cover
Contact Name
Muhammad Nur Hidayat
Contact Email
jiip@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6281342363639
Journal Mail Official
jiip@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Department of Animal Science, Faculty of Science and Technology of Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Jl. HM. Yasin Limpo 36 Samata, Gowa Regency, South Sulawesi, Indonesia. 92113
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan
ISSN : 23550732     EISSN : 27162222     DOI : 10.24252/jiip
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan is a published journal by the Department of Animal Science, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University (UIN) Makassar since December 2013. Publish twice a year in June and December, containing the results of research and review of fields of Animal Product Safety, Feed Nutrition and Technology, Livestock Production, Animal Health, Livestock Product Technology, and Livestock Socio-Economic
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2021): DESEMBER" : 7 Documents clear
Evaluasi Nutrient Silase Eceng Gondok (Eichornia crassipes) yang Difermentasi dengan Level EM4 dan Sumber Energi yang Berbeda Anwar Efendi Harahap; Eniza Saleh; Wiloci Wiloci; Bakhendri Solfan
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 7 No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jiip.v7i2.20643

Abstract

Eceng gondok (Eichchornia crassipes) merupakan gulma air yang perlu ditingkatkan nilai nutrisinya melalui teknologi fermentasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan level EM4 dan konsentrat yang berbeda pada tanaman eceng gondok terhadap kualitas  nutrisi. Parameter yang diamati pada penelitian ini meliputi  protein kasar, serat kasar, lemak kasar dan BETN. Meotode penelitia menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu faktor A : Penambahan level EM4 (0, 0,5, 1, 1,5 dan 2 ml) selanjutnya faktor B penambahan konsentrat (dedak padi dan tepung  jagung).  Data dianalisis menggunakan RAL Faktorial dan uji lanjut  dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian ini menunjukkan penambahan level EM4 hingga 2 ml dapat meningkatkan kualitas  PK (%), LK (%) menurunkan SK (%) dan BETN (%) selanjutnya penambahan konsentrat tepung jagung mampu meningkatkan kualitas PK (%), dan LK (%) dan menurunkan SK (%) dan BETN (%). Perlakuan terbaik silase eceng gondok dengan penambahan EM4 2 ml dan konsentrat tepung jagung.
Total Kolesterol HDL, LDL dan Trigliserida Darah Ayam Broiler yang Diberi Tepung Daun Apu-Apu (Pistia stratiotes) dalam Ransum Basal Rahmad Mahadir Hasibuan; Edi Erwan; Elviriadi Elviriadi; Muhammad Rodiallah; Sofya Maya
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 7 No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jiip.v7i2.21085

Abstract

Tujuan penelitian ini yakni untuk mengevaluasi pengaruh pemanfaatan tepung daun apu-apu (TDA) dalam ransum basal terhadap kadar total kolesterol (TCHO), HDL (High Density Lipoprotein), LDL (Low Density Lipoprotein) dan trigliserida (TG) pada darah ayam broiler. Hewan penelitian yang digunakan adalah ayam broiler yang dipelihara mulai DOC sampai umur 35 hari dengan menggunakan 20 petak kandang yang tiap unit kandang terdiri dari 3 ekor. Rancangan percobaan yang digunakan yakni Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan meliuputi T0 (ransum komersial tanpa TDA), T1 (ransum basal dengan TDA 0%), T2 (ransum basal dengan TDA 5%), T3 (ransum basal dengan TDA 10%), T4 (ransum basal dengan TDA 15%). Parameter yang diamati adalah TCHO, HDL, LDL dan TG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh terhadap seluruh parameter. Dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan TDA sampai 15% dalam ransum basal tidak merubah fisiologi darah khususnya kadar kolesterol, HDL, LDL dan TG ayam broiler.
Prospektif Jerami Padi dan Jerami Jagung Sebagai Sumber Pakan Sapi Potong di Kecamatan Biringbulu Kabupaten Gowa Jasmal A Syamsu
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 7 No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jiip.v7i2.22051

