cover
Contact Name
Suwarsito
Contact Email
jurnal.sainteks@ump.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.sainteks@ump.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202, Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Sainteks
ISSN : 08521468     EISSN : 26860546     DOI : https://doi.org/10.30595/sainteks
Sainteks adalah jurnal yang menyajikan artikel hasil pemikiran dan penelitian di bidang sains dan teknologi. Sainteks merupakan jurnal peer reviewed dan open access. Sainteks diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Sainteks mengundang para peneliti, dosen, dan praktisi di seluruh dunia untuk bertukar dan memajukan keilmuan di sains dan teknologi. Dokumen yang dikirim harus dalam format Ms. Word dan ditulis sesuai dengan panduan. Sainteks terbit 2 kali dalam setahun pada bulan Maret dan Oktober. Namun mulai tahun 2019 Sainteks terbit di bulan April dan Oktober.
Articles 246 Documents
Prediksi Prestasi Belajar Mahasiswa Berdasarkan Faktor Internal dan Eksternal Menggunakan Jaringan Backpropagation dengan Klasifikasi Fuzzy Muftikhah, Muftikhah; Mustafidah, Hindayati
Sainteks Vol 21, No 1 (2024): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v21i1.21590

Abstract

Prestasi belajar mahasiswa dapat dilihat berdasarkan nilai indeks prestasi kumulatif (IPK). Indeks prestasi memiliki kategori yang menunjukkan kualitas pendidikan yang ditempuh oleh mahasiswa. Kategori IPK meliputi jelek, cukup, baik, baik sekali, dan memuaskan. Prestasi belajar dipengaruhi oleh beberapa faktor internal seperti motivasi belajar, disiplin belajar, dan kemandirian belajar, dan faktor eksternal seperti lingkungan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi prestasi belajar mahasiswa berdasarkan faktor internal dan eksternal menggunakan metodologi jaringan syaraf tiruan (JST) yang dikombinasikan dengan logika fuzzy. Pengategorian prestasi belajar maupun faktor yang memengaruhinya dilakukan menggunakan metode klasifikasi fuzzy dengan pelatihan yang dilakukan oleh JST menggunakan jaringan backpropagation. Sumber data yang digunakan yaitu berupa data angket yang diberikan kepada mahasiswa program studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang dikombinasikan dengan data dokumentasi dari bagian akademik di Fakultas Teknik dan Sains Universitas Muhammadiyah Purwokerto. JST melakukan pelatihan pada data faktor internal dan eksternal terhadap data target berupa IPK untuk mendapatkan pola output. Data penelitian dibagi menjadi data latih dan data uji dengan rasio 80%:20%. Hasil pengujian terhadap model yang dihasilkan oleh jaringan, diperoleh nilai error sebesar 6,504 x 10-6 dan nilai korelasi mendekati 1 (R≈1), sehingga dapat disimpulkan bahwa pola output yang terbentuk memiliki kesalahan yang sangat kecil dan memiliki korelasi yang sangat erat antara prestasi belajar dengan faktor-faktor yang memengaruhinya. Dengan demikian, model berbasis jaringan syaraf fuzzy yang dibangun dapat digunakan untuk menmprediksi prestasi belajar mahasiswa berdasarkan faktor motivasi belajar, disiplin belajar, kemandirian belajar, dan lingkungan belajar.
Performa Pertumbuhan Nilem (Osteochilus vittatus) yang Diberi Pakan dengan Suplementasi Garam Syakuri, Hamdan; Pramono, Taufik Budhi; Ekasanti, Anandita; Nugrayani, Dewi; Listiowati, Emyliana
Sainteks Vol 21, No 1 (2024): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v21i1.21069

