cover
Contact Name
Nova Triani
Contact Email
novatriani.agrotek@upnjatim.ac.id
Phone
+6281615451424
Journal Mail Official
plumulafaperta@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur Lantai II, Fakultas Pertanian Jln. Raya Rungkut Madya, Gunung Anyar, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi
ISSN : 20898010     EISSN : 26140233     DOI : https://doi.org/10.33005/plumula.v8i1
Jurnal Berkala Ilmiah Agroteknologi Plumula terbit dua kali dalam setahun, memuat suatu tinjauan terhadap hasil-hasil penelitian dalam bidang agroteknologi dengan topik agronomi, hortikultura, pemuliaan tanaman, ilmu tanah, bioteknologi pertanian, proteksi tanaman, dan topik lainnya yang berkaitan dengan produksi tanaman.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 2: Juli 2025" : 6 Documents clear
Komparasi Metode Estimasi Evapotranspirasi Berbasis Cropwat dan Python (Studi Kasus: Chiang Mai, Thailand) Syahputra, Wahyu Nurkholis Hadi; Lazuardi, Adam Dika; Wijayanto, Yagus; Tanzil, Ahmad Ilham
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 13 No. 2: Juli 2025
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v13i2.250

Abstract

Evapotranspirasi (ET) merupakan komponen penting dalam siklus hidrologi yang menggambarkan jumlah air yang menguap dari permukaan tanah, air, dan vegetasi akibat faktor iklim dan fisiologis tanaman. Estimasi laju ET sangat penting dalam pengelolaan kebutuhan air tanaman, terutama padi yang memerlukan air dua hingga tiga kali lebih banyak dibandingkan tanaman pangan lainnya. Berbagai perangkat lunak telah dikembangkan untuk mengestimasi ET, namun sebagian memiliki keterbatasan fitur dan akses, terutama karena bersifat berbayar. Saat ini, Python sebagai bahasa pemrograman yang banyak digunakan di berbagai sektor, termasuk pertanian, telah menghadirkan modul Pyet untuk estimasi ET. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan hasil estimasi ET antara perangkat lunak Cropwat 8.0 dan modul Pyet Python dengan menggunakan data iklim harian tahun 2021 di Provinsi Chiang Mai, Thailand, dengan komoditas padi sebagai objek studi. Hasil menunjukkan bahwa modul Pyet memiliki potensi sebagai algoritma estimasi ET dengan korelasi tinggi terhadap hasil Cropwat (R² = 0,981), sehingga dapat diandalkan dalam analisis kebutuhan irigasi dan manajemen air pertanian.
Respon Pertumbuhan dan Produktivitas Tanaman Kedelai (Glycine max L.) Varietas Dering 1 terhadap Pemberian Rhizobium Rachmandhika, Yusuf; Pusparani, Syafina; Syahputra, Wahyu Nurkholis Hadi
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 13 No. 2: Juli 2025
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v13i2.251

Abstract

Kedelai (Glycine max L.) merupakan komoditas strategis penghasil protein nabati, namun produktivitasnya sering terhambat oleh defisiensi nitrogen. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh pemberian Rhizobium sp. terhadap pertumbuhan dan produktivitas kedelai varietas Dering. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan tiga perlakuan dosis Rhizobium (0 mg, 5 mg, dan 10 mg per tanaman) dan lima ulangan. Hasil menunjukkan bahwa dosis 5 mg meningkatkan tinggi tanaman secara signifikan (81,28 cm), sedangkan dosis 10 mg meningkatkan jumlah daun (23,8 helai), cabang (2,8 cabang), dan polong (38 polong per tanaman). Analisis statistik (ANOVA pada taraf signifikansi 5%) mengonfirmasi perbedaan nyata antar perlakuan. Simbiosis Rhizobium-kedelai efektif mendukung fiksasi nitrogen dan mengurangi ketergantungan pada pupuk anorganik. Dosis 10 mg direkomendasikan untuk produktivitas optimal.
Analisis Karakteristik Sifat Fisik dan Kimia Tanah Inceptisol di Desa Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember Purnama Sari, Retno; Basuki
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 13 No. 2: Juli 2025
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v13i2.252

Abstract

Kabupaten Jember dikenal sebagai daerah pertanian dengan aktivitas pertanian yang cukup tinggi yang memiliki kondisi geografis dan iklim yang mendukung terbentuknya berbagai jenis tanah, salah satunya adalah Inceptisol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik sifat fisik dan kimia tanah Inceptisol di Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Metode yang digunakan adalah pengamatan langsung terhadap profil tanah dengan kedalaman 150 cm untuk analisis sifat fisik, kimia tanah dan karakteristik lokasi. Hasil menunjukkan bahwa tanah  di lokasi memiliki dua horizon (A dan B) dengan warna tanah coklat tua dan coklat kekuningan, tekstur lempung liat berdebu dan lempung berpasir, struktur bulat menggumpal, konsistensi antara sangat gembur sampai sangat padat, dan plastisitas agak plastis sampai non plastis. Kandungan bahan organik sedang, tidak mengandung kapur dan mangan, serta pH tanah NaF 8. Kondisi lereng relatif curam (20%) dengan bahan induk tuf andesit, drainase cukup baik, dan potensi erosi ringan. Dapat disimpulkan bahwa lahan potensial untuk pertanian jika didukung oleh pengelolaan yang tepat seperti penambahan bahan organik dan konservasi tanah yang memadai.
Identifikasi Sifat Pemulihan pada Tanaman Cabai (Capsicum spp.): Implikasinya terhadap Pemuliaan Varietas Tahan Begomovirus Sandra, Yuke Mareta Ariesta
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 13 No. 2: Juli 2025
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v13i2.257

