124.860,79 ton dan untuk pupuk SP-36 seberat 39.909,88 ton. Hasil perhitungan total cost dengan metode Lagrange Multiplier, total biaya persediaan baru yaitu sebesar Rp 1.859.947.107.031,85 dengan volume produksi optimal yaitu 5.937,5 ton untuk pupuk phonska dan 18.462,4 ton untuk SP-36. Hasil perhitungan tersebut menghasilkan total gudang persediaan terpakai sebesar 29.279 m3. Dengan penghematan metode Lagrange Multiplier untuk total biaya persediaan tahunan sebesar 63.5 % atau sebesar Rp 3.237.127.932.948,96. Kata Kunci: Metode Lagrange Multiplier, Persediaan, Permalan.
PERENCANAAN INTERVAL PERAWATAN MESIN DENGAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) DAN PERHITUNGAN OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DI PT. XYZ Nadya Annisa Wulandari; Yustina Ngatilah
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 17 No 1 (2022): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v17i1.222

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang mengolah bahan baku getah pinus menjadi Derivate Gum Rosin (gondorukem). Produk tersebut nantinya dapat di aplikasikan menjadi salah satu bahan pembuatan penjilid buku, cat atau tinta, cairan pelapis, serta sebagai larutan dasar perekat. Permasalahan yang dihadapi perusahaan adalah adanya Breakdown mesin pada Reactor B yang tinggi yaitu sebesar 9480 menit (32 kali) pada tahun 2019 serta belum adanya interval waktu perawatan mesin yang tepat sehingga hal tersebut menyebabkan adanya kegiatan corrective maintenance yang dapat menimbulkan downtime, berhentinya proses produksi dan biaya untuk perbaikan yang tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah Reliability Centered Maintenance II dengan memadukan analisis kualitatif yang meliputi FMEA ( Failure Mode and Effect Analyze ) dan RCM II Decision Worksheet. Metode lain yang digunakan yaitu dengan perhitungan Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Six Big Losses untuk mengidentifikasi faktor penyebab penurunan efektivitas mesin produksi. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada 6 komponen kritis pada mesin Reactor B dan dari analisis interval perawatan menunjukkan bahwa Interval waktu perawatan yang tepat pada komponen Coil Cooling selama 397,778 jam, Main Valve selama 625,066 jam, Valve Samping selama 2553,432 jam, Motor Agitator selama 1762,232 jam, Kondensor selama 241,145 jam, dan Line Hopper selama 396,048 jam dan biaya perawatan yang optimal sebesar Rp. 7.475.160,48. Selain itu dalam penelitian ini diperoleh nilai OEE total sebesar 84,46%, Availability sebesar 97,76%, Performance Efficiency sebesar 96,68%, dan Quality Rate sebesar 91,18%. Kata Kunci: Interval Perawatan, Overall Equipment Effectiveness, Reliability Centered Maintenance (RCM).