Abstract

Suplementasi garam dalam pakan ikan mempunyai peluang meningkatkan efisiensi produksi perikanan budidaya melalui peningkatan pertumbuhan ikan. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji performa pertumbuhan Nilem (Osteochilus vittatus) yang diberi pakan dengan suplemen garam. Penelitian eksperimen dilaksanakan menggunakan rancangan acak lengkap, terdiri atas lima perlakuan dan enam ulangan. Perlakuan berupa suplementasi garam dengan dosis 0% (kontrol), 1%, 2%, 3%, dan 4%. Benih ikan (2,3 ± 0,16 g) dipelihara dalam sistem resirkulasi menggunakan wadah berisi 40 liter air dengan kepadatan 15 ekor per wadah dan diberi pakan uji selama 30 hari. Pertumbuhan ikan dan kualitas air diamati secara periodik. Hasil penelitian menunjukkan kelompok ikan yang diberi suplementasi 3% garam memiliki pertumbuhan yang tidak signifikan lebih baik berdasarkan pertambahan berat, relative growth rate (RGR) dan specific growth rate (SGR). Ikan perlakuan 2% garam menunjukkan faktor kondisi yang cenderung lebih tinggi dibandingkan ikan perlakuan lain, namun tidak signifikan secara statistik. Suplementasi garam tidak meningkatkan pertumbuhan ikan secara nyata namun berpotensi dapat membuat produksi budidaya Nilem menjadi lebih efisien.
Inovasi Baju Kateter untuk Kenyamanan Pasien Rawat Jalan dengan Gangguan Perkemihan Terpasang Kateter Rahayu, Intan Dwi; Suparti, Sri
Sainteks Vol 21, No 1 (2024): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v21i1.21199

Abstract

Katerisasi urine adalah tindakan untuk membantu pasien berkemih. Ada banyak penyebab dilakukan tindakan ini salah satunya adalah kompleksitas pengobatan dan keparahan penyakit. Penggunaan jangka panjang pada kateter menimbulkan ketidaknyamaan pada pasien. Sedangkan kenyamanan merupakan aspek penting dalam proses penyembuhan dan kuliatas hidup pasien. Melihat hal tersebut maka diperlukan inovasi baju kateter untuk membantu memberikan kenyamanan pada pasien terpasang kateter. Tujuan penelitian ini untuk membuat baju kateter dan mengujikan produk pada ahli desain, ahli Kesehatan dan akademisi agar menghasilkan produk akhir yang layak. Penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D) atau penelitian dan pengembangan yang merupakan sebuah penelitian yang bertujuan untuk membuat atau menghasilkan suatu produk tertentu. Hasil uji kelayakan produk dengan analisis CVI didapatkan hasil S-CVI sebesar 1,00 dan S-CVI-UA sebesar 1,00 dengan 4 pakar menunjukan bahwa produk sudah layak, serta hasil uji kelompok terbatas oleh 10 orang mahasiswa didapatkan pernyataan bahwa produk baju kateter sudah layak. Produk baju kateter yang layak digunakan sebagai baju untuk membantu memberikan kenyamanan pada pasien rawat  jalan yang terpasang kateter.
Pengaruh Substitusi Larva Magot (Hermetia illucens) terhadap Efisiensi Pakan dan Pertumbuhan Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) Suwarsito, Suwarsito; Susylowati, Dewi; Suyadi, Aman
Sainteks Vol 21, No 1 (2024): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v21i1.21598

