cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PIJAR
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Merupakan jurnal dengan akses terbuka (Open Access Journal) yang diterbitkan oleh Jurusan PMIPA FKIP Universitas Mataram, memuat artikel ilmiah baik berupa: 1. HASIL PENELITIAN. 2. LAPORAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT,3. KAJIAN PUSTAKA.Terbit setiap 6 bulan sekali (Maret dan September), mencakup pengkajian ilmu dan pengajaran dalam bidang MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi). Redaksi menerima tulisan dalam bahasa Indonesia atau Inggris, baik dari kalangan universitas maupun dari luar universitas
Arjuna Subject : -
Articles 96 Documents
DOSE RESPONSE CHARACTERISTICS OFPOLYACRYLAMIDE GELFOR POLYMERIZATION-BASED DOSIMETER EVALUATED USINGNMR SPECTROMETER Doyan, Aris
Jurnal PIJAR Vol 2, No 1 (2007)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah  diteliti  karakteristik  respon  radiasi  dari  poliakrilamida  gel  dosimeter  yang  disediakan dengan perbedaan konsentrasi dari monomer dan kros-linker. Mekanisme respon dosis meningkat dalam derajat relaksasi  proton-proton  di  dalam  NMR  yang  disebabkan  oleh  suatu  proses  polimerisasi  di  dalam  PAAmG dosimeter. Proses tersebut telah di diteliti bahwa untuk konsentrasi lebih tinggi dari monomer dan kros-linker, derajat polimerisasi bertambah seperti yang ditunjukkan pada sensitifitas dosis dan pameter koefisien korelasi.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KIMIA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TERPADU NUMBERD HEAD TOGETHER DAN TWO STAY TWO STRAY DALAM UPAYA MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA KELAS X SMA MEMAHAMI KONSEP-KONSEP KIMIA Haris, Mukhtar; Muntari, Muntari; loka, I Nyoman
Jurnal PIJAR Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk menganalisis kesulitan belajar siswa dalam memahami konsep-konsep kimia dan mengembangkan perangkat pembelajaran kimia dengan model  pembelajaran kooperatif terpadu Numberd Head Together dan Two Stay Two Stray.  Kegiatan ini dilakukan pada siswa kelas X di SMAN 3 Mataram dan SMAN 7 Mataram semester gasal tahun 2013. Hasil penelitian tentang kesulitan belajar yang diperoleh adalah terdapat beberapa kesulitan belajar siswa dalam memahami konsep-konsep kimia terutama lebih dari 50% siswa mengalami kesulitan belajar. Pada materi struktur atom & sistem periodik unsur berupa kesulitan belajar dalam hal memahami tabel periodik unsur, menentukan elektron valensi, menentukan jumlah netron dan elektron dari ion, dan kesulitan menentukan golongan dan periode unsur. Pada materi ikatan kimia, kesulitan dalam hal menentukan senyawa yang memiliki ikatan ion, menentukan rumus senyawa yang terbentuk dan jenis ikatannya, menentukan senyawa yang tidak memenuhi kaidah oktet, menentukan senyawa kovalen polar, menentukan kemampuan suatu unsur yang diketahui nomor atomnya, menentukan pasangan unsur yang dapat membentuk ikatan ion dan pasangan golongan unsur yang dapat membentuk ikatan kovalen. Sedangkan pada materi tata nama senyawa dan persamaan reaksi, siswa kesulitan pada semua konsep tentang tata nama senyawa biner dan penyetaraan persamaan reaksi.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA MATERI POKOK SISTEM PERIODIK UNSUR PADA SISWA KELAS X SMAN 1 MATARAM TAHUN AJARAN 2013/2014 Nurwahidah, Nurwahidah; Andayani, Yayuk; loka, I Nyoman
Jurnal PIJAR Vol 9, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap hasil belajar kimia materi pokok sistem periodik unsur pada siswa kelas X SMAN 1 Mataram tahun ajaran 2013/2014. Hasil belajar dalam penelitian ini meliputi hasil belajar dalam bentuk pengetahuan dan hasil belajar dalam bentuk sikap (kerjasama siswa). Instrumen yang digunakan yaitu tes multiple choice. Data hasil penelitian yang dianalisis statistik dengan uji t dan lembar observasi kerjasama yang dianalisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelas eksperimen  diperoleh nilai rata-rata 84,62 dengan ketuntasan klasikal 71,79%, sedangkan pada kelas kontrol diperoleh nilai rata-rata 83,95 dengan ketuntasan klasikal 71,05%. Hasil uji-t pada taraf signifikan 5% diperoleh Fhitung 0,28 < Ftabel 1,68 yang berarti Ho pada penelitian ini diterima. Hasil observasi kerjasama pada kelas eksperimen memiliki tingkat kerjasama yang sama dengan kelas kontrol yaitu “sangat tinggi”. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis proyek tidak berpengaruh lebih baik terhadap hasil belajar kimia materi pokok sistem periodik unsur kelas X SMAN 1 Mataram tahun ajaran 2013/2014. 
