cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PIJAR
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Merupakan jurnal dengan akses terbuka (Open Access Journal) yang diterbitkan oleh Jurusan PMIPA FKIP Universitas Mataram, memuat artikel ilmiah baik berupa: 1. HASIL PENELITIAN. 2. LAPORAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT,3. KAJIAN PUSTAKA.Terbit setiap 6 bulan sekali (Maret dan September), mencakup pengkajian ilmu dan pengajaran dalam bidang MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi). Redaksi menerima tulisan dalam bahasa Indonesia atau Inggris, baik dari kalangan universitas maupun dari luar universitas
Arjuna Subject : -
Articles 96 Documents
PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN PETA KONSEP TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP KOLOID SISWA KELAS XI SMAN 2 MATARAM TAHUN AJARAN 2013/2014 Ayu Chandrai, Monica; Hakim, Aliefman; Junaidi, Eka
Jurnal PIJAR Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pembelajaran peta konsep terhadap pemahaman konsep koloid siswa kelas XI SMAN 2 Mataram tahun ajaran 2013/2014. Hasil belajar dalam penelitian ini meliputi hasil belajar dalam bentuk pengetahuan dan data hasil observasi aktifitas siswa sebagai data penunjang. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental dengan populasi yaitu siswa kelas XI IPA 5 sampai dengan XI IPA 8 SMAN 2 Mataram tahun ajaran 2013/2014. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling untuk populasi dalam unit kelas. Kelas yang dijadikan sampel adalah kelas XI IPA 5 sebagai kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional (ceramah) dan kelas XI IPA 6 sebagai kelas eksperimen yang menggunakan pembelajaran peta konsep. Data diperoleh dengan menggunakan pretest yang dilakukan di awal pembelajaran dan posttest yang dilaksanakan pada pertemuan akhir untuk menghitung tingkat kepahaman siswa melalui N-gain. Uji stastistik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah uji Mann Whitney dengan pendekatan kurva normal Z yang dilakukan pada data N-gain. Data kedua kelas menunjukkan bahwa tingkat kepahaman siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol berada pada kategori sedang, yaitu 5.08. Hasil uji hipotesis N-gain pada taraf signifikan 5% diperoleh Zhitung (0,04) < Ztabel (1,96) yang berarti Ho pada penelitian ini diterima atau Ha ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran peta konsep tidak berpengaruh lebih baik terhadap pemahaman konsep koloid siswa kelas XI SMAN 2 Mataram tahun ajaran 2013/2014
ANALISIS PEMETAAN PENELITIAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA FKIP UNIVERSITAS MATARAM Gunada, I Wayan; Harjono, Ahmad
Jurnal PIJAR Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memetakan hasil – hasil penelitian pendidikan mahasiswa PS. Pendidikan Fisika FKIP Unram. Metode penelitian ini menggunakan  penelitian studi kasus (casus study research). Variabel lain yang terlibat dalam penelitian ini adalah subjek penelitian, jenis- jenis penelitian, bidang kajian penelitian, isu-dan isu bidang pendidikan. Subjek penelitian ini adalah hasil penelitian akhir atau skripsi mahasiswa  Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Unram selama kurun waktu 6 tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukan bahwa subjek penelitian yang paling banyak diteliti oleh mahasiswa adalah SMP/MTs, jenis penelitiannya kategori penelitian eksperimen. Sedangkan isu-isu utama penelitian pendidikan yang banyak diteliti oleh  mahasiawa adalah model pembelajaran dan metode pembelajaran, sedangkan isu –isu skunder yang paling banyak diteliti adalah hasil belajar dan prestasi belajar.Isu-isu pendidikan yang masih memungkinkan diteliti lebih lanjut adalah keadaan lab,gay kognitif, life skills, keterampilan berpikir, pendalaman konsep, dan miskonsepsi.  Kategori jenis penelitian pengembangan perlu diarahkan ke siswa. Hasil pemetaan ini diharapkan dapat  memberikan masukan bagi dosen – dosen di lingkungan PS. Pendidikan Fisika dalam mengarahkan dan menentukan judul penelitian yang diajukan oleh mahasiswa. Pemetaan hasil penelitian ini memungkinkan adanya pengembangan jenis penelitian, variabel, desain, isu atau kajian penelitian yang memungkinkan diteliti lebih lanjut oleh mahasiswa.
