cover
Contact Name
Suwarsito
Contact Email
jurnal.sainteks@ump.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.sainteks@ump.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202, Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Sainteks
ISSN : 08521468     EISSN : 26860546     DOI : https://doi.org/10.30595/sainteks
Sainteks adalah jurnal yang menyajikan artikel hasil pemikiran dan penelitian di bidang sains dan teknologi. Sainteks merupakan jurnal peer reviewed dan open access. Sainteks diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Sainteks mengundang para peneliti, dosen, dan praktisi di seluruh dunia untuk bertukar dan memajukan keilmuan di sains dan teknologi. Dokumen yang dikirim harus dalam format Ms. Word dan ditulis sesuai dengan panduan. Sainteks terbit 2 kali dalam setahun pada bulan Maret dan Oktober. Namun mulai tahun 2019 Sainteks terbit di bulan April dan Oktober.
Articles 246 Documents
Survei Nyamuk Aedes aegypti Menggunakan Ovitrap di Kelurahan Mersi dan Desa Ledug Dian Sofiana; Juli Rochmijati Wuliandari
Sainteks Vol 20, No 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v20i1.16625

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan virus dengue melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Pada tahun 2019 terdapat 16 desa di Kabupaten Banyumas yang termasuk daerah endemik DBD diantaranya Kelurahan Mersi dan Desa Ledug. Pengendalian vektor tetap merupakan metode yang paling efektif untuk pencegahan dan pengendalian DBD karena belum ada terapi antivirus yang spesifik dan vaksin dengue yang efektif. Sebelum dilakukan pengendalian DBD, diperlukan data mengenai populasi nyamuk Aedes aegypti di suatu daerah. Salah satu metode untuk mengetahui kepadatan populasi nyamuk di suatu daerah yaitu dengan survei ovitrap. Penelitian ini bertujuan untuk mensurvei kepadatan populasi nyamuk Aedes aegypti menggunakan ovitrap di Kelurahan Mersi dan Desa Ledug. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Survei ovitrap dilakukan dengan cara meletakkan sebanyak 100 ovitrap di dalam rumah dan luar rumah. Ovitrap di ambil pada hari ke 10 kemudian dikumpulkan larva Aedes aegypti dan dihitung menggunakan Ovitrap Index (OI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata Ovitrap Index (OI) di Kelurahan Mersi yang berada di dalam rumah lebih rendah yaitu 14% dibandingkan yang di letakkan di luar rumah sebanyak 24,4%. Begitu juga dengan Desa Ledug jumlah populasi nyamuk larva Aedes aegypti yang dihitung menggunakan Ovitrap Index (OI) di dalam rumah lebih rendah yaitu sebanyak 46% dibandingkan luar rumah sebanyak 56%. Hal ini dapat dikatakan kepadatan populasi nyamuk yang sedang di Kelurahan Mersi dan tinggi di Desa Ledug.
Aktivitas Antibakteri Kombinasi Minyak Atsiri Cengkeh (Syzygium aromaticum) dan Kitosan pada Pengawetan Daging Ayam Alwani Hamad; Widya Ayu Dianata; Dwi Hartanti
Sainteks Vol 19, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v19i2.14904