ANALISIS KEMELEKAN SAINS (SCIENCE LITERACY) DAN KEMELEKAN INKUIRI (INQUIRY LITERACY) GURU MATA PELAJARAN IPA SMP Jufri, A Wahab; Hikmawati, Hikmawati
Jurnal PIJAR Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemelekan sains dan kemelekan inkuiri adalah dua hal penting yang harus dikuasai secara memadai oleh peserta didik dalam era globalisasi. Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk menganalisis tingkat kemelekan sains dan kemelekan inkuiri guru-guru mata pelajaran IPA SMP. Sampel penelitian terdiri atas 25 orang guru IPA SMP yang sedang menempuh program S2 pada Program Studi Magister Pendidikan IPA di Universitas Mataram tahun akademik 2012/2013. Penelitian dilaksanakan dengan pola pretes-postes dan diberikan perlakuan berupa pelatihan berjenjang dengan total waktu 400 menit (4 kali tatap muka). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemelekan sains dan inkuiri guru-guru IPA SMP masih tergolong rendah. Dalam pola pelatihan berjenjang seperti ini guru hanya mampu meningkatkan kemelekan sains sebesar 1% dan kemelekan inkuiri sebesar 5%. Mengingat pentingnya peran kemelekan sains dan kemelekan inkuiri bagi peserta didik maka perlu dilakukan upaya sistematis untuk meningkatkan kompetensi profesional para guru khususnya aspek kemelekan sains dan kemelekan inkuiri.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KETAKUTAN SISWA TERHADAP MATA PELAJARAN FISIKA PADASISWAKELAS XI SMA NEGERI 2 MATARAM Bahtiar, Bahtiar
Jurnal PIJAR Vol 2, No 1 (2007)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar yang dicapai siswa pada umumnya dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal, Faktor lain yang sangat menentukan adalah faktor tujuan dan target pembelajaran, faktor guru, faktor situasi kelas, faktor murid, dan faktor metode pembelajaran. Jika faktor-faktor di atas diabaikan maka cenderung prestasi belajar siswa sangat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab ketakutan siswa terhadap mata pelajaran fisika pada siswa kelas XI SMAN 2 Mataram. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket yang sudah diuji validitas dan reliabilitas soalnya. Hasil penelitian ini diolah dengan menggunakan statistik deskriptif pada sampel 135 siswa yang di ambil secara purposive samplingmenunjukanbahwa faktor-faktor penyebab ketakutan siswa terhadap mata pelajaran fisika pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Mataram adalah faktor metode pembelajaran 64,44%, faktor guru 62,96%, faktor murid 55,56%, faktor tujuan dan  target  pembelajaran  53,33%,  dan  faktor  situasi  kelas  51,85%.  Ini  berarti  faktor-faktor  di  atas  harus  di laksanakan oleh seorang guru supaya tidak ada kesan siswa menganggap bahwa pelajaran fisika adalah pelajaran yang  sulit,  membosankan  dan  menakutkan.  Dari  hasil  penelitian  dapat  simpulkan  bahwa  faktor  penyebab ketakutan siswa terhadap mata pelajaran fisika pada siswa kelas XI SMAN 2 Mataram adalah faktor tujuan dan target pembelajaran, faktor guru, faktor situasi kelas, faktor murid, dan faktor metode pembelajaran.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISKUSI KELAS DENGAN TEKNIK BUZZ GROUP TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KIMIA MATERI POKOK HIDROKARBON Rahmayanti, Nuril; Muntari, Muntari; Siahaan, Jackson
Jurnal PIJAR Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan model pembelajaran diskusi kelas teknik buzz group bertujuan meningkatkan prestasi belajar siswa materi pokok hidrokarbon. Penelitian dilaksanakan pada kelas X SMAN 1 Gunungsari.  Fokus penelitian ini adalah nilai post-test yang dianalisis dengan uji-t. Diperoleh thitung sebesar 2,23. Nilai thitung dikonsultasikan pada ttabel dengan taraf signifikan 5% diperoleh ttabel 1,684. Nilai thitung..> ttabel sehingga penerapan model pembelajaran diskusi kelas  teknik buzz group berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi belajar kimia siswa kelas X SMAN 1 Gunungsari.