Mixed Langmuir-Blodgett Films of Cu-3,5-bistetrabutyl phenylporphyrin, arachidate acid and hexatriacontane in ordinary environment: A UV Visible Study Hadisaputra, Saprizal
Jurnal PIJAR Vol 4, No 1 (2009)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

                                                ABSTRACTThe study of mixed Langmuir-Blodgett Films multilayer was conducted in ordinary experiment conditions by using metallo-porphyrin derivative (3,5-bistetrabutyl-phenylporphyrin with Cu as central metal) and arachidate acid with and without trigger molecule, hexatriacontane. We demonstrated that the mixed multilayer which consist of 4, 20 and 40 layers for each mixed solution (molar ratio porphyrin : arachidic acid : hexatriancontane, 1,5 : 10 : r, where r is 0, 0.5) successfully transfers into glass plates as Langmuir-Blodgett Films and characterized the transferred films using UV visible spectroscopy. The area per monolayer porphyrin molecule is approximately 15-21 Å2. The first mixed solution (porhyrin: arachidic acid) produced good multilayer while the second mixed solution (porphyrin : arachidic acid : trigger molecule, hexatriancontane) did not produce 20 and 40 layers as it was expected. Some possible problems such as cleanliness, isotherms condition and compression speed of forming multilayer will be discussed. Key words: Langmuir-Blodgett Films, multilayer, Cu-3,5-bistetrabutyl phenylporphyrin, UV  visible spectroscopy.ABSTRAK Telah dilakukan studi terhadap multilapis film Langmuir-Blodgett pada kondisi eksperimen sehari-hari menggunakan campuran Cu-3,5-bistetra-butil fenilporpirin, asam arakidat dengan dan atau tanpa inisiator, heksatriakantone. Campuran multilapis film (perbandingan molar porpirin : asam arachidic : heksatriakantone, 1,5 : 10, r, dimana r = 0, 0,5)  terdiri dari 4, 20 dan 40 lapis berhasil di transfer ke atas kaca preparat sebagai Langmuir-Blodgett film dan dilakukan karakterisasi dengan spektroskopi sinar tampak (UV-visible spectroscopy). Luas daerah per molekul porpirin adalah15-21 Å2. Campuran pertama (porpirin : asam arakidat) memberikan multilapis yang baik, sedangkan campuran dengan adanya inisiator tidak menghasilkan 20 dan 40 lapisan seperti prediksi. Beberapa kemungkinan penyebab hasil tidak optimum seperti tingkat kebersihan (cleanliness), kondisi isotermal dan kecepatan kompresi saat pembentukan multilapis film akan di bahas Kata-kata kunci: Langmuir-Blodgett Films, multilapis, Cu-3,5-bistetrabutyl-phenylporphyrin, spektroskopi sinar tampak.
CIRI MOLEKULER PLASMA NUTFAH IKAN LEMURU (Sardinella lemuru Varian 3) YANG MENGANDUNG ASAM LEMAK OMEGA-3 PALING TINGGI Mahrus, Mahrus
Jurnal PIJAR Vol 3, No 2 (2008)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstak:Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan ciri molekular plasma nutfah ikan lemuru yang mengandung Asam Lemak Omega-3 paling tinggi. Penelitian ini dilakukan di Perairan Selat Alas dan Laboratorium Biomedik Rumah Sakit Umum Mataram. Metode yang digunakan dalam penelitian ciri molekuler plasma nutfah ikan lemuru adalah metode RAPD-PCR. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ciri molekular plasma nutfah ikan lemuru yang mengandung Asam lemak Omega-3 paling tinggi adalah memiliki 5 buah pita DNA yang berjumlah 6 dan 7 fragmen. Dari 5 pita DNA, diduga ciri yang berkontribusi terhadap pembentukan enzim yang mampu memicu pelipatan jumlah Asam Lemak Omega-3  yang terbentuk adalah fragmen DNA yang berukuran 350 base pair.Kata Kunci: Ciri molekuler, plasma nutfah, ikan lemuru, RAPD-PCR
