cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
PREDIKSI
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 452 Documents
PENGARUH DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KOTA SAMARINDA Bith, Alexander
PREDIKSI Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.321 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i1.759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengembangan disiplin kerja mempunyai pengaruh yang positif terhadap kinerja pegawai pada kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kota Samarinda Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang postif dan signifikatn atara variabel disiplin kerja dengan variabel kinerja pegawai pada Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kota Samarinda.  Hal ini dapat diketahui dari hasil uji statistic dimana koefisiens korelasi (r) adalah sebesar 0,287 yang berarti terdapat pengaruh yang positif di anatara kedua variable.  Hasil analisis data diperoleh koefisien determinasi (r2), sebesar 0,082. Hal ini berarti bahwa variabel yang terjadi pada variabel kinerja pegawai 8,2 % dapat dijelaskan melalui varian yang terjadi pada variabel disiplin kerja atau dengan kata lain bahwa kinerja pegawai sebesar 8,2 %  dipengaruhi oleh disiplin kerja, sementara sisanya sebesar 91,8 % dipengaruhi oleh faktor –faktor lain atau variabel – variabel lain yang tidak termasuk di dalam penelitian ini. 
PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP SEMANGAT KERJA PRAJURIT YONIF 611/AWANG LONG Siswanto, Nanda
PREDIKSI Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.01 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i1.764

Abstract

Seorang pemimpin perusahaan diarahkan pada penggunaan faktor produksi secara efektif dan efisien sehingga diperoleh produksi pada tingkat tertentu.Sedangkan seortang pemimpin birokrat diarahkan pada pengaturan tugas-tugas pelayanan terhadap masyarakat.Selanjutnya, seorang pemimpin di lingkungan militer diarahkan pada tugas-tugas komando dalam bidang pertahanan dan keamanan serta penerapan disiplin militer.Semua prajurit yang ada di lingkungan Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Semangat Kerja Prajurit Yonif 611/Awang Long  mulai pada tingkatan tamtama, bintara hingga perwira.  Sehingga setiap orang tahu kapan saatnya memimpin dan kapan pula ia harus dipimpin.  Namun demikian setiap komandan yang dipercaya memimpin suatu satuan memiliki cara kepemimpinan yang berbeda.  Hal ini dipengaruhi oleh pengetahuan, lingkungan tempat memimpin, dan kepribadian sehingga akan menentukan seberapa kuat kepemimpinan yang ada terhadap motivasi para prajurit sebagai bawahan.Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan antara Kepemimpinan dengan Semangat Kerja Prajurit Yonif 611/Awang Long yang ada di lokasi perbatasan.Sampel diambil sebanyak 25 responden.  Penelitian yang dilakukan oleh penulis merupakan penelitian verifikatif  atau yang bersifat kausalitas, yakni penelitian yang mencari hubungan antara variabel sebab dengan variabel akibat. Hubungan yang dimaksud adalah hubungan antara Kepemimpinan (Independent variable) dengan Semangat Kerja  (Dependent variable).  Untuk menganalisis data variabel Koordinasi dan Produktivitas Kerja yang diperoleh melalui daftar pertanyaan penulis menggunakan rumus koefisien Rank Spearman (ρ)Hasil analisis menunjukkan bahwa rho tabel untuk n = 25 pada taraf 5% adalah 0,4005. Dengan membandingan ρ dengan ρ tabel diperoleh ρ > ρ tabel, Berdasarkan analisis terhadap data yang terkumpul maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1) Tidak terdapat hubungan (asosiasi) antara Kepemimpinan dengan Semangat Kerja Prajurit.  Hal ini menunjukkan bahwa Siapapun yang memimpin di Satuan Tugas perbatasan tidak akan mengubah semangat kerja prajurit baik menjurun ataupun sebabaliknya. 2) Koefisien korelasi rank spearman yang diperoleh sebesar 0,46 menunjukkan tidak terdapat hubungan (asosiasi) yang signifikan antara Kepemimpinan dengan Semangat Kerja Prajurit..
ANALISIS HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN DENGAN KINERJA PEGAWAI PADA BADAN PERPUSTAKAAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR ., Emi .
PREDIKSI Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.142 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i1.778