Abstract

Penyakit kuning yang disebabkan oleh virus Begomovirus merupakan ancaman serius bagi budidaya cabai (Capsicum spp.), menyebabkan kerugian hasil hingga 80%. Penelitian ini mengidentifikasi mekanisme recovery pada genotipe cabai yang awalnya menunjukkan gejala parah tetapi mampu pulih seiring waktu. Sebanyak 19 genotipe cabai (C. annuum dan C. frutescens) diuji dengan inokulasi Begomovirus melalui vektor kutu kebul (Bemisia tabaci). Pengamatan gejala dilakukan setiap 10 hari hingga 60 hari setelah inokulasi, dengan keparahan penyakit (KP) dihitung menggunakan skor gejala (1–5). Hasil menunjukkan bahwa genotipe G2 (C. frutescens 'Bonita') mengalami recovery, ditandai penurunan KP dari 4 (daun kuning, keriting, dan kerdil) pada hari ke-30 menjadi 2 (daun tanaman kuning keriting) pada hari ke-60. Genotipe G14 paling tahan (KP 5,19%), sedangkan G12 paling rentan (KP 88,15%). Mekanisme recovery diduga melibatkan aktivasi hormon asam salisilat (SA) dan asam jasmonat (JA), serta silencing RNA virus. Temuan ini memberikan wawasan baru untuk pengembangan varietas tahan Begomovirus melalui pendekatan pemuliaan berbasis recovery.
Pertumbuhan Bawang Daun (Allium fistulosum L.) pada Media Pasir Pantai dengan Pemberian Dosis Pupuk NPK dan Pupuk Organik Cair Badriyah, Badriyah; Priestiani, Priestiani; Mahmudin, Mahmudin; Sandra, Yuke Mareta Ariesta; Sandrina, Sandrina
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 13 No. 2: Juli 2025
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v13i2.255

Abstract

Tanah pasir dapat digunakan sebagai media tanam alternatif. Limbah organik pasar dapat dimanfaatkan sebagai Pupuk Organik Cair (POC). Bawang daun tanaman hortikultura berupa sayur yang bermanfaat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk kimia dan pupuk organik cair terbaik pada budidaya bawang daun (Allium fistulosum L.) di media pasir pantai.  Penelitian menggunakan RAL dengan dua perlakuan yaitu: dosis pupuk kimia NPK (0, 200, 250, 300 kg/ha) dan POC (0, 50 ml/L). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah anakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan pupuk NPK 250 kg/ha dan POC 50 ml/L secara konsisten memberikan hasil terbaik pada semua parameter pertumbuhan bawang daun yang diamati. Dosis pupuk kimia NPK yang optimal dengan penambahan POC memberikan hasil yang efektif terhadap tinggi tanaman bawang daun yang dibudidayakan di media tanah pasir pantai. Penggunaan dosis pupuk NPK 250 kg/ha dan POC 50 ml/L direkomendasikan untuk meningkatkan pertumbuhan bawang daun pada media pasir pantai.
Potensi Trichoderma spp. dari Koleksi Tanah Tanaman Perkebunan asal Jawa Timur sebagai Antagonis Fusarium oxysporum Amara, Khansa; Indrawan, Arga Dwi; Af’idzatuttama
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 13 No. 2: Juli 2025
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v13i2.261

Abstract

Aplikasi Trichoderma spp. hasil eksplorasi pada tanah tanaman sehat dapat berpotensi dalam pengendalian penyakit layu yang ramah lingkungan dan dapat diterapkan dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas spora dan kemampuan antagonis Trichoderma spp. yang diisolasi dari tanah tanaman kakao, kopi, dan cengkeh terhadap F. oxysporum secara in vitro. Penelitian disusun dengan rancangan acak lengkap (RAL), dengan perlakuan jenis Trichoderma dari sumber sampel tanah berbeda. Variabel pengamatan meliputi: kerapatan dan viabilitas spora, serta tingkat hambatan relatif yang selanjutnya dianalisis ragam (ANOVA) menggunakan SAS on Demand, dan uji lanjut Tukey pada taraf 5%. Seluruh isolat Trichoderma spp. menunjukkan hasil melebihi kriteria penilaian standar mutu sebagai agens hayati berdasarkan SNI 8027.3:2014, dengan kerapatan spora 108 spora/ml. Namun, hanya isolat Trichoderma spp. asal tanah tanaman kopi yang memiliki kualitas spora dan persentase penghambatan terbaik dalam menekan pertumbuhan diameter koloni F. oxysporum, yaitu sebesar 59%.

Page 1 of 1 | Total Record : 6