STUDI BIBIT MANGROVE Rhizophora stylosa SEBAGAI BIOINDIKATOR AKUMULASI LOGAM TIMBAL (Pb) Hadi, Surya; Armiani, Sucika
Jurnal PIJAR Vol 3, No 1 (2008)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai konsentrasi Pb terhadap pertumbuhan serta kandungan logam timbal (Pb) di dalam organ akar, batang dan daun bibit Rhizophora stylosa sebagai dasar telaahan potensi mangrove untuk dijadikan bioindikator akumulasi Pb. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen di rumah plastik dengan menumbuhkan bibit mangrove R. stylosa pada berbagai konsentrasi Pb di dalam media tanah. Percobaan dilanjutkan dengan menganalisis kandungan Pb dalam organ bibit R. stylosa dan media tanah. Desain percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas lima perlakuan konsentrasi Pb (0 ppm, 0,1 ppm, 1 ppm, 10 ppm  dan 100 ppm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara statistik, pemberian berbagai konsentrasi Pb (0,1-100 ppm) tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan bibit R. stylosa selama 6 minggu pengamatan. Tetapi, pemberian perlakuan 100 ppm Cu menyebabkan konsentrasi Pb di dalam organ bibit R. stylosa secara nyata lebih tinggi dibandingkan kontrol dan perlakuan lainnya. Bibit R. stylosa  terindikasi memiliki potensi sebagai bioindikator akumulasi pada tingkat pencemaran Pb yang lebih tinggi dari kandungan Pb di dalam organnya.
KARAKTERISTRIK DARI SEMIGRUP YANG SETIAP BI-IDEALNYA PRIME KUAT Kurniati, Nani
Jurnal PIJAR Vol 4, No 1 (2009)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Dalam tulisan ini akan dibahas tentang hubungan antara bi-ideal prime kuat, bi-ideal prime, bi-ideal semiprime, bi-ideal tak terreduksi kuat, dan bi-ideal tak terreduksi dari semigrup. Selain itu juga akan dibahas tentang karakteristik dari semigrup yang setiap bi-idealnya prime kuat.Kata-kata Kunci : Bi-ideal prime kuat, bi-ideal prime, bi-ideal semiprime
PENGEMBANGAN PERANGKAT STRATEGI BELAJAR MAPPING MELALUI MODEL DIRECT INSTRUCTION Makhrus, Muhammad
Jurnal PIJAR Vol 4, No 1 (2009)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan model four-D dan juga termasuk penelitian penjelasan dengan metode eksperimen. Perangkat yang dikembangkan meliputi: Lembar Kegiatan Siswa (LKS) yang berupa LKS Eksperimen dan LKS Panduan Belajar, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Kisi-kisi dan Lembar Tes Hasil Belajar (THB) Produk. Penelitian ini menggunakan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design. Hasil pengamatan dan analisis data diperoleh temuan antara lain, kemampuan siswa dalam melakukan strategi belajar mapping adalah baik, serta siswa senang dan berminat terhadap pembelajaran dengan menggunakan strategi belajar mapping. Proses belajar mengajar yang menerapkan perangkat pembelajaran ini dapat meningkatkan proporsi jawaban benar siswa untuk THB Produk sebesar 57 %  dan dari hasil analisis statistik uji-t, diperoleh bahwa hasil belajar produk siswa yang diajar melalui startegi belajar mapping dengan model pengajaran langsung adalah lebih baik dari hasil belajar siswa yang diajar dengan pembelajaran yang biasa dilakukan disekolah dengan metode ceramah, tanya jawab, eksperimen, dan pemberian tugas.Kata kunci: strategi belajar, mapping, direct instruction
PENGGUNAAN PENDEKATAN RASIONAL SECARA KIMIAWI-BIOLOGI DALAM PENGUMPULAN TUMBUHAN OBAT DI KABUPATEN SUMBAWA Hadi, Surya
