cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Pendidikan Bahasa Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 235 Documents
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP PEMBELAJARAN MEMBACA NASKAH DRAMA SISWA KELAS VIII SMP N 1 SUTERA Dewi, Septa Mustika
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan berikut ini (1) motivasi dalam diri siswa kurang, (2) siswa kurang berminat dalam pembelajaran bahasa Indonesia, (3) guru masih kurang paham dalam menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas penggunaan model pembelajaran kooperatif terhadap pembelajaran membaca naskah drama siwa kelas VIII SMP N 1 Sutera Pesisir selatan. Jenis penelitian yang gunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP N 1 Sutera yang terdaftar pada tahun ajaran 2013/2014 berjumlah 287 siswa, yang terdiri dari sembilan kelas. Masing-masing kelas terdiri dari 32 orang siswa. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Kelas VIII.1 adalah kelas yang dipilih untuk dijadikan sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII. 2 adalah kelas yang dipilih untuk dijadikan kelas kontrol yang jumlah siswanya 32 orang. Data penelitian berupa hasil belajar siswa dalam pembelajaran membaca naskah drama siswa kelas VIII SMP N 1 Sutera dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut. Pertama, Tingkat keterampilan membaca naskah drama siswa kelas VIII SMP N 1 dengan memperoleh rata-rata kelas 67 (kelas control) dengan klasifikasi lebih dari cukup (LDC). Kedua, rata-rata kelas 80 (kels eksperimen) dengan klasifikasi baik (B). Ketiga, terdapat efektivitas penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap pembelajaran membaca naskah drama siswa kelas VIII SMP N 1 Sutera, dengan uji.
PENGGUNAAN KONJUNGTOR DALAM KARANGAN PERSUASI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1BAYANG UTARA KABUPATEN PESISIR SELATAN Anggraini, Silvia -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk  mendeskTipsikan  penggunaan  konjungtor  antarkalimat  dalam  karangan persuasi siswa kelas X SMA Negeri I Bayang Utara Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini difokuskan pada penggunaan konjungtor khususnya penggunaan konjungtor antarkalimat  dalam  karangan  persuasi  siswa kelas  X SMA Negeri l Bayang Utara Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data pada penelitian ini adalah kalimat-kalimat yang  terdapat  dalam  karangan persuasi yang menggunakan konjungtor antarkalimat. Pengumpulan data dilakukan dengan langkah-langkah: (1) mengumpulkan  karangan  persuasi  dengan  topik  "Rokok  Merusak   Kesehatan:   (2)  karangan   siswa  diperiksa sesuai aspek yang diteliti, yaitu penggunaan  konjungtor khususnya penggunaan konjungtor  antarkalimat  dalam karangan  persuasi.  Hasil  penelitian   ini  menunjukkan  bahv.·a  penggunaan  konjungtor   antarkalimat   dalam karangan persuasi siswa kelas X SMA Negeri I Bayang Utara Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebagai berikut. Pertama. konjungtor   antarkalimat   yang  digunakan  dengan  tepat   dalam  karangan  persuasi  siswa  adalah konjungtor. biarpun demikian. walaupun demikian. meskipun demikian. sungguhpun demikian, lagi pula. selain itu, sebaliknya. sesungguhnya, malahan, bah/am. alum tetapi. namun, dengan demikian. oleh karena itu, oleh sebab itu. Kedua, konjungtor antarkalirnat yang digunakan  dengan  tidak  tepat  dalam  karangan  persuasi  siswa adalah konjungtor walaupun demikian. meskipun demikian. lagi pula. sesungguhnya,  bahkan.  akan  tetapi, namun.