Abstract

Penggunaan formalin sebagai bahan pengawet sangat berbahaya bagi tubuh manusia, maka perlu mencari alternatif pengawet alami pada makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri campuran minyak atsiri cengkeh (MC) dan kitosan (K) terhadap Total Viable Colony (TVC). Pengawetan dilakukan dengan memasukkan potongan kecil daging ayam mentah ke dalam rendaman air yang berisi pengawet (MC&K) dengan komposisi tertentu (1250 µg/mL:3 mL, 6250 µg/mL:1 mL, 250 µg/mL:5 mL, 0 µg/mL: 3 mL, 1250 µg/mL:0 mL, 1250 µg/mL :3 mL:lecitin 0,5%, kontrol positif, formalin 10%) dan lama pengawetan selama 3, 6, 9, 12, 15 hari. Uji kandungan senyawa kimia minyak atsiri cengkeh dilakukan dengan Gas Chromatography-Mass Spectrometer (GC-MS) dan perhitungan TVC dengan metode turbidity menggunakan spektrofotometri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa minyak atsiri cengkeh hasil penyulingan memiliki yield 1,47% dan senyawa dominanya yaitu eugenol 67%, Trans-β-Caryophyllene 25,64%, dan Humulene 2,66%. Penggunaan campuran pengawet (MC&K) memiliki aktivitas antibakteri yang signifikan berbeda (P<0,05) sehingga berpotensi untuk mengawetkan daging ayam mentah dan memperpanjang masa simpan daging ayam selama 6 hari (1250 µg/mL:3 mL, 6250 µg/mL:1 mL) dan 3 hari (1250 µg/mL:0 mL). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengawetan daging ayam mentah menggunakan campuran (MC&K) menghasilkan masa simpan yang lebih lama dibandingkan minyak atsiri cengkeh tunggal maupun kitosan. 
Aplikasi Penggunaan Tepung Porang (Konjac Glucomannan) Sebagai Stabilizer Yogurt yang Ditambahkan Sari Buah Nanas Metasya Sekararum Talma Hartono; Alwani Hamad
Sainteks Vol 20, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v20i2.19463

Abstract

Yogurt merupakan makanan fungsional karena mengandung fiber dan bakteri asam laktat yang merupakan probiotik. Yogurt yang ada di pasaran seringkali hanya mengandung perisai sintesis, sehingga penambahan ekstrak dari buah seperti nanas akan menambah citarasa selain kandungan antioksidan yang tinggi. Masalah dari yogurt ketika ditambah sari nanas yaitu sineresis yaitu terjadi pemisahan sehingga dibutuhkan stabilizer. Konjac glucomannan yaitu karbohidrat komplek yang berasal dari umbi porang yang berfungsi sebagai pengental dalam makanan yang juga dapat digunakan sebagai food stabilizer. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji aplikasi penggunakan konjac glucomannan pada kadar 1%, 2,5% dan 5% pada yogurt yang ditambah sari nanas pada konsentrasi  0%, 2,5% dan 5%. Respon yang dikaji adalah karakter fisik (viskositas, dan stabilitas), karakter kimia (pH, dan total phenolic content), aktifitas antioksidan yang diukur menggunakan metode aktifitas radikal bebas DPPH dan Ferri Reduction Antioxidant Power (FRAP) serta uji sensori menggunakan hedonic scale. Hasil menunjukkan bahwa konjac glucomannan 5% dapat menstabilkan yogurt yang ditambah sari nanas hingga 5%, sedangkan penambahan konjac 2,5%  dapat menstabilkan yogurt  yang mengandung sari nanas hingga 2.5% dan penambahan 1% konjac tidak dapat menstabilkan yogurt yang ditambah ekstrak nanas. Pada penambahan konjac 5% dan ekstrak nanas 5% menghasilkan yoghurt yang mempunyai aktivitas antioksidan yang paling tinggi pada metode FRAP. Akan tetapi, hasil uji orgonaleptic sampel ini menunjukkan kurang disukai dibandingkan dengan yoghurt tanpa penambahan sari buah nanas karena rasanya lebih pahit.
Effectiveness of Herbal Diet Nigella sativa and Gracilaria verrucosa Against Non-specific Immunity of Tilapia (Oreochromis niloticus) Cahyono Purbomartono; Rofiqoh Rofiqoh; Arief Husin; Dini Siswani Mulia
Sainteks Vol 20, No 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v20i1.16410

