Articles
235 Documents
KEMAMPUAN MEMBACA CEPAT 250 KATA PER MENIT RAGAM WACANA TULIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SUTERA KABUPATEN PESISIR SELATAN
Pebrina, Welni -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan berikut ini: (1) Siswa memandang kegiatan membaca adalah kegiatan yang membosankan. (2) Siswa kurang berminat dalam kegiatan membaca. (3) Siswa belum bisa melakukan kegiatan membaca cepat dengan baik dan benar. (4) Siswa menganggap kegiatan membaca cepat sulit untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui kemampuan membaca cepat 250 kata per menit ragam wacana tulis siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sutera Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Berdasarkan analisis data disimpulkan bahwa. Pertama, kecepatan membaca siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sutera tergolong sedang yaitu 182 yang berkisar antara 151-200 KPM. Kedua, pemahaman isi bacaan Siswa SMP Negeri 1 Sutera Kabupaten Pesisir Selatan tergolong rendah yaitu 54,06. Ketiga, rata-rata kemampuan membaca cepat siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sutera tergolong âkurang efektifâ dengan rata-rata 98,15. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kemampuan membaca cepat siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sutera tergolong kurang efektif berkisar antara 151-200 KPM dengan kualifikasi sedang dengan mean 98,15.
Efektivitas Teknik Story Telling With Pictures Terhadap Kemampuan Menulis Kembali Cerita Rakyat Yang Didengarkan Siswa Kelas VI SD Negeri 16 Kampung Dalam Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman
IRAWATI, ADEK -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya keterampilan siswa menulis kembali cerita rakyat yang didengarkan yang disebabkan teknik yang digunakan guru kurang menarik. Batasan masalah penelitian ini meneliti efektivitas teknik story telling with pictures terhadap kemampuan menulis kembali cerita rakyat yang didengarkan siswa Kelas VI SD Negeri 16 Kampung Dalam Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan kemampuan menulis siswa dengan menggunakan teknik Story telling With Pictures di kelas VI SD Negeri 16 Kampung Dalam Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman, (2) mendeskripsikan kemampuan menulis siswa tanpa menggunakan teknik Story telling With Pictures di kelas VI SD Negeri 16 Kampung Dalam Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman, (3) mengetahui efektifitas teknik story telling with pictures terhadap kemampuan menulis kembali cerita rakyat yang didengarkan siswa kelas VI SD Negeri 16 Kampung Dalam Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman.Jenis Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan metode deskriptif. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes unjuk kerja pada kelas yang sama dan dijadikan sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol.Hasil penelitian ini adalah (a) Keterampilan menulis kembali cerita rakyat yang didengarkan siswa kelas VI SD Negeri 16 Kampung Dalam Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman yang menggunakan teknik Story Telling With Pictures memperoleh rata-rata kelas 76 yang berklasifikasi baik, (b) Keterampilan menulis kembali cerita rakyat yang didengarkan siswa kelas VI SD Negeri 16 Kampung Dalam Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman tanpa menggunakan teknik Story Telling With Pictures memperoleh rata-rata kelas 55,05 yang berkalsifikasi cukup, (c) terdapat efektivitas atau pengaruh penggunaan teknik Story Telling With Pictures terhadap menulis kembali cerita rakyat yang didengarkan siswa kelas VI SD Negeri 16 Kampung Dalam Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman dengan uji 53 >1,72. Artinya, terdapat pengaruh yang signifikan efektivitas atau pengaruh penggunaan teknik Story Telling With Pictures terhadap menulis kembali cerita rakyat yang didengarkan siswa kelas VI SD Negeri 16 Kampung Dalam Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman.
KEMAMPUAN MENULIS RESENSI BUKU KUMPULAN CERPEN DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK PEMODELAN SISWA KELAS XII IPA 2 SMA NEGERI 1 SUNGAI RUMBAI KABUPATEN DHARMASRAYA
-, Witrayani -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan berikut ini: kurangnya minat siswa dalam menulis resensi buku kumpulan cerpen, kurangnya pemahaman siswa dalam menulis resensi buku kumpulan cerpen, guru tidak menggunakan teknik saat pembelajaran menulis resensi melainkan menggunakan metode. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis resensi buku kumpulan cerpen dengan menggunakan teknik pemodelan siswa kelas XII IPA 2 SMA Negeri 1 Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, kemampuan menulis resensi buku kumpulan cerpen dengan menggunakan teknik pemodelan siswa kelas XII IPA 2 SMA Negeri 1 Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya, dilihat dari indikator 1 berada pada kualifikasi baik sekali. Kedua, kemampuan menulis resensi buku kumpulan cerpen dengan menggunakan teknik pemodelan siswa kelas XII IPA 2 SMA Negeri 1 Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya dilihat dari indikator 2 berada pada kualifikasi baik. Ketiga, kemampuan menulis resensi buku kumpulan cerpen dengan menggunakan teknik pemodelan siswa kelas XII IPA 2 SMA Negeri 1 Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya, dilihat dari indikator 3 berada pada kualifikasi baik. Jadi, dapat disimpulkan bahwa siswa kelas XII IPA 2 SMA Negeri 1 Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya sudah mampu dalam menulis resensi buku kumpulan cerpen dengan menggunakan teknik pemodelan secara keseluruhan berada pada kualifikasi baik (B) karena Meanya berada pada penguasaan 76-85% dengan rata-rata hitung 83.
