cover
Contact Name
Dessy Wardiah
Contact Email
jurnalwahanadidaktika@gmail.com
Phone
+6285380755167
Journal Mail Official
wahanadidaktika@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend. A. Yani Lr. Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang Telp. (0711) 510043 Faks (0711) 514782
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Wahana Didaktika
ISSN : 18295614     EISSN : 26214075     DOI : http://dx.doi.org/10.31851/wahanadidaktika
Core Subject : Education,
Jurnal wahana didaktika terbit setiap Januari, mei dan september Artikel-artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Wahana didaktika termasuk hasil dari bidang penelitian kualitatif; konseptual; dan tinjauan literatur. Serangkaian penelitian yang meliputi Ilmu Pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 441 Documents
PENGARUH METODE AKTIF-REFLEKTIF DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERPENBERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI SISWA KELAS X DI SMA PGRI GELUMBANG Ludviana Ludviana; Dessy Wardiah
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 2 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v14i2.639

Abstract

AbstrakMasalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh metode aktif-reflektif dalam pembelajaran menulis cerpen berdasarkan pengalaman pribadi siswa kelas X SMA PGRI Gelumbang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen dengan desain penelitian adalah control group pre-test post-test. Sampel penelitian berjumlah 69 siswa kelas X SMA PGRI Gelumbang. Dari pengolahan data diperolehlah nilai rata-rata pre-test kelas kontrol 68,56 dan nilai rata-rata post-test 78,90, sedangkan nilai rata-rata pre-test kelas eksperimen 69,05 dan nilai rata-rata post-test 85,74. Berdasarkan hasil uji hipotesis diketahui bahwa to sebesar 5,76, kemudian to dikonsultasikan dengan tabel t pada taraf signifikan 5% dengan d.b. = nx + ny - 2 = 32 + 37-2 = 67, diperoleh taraf signifikan 5% = 1,67. Dengan demikian Ho (hipotesis nol) ditolak, dan Ha (hipotesis alternative) diterima. Sehingga pengujian hipotesis membuktikan bahwa ada pengaruh metode aktif-reflektif dalam pembelajaran menulis cerpen berdasarkan pengalaman pribadi. Kata Kunci: Metode Aktif-Reflektif, Menulis Cerpen
PENGEMBANGAN PERMAINAN MAZE TIGA DIMENSI PADA PEMBELAJARAN FISIK MOTORIK ANAK KELOMPOK B Arwendis Wijayanti
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 3 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i3.4146

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengembangkan permainan Maze Tiga Dimensi yang aman, mudah dan menyenangkan dilakukan di RA Perwanida I Jogorogo untuk mengembangkan kemampuan fisik motorik anak usia kelompok B dan aspek perkembangan yang lainnya. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan Borg and Gall. Prosedur permainan Maze Tiga Dimensi pada pembelajaran fisik motorik adalah 1) Melakukan penelitian dan pengumpulan informasi, 2) melakukan perencanaan, selanjutnya dievaluasi oleh para ahli, 3) mengembangkan bentuk produk awal permainan Maze Tiga Dimensi, 4) melakukan uji coba kelompok kecil dengan 8 subjek, 5) melakukan revisi terhadap uji coba kelompok kecil (6)melakukan uji coba kelompok besar dengan 40 subjek, 7) melakukan revisi produk. Instrumen yang digunakan berupa kuisoner berisi tentang rancangan produk dan produk yang telah dibuat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif berupa presentase. Kesimpulan penelitian dan pengembangan produk permainan Maze Tiga Dimensi untuk pembelajaran fisik motorik adalah memberikan wawasan dan pengetahuan baru tentang pembelajaran fisik motorik, memperdalam pengembangan permainan Maze Tiga Dimensi, disarankan agar mengembangkan lebih luas lagi misalnya penambahan aspek perkembangan fisik motorik lain dalam permainan Maze Tiga Dimensi, dapat diterapkan kembali dengan menambahkan variasi kesulitan pada permainan. Kata kunci: Pengembangan, Permainan Maze Tiga Dimensi, Fisik Motorik DEVELOPMENT OF THREE-DIMENSIONAL MAZE GAME FOR LEARNING THE PHYSICAL MOTORIC OF GROUP B AbstractThis research was carried out with the aim to develop a three-dimensional Maze game that is safe, easy and fun done in RA Perwanida I Jogorogo to develop physical abilities of the motor age groups B and other developmental aspects. The development Model used in this study is a model of development of the Borg and Gall. Three dimensional Maze game procedures on learning the physical motor is (1) conducting research and gathering information, (2) conducts planning, further evaluated by experts, (3) developed a form of early product of three-dimensional Maze game, (4) Doing a test run in small groups with 8 subject, (5) Do a revision of trials for small groups (6) perform a test run with a group of 40 subjects, 7) do a revision of the product. The Instrument used was a kuisoner is about the design of the product and the product that has been made. Data analysis technique used is qualitative and quantitative analysis in the form of a percentage. Conclusions of research and product development of three-dimensional Maze game for learning the physical motor is giving new insights and knowledge about physical motor skills learning, deepen a three-dimensional maze game development recommended that developed more broadly, for example the addition of other aspects of physical development motor in a three-dimensional maze game, can be applied again by adding variations to the difficulty of the game. 
PENGARUH LATIHAN MENTAL IMAGERY TERHADAP KEMAMPUAN POOMSAE PADA ATLET POOMSAE CABANG OLAHRAGA BELADIRI TAEKWONDO Al Periyadi
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 2 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v15i2.1235