HUBUNGAN IKLIM KELAS DAN SIKAP SISWA TERHADAP PELAJARAN KIMIA DENGAN PRESTASI BELAJAR KIMIA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI SE-KOTA MATARAM TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Pritami, Siti Elsi; Purwoko, Agus Abhi; Telly Savalas, Lalu Rudyat
Jurnal PIJAR Vol 9, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui hubungan:  (a) iklim  kelas dengan prestasi belajar siswa; (b) sikap siswa terhadap pelajaran kimia dengan prestasi belajar siswa; (c)iklim kelas dan sikap siswa secara bersama dengan prestasi belajar siswa. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri se-Kota Mataram yang berjumlah 1590 siswa, sedangkan sampelnya diambil dari 4 sekolah dengan proporsi sebesar 15% dari total siswa kelas XI IPA. Teknik penentuan anggota sampel adalah multistage random sampling dan diperoleh sampel sebanyak 118 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik angket untuk data iklim kelas dan sikap belajar siswa, sedangkan untuk data prestasi belajar siswa menggunakan teknik dokumentasi hasil ujian semester genap siswa tahun pelajaran 2012/2013. Hasil analisi skorelasi tunggal pertama antara iklim kelas dengan prestasi belajar siswa diperoleh thitung (2,66) >ttabel (1,66) pada taraf signifikansi 5%, artinya iklim kelas memiliki hubungan positif dan signifikan dengan prestasi belajar siswa. Hasil analisis korelasi tunggal kedua antara sikap siswa terhadap pelajaran kimia dengan prestasi belajar siswa diperoleh thitung (2,90) >ttabel (1,66) pada taraf signifikansi 5%, artinya sikap siswa terhadap pelajaran kimia memiliki hubungan positif dan signifikan dengan prestasi belajar siswa. Hasil analisis korelasi ganda antara iklim kelas dan sikap siswa secara bersama dengan prestasi belajar siswa diperoleh Fhitung (5,69) >Ftabel (3,08) pada taraf signifikansi 5%, artinya iklim kelas dan sikap siswa secara bersama memiliki hubungan positif dan signifikan dengan prestasi belajar siswa.
PENGGUNAAN MULTIMEDIA INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DAN IMPLIKASINYA PADA PENGUASAAN KONSEP MAHASISWA Gunawan, Gunawan; Harjono, Ahmad; Sahidu, Hairunnisyah; Satrio, Satrio
Jurnal PIJAR Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan multimedia interaktif fisika dan menganalisis implikasinya dalam pembelajaran. Penelitian ini termasuk jenis penelitian dan pengembangan pendidikan (Educational Research and Development). Jenis penelitian R&D adalah suatu proses yang digunakan untuk mengembangkan dan memvalidasi produk-produk pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif yang dikembangkan terbukti mampu membantu mahasiswa untuk memahami konsep fisika dengan  lebih baik, khususnya pada konsep-konsep fisika abstrak yang telah divisualisasikan. Beberapa konsep yang mengalami peningkatan tertinggi antara lain optik geometri (58,2%), gaya sentral (68,8%), temperatur dan pemuaian (71,7%), hukum Coulomb (68,6%). Semua konsep tersebut umumnya merupakan konsep yang abstrak. Hal ini menunjukkan bahwa visualisasi pada konsep abstrak tersebut dapat dikategorikan berhasil membantu mahasiswa memahami konsep dengan lebih baik. Pada konsep-konsep dengan persamaan matematis yang dominan, umumnya peningkatan penguasaan konsep pada kedua kelas tidak berbeda secara signifikan.
