Articles
813 Documents
Pengaruh Latihan Bola Digantung terhadap Hasil Shooting pada Siswa Ekstrakurikuler Bola Tangan Kelas VIII SMP N 5 Indralaya Utara
Hermansah, Bambang
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 18
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (935.382 KB)
AbstrakTujuan penelitian adalah mengetahui seberapa besar pengaruh latihan bola digantung terhadap kemampuan shooting bola tangan siswa SMP N 5 Indralaya Utara. Dalam penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat dengan subyek dalam populasi adalah siswa kelas VIII SMP N 5 Indralaya Utara.18 siswa sampel purposive sampling disebut penelitian populasi. Jenis penelitian eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. pengumpulan data menggunakan teknik tes kemampuan. Teknik analisis datamenggunakan rumus uji-t (t-student) tes. Berdasarkan hasil penelitian didapat thitung=14,03 sedangkan harga ttabel berdasarkan tabel distribusi t dengan dk = 18- 1=17, taraf kepercayaan 0,05 diperoleh sebesar 1,74. kriteria pengujian hipotesis diajukan, jika thitung ⥠ttabel maka Ho ditolak dan thitung ⤠ttabel maka Ho diterima. Disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima artinya pengaruh signifikan latihan bola digantung terhadap kemampuan shooting bola tangan di SMP N 5 Indralaya Utara dapat diterima.Kata Kunci: Latihan Bola Digantung, Shooting Bola Tangan
STUDI KOMPERATIF HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN ARTIKULASI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VIII DI SMP NEGERI 15 PALEMBANG
Damayati, Nina
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 8
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAKModel pembelajaran kooperatif memiliki berbagai tipe dengan langkah yang berbeda-beda, antara lain model pembelajaran artikulasi dan model pembelajaran think pair share. Model pembelajaran artikulasi dan model pembelajaran think pair share diharapkan dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Masalah dalam penelitian ini adalah âBagaimana hasil belajar IPS terpadu yang diajar menggunakan model pembelajaran artikulasi dibandingkan dengan hasil belajar yang diajarmenggunakan model think pair share pada kelas VIII di SMP Negeri 15 Palembang ?â. Tujuan dalam penelitian ini secara umum untuk mendapatkan data, fakta, dan informasi tentang model-model pembelajaran, tujuan secara khusus penelitian ini adalah untukmengetahui perbandingan hasil belajar IPS Terpadu antara siswa yang diajar mengunakan model pembelajaran artikulasi dibandingkan dengan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran think-pair-share.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 356 siswa, dalam pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik random sampling sehingga sampel terpilih yaitu kelas VIII.2 ( eksperimen artikulasi) yang berjumlah 39 siswa dan kelas VIII.3 ( kelas think pair share) yang berjumlah 40 siswa. Metode dalampenelitian ini adalah metode eksperimen. Data yang diperoleh melalui hasil tes. Untuk pengujian hipotesis dilakukan uji-t, berdasarkan data tes, kemudian dilakukan uji-t sebagai penguji hipotesis, hasil yang didapat yaitu harga t hitung -1,530 sedangkan harga t yang didapat dari tebel distribusi t sebesar 1,665. Berdasarkan kriteria pengujian hipotesisTerima Ho : Jika thitung = ttabel berarti Ha ditolak dan Tolak Ho : Jika thitung â ttabel berarti Ha diterim. Maka Ho ditolak dan Ha diterima.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbandingan hasil belajar siswa antara yang diajar menggunakan model artikulasi dengan siswa yang diajar menggunakan model think pair share pada kelas VIII di SMP Negeri 15 Palembang.Kata kunci: Hasil belajar, Model pembelajaran, Model Pembelajaran artikulasi, Model Pembelajaran think pair share
MENJADI GURU PROFESIONAL DI ERA GLOBALISASI
Sari, Novita
