cover
Contact Name
Dessy Wardiah
Contact Email
jurnalwahanadidaktika@gmail.com
Phone
+6285380755167
Journal Mail Official
wahanadidaktika@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend. A. Yani Lr. Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang Telp. (0711) 510043 Faks (0711) 514782
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Wahana Didaktika
ISSN : 18295614     EISSN : 26214075     DOI : http://dx.doi.org/10.31851/wahanadidaktika
Core Subject : Education,
Jurnal wahana didaktika terbit setiap Januari, mei dan september Artikel-artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Wahana didaktika termasuk hasil dari bidang penelitian kualitatif; konseptual; dan tinjauan literatur. Serangkaian penelitian yang meliputi Ilmu Pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 441 Documents
PENGARUH METODE LATIHAN MENYELURUH, METODE LATIHAN BAGIAN, DAN MOTOR EDUCABILITY TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN BOLABASKET Roma Donny
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 2 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v12i2.95

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui efek metode latihan dan motor educability terhadap keterampilan bermain basket atlet Meteor Klub Kerinci. Jenis penelitian ini adalah kuasi-eksperimen, populasi adalah atlet Meteor Klub Kerinci berjumlah 88 orang, sedangkan sampel berjumlah 48 orang yang dipisah menjadi dua kelompok, yaitu kelompok motor educabilty tingkat tinggi dan motor educability tingkat rendah. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) ada perbedaan keterampilan bermain basket antara kelompok metode latihan global  dengan kelompok metode latihan bagian, (2) ada interaksi antara metode latihan dan motor educability dalam meningkatkan keterampilan bermain bola basket, (3) pada motor educability tingkat tinggi, metode latihan global lebih efektif daripada metode latihan bagian dalam meningkatkan keterampilan bermain bola basket atlet klub Meteor Kerinci, (4) selanjutnya, pada kelompok motor educability rendah, metode latihan bagian lebih efektif dibandingkan dengan metode latihan global dalam meningkatkan keterampilan bermain atlet bola basket Klub Meteor Kerinci. Kata Kunci: Metode Latihan Menyeluruh, Metode Latihan Bagian, Motor Educability, Keterampilan Bermain Bolabasket.
PENGGUNAAN MATERI TEORI KARIER JOHN HOLLAND TERHADAP PENINGKATAN PERENCANAAN KARIER SISWA MELALUI LAYANAN INFORMASI BERMUATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL Ramtia Darma Putri; Syska Purnamasari
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 2 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i2.2053

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pada perencanaan karier siswa sebelum dan sesudah diberi layanan informasi bermuatan pembelajaran kontekstual dengan materi karier John Holland. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen yang menggunakan desain Quasi Experimental. Bentuk Quasi Experimental yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pretest Posttest One Group Design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMA PGRI 2 Palembang kelas X IPS 3. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Instrumen Perencanaan Karier Siswa dengan model Skala Likert dengan nilai validitas 1 dan reliabilitas 0.866. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dan diuji dengan teknik Paired Samples t-test dengan bantuan SPSS versi 17.00. Temuan dalam penelitian ini mengungkapkan terdapat perbedaan yang signifikan pada perencanaan karier siswa sebelum dan sesudah diberi layanan informasi informasi bermuatan pembelajaran kontekstual dengan materi karier John Holland. Hasil penelitian diharapkan dapat berkontribusi bagi personil sekolah maupun lingkungan dalam meningkatkan perencanaan karier siswa di sekolah. Kata Kunci : Teori Karier John Holland, Perencanaan Karier, Layanan Informasi dan Pembelajaran Kontekstual THE USE OF JOHN HOLLAND'S CAREER THEORY MATTERS ON IMPROVING STUDENT CAREER PLANNING THROUGH TRENGTHENING INFORMATION SERVICES CONTEXTUAL LEARNINGAbstractThis study aims to find out the significant differences in student career planning before and after being given information services containing contextual learning with John Holland career material. This research is a quantitative research with experimental research method that uses Quasi Experimental design. The Quasi Experimental form used in this study is the Pretest Posttest One Group Design. Subjects in this study were students of SMA PGRI 2 Palembang class X IPS 3. The research instrument used was the Student Career Planning Instrument with a Likert Scale model with validity value 1 and 0.866 reliability. The data obtained were then analyzed and tested with Paired Samples t-test technique with the help of SPSS version 17.00. The findings in this study revealed that there were significant differences in student career planning before and after being given information information services containing contextual teaching and learning with John Holland career material. The results of the study are expected to contribute to school personnel and the environment in improving student career planning at school. Keywords: John Holland Career Theory, Career Planning, Information Services and Contextual Teaching and Learning
KAIN SONGKET SEBAGAI MATERI PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN INDONESIA Muhamad Idris
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v13i3.516

