cover
Contact Name
Suwarsito
Contact Email
jurnal.sainteks@ump.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.sainteks@ump.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202, Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Sainteks
ISSN : 08521468     EISSN : 26860546     DOI : https://doi.org/10.30595/sainteks
Sainteks adalah jurnal yang menyajikan artikel hasil pemikiran dan penelitian di bidang sains dan teknologi. Sainteks merupakan jurnal peer reviewed dan open access. Sainteks diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Sainteks mengundang para peneliti, dosen, dan praktisi di seluruh dunia untuk bertukar dan memajukan keilmuan di sains dan teknologi. Dokumen yang dikirim harus dalam format Ms. Word dan ditulis sesuai dengan panduan. Sainteks terbit 2 kali dalam setahun pada bulan Maret dan Oktober. Namun mulai tahun 2019 Sainteks terbit di bulan April dan Oktober.
Articles 253 Documents
Studi Kemungkinan Bakteri Streptococcus sp. sebagai Agen Penyakit Mata Menonjol pada Ikan Nila Budidaya di Desa Karangsalam, Banyumas: Sebuah Studi Awal Pratama, Ikhsan; Rijal, Muhammad Azharul; Rusman, Ade; Lenterani, Febiana; Izzuddin, Hilmy; Saputra, Kukuh Andre Setya
Sainteks Vol. 23 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v23i1.30662

Abstract

Penyakit streptokokosis merupakan salah satu ancaman utama dalam budidaya ikan nila yang dapat menyebabkan mortalitas tinggi dan kerugian ekonomi signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri penyebab gejala penyakit pada ikan nila budidaya melalui pendekatan molekuler. Sampel ikan yang menunjukkan gejala klinis berupa exophthalmia diambil dari lokasi budidaya dan dilakukan isolasi bakteri dari organ mata, otak, hati, dan ginjal menggunakan metode pour plate pada media Trypticase Soy Agar (TSA). Karakterisasi awal dilakukan melalui pengamatan morfologi koloni dan uji gram KOH, sedangkan identifikasi molekuler dilakukan menggunakan analisis gen 16S rRNA melalui PCR dan sekuensing. Hasil isolasi menunjukkan bahwa seluruh organ menghasilkan koloni bakteri berbentuk coccus dengan reaksi gram positif, yang mengarah pada genus Streptococcus. Analisis filogenetik menunjukkan bahwa isolat berkelompok erat dengan Streptococcus agalactiae dengan nilai bootstrap 100, menandakan tingkat kepercayaan yang sangat tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa infeksi bersifat sistemik dan berkaitan erat dengan gejala klinis yang diamati. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa S. agalactiae merupakan agen penyebab utama penyakit pada ikan nila di lokasi penelitian. Hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan strategi pengendalian penyakit yang lebih efektif berbasis kondisi lokal.
Kinerja Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Juvenil Ikan Dewa (Tor tambroides) yang Dibudidayakan pada Recirculating Aquaculture System (RAS) Suwarsito, Suwarsito; Rijal, Muhammad Azharul; Mustafidah, Hindayati; Tamam, Muhammad Taufik
Sainteks Vol. 23 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v23i1.30666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan Recirculating Aquaculture System (RAS) terhadap kinerja pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan dewa (Tor tambroides), sebagai spesies lokal bernilai konservasi tinggi yang sensitif terhadap perubahan kualitas lingkungan perairan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan dua perlakuan, yaitu sistem non‑RAS dan sistem RAS, masing‑masing dengan lima ulangan. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan mutlak, efisiensi pakan, dan kelangsungan hidup. Data dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem RAS memberikan pengaruh sangat nyata (p<0,01) terhadap pertumbuhan mutlak dan efisiensi pakan, serta pengaruh nyata (p<0,05) terhadap kelangsungan hidup ikan dewa. Sistem RAS menghasilkan nilai pertumbuhan mutlak dan efisiensi pakan yang lebih tinggi, serta kelangsungan hidup yang lebih baik dibandingkan sistem non‑RAS. Temuan ini menunjukkan bahwa stabilitas kualitas air dan lingkungan pemeliharaan yang lebih terkontrol pada sistem RAS mampu meningkatkan pemanfaatan nutrien pakan dan menekan stres lingkungan pada ikan dewa. Dengan demikian, penerapan sistem RAS berpotensi menjadi strategi teknologi yang efektif dan berkelanjutan untuk mendukung pengembangan budidaya ikan dewa.
Sistem Pakar Berbasis Web untuk Mengidentifikasi Jenis Ikan Air Tawar Menggunakan Metode Certainty Factor Mustafidah, Hindayati; Prayogo, Adhitya; Suwarsito, Suwarsito
Sainteks Vol. 23 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v23i1.30852

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pakar berbasis web untuk mengidentifikasi jenis ikan air tawar berdasarkan kualitas air dan kondisi wilayah menggunakan metode Certainty Factor (CF). Sistem dikembangkan menggunakan parameter kualitas air meliputi suhu air, oksigen terlarut, pH, amonia, dan total dissolved solid (TDS), serta parameter kondisi wilayah berupa suhu udara dan ketinggian dataran. Penelitian menggunakan 18 parameter dan 11 jenis ikan air tawar yang diperoleh melalui wawancara dengan pakar perikanan dan studi literatur. Tahapan penelitian meliputi akuisisi pengetahuan, representasi pengetahuan, pengembangan shell sistem, dan pengujian. Pengujian sistem dilakukan menggunakan Black Box Testing dan System Usability Scale (SUS). Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menghasilkan tingkat akurasi sebesar 93%, sedangkan pengujian SUS memperoleh skor rata-rata 71,25 yang termasuk kategori baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem dapat membantu pengguna dalam menentukan jenis ikan air tawar yang sesuai untuk dibudidayakan.