cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Pendidikan Bahasa Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 235 Documents
KEMAMPUAN MENYIMAK KHOTBAH BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK SIMAK RANGKUM SISWA KELAS XI SMA PERTIWI 2 PADANG -, Nelmizawati -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah Pertama, kurangnya sarana dan prasarana pembelajaran. Kedua, siswa kurang meminati pembelajaran menyimak. Ketiga, guru cenderung lebih banyak mengajarkan teori dari pada prakteknya, dan. Keempat, metode dan teknik yang digunakan kurang berkembang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Pertiwi 2 Padang tahun pelajaran 2013/2014. Sampel penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik penyampelan secara acak (proposional random sampling), yaitu 25% dari populasi, sehingga sampel berjumlah 30 orang siswa. Data penelitian berupa hasil belajar siswa dalam menyimak khotbah berbantuan media audiovisual dengan menggunakan teknik simak rangkum. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: Pertama, kemampuan menyimak khotbah berbantuan media audiovisual dengan menggunakan teknik simak rangkum siswa kelas XI SMA Pertiwi 2 Padang untuk indikator 1 (kepadatan isi rangkuman) tergolong cukup (C) (56-65%). Kedua, kemampuan menyimak khotbah berbantuan media audiovisual dengan menggunakan teknik simak rangkum siswa kelas XI SMA Pertiwi 2 Padang untuk indikator 2 (urutan gagasan atau pokok-pokok khotbah) tergolong cukup (C) (56-65%) dan. Ketiga, kemampuan menyimak khotbah berbantuan media audiovisual dengan menggunakan teknik simak rangkum siswa kelas XI SMA Pertiwi 2 Padang untuk indikator 3 (kesesuaian isi rangkuman) tergolong baik sekali (Bs) (86-95%). Jadi, dapat disimpulkan bahwa kemampuan menyimak khotbah berbantuan media audiovisual dengan menggunakan teknik simak rangkum siswa kelas XI SMA Pertiwi 2 Padang untuk ketiga indikator tergolong lebih dari cukup (Ldc), dengan rata-rata hitung 69,63 yang terdapat pada rentangan tingkat penguasaan 66-75%.
KEMAMPUAN MENULIS TEKS PIDATO SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 LENGAYANG DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI THINK TALK WRITE(TTW) Tamariska, Pesi -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan penelitian ini dibatasi pada kemampuan menulis teks pidato siswa kelas XSMA Negeri 3 Lengayang dengan menggunakan strategi Think Talk Write ditinjau dari strukturpidato dan keefektifan kalimat dalam menulis teks pidato. Penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan kemampuan menulis teks pidato siswa kelas X SMA Negeri 3 Lengayang denganmenggunakan strategi Think Talk Write ditinjau dari segi struktur pidato dan keefektifan kalimatdalam menulis teks pidato. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakanmetode deskriptif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 3 Lengayang tahunajaran 2013/2014. Sampel penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik penyampelan secaraacak (proposional random sampling), yaitu 25 orang siswa. Berdasarkan hasil analisis datadisimpulkan bahwa. Pertama, kemampuan menulis teks pidato siswa untuk indikator 1 tergolongbaik (B), dengan nilai 80. Kedua, kemampuan menulis teks pidato siswa kelas X SMA Negeri 3Lengayang untuk indikator 2 tergolong baik sekali (BS), dengan nilai 88. Ketiga, kemampuanmenulis teks pidato siswa untuk indikator 3 tergolong baik sekali (BS), dengan niali 88. Keempat,kemampuan menulis teks pidato siswa untuk indikator 4 tergolong baik (B), dengan nilai 84.Kelima, kemampuan menulis teks pidato siswa untuk indikator 5 tergolong lebih dari cukup(LDC), dengan nilai 67. Keenam, kemampuan menulis teks pidato siswa untuk indikator 6tergolong lebih dari cukup (LDC), dengan nilai 69. Ketujuh, kemampuan menulis teks pidatosiswa kelas X SMA Negeri 3 Lengayang dengan menggunakan strategi Think Talk Write ditinjaudari segi struktus pidato dan keefektifan kalimat untuk keenam indikator tergolong baik (B),dengan nilai 79, yang terdapat pada rentangan tingkat penguasaan76-85% pada skala 10.
