cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,106 Documents
ANALISA PENJADWALAN WAKTU PADA PEMBANGUNAN JEMBATAN GUNUNG LINGAI LEMPAKE TEPIAN ARIFIN, MUHAMMAD SAIFUL
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.137 KB)

Abstract

yang merupakan sebagian persyaratan dalam rangka mencapai gelar Sarjana Teknik pada jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda.   Tantangan pada pelaksanaan proyek adalah bagaimana merencanakan jadwal waktu yang efektif dan perencanaan biaya yang efisien tanpa mengurangi mutu. Di dalam industri konstruksi dikenal beberapa metode penjadwalan proyek, antara lain : Diagram PDM,dengan Software Microsoft Project. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari metode perencanaan dan penjadwalan proyek yang umum dipakai di Indonesia, membandingkan masing-masing metode perencanaan dan penjadwalan proyek untuk mencari karakter yang sesuai dengan sifat proyek, dan melakukan simulasi masing-masing metode perencanaan dan penjadwalan proyek serta menganalisa kelebihan dan kekurangannya. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan 1 jadwal proyek yang meliputi proyek pekerjaan. Kemudian dilakukan analisis data, elaborasi dan komparasi dari 1 sampel proyek, yaitu berupa metode Diagram PDM yang diubah ke dalam bentuk metode Software Microsoft Project. Hasil analisa menunjukkan bahwa Bar Chart masih umum digunakan di dalam penjadwalan proyek konstruksi,.Agar dapat saling menutupi kekurangan masing-masing metode, maka sebaiknya tidak hanya menggunakan satu metode perencanaan dan penjadwalan proyek, tapi juga dapat mengombinasikannya dengan metode yang lain. Sebagai tindak lanjut dari studi ini adalah perlu adanya penerapan dan penggunaan metode perencanaan dan penjadwalan proyek yang sesuai dengan karakteristik proyek. Selanjutnya dapat dilakukan kajian yang lebih mendalam untuk mengetahui hubungan logika ketergantungan dan lintasan kritis pada proyek.
PERHITUNGAN STRUKTUR GEDUNG BERTINGKAT PADA PROYEK PEMBANGUNAN MINI MARKET DI JALAN ABDUL MUTHALIB SANGAJI SAMARINDA FAUZI, ICHSAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.633 KB)

Abstract

Pada tugas akhir ini dibahas perhitungan struktur gedung mini market dengan konstruksi beton bertulang. Metode perhitungan struktur yang digunakan pada tugas akhir ini adalah metode TAKABEYA. Metode TAKABEYA digunakan karena metode ini merupakan salah satu metode yang sering digunakan dalam perhitungan konstruksi statis tak tentu, khususnya pada konstruksi portal. Dibandingkan dengan metode yang lain, seperti metode Cross dan metode Kani, untuk penggunaan metode ini terutama pada struktur portal bertingkat banyak merupakan perhitungan yang paling sederhana dan lebih cepat serta lebih mudah untuk dipelajari dan dimengerti dalam waktu yang relatif singkat.
EVALUASI KAPASITAS SISTEM DRAINASE JALAN LAMBUNG MANGKURAT SAMPAI JALAN BIAWAN KOTA SAMARINDA HERMAWAN, MUHAMMAD FADHIL
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.374 KB)

Abstract

Banjir  secara  umum  selalu  menjadi  permasalahan,  terutama  di  kawasan pemukiman  selaras  dengan  perkembangan  kehidupan  masyarakat  yang  semakin maju dan modern, serta memerlukan rasa aman terhadap bahaya banjir yang selalu mengancam  pada  musim penghujan.  Di  samping  itu  banjir  dapat  mengganggu aktivitas   kehidupan   masyarakat   yang   mengakibatkan   kerugian   material   dan bencana terhadap masyarakat yang berada di daerah tersebut. Dilihat dari ketersediaanya sarana drainase kota Samarinda yang ada saat ini, terdapat tanda-tanda bahwa saluran drainase yang ada sudah banyak yang tidak terawat dan tidak dapat lagi menampung air yang ada, maka dari itu perlu adanya partisipasi dari masyarakat dan instansi terkait untuk menanggulangi masalah banjir tersebut agar dapat tercapainya sistem drainase yang baik. 
ANALISIS KEBUTUHAN PARKIR KENDARAAN METODE ANALOG PADA BONTANG SPORT CENTER (BSC) CITRASARI, SYARTIKA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1473.024 KB)

