cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,106 Documents
DESAIN PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) DI KECAMATAN SAMARINDA UTARA RASYID, MUHAMMAD
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Samarinda Utara merupakan salah satu kecamatan yang memiliki penduduk terbanyak di kota Samarinda. Dengan banyak penduduk maka banyak pula air limbah yang di buang oleh masyarakat. Oleh karena itu diperlukannya Instalasi Pengolahan Air Limbah pada Kecamatan Samarinda Utara untuk mengelola air limbah yang ada didaerah tersebut. Jalan Wanyi di pilih sebagai wilayah lokasi tinjauan pembuatan instalasi pengolahan air limbah.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pengumpulan data meliputi data primer dan data sekunder, metode analis meliputi perhitungan data jumlah penduduk, analisa volume air buangan, analisa kebutuhan air bersih, dan perencanaan tangki septic komunal.Berdasarkan hasil penelitian mengenai desain perencanaan instalasi pengolahaan air limbah di Kecamatan Samarinda Utara pada proyeksi tahun 2035 didapatkan total debit air limbah yang dihasilkan sebesar 190549.00 m3 /hari. Dimensi dan kapasitas bak Instalasi Pengolahan Air Limbah pada lokasi tinjauan di dapat dengan panjang 38,476 m, lebar 3,5 m, tinggi 1,5 m, dan ruang bebas 0,5 m. Kapasitas bak yang di dapat sebesar 287 m3/hari. Jumlah total instalasi pengolahan air limbah yang dibutuhkan pada kecamatan samarinda utara pada tahun 2035 sebanyak 622 unit.
STUDI KELAYAKAN PEMBANGUNAN JALAN PENDEKAT JEMBATAN MAHKOTA – SIMPANG 4 PAMPANG REZDIANSYAH, MUHAMMAD
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Volume lalu lintas yang terus meningkat di daerah Jembatan mahklota - Simpang 4 Pampang pada beberapa tahun terakhir ini mengakibatkan tidak mencukupinya ruas-ruas jalan untuk penumpang sarana Transportasi. Sehingga mengakibatkan kemacetan pada ruas – ruas jalan tersebut yang menuju ataupun yang keluar Kota Samarinda yang mengakibatkan kerugian waktu dan BOK. Dengan adanya pembangunan jalan Jembatan mahklota -Simpang 4 Pampang ini, diharapkan dapat membantu kelancaran dan mengurangi kemacetan lalulintas yang akan berdampak pada efisiensi ekonomi, serta pengurangan angka kecelakaan lalulintas dengan cara mengalihkan kendaraan yang tidak ada kepentingan dalam kota, sehingga waktu tempuh menjadi lebih singkat. Kelayakan investasi yang dipilih berdasarkan perhitungan biaya konstruksi ini didukung oleh data – data sekunder pada nilai potensi dan nilai manfaat. Sedangkan untuk survey volume lalulintas selama 4 hari di tanggal 18 Maret , 19 Maret, 20 Maret dan 21 Maret pada ruas jalan. Untuk analisa Kelayakan Pembangunan jalan pendekat Jembatan mahklota -Simpang 4 Pampang dilakukan metode kriteria kelayakan ekonomi antara lain perhitungan BCR (Benefit Cost Ratio), NPV (Net Present Value), IRR (Internal Rate of Retrun) dan Periode Pengambilan (Pay Back Period). Beberapa jenis pekerjaan konstruksi pembangunan jalan tol meliputi galian, timbuan, pengadaan lahan, bahu jalan, drainase, gorong - gorong dan konstruksi jalan maka didapat biaya pembangunan investasi sebesar Rp 296.427.504.854,07,- dan untuk pendapatan dari keuntungan pengguna jalan NPV sebesar Rp.23.571.863.767,16 BCR sebesar 1,076 serta nilai Payback Peroid terjadi pada tahun ke-30 yaitu tahun 2050 untuk umur rencana 30 tahun pembangunan jalan pendekat Jembatan mahklota -Simpang 4 Pampang yang layak dilaksanakan karena nilai kriteria kelayakan terpenuhi. Maka dari hasil Analisa kelayakan pembangunan jalan Pendekat Jembatan mahklota -Simpang 4 Pampang untuk umur rencana 30 tahun dari segi pengguna jalan tol yang memenuhi kriteria kelayakan ekonomi ( BCR, NPV dan Payback Period ).