Abstract

The addition of Nigella sativa and Gracilaria verrucosa to feed is used as a supplement to increase non-specific immunity in tilapia. The addition of herbal supplements is safe for consumption, easy to decompose, has no residue on the fish's body, and does not harm the environment. This study aims to find the effectiveness of the addition of the herbs Nigella sativa and Gracilaria verrucosa to increase non-specific immunity in tilapia. The study used an experimental method with a completely randomized design, applying 4 treatments and 1 control to tilapia. The dietary doses of Nigella sativa were T0 (control, without Nigella sativa), T1 (2.5), T2 (5), T3 (7.5), and T4 (10) (g kg-1 feed). While the dietary doses of Gracilaria verrucosa were T0 (control, without G. verrucosa), T1 (0.5), T2 (1), T3 (1.5), and T4 (2) (g kg-1 feed). The results showed that the percentage of hematocrite increased significantly with the Nigella sativa diet, while on the Gracilaria verrucosa diet, the percentage of hematocrit was not significant. Further, the Nigella sativa diet and the Gracilaria verrucosa diet can significantly increase the percentage of lymphocytes, but not significantly to the percentage of monocytes. In fish farming, the Nigella sativa and Gracilaria verrucosa diets have the potential to be used to increase non-specific immunity in tilapia, but it is more effective to use the Nigella sativa diet at a dose of 5 g kg-1 feed.
Meta-Analisis Kualitas Website Onclass Universitas Muhammadiyah Purwokerto Berdasarkan Standarisasi SCORM Content Agregation Model Beny Pradana; Hindayati Mustafidah
Sainteks Vol 19, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v19i2.15121

Abstract

E-learning OnClass ini menjadi salah satu sarana pembelajaran berbasis teknologi informasi yang disediakan oleh pihak Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Namun e-learning OnClass belum mendapat penilaian kualitas kinerja dari pengguna dengan menggunakan standarisasi SCORM yaitu menggunakan variabel  Accessibility, variabel Adaptability, variabel Affordability, variabel Durability, variabel Interoperability, dan variabel Reuseability. Tujuan dari penelitian ini yaitu melakukan meta-analisis terhadap tingkat kualitas dari website e-learning OnClass Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu meta-analisis yang dibantu dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner performance dan importance serta variabel dari standarisasi e-learning SCORM. Teknik analisis pada penelitian ini berupa analisis gap yaitu dengan menghitung  nilai selisih antara performance dan importance dari website OnClass Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Setelah dilakukan perhitungan selisih antara performance dan importance dihasilkan bahwa ada beberapa variabel yang memiliki selisih nilai negatif walaupun dengan rentang yang kecil. Variabel tersebut yaitu variabel Adaptability dengan nilai -0,0662, variabel Durability dengan nilai -0,0618, variabel Interoperability dengan nilai -0,1068, dan variabel Reuseability dengan nilai -0,0026. Walaupun demikian, tidak semua item dalam variabel tersebut bernilai negatif, masih ada yang memiliki selisih nilai yang positif. Artinya kualitas website OnClass masih cukup bagus dan terjaga karena rentang selisih dari tingkat performance dan importance masih termasuk sedikit. Variabel serta atribut yang bernilai negatif tetap harus mendapatkan prioritas untuk ditingkatkan kualitasnya.
Pengaruh Penambahan Plastik High Density Polyethylene (HDPE) dan Low Density Polyethylene (LDPE) Terhadap Karakteristik Campuran Aspal AC-WC Menggunakan Metode Kering Abd Latif; Arief Setiawan
Sainteks Vol 20, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v20i2.17200