Abstract

Syartika Citrasari , Analisis Kebutuhan Parkir Kendaraan Metode Analog Pada Bontang Sport Center (Bsc) , di bawah bimbingan Purwanto, ST, MT dan Zony Yulfadli, ST, MTStadion merupakan sarana paling penting dalamo lahraga ini. Sebagai salah satu fasilitas olahraga yang akan berdiri di kota Bontangm emerlukanp erencanaan areal parkir sebagai salah satu bagiand ari fasilitas Bontang Sport Center (BSC). Peramalan kebutuhan parkir yang direncanakan dapatmenampung kendaraan yang masuk areal parkir,Analisis peramalan kebutuhan ruang parkir (KRP) digunakan system analogi dengan beberapa fasilitas stadion yang memiliki fungsi sama dengan BontangSport Center (BSC).Dan Mengetahui pendapatan total terhadap tariff parkir Bontang Sport Center (BSC).Hasil Analisis Kebutuhan Ruang Parkir Metode Analog Pada Bontang Sport Center adalah Jumlah KRP yang didapatmerupakan total KRP yang dibutuhkan. Jumlah KRP tersebut harus dipisahkan menurut komposisi antara motor dan mobil. Komposisi antara motor danmobil. Hasil yang didapatdari analog stadionuntukstadion outdoor adalah 70,2 % motor dan 29,8 % mobil. Untukstadion indoor adalah 79,4 % motor dan0,6 % mobil.Kesimpulan bila kegiatan olah raga hanya dilakukan pada lokasi Indoor maka kebutuhan parker berdasarkan data lay out plan Sport Center Bontang masih mencukupi. Berdasarkan data lay out Plan Sport Center Bontang maka untuk luas parker tersedia dapat dihitung :Roda 4 (R4)         = 1540 m2danRoda 2 (R2)            = 180 x 2 = 360 m2 . TetapibilaKebutuhan Total Ruang parker untuk Sport  Center Bontang (SCB) dipakai untuk kegiatan di Outdoor serta bila kegiatan dilakukan pada Outdoor dan Indoor maka kebutuhan lahan parker tidak mencukupi.
STUDI PERANCANGAN DRAINASE JALAN ILHAM MAULANA KOTA SANGATTA KABUPATEN KUTAI TIMUR SAPUTRA, AGUS RIAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.646 KB)

Abstract

Kecamatan Sangatta Utara, khususnya pada jalan ilham maulana merupakan daerah yang sering digenangi banjir hal ini diketahui berdasarkan peta genangan banjir dan tabel titik-titik genangan banjir Kota Sangatta Utara yang diperoleh dari Dinas Pekerjaan Umum Kab. Kutai Timur. Penulisan tugas akhir ini bertujuan  untuk  menganalisa  kemampuan  saluran   drainase   yang  sudah  ada (eksisting) dalam menampung dan mengalirkan debit limpasan permukaan, melihat kondisi, bentuk, konstruksi dan melihat arah aliran pada saluran di daerah terjadinya genangan banjir. Batasan masalah yang ditinjau dari penulisan tugas akhir ini adalah analisis hidrologi untuk menganalisis curah hujan rencana, intensitas curah hujan dan waktu konsentrasi, sedangkan analisis hidrolika untuk menganalisis kemampuan saluran sekunder yang sudah ada (eksisting) di lokasi yang ditinjau yaitu jalan ilham maulana Kecamatan Sangatta Utara dalam menampung dan mengalirkan debit limpasan permukaan.            Metode penelitian yang digunakan yaitu metode pengumpulan dan analisis data.  Data  yang  digunakan  adalah  data  primer  dan  data  sekunder  kemudian dianalisis berdasarkan analisis hidrologi dan analisis hidrolika dan dievaluasi berdasarkan nilai debit saluran eksisting dengan nilai debit rencana.            Untuk menentukan curah hujan rencana menggunakan 2 jenis distribusi yang banyak digunakan dalam bidang hidrologi, distribusi Log Person III dan distribusi Gumbel, kemudian diambil nilai curah hujan periode ulang 2, 5, 10, 25 tahun Distribusi Log Person III untuk digunakan pada perhitungan selanjutnya. Waktu konsentrasi ditentukan dengan persamaan tc = to+ td, intensitas   curah   hujan   dengan   metode   Mononobe,   debit   rencana   dihitung berdasarkan metode Rasional dan evaluasi penampang saluran dengan persamaan Qs ≥ QT.            Nilai curah hujan yang digunakan untuk perhitungan intensitas curah hujan adalah nilai curah hujan Distribusi Log Person III periode ulang 2,5, 10, 25  tahun,. Dari analisa dimensi saluran ternyata semua saluran mampu menampung debit saluran sampai 25 mendatang.
PERENCANAAN PEMBANGUNAN GEDUNG RC DRIFT TRACK & SHOP DI SAMARINDA PEBRIAN, FELIX
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1584.444 KB)