Abstract

Pertumbuhan ikan lambat dan biaya pakan yang tinggi merupakan permasalahan yang sering dihadapi dalam budidaya ikan gurami. Ikan gurami membutuhkan waktu pemeliharaan lebih dari satu tahun untuk mencapai berat minimal 500 gram. Biaya pakan dalam budidaya ikan hampir mencapai 60% dari biaya produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi larva magot (Hermetia illucens) terhadap pertumbuhan ikan, retensi protein, dan efisiensi pakan, serta  menentukan kombinasi substitusi larva magot yang menghasilkan pertumbuhan, retensi protein, dan efisiensi pakan tertinggi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari lima perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah: P1 (pemberian 100% pakan komersial); P2 (pemberian kombinasi larva magot 25% dan pakan komersial 75%); P3 (pemberian kombinasi larva  magot 50% dan pakan komersial 50%); P4 (pemberian kombinasi larva magot 75% dan pakan komersial 25%); dan P5 (pemberian larva magot 100%). Benih ikan gurami dengan bobot rata-rata 7 - 10 gram dipelihara dalam jaring berukuran 50 x 50 x 50 cm dengan kepadatan 8 ekor/unit percobaan selama 42 hari. Pemberian pakan dilakukan dua kali sehari pada pukul 07.00 dan 16.00 WIB dengan feeding rate 5% dari biomasa ikan. Variabel penelitian meliputi laju pertumbuhan spesifik ikan, retensi protein dan efisiensi pakan. Data penelitian dianalisis menggunakan sidik ragam, dilanjutkan uji Duncan’s Multiple Range Test pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian larva magot (Hermetia illucens) sebagai substitusi pakan ikan berpengaruh terhadap pertumbuhan ikan, retensi protein, dan efisiensi pakan. Kombinasi larva magot 25% dan pakan komersial 75% (P2) menghasilkan pertumbuhan ikan, retensi protein, dan efisiensi pakan tertinggi, berturut-turut sebesar 3,3 ± 0,1 gram/hari; 73,16 ± 7,47%; dan 79,44 ± 7,18%.
Identifikasi Senyawa Flavonoid Daun Jinten (Plectranthus amboinicus) Menggunakan Liquid Chromatography-Mass Spectrometry (LC-MS) dan Potensinya sebagai Antikanker Secara In-Vitro Martha, Rahma Diyan; Danar, Danar; Safitri, Yunita Diyah; Parbuntari, Hesty
Sainteks Vol 21, No 1 (2024): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v21i1.21171

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan potensi senyawa flavonoid dalam daun jinten (Plectranthus amboinicus) sebagai agen antikanker. Melalui identifikasi menggunakan Liquid Chromatography-Mass Spectrometry (LC-MS), ditemukan delapan senyawa flavonoid, termasuk Kaempferol 3-(5''-feruloylapioside), Kaempferol 3-(6''-caffeoylglucoside), dan Kaempferol 3-glucosyl-(1 2)-galactosyl-(1 2)-glucoside. Senyawa-senyawa ini telah terbukti memiliki potensi antikanker melalui penelitian sebelumnya. Metode LC-MS dipilih untuk identifikasi senyawa karena memberikan data yang informatif, termasuk informasi tentang massa molekul senyawa yang teridentifikasi. Proses penelitian melibatkan beberapa langkah, mulai dari pembuatan simplisia daun jinten, pembuatan ekstrak melalui maserasi, fraksinasi, hingga identifikasi senyawa menggunakan LC-MS. Temuan ini mengindikasikan bahwa daun jinten memiliki potensi sebagai sumber senyawa antikanker yang bernilai, yang dapat menjadi dasar untuk penelitian lebih lanjut dalam memanfaatkannya dalam terapi kanker.
Analisis Karakteristik Fisik dan Mikrobiologi pada Sirup Faiza, Arafany; Kumalasari, Ika Dyah
Sainteks Vol 21, No 1 (2024): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v21i1.21164