PENGENDALIAN PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG KAMPUS STIH AWANG LONG SAMARINDA MENGGUNAKAN METODE NETWORK PLANNING PRABOWO, FAJAR EKA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek pada umumnya mempunyai batas waktu (deadline), yang berarti proyek harus diselesaikan sebelum atau tepat pada waktu yang telah ditentukan. Keberhasilan pelaksanaan sebuah proyek tepat waktu adalah hal yang penting untuk pelaksana dan pemilik proyek. Demi kelancaran jalannya suatu proyek dibutuhkan manajemen yang akan mengelola proyek mempunyai sifat yang sangat istimewa, dimana waktu kerja manajemen dibatasi oleh jadwal yang telah ditentukan. Proyek membutuhkan perencanaan, koordinasi, dan pengawasan secara teliti karena menyangkut berbagai macam kegiatan. Proyek didefinisikan sebagai suatu system yang kompleks yang melibatkan koordinasi dari sejumlah bagian yang terpisah dari organisasi yang didalamnya terdapat schedule dan syarat-syarat dimana kita harus bekerja. Oleh karena itu, keberhasilan suatu proyek juga bergantung pada ketepatan pemilihan seseorang sebagai manajer proyek dan kerja keras serta dedikasi anggota team proyek. Kegiatan proyek pembangunan Geduh Kampus STIH Awang Long Kota Samarinda Kalimantan Timur meliputi kegiatan pendahuluan, pekerjaan struktur, pekerjaan arsitektur, pekerjaan mekanikal elektrikal, dan pekerjaan sanitasi. Yayasan STIH Awang Long Samarinda merupakan pemilik dari proyek pembangunan Gedung Kampus STIH Awang Long Samarinda Kalimantan Timur. Untuk mengatur durasi proyek diperlukan pengendalian proyek. Pengendalian proyek adalah suatu cara pengendalian seluruh aktivitas dengan menggunakan teknik dan metode yang spesifik dengan cara yang efektif. Sehingga dapat diketahui berapa lama suatu proyek diselesaikan dan mencari adanya kemungkinan percepatan waktu pelaksaan proyek dengan metode Network Planning. Network Planning adalah salah satu model yang digunakan dalam penyelenggaraan proyek yang produknya adalah informasi mengenai kegiatankegiatan yang ada dalam network diagram yang bersangkutan.
ANALISIS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI PADA TERMINAL PASAR PAGI KOTA SAMARINDA ALI, HAIDIR
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aangkutan umum merupakan sarana transportasi yang sangat di butuhkan masyarakat, terutama sebagian besar masyarakat yang berpengasilan menengah kebawah sebagi penunjang kegiatanya sehari - hari. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pengguna moda, menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi suatu pemilihan moda, serta memperoleh model pemilihan moda yang dapat menjelaskan perilaku pelaku memilih moda, khususnya pengguna moda Angkutan Umum (angkot) dan Mobil transportasi online di area Terminal pasar pagi untuk melakukan perjalanan pasar pagi - smpaja - bayur. Data diperoleh dari kuesioner yang didesain dengan teknik stated preference, kemudian di uji statistik menggunakan SPSS 21, 2019, dan diolah untuk mendapatkan model pemiliha moda,. Model pemilihan moda yang digunakan adalah model logit-biner-selisih. Dari hasil uji statistik di ketahui bahwa variable jumlah perjalanan dalam 1 tahun, pekerjaan pengguna moda angkot didominasi oleh ibu rumah tangga dengan presentase 37,09%, mobil transportasi online didominisi karyawan swasta dengan presentase 24,19%. Jenis kelamin pengguna moda angkot didominasi kepada perempuan dengan presentase 56,46%, sedangkan pengguna mobil transportasi online penumpang laki-laki dengan presentase 56,46%. Latar belakang/alasan pengguna bus didominasi oleh alasan faktor kenyamanan dengan presentase 35,48%, sedangkan untuk pengguna mobil transportasi online memilih faktor kecepatan/waktu dengan presentase 32,25%. Tujuan berangkat pengguna angkot berlibur/rekreasi dengan presentase 56,46%. , Sedangkan pengguna mobil transportasi bisnis/bekerja dengan presentase 56,45% . Biaya perjalanan pengguna angkot didominasi dengan biaya Rp. 10.000/orang dengan presentase 72,58%, Sedangkan pengguna mobil transportasi online didominasi dengan biaya Rp.43.000/orang dengan presentase 72,58%. Waktu untuk menuju terminal pengguna moda angkot dengan waktu 31-40 menit dengan presentase (34,62%), Sedangkan pengguna mobil transportasi waktu untuk menuju terminal 31-40 menit sebesar (48,39%). Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan untuk pengguna moda angkot didominasi dengan 45 menit waktu perjalanan dengan presentase(56,46%), Sedangkan untuk pengguna mobil transportasi online didominasi dengan 40 menit waktu perjalanan dengan presentase (59,67%). Probabilitas (proposi) orang akan menggunakan angkutan umum (angkot) sebesar 11,4%, sedangkan probabilitas (proposi) orang akan menggunakan Mobil transportasi online sebesar 88,6%
ANALISA PERHITUNGAN TINGKAT RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PROYEK PEMBANGUNAN MIXED USED SAMARINDA MUAMMAR, FAKRI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan hal yang penting bagi perusahaan, karena dampak kecelakaan dan penyakit kerja tidak hanya merugikan karyawan, tetapi juga perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung. Tujuan dan sasaran manajemen risiko K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) adakah terciptanya K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di tempat kerja yang melibatkan segala pihak sehingga dapat mencegah dan mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kerja dan terciptanya tempat kerja yang aman, efisien, dan produktif. Pekerjaan Pembangunan Mixed Used Samarinda merupakan suatu bangunan yang mengakomodasi beberapa fungsi sekaligus, umumnya fasilitas komersial yang meliputi hotel ibis, hotel mercure, dan mall bangunan yang sangat berisiko dalam hal kecelakaan kerja. Penggunaan teknologi tinggi dan metode pelaksanaan yang tidak akurat serta kurang teliti dapat mengakibatkan kecelakaan kerja. Untuk itu diperlukan penanganan terhadap risiko K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).