Abstract

Abstrak          Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan atlet beladiri taekwondo memalui metode latihan mental imagery. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilaksanakan selama kurang lebih dua bulan, dengan intensitas pertemuan tiga kali dalam seminggu. Total ada 24 kali pertemuan. Pada bulan Oktober – November 2016. Data dikumpulkan melalui pretest dan postest. Data dianalisis menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode mental imagery sangat cocok diterapkan pada atlet poomsae cabang olahraga beladiri taekwondo karena dengan metode latihan mental imagery kemampuan atlet cabang olahraga beladiri taekwondo dapat meningkat. Karena dengan program latihan mental imagery atlet dapat mengeluarkan kemampuan terbaik. Karena atlet merasa tidak terbeban, dapat bermain lepas dan yang seperti diintruksikan oleh pelatih. Kesimpulan bahwa metode latihan mental imagery dapat meningkatkan mental atlet  sehinggah atlet dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Pada metode Latihan mental imagery terbukti dapat mengalahkan rasa takut, gugup,  sehingga dapat meningkatkan performance atlet. AbstractThis study aims to improve the ability of taekwondo martial athletes through mental imagery training methods. This research is an experimental research conducted for approximately two months, with the intensity of meeting three times a week. In total there are 24 meetings. In October - November 2016. Data is collected through pretest and postest. Data were analyzed using SPSS. The results showed that the mental imagery method is very suitable to be applied to athletes poomsae martial arts taekwondo because with the mental exercise method of imagery the ability of sports athletes taekwondo martial arts can increase. Because with mental exercise program athlete imagery can issue the best ability. Because athletes feel unencumbered, can play freelance and that as instructed by the coach. The conclusion that the mental imagery method of training can improve the athlete's mentality so that the athlete can excel at his or her best. In the mental imagery Exercise method proved able to beat the fear, nervous, so as to improve the performance of athletes
PSIKOLINGUISTIK DALAM KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK USIA DINI Dessy Wardiah
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 2 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v12i2.86

Abstract

AbstrakPsikolinguistik merupakan ilmu yang berhubungan dengan perilaku manusia dalam mendapatkan atau menggunakan bahasa.  Kemampuan berbahasa yang dibahas dalam makalah ini adalah kemampuan berbicara pada anak usia dini terkait dengan kajian psikolinguistik. Banyak faktor penghambat dalam kemampuan berbicara anak, diantara adalah (1) hambatan pendengaran, (2) hambatan perkembangan pada otak yang menguasai oral-motor, (3) masalah keturunan, (4) masalah pembelajaran dan komunikasi dengan orang tua, dan (5) faktor Media dalam hal ini televisi. Untuk itu peran orang tua, guru, dan lingkungan  sangat penting  dalam meningkatkan kemampuan berbicara pada anak usia dini. Beberapa upaya dalam meningkatkan kemampuan berbicara pada usia dini akan dibahas secara spesifik dalam makalah ini. Kata Kunci : Psikolinguistik, Kemampuan Berbicara, Anak Usia Dini
KONTRIBUSI KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP INTERAKSI SOSIAL SISWA Dika Sahputra
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 1 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i1.1920