Abstract

Perkerasan lentur memiliki beberapa kelemahan diantaranya mengalami deformasi permanen yang disebabkan adanya tekanan terlalu berat serta frekuensi lalu lintas berlebih, sehingga dibutuhkan bahan tambahan dalam campuran aspal, salah satu bahan tambahan yang dapat digunakan adalah polimer. Penelitian ini menggunakan polimer bekas dari jenis plastik High Density Polyethylene (HDPE) dan Low Density Polyethylene (LDPE) dengan metode pencampuran cara kering (Dry Process). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui lebih lanjut dampak dari penggunaan limbah plastik pada campuran Laston AC-WC terhadap karakteristik campuran aspal, adapun manfaatnya yaitu untuk mengurangi beban limbah dengan memperluas pemakaian limbah plastik serta meningkatkan karakteristik campuran aspal.. Pembuatan benda uji aspal Modifikasi dibuat dengan mencampurkan agregat terselimuti 50% dan 100% plastik terhadap kadar aspal optimum yang telah ditentukan, adapun hasil hasil pengujian diperoleh Kadar Aspal Optimum sebesar 5,8%. Pada penyelimutan agregat menggunakan plastik, nilai Kepadatan, rongga antara agregat, Rongga Terisi Aspal dan kelelehan mengalami perubahan tetapi masih memenuhi spesifikasi. Pengaruh penyelimutan agregat menggunakan plastik pada nilai stabilitas, semakin meningkat seiring bertambahnya persentase penyelimutan, nilai maksimal peningkatan stabilitas terjadi pada penambahan 15 gram atau penyelimutan 100% agregat menggunakan plastik LDPE dengan nilai 1121,06 kg dari 947,44 kg tanpa penyelimutan plastik atau naik sebesar 18,325%, ini menunjukkan penambahan penyelimutan agregat menggunakan plastik dapat meningkatkan ketahanan terhadap deformasi permanen dengan meningkatkan nilai stabilitas pada campuran aspal.
Serundeng Instan Berbahan Dasar Batang Kecombrang Sebagai Pangan Lokal Kaya Antioksidan Ika Dyah Kumalasari; Annisa Suci Amaliya Rohman; Suniyah Alfiyati; Rani Febrina Putri
Sainteks Vol 20, No 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v20i1.15528

Abstract

Pangan dengan kandungan antioksidan yang dapat menangkal berbagai penyakit di masa sekarang dibutuhkan oleh masyarakat untuk menjaga imunitas tubuh. Salah satu tanaman lokal Indonesia yang mengandung antioksidan dan belum banyak dimanfaatkan adalah kecombrang. Batang kecombrang dapat diolah menjadi makanan instan seperti serundeng yang bergizi dan dapat menjaga imunitas. Batang kecombrang memiliki kandungan senyawa flavonoid yang merupakan senyawa antioksidan untuk membantu mengurangi kerusakan sel dalam tubuh. Produk yang dibuat pada penelitian ini adalah Serundeng Instan Berbahan Dasar Batang Kecombrang yang diberi nama Serutan Bataco. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui daya terima dan karakteristik kimia produk Serutan Bataco. Analisis karakteristik kimia produk meliputi kadar abu, kadar lemak, dan kadar serat kasar. Hasil penelitian menunjukan produk Serutan Bataco diterima oleh konsumen. Serutan Bataco mengandung kadar abu 9,09%, kadar lemak 39,80%, dan kadar serat kasar 48,78%.
Efektivitas dan Potensi Herbal untuk Peningkatan Pertumbuhan Benih Lele dumbo (Clarias gariepinus) Cahyono Purbomartono; Arief Husin; Irene Septya Bagasnabila; Fani Giri Dwi Zularini; Alvia Trisakti Susiyani; Eka Puji Purwaningsih; Purnomo Purnomo
Sainteks Vol 19, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v19i2.14903