Abstract

ABSTRACT Tujuan dari penelitian ini adalah adalah untuk mendeskripsikan hubungan antara gaya kepemimpinan dengan kinerja pegawai yang ada pada Badan Perpustakaan Daerah Provinsi Kalimantan Timur.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh Kepala Badan Perpustakaan Daerah Provinsi Kalimantan Timur yang paling dominan adalah gaya kepemimpinan partisipatif. Namun demikian pada situasi tertentu gaya kepemimpinan konsultatif, delegatif dan instruktif juga dilakukan. Pengimplementasian keempat gaya kepemimpinan tersebut dilakukan pada situasi dan kondisi yang berbeda dan ini menggambarkan bahwa Kepala Badan Perpustakaan Daerah Provinsi Kalimantan Timur lebih cenderung menerapkan gaya kepemimpinan situasional, dimana pada saat tertentu dia menerapkan perilaku mengarahkan dan pada situasi yang lain pimpinan menerapkan perilaku mendukung.Penerapan gaya kepemimpinan situasional ini ternyata memberikan dampak yang sangat baik terhadap kinerja para pegawai. Oleh sebab itu dapat pula dikatakan bahwa strategi yang diterapkan oleh Kepala Badan Perpustakaan Daerah Provinsi Kalimantan Timur dalam meningkatkan dan mempertahankan kinerja bawahannya cukup berhasil dengan pegimplementasian gaya kepemimpinan situasional
PERANAN KEHADIRAN TERHADAP KEDISIPLINAN PEGAWAI DI DINAS PEKERJAAN UMUM PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI BARAT Elly, Teresia
PREDIKSI Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.152 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i1.783

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan kehadiran di buku absensi terhadap kedisiplinan pagawai di Dinas Pekerjan Umum Pemerintah Kutai Barat di Sendawar artinya tinggi dan rendahnya kedisiplinan pegawai diduga disebabkan jumlah kehadiran di buku absen yang diterapkan di kantor tersebut. Oleh karena itu peneliti mengemukakan hipotesis, yakni “Diduga jika jumlah kehadiran yang ditandatangani oleh pegawai di buku absen tinggi maka menunjukkan pula tingginya kedisiplinan pegawai”.Penelitian dilakukan terhadap para pegawai melalui dua variabel, yakni kehadiran pegawai dengan dibuktikan dengan kehadiran sebagai independent variable dan kedisiplinan sebagai dependent variable. Untuk mendapatkan data tersebut digunakan teknik kuesioner yang disampaikan kepada 20 orang pegawai yang merupakan populasi penelitian ini, sebab dalam penelitian ini tidak digunakan sampel karena penelitian populasi atau secara sensus.Berdasarkan analisis statistik dengan rumus korelasi product moment pearson maka diketahui haraga r = 0,589 yang diinterpretasikan sebagai korelasi sedang (cukup), artinya terdapat signifikansi antara kehadiran dan kedisiplinan pegawai di Kantor Dinas Pekejaan Umum di Kabupaten Kutai Barat. Untuk membuktikan kebenaran hipotesis, peneliti melakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan rumus t-test, dari hasil pengujian maka di ketahui bahwa pada tingkat kepercayaan 0,01 untuk tes satu sisi dan 0,02 untuk tes dua sisi ternyata nilai t tabel adalah = 2,528 sedangkan nilai t-hitung = 14,370 yang berarti lebih besar t-hitung dari t-tabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang dikemukakan diterima atau terbukti, dengan kata lain kehadiran sangat berperan terhadap kedisiplinan pegawai di Kantor Dinas Pekerjaan Umum pada Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.
HUBUNGAN ANTARA PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP EFEKTIVITAS KERJAPEGAWAI PADA KANTOR DINAS PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN KUTAI BARAT Susanti, Linda
PREDIKSI Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.528 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i1.921