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya interaksi sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kepercayaan diri, (2) men-deskripsikan interaksi sosial siswa, (3) menguji kontribusi kepercayaan diri terhadap interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas X, XI, dan XII SMA Negeri Sipis Pis yang berjumlah 424 siswa. Adapun sampel yang dipilih dengan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala model Likert. Hasil uji validitas dan reliabilitas instrumen kepercayaan diri dan interaksi sosial siswa, menyatakan bahwa instrumen penelitian valid dan reliabel. Data dianalisis dengan statistik deskriptif Korelasional. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa: (1) secara rata-rata gambaran kepercayaan diriberada pada kategori tinggi, (2) interaksi sosial berada pada kategori tinggi, (3) terdapat kontribusi kepercayaan diri terhadap interaksi sosial sebesar 7.6% (R=0.275, signifikansi 0.000). Implikasi hasil penelitian tersebut dapat dijadikan sebagai analisis kebutuhan siswa untuk pembuatan program pelayanan bimbingan dan konseling di SMA Negeri 1 Sipis Pis.  Kata Kunci: Kepercayaan Diri, Interaksi Sosial SiswaTHE CONTRIBUTION OF SELF CONFIDENCE TOWARD STUDENTS’ SOCIAL INTERACTIONAbstractThis research is done due to the fact that students’ social interaction was still low. This research aimed to: (1) describe self confidence, (2), describe students’ social interaction, (3) test the contribution of self confidence toward students’ social interaction. The design of the  research was quantitative by using the descriptive correlational method. The population of this research was all the students SMAN 1Sipis Pis with totally 424 students, the samples were 206 students, that were chosen by the using proportional stratified random sampling technique. The instrument of the research was the Likert Model scale. The result of validity and reliability of self confidence and students social interaction instrument showed that they were valid and reliable. Data were analyzed with descriptive statistics and Correlation. The finding of this research are: (1)  on general self confidence are in high category, (2) students social interaction at the high category, (3) there are significance contribution of  self confidence toward students interpersonal communication7.6% (R= 0.275, significant 0.000),. The implication of this research can be used to analyzed the need assessment in the program of guidance dan counseling service which is related to self confidence and students’  social interaction. Keywords: Self Confidence, Students’ Social Interaction
UPAYA PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN MENULIS BERBASIS INTERNET MELALUI MEDIA BLOG Dessy Wardiah
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 11 No. 3 (2013): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v11i3.134

Abstract

Abstrak  Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang begitu pesat memungkinkan terjadinya pergeseran orientasi belajar dari outside-guided menjadi selfguided dan dari knowledge-as-possesion menjadi knowledge-as-construction. Lebih  dari itu, teknologi ini ternyata turut juga memainkan peran penting dalam memperbaharui konsepsi pembelajaran. Yang semula fokus pada pembelajaran semata-mata sebagai suatu penyajian berbagai pengetahuan, kemudian menjadi pembelajaran sebagai suatu bimbingan  agar siswa mampu melakukan eksplorasi sosial budaya yang kaya akan pengetahuan. Sehubungan dengan peningkatan kemampuan menulis, pemanfaatan media blog sangatlah sesuai dengan karakteristik pembelajaran menulis. Dengan blog, siswa bisa menulis apapun pada bagian blog yang telah ada, termasuk memberi tambahan penekanan atau informasi dengan media lain yang juga telah tersedia, seperti audio, video, atau link ke alamat laman (situs) relevan lainnya. Kata kunci : pembelajaran menulis, internet, blog.
SOSIALISASI DAN LATIHAN TEKNIK DASAR OLAHRAGA BOLA TANGAN DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK (LPKA) KELAS I PAKJO PALEMBANG Bambang Hermansah
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 2 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i2.2112

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini untuk mensosialisasikan olahraga bola tangan dan melatih keterampilan teknik dasar warga binaan, serta untuk meningkatkan minat dan partisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler di LPKA. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, desain penelitian one grup pretest-posttest. Populasi penelitian ini adalah 28 orang warga binaan. Instrumen penelitian menggunakan judgement expert, yang bertujuan untuk mengetahui hasil sosialisasi dan latihan teknik dasar bola tangan. Berdasarkan data yang telah diperoleh, kesimpulan dari penelitian sosialisasi dan latihan teknik dasar bola tangan efektif diberikan pada Warga Binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Pakjo Palembang, dengan dibuktikan dari nilai thitung > ttabel atau 5,39 > 3,19. Dengan taraf signifikan 0,05 dan besar pengaruh 11,1%. Kata Kunci : Sosialisasi, Teknik Dasar, Warga Binaan, Bola Tangan. SOCIALIZATION OF HANDLING SPORTS BASIC TECHNIQUES AND EXERCISES IN LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK (LPKA) CLASS I PAKJO PALEMBANG Abstract   The purpose of this study was to socialize handball and train basic technical skills of inmates, as well as to increase interest and participation in extracurricular activities in LPKA. The research method used was an experiment with a quantitative descriptive approach, one group pretest-posttest research design. The population of this study were 28 inmates. The research instrument uses expert judgment, which aims to find out the results of socialization and basic handball training techniques. Based on the data that has been obtained, the conclusion of the effective handball basic exercise socialization and training research was given to the residents of the Pakjo Palembang Special Class Child Development Institution (LPKA), as evidenced from the tcount> ttable or 5.39> 3.19. With a significant level of 0.05 and a large influence of 11.1%. Keywords : Socialization, Basic Techniques, Patronage Citizens, Handball
KEEFEKTIFAN STRATEGI PUSAKA DAN KEMAMPUAN BERNALAR TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN ARGUMENTASI SISWA KELAS X SMA NEGERI 5 OGAN KOMERING ULU Yanti Sariasih
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 1 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v14i1.572