Abstract

Semakin pesatnya perkembangan dunia teknik sipil di Indonesia saat ini, menuntut terciptanya sumber daya manusia yang dapat mendukung kemajuannya dalam bidang ini. Dengan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi, kita sebagai bangsa Indonesia akan dapat memenuhi tuntutan ini. Karena dengan hal ini kita akan semakin siap menghadapi tantangannya.Dalam   perencanaan   sebuah   gedung,   khususnya gedung bertingkat, harus memperhatikan beberapa kriteria yang  matang  dari  unsur  kekuatan,  kenyamanan,  serta aspek ekonomisnya. Kenyamanan yang diinginkan membutuhkan   tingkat  ketelitian  dan   keamanan   yang tinggi dalam perhitungan konstruksinya. Faktor yang sering kali mempengaruhi kekuatan konstruksi adalah beban hidup, beban mati, beban angin, dan beban gempa. Oleh  karena  itu,  perlu  disadari  bahwa  keadaan  atau kondisi  lokasi  pembangunan  gedung  bertingkat  akan mempengaruhi pula terhadap kekuatan gempa yang ditimbulkan yang kemudian berakibat pada bangunan itu sendiri.
PERILAKU LENTUR BALOK BETON BERTULANG DENGAN TULANGAN ROTAN DAN TULANGAN BESI POLOS FEBRIANTO, MUHAMMAD ANDI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.181 KB)

Abstract

Beton yaitu suatu campuran yang berisi pasir, krikil/ batu pecah/ agregat lain yang dicampurkan menjadi satu dengan suatu pasta yang terbuat dari semen dan air yang membentuk suatu masa yang sangat mirip seperti batu. dapat digunakan untuk membuat pondasi, balok, plat cangkang, plat lantai.Dalam industri konstruksi, beton bertulangan baja merupakan bahan konstruksi yang sering digunakan pada struktur bangunan, dimana kuat tekan pada beton dan kuat tarik pada baja merupakan kombinasi yang saling melengkapi. Namun penggunaan baja sebagai tulangan masih menimbulkan beberapa kendala diantaranya harga yang semakin tinggi dan merupakan produk hasil tambang yang tidak dapat diperbaharui dan suatu saat akan habis. Untuk mengatasi kendala tersebut rotan dipilih sebagai alternatif pengganti tulangan baja, dimana rotan merupakan produk alam yang dapat diperbaharui, diperoleh dengan mudah, murah, dan memiliki nilai elastis yang tinggi.Rotan Sega merupakan jenis pokok dalam kategori pokok rotan. Antar spesies yang dikenal sebagai rotan adalah Calamus caesius blume, Calamus optimus becc, Calamus axillaris Becc (Rotan sega air), Calamus speciosissimus (Rotan sega badak), dan Calamus palustirs griff (Rotan sega beruang). Rotan sega badak memiliki batang rotan biasanya langsing dengan diameter 2–5 cm, beruas-ruas panjang, tidak berongga, dan banyak yang dilindungi oleh duri-duri panjang, keras, dan tajam. serta memiliki nilai elastis yang tinggiSumber daya alam Kalimantan Timur memiliki kekayaan alam yang melimpah dan berpotensi besar untuk diangkat menjadi produk komoditas yang bernilai ekonomi tinggi. Kabupaten Kutai Barat adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, dari sektor perkebunan yang telah dimanfaatkan seluas 162.146 hektare. Sementara itu, rotan dari Kutai Barat memberikan sumbangan sebesar 18 persen dari total kebutuhan nasional yang sebesar 3500.00 ton.Kuat lentur adalah nilai tegangan tarik yang dihasilkan dari momen lentur dibagi dengan momen penahan penampang balok uji. Kemampuan balok beton yang diletakan pada dua perletakan   untuk menahan gaya dengan arah tegak lurus sumbu sumbu uji, yang diberikan kepadanya, sampai benda uji patah.Berdasarkan latar belakang di atas, maka terdapat beberapa masalah yang kemudian difokuskan pada Bagaimana sifat balok pada beton tulangan rotan dan tulangan besi polos yang menggunakan bahan material lokal Kalimantan Timur dan Bagaimana perilaku lentur pada balok beton dengan menggunakan tulangan rotan dan tulangan besi polos.Adapun tujuan dari penelitan ini, adalah Untuk mengetahui seberapa jauh perbandingan antara tulangan rotan dan tulangan besi polos, Untuk dapat mengetahui apakah materil lokal Kalimantan Timur dapat digunakam untuk standar penggunaan nya di lapangan, Menjadi penelitian awal yang menggunakan material lokal dengan balok tulangan rotan dan balok tulangan besi polos, dan Untuk menjadi material alternatif di Kalimantan Timur agar tidak terfokus pada material satu saja.Untuk membatasi luasnya ruang lingkup pembahasan dalam suatu penelitian, maka dalam penelitian ini lebih difokuskan dengan Melakukan pengujian material dengan metode SNI 03-2847- 2002 Standar Nasional Indonesia, Melakukan uji tarik pada rotan dan besi polos dengan metode SNI 03- 3399-1994 (Setandar Nasional Indonesia), Membuat sampel uji balok tulangan sebanyak 48 sampel sesuai kombinasi campuran yang menggunakan metode perbandingan 1:2:3, Melakukan uji lentur dengan menggunakan mesin Hydraulic Concrete Beam Testing Machine Test, dan Menghitung hasil uji sesuai SNI – 4431 2011 BSN (Badan Standarisasi Nasional).
KARAKTERISTIK BATU KORAL UKURAN 10 MM DAN BATU KORAL GRADASI MENERUS PADA CAMPURAN BETON MUCHLIS, MUHAMMAD
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.597 KB)