Abstract

AbstrakPermasalahan penelitian adalah nilai sejarah apakah dari kain songket Palembang yang dapat dijadikan sebagai materi pembelajaran sejarah kebudayaan di Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas PGRI Palembang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui nilai sejarah apakah dari kain songket Palembang yang dapat dijadikan sebagai materi pembelajaran sejarah kebudayaan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan studi kasus tunggal terpancang. Sumber data adalah informan, dokumen, dan tempat yang berkaitan dengan songket Palembang sebagai obyek penelitian ini. Teknik pengumpulan data adalah wawancara mendalam pada kolektor kain songket Palembang, kajian dokumen dan observasi langsung. Validitas data menggunakan metode triangulasi data dan triangulasi metode. Hasil penelitian songket Palembang memiliki kekayaan nilai sejarah yang tinggi yang dapat dijadikan sebagai materi pembelajaran sejarah kebudayaan. Songket Palembang telah mengakar sejak lama dalam budaya Palembang. Data lapisan kebudayaan masa Sriwijaya, kesultanan Palembang jelas merekam jejak sejarah tersebut.   Kata Kunci: Songket, pembelajaran sejarah kebudayaan Indonesia.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL MELALUI METODE PEMBELAJARAN ACTUAL LEARNING Nani Ratnawati
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 2 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v17i2.2613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  hasil  belajar Ilmu Pengetahuan Sosial setelah  diterapkan  metode pembelajaran  actual learning pada peserta didik kelas VIII.1 SMP Negeri 36 Palembang. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 36 Palembang. Adapun waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2018 s.d April 2018 tahun pelajaran 2017/2018. Subjek yang dimaksud dalam tindakan  penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII.1 SMP Negeri 36 Palembang yang berjumlah 35 peserta didik.  Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa ketuntasan belajar meningkat dari sebelum tindakan dan sesudah tindakan, yaitu; pra siklus (51,43%), siklus I (65,71%), dan siklus II (88,57%).  Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode pembelajaran actual learning dapat meningkatakan hasil belajar peserta didik VIII.1 SMP Negeri 36 Palembang serta metode pembelajaran actual learning ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran IPS.Kata Kunci: IPS, Metode Pembelajaran Actual Learning
MANAJEMEN PEMANFAATAN MAKAM KI RANGGO WIROSENTIKO SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH Ahmad Zamhari
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 3 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v14i3.1083