Abstract

AbstrakMasalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah keefektifan strategi pusaka dan kemampuan bernalar terhadap kemampuan menulis karangan argumentasi siswa kelas X SMA Negeri 5 OKU. Metode dalam penelitian ini adalah metode eksperimen semu dengan rancangan pretes and postest control group. Sampel penelitian ini adalah kelas X.1 sebagai kelas eksperimen berjumlah 35 siswa dan kelas X.4 sebagai kelas kontrol berjumlah 35 siswa. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa kemampuan menulis karangan argumentasi siswa yang belajar dengan strategi pusaka lebih baik dan signifikan dibandingkan dengan kemampuan menulis karangan argumentasi siswa yang belajar dengan strategi konvensional dengan perbandingan  nilai rata-rata 73,00 dan 67,88. Siswa dengan kemampuan bernalar tinggi yang belajar dengan strategi pusaka memberikan hasil menulis karangan argumentasi lebih baik daripada siswa dengan kemampuan bernalar tinggi yang belajar dengan strategi konvensional dengan perbandingan nilai rata-rata 87,00 dan 80,81. Hal ini membuktikan dengan adanya pengaruh antara strategi pusaka dan kemampuan bernalar terhadap kemampuan menulis karangan argumentasi siswa. Kata Kunci: Strategi Pusaka, Bernalar, Karangan Argumentasi
PENGARUH LATIHAN SHOOTING DENGAN POSISI BOLA DIAM DAN BOLA BERJALAN TERHADAP AKURASI TENDANGAN KE GAWANG Mutiara Fajar
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 1 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v18i01.3698

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah akurasi tendangan kegawang dimana peserta ekstrakurikuler kurang memahami tentang teknik dasar shooting dan kurangnya latihan melakukan ketepatan akurasi tendangan kegawang. Metode penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Dasar pengunaan metode eksperimen adalah kegiatan percobaan dengan pre-test (sebelum diberi perlakuan) dan post-test (setelah diberi perlakuan) dengan latihan shooting posisi bola diam dan shooting posisi bola berjalan. Penelitian ini teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara total sampling, maka sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang. Berdasarkan analisa data Adanya pengaruh latihan shooting dengan posisi bola diam dan bola berjalan terhadap akurasi tendangan kegawang pada peserta ekstrakurikuler sepak bola di SMA N 1 sungai pinang. Terdapat perbedaan yang signifikan latihan shooting dengan bola diam dan bola berjalan terhadap kemampuan tendangan ke gawang pada peserta ekstrakurikuler sepak bola SMA Negeri 1 Sungai Pinang karena Thitung > Ttabel yaitu 2,627 > 1,734.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TEAM QUIZ SISWA KELAS V SDN 42 PALEMBANG FEBRIANI ROTUA MANULLANG
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 1 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v15i1.1120

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar IPS dengan menggunakan strategi pembelajaran aktif Team Quiz siswa kelas V SD Negeri 42 Palembang. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini terdiri atas tes tertulis dan observasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas Vc SD Negeri 42 Palembang pada semester genap tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 26 orang siswa, terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan strategi pembelajaran aktif Team Quiz  mengalami peningkatan pada tiap siklus. Siswa dinyatakan tuntas belajar apabila mencapai ketuntasan minimal >67 atau suatu kelas dinyatakan tuntas belajar jika dikelas tersebut terdapat 85% siswa yang mendapatkan nilai di atas 67. Hal ini dapat dilihat dari hasil nilai pra siklus yaitu 56,8 meningkat saat siklus I menjadi 59,8 dengan persentase ketuntasan dari 23% menjadi 53,8%. Kemudian rata-rata pada siklus II meningkat dari siklus I yaitu dari 56,8 menjadi 78,1 dengan persentase ketuntasan dari 72,5% menjadi 87,5%. Persentase keaktifan rata-rata siswa juga mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II yaitu dari 59% menjadi 70,2%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan strategi pembelajaran aktif Team Quiz hasil belajar siswa dapat meningkat, maka strategi pembelajaran aktif Team Quiz dapat dijadikan alternatif pilihan bagi guru dalam proses belajar mengajar.Kata Kunci : Hasil Belajar, Pembelajaran IPS, Team Quiz

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 23 No. 2 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 23 No. 1 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 3 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 2 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 1 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 3 (2023): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 2 (2023): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 1 (2023): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 3 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 2 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 1 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 3 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 2 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 1 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 3 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 2 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 1 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 3 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 2 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 1 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 3 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 2 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 1 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 3 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 2 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 1 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 3 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 2 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 1 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 3 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 2 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 1 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 11 No. 3 (2013): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 11 No. 2 (2013): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan More Issue