ANALISIS BAHASA MANTRA PANAWA DI JORONG KAMPEH KECAMATAN BASO KABUPATEN AGAM SUMATERA BARAT Hidayati, Sri Alfa
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh upaya untuk mempertahankan keberadaan sastra lisan agar tidak hilang dari kehidupan masyarakat, khususnya di Jorong Kampeh, Kecamatan Baso Kabupaten Agam.Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah struktur mantra panawa di Jorong Kampeh.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan struktur bahasa mantra panawa di Jorong Kampeh Kecamatan Baso Kabupaten Agam Sumatera Barat.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif.Informan penelitian ini adalah tiga orang pewaris aktif mantra panawa. Data dikumpulkan melalui teknik observasi lapangan, studi pustaka, wawancara, dan pencatatan data. Mantra pada penelitian ini dibatasi pada mantra panawa sakik biriang, panawa sakik gigi, panawa kesetanan (manto kayo), mantra sakik kulik, panawa katumbuahan, panawa katulangan, panawa damam, panawa sakik paruik, panawa kalimpanan, panawa tapakuak, panawa badan panek-panek, serta panawa sakik talingo.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa bahasa mantra panawa terdiri dari segi: pertama, diksi yang banyak terdapat berupa diksi sapaan, permohonan, perintah dan ancaman. Kedua, citraan yang terdapat dalam mantra adalah citraan penglihatan, perasaan, dan pendengaran.Ketiga, bahasa figuratif pada mantra adalah berupa hiperbola dan metafora.
KEMAMPUAN MEMBACAKAN PUISI SISWA KELAS VII SMP N 3 PULAU PUNJUNG KABUPATEN DHARMASRAYA DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK MENIRU MODEL Hasanah, Uswatun -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan siswa membacakan puisi di depan kelas. Hal ini disebabkan sebelumnya guru hanya memakai teknik ceramah dan diskusi dalam pembelajaran membacakan puisi. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan kemampuan membacakan puisi siswa kelas VII SMPN 3 Pulau Punjung dengan menggunakan teknik meniru model ditinjau dari aspek irama, volume suara, mimik dan kinesik. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa kemampuan membacakan puisi siswa kelas VII SMPN 3 Pulau Punjung dengan menggunakan teknik meniru model tergolong dalam kualifikasi baik yaitu dengan nilai rata-rata (M) 80,79, berada pada rentangan nilai 76-85%.
KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF EKSPOSISI SISWA KELAS X SMA NEGERI 12 PADANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI Jarnah, Adek -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to describe the skills of writing a paragraph of exposition tenth grade students of SMA Negeri 12 Padang using demonstration method. This type of research is classified as quantitative research using descriptive method. The population in this study were students of class X SMA Negeri 12 Padang terdatar the 2013/2014 school year, as many as 210 people were scattered in the 7th grade. The sampling technique used is proportional random sampling. Based on the results of the study concluded the following. First, write a paragraph of exposition skills class X SMA Negeri 12 Padang using demonstration method for indicator 1 (in the form of writing that gives relatively good understanding and knowledge (76-85%). Secondly, paragraph writing skills exposition tenth grade students of SMA Negeri 12 Padang by using the method of demonstration for indicator 2 (answering the question of what, why, when, and how) classified more than enough (66-75%). Thirdly, exposition paragraph writing skills by using the demonstration method for indicator 3 (delivered with straightforward language and language raw) classified more than enough (66-75%). Fourth, exposition paragraph writing skills by using the demonstration method for indicator 4 (using neutral tones, impartial and impose the will of the writer to the reader) are classified as good (76-85%).