HUBUNGAN KEMAMPUAN MEMAHAMI PANTUN DENGAN KEMAMPUAN MENULIS PANTUN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1SIBERUT SELATAN Sirirui, R. Devianti M
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi pertama siswa kesulitan menuangkan ide, pikiran, dan gagasan ke dalam tulisan khususnya pantun, Kedua, kurangnya pemahaman siswa terhadap karya sastra seperti pantun. Ketiga, kurangnya fasilitas sekolah dalam menyediakan bacaan yang bernilai sastra seperti pantun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan kemampuan memahami pantun dengan kemampuan menulis pantun siswa kelas VII SMP Negeri 1 Siberut Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan korelasional. Populasi penelitian ini siswa kelas VII SMP Negeri 1 Siberut Selatan jumlah siswa dikurangi 30 orang untuk diberikan tes uji coba. Teknik pengambilan sampel yang digunakan sample random sampling atau secara acak. Sampel penelitian berjumlah 30 orang (15% dari populasi perkelas). Dari hasil penelitian diketahui kemampuan memahami pantun siswa kelas VII SMP Negeri 1 Siberut Selatan berada pada kualifikasi cukup 59,3 pada rentangan 56-65%. Kemampuan menulis pantun siswa kelas VII SMP Negeri 1 Siberut Selatan berada pada kualifikasi lebih dari cukup berada pada rentangan 66-75%. Jadi dapat disimpulkan hasil uji hipotesis membuktikan tidak adanya hubungan antara memahami pantun dengan menulis pantun, karena nilat t hitung sebesar 0,459 lebih kecil dibandingkan r tabel pada (0,459<2,04).
KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF ARGUMENTASI SISWA KELAS X SMA N 8 PADANG DENGAN MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE STAD Saputri, Rani -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lima masalah. Pertama, minat membaca siswa masih kurang. Kedua, siswa masih kesulitan dalam merangkai ide-ide atau gagasan. Ketiga, kemampuan siswa terbatas dalam mengeluarkan pendapat berdasarkan fakta-fakta dan bukti-bukti sebagai bahan pembuktian kebenaran. Keempat, penggunaan ejaan dan tanda baca saat menulis belum optimal. Kelima, siswa sulit menentukan topik saat menulis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan menulis paragraf argumentasi siswa kelas X SMA N 8 Padang dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas X SMA N 8 Padang yang berjumlah 256 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 orang. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keterampilan menulis paragraf argumentasi siswa tergolong baik (B) dengan rata-rata hitung 77,72 . Hal itu dapat dari keempat indikator yang diteliti. Pertama, keterampilan menulis paragraf argumentasi siswa kelas X SMA Negeri 8 Padang untuk indikator 1 (meyakinkan pembaca) tergolong Baik Sekali (BS) dengan rata-rata hitung 90. Kedua, untuk indikator 2 (membuktikan kebenaran) Hampir Cukup (HC) dengan rata-rata hitung 55,25. Ketiga, untuk indikator 3 (mengubah pendapat pembaca) tergolong baik (B) dengan rata-rata hitung 82,40. Keempat, untuk indikator 4 (menampilkan fakta) tergolong baik (B) dengan rata-rata hitung 82,40% .
KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN EKSPOSISI BERBANTUAN MEDIA GRAFIK BATANG SISWA KELAS XI SMK PERBANKAN PADANG Susri, Reni -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lima hal sebagai berikut, Pertama, pengajaran menulishanya dalam bentuk teori dan latihan kurang maksimal. Kedua. Pembelajaran hanya menggunakanmetode ceramah. Ketiga. siswa kurang mampu menggunakan bahasa Indonesia yang baik danbenar seperti, menggunakan bahasa baku, pilihan kata, kalimat efektif, dan ejaan kurang tepat.Keempat, siswa kurang mampu mengungkapkan ide-ide atau hasil pemikiran ke dalam bahasatulis. Kelima, dalam pembelajaran bahasa Indonesia tidak menggunakan media. Penelitian inibertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis karangan eksposisi berbantuan mediagrafik batang siswa kelas XI SMK Perbankan Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitiankuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwakemampuan menulis karangan eksposisi berbantuan media grafik batang siswa kelas XI SMKPerbankan Padang adalah baik dengan rata-rata 77 berada pada rentangan 76-85%. Selanjutnyakemampuan menulis karangan eksposisi berbantuan media grafik batang siswa kelas XI SMKPerbankan Padang ditinjau dari aspek (1) memberikan pengertian dan pengetahuan tergolong lebihdari cukup dengan rata-rata 70 yang berada pada rentangan 66-75% (indikator 1), (2) menjawabpertanyaan apa, mengapa, kapan, dan bagaimana tergolong lebih dari cukup dengan rata-rata 71yang berada pada rentangan 66-75% (indikator 2), (3) disampaikan dengan bahasa lugas dan bakutergolong lebih dari cukup dengan nilai rata-rata 68 yang berada pada rentangan 66-75% (indikator3), (4) menggunakan nada netral, tidak memihak dan tidak memaksakan pendapat penulis kepadapembaca tergolong sempurna 100 yang barada pada rentangan 96-100% (indikator 4).