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 14
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (104.855 KB)
AbstrakGlobalisasi dapat dikatakan sebagai proses penyatuan seluruh warga negara di dunia menjadi kelompok masyarakat global. Arus globalisasi ini memberikan perubahan di berbagai aspek kehidupan bagi kehidupan manusia, salah satunya semakin ketatnya kompetisi mendapatkan lapangan pekerjaan. Hal ini menjadi tantangan bagi bangsa Indonesia untuk berbenah memperbaiki sumber dayamanusia agar menjadi manusia yang mampu berkompetisi agar dapatmempertahankan kelangsungan hidupnya di era globalisasi. Pendidikanmerupakan wadah yang tepat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dalam hal ini, kualitas guru juga harus ditingkatkan karena memegang peranan penting dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Di era globalisasi, guru dituntut untuk menjadi guru profesional. Guru profesional adalah seseorang yang memiliki latar belakang pendidikan keguruan yang memadai, mempunyaikompetensi dan keterampilan di bidangnya dan selalu berusahamengembangkannya sehingga dapat bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas dengan sebaiknya. Guru profesional harus memiliki empat kompetensi, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, dan kompetensi sikap.Kata kunci: globalisasi, guru profesional, dan kompetensi
MENJADI GURU PROFESIONAL DI ERA GLOBALISASI
Sari, Novita
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang Prosding PPs tanggal 26 November 2016
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Globalisasi dapat dikatakan sebagai proses penyatuan seluruh warga negara di dunia menjadi kelompok masyarakat global. Arus globalisasi ini memberikan perubahan di berbagai aspek kehidupan bagi kehidupan manusia, salah satunya semakin ketatnya kompetisi mendapatkan lapangan pekerjaan. Hal ini menjadi tantangan bagi bangsa Indonesia untuk berbenah memperbaiki sumber daya manusia agar menjadi manusia yang mampu berkompetisi agar dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya di era globalisasi. Pendidikan merupakan wadah yang tepat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dalam hal ini, kualitas guru juga harus ditingkatkan karena memegang peranan penting dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Di era globalisasi, guru dituntut untuk menjadi guru profesional. Guru profesional adalah seseorang yang memiliki latar belakang pendidikan keguruan yang memadai, mempunyai kompetensi dan keterampilan di bidangnya dan selalu berusaha mengembangkannya sehingga dapat bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas dengan sebaiknya. Guru profesional harus memiliki empat kompetensi, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, dan kompetensi sikap.Kata kunci: globalisasi, guru profesional, dan kompetensi
Pengaruh Kemampuan Dasar Matematika dan Berbahasa Inggris Terhadap Hasil Belajar Ekonomi di Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) Palembang Tahun Pelajaran 2012/2013
Lestari, Neta Dian
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 15
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (864.855 KB)
AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besar pengaruh kemampuan dasar matematika dan berbahasa inggris terhadap hasil belajar ekonomi di Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) Palembang tahun pelajaran 2012/2013. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan desain kausal yang bertujuan untuk melihat pengaruh antara variabel bebas terhadap variabel terikat. Populasi penelitian yaitu 3 sekolah yaitu: SMA Negeri 5 Palembang, SMA Negeri 6 Palembang dan SMA Negeri 17 Pelembang. Pengumpulan data peneliti menggunakan metode dokumentasi dan angket. Parameter koefisien regresi untuk masing-masing variabel independent, persamaan regresi linear berganda, Y = 4.586 + 0,248 Xl + 0,237 X2 + e. Keadaan ini memperlihatkan bahwa terjadinya hubungan linier antara kemampuan dasar matematika dan berbahasa Inggris terhadap hasil belajar ekonomi siswa di SBI. Berdasarkan hasil pembahasan, secara bersama-sama terbukti bahwa kemampuan dasar matematika dan berbahasa Inggris kurang begitu mempengaruh terhadap hasil belajar ekonomi siswa di SBI Palembang. Hal ini dilihat dari hasil uji Fhitung lebihkecil dari Ftabel (2.379<2.594), sedangkan secara individu kemampuan dasar matematika dan berbahasa Inggris cukup berpengaruh terhadap hasil belajar ekonomi. Pengaruh kemampuan dasar matematika yaitu sebesar 10% dan kemampuan berbahasa Inggris yaitu sebesar 6%.Kata Kunci: SBI, Kemampuan Matematika dan Berbahasa Inggris, Hasil Belajar Ekonomi
GURU PROFESIONAL
Hartono, Rudi
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang Prosding PPs tanggal 26 November 2016
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Secara harfiah semua manusia dibumi ini adalah guru. Dimana secara alami akan memberikan Pengetahuan dan pendidikan kepada anak didik (siapa saja yang mencari ilmu) walaupun memang terkadang tidak secara sadar. namun hal yang membedakan Menurut UU No. 14 Tahun 2005 adalah kata âProfesionalâ. Maka dari itu guru disini berfokus pada guru sebagai suatu pekerjaan. Disebutkan juga perannya banyak dan tidak main-main. Selain itu guru harus memenuhi standar mutu. Â jawabannya kita bisa dapat di Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 tahun 2007 : âsetiap guru wajib memenuhi standar kualifikasi akademik dan kompetensi guru yang berlaku secara nasionalâ. Pekerjaan seorang guru tidaklah mudah mengingat peranan guru dalam membangun fondasi yang kokoh untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai dengan yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945. Guru sebagai profesi perlu diiringi dengan pemberlakuan aturan profesi keguruan, sehingga akan ada keseimbangan antara hak dan kewajiban bagi seseorang yang berprofesi guru, antara lain: Indonesia memerlukan guru yang bukan hanya disebut guru, melainkan guru yang profesional terhadap profesinya sebagai guru. Tulisan ini ingin melihat factor-faktor dan kriteria apa saja yang datap dicapai seorang guru dalam menjalankan fungsi dan tugasnya sehingga dapat menjadi seorang guru yang berkualitas, berdedikasi terhadap tugas, tanggung jawab, dan menjunjung tinggi etika profesi dan profesionalitas dalam pekerjaannya.Kata Kunci : Guru, Etika, Profesionalisme
PENDIDIKAN KARAKTER CERDAS FORMAT KELOMPOK (PKC-KO) DALAM MEMBENTUK KARAKTER PENERUS BANGSA
Putri, Ramtia Darma;
Ramadhani, Erfan
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 16
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (657.788 KB)
ABSTRAKFenomena kekerasan yang terjadi di Indonesia selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya. Kekerasan yang terjadi bukan saja di kalangan masyarakat umum akan tetapi terjadi di dalam ranah pendidikan. Masalah yang terjadi mengenai kekerasan tersebut merupakan gambaran bagaimana keberhasilan pendidikan di Indonesia. Banyak cara yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi masalah krisis karakter yang terjadi pada generasi penerus bangsa, salah satunya adalah munculnya pendidikan karakter ke dalam kurikulum. Salah satu cara mengatasi masalah yang berkaitan dengan karakter bangsa adalah dengan Pendidikan Karakter Cerdas Format Kelompok atau yang lebih dikenal dengan PKC-KO. PKC-KO dapat dilaksanakan dengan beberapa tahap diantaranya tahap pengawalan, tahap peralihan, tahap pembahasan, tahap penyimpulan, dan tahap penutup. Pelaksanaan PKC-KO dinilai efektif dalam membelajarkan anggota PKC-KO dalam menghayati dan mengamalkan nilai-nilai karakter cerdas bangsa yang pancasilais dalam kehidupan sehari-hari.