PENGARUH PENGGUNAAN TEKNIK MENYELESAIKAN CERITA TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS XII IPA SMA NEGERI 1 GUNUNG TULEH KABUPATEN PASAMANBARAT -, Wiwita -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mendeskripsikan kemampuan menulis cerpen siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 1 Gunung Tuleh Kabupaten Pasaman Barat sebelum dan sesudah menggunakan teknik menyelesaikan cerita. (2) mendeskripsikan pengaruh teknik menyelesaikan cerita terhadap kemampuan menulis cerpen siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 1 Gunung Tuleh Kabupaten Pasaman Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 1 Gunung Tuleh Kabupaten Pasaman Barat yang berjumlah 30 siswa. Data penelitian ini adalah hasil tes unjuk kerja sebelum dan sesudah menggunakan teknik menyelesaikan cerita. Data yang sudah terkumpul dianalisis sesuai indikator untuk menentukan skor penelitian.Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui tiga hal sebagai berikut. Pertama, kemampuan menulis cerpen sebelum menggunakan teknik menyelesaikan cerita siswa kelas XII SMA Negeri 1 Gunung Tuleh Kabupaten Pasaman Barat memperoleh rata-rata sebesar 56 berada pada rentang 46-55% berkualifikasi Hampir Cukup (HC). Kedua, kemampuan menulis cerpen sesudah menggunakan teknik menyelesaikan cerita siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 1 Gunung Tuleh Kabupaten Pasaman Barat memperoleh rata-rata sebesar 78 berada pada rentang 76-85% berkualifikasi Baik (B). Ketiga, pembelajaran teknik menyelesaikan cerita pada kemampuan menulis cerpen sebelum teknik menyelesaikan cerita dan sesudah teknik menyelesaikan cerita siswa kelas XII SMA Negeri 1 Gunung Tuleh Kabupaten Pasaman Barat terdapat perbedaan secara signifikan. Dengan demikian, teknik menyelesaikan cerita memegang peranan penting untuk meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 1 Gunung Tuleh Kabupaten Pasaman Barat.
KETERAMPILAN MENULIS NARASI EKSPOSITORIS MENGGUNAKAN TEKNIK MENULIS BUKU HARIAN SISWA KELAS X SMA KARTIKA 1-5 PADANG Kurnia, Anisa -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keterampilan menulis narasi siswa masih rendah. Masalah yang ditemui adalah pertama, kurangnya minat siswa dalam menulis karangan narasi. Kedua, kurangnya variasi teknik dalam pembelajaran menulis narasi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan keterampilan menulis narasi menggunakan teknik menulis buku harian siswa kelas X SMA Kartika 1-5 Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif.. Instrumen yang dilakukan adalah tes unjuk kerja. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan satu tahap yaitu sesudah menggunakan teknik buku harian. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, keterampilan siswa memperluas pengetahuan dalam menulis karangan narasi tergolong hampir cukup (HC) dengan rata-rata 47,73. Kedua, keterampilan siswa menyampaikan informasi mengenai suatu kejadian dalam menulis karangan narasi tergolong hampir cukup (HC) dengan rata-rata 48,64. Ketiga, keterampilan siswa bahasanya lebih cenderung bahasa informatif dengan menitikberatkan pada pemakaian kata-kata denotatif dalam menulis karangan narasi tergolong hampir cukup (HC) dengan rata-rata 51,44.
PENGGUNAAN PREPOSISI DALAM KARANGAN NARASI SISWA KELAS X.6 SMA NEGERI 1 SUTRA KABUPATEN PESISIR SELATAN Yolanda, Yola -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakang oleh keinginantahuan penulis tentang preposisi yang digunakan siswa dalam Karangan Narasi Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Sutera Kabupaten Pesisir Selatan. tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut, pertama, untuk mendeskripsikan penulisan preposisi yang digunakan dalam karangan narasi ekspositoris siswa kela X.6 SMA Negeti 1 Sutera. Kedua, untuk mendeskripsikan ketepatan penempatan preposisi dalam karangan narasi ekspositoris siswa kelas X.6 SMA Negeri 1 Suetra. Ketiga, untuk mendeskripsikan ketepatan makna preposisi dalam karangan narasi siswa kelas X.6 SMA Negeri 1 Sutera. Objek penelitian adalah siswa Kelas X SMA Negeri 1 Sutera Kabupaten Pesisir. Data pada penelitian ini adalah penggunaan preposisi dalam karangan siswa Kelas X SMA Negeri 1 Sutera Kabupaten Pesisir Selatan. Pengumpulan data dilakukan dengan langkah-langkah berikut: Pertama, mengumpulkan karangan narasi ekspositoris dengan tema pengalaman yang mengesankan, menyedihkan, dan menyenangkan. Kedua, karangan siswa diperiksa sesuai aspek yang diteliti, yaitu penulisan preposisi, penempatan, dan makna preposisi. Setelah dilakukan analisis, ditemukan sebanyak 284 penggunaan preposisi. Preposisi yang terdapat dalam karangan narasi siswa yaitu ke, di, untuk, dengan, sekitar, karena, bersama, tanpa, kepada, oleh, seperti, sampai, sama, sebab, akan, pada, buat, melalui, dalam, atas, dari, dan sebagai. Penelitian ini juga menemukan 6 buah kalimat penempatan preposisi yang tidak tepat, 68 kalimat penulisan preposisi di yang tidak tepat, dan 38 kalimat penulisan preposisi ke yang tidak tepat.