Abstract

Abstrak                                                                         Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui pemanfaatan makam Ki Ranggo Wirosentiko di kota Palembang, 2) untuk mengetahui tersedianya sumber penelitian sejarah sebagai sumber pembelajaran sejarah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis model interaktif terdiri atas tiga alur kegiatan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengumpulan data adalah wawancara mendalam, kajian dokumen, observasi langsung, validitas data, teknik analisis. Hasil penelitian menjelaskan bahwa makan Ki Ranggo Wirosentiko merupakan salah satu bangunan peninggalan kesultanan Palembang yang terletak di Talang Keranngo  menggambarkan akulturasi budaya dari Eropa. Secara umum bentuk makam pada  Ki Ranggo Wirosentiko dapat dibagi menjadi beberapa bagian yaitu jirat/kijing. Terdapat sembilan makam empat diantaranya masih bagus atau masih terlihat utuh dan lima makam yang lain sudah rusak. Pada dinding bangunan makam telah menggunakan struktur batu alam asli yang dibuat dengan menggunakan teknik pahatan dengan berbentuk persegi panjang dan sebagian makam yang lainya sudah tidak terbentuk utuh lagi. Kata kunci :  Manajemen, Makam Ki Ranggo Wirosentiko, Sumber Pembelajaran Sejarah
SISTEMATIKA a PENILAIAN AUTENTIK DALAM PEMBELAJARAN DARING DIRUMAH LEWAT TELEVISI SAAT TERJADINYA COVID-19 Shinta Amelia; Titin Tursina; Sibghatun Nikmah; Fuaddilah Ali Sofyan
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 2 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v18i2.4141

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeksripsikan sistematika penilaian autentik dalam pembelajaran daring dirumah lewat televisi saat terjadinya covid 19 sebagai alternatif pemecahan masalah dalam penilaian autententik saat ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan latar kegiatan yaitu penilaian autentik pada siswa yang bernama Aldy Prayoga kelas 6 di SDN 3 Surya Adi kec. Mesuji. kab. OKI. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pembelajaran daring pada saat ini cukup membantu meskipun kurang efektif dalam proses pembelajaran, (2) sistematika pembelajaran autentik disesuaikan dengan kondisi pada saat proses pembelajaran karena penilaian ini dilakukan dengan menggunakan daring, (3) sistematika pembelajaran lewat televisi pada saat ini cukup baik meskipun lebih efektif apabila pembelajaran dilakukan di sekolah (4) kendala yang dihadapi saat belajar daring dirumah adalah mati lampu, memerlukan paket data internet dan pembelajaran lebih sulit.
EFEKTIVITAS LAYANAN INFORMASI DALAM MENINGKATKAN ASPIRASI KARIER SISWA Erfan Ramadhani
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 2 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v15i2.1289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas layanan informasi dalammeningkatkan aspirasi karier siswa. Penelitian ini menggunakan metodekuantitatif. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan rancangan NonRandomized Pretest-Posttest One Group Design. Subjek penelitian ini adalahsiswa siswa SMA Negeri 7 Padang. Instrumen penelitian yang digunakan adalahmodel Skala Likert, selanjutnya dianalisis menggunakan uji Wilcoxon SignedRanks Test dengan bantuan SPSS versi 17.00. Temuan penelitian ini secara umummenunjukkan bahwa layanan informasi efektif dalam meningkatkan aspirasikarier siswa. Selanjutnya, temuan penelitian secara khusus yaitu: 1) Tingkataspirasi karier siswa sebelum diberikan perlakuan layanan informasi beradapada kategori sedang dan 2) Terdapat perbedaan aspirasi karier siswa sebelumdan setelah mengikuti layanan informasi, hal ini terlihat dari peningkatan skorserta analisis statistik dengan peningkatan yang singnifikan. Berdasarkan hasilpenelitian menunjukkan bahwa layanan informasi dapat meningkatkan skoraspirasi karier siswa. Selanjutnya, berdasarkan hasil penelitian ini dapatdisarankan kepada pihak terkait agar dapat menjalin kerja sama dalammembantu siswa meningkatkan aspirasi karier.This study aims to test the effectiveness of information services in improving student career aspirations. This research uses quantitative method. This research type is Quasi Experiment with Non Randomized Pretest-Posttest One Group Design. The subject of this research is students of SMA Negeri 7 Padang. The research instrument used is Likert Scale model, then analyzed using Wilcoxon Signed Ranks Test with SPSS version 17.00. The findings of this study generally show that information services are effective in improving student career aspirations. Furthermore, the research findings are specifically: 1) The level of career aspiration of students before being given information service treatment is in the medium category and 2) There are differences in career aspirations of students before and after following information services, this is evident from the increase in score as well as statistical analysis with the improvement Significant. Based on the results of research indicate that information service can improve student career aspiration score. Furthermore, based on the results of this study can be suggested to the relevant parties in order to establish cooperation in helping students improve career aspirations
PENINGKATAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM MELALUI MODEL GENIUS LEARNING PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 147 PALEMBANG Muttia Ratna
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 1 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i1.1931