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan daya dukung jerami padi dan jerami jagung sebagai sumber pakan sapi potong di Kecamatan Biringbulu Kabupaten Gowa. Pengumpulan data sekunder dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa, Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Gowa dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Gowa. Data dianalisis untuk menghitung populasi ternak berdasarkan satuan ternak (ST), produksi bahan kering jerami padi dan jerami jagung (BK), indeks konsentrasi ternak (IKT), indeks konsentrasi pakan (IKP). Berdasarkan hasil analisis diperoleh potensi jerami padi dan jerami jagung di Kecamatan Biringbulu Kabupaten Gowa sebesar 17.316,29 ton BK jerami padi dengan produksi terbesar adalah jerami jagung 76.206,00 ton BK. Daya dukung jerami padi dan jerami jagung sebagai sumber pakan masing-masing 7.590,70 ST dan 33.405,37 ST. Berdasarkan populasi sapi potong saat ini sebesar 4.709,50 ST, maka terdapat peluang penggembangan ternak sapi potong di Kecamatan Biringbulu dengan memanfaatkan jerami padi dan jerami jagung sebagai sumber pakan.
Hubungan Antara Karakteristik Telur dengan Bobot Telur dan Bobot Day Old Duck (DOD) dengan Bobot Badan Itik Kerinci pada Berbagai Tingkat Umur Depison Depison
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 7 No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jiip.v7i2.22352

Abstract

Itik kerinci mrupakan itik lokal yang berasal dari Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi yang telah lama dibudidayakan masyarakat Kerinci secara turun temurun. Itik Kerinci telah diakui sebagai plasma nulfah Indonesia, hingga saat ini data mengenai karakteristik telur, bobot telur, bobot badan dan pertambahan bobot badan itik Kerinci belum banyak diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik telur dengan bobot telur dan bobot Day old Duck (DOD) dengan bobot badan itik kerinci pada berbagai tingkat umur.  Materi penelitian ini adalah telur itik kerinci sebanyak 800 butir telur. Metode penelitian adalah metode eksperimen. Data yang dihimpun meliputi: karakteristik telur, bobot telur, bobot DOD, bobot badan, dan pertambahan bobot badan. Uji- t digunakan untuk mengetahui perbedaan antara karakteristik telur, bobot telur, bobot badan, dan pertambahan bobot badan itik kerinci jantan dan betina. Analisis regresi dan korelasi digunakan untuk mengetahui hubungan dan keeratan hubungan antara karakteristik telur dengan bobot telur, dan bobot DOD dengan bobot badan itik kerinci baik jantan maupun betina. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa karakteristik telur berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bobot telur, dan bobot DOD berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bobot badan umur 1 dan 2 bulan. Lingkar telur memiliki korelasi tertinggi dengan bobot telur baik pada jantan maupun betina dengan nilai korelasi sebesar 69,70% dan 57,4%, dibandingkan ukuran telur lainnya. Korelasi antara  bobot DOD dengan bobot badan Umur 1 bulan lebih tinggi dibandingkan dengan bobot badan umur 2 bulan baik pada jantan mapun betina dengan nilai korelasi yaitu sebesar 92,0% dan 87,40%. Karakteristik telur, bobot telur, bobot DOD, bobot badan dan pertambahan bobot badan itik kerinci jantan lebih tinggi dibandingkan betina. Karakteristik telur mempunyai hubungan positif dengan bobot telur demikian juga bobot DOD dengan bobot badan. Korelasi tertinggi karakteristik telur dengan bobot telur adalah lingkar telur. Korelasi bobot DOD dengan bobot badan umur 1 bulan lebih tinggi dibandingkan dengan bobot badan umur 2 bulan.
Pola Pemasaran Ternak Kuda di Pasar Hewan Tolo Kabupaten Jeneponto Handayani Indah Susanti; Ayu Lestari; Anas Qurniawan; Suci Ananda; Khaifah Asgaf; Muhammad Nur Hidayat
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 7 No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jiip.v7i2.23564