Abstract

Sirup  merupakan  cairan  kental,  yang  pada  biasanya terbentuk dari kombinasi air dan gula yang direbus sehingga menghasilkan larutan yang pekat. Untuk menjamin keamanan pangan produk dilakukan pengawasan kualitas. Pengawasan kualitas penting dilakukan untuk mencegah kontaminasi, menjaga proporsi bahan-bahan yang tepat, memastikan bahwa produk memenuhi standar keamanan pangan dan memenuhi harapan konsumen terkait cita rasa, warna, dan aroma yang khas. Analisis karakteristik fisik dan mikrobiologi pada produk sirup dilakukan menggunakan 3 parameter yaitu; viskositas, brix dan juga mikrobiologi. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik fisik dan mikrobiologi sirup. Metode yang dilakukan yaitu dengan observasi lapangan, pengukuran viskositas, pengukuran brix, pengecekan mikrobiologi dengan parameter Angka Lempeng Total (ALT), kapang-khamir, coliform, e.coli, dan salmonella. Berdasarkan hasil analisis viskositas sirup sebesar 143,2 Mpa.s, minggu ke-3 sebesar 122 Mpa.s dan minggu ke-4 sebesar 125,1 Mpa.s, brix sebesar 68°, 68°, dan 68°, ALT 4×10¹ CFU/mL, 1×10¹ CFU/mL dan 1×10¹ CFU/mL, kapang-khamir <10¹ CFU/mL, <10¹ CFU/mL, dan <10¹ CFU/mL, serta coliform, e.coli dan salmonella yang negatif. Karakteristik fisik sirup belum memenuhi standar viskositas perusahaan, dan karakteristik mikrobiologi sirup sudah memenuhi standar SNI 3544:2013, sehingga sudah aman untuk dikonsumsi.
Implementasi Teknik Search Engine Optimization (SEO) Menggunakan Metode White Hat SEO Pada Website Xuzu (Studi Kasus: PT. Bintang Konveksi Indo) Cahyanto, Mochammad Andre; Aminudin, Aminudin; Marthasari, Gita Indah
Sainteks Vol. 21 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v21i2.21843

Abstract

PT. Bintang Konveksi Indo adalah perusahaan jasa pembuatan pakaian dan aksesoris, termasuk baju dinas, baju organisasi, dan perlengkapan wisuda. Perusahaan tersebut juga memperkenalkan brand XUZU dengan fokus pada kualitas, desain, dan pelayanan terbaik. Namun, saat ini bisnis tersebut mengalami kesulitan dalam mengenalkan produk ke luar daerah karena kurangnya media pendukung. Untuk itu, perusahaan ingin mengembangkan sarana pemasaran alternatif secara online melalui website yang mudah ditemukan di mesin pencarian. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan visibilitas website pada mesin pencarian. Metode yang digunakan yaitu teknik White Hat SEO yang diintegrasikan dengan data terstruktur seperti schema markup. Untuk mengetahui peningkatan rangking pada mesin pencarian, dilakukan pengujian dan analisis menggunakan tools pengujian yaitu SEO Site Checkup, Google search Console, Google Analytics dan perkembangan rangking pada Search Engine Result Page (SERP). Hasil Penelitian menunjukkan penerapan White Hat SEO berhasil meningkatkan visibilitas dan peringkat website berdasarkan analisis Google Search Console dan Google Analytics. Dan integrasi Schema Markup juga berdampak positif, meningkatkan kunjungan pengguna dan Click Through Rate (CTR) karena pengguna lebih tertarik pada informasi terstruktur.
Analisa Kadar Air dan Laju Pembakaran Bahan Bakar Briket Tempurung Kelapa dengan Variasi Perekat sebagai Bahan Bakar Alternatif Subodro, Rohmat; Ashari, Firdaus; Sutrisno, Sutrisno; Pratama, Ronni; Fadilah, Humam Agil
Sainteks Vol. 21 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v21i2.22501

Abstract

Seiring dengan bertambahnya pertumbuhan ekonomi di dunia, konsumsi penggunaan energi di dunia juga semakin meningkat. Sumber energi akan semakin berkurang jika tidak ada produksi briket baru sebagai energi terbarukan. Kebutuhan dalam energi terus meningkat dan seiring peningkatan aktivitas manusia yang mengkonsumsi bahan bakar, salah satunya bahan bakar minyak (BBM) yang berasal dari sumber fosil tumbuhan dan hewan. Akibatnya, semakin menipisnya cadangan bahan bakar fosil berdampak pada perekonomian. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui laju pembakaran briket yang paling rendah dan mengetahui laju pembakaran briket yang paling tinggi. Dalam penelitian ini menggunakan Bahan Perekat (Tepung Elod), air, serbuk arang tempurung batok kelapa yang memiliki nilai kalor tinggi. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan uji laboratorium dan studi literatur. Variasi komposisi yang digunakan yaitu 10%, 15%, 20%, 25%, 30% dari berat briket basah. Hasil pengujian kadar air yang paling rendah adalah pada briket batok kelapa dengan perekat 30 %. Dari hasil pengujian pembakaran perekat 10% memiliki laju pembakaran paling besar yaitu sebesar 1,3 gr/menit. Dari hasil penelitian ini, hasil uji kadar air briket dengan perekat 30 %  akan memberikan kontrol pembakaran yang lebih baik dibandingkan dengan briket yang lain
Analisis Kadar Benzoat, Sorbat, dan Sakarin pada Sampel Makanan Menggunakan Metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) di Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Yogyakarta Laili, Shina Hajar Nur; Juwitaningtyas, Titisari
Sainteks Vol. 21 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v21i2.23159