Abstract

Batu koral atau batu krikil merupakan agregat kasar yang diperoleh dari alam, berukuran 2 -75 mm. Pengambilan bahan material batu koral yaitu terletak pada Kecamatan Kaliorang. Luaswilayah Kecamatan Kaliorang 699,28 km² yang merupakan 1.96% dari luas wilayah KabupatenKutai Timur. (Sumber : Wikipedia, 2010). Letak geografis kecamatan Kaliorang yaitu 03 o 53’ 11.61” N, 117o54' 07.77” E. (Google earth, 2015). Pasir adalah bahan material yang umumnya memiliki butiran berukuran antara 0,0625-2mm, materi pembuatan pasir adalah silikon dioksida, tetapi dibeberapa pantai tropis dan subtropisumumnya dibentuk dari batu kapur (Sumber : Wikipedia, 2010). Pengambilan bahan material pasiryaitu terletak pada daerah Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara ProvinsiKalimantan Timur. Letak geografis Tenggarong yaitu  0o 25’ 22.55 ” S, 116o59' 51.85” E. (Googleearth, 2015). Untuk membuat campuran beton yang bermutu tinggi harus dibuat percobaan-percobaan dilaboratorium dan perhitungan-perhitungan berdasarkan sifat fisik material. Material yang bermuturendah  tidak dapat menghasilkan beton yang bermutu tinggi. Perbandingan air dan semen yangtidak seimbang dapat menyebabkan rendahnya mutu beton.Dari penelitian ini akan menghasilkan beton yang memiliki kuat tekan yang berbeda sesuaidengan proporsi masing-masing sampel beton. Ada dua jenis beton yang akan di teliti yaitu betonnormal dan beton dengan gradasi 10 mm sebagai bahan perbandingan dalam penelitian. Penelitimengharapkan dapat menghasikan beton yang lebih maksimal.Adapun maksud dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dari beton yangmemakai batu koral dengan ukuran 10 mm dan beton yang memakai batu koral dengan gradasimenerus. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proporsi campuran betonserta nilai kuat beton yang meggunakan agregat kasar dari batu kali Ex. Kaliorang. 
DESAIN PASAR MODERN DENGAN KONSEP TAMAN PAMASIH, ADRI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.575 KB)

