cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,106 Documents
“EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL JALAN GUNUNG CERMAI – RE MARTADINATA – GAJAH MADA KOTA SAMARINDA” SYAHABUDIN, SYAHABUDIN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemacetan lalu lintas terjadi hampir diseluruh kota, salah satunya Kota Samarinda yang setiap harinya mengalami kemacetan lalu lintas. Untuk mengatasi kemacatan lalu lintas diperlukan sarana dan prasarana transportasi yang memadai. Mobilitas yang tinggi untuk melaksanakan aktifitas kehidupan sehari-hari menurut tersedianya sarana dan prasarana yang aman, nyaman dan lancar. Salah satu titik ruas jalan yang mempunyai peranan di Kota Samarinda adalah di simpang 3 Tepian Mahakam, yaitu pada ruas jalan Gunung Cermai, jalan RE Martadinata dan jalan Gajah Mada yang merupakan salah satu bukti nyata kemacetan lalu lintas yang ada di Kota Samarinda. Kemacetan dan Panjang antrian semakin terlihat di simpang 3 Tepian Mahakam, kerena titik tersebut merupakan akumulasi kendaraan dari Kawasan pelabuhan, pasar pagi, rumah sakit dirgahayu dan wisata Tepian Mahakam, dan sekitarnya juga merupakan pusat pertokoan, sarana perkantoran, sarana Pendidikan, serta pemukiman penduduk. Mobilitas yang tinggi untuk untuk melaksanakan aktifitas kehiduan seharihari menuntut tersedianya sarana dan prasarana yang aman, nyaman dan lancar. Tuntutan pelaksanaan aktifitas tersebut disesuaikan dengan dinamika kehidupan masyararakat yang beraneka ragam. Hal ini membutuhkan terpenuinya angkutan umum dan angkotan kota yang lebih baik. Hasil Evaluasi Simpang Tiga Bersinyal, Sebagai berikut : ✓ Kapasitas rata-rata 971,3 smp/jam ✓ Derajat kejenuhan rata-rata 0,359 ✓ Tundaan simpang rata-rata 36,795 detik/smp ✓ Tingkat pelayanan (level of service/LOS) simpang bersinyal rata-rata mempunyai tingkat pelayanan (LOS) = D, Menunjukkan keadaan yang mendekati tidak stabil, dimana kecepatan yang dikehendaki masih dapat dipertahankan meskipun sangan dipengaruhi oleh perubahan dalam keadaan perjalanan yang dapat menurunkan kecepatan yang cukup besar.
KAJIAN STRUKTUR IBIS DAN MERCURE HOTEL SAMARINDA MENGGUNAKAN STRUKTUR BAJA STRUKTURAL OCTAVIANA, NISWA SESTYA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Struktur baja adalah struktur logam yang terbuat dari komponen baja. struktural yang saling terhubung untuk mengangkut beban dan memberikan kekakuan penuh. Struktur baja sendiri memiliki kekuatan yang sangat tinggi, strukturbaja tersebut dapat diandalkan. Struktur baja juga membutuhkan lebih sedikit bahan baku dibandingkan jenis struktur lain seperti struktur beton dan struktur kayu. Dalam konstruksi modern, struktur baja lebih banyak digunakan untuk hampir setiap jenis struktur atau bagunan seperti bangunan industri berat, bangunan bertingkat tinggi, sistem pendukung peralatan, infrastruktur, jembatan, menara, terminal bandara, pabrik industri berat, rak pipa. Penelitian skripsi ini menggunakan struktur baja sebagai rangka utama. Beban mati terdiri dari berat sendiri struktur dan beban lain yang melekat pada struktur secara permanen yang termasuk dalam beban mati adalah berat rangka, dinding, lantai, atap, plumbing, beban hidup dihitung berdasarkan standar nasional Indonesi yang berlaku di Indonesia (SNI 1727-2013), beban gempa dihitung dengan tata cara ketahan gempa untuk struktur gedung dan non gedung ( SNI 1726-2012 ). Struktur baja sendiri dihitung dengan spesifikasi untung bangunan bangunan baja strukturan ( SNI 1729-2015 ). Analisa pada penelitian ini menggunakan bantuan software etabs 2016 versi 16.2.1. Dari hasil penelitian skripsi ini diperoleh dimensi struktur pelat, balok induk, balok anak, kolom, dan sambungan
ANALISA BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE (EARNED VALUE ANALYSIS) PADA LANJUTAN PENINGKATAN JALAN AWANG LONG – JALAN DARMAWAN DESA KOTA BANGUN ILIR KECAMATAN KOTA BANGUN FAUZY, YULFIZAR