Abstract

Kemajuan teknologi mendorong berkembangnya industri-industri yang bergerak di bidang pangan semakin canggih dalam pengolahan produknya. Produk yang beragam yang dijual di pasaran akan meningkatkan pola konsumsi masyarakat. Maka dari itu, dibutuhkan pengawasan dan pengamanan tentang pangan olahan yang ditujukan untuk meminimalisir maraknya penggunaan bahan tambahan pangan yang beragam yang kemungkinan keluar dalam pengawasan.  Pemerintah dalam hal ini BPOM dengan jajarannya yaitu BBPOM/BPOM/Loka POM secara rutin melakukan pengawasan dan pengamanan terhadap bahan tambahan pangan pada produk yang akan dipasarkan maupun yang ditemukan dipasaran. Tujuan analisis pada pelaksanaan kerja praktik di BBPOM (Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan) Yogyakarta Laboratorium Kimia Pangan adalah untuk mengetahui analisis kadar pengawet benzoat dan sorbat serta pemanis sakarin yang ditambahkan dalam bahan pangan. Metode analisis kadar benzoat, sorbat, dan sakarin pada sampel dilakukan menggunakan KCKT (Kromatografi Cair Kinerja Tinggi). Sampel pengujian sebanyak tiga sampel yaitu jenang dodol, wajik kletik, dan keripik. Hasil analisis kadar benzoat, sorbat, dan sakarin terhadap tiga sampel menunjukkan bahwa sampel jenang dodol dan wajik kletik positif benzoat (Tidak Memenuhi Syarat) serta keripik negatif benzoat (Memenuhi Syarat). Hasil pengujian kadar sorbat dan sakarin ketiga sampel negatif (Memenuhi Syarat). Kemudian dapat disimpulkan bahwa sampel makanan yang diuji ada dua  sampel jenang dodol dan wajik kletik yang belum memenuhi standar pemakaian pengawet benzoat dan sorbat serta pemanis sakarin, sehingga tidak aman dikonsumsi. 
Pengujian Kadar Aspartam pada Sampel Minuman Menggunakan Metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) di Balai Besar POM Yogyakarta Bella, Rista; Juwitaningtyas, Titisari
Sainteks Vol. 21 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v21i2.23433

Abstract

Aspartam adalah pemanis buatan yang banyak digunakan dalam industri minuman karena rendah kalori dan tidak meningkatkan kadar gula darah, tetapi berisiko menimbulkan efek samping jika dikonsumsi berlebihan. Pengujian kadar aspartam pada produk minuman penting untuk memastikan keamanan konsumen. Penelitian ini menguji kadar aspartam pada tiga sampel minuman di Yogyakarta menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) di Balai Besar POM (BBPOM) Yogyakarta. Tiga sampel (minuman bubuk instan dan dua minuman berbasis air berperisa) diekstraksi dan dianalisis menggunakan KCKT. Semua sampel positif mengandung aspartam dan masih di bawah batas maksimum yang diperbolehkan (600 mg/kg) oleh Perka BPOM Nomor 11 Tahun 2019. Kadar aspartam terendah ditemukan pada sampel 153 (30,58 mg/kg), tertinggi pada sampel 161 (95,42 mg/kg), dan sampel 171 (58,91 mg/kg) di tengah-tengah. Ketiga sampel minuman aman untuk dikonsumsi karena kadar aspartamnya masih dalam batas yang diizinkan.