Abstract

Adri pamasih , Pasar Modern Dengan Konsep Taman di daerah jalan kadrie onieng kota samarinda dibawah bimbingan Bapak Arman Efendi, ST.MT dan Ibu  Lidia, ST., MT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui,menjelaskan dan menggambarkan tentang desain Pasar Modern Dengan Konsep Taman, dalam memberikan pelayanan kepada pengunjung/konsumen dikota samarinda. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, yaitu jenis penelitian yang berusaha menggambarkan dan menjabarkan gejala-gejala yang ada atau yang terjadi dalam pelaksanaan pelayanan Pasar Modern Dengan Konsep Taman. Data yang akan disajikan dalam penelitian ini adalah data premier yaitu, data yang diperoleh dari penelitian  langsung  dilapangan berupa data dari wawancara langsung serta data sekunder, yaitu data yang diperoleh melalui telaah pustaka, baik melalui buku-buku,jurnal,majalah,tulisan ilmiah, dan akses internet yang di nilai relevan dengan tema yang diangkat dalam penelitian ini. Adapun teknik analisa yang merupakan rangkaian dari proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan / verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelayanan Pasar Modern Dengan Konsep Taman sudah sesuai dengan pelayanan yang baik dan berkualitas namun belum cukup puas dengan pelayanan yang berkualitas saja pengelola Pasar Modern Dengan Konsep Taman selalu berupaya memberikan  pelayanan yang lebih dari sekedar kualitas yaitu kesan yang nyaman, bersih , rapi, dan aman agar para pengunjung Pasar Modern Dengan Konsep Taman dapat dengan mudah menggunakan Pasar Modern Dengan Konsep Taman ini sebagai pilihan utama dalam berbelanja kebutuhan rumah tangga .juga Pasar Modern  Dengan  Konsep Taman  ini  berupaya selalu  memberikan pelayanan sesuai  dengan  ketentuanserta pedoman pelayanan yang telah ditetapkan. Pasar Modern Dengan Konsep Taman juga menerapkan pelayanan yang cepat dan tepat yang mencangkup kualitas pelayanan,mutu produk pelayanan,tingkat professional pegawai ,tertib pengelolaan administrasi manajemen dan sarana prasarana pelayanan. Kesimpulan dari penelitian tentang desain Pasar Modern Dengan Konsep Taman sudah memenuhi kriteria sebagai pasar yang memberikan pelayanan yang baik dan akan selalu mengembangkan pelayanan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku dikota samarinda.
PERHITUNGAN DINDING PENAHAN TANAH DENGAN PERKUATAN GEOTEKSTIL PADA PROYEK PENANGAN LONGSORAN RUAS JALAN SPONTAN KAB.KUTAI KARTANEGARA SANTOSO, WAHYU BAMBANG
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.695 KB)

Abstract

Keberadan jalan yang repsentatif adalah hal yang tidak dapat ditawar-tawar lagi demi kelancaran arus transportasi. Kondisi sebagian banyak yang tidak dapat berfungsi secara masimal, sehingga menyebabkan terganggunya arus lau lintas kondisi tersebut,  semakin memprihatikan jika jalan tersebut termaksuk jalur padat dan merupakan akses satu-satunya. Tujuan penulisan ini adalah menghitung kontruksi dinding penahan tanah diwiliyah tersebut.Berkaitan dengan studi kasus kelongsoran pada ruas jalan Bontang – Sangatta 28 ± 850  maka diperlukan data primer, data sekunder, juga didukung dengan data-data penunjang lainnya. Tujuan yang hendak dicapai melalui pengumpulan data yang memadai dalam mengatasi kelongsoran tanah tersebut.Dari hasil perhitungan kontruksi perkuatan tanah dapat menentukan dimensi struktur dinding penahan tanah dengan tipe kantilever, L = 10.000 m,  H =  4.500 m, B = 3.150 m, Da =  0.500 m, Drencana = 1.000 m,  D =  0.321 m. Menggunakan tulangan tarik Ø 19 – 310 mm dan tulangan tekan Ø 19 – 310 pada Penulangan Breast Wall. Dan diperkuat dengan tiang pancang untuk menambah stabilitas terhadap guling, karena dapat terjadi guling akibat kombinasi beban 1, jika tidak diperkuat pancang.

Page 70 of 111 | Total Record : 1106