KEMAMPUAN MENULIS SURAT PEMBACA MENGGUNAKAN TEKNIK PEMODELAN SISWA KELAS IX SMP NEGERI 25 PADANG Yulia, Rona -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh Pertama, siswa tidak dapat menulis surat pembaca berdasarkan surat pembaca yang tepat. Kedua, siswa tidak memahami aturan dalam menulis surat pembaca yang telah ditentukan. Ketiga, faktor lingkungan siswa yang kurang mendukung untuk menulis surat pembaca. Keempat, guru tidak menerapkan teknik pembelajaran menulis yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan menulis surat pembaca dengan teknik pemodelan siswa kelas IX SMP N 25 Padang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Instrumen yang dilakukan adalah tes unjuk kerja. Teknik pengumpulan data yaitu Purposive Sample (sampel bertujuan) yang dikemukakan oleh Arikunto. hasil analisis data, dapat diketahui bahwa kemampuan menulis surat pembaca siswa kelas IX SMP Negeri 25 Padang dengan menggunakan teknik pemodelan untuk indikator 1 (judul) tergolong baik sekali (BS) dengan rata-rata 90,00 berada pada rentangan 86--95% berdasarkan skala 10, indikator 2 (sapaan) tergolong baik sekali (BS) dengan rata-rata 95,00 berada pada rentangan 86--95% berdasarkan skala 10, indikator 3 (isi) tergolong sempurna (S) dengan rata-rata 98,57 berada pada rentangan 96--100% berdasarkan skala 10, indikator 4 (nama dan alamat) tergolong sempurna (S) dengan rata-rata 100 berada pada rentangan 96--100% berdasarkan skala 10.Jadi secara keseluruhan kemampuan menulis surat pembaca siswa kelas IX SMP Negeri 25 Padang dengan menggunakan teknik pemodelan sudah tuntas dengan rata-rata penguasaan kelas berada pada taraf kualifikasi baik sekali (BS) dengan nilai rata-rata 91,89 berada pada rentangan 86--95% berdasarkan skala 10.
PERUBAHAN SOSIAL DALAM NOVEL DWILOGI PADANG BULAN KARYA ANDREA HIRATA Gusmayenti, Safitri -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh konflik antar tokoh yang menyebabkan terjadinya perubahan sosial dalam novel dwilogi Padang Bulan karya Andrea Hirata. Tujuan penelitian ini adalah untuk; (1) mendeskripsikan bentuk perubahan sosial dalam novel dwilogi Padang Bulan karya Andrea Hirata, (2) mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya perubahan sosial dalam novel dwilogi Padang Bulan karya Andrea Hirata. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menghasilkan data deskriptif yang berupa kata-kata tertulis. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam novel dwilogi Padang Bulan karya Andrea Hirata ditemukan tiga bentuk-bentuk perubahan sosial dan tiga faktor penyebab terjadinya perubahan sosial. Pertama, pada cerita Padang Bulan terdapat tiga perubahan sosial, yaitu (1) perubahan status dan peran sosial yang disebabkan oleh kemiskinan, (2) perubahan tradisi yang disebabkan oleh teknologi, (3) perubahan profesi yang disebabkan oleh kemiskinan. Kedua, pada cerita Cinta di Dalam Gelas terdapat tiga perubahan sosial, yaitu (1) perubahan status dan peran sosial yang disebabkan oleh konflik, (2) perubahan tradisi masyarakat yang disebabkan oleh konflik, (3) perubahan profesi yang disebabkan oleh kemiskinan.