ANALISA KAPASITAS SUNGAI TELAYUS DI DESA TEPIAN LANGSAT KECAMATAN BENGALON KABUPATEN KUTAI TIMUR SUGIARTO, SURYA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kapasitas tampung maksimum sungai telayus. Kapasitas sungai adalah kemampuan sungai dalam menampung air dalam jumlah tertentu pada periode waktu tertentu. Langkah-langkah yang dilakukan untuk penelitian ini dengan mengumpulkan data, analisa data, penggunaan metode HSS nakayasu, analisa debit dan tinggi muka air rencana dan perhitungan kapasitas sungai. Lokasi penelitian ini terletak di Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur. Berdasarkan dari perhitungan kapasitas actual sungai Telayus di desa Tepian Langsat, Sungai hanya mampu menampung Debit sebesar : Q = 13,977 m3/dt, sedangakan Debit Maksimum sebesar : 15,518 m3/dt. Dengan demikian maka perlu pelebaran sungai untuk memperbesar dimensi sungai agar sungai tidak meluap. Kata kunci : kapasitas sungai, metode HSS Nakayasu, perhitungan kapasitas sungai.
PERFORMANCE ANALYSIS OF THE ROAD SOEKARNO HATTA KM.1-KM.4 SUB-DISTRICT LOA JANAN DISTRICT KUTAI KARTANEGARA SETIAWAN, DINOE AGENG
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Soekarno Hatta road km.1-Km.4 loa janan sub-district in Kutai Kartanegara Regency is a secondary arterial road connecting one primary and secondary area to another. Land use conditions contained in the Soekarno Hatta road segment km.1-Km.4 loa janan sub-district are dominated by public buildings with public activities, namely Settlements, Commercials and Offices. Jalan Soekarno Hatta km.1-Km.4, loa janan sub-district belongs to the category of class III roads. As the economy develops and the level of population prosperity will result in increased levels of traffic travel, which occurs due to the need for transportation from the community, where people will always look for faster, safer and smoother roads. The increase in population and the number of urbanization to urban areas will cause a level of movement and density, so that the need for transportation also increases. Based on this, a study was conducted on the performance of Jalan Soekarno Hatta km.1-Km.4 in the sub-district loa janan in Kutai Kartanegara Regency. As for the Performance Analysis of the Soekarno Hatta Road Section km.1-Km.4, the sub-district of the district uses the Indonesian Road Capacity Manual (MKJI'997), which is described based on the UR-1 Form in the form of General Conditions and Geometric of roads, UR-2 in the form of data advanced input, namely Traffic Flow and Composition and side barriers, UR-3 in the form of Analysis of the free flow speed of light vehicles, the capacity and speed of light vehicles. In the study of Performance Analysis of Soekarno Hatta Road Section km.1-Km.4, the sub-district of Loan janan conducted a peak hour survey and the survey was conducted at 07.00-22.00. After calculating the available data, Karel Satsut Tubun is 1480.76 pcu / hour and the service level is at level C, which means the current zone is stable, the driver is limited to choosing speed.