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pengembangan sumber daya manusia berperan terhadap prestasi kerja pegawai. Untuk mendapatkan data yang diperlukan penulis mengadakan penelitian di Kantor Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Kutai Barat.                Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara pengembangan sumberdaya manusia dengan prestasi kerja pegawai. Hal ini terbukti dari hasil analisa data yang dilakukan dengan bantuan program aplikasi komputer SPSS 7.5 for Windows, dimana dengan sampel sebesar 37 orang, r hitung yang diperoleh sebesar 0,002 pada tingkat kepercayaan a = 0,005 untuk tes satu sisi ternyata r = 0,492 > 0,002.                Sementara itu hasil uji-t menunjukkan bahwa tempiris lebih besar dari pada tteoritis yaitu 3,001 > 1,693889. Ini berarti bahwa variabel efektivitas kerja pegawai.                                Untuk lebih meningkatkan efektivitas kerja pegawai, disamping faktor pembagian tugas maka faktor-faktor lain yang mungkin dapat mempengaruhi efektivitas kerja pegawai perlu mendapatkan perhatian sehingga efektivitas kerja pegawai yang terus meningkat dapat dipertahankan
KORELASI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA KANTOR BADAN KESATUAN BANGSA, POLITIK DAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT KABUPATEN KUTAI BARAT Tommy, Yuniar
PREDIKSI Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.708 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i1.962

Abstract

Untuk mendukung penelitian tersebut diambil sampel sebesar 41 orang. Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode survei dengan anlisis verifikatif. Kemudian untuk data yang bersifat kuantitatif akan dibahas secara kualitatif. Untuk mengetahui adanya korelasi antara kedua variabel tersebut digunakan uji statistik koefisen korelasi Rank Spearman.            Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi yang erat antara pendidikan dan pelatihan dengan produktivitas kerja organisasi. Hal tersebut didukung dari hasil perhitungan menunjukkan,  rs hitung sebesar 0,771 atau lebih besar daripada nilai tabel (0,409), dan korelasi pada taraf cukup baik. Demikian pula pada uji sampel memperlihatkan t hitung (3,11) lebih besar daripada nilai tabel (2.022). Ini menunjukkan jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini secara repersentatif dapat mewakili keseluruhan populasi.           Sedangkan produktivitas  kerja pegawai belum dapat tercapai secara optimal, hal tersebut merupakan  refleksi dari faktor pelatihan pegawai yang kurang optimal sehingga membawa konsekuensi terhadap produktivitas  kerja pegawai.  
HUBUNGAN ANTARA LINGKUNGAN KERJA DENGANKEPUASANKERJA PEGAWAI PADA DINAS PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN KUTAI BARAT Kurnain, Deny
PREDIKSI Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.853 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i1.875

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Lingkungan Kerja mempunyai hubungan  yang positif dengan Kepuasan Kerja Pegawai  Pada Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kabupaten Kutai Barat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel Lingkungan Kerja dengan variabel Kepuasan Kerja Pegawai  Pada Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kabupaten Kutai Barat.Hal ini dapat diketahui dari hasil uji statistik dimana koefisien korelasi (r) adalah sebesar 0,728 yang berarti terdapat hubungan yang kuat dan positif diantara kedua variabel.Sementara itu hasil uji t (t-test) menunjukkan bahwa t empiris yang dihasilkan adalah sebesar  4,189.  Hasil ini lebih bear jika dibandingkan dengan tabel harga-harga kritis t untuk n – 2 adalah 1,692.  Ini berarti terdapat pengaruh yg signifikan antara variabel Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja Pegawai.Dengan demikian maka dapat dikatakan pula bahwa tujuan penelitian ini dapat tercapai, permasalahan dapat terpecahkan dan hipotesis dapat dibuktikan.
PENGARUH KOMUNIKASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR BADAN KESATUAN BANGSA, POLITIK DAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT KABUPATEN KUTAI BARAT Ikaelsafan, Sitri
PREDIKSI Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.665 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i1.964