PERUBAHAN NILAI-NILAI BUDAYA MINANGKABAU DALAM NOVEL TAMU KARYA WISRAN HADI
Prasetyawan, Alvino -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perubahan nilai-nilai budaya Minangkabau dalam novel Tamu karya Wisran Hadi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan perubahan nilai-nilai budaya Minangkabau dalam novel Tamu karya Wisran Hadi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel Tamu karya Wisran Hadi terdapat tiga perubahan nilai-nilai budaya Minangkabau, yaitu: (1) perubahan nilai-nilai adat yang tercermin dalam harta pusaka yang sudah tidak ternilai, tanggung jawab mamak kepada kemenakan yang mulai berkurang, jabatan kepala kaum yang tidak menarik lagi, dan sumando yang mulai berkuasa di rumah kaum istri; (2) perubahan nilai-nilai organisasi sosial di Minangkabau tercermin dari cara anggota kaum dalam bergaul baik di lingkungan kaumnya atau di lingkungan masyarakat luas; dan (3) perubahan nilai-nilai religi di Minangkabau tercermin dalam surau yang mulai ditinggalkan jemahnya untuk salat ataupun mengaji, akhlak yang tidak baik, dan perempuan yang bertindak asusila.
KRITIK SOSIAL DALAM NOVEL LADANG PERMINUS KARYA RAMADHAN K.H
Adrian, Yogi -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya kritik sosial yang ditemukan dalam novel Ladang Perminus karya Ramadhan K.H. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kritik sosial yang terdapat dalam novel Ladang Perminus karya Ramadhan K.H. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Terdapat kritik sosial yang ada dalam novel Ladang Perminus karya Ramadhan K.H. adalah kritik sosial yang berhubungan dengan korupsi. Kritik sosial yang berhubungan dengan ideology dan kritik sosial yang berhubungan dengan konsep pahlawan.
EFEKTIVITAS MEDIA IKLAN AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF PERSUASI SISWA KELAS X MAN SALIDO
Sari, Yola Permata
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis paragraf persuasi siswa kelasX MAN Salido.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas penggunaan media iklan audio visual terhadap kemampuan menulis paragraf persuasi siswa kelas X MAN Salido. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Instrumen yang dilakukan adalah tes unjuk kerja. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dua tahap yaitu sebelum dan sesudah menggunakan media iklan audio visual. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, kemampuan menulis paragraf persuasi siswa kelas X MAN Salido sebelum menggunakan media iklan audio visual berada pada kualifikasi kurang (K) dengan nilai rata-rata 48,53. Kedua, kemampuan menulis paragraf persuasi siswa kelas X MAN Salido sesudah menggunakan media iklan audio visual berada pada kualifikasi baik (B) dengan nilai rata-rata 81. Ketiga, berdasarkan hasil uji-t disimpulkan bahwa media iklan audio visual sangatefektif dalam kemampuan menulis paragraf persuasi siswa kelas X MAN Salido karena nilai thitung>ttabel.
KEEFEKTIFAN TEKNIK JIGSAW TERHADAP PEMBELAJARAN MEMBACA TEKS CERPEN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 V KOTO KAMPUNG DALAM KABUPATEN PADANG PARIAMAN
-, Asriliana -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aims to : ( I ) describe the process of learning to read a short story textcomprehension class VII - 5 SMP Negeri 1 V Koto Kampung Dalam Kabupaten Padang PariamanDistrict before the jigsaw technique is applied, ( 2) describe the process oflearning to read a shortstory text comprehension class VII - 5 SMP Negeri I V Koto Kampung Dalam Kabupaten PadangPariaman District after the jigsaw technique is applied, and ( 3 ) determine the effectiveness of thetechnique is applied before and after the learning jigsaw text reading comprehension short storiesseventh grade students of SMP Negeri I V Koto Kampung Dalam Kabupaten Padang PariamanDistrict.This research is a quantitative study . The method used in this study is experimental withpre - experimental design . The study population was a class VII student enrolled in the schoolyear 2013/2014 , and the sample is Vll.5 grader who amounted to 25 people . The samplingtechnique applied is purposive sampling . The instrument used in this study was a test , a test thatis applied is the essay test .Based on the results of data analysis and discussion, it can be concluded , results of thisstudy as follows. ( I ) the ability to read text stories VII.5 grade students ofSMP Negeri I V KotoKampung Dalam in the jigsaw technique was applied prior to the qualification is more thanadequate with an average value of 70.16 . ( 2 ) the ability to read text stories VII.5 grade studentsof SMP Negeri I V Koto Kampung Dalam in the jigsaw technique was applied after qualifyingwell at all with an average value of 89.6 . Through hypothesis testing using t-test measurementsobtained t of 6.94 and 2.060 ttable at P 0.05 . Comparison between tcount with ttabel show that tcount greater than t table . This means that the hypothesis ( HI ) , there are significanteffectiveness of the differences before and after the jigsaw technique is applied to the ability toread text stories VII.5 grade students of SMP Negeri I V Koto Kampung Dalam, the hypothesis(H l ) is accepted .