KETERAMPILAN BERMAIN PERAN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 23 PADANG DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL Sari, Yulia Fatmana
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tiga masalah di antaranya; (1) guru hanya menjelaskanteori-teori bermain peran tanpa mempraktikkannya, (2) guru belum menggunakan media yangmenarik dalam pembelajaran bermain peran, (3) kurangnya keberanian siswa berbicara di depankelas karena kurang percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilanbermain peran siswa kelas VIII SMPN 23 Padang dengan menggunakan media audio visual. Jenispenelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Berdasarkananalisis data disimpulkan bahwa. (1) indikator mimik tergolong lebih dari cukup dengan nilai ratarata71,3 berada pada rentangan 66-75%, (2) indikator plastik tergolong lebih dari cukup dengannilai rata-rata 68,3 berada pada rentangan 66-75%, (3) indikator diksi tergolong lebih dari cukupdengan nilai rata-rata 72,8 berada pada rentangan 66-75%. Jadi, dapat disimpulkan bahwaketerampilan bermain peran siswa kelas VIII SMP Negeri 23 Padang dengan menggunakan mediaaudio visual tergolong lebih dari cukup dibuktikan oleh nilai rata-rata siswa yaitu 71 atau beradapada rentangan 66-75%.
KEMAMPUAN MENYIMAK KHOTBAH BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK SIMAK RANGKUM SISWA KELAS XI SMA PERTIWI 2 PADANG -, Nelmizawati -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah Pertama, kurangnya sarana dan prasarana pembelajaran. Kedua, siswa kurang meminati pembelajaran menyimak. Ketiga, guru cenderung lebih banyak mengajarkan teori dari pada prakteknya, dan. Keempat, metode dan teknik yang digunakan kurang berkembang.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Pertiwi 2 Padang tahun pelajaran 2013/2014. Sampel penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik penyampelan secara acak (proposional random sampling), yaitu 25% dari populasi, sehingga sampel berjumlah 30 orang siswa. Data penelitian berupa hasil belajar siswa dalam menyimak khotbah berbantuan media audiovisual dengan menggunakan teknik simak rangkum.Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: Pertama, kemampuan menyimak khotbah berbantuan media audiovisual dengan menggunakan teknik simak rangkum siswa kelas XI SMA Pertiwi 2 Padang untuk indikator 1 (kepadatan isi rangkuman) tergolong cukup (C) (56-65%). Kedua, kemampuan menyimak khotbah berbantuan media audiovisual dengan menggunakan teknik simak rangkum siswa kelas XI SMA Pertiwi 2 Padang untuk indikator 2 (urutan gagasan atau pokok-pokok khotbah) tergolong cukup (C) (56-65%) dan. Ketiga, kemampuan menyimak khotbah berbantuan media audiovisual dengan menggunakan teknik simak rangkum siswa kelas XI SMA Pertiwi 2 Padang untuk indikator 3 (kesesuaian isi rangkuman) tergolong baik sekali (Bs) (86-95%).Jadi, dapat disimpulkan bahwa kemampuan menyimak khotbah berbantuan media audiovisual dengan menggunakan teknik simak rangkum siswa kelas XI SMA Pertiwi 2 Padang untuk ketiga indikator tergolong lebih dari cukup (Ldc), dengan rata-rata hitung 69,63 yang terdapat pada rentangan tingkat penguasaan 66-75%.