Abstract

 Hasil analisa data menunjukkan bahwa ada pengaruh positif dan signifikankomunikasi terhadap kinerja pegawai padaKantor Badan Kesatuan Bangsa, Politik Dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Kutai Barat, setelah diketahui R hitung 0,306 dan R tabel 0,254, serta Nilai kolom signifikansi sebesar 0.017 lebih kecil dari 0,05.Nilai R Square (koefisien diterminasi) sebesar 0,094 atau 9,4 persen, artinya variabel komunikasi dapat meningkatkan kinerja pegawai Kantor Badan Kesatuan Bangsa, Politik Dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Kutai Barat sebesar 9,4 persen, sedangkan sisanya 90,6 persen dipengaruhi oleh variabel lain selain variabel komunikasi yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
PENGARUH KEPEMIMPINAN PANCASILA TERHADAP KEDISIPLINAN PEGAWAI PEMERINTAHAN DI KECAMATAN LINGGANG BIGUNG KABUPATEN KUTAI BARAT Susanto, Y Ery
PREDIKSI Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.755 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i1.919

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Kepemimpinan Pancasila terhadap tingkat kedisiplinan kerja pegawai Pemerintah di Kantor Kecamatan Lingguang Bigung Kabupaten Kutai Barat, artinya tinggi dan rendahnya hasil kerja pegawai diduga disebabkan oleh kepemimpinan Pancasila yang diterapkan di kantor tersebut. Oleh karena itu peneliti mengemukakan hipotesis, “Diduga jika seorang pemimpin mampu menerapkan kepemimpinan Pancasila, maka kedisiplinan kerja pegawai akan meningkat”.Penelitian dilakukan terhadap para pegawai melalui dua variabel, yakni kepemimpinan Pancasila sebagai Independent Variable dan kedisiplinan kerja pegawai sebagai Dependent Variable. Untuk mendapatkan data tersebut digunakan teknik kuesioner yang disampaikan kepada pegawai yang merupakan populasi penelitian ini, sebab dalam penelitian ini tidak digunakan sampel karena penelitian populasi atau secara sensus.Berdasarkan analisis statistik dengan rumus korelasi product moment Pearson maka diketahui harga r = 0,698 yang diinterpretasikan sebagai korelasi tinggi (baik), artinya terdapat signifikansi antara kepemimpinan Pancasila dan kedisiplinan kerja pegawai di Kantor Pemerintah Kecamatan Linggang Bigung, Kabupaten Kutai Barat. Untuk membuktikan kebenaran hipotesis, peneliti menggunakan rumus t-test, dari hasil pengujian maka di ketahui bahwa pada tingkat kepercayaan 0,01 untuk tes satu sisi dan 0,02 untuk tes dua sisi ternyata nilai t-tabel adalah = 2,567 sedangkan nilai t-hitung = 25,696 yang berarti lebih besar t-hitung dari t-tabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang dikemukakan diterima atau terbukti, dengan kata lain kepemimpinan Pancasila mempunyai pengaruh signifikan terhadap tingginya kedisiplinan kerja pegawai.
PENGARUH KOORDINASI LURAH DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA KANTOR KELURAHAN SEMPAJA SELATAN KOTA SAMARINDA Irwansyah, Gusti Mochammad Dedy
PREDIKSI Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.074 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i1.965

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah koordinasi lurah berperan dalam meningkatkan efektivitas Kerja pegawai Pada Kantor Kelurahan Sempaja Selatan Kota Samarinda. Untuk mendapatkan data penulis melakukan penelitian tersebut. Hasil penelitian manunjukkan bahwa koordinasi sangat berperan dalam meningkatkan efektivitas kerja pegawai, dalam arti bahwa faktor efektivitas kerja pegawai Pada Kantor Kelurahan Sempaja Selatan Kota Samarinda dari bulan ke bulan bahkan dari tahun ke tahun mengalami perubahan yang meningkat. Hal ini diikuti pula oleh koordinasi  lurah dalam ini berfungsi sebagai variabel sebab.Untuk meningkatkan efektivitas kerja pegawai, di samping faktor koordinasi maka faktor lain perlu mendapatkan perhatian sehingga efektivitas kerja pegawai Pada Kantor Kelurahan Sempaja Selatan Kota Samarinda dapat ditingkatkan