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan meningkatnya pembangunan maka kebutuhan akan sumber daya juga menjadi meningkat. Pada pekerjaan konstruksi umumnya memerlukan sumber daya biaya, sumber daya manusia berupa tenaga kerja, sumber daya material, alat dan metode. Ketersediaan sumber daya tersebut semakin hari semakin berkurang, hal ini tentunya berpengaruh terhadap pelaksanaan suatu pekerjaan. Pengaruh yang ditimbulkan salah satunya adalah keterlambatan dalam hal penyediaan biaya dan jadwal pekerjaan. Perhitungan nilai hasil atau earned value analysis adalah cara atau metode yang di gunakan untuk mengukur jumlah pekerjaan yang sebenarnya dilakukan pada sebuah proyek yaitu, untuk mengukur kemajuan dan untuk memperkirakan biaya proyek dan tanggal penyelesaian, metode bergantung pada ukuran kunci yang dikenal sebagai nilai yang diterima (biaya dianggarkan bekerja dilakukan atau budgeted of work performace). Perhitungan nilai hasil adalah perhitungan menghitung berdasarakan biaya menurut anggaran sesuai dengan pekerjaan yang telah dilaksanakan. Bila ditinjau dari perkerjaan yang telah diselesaikan pada suatu waktu bila dinilai berdasarkan jumlah anggaran yang disediakan untuk pekerjaan tersebut.
ANALISA KINERJA RUAS DAN TINGKAT PELAYANAN PADA RUAS JALAN SOEKARNO HATTA STA. 00 + 000 - 02 + 000 LOA JANAN ILIR SAMARINDA SETIAWAN, AGUS
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemacetan merupakan salah satu masalah lalu lintas yang dihadapi oleh negara berkembang seperti Indonesia dan biasa terjadi di daerah perkotaan yang padat. Dewasa ini kemacetan sudah menjadi bagian dari ciri khas suatu kawasan pusat perkotaan tertentu dikarenakan waktu terjadinya yang rutin terutama jam pergi kantor, jam pulang kantor, akhir pekan dan hari libur. Jalan Soekarno Hatta sta 00+000 - 02+000 Loa Janan Ilir Samarinda merupakan ruas jalan poros tengah Samarinda Balikpapan dan Balikpapan Tenggarong yang mengalami kemacetan diakibatkan banyaknya aktifitas pergerakan lalu lintas pada kawasan pemukiman dan pasar yaitu banyaknya pejalan kaki yang menyebrang dan memakai badan jalan dikawasan pasar, kendaraan yang parkir di badan jalan karna tidak tersedianya lahan parkir, kendaraan umun dan bus kariawan yang menurunkan penumpang. Penelitian ini menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997) yang meliputi Volume lalu lintas (Q), Kapasitas (C), Derajad Kejenuhan (DS), Kecepatan (V), Waktu Tempuh (T), Derajad Iringan (DB) hanya untuk jalan 2/2 UD dan Tingkat Pelayanan (LOS). Berdasarkan hasil analisa volume lalu lintas tertinggi terjadi pada hari Sabtu sebesar 1860,50 smp/jam, Kapasitas 2646,16 smp/jam, Derajad Kejenuhan 0,70, Kecepatan 30 km/jam, Waktu Tempuh 0,026316 jam, Derajad Iringan 0,79. Dengan tingkat pelayanan C dimana arus lalu lintasnya stabil tetapi kecepatan dan pergerakan kendaraan dikendalikan oleh volume lalu lintas yang lebih tinggi, kepadatan lalu lintas dan hambatan internal meningkat, pengemudi memiliki keterbatasan untuk memilih kecepatan, mendahului atau pindah lajur
ANALYSIS OF THE PRICE UNIT PRICE CONTRACT IN THE REHABILITATION CONSTRUCTION PROJECT BUILDING FACILITIES OF PUBLIC WORKS AND THE ADMINISTRATION OF THE SAMARINDA CITY SPACE LUKAS, FERDINAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The contract is an agreement between the service user (owner) and the service provider (contractor) to make a transaction in the form of a capability between the service provider to do something for the service user with a sum of money in exchange for the results of negotiations and negotiations between the two parties. The contract is an agreement between the service user (owner) and the service provider (contractor) to make a transaction in the form of a capability between the service provider to do something for the service user with a sum of money in exchange for the results of negotiations and negotiations between the two parties. n this study the validity test and reliability test are used to determine an item to be used. The application of work contracts in the construction projects for public works infrastructure and public space construction in Samarinda is still poorly implemented in the field. And as for the indicators that affect the employment contract there are still many obstacles that affect the contract