PERENCANAAN RESORT PADA WISATA BUAYA DI PANTAI KENYAMUKAN KOTA SANGATTA LETTU, UIDAS BRIGAH
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan Resort Pada Wisata buaya merupakan tempat untuk masyarakat berwisata yang di dalamnya ada habitat perairan tawar yang dilestarikan dan dijaga di daerah pantai kenyamukan Kota Sangatta. Adapun tujuan dari perencanaan ini yaitu membuat fasilitas penunjang Gedung Pengelola, Tour Guide, Penginapan, Menara Pengamatan buaya, Gallery Informasi Buaya, Restoran, Perpustakaan dan Toko Souvenir dengan Permasalahan Bagaimana merencanakan Resort dan Fasilitas penunjang di dalam mengembangkan wisata buaya di pantai kenyamukan kota sangatta. Pada hasil pembahasan diantaranya melakukan survey lapangan di Pantai Kenyamukan Kota Sangatta, kemudian menganalisa sebagai proses penelitian yang berupa analisa besaran ruang dengan luas sebesar 13.775 M2, yang terbagi pembagian ruang Ruang pengunjung wisata, Ruang pengelola, Ruang Service dan Ruang Penunjang. Untuk konsep perencanaan difokuskan pada bangunan fasilitas pengunjung berupa resort, dimana resort tersebut memiliki luasan 15.000 M2, yang bentuk bangunannya menyerupai gunung di ambil dari bentuk dasar persegi panjang dan segi tiga.
ANALISA MANAJEMEN BAHAN DENGAN METODE MRP PADA PEMBANGUNAN PROYEK KANTOR KESEHATAN RS. DIRGAHAYU SAMARINDA DEFRI, MUHAMMAD
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pelaksaanaan suatu proyek, Pengadaan material atau bahan merupakan bagian penting dari sebuah pekerjaan proyek konstruksi, dimana manajemen bahan material merupakan salah satu bagian penting dari suatu proyek yang nilainya hampir mencapai setengah dari total biaya pekerjaan, sehingga harus di rencanakan secara teliti dan benar. Oleh karena itu manajemen yang tepat untuk  membeli, menyimpan, mendistribusikan dan menghitung bahan konstruksI dengan material requirement planning (MRP) menjadi sangat penting dan di butuhkan dalam suatu proyek.Biasanya di dalam suatu proyek konstruksi terjadi kelebihan persediaan bahan ataupun sebaliknya. Kelebihan persediaan bahan merupakan suatu hal yang bisa di bilang pemborosan karena terjadi investasi yang berlebihan atau tidak sesuai dengan kebutuhan di lapangan.Untuk mendapatkan  hasil yang maksimal dari suatu proyek, diperlukan metode MRP (Material Requirement Planning), untuk menghitung kebutuhan bahan dalam menunjang pelaksanaan kegiatan dilokasi proyek harus ditentukan dengan cara melakukan perhitungan berdasarkan jadwal Induk Proyek (Time Schedule), sehingga jumlah dan jenis bahan yang di perlukan tidak mengalami kelebihan ataupun kekurangan persediaan bahan.
ANALISA KEBUTUHAN AIR IRIGASI BAGI LAHAN PERSAWAHAN DI D.I RAPAK OROS KECAMATAN LINGGANG BIGUNG KABUPATEN KUTAI BARAT MUBAROK, M KHUSNI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan keberadaan Daerah Irigasi (D.I.) Rapak Oros diharapkan mampu memicu dan mendukung roda pertumbuhan ekonomi serta menunjang swasembada pangan di Kabupaten Kutai Barat khususnya dan Provinsi Kalimantan Timur pada umumnya. Untuk mendukung harapan keberadaan daerah irigasi tersebut, harusnya didukung oleh sistem irigasi yang baik dan terorganisir. Oleh karena itu, untuk memenuhi persyaratan tersebut Daerah Irigasi (D.I.) Rapak Oros harus memiliki jaringan irigasi yang baik sehingga mampu membawa air yang bersumber dari Sungai Mahenggen yang tampung oleh bangunan Bendung Rapak Oros dan disalurkan menuju ke petak-petak sawah. Penelitian ini dilakukan mengikuti tahapan berikut ; (1) perhitungan Kebutuhan Air pada Daerah Irigasi (D.I.) Rapak Oros, (2) perhitungan kebutuhan pengambilan air maksimal untuk keperluan irigasi (3) perhitungan dan penentuan Besar Kebutuhan Air yang efisien untuk mengairi Daerah Irigasi (D.I.) Rapak Oros. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besar debit andalan pada Daerah Irigasi (D.I.) Rapak Oros yang terbesar terjadi pada bulan Februari sebesar 2,808 m3 /det dan dari hasil analisa didapatkan pola tanam untuk Daerah Irigasi (D.I.) Rapak Oros yaitu pola tanam Padi - Palawija – Padi dikarenakan ketersediaan air irigasi dalam kategori mencukupi dengan kebutuhan pengambilan air maksimal untuk padi I adalah 1,527 m3 /det, palawija sebesar 0,403 m3 /det.

Page 98 of 111 | Total Record : 1106