Jurnal PIJAR Vol 3, No 2 (2008)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi mengenai tumbuhan obat dari kabupaten Sumbawa yang dilanjutkan dengan koleksi dan identifikasi botani, serta uji kandungan alkaloid dari bagian tumbuh-tumbuhan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksploratif dan dilanjutkan dengan uji alkaloid di laboratorium. Pengumpulan informasi tumbuhan obat dilakukan dengan teknik wawancara. Bagian-bagian tumbuhan obat yang dikumpulkan adalah daun, batang, akar, biji, umbi, bunga, dan buah yang kemudian dijadikan herbarium untuk keperluan identifikasi tumbuhan berdasarkan kelompok spesies, genus dan familia. Dari 25 jenis tumbuhan obat koleksi, tergolong dalam 24 genus dan 19 famili. Keperawakan atau bentuknya terdiri dari pohon, perdu, semak dan herba. Tumbuhan tersebut diperoleh dari areal sawah, tegalan, pekarangan, kebun dan hutan. Hasil uji alkaloid menunjukkan bahwa dari 25 tumbuhan terdapat 8 jenis (32%) tumbuhan obat yang mengandung alkaloid dengan skala +1 sampai +4.Kata Kunci: tumbuhan obat, alkaloid, Sumbawa
STUDI KOMPARASI HASIL BELAJAR KIMIA PADA MATERI KOLOID MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH SISWA KELAS XI IPA MAN 2 MATARAM TAHUN AJARAN 2013/2014 Safitri, Eka Hesti; Siahaan, Jeckson; Wahidah Al Idrus, Syarifa
Jurnal PIJAR Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental (eksperimen semu) menggunakan Post-test Only Nonequivalent Control Group Design yang bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan hasil belajar kimia siswa menggunakan model pembelajaran berbasis proyek dan model pembelajaran berbasis masalah di kelas XI IPA MAN 2 Mataram Tahun Ajaran 2013/2014.Sampel penelitian diambil dengan teknik Purposive Sampling dan terpilih dua kelas sebagai kelas eksperimen, yaitu kelas XI IPA U1 (kelas ekperimen 1) dan kelas XI IPA U2 (kelas ekperimen 2).Data hasil belajar kognitif diperoleh melalui tes tertulis (post test) yang dianalisis menggunakan uji beda (uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelas eksperimen I diperoleh nilai rata-rata 67 dengan ketuntasan klasikal 7,69%sedangkan pada kelas eksperimen II diperoleh nilai rata-rata 70 dengan ketuntasan klasikal 28,57%. Hasil uji-t dua pihak pada taraf signifikan 5% diperoleh thitung = -0,4709dan ttabel = 2,060, sehingga thitungberada pada daerah penerimaan adalah Ho diantara -2,060 dan +2,060 yang berarti Ho pada penelitian ini diterima. Hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar kimia antara siswa yang diterapkan model pembelajaran berbasis proyek dan model pembelajaran berbasis masalah siswa kelas XI IPA MAN 2 Mataram Tahun Ajaran 2013/2014.
KINETIKA ADSORPSI ION EMAS(III) OLEH HIBRIDA MERKAPTO SILIKA Hamdiani, Saprini; Nuryono, Nuryono; Rusdiarso, Bambang
Jurnal PIJAR Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan kajian kinetika adsorpsi ion emas(III) oleh adsorben hibrida merkapto silika (HMS). HMS disintesis melalui proses sol-gel dengan prekursor natrium silikat (Na2SiO3) dari abu sekam padi. HMS dibuat dengan menambahkan asam klorida pada campuran senyawa 3-(trimetoksilil)-1-propantiol (TMSP) dan larutan Na2SiO3. Kinetika adsorpsi ditentukan dengan melakukan adsorpsi sistem statik (batch) dengan variasi waktu. Jumlah ion emas yang teradsorpsi dihitung secara kuantitatif berdasarkan selisih konsentrasi logam sebelum dan setelah adsorpsi yang dianalisis dengan spektroskopi serapan atom (SSA). Data menunjukkan interaksi HMS dengan ion emas cenderung mengikuti pola kinetika reaksi pseudo orde-2 dengan nilai konstanta laju reaksi (k) = 1x10-2 g mg-1min-1. Berdasarkan nilai perubahan energi bebas Gibbs adsorpsi standar (-ΔG°= 34,63-37,99 kJ/mol) menunjukkan bahwa adsorpsi berlangsung secara kimia (kemisorpsi).

Page 5 of 10 | Total Record : 96