STUDI ANALISA PENANGANAN LONGSORAN PADA RUAS JALAN SAMARINDA – SEBULU STA 40 + 425 KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR GUNANTO, RUDI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Planning for handling landslides on Samainda - Sebulu Sta. 40 + 425 Kutai Kartanegara Regenc,, Samarinda city, with retaining wall method. The Samarinda - Sebulu road is a road called inter-city road in the province, the area around this road has a bumpy topography in terms of hilly and valleys, because of this there are many landslides in this area. Overcoming landslides on sta. 40 + 425 is planned to construct Cantiliver type retaining walls, planning the construction through stages such as collecting actual field data (topography and soil investigation data) to analysis of shape, dimensions and stability of construction. This construction will later overcome landslides. The analysis method used to handle avalanches is the calculation method of Rankine and Coloumb From the calculation results, the Rankine and Coloumb methods can be concludedn that the planned dimensional stability of the retaining wall to hold the soil is safe against both rolling and shear forces, so that it is not necessary to plan pile foundations to resist working rolling and shear forces.
ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN RINGAN PADA PEMILIHAN RUTE KOTA SANGATTA – SIMPANG PERDAU KM. 106 DESA TEPIAN INDAH PARENRENGI, ANDI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam melakukan perjalanaan dari daerah satu ke daerah lainnya biasanya dapat ditemukan beberapa rute yang bisa di lewati untuk sampai ke tujuan tersebut. Banyaknya pilihan jenis rute lalu lintas yang bisa ditempuh untuk menuju suatu daerah menuntut penguna jalan untuk memilh rute paling efektif, dengan maksud untuk mengefisiensikan jarak, waktu, dan biaya operasional yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut. Simpang Perdau KM. 106 Desa Tepian Indah merupakan simpang yang menghubungkan beberapa kecamatan di Kabupaten Kutai Timur dan juga akses yang dilewati untuk melakukan perjalanan dari Kabupaten Kutai Timur menuju Kabupaten Berau ataupun sebaliknya, dari Kota Sangatta menuju Simpang Perdau KM. 106 Desa Tepian Indah kebanyakan masyarakat lebih memilih untuk melewati rute Jalan Poros Rantau Pulung dibandingkan melewati rute jalan Poros Perdau dikarenakan rute tersebut dianggap terpendek, padahal belum tentu rute tersebut optimal dari segi waktu tempuh maupun biaya operasional kendaraan. Metode yang digunakan untuk mengukur kecepatan pada penelitian adalah metode kecepatan bergerak (running speed) yaitu kecepatan rata-rata pada suatu jalur pada saat kendaraan bergerak, di dapat dari membagi panjang jalur dengan lama waktu kendaraan bergerak menempuh jarak tersebut tanpa menghitung waktu henti. Sedangkan untuk analisis biaya operasional menggunakan metode PCI (Pasific Consultant International). Dari hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa perjalanan dari Kota Sangatta menuju Simpang Perdau KM. 106 Desa Tepian Indah, rute yang paling efektif dari segi biaya operasional kendaraan adalah rute Jalan Poros Perdau dibandingkan dengan rute Jalan Poros Rantau Pulung walaupun rute tersebut memiliki selisih jarak tempuh kurang lebih 19,3 KM dimana rute Jalan Poros Rantau Pulung lebih pendek daripada rute Jalan Poros Perdau.