Abstract

 AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas IV dalam pembelajaran IPA dengan menggunakan model Genius Learning. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV-A SD Negeri 147 Palembang pada semester genap tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 36 siswa, terdiri dari 20 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus, tiap siklus meliputi: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Indikator kerja yang ditetapkan untuk mengukur keberhasilan atau dikatakan tuntas jika nilai hasil belajar siswa >60 dan ketuntasan kelas 85%. Pada siklus I diperoleh hasil belajar kognitif siswa dengan rata-rata 64,70%, sedangkan siklus 2 diperoleh nilai rata-rata 88.57%. Hasil belajar ranah afektif dan psikomotor siswa pada siklus I berada pada kategori cukup meningkat pada siklus 2 dari kategori cukup menjadi sangat baik. Setelah melaksanakan penelitian tindakan kelas dapat diambil kesimpulan bahwa dengan menggunakan model Genius Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Oleh karena itu disarankan pada guru kelas untuk menerapkan model Genius Learning dalam pembelajaran IPA. Kata Kunci: Hasil Belajar, Pembelajaran IPA, Model Genius Learning IMPROVEMENT OF LEARNING RESULT OF IPA THROUGH GENIUS LEARNING MODEL IN STUDENTS OF GRADE IV SD NEGERI 147 PALEMBANG AbstractThe purpose of this research is to know the improvement of learning result of fourth grade student in science learning by using Genius Learning model. In this study the subject is the fourth grader A State Elementary School 147 Palembang in the even semester of 2012/2013 school year which amounted to 36 students, consisting of 20 male students and 16 female students. This study uses classroom action research consisting of 2 cycles, each cycle includes: planning, implementation, observation, and reflection. Indicators of work established to measure success or say complete if the value of student learning outcomes> 60 and mastery 85% class. In the first cycle, students' cognitive learning achievement with an average of 64.70%, while cycle 2 obtained an average value of 88.57%. The learning result of the affective and psychomotor aspects of the students in cycle I are in the category of enough increase in cycle 2 of the category is quite good. After conducting the classroom action research can be concluded that using the Genius Learning model can improve student learning outcomes. Therefore it is suggested to the classroom teacher to apply the Genius Learning model in science lesson.          Keywords: Learning Outcomes, Science Lesson, Genius Learning Model
HUBUNGAN PENGUASAAN AFIKSASI, KOSAKATA DAN KEMAMPUAN MENULIS KALIMAT TUNGGAL PADA SISWA KELAS II SDN DI KECAMATAN PERIUK, KOTA TANGERANG, PROPINSI BANTEN Adrianus Dedy
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v13i1.278

Abstract

Abstrak          Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui hubungan antara afiksasi, dan pemahaman kosakata terhadap kemampuan menulis kalimat tunggal. Penelitian ini dilakukan di SDN Periuk 1 Kota Tangerang, Provinsi Banten tahun akademik 2012/2013 di semester kedua. Sampel penelitian ini berjumlah 35 orang, yang diambil secara acak (random sampling). Adapun metode penelitian ini menggunakan survey. Adapun hasil penelitian ini meliputi: 1) terdapat hubungan yang signifikan antara penguasaan affiksasi terhadap kompetensi menulis kalimat tunggal; 2) terdapat hubungan yang signifikan antara penguasaan kosakata terhadap kompetensi menulis kalimat tunggal; 3) terdapat hubungan yang signifikan antara penguasaan tata bahasa dan penguasaan kosakata terhadap kompetensi menulis kalimat tunggal. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kompetensi menulis kalimat tunggal dapat dilakukan penguasaan affiksasi dan penguasaan kosakata.   Kata Kunci: Pemahaman Afiksasi, Penguasaan Kosakata, Kompetensi Menulis Kalimat Tunggal
PERAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MEMBANGUN KARAKTER BANGSA Tri Izma; Vira Yolanda Kesuma
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 1 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v17i1.2419