Abstract

Potensi perikanan Indonesia sangat besar namun belum berhasil seluruhnya dimanfaatkan secara optimal. Banyak faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan seperti adanya hambatan penyakit yang dapat mempengaruhi pertumbuhan. Pertumbuhan yang optimal merupakan factor utama agar dapat mencapai produktivitas biomass ikan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menemumukan efektivitas herbal akuatik maupun teresterial untuk memperoleh pertumbuhan optimal. Metode penelitian adalah eksperimen laboratorium menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), masing-maisng dengan 3 ulangan. Hasil penelitian membuktikan herbal teresterial temulawak yang dikombinasikan dengan bawang putih dapat meningkatkan semua indikator pertumbuhan yang signifikan dibanding kontrol dengan dosis optimal 20 g temulawak + 4,50 g bawang putih pada lele dumbo. Demikian pula diet herbal teresterial Aloe vera lebih efektif dibanding diet bawang putih yang ditunjukkan dengan capaian berat akhir dan pertambahan berat yang signifikan pada lele dumbo. Selanjutnya, kombinasi herbal akuatik dan teresterial yaitu diet (fucoidan + kunyit) lebih efektif dibanding hanya pemberian diet tunggal fucoidan saja pada lele dumbo dengan meningkatnya pertambahan berat dan panjang yang lebih optimal. Herbal akuatik fucoidan maupun herbal teresterial temulawak, bawang putih, Aloe vera dan kunyit berpotensi digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan pada budidaya ikan yang dapat diberikan secara tunggal maupun kombinasi.
Comparison of EfficientNet B5-B6 for Detection of 29 Diseases of Fruit Plants Vany Terisia; Widi Hastomo; Adhitio Satyo Bayangkari Karno; Ellya Sestri; Diana Yusuf; Shevty Arbekti Arman; Nada Kamilia
Sainteks Vol 20, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v20i2.18691

Abstract

In initiatives to meet food needs and enhance the wellbeing of farmers and society at large, crop production performance is essential. For early attempts to be made for quick handling to prevent crop failure, farmers must be able to readily and quickly receive information in order to detect plant illnesses. In this study, two Convolutional Neural Network (CNN) architectures namely, EfficientNet versions B5 and B6 are used to develop a classification model for plant disease using Deep Learning (DL). The 66,556 visuals in the dataset, which is from Kaggle.com, are used. To create a model, the training method uses 57,067 images data and 3,170 image data for validation. The EfficientNet architecture versions B5 and B6 received very good accuracy scores for the total test results, namely 0.9905 and 0.9927. The model testing phase was carried out through testing phases utilising 3.171 images data. Future analysis can compare CNN architectures and try it with different datasets.
Jumlah dan Proporsi Bakteri Saluran Pencernaan Ikan Mas (Cyprinus carpio) yang Diberi Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera) dalam Pakan Sofi Khoerun Nisa; Rima Oktavia Kusuma; Agung Cahyo Setyawan; Muh. Sulaiman Dadiono; Hamdan Syakuri
Sainteks Vol 20, No 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v20i1.15455

Abstract

Tepung daun kelor (Moringa oleifera) dapat menjadi salah satu sumber protein alternatif untuk pakan ikan dan penggunaannya dapat mempengaruhi jumlah dan proporsi bakteri di saluran pencernaan ikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah dan proporsi bakteri berdasarkan sifat Gram di di saluran pencernaan ikan mas (Cyprinus carpio) yang beri pakan dengan penambahan tepung daun kelor. Kelimpahan bakteri saluran pencernaan ikan dihitung menggunakan metode total plate count menggunakan media Trypticase soy agar (TSA) dari empat kelompok ikan yang diberi pakan komersil dengan penambahan tepung daun kelor sebanyak: 1) 0 g/kg pakan (kontrol), 2) 2 g/kg pakan, 3) 4 g/kg pakan dan 4) 6 g/kg pakan. Uji sifat Gram dilakukan menggunakan larutan KOH 3% untuk menghitung proporsi bakteri Gram positif dan negatif. Hasil menunjukkan jumlah bakteri di saluran pencernaan ikan perlakuan (4,59-5,07 x 107 CFU/g) cenderung lebih rendah dibandingkan pada ikan kontrol (5,29 x 107 CFU/g). Komunitas bakteri di saluran pencernaan ikan mas dalam penelitian ini didominasi oleh bakteri Gram negatif (83-89%). Proporsi bakteri Gram positif pada ikan yang diberi tepung daun kelor relatif lebih tinggi (15-17%) dibandingkan proporsi bakteri tersebut pada ikan kontrol (11%). Meskipun tidak terdapat perbedaan signifikan, hasil ini mengindikasikan penggunaan tepung daun kelor sampai 6 g/kg pakan dapat mempengaruhi komunitas bakteri saluran pencernaan ikan.