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP KEMAMPUAN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 2x11 ENAM LINGKUNG MENEMUKAN POKOK-POKOK BERITA YANG DIPERDENGARKAN
Ariska, Yozi -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh media dan metode yang digunakan kurang bervariasi, sehingga siswa merasa bosan ditugasi menemukan pokok-pokok berita yang diperdengarkan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam menemukan pokok-pokok berita yang diperdengarkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen One Group Pretest-Postest Desigen. Sampel dalam penelitian ini siswa kelas VIII SMPN 2 2x11 Enam Lingkung sebanyak 24 sampel. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut. Tes kemampuan siswa kelas VIII SMPN 2 2x11 Enam Lingkung menemukan pokok-pokok berita yang diperdengarkan yakni pada kelas sampel sebelum diberikan perlakuan (pretest) hasil tes yang diperoleh berada pada kualifikasi lebih dari cukup (LdC) dengan nilai rata-rata 69,20. Sedangakan setelah pemberian perlakuan (posttest) hasil tes yang diperoleh berada pada kualifikasi baik (B) dengan nilai rata-rata 81,25. Pengujian hipotesis melalui pengukuran menggunakan uji-t diperoleh thitung = 4,91 dan ttabel= 1,67 pada P 0,05. Hal ini berarti hipotesis (H1), terdapat pengaruh yang signifikan. Artinya model pembelajaraan kooperatif tipe jigsaw sangat berpengaruh dan dapat digunakan secara efektif dalam pembelajaran menemukan pokok-pokok berita yang diperdengarkan.
KEMAMPUAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS X MAN KOTO BERAPAK KEC. BAYANG KAB. PESISIR SELATAN DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK BRAINSTORMING (SUMBANG SARAN)
Gustika, Dela -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kemampuan menulis cerpen siswa kelas X MAN Koto Berapak dengan menggunakan teknik brainstorming (sumbang saran). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis cerpen siswa kelas X MAN Koto Berapak Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan dengan menggunakan teknik brainstorming (sumbang saran). Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 125 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan. Pertama, kemampuan siswa menggambarkan watak tokoh dalam menulis cerpen tergolong baik dengan nilai rata-rata 84 berada pada rentangan 76-85%. Kedua, kemampuan siswa menggunakan alur cerita dalam menulis cerpen tergolong baik dengan nilai rata-rata 77 berada pada rentangan 76â85%. Ketiga, kemampuan siswa menggunakan latar cerita dalam menulis cerpen tergolong baik sekali dengan nilai rata-rata 91 berada pada rentangan 86-95%. Jadi, dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan kemampuan menulis cerpen siswa dengan menggunakan teknik brainstorming (sumbang saran) tergolong baik dengan nilai rata-rata 84 berada pada rentangan 76â85%.
HUBUNGAN KEMAMPUAN MENULIS PENGALAMAN PRIBADI DENGAN KEMAMPUAN BERCERITA SISWA KELAS VII SMP N 1 LENGAYANG KABUPATEN PESISIR SELATAN
Sari, Yuniza Rahmata
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimanakah hubungan kemampuan menulis pengalaman pribadi dengan kemampuan bercerita siswa kelas VII SMP N 1 Lengayang kabupaten pesisir selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan kemampuan menulis pengalaman pribadi dengan kemampuan bercerita siswa kelas VII SMP N 1 Lengayang kabupaten pesisir selatan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan korelasi. Populasi penelitian berjumlah jumlah 186 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan. Pertama, kemampuan menulis pengalaman pribadi siswa kelas VII SMP N 1 Lengayang kabupaten pesisir selatan tergolong baik karena berada pada rentangan 76-85%. Kedua, kemampuan bercerita pengalaman pribadi siswa kelas VII SMP N 1 Lengayanag kabupaten pesisir selatan tergolong baik karena berada pada rentangan 76-85%. Ketiga, hubungan kemampuan menulis pengalaman pribadi dengan kemampuan bercerita siswa kelas VII SMP N 1 Lengayang kabupaten pesisir selatan yaitu thitung >dari ttabel = thitung=6,2>ttabel=1,70. Dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan kemampuan menulis pengalaman pribadi dengan kemampuan berecrita siswa kelas VII SMP N 1 Lengayang kabupaten pesisir selatan.