KONSEP RUANG PROSCENIUM STAGE DALAM KOREOGRAFI GARAP KELOMPOK
ROCHAYATI, RULLY
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang JURNAL DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 4
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAKPengetahuan tentang karya tari merupakan salah satu bagian dari kebudayaan. Pengetahuan tersebut berkembang sesuai dengan keadaan jaman. Pembaharuan pada teori-teori seni dilakukan, pencatatan bentuk tari, analisis dan kajian tentang tari mulai diteliti. Sehingga banyak penulisan-penulisan barudengan metode dan analisis disertai teori yang baru pula.Konsep Ruang Proscenium Stage dalam Koreografi Garap Kelompok merupakan sebuah penulisan tentang kajian beberapa teori ruang dalam koreografi kelompok. Para peneliti melakukan berbagai penjelajahan akan konsep-konsep ruang yang memiliki pengaruh yang mendasar terhadap desaingerak. Tujuan dari penulisan ini adalah memberikan pemahaman kepada pelaku seni pemula bahwa semua bentuk tari dengan bentuk koreografi kelompok mempunyai bagian terpenting yaitu ruang. Ruang menentukan desain gerak,ruang memiliki peran penting dalam proses garapan sehingga pemahaman terhadap aspek ruang perlu diketahui dan dipahami oleh semua pihak yang berminat memperdalam tari.Berdasarkan kajian dan analisis yang ada maka konsep ruangproscenium stage dalam koreografi kelompok memiliki pengaruh pada bentuk desain gerak, keseimbangan ruang jangkauan, penentuan pembagian penari secara tepat dan sesuai keruangannya maka akan memunculkan bentuk tariyang menarik.Kata kunci: Konsep Ruang, Proscenium Stage, Koreografi Garap Kelompok
EFEKTIVITAS KONSELING KARIR PERKEMBANGAN UNTUK PENINGKATAN KEMATANGAN KARIR (study kuasi eksperimen peserta didik di SMA PGRI 2 Palembang Tahun Ajaran 2014/2015)
Nurlela, Nurlela
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 11
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (379.458 KB)
ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh ditemukannya beberapa gejala kematangan karir seperti kurang memahami cara memilih jurusan yang sesuai, memilih jurusan mengikuti teman atau model yang ada, memilih jurusan masih mengikuti keinginan orang tua, sehingga menunjukan banyaknya peserta didik SMA yang belum memiliki kematangan karir. Penelitian bertujuan untuk mengetahui (1) profil kematangan karir peserta didik SMA; (2) rumusan program konseling karir untuk peningkatan kematangan karir peserta didik SMA; dan (3) keefektivan konseling karir perkembangan untuk peningkatan kematangan karir peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi ekperimen dan desain pre-test post-test non-equivalent control group. Penelitian dilakukan di kelas XI SMA PGRI 2 Palembang dengan jumlah partisipan sebanyak 41 orang pada kelas eksperimen dan 44 orang pada kelas kontrol. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Data hasil penelitian di analisis menggunakan uji statistic nonparametric yaitu uji Mann Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan (1) Peserta didik kelas XI SMA PGRI 2 Palembang umumnya memiliki kematangan karir dalam kategori sedang. (2) konseling karir perkembangan efektif untuk meningkatkan kematangan karir peserta didik. Hasil penelitian direkomendasikan kepada (1) kepala sekolah, 2) guru bimbingan dan konseling dan (3) peneliti selanjutnya.Kata kunci : konseling karir perkembangan, kematangan karir
AN APPLICATION OF COMIC STRIP IN INCREASING SPEAKING SKILL TO THE TENTH GRADE OF SMA N 22 OF PALEMBANG
Noviati, Noviati
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 18
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (549.837 KB)
Abstract            The objective of this study was to know whether or not the application of comic strip could increase speaking skill for the tenth graders of SMA N 22 Palembang. In this study, the writer used weak experimental method. The population of this study consisted of 153 students of SMA N 22 Palembang. The writer chose one class as the sample of the study. The sample was selected by using convenience sampling method. There were 34 students as the samples of this study. The data were collected by using written test.           The result showed, in the pretest, the highest score was 8, while the lowest was 5 with the mean scores was 7.35. However, in the posttest, the highest score was 12, while the lowest score was 6 with the mean scores 8.35. It could be interpreted that comic strip was mostly effective to be used in increasing speaking skill for the tenth graders of SMA N 22Palembang. Thus, the research hypothesis stated â It is effective teaching writing a descriptive paragraph by using mind mappingâ was accepted and the null hypothesis was rejected. Keywords: Application, Comic Strip, Speaking Skill