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui rantai pemasaran ternak kuda di Pasar Hewan Tolo, Kabupaten Jeneponto. Penentuan data dilakukan dengan metoda survey lapang dipasar hewan dengan wawancara terhadap 10 peternak, 8 pedagang pengumpul, 2 pedagang besar, 10 pedagang pengecer dan 3 konsumen ternak kuda. Data primer dan data sekunder yang digunakan dianalisis secara diskriptif dan kuantitatif dengan analisis margin pemasaran dan share harga. Hasil Penelitian menunjukkan rantai pemasaran ternak kuda mempunyai 3 (tiga) mata rantai hingga pada konsumen akhir. Rantai pemasaran menentukan nilai share dengan keuntungan yang berbeda, diperoleh rantai pemasaran I pedagang besar nilai share sebesar 0,6%/ekor, rantai pemasaran II pedagang pengecer nilai share sebesar 0,8%/ekor dan rantai pemasaran III pedagang pengumpul nilai share sebesar 7,2%/ekor. Semakin pendek saluran pemasaran yang terjadi maka semakin besar nilai share yang diperoleh lembaga pemasaran.
Produksi Hijauan, Komposisi Botani dan Kapasitas Tampung di Padang Penggembalaan Alam pada Musim Hujan Sema Sema; Nurjaya Nurjaya; Nurcaya Nurcaya
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 7 No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jiip.v7i2.25071

Abstract

Kekurangan hijauan pakan  menjadi kendala utama  para peternak ruminansia sebab penyediaan padang penggembalaan semakin berkurang, Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah musim. Penelitian ini telah dilaksanakan di padang penggembalaan alam di Desa Lamata Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo. Tujuan penelitian untuk mengetahui produksi hijauan, komposisi botanis, kapasitas tampung, di padang penggembalaan alam. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode analisis deskriptif yaitu menggambarkan kondisi padang penggembalaan. Pengukuran komposisi botanis menggunakan metode “Actual Weight Estimate” dengan menggunakan kuadran ukur 1 m x 1 m. Data yang diperoleh ditabulasi dan dihitung untuk mendapatkan total komposisi botanis, kapasitas tampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  padang penggembalaan Desa Lamata, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo memiliki produksi bahan kering sebesar 11,2 ton/ha. Rataan perbandingan nilai penting atau Summed Dominance Ratio (SDR) yaitu rumput 84,42%, legume 15,58% dan Rata-rata kapasitas tampung diperoleh 1,5 ST/ha. Kesimpulan yang dapat dirumuskan bahwa areal padang rumput alam di Desa Lamata Kecamatan Gilireng didominasi oleh rumput alam sebesar 84,42 %, legum 15,58 dan mampu menampung ternak sebanyak 1,5 ST/ha. 
Performa Ayam Sentul yang Diberi Ransum Mengandung Kitosan Iradiasi Fitrah Jaya Permana
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 7 No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jiip.v7i2.25240

Abstract

Seratus ekor ayam sentul dengan masa pemeliharaan 4 bulan telah digunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian kitosan iradiasi terhadap peformans ayam sentul, mengetahui bagaimana pengaruh pemberian kitosan iradiasi terhadap profil metabolit plasma darah (glukosa plasma, trigliserida, protein total, serta kolesterol plasma) pada ayam sentul. Penelitian ini telah dilakukan di kandang percobaan Fakultas Peternakan Universitas Padjajaran. Metode yang digunakan terdiri dari tahap pemeliharaan, teknik pemberian kitosan iradiasi, tahap pengambilan sampel darah, analisis sampel dan parameter yang diukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitosan iradiasi berpengaruh terhadap pertambahan bobot badan dan konversi ransum ayam sentul, tetapi tidak berpengaruh terhadap bobot dan persentase karkasnya. Level kitosan iradiasi dalam ransum yang mampu mempengaruhi performans (kecuali bobot dan persentase karkas) yaitu 400 ppm dalam larutan setiap kilogram ransum.

Page 1 of 1 | Total Record : 7