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini menemukan peran Pendidikan kewarganegaraan dalam membimbing setiap warga negara dalam menjalankan hidupnya. Hal ini menunjukan bahwa adanya Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peran yang penting dalam membentuk karakter pribadi generasi muda. Pembelajaran kita selama ini berjalan dengan verbalistik dan berorientasi semata-mata kepada penguasaan isi dari mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan. Pengamatan terhadap praktek pembelajaran sehari-hari menunjukkan bahwa pembelajaran difokuskan agar siswa menguasai informasi yang terkandung dalam materi pelajaran dan kemudian dievaluasi seberapa jauh penguasaan itu dicapai oleh siswa. Seakan-akan pembelajaran bertujuan untuk menguasai isi dari mata pelajaran tersebut. Bagaimana keterkaitan materi ajar dengan kehidupan sehari-hari dan bagaimana materi tersebut dapat digunakan untuk memecahkan problema kehidupan, kurang mendapat perhatian. Pembelajaran seakan terlepas dari kehidupan sehari-hari, oleh karena itu siswa tidak mengetahui manfaat apa yang dipelajari, seringkali tidak tahu bagaimana menggunakan apa yang telah dipelajari dalam kehidupan siswa. Pendidikan Kewarganegaraan diberikan kepada peserta didik supaya dapat menjadikan mereka warga Negara yang baik. Bagaimanakah pendidikan kewarganegaraan berperan dalam pembangunan dan pengembangan karakter dalam diri generasi muda, tentu dapat terjawab jika kontribusi yang diberikan pendidikan kewarganegaraan berhasil mengarahkan generasi muda saat ini untuk berpartisipasi mengusung karakter bangsa. Dalam hal ini pendidikan kewarganegaraan merupakan suatu alat pasif untuk membangun dan memajukan sistem demokrasi suatu bangsa.Kata kunci : Nilai-nilai dan Pendidikan Kewarganegaraan                                                                                                                              “THE ROLE OF CITIZENSHIP EDUCATION IN BUILDING NATIONAL CHARACTER” ABSTRACTThe aim of this research finds role of citizenship education in guiding for every citizen in carrying out his life. This shows that the existence of Citizenship Education has an important role in shaping the personal character of the younger generation. Our learning so far has been verbalistic and has been oriented solely to mastering the contents of citizenship education subjects. Observation of the practice of daily learning shows that learning is focused so that students master the information contained in the subject matter and then evaluated how far the mastery is achieved by students. As if learning aims to master the contents of these subjects. How is the link between teaching material and everyday life and how can the material be used to solve life's problems, get less attention. Learning seems to be detached from everyday life, therefore students do not know the benefits of what is learned, often do not know how to use what has been learned in the lives of students. Citizenship Education is given to students so that they can make them good citizens. How does civic education play a role in the development and development of character in the younger generation, of course it can be answered if the contribution given by citizenship education successfully directs the young generation today to participate in carrying the nation's character. In this case citizenship education is a passive tool for building and advancing a nation's democratic system.Keyword : Values and Citizenship education

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 23 No. 2 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 23 No. 1 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 3 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 2 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 1 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 3 (2023): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 2 (2023): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 1 (2023): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 3 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 2 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 1 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 3 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 2 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 1 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 3 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 2 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 1 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 3 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 2 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 1 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 3 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 2 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 1 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 3 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 2 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 1 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 3 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 2 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 1 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 3 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 2 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 1 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 11 No. 3 (2013): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 11 No. 2 (2013): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan More Issue