MONITORING DAN EVALUASI PROSES PERKULIAHAN DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FKIP UNIVERSITAS MATARAM PADA SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2013/2014 Mertha, I Gde; Al Idrus, Agil; Ilhamdi1, M. Liwa; Artayasa, I Putu; Mertha, I Wayan
Jurnal PIJAR Vol 9, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap proses perkuliahan di Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Unram sebagai usaha untuk meningkatkan mutu perkulihan di Prodi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptip, dengan populasi seluruh dosen Program Studi Pendidikan  Biologi FKIP Unram yang mengajar pada  semester genap tahun 2013/2014 yang bejumlah 29 orang. Sampel  dalam  penelitian ini adalah  sampel populasi. Data diperoleh dengan menggunakan instrumen angket diberikan kepada dosen untuk melihat kesiapan mengajar serta keterlaksanaan perkuliahan dan kepada mahasiswa untuk mengungkapkan tentang pelaksanaan proses perkuliahan. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif, selanjutnya dideskripsikan. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa respon mahasiswa terhadap proses perkuliahan menunjukkan kualitas ketercapaian berkategori baik dan sangat baik 65,57%, cukup baik/sedang 27,05%, dan kurang 6,29%.
PENGARUH MODEL JEMBATAN ANALOGI TERHADAP PEMAHAMAN ASPEK MIKROSKOPIK SISWA DENGAN GAYA BELAJAR BERBEDA PADA MATERI PELAJARAN KIMIA Nufida, Baiq Asma; Muntari, Muntari; Purwoko, Agus Abhi
Jurnal PIJAR Vol 8, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh model implementasi jembatan analogis pada pemahaman mikroskopis siswa, (2) pengaruh gaya belajar siswa pada pemahaman mikroskopis siswa, dan (3) interaksi model Bridge analogis dan siswa gaya belajar terhadap pemahaman mikroskopis siswa. Ini adalah studi eksperimental semu dengan non setara pre-test post-test desain kelompok kontrol dan 2 x 3 desain analisis faktorial. Populasi penelitian ini adalah 206 siswa dari XI IPA di SMAN 2 Praya didistribusikan dalam empat kelompok belajar. Dua kelompok alami utuh dengan kemampuan setara sebelum terpilih sebagai sampel. Mereka dipilih secara acak sebagai kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, maka XI IPA 4 didefinisikan sebagai kelompok eksperimen (perlakuan model Bridge analogis) dan XI IPA 3 didefinisikan sebagai kelompok kontrol (diobati dengan model konvensional). Instrumen penelitian ini adalah mikroskopis pemahaman siswa tes dan angket gaya belajar siswa. Data pemahaman mikroskopis siswa dikumpulkan dari skor tes siswa sedangkan data tentang gaya belajar siswa yang dikumpulkan dari kuesioner. Analisis data menggunakan analisis kovariannya (ANCOVA) dengan pre-test skor sebagai kovariannya. Semua data diasumsikan normal, linier dan homogen. Beda Nyata Terkecil (LSD) digunakan sebagai analisis Post. Analisis statistik menunjukkan bahwa model Bridge Analogical tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pemahaman mikroskopis siswa (p> 0,05). Gaya belajar siswa, namun secara signifikan mempengaruhi pemahaman mikroskopis siswa (p <0,05). Interaksi model Bridge analogis dan gaya belajar yang secara signifikan mempengaruhi pemahaman mikroskopis siswa (p <0,05). Analisis post menunjukkan bahwa model Bridge Analogical paling baik diterapkan pada kelompok mahasiswa belajar gaya visual.

Page 2 of 10 | Total Record : 96