MASALAH SOSIAL MASYARAKAT PERBATSAN DALAM NOVEL BATAS KARYA AKMAL NASERY BASRAL KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Heni, Silfia -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian adalah kualitatif.Penelitian ini meneliti masalah sosial masyarakat perbatasan dalam novel Batas karya Akmal Nasery Basral Kajian Sosiologi Sastra.instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri. Penelitian ini menganalisis dan menelaah sendiri naskah novel yang dijadikan objek penelitian.Selain itu beberapa buku yang dapat menunjang dalam penelitian ini.Seperti buku-buku yang berhubungan dengan masalah sosial, masyarakat perbatasan dan sosiologi sastra.Teknik menganalisis data dalam novel
HUBUNGAN KEMAMPUAN MENYIMAK PIDATO DENGAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS PIDATO SISWA KELAS X SMA NEGERI 15 PADANG Aisyah, Siti -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah pertama, siswa tidak menulis sesuai struktur pidato dan diksinya kurang tepat. Kedua, siswa kurang memperhatikan penerapan EYD. Ketiga, siswa susah mengembangkan kerangka tulisan yang telah dibuat menjadi suatu paragraf yang utuh. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis hubungan kemampuan menyimak pidato dengan kemampuan menulis teks pidato siswa kelas X SMA Negeri 15 Padang. Secara terperinci, tujuan penelitian ini ada tiga. Pertama, mendeskripsikan kemampuan menyimak pidato siswa kelas X SMA Negeri 15 Padang. Kedua, mendeskripsikan kemampuan menulis teks pidato siswa kelas X SMA Negeri 15 Padang. Ketiga, mendeskripsikan hubungan kemampuan menyimak pidato dengan Kemampuan Menulis Teks Pidato siswa kelas X SMA Negeri 15 Padang. Jenis penelitian ini tergolong penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 15 Padang yang terdaftar pada tahun ajaran 2013/2014, sebanyak 278 orang yang tersebar dalam 9 kelas. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu propotional random sampling atau teknik persentase secara acak. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 27 orang siswa yang diambil sebanyak 10% dari jumlah populasi siswa per kelas. Data penelitian ini berupa hasil tes kemampuan menyimak pidato dan teks pidato tulisan siswa. Data penelitian dikumpulkan dengan cara memberikan tes objektif untuk kemampuan menyimak pidato dan tes unjuk kerja untuk kemampuan menulis teks pidato. Berdasarkan hasil penelitain disimpulkan hal-hal berikut. Pertama, kemampuan menyimak pidato siswa kelas X SMA Negeri 15 Padang berada pada kualifikasi baik 77,7 4 yang terletak pada rentangan (76-85%). Kedua, kemampuan menulis teks pidato siswa kelas X SMA Negeri 15 Padang berada pada kualifikasi baik 80,80 yang terletek pada rentangan (76-85%) . Ketiga, terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan menyimak pidato dengan kemampuan menulis teks pidato siswa kelas X SMA Negeri 15 Padang, diperoleh t hitung sebesar 4,20 lebih besar dari t tabel dengan derajat kebebasan (n-2) dan taraf siginifikan 95% yaitu sebesar 1,71.
Kemampuan Memahami Pembacaan Puisi dengan Menggunakan Teknik Parafrase Siswa Kelas VII SMPN 20 Padang Yusnoni, Tri -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan siswa dalam memahamipembacaan puisi. Selanjutnya siswa hanya terbiasa dalam pembelajaran yang sifatnya teori daripada mengembangkan wawasanya. Selain itu siswa kurang tertarik khususnya pada materimemahami pembacaan puisi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuanmemahami pembacaan puisi siswa kelas VII SMP Negeri 20 Padang. Jenis penelitian ini adalahkuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPNegeri 20 Padang berjumlah 247 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 30 orang. Teknikpengambilan sampel yaitu Purposional Sampling. Instrumen penelitian ini adalah menggunakantes unjuk kerja. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwakemampuan memahami pembacaan puisi dengan menggunakan teknik parafrase siswa Kelas VIISMP Negeri 20 Padang untuk keseluruhan indikator tergolong baik (B) dengan rata-rata yaitu85 berada pada rentangan 85-95%.