ANALISIS POTENSI LONGSOR PADA LERENG GALIAN PENAMBANGAN LOKASI PALARAN KOTA SAMARINDA MATTOLIAN, ANDI AHMAD ANDI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akibat kegiatan penambangan terbentuklah sebuah lereng galian. Lereng dengan struktur tanah dan kemiringan tertentu menimbulkan potensi longsor yang membahayakan keselamatan pekerja tambang. Oleh karenanya dilakukan analisis potensi kelongsoran pada lereng galian penambangan tersebut dengan melihat faktor keamanan (FK) lereng, berdasarkan data primer dan studi parametrik. Data yang diperlukan yaitu tinggi lereng (H), stratigrafi, sudut kemiringan lereng (α), berat volume tanah (γ), koevisien permeabilitas (k), modulus elastisitas tanah (E), angka poisson (v), kohesi tanah (c) dan, sudut geser tanah (ϕ). Hasil analisis kelongsoran pada lereng galian penambangan Batu Bara mendapatkan faktor keamanan (FK) pada gaya geser dan gaya guling Lebih dari 1,5 sehingga lereng teridentifikasi pada kondisi keruntuhan pernah terjadi artinya lereng berpotensi longsor. Dengan hasil ini telah didapat fakto keamanan(FK) yang telah ditentukan nilai dengan di lapangan telah diketahui tinggi lereng (H) ialah 6 meter, lebar lereng (B) sebesar 2 meter, dan kemerengan sudut pada lereng tambang 50 derajat. Dengan hasil ini telah dihitung dan di laboratorium uji tanah telah didapat hasil nya,pada lereng tambang yang telah di hitung memiliki kelongsoran pada lereng penambangan.
PERENCANAAN KONSTRUKSI SHEET PILE, PADA PERKUATAN TEBING SUNGAI KARANG MUMUS, JALAN, S. PARMAN KOTA SAMARINDA HARTONO, TRIE
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Structural calculations on retaining walls are calculated, according to accurate data in the field, laboratory data. with the goal of calculation is to reach a constant value that is at its maximum value because the main factor in handling these landslides is a technical standard and then associated with safety factors. So that the vulnerability of the landslide area, especially in the Karang Mumus River Cliff, Precisely on the Road, S.Parman can be solved by the reinforcement of the river cliffs using sheet piles, it is expected that the settlement using this method can overcome the problem of landslides in other areas not only Tebing Sungai Karang Mumus, Samarinda city only, but in other areas in Indonesia, especially in East Kalimantan. Observation in the field shows that knowledge in college is equipped with knowledge and insight in the field, especially in the field of field management to achieve successful projects.
REDESIGN PERHITUNGAN STRUKTUR GEDUNG PUSAT PERTOKOAN DAN PERKANTORAN 5 LANTAI JALAN D.I. PANJAITAN KOTA SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR BOTTONG H, HIRONIMUS RONI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan struktur gedung adalah bertujuan untuk menghasilkan suatu struktur yang stabil, cukup kuat, mampu menahan beban, dan memenuhi tujuan-tujuan lain nya seperti ekonomi dan kemudahan pelaksanaan. Suatu struktur disebut stabil apabila ia tidak mudah terguling, miring ataupun tergeser selama umur bangunan yang di rencanakan. Untuk mencapai tujuan perencanaan tersebut, perencanaan struktur harus mengikuti peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah berupa Standar Nasional Indonesia (SNI). Semakin tinggi suatu bangunan, maka beban akibat gaya lateral yang terjadi akan semakin besar, oleh karena itu kekakuan dan kekuatan struktur sangat menentukan dalam menahan dan menampung beban yang bekerja pada struktur tersebut. Derajat kekakuan struktur sangat bergantung pada karateristik sistem struktur yang dipilih dan efisiensi dari suatu sistem struktur yang direncanakan akan sangat bergantung pada jenis bahan yang akan digunakan